Home Blog Page 1149

Kapolres Lumajang Nobar Pagelaran Wayang Orang “Pandawa Boyong”

0

Lumajang -Kapolres Lumajang didampingi Wakapolres dan Kasdim 0821 Lumajang Nonton bareng pagelaran wayang orang dengan lakon ”Pandowo Boyong” bertempat di Loby Mapolres Lumajang, Minggu (15/1/2023).

Hadir Dalam Kegiatan itu, Kapolres, Wakapolres beserta Pejabat Utama Polres Lumajang, Kasdim beserta anggota, dan Kasat Pol PP.

Dalam pagelaran wayang orang ini, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan memerankan sosok Bima Sena. Sementara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berperan sebagai Prabu Puntadewa.

Sedangkan, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman akan memerankan sosok Batara Guru, KSAL Laksamana Muhammad Ali memerankan Batara Baruna, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo akan memerankan Eyang Abiyasa.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, Nonton Bareng Pagelaran Wayang Orang dengan Lakon Pandowo Boyong dilaksanakan sebagai upaya untuk melestarikan Budaya Bangsa, salah satunya dengan menggelar pertunjukan wayang orang. 

“Wayang orang merupakan pertunjukan budaya yang menjadi jejak olah pikir, olah rasa, dan olah jiwa dari para leluhur yang penuh dengan filosofi dan ajaran kehidupan,” jelasnya.

Pandawa Boyong bercerita tentang perjuangan Pandawa yang merupakan lambang kehidupan, mengajak kita sebagai bagian dari masyarakat untuk lebih memahami, menghayati, dan mengamalkan semangat serta nilai-nilai Pancasila yang diwakili oleh masing-masing sosok Pandawa Lima.

“Pagelaran Wayang Orang ini merupakan salah satu warisan budaya lokal yang harus di jaga dan dilestarikan dari masa ke masa sampai dengan ke Generasi Muda selanjutnya” jelasnya

Polres Lumajang Kawal Keberangkatan AKD Ke Jakarta Ikuti Aksi Damai di Gedung MPR/DPR RI

0

Lumajang, – Polres Lumajang melakukan pengawalan keberangkatan Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Lumajang ke Jakarta untuk mengikuti aksi damai di Gedung MPR/DPR RI pada Selasa (17/1/2023) besok.

Sejumlah 97 perwakilan Kades diberangkatkan dari Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Minggu (15/1/2023). Diberangkatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.

“Jumlah kades yang berangkat ke Jakarta dari Lumajang sejumlah 97 orang dengan koordinator Edi Kepala Desa Bondoyudo,” Kasubsipenmas Penmas Polres Lumajang, Aiptu Eko Budi Laksono.

Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Lumajang ke Jakarta dalam rangka mengikuti akai damai atau Penyampaian aspirasi kepala desa terkait revisi pasal 36 ayat 1 Undang – Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa yang akan dilaksanakan di Gedung MPR / DPR RI tanggal 17 Januari 2022.

“Kepala desa yang berangkat dari Jakarta yakni dari wilayah Kecamatan Pasirian, Candipuro, Pronojiwo dan Tempursari,” katanya.

Rombongan AKD Kabupaten Lumajang berangkat ke Jakarta dengan pengawalan Patwal Satlantas Polres Lumajang.

“Patwal 308 Satlantas Polres Lumajang akan mengawal sampai Pintu Tol Leces Probolinggo,” ungkap Eko Budim

Sambutan kordinator lapangan Edi menyampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lumajang bahwa AKD akan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi revisi pasal 36 UU Desa.

“Latar belakang kita ke Jakarta karena revisi UU Desa belum masuk prolegnas 2023, sehingga kita akan mendorong DPR RI dan Pemerintah untuk segera merevisi UU Desa tahun ini,” terangnya.

Para Kades yang yang ke Jakarta ini harus melakukan orasi secara damai,

“Saya minta jangan sampai berbuat anarkhis, misi kita yaitu adanya revisi UU Desa,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, pihaknya bersama wabup mendukung aspirasi dan harapan kades sesuatu degan rancangan revisi UU Desa dengan masa jabatan Kades 9 tahun.

“Saya telah melapor ke Menteri Desa terkait hal ini dan ini didukung langsung oleh Menteri Desa karena ini adalah keinginan bersama untuk Pemerintahan Desa yang stabil,” ujarnya.

Terkait Pilkades 8 Desa tahun ini intinya bisa dilaksanakan Pilkades sebelum 2024. “Yang penting kita ikuti SE dari Mendagri terkait Pilkades 2023,” jelasnya

Patroli Rutin Polsek Randuagung Pastikan Obyek Vital ‘SPBU’ Aman Kondusif

0

Lumajang – Anggota Kepolisian Sektor Randuagung Polres Lumajang Jawa Timur, menggelar patroli rutin di kawasan SPBU di wilayah setempat, Minggu (15/1/2023).

Kegiatan semakin digiatkan, untuk memastikan kawasan yang masuk kategori obyek vital itu, aman kondusif, dimana diprediksikan aktivitas dihari libur, kawasan tersebut ramai, mengingat lokasinya yang berada di tepi jalur perlintasan jalan nasional penghubung dengan kabupaten tetangga.

Kapolsek Randuagung Iptu Darmanto S.H pada awak media berkata, hingga usai pelaksanaan patroli sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli, terbilang aman dan kondusif.

“Namun, meskipun demikian. Yang namanya patroli itu sifatnya wajib. Meski wilayah relatif aman, kegiatan rutin yang ditingkatkan ( patroli ) tetap harus digencarkan. Supaya apa ?, tidak lain untuk memberikan rasa aman, dari kami ( kepolisian ) kepada masyarakat melalui pengayoman dan perlindungan dari giat – giat yang dilakukan,” ucap kapolsek.

Diwaktu yang sama, pihaknya juga memantau akselerasi respon masyarakat, pasca penyesuaian harga terkini BBM. “Ada catatan tersendiri, realisasi BBM disini melalui program – program pemerintah ( subsidi dan non subsidi ), ini secara tidak langsung kami kawal, supaya tepat sasaran dan tidak ada pelanggaran – pelanggaran,” imbuhnya.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam kondisi aman tertib dan terkendali untuk antrean,” pungkasnya.

Dititik jalur keluar masuk kawasan SPBU, petugas juga melakukan pengawalan, mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan.

Panglima TNI dan Kapolri Tampil Dalam Pagelaran Wayang Orang, Simbol Sinergitas Melalui Budaya Bangsa

0

JAKARTA – Sudah menjadi komitmen, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selalu menunjukan sinergitas dan soliditas TNI – Polri dalam berbagai kesempatan.

Bukan hanya soal menjaga kondusivitas Negara Kesatuan Republik Indonesia, kedua pimpinan tertinggi di TNI – Polri ini juga kompak melestarikan kesenian tradisional.

Salah satunya adalah dengan main wayang orang bersama,dimana Laksamana Yudo Margono dan Jenderal Sigit bakal tampil dalam pagelaran wayang orang tersebut dengan lakon cerita ‘Pandowo Boyong’.

Pagelaran ini bakal digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Minggu 15 Januari 2023 pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Dalam pagelaran wayang orang dengan lakon ‘Pandawa Boyong’ ini, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan memerankan sosok Bima Sena. Sementara istrinya, Vero Yudo Margono, bakal memerankan sosok Dewi Nagageni.

Begitu pula para Kepala Staf TNI juga ikut ambil bagian diantaranya KSAD Jenderal Dudung Abdurachman akan memerankan sosok Batara Guru, KSAL Laksamana Muhammad Ali memerankan Batara Baruna, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo akan memerankan Eyang Abiyasa.

Sedangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit akan memerankan tokoh Prabu Puntadewa. Dalam pewayangan, Puntadewa digambarkan sebagai sosok manusia yang berhati suci dan membela kebenaran.

Puntadewa yang merupakan anak sulung dari Prabu Pandu Dewanata ini juga digambarkan sebagai sosok manusia yang sabar, beriman, tekun beribadah, ikhlas dan jujur.

Prabu Puntadewa yang memiliki lima saudara kandung laki – laki yaitu Bima,Arjuna, si kembar Nakula dan Sadewa ini juga dikenal sebagai sosok yang senantiasa mengedepankan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan dan memiliki watak Hasta Brata sebagai pemimpin.

Lakon Pandawa Boyong ini mengisahkan ketika lima orang kesatria (Pandawa Lima) bersaudara boyongan atau pindah dari kerajaan Alengka yang dikuasai Kurawa ke Astinapura.

Kepindahan itu untuk memerdekakan diri dari kekuasaan para Kurawa. Proses pindahnya para Pandawa Lima ini tidak semulus dan semudah yang dibayangkan. Rintangan berat harus mereka lewati termasuk harus berperang melawan bala tantara dari Kurawa yang sebenarnya masih ada ikatan saudara dengan Pandawa Lima.

Para Kurawa yang jumlahnya jauh lebih besar dengan punya persenjataan lebih banyak, terpaksa harus ditaklukan oleh Pandawa Lima. Namun berkat kesungguhan yang didasarkan niat baik dan bijaksana, Pandawapun dapat memenangkan perang.

Pagelaran wayang orang dengan lakon cerita ‘Pandawa Boyong’ ini diinisiasi oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berkolaborasi dengan lintas generasi, para tokoh dan berbagai unsur seperti Laskar Indonesia Pusaka, Paguyuban Wayang Orang Barata, dan lain sebagainya.

Di kalangan seniman,Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memang dikenal juga sebagai sosok Laksamana Budayawan. Ini karena dirinya selama ini sangat konsen dalam melestarikan seni budaya warisan leluhur nenek moyang.

Dalam pernyataannya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono beberapa waktu lalu menyebut bahwa usaha menjaga kelestarian budaya, termasuk wayang orang menjadi semakin penting untuk dilaksanakan di tengah serbuan pengaruh budaya asing sebagai dampak dari globalisasi hasil kemajuan teknologi informasi dan digital.

Ia juga bertekad untuk ambil bagian dalam usaha melestarikan berbagai kekayaan budaya bangsa melalui tindakan-tindakan yang nyata.

“Bangsa Indonesia seharusnya lebih memilih wayang sebagai tontonan sekaligus tuntunan dalam kehidupan. Tetapi, pada kenyataannya saat ini rakyat kita, khususnya generasi muda, lebih mengidolakan tokoh-tokoh superhero produk negara lain dibandingkan tokoh-tokoh pewayangan. Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mengembalikan kecintaan masyarakat terhadap budaya sendiri,”ungkap Laksamana Yudo di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dengan digelarnya lakon Boyongnya Pandawa ke Astina ini, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berharap bisa menjadi pesan moral kepada masyarakat agar lebih memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila.

Bahkan sosok dalam Pandawa Lima pun relevan dengan semangat dan nilai-nilai Pancasila. Puntadewa adalah simbol Ketuhanan yang menjadi sila pertama dalam Pancasila.

Bimasena yang adil dan penuh rasa kemanusiaan, mewakili sila ke dua Pancasila. Arjuna mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang dinyatakan dalam sila ke tiga Pancasila.

Sementara Nakula menyimbolkan sila ke empat, yaitu permusyawaratan masyarakat sedangkan kembarannya, Sadewa simbol dari sila ke lima, keadilan sosial yang benar-benar adil.
(Humas)
Editor : dhw_robhin

Wabup Timbul Hadiri Natal Persekutuan Doa ASN Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO,
Persekutuan Doa Aparatur Sipil Negara (PD ASN) Kabupaten Probolinggo mengundang bapak-bapak pendeta untuk menggelar perayaan Natal bersama dengan tema “Maka Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain”, Jum’at (13/1/2023) di ruang pertemuan PRIC Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko beserta Ketua TP. PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Supoyo dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto.

Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Ahmad Sruji Bahtiar, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani.

Panitia Persekutuan Do’a Aparatur Sipil Negara (PD ASN) Yulius Christian pada perayaan Natal bersama menyampaikan terselenggaranya kegiatan ini berasal dari ASN berakhlak yaitu adanya kolaborasi sejumlah 82 ASN dengan kompak berupaya agar supaya kegiatan perayaan Natal bersama dapat terselenggara dan berjalan dengan baik dan lancar.

“Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan sepanjang sejarah di Kabupaten Probolinggo. Bagaimana kita bisa melakukan persekutuan do’a dan dan merayakan Natal bersama. Tidak lupa ungkapan terima kasih kami sampaikan kepada Wakil Bupati Probolinggo yang telah mendukung acara perayaan Natal bersama ini,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko menjelaskan pada momentum peringatan serta perayaan Natal kali ini, mengingatkan kepada umat kristiani di Kabupaten Probolinggo bahwa makna hakiki dari Natal itu sendiri sebagai perwujudan hidup sederhana dalam kedamaian. Sehingga nantinya dapat tercipta rasa persatuan dan kesatuan.

“Saya mengajak seluruh umat kristiani di Kabupaten Probolinggo menjadi agen membawa damai dimanapun berada. Dan selalu berkarya bersama-sama dengan pemerintah yang tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. Menjaga keragaman suku dan agama serta mewujudkan rasa persaudaraan atas dasar kemanusiaan perlu kita tingkatkan,” katanya.

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo Ahmad Sruji Bahtiar menyatakan semua manusia itu wajib dimulyakan apapun agama dan apapun keyakinannya. “Kami tegaskan bahwa Kementerian Agama itu adalah memberikan layanan kepada seluruh agama yang sah. Maka tentunya tidak akan melakukan perbedaan-perbedaan layanan,” ujarnya.

Menurut Bahtiar, semua sama dihadapan Tuhan dan tidak ada perbedaan. Oleh karena itu tidaklah boleh saling mencaci dan saling merendahkan, yang ada adalah saling memuliakan antara satu dengan yang lainnya. “Berbagai macam suku, agama dan budaya di Indonesia hingga saat ini saling memuliakan dan menghargai dan tetap bersatu demi terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya.

Antisipasi 3C, Tawuran dan Balap Liar, Polsek Pasirian Gelar Patroli

0

Lumajang-Guna mengantisipasi aksi kejahatan 3C (Curanmor, Curas dan Curat) dan aksi tawuran serta balap liar, personil Polsek Pasirian melakukan patroli di Jalan Lintas Selatan (JLS), Sabtu (14/1/2023).

Patroli antisipasi 3C, balap liar dan tawuran itu dilakukan di Jembatan JLS, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto mengatakan, kegiatan patroli 3C, tawuran dan balap liar ini dilakukan guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

“Kita melakukan patroli agar tidak terjadi aksi kriminalitas, tawuran, pesta miras dan balap liar wilayah hukum kita,” sebutnya.

Dari hasil patroli ini, pihaknya tidak ada menemukan pelaku kejahatan yang mengganggu Kamtibmas, tawuran, pesta miras dan balap liar.

“Hasil patroli anggota kami tidak ada ditemukan adanya tindak kriminalitas, tawuran dan pesta miras,” terangnya.

Menurut Agus patroli ini akan terus dilakukan agar masyarakat benar – benar mendapatkan keamanan dan kenyamanan

“Patroli ini rutin kita lakukan agar terciptanya rasa aman bagi warga yang melaksanakan aktivitas dan terjalinnya komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat sehingga terwujudnya Kamtibmas yang kondusif dan masyarakat semakin Produktif,” pungkasnya

Focus Grup Discussion Dan Musrenbang Partisipatif Tingkat Kelurahan Cimahi Digelar

0

KOTA CIMAHI – Rabu (14/01/2023)
Bertempat di Aula Kelurahan Cimah,Jl.Terusan No.41 Kelurahan Cimahi Kecamatan Cimahi Tengah.dilaksanakan Forum Grup Discussion dan Musrenbang Fartisipatif tingkat Kelurahan Cimahi,dilaksanakan dari pukul 10.00 WIB sampai selesai,Yang dihadiri oleh para utusan dari berbagai elemen Masyarakat serta Kepala Kantor Kesbangpol Kota Cimahi dan Anggota Dewan.
Dalam kegiatan tersebut dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cimahi diwakili oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PKS yakni Kania Intan Puspita, S.Pd.I., M.M.

Dalam Kesempatan tersebut Kania Intan Puspita Mengungkapkan, “Harapannya dengan adanya Kegiatan FGD dan Musrenbang Partisipatif Tingkat Kelurahan ini apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa ditampung dan bisa diaspirasikan menjadi program prioritas Pemerintah Kota Cimahi, walaupun pemerintah mempunyai target tersendiri di tahun 2023 ini untuk program pemulihan ekonomi sehabis pandemi yang dialami selama 2 tahun kebelakang. Yang perlu digarisbawahi adalah yang paling penting untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia Kota Cimahi karena kita tidak mempunyai sumber daya alam, sehingga secara otomatis SDM Kota Cimahi harus unggul, berprestasi, dan berdaya saing sehingga mereka bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cimahi dalam Membangun Kota Cimahi lebih baik dan lebih sejahtera. Pada intinya, (semoga) kegiatan ini mampu mengakomodir seluruh keinginan masyarakat dan menjadi program prioritas pembangunan di kota cimahi.”Ungkap Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PKS,Kania Intan Puspita S.pd.I.,M.M.

Sementara ditempat yang sama Penasehat Paguyuban Sundawani DPC Cimahi Tengah,Ade Supriatna merasa bersyukur dapat ikut serta dalam kegiatan Forum Grup Discussion dan Musrenbang Interaktif Kelurahan Cimahi.
“Kami dari Paguyuban Sundawani yang sebagian besar ruang lingkup kami bergerak di bidang Budaya khususnya Budaya Sunda Sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini,sehingga kami mendapatkan ilmu dan wawasan tentang pembangunan di Kota Cimahi dan kami akan mengawal poin Kebudayaan sesuai moto Kami dari Paguyuban Sundawani”Ngajaga Lembur,Akur Jeung Bela Ka Dulur dan Panjeg na Galur.” Terang Ade Supriatna dan Rekannya Aryani Suszana.

ACHMAD $
Sumber : HUMAS PROTOKOL DPRD KOTA CIMAHI
Editor : dhw_robhin

Polrestabes Surabaya Gelar Gladi Bersih Pengamanan Jelang Sidang Kanjuruhan

0

SURABAYA – Jelang Sidang Perdana Kasus Kanjuruhan di Pengadilan Negeri Surabaya mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari Polrestabes Surabaya dan Jajaran. Seperti yang dilaksanakan pada hari Jumat (13/1) dilaksanakan Gladi Bersih kesiapan pengamanan Sidang Kanjuruhan di Pengadilan Negeri serta seluruh pintu keluar tol yang mengarah masuk ke Kota Surabaya.

Pihak kepolisian juga tidak memberikan izin untuk unjuk rasa dan dihimbau agar Aremania untuk tidak datang dalam persidangan karena di sini ada penolakan dari rekan-rekan Bonek Surabaya.

Jika nantinya ada penyusup dan diketahui dari pihak Aremania, maka akan diamankan oleh Polisi dan langsung menjalani penyidikan guna mengetahui maksud dan tujuannya datang.

Pengamanannya, ada sekitar 800 personil yang ada di PN dan seluruh exit tol jalur masuk. Seluruh titik-titik masuk ke Surabaya akan dilakukan penyekatan dan patroli, menjaga untuk Arema agar tidak masuk ke Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melalui Kabag OPS, AKBP Toni Kasmiri menjelaskan, besok pada sidang perdana kasus Kanjuruhan untuk lima terdakwa, petugas melaksanakan pengamanan karena ditunjuk Pengadilan Negeri Surabaya, majelis hakim, kejaksaan dan penasehat hukum termasuk terdakwa yang diamankan keselamatannya.

“Kita menghimbau seluruh masyarakat baik Aremania maupun Bonek percayakan semua proses hukum yang berlaku dan tidak usah melakukan unjuk rasa ataupun memprovokasi karena kenapa kita menjelang Piala Dunia jadi sorotan untuk Surabaya,” kata AKBP Toni, Jumat (13/1/2023).

Toni melanjutkan, Surabaya yang Aman damai Sentosa jangan dikacaukan dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Semua percayakan kepada petugas.

Pihak kepolisian juga tidak memberikan izin untuk unjuk rasa dan dihimbau agar Aremania untuk tidak datang dalam persidangan karena di sini ada penolakan dari rekan-rekan Bonek Surabaya.

Jalannya persidangan juga sudah dilakukan dengan live online, jadi saksikan dari rumah dan jika ada yang keliru, unek-unek sampaikan dan tidak usah ada aksi-aksi sampai turun ke jalan.

Nantinya, Pengamanan PN sendiri akan ada tiga lapis yakni ring dalam ada di dalam gedung, Ring 2 di depan dan Ring 3 di samping kanan dan samping kiri gedung pengadilan negeri.

“Kalaupun ada penyusup, akan diamankan oleh aparat kepolisian, lalu akan diinterogasi agar tidak bentrok dan tidak menjadi korban,” pungkas AKBP Toni.
(Humas)

Polres Pasuruan Kota Bersama Forkopimda Gelar Deklarasi Pendekar Silat Jogo Kota Pasuruan

0

Kota Pasuruan – Dalam menyikapi konflik perguruan silat yang terjadi, Polres Pasuruan Kota dan Forkopimda Kota Pasuruan melaksanakan rapat bersama 20 ketua perguruan silat yang terdaftar di Kota Pasuruan untuk melaksanakan Deklarasi Pendekar Silat Jogo Pasuruan Aman dan Kondusif. Kamis (12/1/2023).

Bertempat di Gedung Gradika Bhakti Praja Kota Pasuruan Jl. Panglima Sudirman No. 28 Kota Pasuruan kegiatan dihadiri langsung oleh Walikota Pasuruan Drs. H. Syaifullah Yusuf, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0819 Pasuruan yang diwakili oleh Kasdim Mayor Arh Ridwan, Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota serta Camat Se-Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya Walikota Pasuruan Desa. H. Syaifullah Yusuf mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, dan Pangdam V Brawijaya dimana untuk para pendekar silat di Kota Pasuruan dapat ikut aktif menjaga stabilitas keamanan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran keamanan khususnya Polres Pasuruan Kota beserta jajarannya yang telah bekerja dengan baik, pada dasarnya seluruh elemen Kota Pasuruan telah berkontribusi untuk menciptakan masyarakat yang tenang dan aman.” Ucap Gus Ipul.

“Saya ingin suasana Kota Pasuruan yang kondusif dan bisa terus terjaga. Untuk itu kita mengundang perwakilan pendekar silat di Kota Pasuruan untuk melaksanakan deklarasi agar Kota Pasuruan ini tetap kondusif.” Imbuh Walikota.

Kapolres Pasuruan Kota yang juga ikut menandatangani deklarasi juga menghimbau agar semua perguruan yang ada di Kota Pasuruan bersama- sama berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan di Kota Pasuruan yang kita cintai ini.

Tidak hanya dengan diucapkan dan ditandatangani saja, dalam deklarasi tentunya akan ada sanksi tindak pidana yang akan muncul jika komitmen ini dilanggar.

Polres Pasuruan Kota dengan tegas akan menindak dan memproses secara hukum apabila terdapat tindak pidana yang menyangkut oknum perguruan pencak silat.

“Ini menjadi komitmen kita bersama, kejadian- kejadian di beberapa wilayah tidak boleh terulang kembali dan mudah-mudahan dalam kesempatan yang baik ini kita mempunyai niat ikhlas untuk membangun Kota Pasuruan yang Madinah di bawah kepemimpinan Walikota Pasuruan agar tetap aman dan kondusif seperti yang dicita-citakan bersama.” Pungkas Kapolres.(Topa)

Editor : dhw_robhin

Sepanjang Tahun 2022 Bea Cukai Batam Berhasil Lakukan 606 Penindakan,
Dengan Total Estimasi Nilai Barang Sebesar Rp110,88 Miliar

0

Batam, gempurnews.com – (14/01/2023) – Dalam melaksanakan fungsi Community Protector, Kantor Pelayanan Utama Bea
Cukai Batam (KPU BC Batam) selama tahun 2022 berhasil menorehkan prestasi yang luar biasa. Secara
keseluruhan dalam satu tahun, Bea Cukai Batam telah melakukan penindakan sebanyak 606 penindakan.
Dengan total estimasi nilai barang hasil penindakan sebesar Rp110,88 miliar.

“Terhadap pelanggaran tersebut Bea Cukai Batam telah berhasil menghimpun penerimaan negara sebesar
Rp3,06 miliar yang terdiri dari Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh Pasal
22 Impor), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan pungutan Sanksi Administrasi berupa denda,”pungkas Rizki Baidillah selaku Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi.

Rizki menambahkan bahwa dari semua penindakan tersebut terdiri dari berbagai jenis barang, seperti NPP
(Narkotika, Psikotropika dan Prekursor), Barang Kena Cukai, Barang Pornografi dan Sextoys, Komoditi
Pakaian, Tas, Sepatu bekas dan/atau Aksesoris lainnya, Bahan Bakar Minyak (BBM), perangkat elektronik
dan komoditi lainnya.
Penindakan NPP pada tahun 2022, Bea Cukai Batam telah berhasil menggagalkan penyelundupan 791
gram Ganja, 2,27 kilogram Sabu, 60 butir Hexymer, 5 butir Diazepam, 30 butir Risperidone dan 1,6 gram
Amphetamine.

“Penindakan terhadap NPP dilakukan di berbagai tempat, mulai dari bandara, Pelabuhan, tempat
penimbunan sementara dan melalui kiriman paket barang,” tambah Rizki.

Penindakan terhadap Barang Kena Cukai selama tahun 2022, Bea Cukai Batam berhasil menindak 181
pelanggaran terhadap ketentuan cukai. Telah dilakukan penindakan sebanyak 6,7 juta batang terhadap
rokok ilegal berbagai merek seperti merek HD, OFO, Manchester, Rave, Rexo, Rey dan lainnya. Diantara
rokok ilegal itu terdapat 3 merek rokok dengan jumlah penindakan terbanyak yaitu merek Luffman American
Blend, H Mind dan Double Happiness.
Sedangkan untuk minuman mengandung alkohol (Mikol) illegal, Bea Cukai Batam telah berhasil melakukan
penindakan sebanyak 11.130 liter minuman mikol.

“Semua pencapaian yang telah diraih oleh Bea Cukai Batam tidak terlepas dari dukungan oleh instansi
penegak hukum seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kejaksaan,
Kementerian Perhubungan, Badan Narkotika Nasional, Badan Intelijen Negara, dan instansi terkait lainnya
dan juga peran dukungan masyarakat yang telah bersinergi dalam mencegah kejahatan dan pelanggaran
hukum kepabeanan dan cukai di wilayah Indonesia,” tutup Rizki.

(Gst)