Home Blog Page 1197

Tak Perlu Ragu, Polri Terus Siaga Patroli di Rumah – Rumah Terdampak Erupsi Yang Ditinggal Mengungsi

0

Lumajang – Guna memberikan rasa aman, dan menjamin ketenangan warga terdampak Erupsi Semeru di pengungsian. Kepolisian Resor Lumajang melalui polsek jajaran, giatkan patroli di rumah – rumah yang tinggal mengungsi oleh pemiliknya.

Petugas gabungan dari Polsek Pronojiwo, Polsek Tempursari dan Brimob, giatkan patroli. Bukan hanya disatu tempat, petugas juga menyisir lokasi – lokasi tempat relokasi ( pengungsian ), dapur umum.

“Rumah yang ditinggal pemiliknya untuk kemudian mengungsi, ini kami lakukan langkah antisipasi, mencegah tindakan – tindakan seperti pencurian dan lain – lain,” kata Iptu Wahono Puji Santoso S.H selaku Kapolsek Pronojiwo.

Lebih lanjut ia menerangkan, jika langkah yang ditempuh merupakan bentuk siaga pasca bencana, dan juga memberikan rasa nyaman pada warga terdampak, dan saat ini berada di kawasan pengungsian dalam rangka penanganan.

“Ini juga sebagai bentuk dukungan pada pemerintah. Memperlancar penanganan, harapannya pemulihan berjalan maksimal dan situasi segera pulih seperti sediakala,” tukas Kapolsek.

Empat Pelaku Pencurian Spesialis Bobol SD Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan

0

PASURUAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan berhasil menangkap empat pria pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis bobol Sekolah Dasar (SD).

Keempat pelaku diantaranya,

  • DW (42) warga Dsn. Balong Watu, Ds. Cangkringmalang, Kec. Beji, Kab. Pasuruan.
  • MR (37) warga Dsn. Timbulrejo, Ds.Purwojati, Kec. Ngoro, Kab. Mojokerto.
  • IP (45) warga Dsn. Kendalpecabean, Ds. Kendalpecabean, Kec. Candi, Kab. Sidoarjo (Penadah).
  • AI (44) warga Dsn. Carat, Ds. Carat, Kec. Gempol, Kabupaten Pasuruan (Penadah).
    Kedua pelaku diatas merupakan pelaku pencurian spesialis bobol SD, sedangkan kedua pelaku lainnya merupakan Penadah barang hasil curian tersebut.

Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Farouk Ashadi Haiti, S.I.K., S.H., M.Si., M.H. mengatakan bahwa para pelaku berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Polres Pasuruan yang dipimpin oleh Ipda Bambang Sutejo, S.H. pada hari Rabu (07/12/2022), pukul 20.00 WIB.

AKP Farouk menjelaskan terkait kronologi kejadian, ” Pada hari kamis tanggal 03 November 2022, sekira pukul 00.30 WIB tersangka DW (42) dan MR (37) berangkat dari Kec. Gempol dengan mengendarai 1 (satu) Unit sepeda motor Merk Honda Revo N 3508 TDF untuk mencari sasaran, dan sesampainya di depan SDN SUKOLILO II Ds. Sukolilo, Kec. Prigen tersangka DW (42) turun dan diikuti oleh MR (37) kemudian DW (42) masuk kedalam ruang guru dengan cara merusak jendela dengan menggunakan 1 (satu) buah obeng lalu keduanya masuk dan langsung mengambil 15 (lima belas) Unit Tab Merk Zyrex, 1 (satu) Unit LCD, 1 (Satu) Unit Laptop Merk Vaio Sony, 1 (satu), 1 (satu) buah tas ransel warna coklat dan uang tunai sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah),” jelasnya.

“Setelah berhasil mengambil barang-barang hasil curian tersebut, kemudian para pelaku menjualnya kepada tersangka IP (45) yakni 2 (dua) buah Tab Merk Zyrex dengan harga Rp.300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) dan sisanya di jual ke tersangka AI (44) yakni 1 (satu) unit laptop merk Vaio Sony, 2 (dua) buah Proyektor dan 2 (dua) unit tab Merk Zyrex) dengan harga untuk laptop sebesar Rp.500.000,- (lima ratus ribu), 2 (dua) Buah Proyektor sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah) dan 2 (dua) unit tab Merk Zyrex seharga Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah). Akibat kejadian tersebut Pihak SDN SUKOLILO II mengalami kerugian Rp.38.000.000,- (tiga puluh delapan juta rupiah),” lanjutnya.

Atas kejadian tersebut, keempat pelaku sekarang sudah ditahan di Mapolres Pasuruan, untuk pelaku DW (42) dan MR (37) akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Sedangkan pelaku IP (45) dan AI (44) yang merupakan penadah akan dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan barang hasil kejahatan.(Qomar)

Editor : dhw_robhin

Satreskrim Polres Pasuruan Berhasil Ungkap Pelaku Curat

0

PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengamankan dua pria Inisial HP (38) warga Kel. Kresikan, Kec. Bangil, Kab. Pasuruan, dan SW (39) warga Ds. Tladung, Kec. Banyuwates, Kab. Sampang Madura. tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di Parkiran toko sari rasa Dsn. Melikan, Ds. Kejapanan, Kec. Gempol, Kab. Pasuruan. Rabu (07/12/2022) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Farouk Ashadi Haiti, S.I.K., S.H., M.Si., M.H. membenarkan bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), dan Tim Resmob Polres Pasuruan yang di pimpin oleh Ipda Bambang Sutejo, S.H. berhasil menangkap tersangka beserta barang bukti dan saat ini tersangka ditahan di Mapolres Pasuruan.

Adapun kronologis kejadian tindak pidana (Curat) tersebut terjadi Pada hari Jumat tanggal 24 Juni 2022 diketahui sekira jam 12.00 WIB, Telah terjadi tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan 1 (satu) Unit Sepeda Motor Merk Vario warna Hitam Nopol N-3202-TDY a.n. Novantria, Alamat Ds. Carat, Kec. Gempol, Kab. Pasuruan yang dilakukan oleh HP (38) bersama sdr. SW (39), atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sekitar Rp 21.500.000,- (dua puluh satu juta lima ratus ribu rupiah).

Kasat Reskrim menambahkan, “Dari serangkaian penyelidikan oleh Tim Resmob Polres Pasuruan, sehingga pada hari Rabu tanggal 07 Desember 2022 pukul 13.30 WIB, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Pasuruan dipimpin Ipda Bambang Sutejo ,S.H. berhasil mengamankan kedua tersangka diatas, dan sepeda motor hasil curian tersebut dijual kepada sdr. HR (DPO) warga Sumenep dengan harga Rp. 3.000.000.-(tiga juta rupiah) dan tersangka HP (38) mendapatkan bagian Rp. 1.000.000,-(satu juta rupiah) sedangkan SW (39) mendapatkan bagian Rp. 1.000.000,-(satu juta rupiah) sisanya di buat untuk bayar kos,” Jelasnya.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti yakni,

  • 1 (satu) lembar Foto Copy STNK sepeda motor Merk Vario warna hitam Nopol N-3202-TDY a.n. Novantria.
  • 1 (satu) lembar Foto copy BPKB sepeda motor Merk Vario warna hitam a.n. Novantria.
  • 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Beat Warna Biru Nopol N-5406-ECK sarana pada saat melakukan pencurian
  • 1 (satu) buah jaket warna merah milik tersangka HP (38).
  • 1 (satu) buah jaket warna abu-abu milik tersangka SW (39).

Atas perbuatannya, Kedua tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP. (Qomar)

Editor : dhw_robhin

Polda Jatim Tingkatkan Penjagaan Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Bandung

0

Surabaya – Pasca Bom bunuh diri meledak di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat,Rabu (7/12) sekira pukul 08.20 WIB, Polda Jatim melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan sistem pengamanan.

Meskipun sebelumnya Polda Jatim telah melaksanakan sistem pengamanan Mako dengan melakukan pemeriksaan setiap orang yang keluar masuk Mapolda Jatim, kali ini petugas jaga lebih dioptimalkan.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto saat diwawancarai awak media di Balai Wartawan Bidhumas Polda Jatim, Rabu (7/12).

“Sistem pengamanan mako dengan melakukan pemeriksaan setiap orang yang masuk ke Mapolda Jatim sudah dilakukan sebelumnya,” ujar Kombes Dirmanto.

Namun, lanjut Kombes Dirmanto mulai hari ini lebih diperketat.

“Hal ini juga menjadi atensi arahan Bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Toni Harmanto agar semua Kantor Polisi Polda Jatim dan jajaran Polda Jatim meningkatkan sistem Pengamanan,” kata Kombes Dirmanto.

Langkah ini menurut Kombes Dirmanto juga tidak hanya dilakukan di Mapolda Jatim, untuk Polres dan Polsek di seluruh Jawa Timur juga melakukan peningkatan penjagaan.

“ Semoga Jawa Timur kondusif, tidak ada teror apapun. Dan kami menghimbau masyarakat tetap tenang,” harap Dirmanto. (*)

SAPIMAS, Program Polres Blitar Peduli Warga Masyarakat

0

BLITAR – Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.I.K. bersama para Perwira serta Bhabinkamtibmas desa Birowo Polsek Binangun Aipda Arifin Mustofa melaksanakan kegiatan pembagian sayur gratis kepada warga yang Desa Birowo kec Binangun Kabupaten Blitar. Rabu (07/12/2022).

Pak Arifin, sapaan akrab Aipda Arifin mengungkapkan bahwa kegiatan SAPIMAS (Sayuran Problem Solving Bhabinkamtibmas) ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Polsek Binangun Polres Blitar Polda Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Kegiatan SAPIMAS ini kita rutinkan seminggu sekali, supaya bisa membantu warga sekitar yang kurang mampu dan warga yang berkebutuhan,”kata Aipda Arifin.

Sementara itu Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas di Polsek Binangun yang merupakan jajaran Polres Blitar Polda Jatim.

“Polri harus tanggap dalam melihat situasi kondisi di masyarakat dan kita tetap usahakan, kalau ada warga yang membutuhkan kita bantu,”tutur AKBP Adhitya.

Masih kat Kapolres Blitar, dampak dari pandemi memang sangat dirasakan oleh masyarakat luas. Tak hanya dampak sosial, dampak ekonomi juga sangat menghawatirkan.

“Oleh karena itu Polres Blitar seperti yang saat ini dilaksanakan oleh Polsek Binangun berupaya ikut andil dalam membantu masyarakat,”tambah AKBP Adhitya.

Kapolres Blitar berharap dengan adanya kegiatan sosial ini dapat meringankan beban warga. Selain itu, tak lupa anggota di lapangan juga diminta selalu memberikan himbauan tentang protokol kesehatan dan himbauan kamtibmas terhadap warga masyarakat. (*)

KUNJUNGI POLSEK, KAPOLRES JOMBANG TEKANKAN PELAYANAN PRIMA KEPADA MASYARAKAT

0

Jombang – gempurnews.com, Guna memastikan kesiapan anggota dalam melayani masyarakat, Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat didampingi Pejabat Utama dan Bhayangkari mengunjungi Polsek Jombang dan Polsek Diwek Polres Jombang, Rabu (07/12/2022).

Kapolres mengatakan, kunjungannya ke Polsek dalam rangka pengecekan kesiapsiagaan anggota dalam pengamanan mako. Selain itu juga dilakukan pengecekan sarana dan prasarana serta fasilitas yang ada di polsek di antaranya ruang pelayanan SPKT, SKCK, ruang tahanan serta kebersihan lingkungan.

“Selain kesiapan dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat, agar personel meningkatkan kinerja serta menghindari perbuatan yang dapat mencoreng Institusi Kepolisian. Selain itu, tingkatkan soliditas internal dan terus berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat secara humanis,” tegas AKBP Nurhidayat.

Kapolres juga meminta anggotanya selalu menjaga kamtibmas di masa pandemi agar tercipta wilayah yang kondusif. Untuk menciptakan wilayah yang kondusif hendaknya melakukan patroli rutin di masing-masing wilayah, serta melakukan komunikasi kepada para tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

” Pada saat melakukan tugas piket penjagaan mako agar selalu siap siaga dalam mengamati situasi dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang berkunjung ke Polsek, utamakan pelayanan terhadap masyarakat dengan menerapkan senyum, sapa, dan salam,” tandasnya.

.Kapolres juga meminta kepada anggota polsek agar terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan. Lakukan dukungan kepada pemerintah dalam melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Humas

Sinergitas Polri Dengan TNI di Lumajang Jaga Perayaan Natal di GBI Pasirian

0

Lumajang – Anggota Kepolisian Sektor Pasirian Polres Lumajang Jawa Timur, bersinergi dengan personel TNI Rayon Militer setempat, melaksanakan giat pengamanan Natal Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pasirian, Rabu (7/12/2022) malam.

Dipimpin Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto S.H, dipastikan pelaksanaan peribadatan Umat Kristiani itu, berjalan hidmat, tertib dan aman.

“Pengamanan yang kita lakukan melibatkan petugas gabungan dalam bentuk sinergitas. Kami pastikan, ibadah berjalan aman lancar. Terhindar dari hal – hal yang sifatnya mengganggu. Ini sebagai bentuk pengayoman dan tanggung jawab selaku petugas keamanan,” kata Kapolsek dikonfirmasi awak media.

Petugas nampak bersiaga di pintu gerbang jalur keluar masuk gereja. Tak luput setiap jamaah, diperiksa diimbau pula agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Aman dalam artian menyeluruh, awal hingga akhir acara. Disemua sisi, di dalam lingkungan gereja maupun luar gereja. Kami juga libatkan satuan fungsi intelkam, sebagai tim siaga awal,” imbuhnya.

Terpantau, ketaatan akan protap aturan yang ditetapkan pemerintah pasca Pandemi Covid – 19, internal gereja menyiapkan bagi para undangan antara lain cuci tangan dan pengukur suhu badan.

“Alhamdulillah, dari mulai awal hingga akhir kegiatan situasi aman terkendali. Terimakasih pada semua pihak yang sudah memaksimalkan sinergi sehingga pelaksanaan sesuai dengan apa yang diharapkan kita semua,” pungkasnya.

Cimahi Culinary Festival 2022,Terkesan Kurang Merangkul Seniman Cimahi

0

CIMAHI – Kamis (08/12/2022)
Kegiatan yang rencananya dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan,Pariwisata,
Pemuda dan Olahraga Khususnya Seksi Pariwisata dinilai oleh sebagian Seniman Kota Cimahi kurang merangkul para Seniman yang ada di Kota Cimahi,Hal ini di keluhkan oleh beberapa seniman yang mempertanyakan langkah yang diambil oleh Disbudparpora perihal Seniman yang diberikan porsi lebih adalah seniman dari luar Kota Cimahi,Salah satu diantaranya dikeluhkan oleh Seniman yang enggan disebutkan namanya.Selain dari terkesan kurang merangkul para seniman Kota Cimahi,para seniman juga mempertanyakan pihak ketiga yang ditunjuk seolah-olah kurang terbuka dan menjadi tanda tanya para seniman.
“Saya bingung kemarin kita didata dan katanya akan dimasukan ke aplikasi Sadayapadu namun aplikasi Sadayapadu sulit untuk diakses juga yang mendapatkan manggung kebanyakan dari luar Kota Cimahi,jadi fungsi pendataan Seniman untuk apa jika yang diundang seniman dari luar Kota Cimahi,Seolah Pemerintah Kota Cinahi terkesan lebih baik bayar seniman mahal dari luar Kota Cimahi daripada menggunakan jasa seniman Kota Cimahi”Katanya dengan nada kesal.

Ketua DKKC Hermana HMT.S.Sn.saat dikonfirmasi melalui aplikasi WA menyatakan tidak tahu,
“Bingung saya Bidang Kebudayaan dan pariwisata terkesan bagaimana mereka saja, jika tidak salah itu merupakan garapan bidang pariwisata yang bekerjasama dengan pok Darwis Ciseupan.Jika saya tidak tahu team DKKC siapa yang diajak bicara dalam kegiatan tersebut.Idealnya adalah walaupun Komite memiliki kewenangan di tataran tekhnis seperti penyiapan materi acara dan talent,namun ada tahapan yang harus dilalui jika memahami etika kerja sama yakni,dari komite melaporkan ke bidang program untuk diketahui oleh kesekretariatan dan Ketua.”Ungkap Ketua DKKC,Hermana HMT.S.Sn.
Senada dengan Ketua DKKC,Salah seorang tokoh sekaligus budayawan saat dimintai tanggapan nya terkait kegiatan yang akan digelar menyatakan,” menyayangkan kenapa hal ini terus berulang Kota Cimahi yang mengadakan Hajat seniman luar Cimahi yang mendapat keuntungan,ada apa?.”Tutur Tokoh sekaligus Budayawan Kota Cimahi yang meminta Identitasnya dirahasiakan.

Kasie Pariwisata Disbudparpora saat dimintai konfirmasi menyatakan,”Kita sudah mengundang DKKC untuk Tekhnikal Meeting dan kami tidak tahu siapa yang akan hadir namun yang jelas kami sudah melayangkan surat kepada DKKC.”Ungkap Kasie Pariwisata Hendra kepada Wartawan.

(Acahmad S)
Editor : dhw_robhin

Jenguk Korban Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar. Kapolri : Tetap Semangat Lindungi Masyarakat

0

Bandung – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk masyarakat dan personel polri yang menjadi korban peristiwa bom bunuh diri Mapolsek Astana Anyar di Rumah Sakit Immanuel, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 7 Desember 2022.

“Hari ini terjadi peristiwa bom bunuh diri yang mengakibatkan tidak hanya korban pelaku bunuh diri yang meninggal. Namun ada beberapa anggota yang terluka dan satu meninggal dunia,” kata Sigit dalam kunjungannya.

Hingga saat ini ada 11 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Rinciannya, 10 anggota kepolisian dan satu masyarakat yang mengalami luka-luka. Bahkan, satu personel polisi meninggal dunia.

Sebagai pimpinan institusi Korps Bhayangkara, Sigit menyampaikan duka cita yang mendalam kepada personel kepolisian yang gugur dalam peristiwa tersebut.

“Oleh karena itu tentunya dalam kesempatan ini saya selaku pimpinan Polri menyampaikan bela sungkawa, turut berduka cita terhadap almarhum semoga diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan tentunya seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, tanpa mengurangi perasaan duka, Sigit menyampaikan kepada seluruh personel kepolisian agar tetap menjalankan tugasnya secara profesional dalam memberikan rasa aman dan damai kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya minta doa seluruh teman-teman dan masyarakat. Agar seluruh anggota tetap semangat melaksanakan tugas pokoknya melindungi mengayomi melayani masyarakat,” tutur Sigit.

Sebelumnya, Sigit juga meninjau langsung tempat kejadian perkara kejadian bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

Dalam tinjauannya, Sigit menegaskan bahwa telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran personel kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri tersebut.

“Tentunya ini semua didalami. Sehingga kita minta kepada seluruh rekan-rekan untuk bisa bantu kami dan tim agar bisa menuntaskan secara maksimal. Seluruh tim dan satgas sudah diperintahkan untuk semua bergerak,” papar Sigit di Mapolsek Astana Anyar.

Review FGD Tragedi Kanjuruhan Para Pakar Beri Penjelasan Perwakilan 16 Keluarga Korban

0

SURABAYA – Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, gelar review Focus Group Discussion (FGD) tragedi Kanjuruhan, yang secara langsung menghadirkan keluarga korban untuk mendengarkan penjelasan dan sanggahan dari para ahli, serta diberi kesempatan untuk bertanya langsung dengan para pakar.

Usai di sampaikannya hasil outopsi oleh Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Jatim, Dr dr Nabil Bahasuan beberapa waktu lalu, beragam komentar miring dari keluarga korban yang tidak puas dengan hasil tersebut.

Kini sebanyak 16 orang mewakili keluarga korban Kanjuruhan itu menghadiri kegiatan FGD, yang di selenggarakan di Kampus B, Gedung Pancasila, Fakultas Hukum Unair Surabaya, pada Rabu (7/12/2022).

Di kesempatan ini mereka mendapat penjelasan secara gamblang baik dari bidang Forensik, bidang Hukum Pidana, bidang Psikologi, bidang Kimia dan Bidang Hak Asasi Manusia (HAM).

Salah satu perwakilan keluarga korban Vincentius Aris atau orang tua dari korban atas nama Revano Presati, menyampaiakan kegiatan ini menambah pengetahuan dan memperluas pengetahuan.

Namun demikian ia mengaku tidak semu yang disampaikan oleh para pakar dapat masuk dalam pemikirannya.

“Kalo penyampaian para pakar itu memperluas pandangan kami terhadap penyelesaian hukum yang ada saat ini, terlebih hanya itu sih untuk poinnya,” ucap Vincentius Aris keluarga korban Kanjuruhan dihadapan awak media.

Lebih lanjut Vincentius juga mengatakan, sebelumnya ia tidak tau jika permasalahan ini sudah di proses oleh pihak kepolisian, pasalnya selama ini mayoritas keluarga korban hanya tau dari media.

“Ya yang sebelumnya kami tidak tau bahwa masalah ini sudah di proses oleh kepolisisan itu akhirnya kami tau lewat para pakar sendiri yang selama ini kami tau kan lewat media, keterbatasannya seperti itu,” tambah Vincentius.

Ia juga mengaku kalau tidak lewat media tidak tau apa-apa, dengan begini keluarga korban kumpul dijelaskan pihaknya sedikit banyak mengetahui.

“Meskipun gak nyampek 50% yang masuk tapi paling tidak kita jadi ngerti, terus akhirnya para pakar bisa menjembatani kami untuk inten permasalahan ini kepada lembaga pemerintahan,” jelasnya.

Vincentius juga mengaku karena keterbatasan pemikirannya, mereka tidak secara keseluruhan memahami apa yang disampaikan dan di jelaskan secara gamblang oleh para pakar.

“40% kami bisa menerima, karena maaf keterbatasan pemikiran kami, karena yang datang ini semuanya kan gak ada yang pakar hukum, terus kami semua orang desa, untuk hal-hal yang lebih spesifik seperti yang dilakukan oleh para pemandu tadi pemikirannya kayake belum nutut,” akunya.

Sementara itu, Iman Prihandono, S.H., Pakar bidang HAM yang juga sebagai Drkan di Fakultas Hukum Unair Surabaya mengatakan, dalam kesempatan ini pihaknya lebih ingin mendengar penjelasan dari keluarga korban, selain dari pada tanggung jawab hukum, keluarga jugabingin ada penyelesaian lain.

“Dari FGD ini kan kita mendengar bahwa sebenarnya yang di inginkan oleh keluarga selain dari pada tanggung jawab hukum, keluarga juga menginginkan ada penyelesaian lain. Seperti korban ini diantaranya adalah tulang punggung keluarga, korban-korban ini diantaranya juga kehilangan anak, keluarga dan mereka mengalami trauma,” paparnya.

“Nah harus ada penanganan untuk hal-hal yang seperti ini, bahwa income keluarga itu hilang, bahwa ada perasaan tertekan dan lain-lain yang tentu juga kalo misalnya bapaknya atau ibunya yang tertekan, yang tadinya si bapak dan ibu ini kerja tapi akhirnya mereka tidak kerja atau kehilangan semangat untuk bekerja, itu juga harus di selesaikan,” tambahnya Iman Prihandono.

Ia juga mengatakan ada yang hilang dari penanganan Kanjuruhan, ia melihat penanganan Kanjuruhan ini suporter atau korban pada umumnya itu mendorong penyelesaian-penyelesaian hukum aja, tapi sebenarnya ada sebagian dari korban itu menginginkan juga penyelesaian yang tanggung jawab tidak hukumnya, sebenarnya itu jauh lebih penting dari pada untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah melalui jalur hukum.

“Seandainya semua pihak, baik korban suporter dan lain-lain seperti LIB, PSSI, Kepolisisan dan semua mau duduk jadi satu menyelesaikan masalah ini dengan banyak metode, misalnya rekonsiliasi dan sudah pernah ada rekonsiliasi aceh ada rekonsiliasi Timor Leste di Kepolisian, di Kejaksaan juga ada restorative Justice Mereka bisa berkumpul jadi satu menyepakati penyelesaian-penyelesaian yang non hukum,” tandasnya.

“Penyelesaian non hukum itu lebih penting untuk memberikan restorasi, memberikan penyelesaian psikis, ekonomis yang lebih dibutuhkan oleh korban sebenarnya,” pungkas Dekan Fakultas Hukum Unair itu. (*)