Home Blog Page 1183

Ratusan Warga Hadiri Reses Masa Persidangan III Anggota DPRD Kota Cimahi Drs. H. Hidayat

0

KOTA CIMAHI – Minggu (18/12/2022) – Ratusan warga hadiri kegiatan Reses Masa Persidang III anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Cimahi, Drs. H. Hidayat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (7/12/2022) lalu di Gedung Graha Sri Bintang, Jalan Sindang Sari Barat No. 83, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Menurut Drs. H. Hidayat, sekitar 200 warga yang berasal dari empat RW yaitu RW 4, RW 11, RW 23, dan RW 27 di Kelurahan Cibeureum tersebut hadir berbondong-bondong untuk menyampaikan aspirasinya. Anggota DPRD Kota Cimahi yang berasal dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengatakan bahwa aspirasi yang disampaikan warga di antaranya mengangkat masalah kesehatan dan pendidikan.

Selain itu warga juga menyoroti masalah penyaluran pembagian bantuan yang diberikan oleh pemerintah terkesan tidak adil karena ada sebagian warga yang seharusnya menerima bantuan, tetapi kenyataannya tidak sehingga menimbulkan kecemburuan sosial.

Warga juga membahas persoalan nasib buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), bantuan modal buat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta masalah infrastruktur.

“Sedangkan masalah pembagian bantuan tidak ada pemerataan dan masih banyak buruh yang terkena PHK. Juga masalah terkait bantuan modal buat UMKM dan infra stuktur,” ujar H. Hidayat.

Sebagian warga ada juga yang memberikan masukan agar diadakan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan jalan setapak, jalan lingkungan, dan juga masalah penerangan jalan gang di seputar perumahan warga.

“Sebagai anggota DPRD, InsyaAllah semua usulan warga akan saya usulkan kepada pihak SKPD. Apalagi ini semua demi kepentingan masyarakat, pasti akan saya dukung. Semua ini akan diajukan sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ujar H. Hidayat dengan nada ramah.

Pada kesempatan tersebut H. Hidayat berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi keinginan warga. Hal tersebut merupakan salah satu tugasnya sebagai wakil rakyat yang wajib menyampaikan aspirasi konstituennya. Hidayat berjanji akan mengutamakan kepentingan masyarakat terlebih dahulu dari pada kepentingan pribadinya.

“Saya sebagai perwakilan masyarakat di daerah Ibu dan Bapak. Oleh karena itu pasti saya akan memperjuangkan aspirasi Ibu dan Bapak semaksimal mungkin. Tentu saya akan memprioritasan kepentingan warga daripada kepentingan pribadi saya,” ujar H. Hidayat Hidayat yang konstituennya berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yaitu meliputi Kelurahan Cibeureum dan Kelurahan Melong.

Sebelum menutup acara tersebut, H. Hidayat berjanji akan datang lagi untuk masa reses sesi kedua yang rencananya akan dilaksanakan di daerah kelurahan Melong. Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PAN tersebut menargetkan 150 orang peserta yang hadir karena untuk memenuhi persyaratan dari sekretariat DPRD Kota Cimahi bahwa batas peserta yang hadir maksimal 350 orang.

(Ahmad)
Editor : dhw_robhin

Sekitar 5000 Peserta Gerak Jalan Sehat Penuhi Jalanan Kota Cimahi Dalam Rangka HUT ke-11 Partai Nasdem Kota Cimahi

0

KOTA CIMAHI – Minggu (18/12/2022) – Sekitar 5000 peserta gerak jalan sehat memenuhi jalanan Kota Cimahi. Mereka dengan riang gembira ikut memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Partai Nasdem yang bertema “NasDem Sayang Kamu”. Acara yang dilaksanakan pada Minggu (11/12/2022) lalu tersebut mengambil start sekitar pukul 07.00 WIB dimulai dari Kantor DPRD Kota Cimahi, Jalan Dra. Hj. Djulaeha Karmita Nomor 5, Kecamatan Cimahi Tengah dan finish di lokasi yang sama.

Pada kesempatan tersebut Ketua DPD Nasdem Kota Cimahi, H. Enang Sahri Lukmansyah, S.Sos. M.M. mengatakan bahwa pihaknya mendapat instruksi dari DPP Nasdem untuk mengadakan kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-11 Partai Nasdem.

“Kami dari Partai Nasdem Kota Cimahi, berdasarkan intruksi dari DPP Nasdem bahwa seluruh DPD di Jawa Barat maupun DPW Jawa Barat, dalam peringatan Partai Nasdem ke 11, harus mengadakan kegiatan,” ungkap H. Enang.
Ketua DPD Nasdem Kota Cimahi tersebut menambahkan bawah awalnya gerak jalan sehat tersebut akan dilaksanakan pada 27 November 2022. Namun, rencana tersebut terpaksa ditunda karena terjadi bencana gempa bumi yang melana Kabupaten Cianjur dan digeser ke 11 Desember 2022. Sebelumnya pada 26 Novembernya 2022 mereka telah menggelar acara doa bersama, serta berbagi bersama anak-anak yatim piatu dan panti jompo di kantor DPD Partai Nasdem Kota Cimahi.

“Kegiatan gerak jalan sehat ini kita alihkan pada hari ini, sedangkan 27 November, kegiatan kami alihkan untuk membantu korban Cianjur dengan mengumpulkan sumbangan dari para kader, simpatisan, masyarakat, dan anggota DPRD dari Nasdem, untuk korban Cianjur,” ujar H. Enang dengan nada prihatin.

Berdasarkan pantauan awak media, kegiatan gerak jalan sehat tersebut benar-benar menjadi ajang hiburan bagi warga Kota Cimahi dan sekitarnya. Ribuan warga masyarakat turun ke jalan sambil bergembira. Mereka membaur bersama para pengurus DPD Nasdem Kota Cimahi dan anggota DPRD Kota Cimahi beserta keluarganya.

Beberapa anggota DPR-RI dari Partai Nasdem terlihat turut hadir untuk bersama-sama memeriahkan HUT ke-11 Partai Nasdem, di antaranya Mochamad Farhan, S.E. dan perwakilan dari DPW Nasdem Jawa Barat. Tampak hadir pula perwakilan dari pemerintahan Kota Cimahi dari Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi.

Setelah melaksanakan acara gerak jalan sehat, DPD Nasdem Kota Cimahi juga menggelar donor darah dan tensi tubuh secara gratis. Sebagai hiburan dan penyemangat bagi peserta gerak jalan sehat, panitia menyiapkan doorprize berupa umroh dan sepeda motor. Juga tersedia berbagai hadiah menarik lainnya seperti sepeda, smart TV, kulkas, handphone, dispenser, magic com, kipas Angin, speaker aktif, blender, dan setrika.

“Kami juga berbagi doorprize di atas 90 buah dengan doorprize utama hadiah umroh dan motor Mio M3 125 cc,” pungkas H. Enang.

(Ahmad S)
Editor : dhw_robhin

GM PG Jatiroto Melepas Jalan Sehat, Lapangan Jobside Pabrik Gula

0

Lumajang, www.gempurnews.com – Sebagai ucap syukur setelah pesta dan persiapan pesta giling tahun 2023, Pabrik Gula (PG) Jatiroto mengadakan jalan sehat untuk umum.

Jalan sehat langsung dilepas oleh. General Managar PG.Jatiroto Ir. H. Gampil Dwi Susanto, MM. ditandai dengan mengangkat bendera. Minggu (18/12/22).

Hadir dalam kegiatan, Pimpinan dan staf PG.Jatiroto, Forkopimka Jatiroto, camat jatiroto Iwan Hadi Purnomo, Kapolsek Jatiroto AKP Rudy, Danramil Kapten Inf.Jasmadi,
Kades Jatiroto, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Jalan sehat ini mengambil stard dari jobsite PG. Jatiroto parkiran pabrik tebu dan finis jobsite pabrik gula. Dengan mengambil rute jalan sekitar kebun pabrik dan rumah dinas PG. Jatiroto.

Setidaknya sepuluh ribu peserta ambil bagian dalam jalan santai PG. Jatiroto dalam rangka selamatan dan tasyakuran yang mana sekitar dua tahun lebih tidak ada hiburan untuk masyarakat dengan hadiah utama ibadah Umroh.

Adapun hadiah selengkapnya yang tersedia yakni, 1 paket ibadah umroh, 2 unit sepeda motor, 4 unit sepeda gunung, 2 unit TV 32 in, 2 unit kulkas, 2 mesin cuci, 2 unit hand phone, 5 unit setrika, 5 unit megic com, 5 unit kipas angin, 5 unit disprenseer dan puluhan hadiah hiburan.

General Manager (GM) PG. Jatiroto Ir. H. Gampil Dwi Susanto, MM. menyampaikan terima kasih atas partisipasi segenap jajaran dan staf karyawan yang telah menyukseskan acara. “Terima kasih kepada semua karyawan dan karyawan. Semoga acara besuk pagi berjalan lancar.
Mampu membangkitkan semangat kita untuk berbuat yang terbaik bagi perusahan,” tuturnya.

Abah Gampil panggilan akrab pimpinan PG.Jatiroto meminta doa restu pada masyarakat sekitar terus maju berkembang dan sukses untuk pesta giling mendatang,” pungkasnya.

Dengan mengucapkan Bismilahriohmanhirohim tepat jam 06.30 WIB jalan sehat resmi dilepas.

Reporter : Atman

Oknum Kades Diduga Setubuhi Petani Karet, Keluarga Korban Keberatan

0

BARITO UTARA – Oknum Kepala Desa (Kades) Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) di duga telah menyetubuhi petani karet warga desanya sendiri. Hajak, Senin 12 Desember 2022. 

Peristiwa persetubuhan atau tidakan asusila yang dilakukan oleh oknum Kades terhadap warganya,  disampaikan oleh seorang anak kandung korban yang bernama Fitri. Saat Fitri datang bersama Kake dan neneknya ke Kantor PWI Barito Utara, Sabtu (17/12/2022). 

Fitri menuturkan kepada awak Media, tentang peristiwa hubungan badan yang dilakukan oleh Kades tersebut. Berawal pagi-pagi Senin 12 Desember 2022 ibu saya berangkat ke kebun untuk menyadap karet dan ke rumah ada bangunan walet dengan memberi makanan ayam. 

“Saat pagi itu, ibu saya pergi ke kebun karet ketemu pak Kades. Lalu ditanya kenapa pagi-pagi sudah ke kebun tanya Kades, ibu bilang saya mau menyadap karet ke atas, saat lewat lalu Kades mengikuti dari belakang sampai di kebun karet sambil merayu ibu,” kata Fitri kepada wartawan di Kantor PWI Barito Utara. 

Ibu bilang siapa kamu ini, berani lah bertanggung jawab, sahut Kades siap saja bertanggung jawab bila kita berkecocokan kesepakatan, ibu pun berulang kali menolak dan bilang jangan, jangan kita ini sudah berkeluarga kamu kan sudah punya istri, dan saya sudah punya suami. 

Karena berbagai rayuan manis dengan menyatakan siap bertanggung jawab dari Kades, akhirnya hubungan badan atau perzinahan itu pun terjadi di anak sungai teweh sekitar kebun karet, “ibunya. 

Setelah kejadian itu, ibunya bilang, akan mendatangi ibu Kades, karena merasa tidak nyaman melakukan hubungan badan tersebut. Namun sebelumnya, ibu mengamankan HP milik Kades, karena takut jatuh kemasukan air serta takut Kades tidak bertanggungjawab. 

“Lalu ibu bilang setelah persetubuhan terjadi, boleh lah saya ikutan sampai dirumah pak Kades, kehendak ibu sampai muka rumah pak Kades, baru sampai pinggir jalan yang baru atau jalan lintas Desa Liang Naga-Desa Hajak, pak Kades minta HP dikembalikan dengan alasan ada yang mau di foto karena mau membangun rumah katanya, namun ibu tetap tidak mau dan langsung pergi dengan membawa pulang HP tersebut mendatangi sepupu ibu dan Ketua RT. 

“Saat ketemu sepupu ibu dan Ketua RT, ibu bilang saya tidak nyaman dengan bu Kades, karena kami dua Kades ini sudah melakukan hubungan badan, dan pak Kades diperkirakan tidak bertanggung jawab,” jelasnya. 

Dan kami berharap kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bapak Bupati bisa menonaktifkan dan menggantikan Kades kami, karena sudah tidak pantas menjadi panutan masyarakat, sebab seorang Kades seharusnya menjadi panutan, tetapi justru warganya yang dihancurkan kehormatannya. 

Sementara itu, Kakek Fitri yang merupakan paman korban bernama Aidil menyatakan, bahwa perkara adat dengan adanya pembayaran denda adat sebesar Rp.13. 946.050 adalah tidak sah, dan itu hukum adat mana seperti itu, yang hanya dihadiri korban dan suami korban di rumah Kades, dan bukan di kantor Desa atau di balai pertemuan. Serta ahli waris korban setidaknya pamannya seperti saya ini dan para tokoh adat yang lain tidak dilibatkan.

Setelah ke rumah pak Kades, pak Kades langsung bilang tidak cagarnya aku menikahimu, jangan harap ja, itu yang membuat ibu saya kecewa. 
Saat menemui bu Kades memang tidak ada bu Kades menyalahkan ibu saya ataupun marah, bahkan bu Kades pun langsung bilang ke pak Kades ini kamu lihatnya sekali ini yang aku tegur selama ini. Kamu yang tidak mau mendengar ujar ku, tidak semua orang yang kamu kira bungul atau bodoh. 

“Setelah itu, ibu saya pulang mendatangi dan minta bantuan bapak saya yang lagi kerja dan bilang ke bapak saya, bahwa ibu dengan pak Kades sudah melakukan hubungan badan layaknya suami istri, tetapi pak kades nya tak bertanggungjawab. Setelah itu, ibu dan bapak datang ke rumah pak Kades. Maksud kedatangan bapak saya ingin menyerahkan ibunya secara baik-baik ke pak Kades untuk dinikahi. Karena kehormatan sudah hancur lebur,” ujar Fitri. 

Namun pada pertemuan itu, tidak ada keluarga atau ahli waris dari pihak korban atau ibu saya yang dihadirkan, uang perdamaian denda adat sebesar Rp13.946.050 dibayarkan ke suami korban agar menutupi kasus itu untuk tidak melaporkan ke pihak kepolisian, tetapi bukan untuk korban. Oleh sebab itu korban menuntut dan melaporkan kejadian persetubuhan itu ke Polres Barito Utara, karena merasa ditipu pak Kades Hajak dan minta diproses hukum dengan seadil-adilnya

Yang hadir saat itu hanya orang-orang Kades. Bahkan pertemuan itu dirumah Kades sendiri dan pintu rumah ditutup serta dikunci, sehingga keputuaan dinilai tidak relevan dalam perdamaian adat tersebut. Sebab dalam perkara adat Dayak Taboyan harus keluarga korban dan keluarga pelaku yang disaksikan para tokoh bertemu bermusyawarah mencari solusi terbaik. Tetapi ini hanya muncul keputusan pembayaran perdamaian ke suami korban saja. Sementara korban sendiri tidak ada keputusan yang adil. 

“Saya selaku paman korban, merasa keberatan atas perlakukan Kades dengan keponakan saya, karena korban sampai sekarang mengalami kesakitan di organ kewanitaan, “jelasnya. 

Atas kejadian tersebut, keluarga korban bersepakat untuk melaporkan kejadian itu ke Polres Barito Utara, pada Rabu (15/12/2022). 
Setelah pada siang hari melaporkan peristiwa yang dialaminya, pada malam harinya korban berupaya melakukan bunuh diri dengan mengantungkan diri dengan seutas tali di ruang dapur, untungnya upaya tersebut diketahui oleh keluarga yang ada di rumah dan menggagalkan upaya bunuh diri itu. Pihaknya merasa sangat keberatan dengan ulah Kades yang telah merusak kehormatan rumah tangga keponakannya. 

Saya sebagai paman korban sangat keberatan dengan tindakan Kades SR alias DW dan kami sudah melaporkan peristiwa ini ke Polres Barito Utara, perlakuan Kades ini sudah mencoreng nama baik keluarga dan desa kami, seharusnya Kepala Desa menjadi panutan tapi untuk kelakuan Kades SR ini sangat tidak bermoral,” ujar Aidil.

Aidil atas nama keluarga dengan kejadian ini sangat keberatan, memalukan dan membuat keponakan kami yang sudah bercucu tiga itu depresi berat, sampai hendak mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, jadi kata Aidil dirinya meminta pihak Polres Barito Utara untuk segera menindak tegas Kades ini.

Sementara itu, Kades Hajak SR saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa peristiwa persetubuhan itu terjadi senang sama senang.

“Masalahnya pak, itu senang sama senang tida tida ada lain kan pengakuan suaminya bahwa beliau menyelesaikan semua ditutup oleh suaminya, makanya sy bayar adat istiadanya,” ujar Kades.

Bahkan kades pun berkilah tidak pak bahkan aku yang korbanya nanti nunggu aku datang dari Rakornas pak aku lagi di Balikpapan trimakasih z dulu.

“Masalah tersebut sudah di urus di desa kemaren suami sama istrinya tidak menuntut karena udah di tuntut oleh adat dan dibayar. nanti istri saya yang akan menuntut mereka pak, karna mereka sudah berbicara dengan istriku di rumah, “ujar Kades SR via whatsapp kepada media ini. (SS)

Editor : dhw_robhin

Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolsek Lumajang Silaturahmi Ke Desa Papringan

0

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H bersama Dandim 0821 Letkol Czi Gunawan Indra YT S.T M.M, bersilaturahmi ke Desa Papringan Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Sabtu (17/12/2022).

Diterima di kediaman Kades Papringan, dua pimpinan institusi Polri dan TNI di Kabupaten Lumajang itu, ditemui langsung oleh Kades Abdul Ajis. Turut pula mendampingi, Asisten Perhutani ( Asper ) Klakah Aries Soegiharto, berikut perwalian awak media.

Disampaikan oleh Kapolres Lumajang, kegiatan tersebut memiliki tujuan yakni pendekatan dengan desa yang berbatasan dengan gunung Lemongan.

“Antisipasi gangguan kamtibmas, juga serap aspirasi langsung dari lapisan masyarakat,” ucapan.

Selain itu, orang nomer satu di Kepolisian Resor Lumajang itu, mengajak masyarakat untuk menilik sejarah, mengingat Desa Papringan merupakan desa yang dikenal dengan adanya Mbah Citro di Gunung Puji tepat di kaki Gunung Lemongan.

“Melalui ini semua, mari kita rawat. Desa Papringan ini merupakan pintu masuk ke Gunung Lemongan. Kalau ini kita rawat, tentu akan mendatangkan income bagi masyarakat, mengingat Padepokan Mbah Citro kerap didatangi para wisatawan, atau tempat singgah untuk muncak ke Gunung Lemongan. Ini tentu akan meningkatkan perekonomian,” ucap Kapolres.

Senada, Kapolres mengajak semua unsur lapisan masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan, bukan malah sebaliknya dengan kata lain, tidak melakukan penjarahan. Terlebih, ia mengapresiasi manakala pihak – pihak menggiatkan penghijauan.

Sinergi, ia tegaskan melibatkan pemerintahan desa berserta perangkat terus digagas demi kebaikan masyarakat itu sendiri. Terjadi obrolan hangat, membaur dan kadespun mewakili warganya, mengucapkan terimakasih.

Menurutnya, merupakan sebuah keistimewaan bagi dirinya, pemimpin ( Kapolres dan Dandim -red ) berkenan mengunjungi desa pinggiran.

“Menurut saya, ini sesuai dengan harapan masyarakat. Saya ( Kades -red ) yang pertama mengucapkan banyak terima kasih. Yang selanjutnya, mudah – mudahan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Itu harapan dari masyarakat,” ucap Kades.

Disinggung mengenai keamanan, kades yang kerap disapa Dulajis itu mengaku saat ini desanya berbeda dengan waktu – waktu sebelumnya.

“Kalau dulu – dulunya, disini sangat rawan. Itu masalah pencurian sapi. Sekarang, selama tiga belakangan ini, Desa Papringan ada dalam keadaan aman terkendali. Jadi masalah pencurian sapi pencurian sepeda motor, itu alhamdulillah aman sekarang,” imbuhnya.

Berikut arahah yang ia terimanya, selanjutnya kata kades akan selanjutnya diimplementasikan. Disisi lain, soal letak geografis Desa Papringan yang secara tidak langsung berada di kaki gunung Lemongan, kades mangaku tidak khawatir.

Sebab kata dia, hutan ada pada kategori jadi, lebat dan alami. “Perhutani itu ya seperti itu keadaannya, ya sudah jadi sekarang ( hutan lebat ). Jadi meskipun hujan besar, kami tidak khawatir masalah banjir longsor nggak khawatir karena hutannya sudah jadi,” pungkas Kades.

Jalin Sinergi Dengan Pemdes, Kapolres Lumajang Juga Ajak Masyarakat Rawat Hutan Untuk Kesejahteraan

0

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H bersama Dandim 0821 Letkol Czi Gunawan Indra YT S.T M.M, bersilaturahmi ke Desa Papringan Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Sabtu (17/12/2022).

Diterima di kediaman Kades Papringan, dua pimpinan institusi Polri dan TNI di Kabupaten Lumajang itu, ditemui langsung oleh Kades Abdul Ajis. Turut pula mendampingi, Asisten Perhutani ( Asper ) Klakah Aries Soegiharto, berikut perwalian awak media.

Disampaikan oleh Kapolres Lumajang, kegiatan tersebut memiliki tujuan yakni pendekatan dengan desa yang berbatasan dengan gunung Lemongan.

“Antisipasi gangguan kamtibmas, juga serap aspirasi langsung dari lapisan masyarakat,” ucapan.

Selain itu, orang nomer satu di Kepolisian Resor Lumajang itu, mengajak masyarakat untuk menilik sejarah, mengingat Desa Papringan merupakan desa yang dikenal dengan adanya Mbah Citro di Gunung Puji tepat di kaki Gunung Lemongan.

“Melalui ini semua, mari kita rawat. Desa Papringan ini merupakan pintu masuk ke Gunung Lemongan. Kalau ini kita rawat, tentu akan mendatangkan income bagi masyarakat, mengingat Padepokan Mbah Citro kerap didatangi para wisatawan, atau tempat singgah untuk muncak ke Gunung Lemongan. Ini tentu akan meningkatkan perekonomian,” ucap Kapolres.

Senada, Kapolres mengajak semua unsur lapisan masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan, bukan malah sebaliknya dengan kata lain, tidak melakukan penjarahan. Terlebih, ia mengapresiasi manakala pihak – pihak menggiatkan penghijauan.

Sinergi, ia tegaskan melibatkan pemerintahan desa berserta perangkat terus digagas demi kebaikan masyarakat itu sendiri. Terjadi obrolan hangat, membaur dan kadespun mewakili warganya, mengucapkan terimakasih.

Menurutnya, merupakan sebuah keistimewaan bagi dirinya, pemimpin ( Kapolres dan Dandim -red ) berkenan mengunjungi desa pinggiran.

“Menurut saya, ini sesuai dengan harapan masyarakat. Saya ( Kades -red ) yang pertama mengucapkan banyak terima kasih. Yang selanjutnya, mudah – mudahan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Itu harapan dari masyarakat,” ucap Kades.

Disinggung mengenai keamanan, kades yang kerap disapa Dulajis itu mengaku saat ini desanya berbeda dengan waktu – waktu sebelumnya.

“Kalau dulu – dulunya, disini sangat rawan. Itu masalah pencurian sapi. Sekarang, selama tiga belakangan ini, Desa Papringan ada dalam keadaan aman terkendali. Jadi masalah pencurian sapi pencurian sepeda motor, itu alhamdulillah aman sekarang,” imbuhnya.

Berikut arahah yang ia terimanya, selanjutnya kata kades akan selanjutnya diimplementasikan. Disisi lain, soal letak geografis Desa Papringan yang secara tidak langsung berada di kaki gunung Lemongan, kades mangaku tidak khawatir.

Sebab kata dia, hutan ada pada kategori jadi, lebat dan alami. “Perhutani itu ya seperti itu keadaannya, ya sudah jadi sekarang ( hutan lebat ). Jadi meskipun hujan besar, kami tidak khawatir masalah banjir longsor nggak khawatir karena hutannya sudah jadi,” pungkas Kades.

Patroli Kawasan Obyek Vital dan Disiplin Prokes Polsek Jajaran Polres Lumajang

0

Lumajang – Kawasan obyek vital disetiap wilayah Polsek Jajaran Polres Lumajang, terus mendapatkan pengawasan.

Dipastikan, kawasan yang menjadi lingkungan transaksional keuangan itu, aman dan masyarakat merasa nyaman. Dikatakan oleh Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H melalui Kasubsipenmas Aipda Eko Budi Laksono, pengawasan saat ini semakin diintensifkan. Bukan dikarenakan ada potensi kenaikkan tingkat kerawanan. Melainkan, di tegaskan jika Polres Lumajang tidak akan main – main untuk menindak jika ditemukan adanya indikasi gangguan kamtibmas.

“Setiap polsek jajaran diamanahi pemantauan daerah sepi, pemukiman warga, poskamling dan rumah ATM. Meski tidak ada laporan atau informasi adanya gangguan kamtibmas, ini sifatnya wajib. Dan juga perlu diketahui, langkah dan upaya seperti ini memang sudah dilakukan dari waktu sebelumnya, akan tetapi saat ini semakin dan lebih dioptimalkan sebagai bentuk pelayanan kepolisian yang prima pada masyarakat,” ucap Aipda Eko, Sabtu (17/12/2022).

Disisi lain, perihal pendisiplinan protokol kesehatan sebagai bentuk dukungan pada pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus, juga digiatkan. Meliputi 5M diantaranya memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Juga berkenaan dengan pembangunan sinergi dengan masyarakat, terus dibina dalam ranah optimalisasi setiap tujuan yang digagas. Selebihnya, Kasubsipenmas mengapresiasi masyarakat yang telah andil bersama polisi menjaga keamanan lingkungan dan juga tertib secara tidak langsung turut mendukung program – program pemerintah.

“Pada prinsipnya, ini bersifat meningkatkan upaya pencegahan. Kami ( polri ) berkomitmen untuk terus hadir ditengah – tengah masyarakat dalam bentuk pengayoman dan perlindungan. Aman disini, akan berdampak pada kesejahteraan dan peningkatan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Ukir Sejarah, Kota Probolinggo Tembus Global Winner WLC 2022 17 December 2022

0

KANIGARAN – Setelah diumumkan melalui sosial media resmi WWF 14 November dan melalui surat dari panitia We Love Cities (WLC) pada 18 November 2022, hari ini (17/12) Pemerintah Kota Probolinggo menerima penghargaan sebagai Global Winner We Love Cities. Acara tersebut dikemas dalam apel di halaman kantor Wali Kota Probolinggo.

Seperti diketahui, Kota Probolinggo juga menjadi pemenang regional Asia Pasific, menyingkirkan pemenang regional Amerika, Jesus Maria, Peru dan pemenang regional Eropa, Afrika, dan Asia Barat, Gaziantep, Turkey. Ditambah, Kota Probolinggo menjadi Pemenang Global We Love Cities 2022. Itu berarti raihan poin dan skor interaksi warga Kota Probolinggo tertinggi dari 63 Kota dari 27 negara yang mengikuti kampanye persahabatan ini. Berdasar data yang dibagikan oleh WWF, Kota Probolinggo mendapat 820 ribu jumlah suara dukungan publik dan 80 ribu saran perbaikan dari warga untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Tartib Goenawan, Kepala Bappeda Kota Probolinggo mengatakan bahwa selama masa kampanye WLC sejak tanggal 19 Oktober sampai dengan 31 Oktober strategi kampanye yang dilakukan untuk memasifkan gerakan dukungan untuk Kota Probolinggo dilakukan dengan berbagai langkah seperti pelaksanaan sosialisasi ke seluruh pegawai ASN maupun Non-ASN, perusahaan swasta, perbankan, hotel, restoran, kafe, sekolah dan komunitas masyarakat.

Selain itu pembentukan pokja di masing-masing perangkat daerah juga dilakukan untuk memonitoring voting di setiap perangkat daerah itu sendiri. Ditambah dengan membentuk tim 100 yang berisi 300 orang yang merupakan perwakilan dari perangkat daerah untuk memasifkan interaksi di media sosial.

“Juga dibentuk tim multimedia yang bertanggung jawab untuk setiap postingan yang di upload setiap hari di akun facebook Pemerintah Kota Probolinggo dan Handal Edukasi, membuat tema kreatif upload kompakan untuk postingan pribadi di instagram dan twitter, serta menyiapkan bahan kampanye dan tutorial,” jelas Tartib dalam laporannya.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya mengungkapkan bahwa giat tersebut akan menjadi kenangan sejarah bahwa berkat kekompakan dan komitmen seluruh perangkat maupun warga, Kota Probolinggo berhasil mendapatkan anugerah Global Winner We Love Cities tahun 2022.

Habib Hadi menceritakan pada awal dirinya mengetahui kalau Kota Probolinggo menjadi finalis dari kampanye ini begitu tidak disangka karena memiliki saingan seperti Jakarta dan Balikpapan. Juga begitu banyak dinamika dan tantangan dalam mengedukasi masyarakat untuk meminta dukungan.

“Diantara sikap pesimistif dan optimis, saya selalu katakan jangan berkecil hati, kita memang kecil, namun jiwa sosial masyarakatnya sangat tinggi jangan dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya. Saya memberikan semangat untuk menumbuhkan komitmen bersama, keberhasilan yang diraih bukan hanya di Asia namun di tingkat dunia,” ujar wali kota.

Orang nomor satu Kota Probolinggo itu juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan dari WWF Indonesia sudah hadir dalam penganugerahan tersebut. “Ini menjadi kebanggaan dan menjadi proses sejarah perjuangan yang mana kita terlibat saling bahu membahu menunjukkan kita semua mencintai Kota Probolinggo ini,” tutur Habib Hadi.

Head of Climate & Market Transformation WWF Indonesia, Joko Sarjito yang menyerahkan langsung penghargaan tersebut mengucapkan selamat atas prestasi pemenang regional dan global untuk Kota Probolinggo. “Tahun ini Kota Probolinggo bisa mengalahkan langganan juara yang biasanya disabet oleh Jakarta dan Balikpapan. WLC adalah kampanye global yang dibuat untuk melibatkan partisipasi publik di dalam medsos dengan maksud keterlibatan warga dalam mencintai kotanya, ini bukan hanya sekadar memberikan suara tetapi memberikan input masukan bagaimana kota ini lebih baik dan berkelanjutan,” jelas Joko yang hadir bersama timnya.

Apel pagi itu dihadiri sekitar kurang lebih 532 peserta yang terdiri seluruh kepala perangkat daerah, camat beserta lurah, tim 100 Kota Probolinggo, tim WLC Bappeda Litbang dan DLH, Satpol PP dan pelajar dari SMAN 1 dan MAN 2.

Pada kesempatan itu juga diberikan penghargaan dan pemberian hadiah pada pemenang lomba yang diadakan pada giat We Love Cities. Kategori penghargaan peran serta menyukseskan kampanye WLC diraih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kecamatan Mayangan, Kecamatan Kanigaran, Kecamatan Kedopok, Kecamatan Kademangan, dan Kecamatan Wonoasih.

Pemenang lomba poster We Love Cities diraih oleh Nico Christofer Agape dari SMPK Mater Dei sebagai juara favorit. Sedangkan pemenang kategori SMP/MTs/sekolah ialah Tiara Elita dari SMPIT Permata sebagai juara I, Juara II Nisrina dari SMPIT Permata, dan juara III Canta Prajna dari SMP Negeri 9.

Pemenang kategori SMA/MA/sekolah setara SMA Juara 1 dari SMA Negeri 4 Seila Maylaili, juara II dari SMK Raudhatul Mutha’allimin Tanti Yasari, dan juara III diraih oleh Iftitah Aprilia dari SMAN 1.

Sedangkan lomba foto dengan tema Wujudkan Cintamu wujudkan Pro Handal (Probolinggo Hijau, Indah, dan Lestari) ialah juara I Frenky Dwi, juara II Aditya Dwi, juara III Achmad Sholeh, dan Harapan I diperoleh oleh Aji

Lewat Police Art Festival, Polri Ingin Wujudkan Lingkungan Ramah Disabilitas dan Buka Ruang Kritik

0

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Police Art Festival 2022 di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu (17/12/2022). Kegiatan digelar sebagai wujud kepedulian Polri terhadap para seniman dan memperingati Hari Disabilitas Internasional lantaran ada peserta dari kaum disabilitas.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, peserta Police Art Festival awalnya kurang lebih ada 100 orang dari 34 provinsi. Setelah 34 provinsi juga menyelenggarakan Police Art Festival di tiap-tiap daerah kemudian hasilnya dikirim ke Tim Tempo dan Mabes Polri untuk dikurasi dari 34 provinsi dan dipilih 10 provinsi yang mewakili untuk hadir di Police Art Festival di Jakarta.

Selain perwakilan daerah, Police Art Festival ini melibatkan anak-anak Sekolah Luar Biasa atau SLB dari mulai tingkat SD, SMP sampai dengan tingkat SMA dan juga para pelukis jalanan.

“Kami berikan anak-anak di sini untuk dapat mengekspresikan dari sisi perspektif budaya tentang Kepolisian. Ada yang berupa saran kritik dan juga bagaimana sisi humanis Polri yang ramah terhadap disabilitas di sini juga digambarkan oleh para peserta,” kata Dedi.

Ia pun berharap penyelenggaran Police Art Festival berikutnya lebih meriah dengan melibatkan banyak pihak dan komunitas. Dengan semakin banyak unsur yang terlibat, ia ingin makin banyak perspektif atau pandangan tentang Polri agar lebih baik.

“Kami membuka ruang kepada masyarakat atau publik untuk bisa mengkritisi Polri karena Polri adalah milik masyarakat dan Polri ke depannya menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dari pengamatannya dalam Police Art Festival 2022, ia menyebut antusiasnya sangat luar biasa. Para peserta diberikan kebebasan dalam berekspresi melalui karya seni.

Dedi pun melanjutkan dirinya terkesan lantaran banyak peserta yang menggambarkan sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang terbuka dan tak menutup diri dari berbagai kritik dalam karya seni yang dibuatnya.

“Beliau (Kapolri) tidak segan-segan untuk membuka ruang dialog dan beliau sangat terbuka bahwa Polri diperintahkan oleh beliau tidak boleh menutup diri. Orang harus terbuka, harus siap menerima saran masukan dan kritikan dari semua masyarakat dan itu juga diperintahkan langsung karena ini merupakan masukan dari masyarakat juga harus bisa diterapkan di kepolisian. Hampir sebagian besar semua menggambarkan sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit,” ucapnya.

Terkait peran Polri dalam mewujudkan lingkungan ramah untuk disabilitas, ia mengatakan, saat Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri sudah memerintahkan seluruh sentra pelayanan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda hingga Mabes Polri harus ramah untuk disabilitas.

“Sebagai contoh yang paling mudah yang di implementasikan oleh seluruh Polri jajaran Polda Mabes Polri harus ada kursi roda. Hal tersebut merupakan wujud Kepedulian Kapolri bahwa seluruh staf lain kepolisian harus ramah terhadap disabilitas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Tempo Inti Media Tbk, Arif Zulkifli mengatakan, Police Ary Festival merupakan sebuah sinergi yang baik antara Polri, Tempo Media Group dan masyarakat.

Adapun inti kegiatan Police Art Festival adalah mengapresiasi karya seni para seniman dan kaum disabilitas bersama-sama.

“Jadi jika dapat dilihat gambar-gambar yang mengharukan sekali di mana mereka mengapresiasi Kepolisian dalam melindungi kelompok kelompok rentan dalam hal ini adalah difabel,” ucapnya.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

PMI Semarakkan Tajemtra 2022, Terjunkan 46 Peserta dan 10 Tim Medis

0

Jember – Tiga pilar (Pengurus, Pegawai, Relawan) PMI Kabupaten Jember Kompak ikut semarakkan Lomba Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra). Start Alun-Alun Tanggul finish di Alun-alun Jember.Tajemtra acara rutin tiap tahun yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember dipenghujung akhir tahun, Sabtu 17 Desember 2022.

PMI Jember ikut berpartisipasi mendukung kesuksesan Tajemtra 2022 dengan menerjunkan 46 orang sebagai peserta dan 10 petugas kesehatan.

“Selain sebagai peserta, PMI buka dua posko kesehatan yaitu layanan mobile dengan gunakan ambulan dan bloodjed yang akan mengawal peserta dari start hingga finish.

Posko kedua berada di Klinik Pratama PMI Jember di Jalan Brawijaya nomor 61 A Jubung, 300 meter timur terminal Tawangalun Sukorambi.

Tim kesehatan (dokter, perawat dan relawan) yang telah dilengkapi armada ambulans, 1 unit bloodjet, dan obat obatan akan berkolaborasi dengan tim kesehatan Dinas Kesehatan Jember, “ujar Rupiyanto, SP, Kepala Markas PMI Kabupaten Jember.

Tim tajemtra PMI langsung dipimpin ketua PMI Kabupaten Jember, Dr H. Moh Thamrin SE, MM.” Dia menuturkan tiga pilar PMI dari unsur pengurus, pegawai dan relawan akan ikut jalan kaki sambil membantu peserta lainnya apabila mengalami gangguan kesehatan dijalan.

“PMI ingin ikut memeriahkan sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan tahunan Tajemtra yang sudah menjadi ikon Kabupaten Jember,” tutur Dr Moh Thamrin, Ketua PMI Kabupaten Jember.(son)