Home Blog Page 1176

Jelang Nataru, Polres Bojonegoro Gelar Tes Urine di Terminal Bus Rajekwesi

0

Bojonegoro – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Bojonegoro Polda Jatim menggelar tes urine bagi awak armada bus dalam Operasi Lilin Semeru 2022 di Terminal Bus Rajekwesi.

Kegiatan tersebut, dipimpin Wakapolres Bojonegoro, Kompol David Manurung, SE, SIK, MH dengan didampingi Kasat Lantas, Kasat Reskoba, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD dan tim kesehatan dari Rumah sakit (RS) Bhayangkara Bojonegoro dan Si Dokkes Polres Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, SH, SIK, M.Si melalui Wakapolres, Kompol David manurung mengatakan bahwa tujuan pengecekan atau tes urine bagi awak armada bus untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas saat sopir mengemudi bus sarat dengan penumpang.

“Hari ini Polres Bojonegoro menggelar tes urine kepada pengemudi bus lintas luar kota, berharap dengan dilakukan tes ini, para pengemudi bus bisa mawas diri dan bisa antisipasi bahwa untuk melakukan satu tindakan penyalahgunaan narkoba itu sangat berbahaya karena bisa mencelakakan orang banyak atau human error,” ucap Kompol David Manurung saat dikonfirmasi awak media di lokasi, Kamis(22/12/2022).

Dalam kegiatan itu, sebanyak 10 pengemudi bus dites dan semua dinyatakan negatif narkoba.

“Untuk sementara hasil tes urine dari 10 orang semuanya negatif, ini yang sangat kami harapkan dan ucapan terima kasih berarti sudah ada kewaspadaan dan kepahaman bahwa seorang pengendara harus bebas narkoba,” kata David manurung.

Kegiatan lainnya yakni pengecekan kelayakan bus dan surat-surat yang dilakukan oleh Satlantas Polres Bojonegoro bersama Dinas Perhubungan Bojonegoro.

“Bus yang tidak layak jalan dan surat-surat sudah lama tak diperpanjang, tidak diperbaharui trayeknya, kami amankan. Supaya pengelola perusahaan otobus segera memperbaiki dan memperbarui trayek armada yang masih beroperasi,” pungkasnya.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

RATUSAN PERSONIL POLRES JOMBANG AMANKAN NATAL 2022 DAN TAHUN BARU 2023

0

Jombang GEMPURNEWS.COM- Kepolisian Resor (Polres) Jombang bersinergi dengan instansi terkait siap melaksanakan pengamanan perayaan natal 2022 dan tahun baru 2023 di wilayah Jawa Timur.

Itulah tajuk pada apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2022 di lapangan Polres Jombang dalam rangka pengamanan peringatan hari Natal 2022 dan tahun baru 2023.

Apel dipimpin wakil bupati Jombang, Sumrambah didampingi Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat dan Dandim 0814 Jombang, Letkol Inf Muhammad Hanafi dan Dansat radar 222 Kabuh Letkol Lek Yudi Amrizal.

Personel gabungan dari Kodim 0814 Jombang, Polres Jombang, Satpol PP, Dishub, BPBD, dan Ormas terdiri-dari Banser, Senkom mitra Polri, RAPI serta ORARI mengikuti apel tersebut, Kamis (22/12/2022).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang mengatakan Operasi Lilin adalah Operasi kemanusiaan pengamanan natal dan tahun baru yang dilaksanakan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya bagi umat kristiani saat menjalankan ibadah natal.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapsiagaan baik personil maupun sarana prasarana peralatan pengamanan, soliditas unsur terkait seperti TNI, Pemkab dan mitra kamtibmas lainnyayang dilibatkan . serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merasakan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Menurut Sumrambah, beberapa hal yang harus diperhatikan terkait kesiapan pengamanan natal 2022 dan tahun baru 2023 di Wilayah Jombang. Yakni bahwa sampai saat ini Pemerintah pusat belum mencabut status pandemi covid 19 dan masih memberlakukan PPKM.

“Maka protokol kesehatan dan peningkatan vaksinasi Boster untuk lansia perlu ditingkatkan,” kata Sumrambah.

Terkait dengan peringatan Natal, dikatakan dia, pasti akan ada arus pergerakan mudik atau semacamnyadan mungkin berlibur sekalian tahun baru. Maka pergerakan massa ini tentu harus memperhatikan hal yang berkaitan dengan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan.

“Tentu ini nanti harus mendapatkan perhatian dari BPBD dan Dinas Kesehatan untuk menyiapkan personelnya,” ujarnya.

Disampaikan Sumrambah, perlu kerjasama yang bagus antar instansi untuk membantu dan berpartisipasi agar tetap terpelihara ketertiban dan keamanan di wilayah Jombang.

Karena, kata Sumrambah, terpeliharanya Kamtibmas merupakan tanggungjawab bersama, bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah dan TNI polri semata.

“Sehingga dengan demikian diharapkan semua kegiatan masyarakat berkaitan dengan perayaan natal dan tahun baru 2023 dapat dilaksanakan dengan khidmat dan harmonis,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat mengatakan, dalam mengamankan natal 2022 dan tahun baru 2023 , Polres Jombang menyiapkan sebanyak 424 personel yang terdiri 236 Polri dan 188 instansi samping .

“Personel kita sebar di sejumlah titik, di antaranya di 86 gereja di wilayah Jombang yang akan melaksanakan ibadah natal, Pos Pelayanan yang terletak di Pos Kota (Simpang empat Jl. KH. Wakhid Hasyim) dan pos pengamanan antara lain Exit Tol Tembelang, Exit tol Bandar Kedungmulyo, Rest area 678 A, Res Area 678 B dan RTH Mojoagung,” ujar AKBP Nurhidayat. Humas

Cek Kesiapan Pengamanan Nataru, Polres Pasuruan Menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2022

0

PASURUAN – Dalam rangka mengecek kesiapan personil Pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Polres Pasuruan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2022 yang dipimpin oleh Bupati Pasuruan Dr. H. M. Irsyad Yusuf, S.E., M.M.A. di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Kamis (22/12/2022).

Operasi ini dilaksanakan selama 11 hari mulai tanggal 23 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023. Dalam pengamanan Nataru ini, sejumlah personil gabungan dilibatkan. Mereka terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka dan unsur terkait lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pasuruan Dr. H. M. Irsyad Yusuf, S.E., M.M.A., Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si., Danyonkav 8/NSW 2 Kostrad Mayor Kav I Ketut Artha Negara, S.H., Kajari Kabupaten Pasuruan Abdi Reza Fachlewi Junus, S.H., M.H., PJU Polres Pasuruan, Kapolsek jajaran, Personil TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka dan unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasuruan didampingi Kapolres Pasuruan, Danyonkav 8/NSW 2 Kostrad, dan Kajari Kabupaten Pasuruan menyematkan pita operasi berwarna merah kepada sejumlah perwakilan petugas dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Semeru 2022.

Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarana dan prasarana. Dengan demikian, diharapkan personil pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi, sehingga perayaan Natal 2022 serta Tahun Baru 2023 (Nataru) mampu berjalan dengan kondusif.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Bupati Pasuruan menegaskan bahwa momentum Perayaan Nataru merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia di setiap penghujung tahun dengan melaksanakan berbagai kegiatan, sehingga tentunya berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat. Hal tersebut sebagaimana hasil survei dari Kemenhub, bahwa diperkirakan akan ada 44,17 juta orang melakukan pergerakan pada Nataru tahun ini.

“Oleh sebab itu, Polri dengan dukungan TNI, K/L, Pemerintah Daerah, Mitra Kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023, serta dilanjutkan dengan KRYD mulai 3 Januari sampai dengan 9 Januari 2023.” Ujarnya.

Selain itu disampaikan pula berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai. Pada aspek kesehatan adalah dimungkinkan adanya lonjakan kasus positif Covid-19. Selanjutnya pada sisi keamanan diantaranya adanya kemacetan kendaraan lalu lintas jalan dan kecelakaan serta kepadatan pada bandara, terminal dan pelabuhan.

Bukan itu saja, kejahatan konvensional dan terorisme juga masih harus menjadi perhatian dari petugas di lapangan, termasuk diantaranya adalah potensi bencana alam dan pengendalian ketahanan pangan dan BBM.

Khusus pengamanan ibadah Natal, dilakukan sterilisasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dengan melibatkan elemen masyarakat termasuk Ormas keagamaan sebagai wujud toleransi beragama.

“Keberhasilan pengamanan Operasi Lilin 2022 merupakan tanggung jawab kita bersama yang harus dapat kita selesaikan dengan tuntas. Maka dari itu, saya harapkan kepada seluruh personil pengamanan agar selalu memperkuat sinergitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas.” Tutupnya.

Sebagai informasi, dalam operasi Lilin Semeru 2022 ini, Polres Pasuruan melibatkan sedikitnya 200 personel gabungan dan mendirikan 7 (tujuh) Pos Pengamanan yakni,

  • Pos Pam Bangil : Alun – Alun Bangil.
  • Pos Pam Gempol : Simpang 3 Pos Lantas Arteri Gempol.
  • Pos Pam Purwodadi : Simpang 3 Exit Tol Purwodadi.
  • Pos Pam Prigen : Depan Cimori Dairy Land Prigen.
  • Pos Pam Tosari : Simpang 3 Pos Informasi Banyupetung Tosari.
  • Pos Pam Rest Area KM 66 A Toll Pandaan-Malang.
  • Pos Pam Rest Area KM 66 B Toll Malang-Pandaan.

1 (satu) Pos Pelayanan yakni,

  • Pos Pelayanan : Simpang 4 Exit Toll Taman Dayu Pandaan.

2 (dua) Pos Pantau yakni,

  • Pos Pantau : Stasiun Daops VIII Surabaya Wilayah Bangil / Stasiun Bangil.
  • Pos Pantau : Loket Pintu masuk Taman Safari Indonesia II, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

1 (satu) Pos Terpadu yakni,

  • Pos Terpadu : Pos Terminal Pandaan.

(Qomar)
Editor : dhw_robhin

Berkas Lima Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dinyatakan Lengkap

SURABAYA – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyatakan berkas lima tersangka tragedi kanjuruhan telah lengkap ( P21).

Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim Fathur Rohman kepada awak media.

“Bahwa pada hari Selasa, sekira 15.30 WIB, JPU Kejati Jatim telah menyatakan lengkap dan layak untuk diajukan ke tahap penuntutan,” kata Fathur,Rabu (21/12).

Lima berkas yang lengkap antara lain milik Ketua Panpel Arema Arema FC Abdul Haris, Securty Officer Suko Sutrisno, Danki 3 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.

Sementara itu berkas tersangka Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita dikembalikan lagi ke penyidik Polda Jatim.

“Terhadap berkas perkara dengan tersangka AHL dari PT LIB, JPU mengembalikan kepada penyidik dikarenakan tidak terpenuhi unsur pasal yang disangkakan sehingga belum layak untuk dilimpahkan ke tahap penuntutan,”terang Fathur.

Ia menyebutkan berkas lima tersangka ini bakal dilimpahkan tahap II untuk segera disidangkan.

“Infonya hari ini dilimpahkan, untuk pastinya konfirmasi ke penyidik ya,” kata Fathur.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan penyidik Polda Jatim saat ini sedang melengkapi berkas atas tersangka Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita.

“Berkas 5 tersangka sudah P21, sementara untuk 1 tersangka saat ini penyidik Polda Jatim masih memerlukan pemeriksaan terhadap saksi -saksi,”kata Kombes Dirmanto.

Pihaknya menegaskan bahwa tim penyidik Polda Jatim akan segera melengkapi berkas tersebut untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Secepatnya dilengkapi oleh penyidik,”pungkas Kombes Dirmanto.

Untuk diketahui dalam kasus ini Polda Jatim telah menetapkan enam tersangka. Mereka Mereka disangkakan dengan Pasal 359 KHUP dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) Jo pasal 52 UU RI no 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Sementara itu AKBP Taufik, Kasubdit I Kamneg, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, saat dimintai keterangan menjelaskan, kelima tersangka sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur.

“Lima orang itu pertama, W selaku Kabag Ops Polres Malang, Pak S Kasat Sabhara dan Pak S Dankompi Brimob, sedangkan yang dua lagi inisial H, Ketua Panpel dan S selaku Security Officer,” katanya.

“Untuk satu berkas yang dikembalikan atas nama Akhmad Hadian Lukita, Dirut LIB. Ada pengembalian (p-19) dari Kejaksaan terkait kelengkapan syarat material yang nanti kami tetap akan melakukan kelengkapan terhadap kekurangan itu, tentunya dengan waktu yang sudah habis ini kami wajib mengeluarkan tersangka,” tambahnya.

Nantinya kami akan mencari keterangan ahli kembali. “Tidak (sp3) tapi dikeluarkan karena masa penahanan sudah habis. Dan status masih tersangka namun tidak ditahan,” pungkasnya.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Jelang Nataru, Polres Pamekasan Berhasil Amankan 3 Tersangka Curanmor

0

PAMEKASAN – Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan, Polda Jatim berhasil mengungkap kasus Curanmor dan miras dengan menangkap 15 pelaku diantara Pelaku Curanmor dan pelaku miras di sejumlah lokasi yang berbeda.

Pengungkapan tersebut, dilakukan Polisi menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 pada operasi rutin pengungkapan Curas, Curat dan Curanmor (C3) serta gangguan kamtibmas di jajaran wilayah Polres Pamekasan

Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto saat Konferensi Pers menyampaikan bahwa 3 pelaku Curanmor inisial M.D (24 th) Warga Ds. Campor , F. A (35 Th) warga Ds. Campor (DPO) dan R. P (35 Th) warga Ds. Tatangoh Kec. Proppo Kab. Pamekasan (DPO). Diamankan Polisi diwaktu yang berbeda.

Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang telah kehilangan sepeda motornya, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengindentifikasi pelaku inisial MD.

Kemudian petugas melakukan penangkapan kepada pelaku MD di pinggir Jalan Ds. Jemberingin, Kec. Proppo. Dari hasil introgasi, pelaku MD mengaku melakukan aksi pencurian sepeda motor bersama pelaku inisial FA dan RP.

Petugaspun bergerak cepat dan melakukan penangkapan terhadap pelaku FA dan RP, terang Kapolres Pamekasan.

“Pelaku Curanmor tersebut melakukan aksinya dengan menggunakan Kunci T, “ AKBP Rogib Triyanto.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamanakan 1 (satu) Unit Sepeda motor merk Honda Beat Warna : Hitam No. Pol : M 4173 BR dengan NOKA / NOSIN : MH1JM2112GK032162 / JM21E1026360, 1 (satu) Unit Sepeda motor Merk Yamaha NMAX warna Putih (yang di rubah warnanya menjadi Warna Hitam tahun 2019 No. Pol. : M 3651 D NOKA / NOSIN : MH3SG3190KK480037 / G3E4E1320734, dan 1 (satu) Unit Sepeda motor Merk Honda Vario warna Putih tahun 2017 NOPOL : M 4502 BV NOKA / NOSIN : MH1JFV110HK630182 / JFVE1636704.

Selain itu petugas juga berhasil mengamankan 1 (satu) Unit Mobil Merk Honda Type Jazz GD 1,5 IDSI AT warna : Abu-Abu Muda MT Tahun 2005 NOKA / NOSIN : MHRGD38205J002242 / L15A42004566.

Bukan hanya mengungkap kasus curanmor, Polres Pamekasan Polda Jatim juga mengungkap adanya penjualan miras tanpa ijin dan beberpa remaja yang kedapatan pesta miras.

Untuk itu Satreskrim Polres Pamekasan mengamankan 9 orang yang melakukan Pesta Miras inisial A.A. (24 Th), S. (23 Th), A.R. (25 Th), M.J. (28 Th) warga Ds Padelegan, Kec Pademawa. M.D, M.A., H.M warga Ds Grujugan Kec. Larangan, S.A., (25 Th) warga Ds Tobungan Kec. Galis dan I.R., (20 Th) warga Ds Purwodadi, Kec Tirtoyudo, Kab Malang.

“Kami juga mengamankan 3 pelaku penjual miras, inisial B.Y Als EDI, (47 th) warga Ds. Grujugan, Kec. Larangan, I.I.,(41 th) Warga Jl. P. Trunojoyo, Kec. Pamekasan dan M.K., (35 th) Warga Ds. Bicorong, Kec. Pakong, Kab. Pamekasan dengan Barang Bukti Miras 469 botol miras, ”, terang Kapolres Pamekasan.

Untuk pelaku curanmor dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4, 5 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. sedangkan pelaku miras, melanggar Perda no 18 tahun 2001 Kab. Pamekasan, tentang Larangan Minuman Keras dan selanjutnya di lakukan penyelesian Perkara proses Tipiring dengan melimpahkan ke pengadilan Negeri Pamekasan.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Hadapi Libur Nataru, Forkopimda Jatim Cek Kesiapan Moda Transportasi, Pelabuhan, Bandara dan Terminal Purabaya

0

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,M.H dan Danrem 084/BJ Brigjen TNI Terry Tresna Purnama,meninjau kesiapan di Moda Transportasi mulai di Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN) Tanjung Perak, Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo dan Terminal Purabaya, Kamis (22/12/22)

Di Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN) Tanjung Perak, Forkopimda Jatim melakukan pengecekan kesiapan Armada Kapal untuk mengangkut penumpang yang akan keluar dan masuk wilayah Jawa Timur.

Di Pelabuhan Tanjung Perak Kapolda Jatim Irjen Toni juga memastikan pihak Pelabuhan untuk menyediakan Vaksinasi bagi penumpang yang masuk dan keluar wilayah Jatim dan belum melakukan vaksin.

“Jika memang penumpang membludak nantinya armada kapal bisa ditambahi. Dan disini juga diberikan vaksin booster ini dilakukan dalam rangka pencegahan Covid-19,” kata Irjen Pol Toni Harmanto, Kamis (22/12/2022).

Usai meninjau Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN) Tanjung Perak, Forkopimda Jatim melanjutkan peninjauan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Di bandara juanda Forkopimda meninjau posko pelayanan maupun Gate penumpang keberangkatan maupun kedatangan.

Usai meninjau di dua moda transportasi tersebut, forkopimda melanjutkan peninjauan ke Terminal Purabaya.

Di terminal ini disiapkan Tes Urine bagi sopir dan kenek bus untuk mengetahui kesehatan sopir saat membawa penumpang pada saat libur Nataru 2022.

Pada kesempatan itu pula, Forkopimda Jatim juga berbagi sembako baik kepada office boy (OB), sopir dan kenek.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

BPBD KOTA CIMAHI GELAR SOSIALSIASI MITIGASI BENCANA DAN SOP KEDARUARATAN DAN KESELAMATAN GEDUNG

0

CIMAHI – Kamis (22/12/2022)
BPBD Kota Cimahi menggelar acara Sosialisasi Mitigasi bencana dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kedaruratan dan Keselamatan Gedung dalam penanganan tanggap bencana dan antisipasi terjadinya bencana dalam gedung. Dalam kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Kota Cimahi pada Kamis, (22/12) di Aula Gedung B Pemkot Cimahi. Tujuan dari kegiatan ini adalah selain memberikan informasi rawan bencana, informasi pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana dan kesigaptanggapan terhadap terjadinya bencana.
Diketahui dalam beberapa waktu ini intensitas bencana yang ada di Indonesia sedang bergejolak. Ada tiga materi yang diberikan dalam kegiatan ini yakni :1) Mitigasi bencana dilingkungan kantor pemerintah Kota Cimahi, 2) SOP Kedaruratan dan keselamatan gedung atau cara menghadapi terjadinya bencana, seperti gempa bumi serta cara mengevakuasi secara mandiri.
Gempa bumi yang mendera Indonesia tidak dapat dihindari karena Indonesia sendiri merupakan kepulauan yang dihadang oleh tiga lempeng bumi yang terindikasi mudah terkena bencana gempa bumi, khususnya di pulau jawa. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Maria Fitriana saat membuka Sosialisasi Mitigasi Bencana dan SOP Kedaruratan dan Keselamatan Gedung menjelaskan bahwa Kota Cimahi terdeteksi sebagai daerah yang rawan terkena bencana gempa bumi. Oleh karenanya masyarakat termasuk karyawan yang bekerja di lingkungan pemerintah kota Cimahi harus selalu waspada meskipun tengah sibuk bekerja.
“yang pertama adalah harus mengetahui bagaimana cara melindungi diri ketika terjadi gempa bumi, yang kedua cara evakuasi, dan yang ketiga adalah cara menetukan titik kumpul yang paling aman” terang Maria Fitriana.
Karyawan diharapkan tidak panik jika terjadi gempa. Langsung menuju jalur evakuasi dan keluar gedung. Jika tidak memungkinkan dapat berlindung di bawah meja atau disudut ruangan yang dirasa kokoh dan menghindari benda-benda yang mudah pecah/jatuh dengan tetap melindungi kepala.
Selain tanggap bencana dalam kegiatan ini juga memberikan edukasi bagaimana menghindari dan penanganan gempa yang tepat. Gempa bumi salah satu ancaman yang dapat memakan korban jiwa. Untuk itu kegiatan sosialisasi seperti ini perlu dilaksanakan sebagai upaya mencegah dan mengurangi dampak dari bencana.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Fithriandy Kurniawan dalam laporannya menyampaikan bahwa setiap gedung kantor pemerintahan harus memiliki program manajemen pencegahan dan penanggulangan bencana yang tertuang dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) Kedaruratan dan Keselamatan Gedung
“Saat kantor terkena bencana, seluruh pegawai sudah tahu apa yang mesti dilakukan. Semua harus sudah dipikirkan dan diantisipasi segala sesuatunya sebelum terjadi bencana dalam rangka meminimalisir kerugian akibat bencana” tutur Andi.
Diharapkan dengan cara mengetahui dan memahami SOP Kedaruratan dan Keselamatan Gedung seperti jalur evakuasi, tangga darurat, sistem alarm tanda bahaya dan titik kumpul,  pegawai dapat secara aktif melakukan tindakan preventif (pencegahan), melakukan tindakan darurat serta evakuasi jika terjadi keadaan darurat akibat bencana, jelasnya.

Achmad $
Sumber: (Bidang IKPS/Gy)
Editor : dhw_robhin

Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Lumajang Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2022

0

Lumajang -Polres Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023 di halaman Mapolres Lumajang, Kamis (22/12/2022).

Jumlah personel yang diturunkan ada ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polres Lumajang, Kodim O821/Lumajang, Dishub, Satpol PP, Senkom, pramuka saka bhayangkara dan dinkes dalam membantu pelaksanaan Ops Lilin Semeru.

Operasi Lilin Semeru 2022 akan dilaksanakan selama 11 hari dimulai tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023 yang difokuskan pada pengamanan di Gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru dan terminal.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan membacakan sambutan dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terkait Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022.

Demi menciptakan situasi yang kondusif, Polri dibantu unsur TNI, Pemerintah daerah, mitra kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 Hari dimulai tanggal 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

Selanjutnya akan dilaksanakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) pada tanggal 3 Januari Hingga 9 Januari 2023.

Hal tersebut dipersiapkan dalam rangka mengamankan kegiatan nataru agar masyarakat merasa nyaman dan aman sebagaimana perintah Presiden Jokowi.

“Seluruh sektor dan stakeholder untuk mengantisipasi setiap gangguan dan masalah saat Natal dan Tahun Baru betul betul disiplapkan, agar masyarakat merasa nyaman dan juga aman,” kata Kapolres saat membacakan amanat Kapolri.

Pada pengamanan nataru terdapat berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai pada sisi kesehatan kita harus tetap waspada terhadap potensi terjadi lonjakan covid 19 terlebih saat ini muncul varian baru yakni virus yang lebih cepat menular.

“Pada sisi keamanan terdapat potensi gangguan yang perlu diwaspadai seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, jalan serta penyebrangan antar pulau, serta kepedatan bandara, terminal dan pelabuhan,” ungkapnya.

Kapolres berpesan, pengamanan Operasi Lilin 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang harus dapat di selesaikan. Oleh sebab itu, seluruh personel pengamanan agar senantiasa memperkuat sinergitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas.

“Pengaman Nataru sebagai kebanggaan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis dan pahami tugas maupun fungsinya masing masing,” ujarnya. (Hms polres lmj)

Hari Ibu, Polwan Polres Ponorogo Berkebaya Beri Hadiah Coklat Kaum Perempuan Pemohon SIM

0

PONOROGO – Tanggal 22 Desember 2022, di berbagai media sosial ( medsos ) banjir dengan ucapan Happy mother day (selamat hari Ibu) dengan berbagai macam gaya kalimat ucapan tersebut.

Dikethui pada tanggal tersebut diperingati sebagai hari ibu. Ucapan dan doa untuk sang puan pun terpanjatkan baik lisan maupun lewat tulisan di status whatsapp ataupun medsos lainnya.

Begitu pula yang dilakukan oleh para Srikandi Bhayangkara Polres Ponorogo Polda Jatim ini. Para Polwan cantik pada momen hari ibu ini,menggunakan kebaya memberikan hadiah coklat yang dihias dengan tali pita untuk pemohon SIM perempuan.

Tak hayal, para pemohon SIM perempuan itu pun merasa senang dan terharu dan tak sedikit yang sempat matanya berkaca – kaca melihat apa yang dilakukan para Polwan yang bertugas di pelayanan SIM Sat Lantas Polres Ponorogo Polda Jatim ini.

Kanit Registrasi dan Identifikasi (KRI) Satlantas Polres Ponorogo Iptu Dwi Kustiawan yang bertugas di pelayanan menyebutkan,pemberian coklat tanda kasih kepada para ibu ini sudah dilakukannya mulai Rabu (21/12).

“Pemberian coklat untuk pemohon SIM perempuan ini sudah dilakukan sejak hari Rabu (21/12) kemarin,” kata Iptu Dwi Kustiawan, Kamis (22/12/22).

Pemberian coklat untuk pemohon SIM perempuan yang dilakukan sejak kemarin itu, tentunya untuk memperingati hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember ini.

Menurut Iptu Dwi Kustiawan ,coklat merupakan lambang cinta dan kasih sayang. Sehingga tidak terlalu berlebihan, jika pada peringatan hari Ibu ini, pihaknya memberikan coklat kepada pemohon SIM perempuan.

“Yang belum jadi ibu, tadi ya dikasih coklat, kan juga calon ibu,” kata Iptu Dwi sambil tertawa.

Sang ibu, dimata Iptu Dwi adalah segalanya. Peran ibu tidak pernah dapat tergantikan. Menurutnya, kesuksesan seorang anak, juga berkat doa dari seorang ibu. Dengan perhatian yang diberikan ini, pihaknya berharap ibu untuk selalu teguh untuk memberi suri tauladan untuk keluarga dan masyarakat.

“Ibu segalanya. Keberhasilan keluarga juga berawal dari seorang ibu,” pungkasnya.

Sementara itu, Aiptu Yuliarti, polwan yang membagi-bagikan coklat kepada pemohon SIM perempuan sempat terharu ingin meneteskan air mata, saking merasa senangnya.

Dia bisa berdiri tegak dan menjadi bagian dari Polisi Indonesia juga berkat jasa yang telah ditorehkan oleh seorang ibu.

Selama seminggu terakhir, dirinya dan Polwan lainnya di pelayanan SIM mengenakan baju kebaya. Hal itu dilakukan untuk peringati hari ibu.

“Berkebaya sebagai wujud apresiasi terhadap perjuangan para ibu,” pungkasnya

Ditempat terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP AKBP Catur C. Wibowo, S.I.K., M.H mengungkapkan apresiasinya kepada anggota Polres Ponorogo yang mempunyai ide kreatif ini.

“Ini bukan sekedar kreatif, tapi menyentuh moral kita semua untuk mengingat dan memberi semangat jasa kaum ibu, orang tua kita, istri kita, ibu dari anak -anak kita,”ungkap AKBP Catur.

Ia menambahkan selain memperingati hari ibu, apa yang dilakukan oleh anggotanya di bidang pelayanan tersebut juga sebagai salah satu upaya kedekatan Polri dengan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang terbaik dan tanpa penyimpangan.

“Saya apresiasi apa yang sudah dilakukan anggota di pelayanan itu,”pungkas AKBP Catur.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Polda Jatim Siapkan 18.885 Personel Gabungan Dalam Pengamanan Nataru 2022-2023

0

SURABAYA – Forkopimda Jawa Timur gelar apel Operasi Lilin Semeru 2022, dalam rangka menyambut Natal dan tahun baru (Nataru) 2023, di lapangan Mapolda Jatim, pada Kamis (22/12/2022).

Sebanyak 18.885 personil gabungan baik dari TNI-Polri dan Pemda, serta elemen masyarakat diterjunkan dalam pengamanan nataru 2023.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Toni Harmanto,MH menyampaikan, akan melakukan pembatasan bagi angkutan barang yang dapat menghambat arus lalu lintas. Namun untuk angkutan kebutuhan pokok dan keperluan medis masih terus berjalan.

“Kita lakukan pembatasan untuk kendaraan yang mengangkut peralatan-peralatan atau pun angkutan yang memang nanti di pertimbangkan akan menjadi penghambat dalam kegiatan arus lalulintas,” ujar Kapolda Jatim didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Kamis (22/12).

Sementara dalam mengantisipasi kenakalan remaja atau gangster yang meresahkan masyarakat, Kapolda Jatim bekerjasama dengan seluruh elemen yang lain telah melakukan aktif patroli rutin bersama dan menempatkan anggota di lokasi-lokasi yang dianggap rawan.

“Jadi aktivitas kegiatan yang kita lakulan ini secara rutin bersama-sama dengan rekan-rekan TNI dan yang lain, kita melaksanakan aktivitas kegiatan patroli bersama, kemudian juga menempatkan anggota kita di lokasi-lokasi yang memungkinkan mereka juga berkumpul atau pun akan melakukan aksi, ini sebagai suatu langkah pencegahan buat mereka,”ungkap Irjen Toni.

Kapolda Jatim menambahkan, beberapa waktu ini dari jajaran Binmas Polda Jatim juga terus meng edukasi kepada sekolah-sekolah dalam rangka menyampaikan himbauan dan memberikan wawasan kebangsaan pagi para pelajar.

“Ini salah satu upaya kita juga untuk memeberikan wawasan sejak dini kepada para pelajar agar terhindar dari kenakalan remaja yang mempengaruhi negative pada mereka,” tambah Kapolda Jatim.

Irjen Pol Toni Harmanto juga menyampaikan, tidak ada pembatasan bagi masyarakat yang ingin beraktivitas lalulintas dari luar kota ke dalam kota, namun hanya mencegah dan mengantisipasi potensi kerumunan masa.

“Untuk pembatasan mobilitas masyarakat, yang jelas kita akan melihat lagi nanti potensi tempat-tempat kerumunan massa yang memang diharapkan hanya bisa disesuaikan dengan kecukupan jumlah pengunjung yang akan datang,” ungkap Irjen Toni.

Menurut Kapolda Jatim, pihak petugas yang terlibat dalam pengamanan Nataru nantinya akan mengatur pergerakan masyarakat pada tempat – tempat yang berpotensi berkerumunnya orang, seperti tempat perbelanjaan,tempat wisata dan yang lainnya.

“Jadi kalo memang 100 persen ya 100 persen, tidak mungkin kita akan tambahkan menjadi dua kali lipat atau tiga kali lipat, itu akan kita atur untuk melakukan pencegahan-pencegahan baik masalah covid-19 maupun hal-hal lain yang bisa di timbulkan dari situ,” lanjutnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan, untuk pengamanan di tempat ibadah masih sama seperti tahun sebelumnya.

“Iya sama seperti di tahun-tahun sebelumnya, tentu ada peningkatan aktivitas kegiatan pengamanan di tempat-tempat ibadah dengan proses sterilisasi, kemudian penempatan anggota-anggota kita selama waktu-waktu yang memang dilaksanakan kegiatan ibadah tadi,” pungkas Kapolda Jatim usai Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Semeru 2022.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin