Home Blog Page 1188

Kapolresta Malang Kota Terima Predikat Sebagai Bapak Pemajuan Budaya

0

Kota Malang – Belum genap satu minggu, Kapolresta Malang Kota Polda Jatim Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., kembali terima penghargaan di bulan Desember 2022 ini.

Setelah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur sebagai Institusi Pemerintah Peduli Disabilitas kali ini ia mendapatkan Penghargaan sebagai Bapak Pemajuan Budaya dalam perhelatan Gelar Agung Jaranan Malang Raya di Bundaran Tugu Malang, pada Minggu (11/12/2022).

Pemberian penghargaan ini bukan tanpa sebab pasalnya menurut koordinator penginisiasi kegiatan ini dari komunitas Cangkrukan Ngaji Budaya (CNB), M Safril, penghargaan yang diberikan kali ini berkat dedikasi Kapolresta Malang kota yang sangat mendukung upaya pemajuan budaya di Kota Malang.

“Kombes Pol Buher (sapaan akrabnya) telah mendukung penuh gelar Agung Jaranan Malang Raya yang sudah 4 tahun ini hampir mati suri dan kegiatan ini diselenggarakan oleh CNB berkolaborasi dengan Jaranan Malang Raya (JMR), dan turut mendukung pelestarian dan pemajuan budaya khususnya di wilayah Kota Malang” jelas Safril.

Saat menghadiri undangan, orang nomor satu di jajaran Polresta Malang Kota tidak menyangka atas penghargaan yang dianugerahkan kepadanya. “Saya tidak menyangka dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh teman-teman kepada saya. Terlepas dari penghargaan ini bagi saya upaya pelestarian dan pemajuan Budaya adalah kewajiban kita bersama baik itu dari pejabat pemerintah, institusi TNI-Polri, hingga masyarakat” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

Baginya, penguatan budaya harus ditanamkan kepada generasi muda. Alumni Akpol 2000 ini juga menaruh harapan dengan disahkannya Perda Pemajuan Budaya yang nantinya agar bisa masuk ke Sekolah Dasar (SD) sebagai kurikulum muatan lokal sehingga akan tertanam kuat dalam diri anak-anak untuk melestarikan budaya asli Jawa dan Indonesia.

Ia menambahkan bahwa Budaya dengan nilai luhur yang terkandung di dalamnya merupakan senjata ampuh untuk memfillter budaya asing yang belum tentu sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada saya, semoga kita semua baik itu aktivis maupun pemerhati kebudayaan, pelaku budaya dan seluruh warga untuk selalu dapat menjaga dan melestarikan kebudayaan asli Indonesia khususnya kesenian jaranan” tutupnya.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Tekan Angka Kecelakaan Jelang Nataru, Polres Mojokerto Benahi Barikade Karung Sekam di Jalur Cangar-Pacet

0

Mojokerto – Banyaknya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalur Cangar-Pacet Kabupaten Mojokerto, terutama kendaraan yang dari arah Batu ke Mojokerto melalui Cangar, terjadi karena rem kendaraan tiba-tiba tak berfungsi alias rem blong.

Untuk meminimalisir terjadinya laka lantas, Polres Mojokerto Polda Jatim bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Mojokerto serta dibantu para relawan dari relawan Welirang dan LDNU, melakukan perbaikan dan pembenahan pada barikade karung sekam di jalur penyelamat Cangar-Pacet.

“Barikade karung sekam di jalur penyelamat ini difungsikan sebagai penahan kendaraan saat mengalami rem blong,” Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, Rabu (14/12)

Sejumlah karung sekam ini kata Kapolres Mojokerto Polda Jatim didatangkan dari beberapa daerah di Mojokerto yang rampung panen padi.

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar juga menyampaikan bahwa pembenahan barikade karung sekam yang berlapis pada jalur penyelamat Cangar-Pacet dilakukan untuk meminimalisir kerasnya benturan jika terjadi laka lantas akibat rem blong.

“Pembenahan barikade karung sekam ini kami lakukan sebagai tindakan preventif untuk meminimalisir adanya korban jika terjadi laka lantas, terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang membuat arus lalu lintas di jalur Cangar-Pacet mengalami kepadatan kendaraan yang melintas,”pungkas AKBP Apip. (Humas/red)

Editor : dhw_robhin

Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Penyandang Disabilitas dan Seniman Jalanan

0

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Police Art Festival 2022. Festival ini dibuat sebagai wujud Polri memiliki kepedulian terhadap para seniman, serta turut berupaya mempresentasikan karya seni ke berbagai komunitas masyarakat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, konsep Police Art Festival adalah nilai kolaborasi antar seniman, dalam mengekspresikan kreativitas seni per individu menjadi kesatuan karya dalam sarana media yang disediakan.

“Festival ini mengusung konsep kesederhanaan serta ramah lingkungan dalam berbagai kegiatan,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/12/2022).

Lebih lanjut, Dedi menuturkan festival ini juga akan diikuti oleh seniman penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan sebagai langkah Polri mewujudkan lingkungan yang nyaman untuk para penyandang disabilitas, khususnya dalam bidang seni untuk mengapresiasi para seniman dengan keterbatasan yang dimilikinya agar tetap berkarya.

“Festival ini juga diiadakan berkaitan dengan hari penyandang disabilitas internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember,” ujarnya.

Selain peserta dari penyandang disabilitas, festival ini juga akan melibatkan seniman dari jalanan dan perwakilan Polda. Total ada 45 tim yang terlibat dalam festival ini, yang terdiri dari 10 tim Polda, 15 tim seniman disabilitas dan 20 tim seniman jalanan.

Lebih lanjut, Dedi menuturkan konsep festival ini tidak membawa nilai kompetisi atau tidak ada pemenang. Dalam festival ini nantinya juga akan dilakukan kegiatan melukis dan mini konser bersama seniman jalanan, serta penampilan tarian tradisional dari SLBN yang ada di Jakarta.

“Tentunya kegiatan ini akan melibatkan banyak komunitas serta seniman lokal yang bertujuan untuk mengapresiasi seniman jalanan sekitar, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang ramah disabilitas,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat pada Sabtu, 17 Desember, Polri mengusung tema ‘Menciptakan Lingkungan Masyarakat Inklusif, Aman dan Ramah Disabilitas’.

Tema tersebut diangkat untuk menunjukan peran Polri dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang adil dan ramah bagi penyandang disabilitas, sekaligus mengajak para generasi muda agar dapat ikut dalam proses percepatan pemulihan ekonomi Indonesia maju, seera membangun semangat kolaborasi dalam mengekspresikan nilai-nilai seni dan budaya di Indonesia.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

ADA NUANSA PENGHINAAN DAN PELECEHAN DI MUSDES DESA MANCILAN KECAMATAN MOJOAGUNG JOMBANG

0

Jombang GEMPURNEWS.COM, Musyawarah Desa (MUSDES) pembentukan Tim R-APBDESA Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang dinuansai penghinaan dan Pelecehan terhadap Lembaga BPD.

Musdes pembentukan Tim R-APBDES pada tanggal 28/11/2022 di hadiri Camat, Kasie Trantib, Kasie DPMD Kecamatan Mojoagung, Pendamping Desa, Babinsa, Babinkantibmas Kecamatan Mojoagung, RT, RW, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta Pemerintahan Desa Mancilan dan Juga BPD Desa Mancilan.

Musyawarah di Desa diatur dengan Permendesa PDTT 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa. Musyawarah ini biasanya disingkat dengan Musdes adalah musyawarah antara Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa untuk menyepakati hal yang bersifat strategis. Dalam Bab II pasal 6 ayat 3 disebutkan “Musyawarah Desa dilaksanakan dan dipimpin oleh BPD difasilitasi oleh Pemerintah Desa “.

Penghinaan dan pelecehan terhadap lembaga BPD ini dilakukan oleh Sekdes Desa Mancilan Irsad Ramadhan. Dijelaskan kepada awak media oleh Wakil Ketua BPD Desa Mancilan bahwa ada Penghinaan, pelecehan dan pengusiran di Musdes, Pada saat dimulainya Musdes Sekdes dengan semena mena mengusir Wakil Ketua BPD yang juga seharusnya memimpin Musdes dengan perkataan tidak disini tempat duduk anda sambil menunjuk meja podium tapi di sana sambil menunjuk kursi undangan.

” Saya diusir dari meja podium yang seharusnya saya mimpin Musdes mas, ya sekdes Irsad bilang begini sampean gak disini tempatnya sambil nunjuk meja podium pimpinan Musdes tapi disana sambil nunjuk kursi undangan ” kata Wakil Ketua BPD Mancilan.

Padahala sudah terjadi sebelumnya pengunduran diri secara serentak 9 anggota BPD Desa Mancilan pada November 2021 tidak menjadikan pelajaran bagi Pemdes Desa Mancilan untuk melaksanakan Berdesa yang baik. Adi Facdiar

Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan Di Sukun Malang, Anak Angkat Korban Ditetapkan Tersangka

0

KOTA MALANG – Satreskrim Polresta Malang Kota Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pembunuhan lansia yang menggemparkan masyarakat Kota Malang beberapa waktu yang lalu.

Dalam perkara tersebut Polisi menetapkan satu orang tersangka yang tak lain merupakan anak angkat korban.

Hal itu seperti yang tergambar dalam rekonstruksi tindak pidana pembunuhan seorang nenek di di Jalan Manyar No 36 RT 16 RW 08 Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (13/12/2022) siang.

Proses rekonstruksi dilakukan selama dua jam. Yaitu mulai pukul 10.50 WIB hingga pukul 12.25 WIB. Setiap adegan dalam rekonstruksi tersebut, diperagakan langsung oleh tersangka Rahmat Irwanto alias Iwan (40).

Kapolresta Malang Kota,Polda Jatim Kombes Pol Budi Hermanto melalui Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Nur Wasis mengungkapkan, rekonstruksi dilakukan agar pihaknya bisa mengetahui secara detail kejadian pembunuhan tersebut.

“Hari ini kami laksanakan rekonstruksi. Rekonstruksi tersebut dilakukan, dalam rangka untuk memperjelas letak posisi korban termasuk posisi tersangka maupun saksi,”ujar AKP Nur Wasis jelang rekonstroksi.

Dalam rekonstroksi, lanjut AKP Nur Wasis, yang langsung diperagakan oleh tersangka dengan harapan dapat memberikan gambaran kepada Polisi maupun dari pihak kejaksaan untuk melihat peristiwa sebenarnya.

“Ada sebanyak 23 adegan diperagakan oleh tersangka. Yaitu mulai tahap sebelum melakukan aksi, melakukan aksi dan setelah melakukan aksi,” tambahnya.

Dalam rekonstruksi tersebut, diketahui bahwa tersangka membunuh korbannya dengan memakai tangan kosong. Korban dipukul di bagian kepalanya kemudian dicekik,”jelas AKP Nur Wasis.

Sementara itu, Kasubsi Pra Penuntutan Seksi Pidana Umum Kejari Kota Malang, Su’udi yang hadir langsung di dalam rekonstruksi menuturkan, bahwa pihaknya menunggu hasil keseluruhan dari penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

“Untuk saat ini, pasal yang disangkakan adalah pasal 338 KUHP. Namun nanti dalam perjalanannya, apakah mungkin dapat didakwa alternatif dengan pasal penganiayaan yang menyebabkan matinya seseorang, kita coba perdalam lagi dari fakta yang ada di dalam berkas,”ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa fakta-fakta yang didapat dari rekonstruksi tersebut akan disinkronkan dan disesuaikan dengan alat bukti yang lain. Setelah itu, hasilnya akan disusun di dalam berkas dakwaan sebelum nantinya didaftarkan di pengadilan.

“Kita coba perkuat di pra penuntutan. Dan nanti yang membuktikan, adalah majelis hakim saat di persidangan,”pungkas Su’udi.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Hadiri Launching Program Unggulan di Ponpes, AKP Agus : Sinergi, Apresiasi dan Kami Pastikan Aman

0

Lumajang – Anggota Polsek Pasirian Polres Lumajang, menghadiri undangan launching program unggulan “TASAQUR” dan santunan yatim piatu dan duafa PAI Non PNS KUA Kecamatan Pasirian di PP Hidayatul Mustofa, Rabu (14/12/2022).

Selain menghadiri, juga dipastikan kegiatan yang menghadirkan Kepala Kemenag Kabupaten Lumajang Dr H. Muhammad Muslim S.Ag M.Sy itu, berjalan aman hingga dipenghujung acara.

Pantauan dilokasi kegiatan, juga hadir jajaran Forkopimcam Pasirian, juga seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Lumajang.

Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto pada awak media berkata, pengamanan ia lakukan matang sejak pra kegiatan. Selain itu, sebagai wujud sinergitas, pihaknya akan terus hadir disetiap momen kegiatan masyarakat.

“Selain menghadiri, mengikuti kegiatan, kami siapkan pengamanan. Kami pastikan, kegiatan berjalan aman dan tertib hingga selesai,” kata Kapolsek.

Kapolsek juga mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap sarana dan prasarana yang diresmikan saat itu akan mendorong perbaikan akhlaq generasi penerus melalui semakin intensifnya pendidikan di bidang keagamaan.

Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Pasuruan Kota Gelar Pelatihan Basic Life Support

0

Pasuruan Kota – Polri yang selalu bersentuhan dengan masyarakat dituntut harus mampu mengatasi masalah dalam setiap kondisi, baik dalam hal sosial maupun kegawat daruratan.

Situasi gawat darurat tidak hanya terjadi akibat adanya laka lantas, numun sering terjadi pada lingkup keluarga, tetangga dalam lingkungannya maupun teman kerja sehingga diperlukan keahlian dan pengetahuan praktis dalam penanganannya.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolres Pasuruan Kota,Polda Jatim AKBP Dr. RM Jauhari, S.H.,S.I.K.,M.Si. yang hadir dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh RS Bhayangkara Hasta Brata dengan narasumber dr. Arifian Juari, Sp.OG beserta tim, Rabu (14/12).

“Tuntutan masyarakat yang menganggap bahwa personel Polri harus serba bisa dalam mengatasi masalah maka edukasi anggota jika terjadi situasi yang buruk atau mendesak dalam kegawatdaruratan sangat diperlukan,”kata AKBP Jauhari.

Dengan tajuk Pelatihan Basic Life Support, lanjut Kapolres Pasuruan Kota Polda Jatim ini, merupakan pelatihan dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang agar mampu melakukan Resuitasi Jantung Paru (RJP) dengan segera pada saat melihat atau menemukan seseorang yang mengalami henti jantung sebelum bantuan medis tiba.

Pelatihan yang juga dihadiri oleh anggota Polsek Jajaran Polres Pasuruan Kota Polda Jatim khususnya para Bhabinkamtibmas ini diharapkan juga bisa menularkan pengetahuan yang didapat pada masyarakat di wilayah binaanya masing-masing.

“Personel yang hadir harus mampu mengimplementasikan pelatihan ini jika menemui situasi gawat darurat atau membutuhkan penanganan yang cepat sebelum bantuan medis tiba dilokasi,” ujar Kapolres Pasuruan Kota.

Dengan demikian lanjut AKBP Jauhari, akan banyak jiwa tertolong karena penanganan yang tepat dan cepat jika mengetahui cara mengatasinya.

“Dalam hal ini membutuhkan keahlian dan pengetahuan yang mencukupi bagi personel Polri, itulah sebabnya pelatihan ini diselenggarakan,”pungkas Kapolres Pasuruan Kota. (Topa)

Editor : dhw_robhin

Polrestabes Surabaya Gelar Diskusi Panel Cari Solusi Untuk Kenakalan Remaja

0

SURABAYA – Forkopimda Surabaya mengadakan diskusi panel menyikapi dampak negatif destruktif gangster diera digital dan modern ini.

Dalam acara yang diselenggarakan Polrestabes Surabaya ini hadir pula Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Walikota Surabaya Eri Cahyadi.

Adapun narasumber yang dihadirkan antara lain Pasar Bidang Kriminologi dan Kepolisian Adrianus Elista, Dekan Fisip Unair Bagong Suyanto, Dr Diana Rahmasari selaku prikolog, Ahmad Muhibbin selaku akademisi.

Acara yang diselenggarakan di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Rabu (14/12/2022) ini dimoderatori oleh Ketua Pusat Transformasi dan Pembangunan Pasca Sarjana Unair Suko Widodo.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengungkapkan, keberadaan gangster remaja di Surabaya ini berbeda.

Jika biasanya gangster tergolong dewasa, namun di Surabaya ini anak-anak.

“Seperti yang disampaikan Ketua Pengadilan Negeri melihat istilah gangster ini berlebihan. Justru bisa membahayakan anak tersebut,”katanya.

Fenomena ini merupakan kenakalan remaja biasa yang harus mendapat penanganan tepat. Jangan sampai salah penanganan, ini yang membuat Polrestabes Surabaya melaksanakan forum diskusi ini.

“Kami kedepan berharap mereka berhadapan dengan Satbinmas bukan Satreskrim,” terangnya.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, acara ini untuk mencari formula agar anak-anak ini tidak menjadi generasi muda yang terjebak dalam kegiatan negatif.

Ia berharap harga diri Surabaya sebagai kota pahlawan terinjak-injak karena kurang siap menyiapkan generasi mudanya.

“Anak-anak ini kedepan akan menjadi pemimpin Surabaya. Sehingga kedepan akan menjadi anak-anak yang luar biasa dan cinta kasih yang luar biasa. Kami akan pisahkan mana yang terlibat kenakalan remaja dengan yang melakukan tindak kriminal,” terangnya.

Eri mengungkapkan, untuk mengubah anak-anak yang melakukan kenakalan remaja dengan membentuk sekolah yang homey atau nyaman. Anak-anak yang terlibat kenakalan remaja akan dilibatkan pada kegiatan yang positif.

“Dengan bisa melakukan manajemen stres, awalnya energi negatif akan menjadi positif. Sehingga saya berharap harga diri untuk tetep menjaga Surabaya tetap aman bisa terus dijaga,” tuturnya. (Humas/red)

Editor : dhw_robhin

Pemuda Pengedar Serbuk Haram Asal Tegal Ciut, Diciduk Tim Reskoba Polres Lumajang.

0

Lumajang, 14/12/2022, Satresnarkoba Polres Lumajang tidak main – main memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum polres lumajang. mulai dari pengedar ataupun penikmat serbuk haram. Sangat meresahkan masyarakat

Bukan kali ini saja resnarkoba melakukan penangkapan para pemakai ataupun penjual narkotika golongan 1, tetapi masih banyak pengedar narkotika jenis shabu di kalangan perdesaan. Reskoba berhasil meringkus pengedar shabu wilayah klakah

Anggota opsnal resnarkoba menciduk salah satu pengedar narkotika golongan 1. bernama Agus 22 tahun Warga Desa Tegal ciut, Dusun Karang tengah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, dalam kediamanya tanpa ada perlawanan. Senin 12/12/2022.

Kronologi penangkapan atas dasar laporan dari masyarakat desa tegal ciut. ada salah satu rumah warga yang dicurigai dijadikan tempat terangsaksi jual beli shabu, dalam pengembangan juga penyelidikan anggota kami dalam beberapa hari dilapangan.benar adanya ada jual beli shabu dalam kediaman tersangka agus. tidak menunggu lama anggota kami lansung melakukan penyergapan”ujar AKP Ernowo Kasat Resnarkoba Polres Lumajang

Selanjutnya, anggota kami melakukan pengeledahan, menemukan barang bukti lima plastik klim berisi serbuk kristal diduga shabu dalam saku baju tersangka yang dikenakan, satu skrop shabu terbuat dari sedotan plastik warna bening, satu buah timbangan warna silver dan uang hasil penjualan senilai 1.250.000. Satu juta dua ratus lima puluh ribuh rupiah. Total keseluruhan shabu sebesar 0,65 gram.

Tersangka beserta alat bukti dibawah ke mako polres lumajang, guna pemeriksaan lebih lanjut, kepentingan penyilidikan. Menangkap pelaku lainya yang menjadi pemasok serbuk haram di wilayah Klakah dan sekitarnya.

” AKP Ernowo”, Kasat Narkoba Polres Lumajang mengimbahau kepada suluruh masyrakat lumajang agar melaporkan / mengimformasika kepada kami kalau ada kecurigaan jual beli narkotika jenis apapun, biar peredaran narkotika di lumajang bisa di berantas sedikit demi sedikit, tanpa ada informasih dari masyarakat kemungkinan besar peredaraan narkotika makin merajalelah di lumajang. ( Hms )

Patroli Polsek Pronojiwo Jaga Keamanan di Pemukiman Terdampak Erupsi Semeru

0

Lumajang – Kepolisian Sektor Pronojiwo Polres Lumajang Jawa Timur, melaksanakan patroli di pemukiman warga terdampak Erupsi Semeru, Selasa (13/12/2022) malam.

Dipastikan, kawasan yang masih sebagian ditinggal penghuninya ke pengungsian itu, tetap dalam pada situasi aman, tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Dikatakan oleh Kapolsek Pronojiwo IPTU Wahono Puji Santoso S.H, kegiatan itu bukan kali pertamanya. Melainkan, sebelumnya sudah rutin dilaksanakan, guna mengoptimalkan sisi perlindungan pasca terjadinya bencana.

“Hari ini kita melakukan patroli rutin, meliputi kawasan diantaranya Desa Oro Oro Ombo, Desa Supiturang dan sepanjang jalan raya Pronojiwo,” tutur Kapolsek.

Warga yang nampak bersiaga malam di poskamling, dihampiri oleh petugas yang berpatroli. Tak ubahnya diapresiasi, diwaktu yang sama juga diberikan imbauan mengenai Kamtibmas.

“Kriminalitas yang tentu meresahkan, seperti curwan, curas, curat dan curanmor ini perlu kita cegah bersama – sama,” pungkas Kapolsek.