BONDOWOSO – Pemerintah Desa Padasan Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso, melaksanakan kegiatan Musyawarah perencanaan pembangunan Desa (Musrenbangdes) dengan tujuan menampung segala aspirasi masyarakat serta penyusunan RKPDes untuk tahun 2024 bertempat di pendopo Balai Desa Padasan jum’at (27/01/2023).
Turut hadir dalam acara tersebut Camat Pujer Bapak Mutaqin, Sekcam, Kades serta perangkat Desa, Danramil,Babinsa, Babinkamtibmas, Pendamping Desa, Ketua BPD beserta anggota, Kepala Dusun, TP PKK, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan Ketua Rt/Rw Desa Padasan.
Mutaqin Camat Pujer, dalam sambutannya mengatakan, pembangunan tahun anggaran 2024 mendatang adalah, pembangunan bidang infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat dan kesehatan, Diharapkan agar Desa mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Desa RI untuk kemakmuran Masyarakat di Desa”, ujarnya.
Dalam bidang kesehatan untuk mendukung program prioritas nasional, salah satunya untuk kegiatan pencegahan stunting di Desa untuk mewujudkan Desa sehat dan sejahtera.
Dengan keluarga yang sejahtera dan bahagia adalah langkah awal mencegah stunting dengan menghindari pernikahan dini, usia ideal menikah bagi perempuan adalah minimal 21 tahun. Sementara usia menikah ideal pria adalah minimal 25 tahun.”ungkap camat.
Faldi Ari Djordy Kades Padasan menyampaikan terkait Penetapan musrenbang hasil RKPDes tahun 2024 Masih dalam proses pertimbangan dan musyawarah dalam penetapan pembangunan yang diprioritaskan.
menambahkan, ”Segala usulan dari masyarakat terkait pembangunan yang tidak mampu di danai APBDes, kita tetap usulkan lewat musrenbang di tingkat kecamatan, saya berharap agar bisa terbantu melalui dana APBD kabupaten, Dana Pemprov maupun APBN.”paparnya.
Faldi Ari Djordy Kepala Desa Padasan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua BPD dan tokoh masyarakat yang hadir, telah barpartisipasi mengusulkan program- program skala prioritas mudah mudahan di tahun 2024 bisa terealisasikan untuk kemaslahatan masyarakat Desa padasan.”pungkasnya. (Dar)
KOTA MADIUN || Polres Madiun Kota Polda Jatim berhasil mengungkap komplotan Pencuri Sepeda Motor yang meresahkan masyarakat Kota Madiun.
Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono., SH.,SIK.,MH dalam konferensi pers Rabu (25/1/2023) di Mako Polres Madiun Kota menjelaskan telah mengungkap belasan kasus curanmor selama periode bulan Desember 2022 sampai dengan Januari 2023.
Ditambahkanya Polres Madiun Kota berhasil menangkap tiga orang tersangka masing-masing berinisial AMP, FWH, dan WFR di sebuah rumah kos di jalan Serayu, Kecamatan Taman, Kota Madiun.
Salah satu dari ketiga tersangka tersebut masih berstatus sebagai pelajar.
“Total sebanyak 6 TKP dengan rincian 5 TKP di beberapa rumah kost dan 1 TKP disebuah Cafe serta sebanyak 10 unit motor matik dan 1 Ninja berhasil mereka curi bersama,”jelasnya.
“Motor hasil curian tersebut dijual dengan cara online di marketplace serta ada dipakai untuk keperluan sehari-hari, ada juga yang dibelikan gerobak warung angkringan, makanya ini gerobaknya juga kita sita sebagai barang bukti,” imbuh AKBP Suryono.
Atas perbuatan tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Modus operandi para tersangka yaitu mengambil motor dibeberapa rumah kost yang tidak dikunci stang, kemudian didorong dengan kaki (di footstep), “
Hasil pengembangan penyidikan para tersangka juga melakukan curanmor dibeberapa TKP wilayah Kabupaten Madiun, “Pungkasnya. (Hms)
Fakta Fakta A. Pada hari ini kamis tanggal 26 Januari 2023 pukul 07.00 wib s/d selesai telah dilaksanakan giat uji teramalpil perorangan umum teritorial di lapangan Dsn. Krajan Desa Wonorejo Kec. Kedungjajang Kab. Lumajang yang penyelengara oleh Kodim 0821 Lumajang
B. Adapun pada kegiatan uji terampil perorangan umum teritorial ini dihadiri sebanyak 120 0rang terdiri dari :
Pasiops Kodim 0821 KAPTEN INF. BAMBANG MAUDIONO
Kapolsek Kedungjajang
Danposramil Kedungjajang
Kades Wonorejo
Babinsa Wonorejo
100 Anggota Kodim 0821 Kab. Lumajang yang melaksanakan UTPU teritorial
C. Susunan acara pada kegiatan uji terampil perorangan umum teritorial di lap. Dsn. Krajan Desa Wonorejo Kec. Kedungjajang sbb :
Pukul 08. 30 wib pengecekan pasukan ( Apel kesiapan) diambil oleh Pasiops Kodim 0821 Lumajang Kapten Inf. BAMBANG MAUDIONO
Pukul 09.00 wib giat pelatian UTPU Anggota Kodim 0821 Lumajang meliputi bongkar pasang senjata, keslap dan pertolongan/evakuasi.
Pukul 11.00 wib giat pelatihan UTPU selesai
Pukul 11.10 wib apel konsolidasi diambil oleh Pasiops Kodim 0821 Lumajang 5 Pukul 11.30 wib giat selesai D. Selama kegiatan berjalan aman lancar dan dilakukan pengamanan oleh 3 Anggota Polsek Kedunjajang.
Catatan Kegiatan Uji terampil perorangan umum teritorial ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kwalitas perorangan anggota TNI Kodim 0821 Lumajang.
Prediksi Tidak menutup kemungkinan pada kegiatan ini terjadi kesalahan SOP dalam pelaksanaan latihan sehingga terjadi kecelakaan pada personil yang berlatih.
Tindakan Koordinasi dengan panitia pelatihan untuk menyiapkan tenaga medis guna mengantisipasi bila terjadi kecelakaan dalam giat pelatihan.
Rekomendasi Agar Ka memerintahkan Babinkamtibmas Wonorejo untuk melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung dan paska kegiatan.
Lumajang-Beberapa hari setelah menjabat, Kapolres Lumajang AKBP Boy J.S. SH, SIK, MH menjalin silaturahmi dengan para Tokoh Agama, Kamis (26/1/2023).
Tokoh Agama yang dikunjunginya adalah Kyai Haji Husni Zuhri Ketua Rois Syuriah NU Lumajang dan Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Lumajang dengan didampingi Wakapolres Lumajang, Kasat Binmas, Kapolsek Jatiroto, Kasat Lantas dan Kasi Propam.
Kedatangan Kapolres Lumajang disambut hangat Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum yang langsung memberikan doa agar Kapolres Lumajang AKBP Boy J.S diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan tugas di Kabupaten Lumajang.
Selain itu pengasuh pondok pesantren tampak akrab dengan kedatangan Kapolres Lumajang beserta rombongan.
Kapolres Lumajang AKBP Boy J.S menyampaikan terimakasih atas sambutan Kyai Haji Husni Zuhri KH Ardani Ahmad ke Ponpes Miftahul Ulum.
“Semoga awal pertemuan ini meningkatkan silahturahmi dan rasa persaudaraan antara petugas kepolisian dengan ulama/tokoh agama,” ungkapnya.
Kapolres menjelaskan, kunjungan ini dilaksanakan selain untuk menjalin silahturahmi juga untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Polres Lumajang dan mohon doa restu semoga amanah dan istiqamah dalam menjalankan tugas.
“Karena tugas kepolisian tidak akan dapat berhasil secara maksimal tanpa adanya dukungan dari ulama, tokoh agama maupun tokoh masyarakat semoga amanah dalam menjalankan tugas mewujudkan masyarakat yang aman dan kondusif,” Jelasnya.
Lumajang-Untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat, anggota Polsek Tempeh terus memberikan himbauan kepada warga yang dijumpai.
Seperti pada Rabu (25/1/2023) anggota Polsek Tempeh melaksanakan patroli bertemu dengan warga di pemukiman penduduk memberikan himbauan meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan Kamtibmas.
Kapolsek Tempeh Iptu Lugito memberikan himbauan dan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan serta berhati-hati dan waspada. Sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tempeh tetap aman dan kondusif.
“Kami himbau kepada warga apabila mengetahui seseorang yang mencurigakan untuk segera melapor kepada Polsek Tempeh, pesann.
Lugito mengatakan, bahwa untuk melaksanakan patroli rutin sebagai langkah antisipasi kemungkinan terjadinya kerawanan dari aksi pelaku kejahatan curat, curas dan curanmor, sekaligus untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat.
Lumajang : Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur, merespon kabar tentang aksi penculikan anak yang sempat viral di sejumlah beranda percakapan sosial media dan pesan WhatsApp, Kamis (26/1/2023).
Dalam unggahan tersebut, ditulis bermula kata waspada, ada seorang perempuan berhijab diminta pembaca untuk mewaspadainya. Lanjut senada menceritakan, beberapa jam lalu mau menculik anak di sebuah sekolah taman kanak – kanak di wilayah kota Kabupaten Lumajang.
“Bawa mobil merah,” lanjut tulis pengunggah.
“Penculik anak tuek² ngunu yo ndak nduwe utek iki,” lanjutnya dalam logat bahasa jawa yang artinya ‘penculik anak tua – tua giti ya tidak punya otak ini’.
Kapolres Lumajang AKBP Boy JS melalui Kasubsipenmas Aiptu Eko Budi Laksono menegaskan, agar masyarakat terlebih dulu mengkroscek sebelum meneruskan pesan yang belum tentu kebenarannya.
“Kami sudah kroscek ke polsek setempat, ke tempat lokasi dimaksud dalam postingan tersebut dan hasilnya nihil. Tidak ada kejadian, pihak sekolah juga menyampaikan jika tidak terjadi hal apapun. Termasuk pihak sekolah meneruskan ke seluruh orang tua atau wali murid jika ada yang kehilangan anak agar melapor, itu hasilnya tidak ada,” kata Kasubsipenmas.
Namun demikian Eko menegaskan dengan sangat, pihaknya akan tetap waspada. Berikut meminta semua pihak agar tetap berhati – hati. Juga disisi lain, masyarakat diminta agar mencermati informasi dengan minimal mengetahui asal mula dari mana informasi tersebut, untuk kemudian diteruskan.
“Kroscek dulu dari mana informasi itu. Cari tau benarnya. Maksud ingin mengingatkan agar yang lain berhati – hati dan menjaga diri dan anaknya itu baik, akan tetapi sepatutnya dengan cara yang benar dan bijak,” imbuhnya.
“Jika ada sesuatu hal yang mencurigakan diseputaran tempat tinggal masyarakat, segera lapor ke polsek terdekat agar secepatnya ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.
JAKARTA – Divisi Humas Polri menggelar dialog publik ke seluruh jajaran Polda serta Polres di seluruh Indonesia secara virtual menjelang Pemilu 2024, Kamis (26/1/23).
Dialog tersebut langsung dipimpin oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo dari Mabes Polri, Jakarta.
Dialog virtual turut dihadiri oleh sejumlah pejabat mulai dari jajaran Kabid Humas Polda seluruh Indonesia, sejumlah Pamen, Komisioner Bawaslu perwakilan mahasiswa dan para Kasi Humas Polres.
Dialog itu digelar dalam rangka menampik berita bohong, ujaran kebencian, politik identitas, polarisasi politik dan SARA pada Pemilu 2024 mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Kadiv Humas Polri dalam arahan ke jajaran Humas Polda dan Polres seluruh Indonesia menginstruksikan untuk memperbanyak, mengamplifikasi, menggelorafikasi dan mendiseminasi pemberitaan positif dan mengisi konten-konten positif di berbagai platform media sosial, sehingga akan berdampak pada public trust (kepercayaan masyarakat) terhadap Polri dan mewujudkan Kamtibmas yang kondusif pada Pemilu 2024.
Kegiatan itupun mendapat apresiasi dari masyarakat, karena dianggap sangat positif sebagai persiapan menjelang pemilu 2024.
Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI) lewat koordinatornya Muhamad Suparjo SM memberikan apresiasi kepada Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo yang telah mengadakan kegiatan Dialog Publik jelang pemilu 2024.
“Tentu ini sangat positif, terlebih lagi Polri sebagai garda terdepan dalam pengamanan pemilu nanti, makanya harus terus diadakan dialog sebagai bentuk persiapan dalam menghadapi pemilu 2024”, Ungkap Suparjo kepada awak media, Kamis (26/01)
Suparjo menambahkan bahwa kegiatan dialog ini juga sangat penting untuk memberikan pelajaran dan pendidikan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu 2024 mendatang, karena banyak hal yang harus dicegah seperti Politik Isu SARA sehingga tidak terjadi konflik antar masyarakat.
“Benar kata Irjen Dedi harus memperbanyak konten-konten positif dan mencegah Isu SARA menjelang pemilu nanti agar keadaan menjadi kondusif pada pemilu 2024 mendatang”, tutup Suparjo. (Humas)
CIMAHI – Kamis (26/01/2023) Bertempat di Arrow kopi Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Digelar Diskusi yang judulnya Cukup Sensasional dan Kontoversi yakni “Ajay Bernyanyi”: Buka-bukaan atau menumbalkan bawahan?.Kegiatan yang khusus menyoroti kasus yang sedang menimpa Mantan Walikota Cimahi,Ajay M.Priatna dihadiri oleh Nara sumber baik dari Praktisi Hukum,Akademisi maupun Pemerhati Pemerintahan serta Elemen Masyarakat lainnya. Acara diskusi yang awalnya diprediksi akan memanas ternyata banyak hal dan informasi positif serta pengetahuan seputar Hukum dari berbagai sisi,Kegiatan yang menampilkan Narasumber diantaranya Bang Theodorik Gultom,S.H.,M.H.,Bapak Jamu Kertabudi,Kang Arif dan Pemandu Acara Asep Jana Hisujana S.Ip.,diskusi yang cukup menarik dan interaktif terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang dilayangkan oleh Audiens.
Usai Kegiatan Diskusi tersebut,Theodorik Gultom,S.H.,M.H. memberikan pandangan, “Saya mengapresiasi kegiatan Karang Taruna yang membedah persidangan kasus Pak Ajay yang sat ini sedang bergulir,Banyak poin-poin yang bisa kita daoatkan,bahkan perlu untuk mengedukasi masyarakat,sehingga masyarakat itu tidak terkena tumor,fitnah atau hoax.Apa yang terjadi dipersidangan saat ini masih bergulir,mati kita tunggu hasil dari putusan tersebut,tidak mungkin akan menyenangkan seseorang namun itulah namanya pengadilan,intinya saya mengapresiasi kegiatan ini sebab ada ruang-ruang akademisi untuk mengkritisi sebuah isue yang sedang terjadi sehingga membuat masyarakat semakin kondusif,pengetahuan hukumnya semakin bertambah ujungnya adalah budaya korupsi akan terkikis,hal ini penting bagi masyarakat Cimahi dan diharapkan sering menyajikan acara seperti ini,biarlah dialog itu yang menyelesaikan segala sesuatunya.”Ungkap praktisi hukum bang Theodorik Gultom.
Kemudian Theodorik Menambahkan, “kebetulan saat saya menghadiri persidangan tersebut bahwa ASN sudah serta Merta mengakui bahwa mereka telah memberikan sejumlah uang dan diserahkan kepada Bapak D di Sariater,itu yang saya tahu di persidangan tersebut,lalu jika persoalannya adalah Inisiatif, Saya tidak tahu namun hal itu sudah terjadi bahwa mereka telah menyerahkan sejumlah uang dari mulai ekselon2 sampai para Camat,Itu adalah yang saya ketahui dipersidangan terakhir yang saya hadiri,Nah kalau menurut saya berdasarkan Kaidah Hukum bahwa itu sudah termasuk pasal 55 dalam hal ini keturut sertakan karena pertanyaannya Jia sedikit nakal,Mungkinkah jika uang itu tidak terkumpul kemudian akan terjadi? kan begitu,tapi itupun hanya pendapat saya.Menurut saya apakah terhadap ASN patut diduga dan bisa disangkakan pasal 55,menurut saya adalah Iya.”Tambahnya.
Ditempat yang sama pemerhati Pemerintahan dan juga Dosen Uneversitas Nurtanio,Bapak Djami Kertabudi memberikan pandangannya terkait kegiatan Ngaber, “Secara umum acara ini merupakan salah satu proses pendidikan politik pada seluruh komponen masyarakat,ini merupakan kewajiban bersama,memang ada pro dan kontra kenapa karang taruna menyelenggarakan hal seperti itu?,karena dilihat dari tupoksi karang taruna tidak seperti itu,saya memberikan suatu pandangan bahwa karang taruna itu sebagai kader pembangunan,sehingga saya sangat mengapresiasi kegiatan ini.dalam kegiatan ini dihadirkan Nara sumber baik dari Praktisi hukum,akademisi dan saya selaku pemerhati Pemerintahan juga dari polres yang memberikan wawasan pembeda pidana khusus dan korupsi.”Terangnya.
Saat disinggung terkait pasal 55 KUHP tentang keikut sertaan,Djamu Kertabudi menambahkan, “Tidak cukup bahwa seseorang atau kelompok ini terbukti ada keikutsertaan karena,ada keikutsertaan yang membutuhkan pertanggung jawaban secara hukum ada juga yang tidak,hal itu tergantung pada situasional,apalagi dalam ASN terjalin dalam sebuah sistem bahkan seorang atasan memiliki program promosi, mutasi juga demosi yang didalamnya ada Faktor kualifikasi, kompetensi hingga chemistry atau rasa suka.Jika chemistry disalurkan sesuai dengan koridor maka no problem,dengan demikian ASN ada dalam posisi yang berat karena ada rasa memiliki,ada jiwa korsa,Jadi apa yang berkembang di pengadilan ini apakah Inisiatif atau perintah.”Pungkas Pemerhati pemerintahan,Djamu Kertabudi kepada wartawan.
MALANG – Tim gabungan SAR dan BPBD Kabupaten Malang, dibantu Personel Polsek Singosari, Polres Malang, melakukan penyisiran saluran air di sepanjang Jalan Wisnuwardhana, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang,
Pencarian dilakukan untuk menemukan tubuh korban NS (8) yang dilaporkan hilang terseret derasnya arus usai tercebur di saluran air, Rabu (25/1/2023) sekitar jam 15.30 WIB.
Kasihumas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, selama pencarian, Tim dibagi menjadi beberapa kelompok dengan cara menyisir dari tepi hingga ke bagian tengah saluran air hingga radius beberapa kilometer,” ucap Taufik saat dihubungi di Polres Malang, Rabu (25/1).
Taufik menambahkan, kronologis kejadian bermula saat pasangan suami istri, Abu Dofyan (40) dan Siti Masyaroh (37) mengendarai motor berboncengan dengan NS anaknya. Saat melintas di lokasi, tiba-tiba motor yang ditumpanginya mogok.
Siti kemudian turun bersama NS untuk menepi di dekat saluran air, sementara Dofyan berupaya menghidupkan motornya di pinggir jalan.
Ketika sedang menunggu, sandal yang dikenakan NS tiba-tiba terlepas dan masuk selokan. Nahas, ketika berusaha meraih sandal yang hanyut, NS malah tercebur ke dalam saluran air lalu terseret derasnya debit air yang besar karena hujan.
“Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Singosari, kemudian bersama Tim SAR dilakukan pencarian,” ujarnya.
Hingga malam menjelang, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari dengan harapan tubuh korban dapat ditemukan.
“Menjelang malam cuaca kurang mendukung, sehingga pencarian dihentikan,” katanya.
Ia menambahkan, pencarian akan kembali dilanjutkan esok hari dengan pembagian tim yang lebih besar melibatkan warga dan relawan tanggap bencana. (Humas)
Bondowoso, Gempurnews– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bondowoso meraih Akreditasi Paripurna Bintang 5 dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP).
Akreditasi rumah sakit umum daerah merupakan upaya untuk melindungi pasien melalui pelayanan yang sesuai dengan standar dan prosedur, mulai dari SDM, administrasi dan komunikasi, peralatan medis, hingga fasilitas penunjang lainnya sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan.
Bupati Bondowoso Kh salwa arifin usai menerima sertifikat Akreditasi berpesan, agar RSUD terus meningkatkan pelayanan. Tingkatkan terus mutu pelayanan secara berkelanjutan untuk keselamatan pasien, Tingkatkan tata kelola rumah sakit dan tata kelola klinis, serta dukung program pemerintah di bidang kesehatan”. ucap Bupati.
Peserta JKN-KIS Nilai Jaminan Kesehatan Merupakan Suatu Kebutuhan, Sehat itu Mahal
Di samping itu Bupati Bondowoso mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan bekerja sama untuk mewujudkan tercapainya akreditasi paripurna bintang lima.
Sementara Yus Priatna, Direktur RSUD Koesnadi mengatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan dan mempertahankan predikat yang telah diraih.
Tentunya kita akan terus berupaya meningkatkan capaian ini, karena ini merupakan kewajiban kita” ujarnya.
RSUD Koesnadi Bondowoso merupakan Rumah Sakit yang terpilih untuk menerima status Akrediatasi Paripurna bersama 10 Rumah Sakit dari Kabupaten lainnya se – Indonesia”tambahnya”(Ari)