Home Blog Page 1196

Cek Wilayah Pasca Gempa, Polres Jember : Tidak Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa

0

JEMBER – Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis bahwa telah terjadi gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,2 di Koordinat 10.75 Lintang Selatan (LS), 113.42 Bujur Timur.

Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 223 Kilometer arah selatan Kota Jember Jawa Timur pada kedalam 10 kilometer,Selasa(6/12/2022),Gempa yang terjadi pukul 13.07.48 WIB.

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo SIK SH Melalui Kabag ops Polres Jember Kompol Toha SH, mengatakan Laporan dari Polsek Jajaran Polres Jember Polda Jatim dan Satintelkam mencatat,Tidak ada dampak kerusakan yang di timbulkan gempa bumi.

“Kota dan wilayah se kecamatan Jember masih aman,hingga hari ini tidak ada laporan kerusakan atau korban jiwa yang ditimbulkan gempa pada Selasa (6/12) yang lalu, ” ungkap Kompol Toha.

Hingga pukul 19.00 wib, Selasa (6/12), Polres Jember Polda Jatim tidak menerima laporan kerusakan infrastruktur atau bangunan rumah warga serta korban Jiwa akibat gempa M 6,2 yang terjadi sekitar pukul 13:07 WIB lalu.

Sesuai catatan BMKG diketahui pusat gempa berada pada 284 km barat daya Kabupaten Jember.

Saat itu pula Kapolres Jember memerintahkan Kabag Ops Polres Jember segera berkordinasi dengan BPBD Kabupaten Jember dan memonitor situasi pasca gempa.

Kabag ops mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Kendati tidak berpotensi tsunami, Kompol Toha meminta masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya gempa bumi susulan.

“Karena informasi dari BMKG itu cukup dalam lokasinya. Tapi jangan lengah, kami imbau untuk mengantisipasi terjadinya gempa bumi susulan,” pungkasnya. (jen+hms)

Beri Wawasan Kebangsaan di Sekolah, Polres Tanjung Perak Cegah Tawuran Antar Pelajar

0

Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Polda Jatim terus melakukan sosialisasi kepada pelajar di sekolah.

Hal ini guna memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para pelajar dan mengantisipasi tawuran antar remaja di wilayah tersebut.

Kapolres Tanjung Perak Polda Jatim, AKBP Anton Elfrino Trisanto melalui Kasat Binmas AKP Herry Iswanto mengatakan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan pihak sekolah dalam pengawasan para pelajar dan memberikan materi tambahan tentang wawasan kebangsaan.

“Selain melakukan sosialisasi kami juga mengadakan himbauan kepada para pelajar di tingkat SMP maupun SMA,” kata AKP Herry Iswanto di SMA Barunawati Surabaya, Kamis (8/12).

Ia mengatakan sosialisasi dilakukan agar para siswa-siswi tidak mudah terprovokasi dan melakukan tawuran antar remaja yang dapat merugikan dirinya dan orang lain.

Menurutnya, saat ini banyak para siswa tingkat SMP bahkan dari siswa SMA yang melakukan aksi tawuran antar sesama dengan mengatasnamakan kelompok atau komunitas sendiri.

“Maka dari itu kami ikut melakukan sosialisasi dan himbauan kepada SMP dan SMA Barunawati agar hal-hal seperti tawuran tidak terjadi dan dilakukan oleh siswa dan siswi Surabaya,”tambah AKP Hery.

Ia juga memastikan bahwa para pelajar ke sekolah tidak membawa barang-barang yang akan dipergunakan dalam tawuran seperti senjata tajam dan lainnya.

“Untuk saat ini sosialisasi baru SMP dan SMA Barunawati Surabaya, ke depannya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akan melakukan hal yang sama ke beberapa sekolah lain,” kata dia.

Kasat Binmas Polres Tanjung Perak Polda Jatim ini menambahkan, bahwa upaya pencegahan agar pelajar di wilayahnya untuk tidak tawuran telah dilakukannya melalui pendekatan di lingkungan sekolah.

“Kami telah melakukan kegiatan sambang dan koordinasi antar sekolah terkait informasi yang berkembang. Kemudian bersama pihak sekolah juga mengajak pihak orang tua juga bekerjasama dalam mengawasi anak-anak,”pungkas AKP Hery.

(Humas/red)

Kapolresta Malang Kota Salurkan Beasiswa dari Kapolda Jatim untuk Anak Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

0

TULUNGAGUNG – Kapolresta Malang Kota Polda Jatim Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., bersama rombongan PJU Polresta Malang Kota dan Bhayangkari Cabang Kota Malang Kota mendatangi Polres Tulungagung Polda Jatim,kemarin Rabu (7/12/22).

Kedatangan Kapolresta Malang Kota kali ini guna untuk menyerahkan beasiswa dan tabungan untuk kedua Putri almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto yaitu Muhammad Arkhan Adyasta (9th) dan harapan Abrisam Multazam (3th).

Aipda Anumerta Andik adalah salah satu dari dua anggota Polisi yang gugur saat melaksanakan tugas pengamanan di Stadion Kanjuruhan.

Saat berkunjung ke rumah keluarga Aipda Anumerta Andik, rombongan Kapolresta Malang Kota juga didampingi oleh Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, S.I.K., M.H.,

“Kami dari Polresta Malang Kota mewakili Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto untuk menyerahkan bantuan beasiswa kepada 2 orang anak korban insiden Kanjuruhan almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto dan Brigadir Anumerta Fajar Yoyok” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Pamen Polri yang tak pernah meninggalkan lukisan ayam jago ini menambahkan, beasiswa dari Kapolda Jatim akan diberikan kepada kedua anak Aipda Anumerta Andik dari SD hingga lulus SMA.

“Namun apabila yang bersangkutan ingin mengembangkan kemampuannya seperti ingin melakukan Boarding School ke pondok pesantren juga dapat dikomunikasikan dan hal itu akan dibantu” imbuh Kapolresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota juga mengungkapkan Beasiswa dari Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto yang diberikan ini tergantung dari kelas atau pendidikan yang ditempuh.

“Bantuan ini meliputi kebutuhan buku, uang pangkal sekolah serta seragam,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Selain itu rekening donasi untuk biaya kehidupan keluarga korban juga telah disediakan, termasuk memberikan bantuan sepeda motor untuk istri mendiang Brigadir Anumerta Brigadir Yoyok Fajar untuk menjalankan usahanya.

Sebagai informasi bahwa beasiswa yang diberikan oleh Kapolda Jatim melalui Polresta Malang Kota sebelumnya juga telah disalurkan kepada Alfiansyah , Rama dan Shinta yang merupakan anak salah satu korban insiden Kanjuruhan.

Dan pada hari yang bersamaan pula, Kombes Budi Hermanto juga menyalurkan bantuan dari Kapolda Jatim kepada istri dan keluarga Brigadir Anumerta Fajar Yoyok Pujiono anggota Polres Trenggalek yang juga gugur dalam insiden Kanjuruhan beberapa waktu yang lalu.

“Dalam hal ini, Polres Malang Raya berkomitmen penuh untuk selalu memberikan bantuan baik dari segi pendampingan psikologis, pemeriksaan kesehatan secara berkala maupun pemberian beasiswa pendidikan bagi anak korban,”pungkas Kombes Budi Hermanto.

(Humas/red)

Ketua Harian KKD Jatim : Publik Agar Lebih Bijak dan Cermat Dalam Menerima Informasi Terkait Tragedi Kanjuruhan

0

SURABAYA – Fakultas Hukum Universitas Airlangga menggelar focus froup discussion (FGD) untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur.

Universitas Airlangga menyebut kegiatan ini digelar untuk lebih mendengar keinginan keluarga korban. Sehingga, hasil FGD bisa diteruskan ke lembaga pemerintah yang menangani tragedi Kanjuruhan.

Dalam FGD tersebut menghadirkan 9 narasumber yang terbagi dalam 5 bidang yakni Pakar Hukum Pidana, Pakar Psikolog , Ahli Kimia, Pakar HAM, dan Ahli Forensik, dan 16 perwakilan keluarga korban Kanjuruhan.

Selain memberikan penjelasan dan sanggahan mengenai penanganan kasus tragedi Kanjuruhan para pakar sejumlah bidang yang hadir juga mendengarkan keluhan dan keinginan keluarga korban.

Keluarga korban juga dibebaskan untuk menggali informasi seputar penanganan kasus tragedi Kanjuruhan.

Salah satu orang tua korban tragedi Kanjuruhan, Vincentius Aries mengaku tidak menitik beratkan pada persoalan hukum akibat dari peristiwa itu. Namun, lebih fokus pada langkah penanganan pasca insiden tersebut.

Ia menyebutkan tragedi ini membuat korban mengalami trauma. Dia menilai pihak berwajib harus menjamin trauma healing dan memberikan jaminan proses hukum.

“Kami menitik fokuskan setelah tragedi kanjuruhan yang mengalami trauma itu diperhatikan (mendapatkan trauma healing) kemudian kelanjutan proses hukumnya bagaimana ,harus diperhatikan,” tutur Vincentius seperti dalam tayangan Metro Pagi Primetime di Metro TV, Kamis 8 Desember 2022.

Vincencius juga mengungkapkan, penyampaian para pakar dalam Review FGD Tragedi Kanjuruhan yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga Surabaya telah membuka dan memperluas pandangan keluarga korban terkait penyelesaian hukum yang ada saat ini.

“Hanya itu poin yang kami bicarakan. Yang sebelumnya kami tidak tahu bahwa kasus ini sudah diproses oleh Kepolisian, akhirnya kami tahu lewat para pakar. Selama ini kami tahu kan lewat media. Dengan begini, keluarga korban kumpul, dijelaskan kami sedikit banyak meskipun tidak nyampe 50 persen yang masuk, tapi paling tidak kami tahu,” ujarnya.

Menurut Vincencius , dari forum diskusi secara ilmiah tersebut pihaknya mendapat wawasan lebih luas. Selama ini hanya mendapatkan informasi satu arus dari beragam platform media (medsos….red) sehingga arus tersebut diyakini hampir seluruh keluarga korban.

“Para keluarga korban, saat ini mencoba berfikir jernih agar tidak terbawa iklim suasana masyarakat kota malang, aksi turun kejalan – demonstrasi – provokasi dan lainnya,”katanya.

Ia juga Menjelaskan banyak tekanan dihadapi para keluarga korban, memahamkan kepada para pakar bahwa mereka tengah dirundung kedukaan mendalam sekaligus terombang-ambing dalam tekanan banyak pihak.

“Informasi dari pakar ini diharapkan membuat pihak keluarga memiliki informasi utuh dan benar terkait tragedi tersebut,”tambahnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum (FH) Unair Iman Prihandono kembali menegaskan jika pihaknya belum dan tidak menemukan adanya unsur pelanggaran HAM Berat dalam Tragedi Kanjuruhan. Menurutnya, di antara unsur pelanggaran HAM Berat harus bersifat sistematis atau meluas.

“Ada yang bilang kasus Kanjuruhan ini HAM Berat. Tapi saya sendiri berpendapat bahwa unsur-unsur di pelanggaran HAM Beratnya belum atau tidak terpenuhi. Jadi, di antara unsur pelanggaran ham berat itu yang pertama adalah sistematis atau dia meluas,” ungkap Iman.

Ia juga menegaskan, jika di Kanjuruhan tidak ada unsur meluas. Pasalnya, kejadian ini hanya berada di satu tempat yaitu di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sedangkan untuk memenuhi unsur meluas, maka dia harus berjalan dari satu tempat ke tempat yang lain.

“Sehingga yang paling bisa untuk kita analisa lagi yaitu unsur sistematisnya. Di unsur sistematis, kalau kita cek lagi unsur sistematis itu paling nggak ada dua kategori yang harus dipenuhi untuk dia menjadi berat HAM,” tegasnya.

Dikomfirmasi terpisah, Ketua Harian Komite Komunikasi Digital ( KKD ) Jawa Timur, Arief Rahman mengatakan Tragedi Kanjuruhan adalah duka bersama bangsa.

“Ini problem kolektif yang perlu kita insyafi dan introspeksi bersama baik pengelola persepakbolaan, PSSI dan klub, masyarakat, supporter hingga unsur penjaga keamanan,” kata Arief Rahman, Kamis (8/12).

Menurutnya upaya blaming, menyalahkan salah satu pihak, dan framing, tidak akan mengurangi duka keluarga yang kehilangan anak, istri maupun suami tercinta.

“Sebaiknya yang kita ambil ialah pelajaran berharga dari tragedi itu. Kompleks sekali bila diurai,” tegas Arief Rahman.

Komite Komunikasi Digital Jatim lebih mendorong publik untuk lebih bijak dan cermat dalam menerima informasi apapun, khususnya dalam format digital dari gawainya.

Menurut Arief Rahman, sekarang ini masyarakat susah membedakan mana media dan mana media sosial.

Info dari medsos yang seringkali liar, tanpa verifikasi dan melenceng jauh dari fakta-fakta sering kali malah jadi rujukan.

“Ini berbahaya karena menjauhkan kita dari upaya mencari akar masalah dan solusi bagi setiap persoalan fundamental,”jelas Arief Rahman.

Masih kata Arief Rahman, dalam tragedi memilukan itu, ternyata setelah keluarga korban dan publik mendapat gambaran utuh dari peristiwa yang terjadi, menjadi lebih terbuka menerima.

“Meski saya sangat yakin tidak akan mudah menyembuhkan luka kehilangan mereka,tetapi setelah keluarga korban mendapat gambaran utuh dari peristiwa yang terjadi oleh para pakar, mereka terbuka dan menerima,”pugkas Arief Rahman. (red)

Polda Jatim Berbagi Sembako Untuk Warga Suku Tengger

0

PROBOLINGGO – Peduli sesama kembali diwujudkan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto.

Kali ini bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Jenderal Polisi dengan dua bintang tersebut berbagi sembako untuk warga suku Tengger.

Bansos yang diberikan oleh Kapolda Jatim untuk warga Suku Tengger kali ini bertempat di Balai Desa Wonokerto Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Di tempat dan kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, bahwa bantuan sosial yang diberikan oleh Kapolda Jatim ini adalah sebagai salah satu upaya Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat.

“Polri harus tanggap dengan situasi dan kondisi di masyarakat, dan berupaya membantu jika ada warga masyarakat yang perlu kita bantu,” ujar Kombes Dirmanto di Balai Desa Wonokerto, Kamis (8/12).

Kombes Dirmanto berharap, 100 paket sembako yang diberikan dapat sedikit mengurangi beban warga suku Tengger yang membutuhkan.

“Apalagi dampak dari pandemi covid -19 yang kita rasakan bersama bukan hanya pada kondisi sosial tapi juga ekonomi,”pungkas Kombes Dirmanto.

Untuk diketahui, kegiatan bansos Polda Jatim untuk warga Suku Tengger ini dilaksanakan usai Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr.Toni Harmanto membuka kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) tahun 2022 serta persiapan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023 di Sukopuro,Kab Probolinggo.

(Humas/red)

Menjelang TAJEMTRA Pemdes KETING Kecamatan Jombang – Jember latihan Bersama jalan Jum’at Sehat

0

JEMBER – Pagi yang Cerah ini PEMDES Desa Keting Kecamatan Jombang Kabupaten Jember Menggelar latihan bersama jalan Sehat yang pada nantinya akan ikut Gerak Jalan TANGGUL JEMBER atau yang sering di sebut dengan kata kata TAJEM yang akan di selenggarakan pada Tanggal 17 Desember tahun 2022 dengat Start Alun Alun Tanggul Sampai Alun Alun Jember.

Kepala Desa Keting SUHARTONO yang Memimpin langsung latihan Jalan sehat tersebut dan di ikuti oleh semua anggota Perangkatnya juga Lembaga desanya turut serta memeriahkan Latihan jalan sehat tersebut.

Menurut SEKRETARIS DESA SAIFUL IMRON Latihan ini sudah kita jalankan di awal bulan Desember ini untuk melatih dan supaya otot otot kita tidak kaku mas.ujarnya
Sedangkan TAJEM ini memang Agenda setiap tahun untuk memperingati hari Pahlawan kita dengan menginggat semua atas perjuangannya. (jen)

Editor : dhw_robhin

Forum CSR Lumajang bagikan bibit tanaman untuk masyarakat terdampak erupsi semeru

0

Untuk merealisasikan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat terdampak erupsi semeru direalisasikan oleh Forum CSR Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Relawan Kaki Gunung Semeru (REKGS) sebagai mitra untuk ditanam di desa sumberwuluh kecamatan candipuro.

2.000 bibit pohon sengon dibagikan di dusun ponco kusumo dan dusun kebon agung desa sumber wuluh candipuro, selanjutnya proses penanaman akan dikawal relawan REKGS sekalian untuk mendokumentasikan dan memetakan daerah daerah yang tepat agar tanaman tersebut bisa minimal menahan dampak jika ada erupsi lagi.

Penanaman bibit buah juga dilaksanakan di hunian tetap diarea bumi semeru damai (BSD) sebanyak 50 batang bibit durian dan 50 batang bibit matoa dari forum CSR, tujuannya agar kedepannya hasil panen dinikmati oleh masyarakat setempat.

Puspo kusumo dari forum CSR menerangkan bahwa tujuan pembagian bibit ini sebagai tanggung jawab kami yang peduli terhadap para penyitas semeru yang kehilangan sumber pendapatan akibat erupsi semeru, tujuan kami tidak hanya untuk mengatasi saat tanggap bencana saja, akan tetapi langkah jangka panjang kedepannya.(Must bagyo)

ASPPILU peduli penyitas semeru

0

Asosiasi Pengusaha dan Penguji Kayu Lumajang (ASPPILU) menunjukkan kepeduliannya terhadap penyitas semeru yang terdampak langsung dari aktifitas awan panas guguran yang terjadi hari minggu 4 Desember 2022.

Hari ini dibagikan barang kebutuhan pengungsi berupa kasur lipat, tikar dan selimut pada pengungsi di pos lapangan candipuro, sumbangan tersebut di serahkan di pos relawan REKGS, dan diterima oleh kordinator logistik yang ada disana, tercatat masih 29 KK yang masih bertahan di pos pengungsian ini.

Dari pengamatan media ini, dilapangan Candipuro berdiri tenda dari BASARNAS propinsi Jawa Timur, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Indofood sukses makmur peduli, Rumah Zakat, Relawan bonex, BAGUNA PDIP, PT PLN (Pesero), Indomilk, Dinkes Lumajang, Dinas PUPR Lumajang, Kodim 0821 dan POLRES LUMAJANG. Tenda tenda yang ada dilapangan ini memback up kebutuhan pokok pengungsi dan juga menjaga kesehatan nya (must bagyo)

Aksi Alumni Akpol 1990 Bantu Korban Gempa Cianjur

0

CIANJUR – Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin, 21 November lalu mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi saat ini. Selain itu, gempa berkekuatan magnitudo 5.6 ini merenggut ratusan orang meninggal dunia.

Kejadian ini turut menjadi keprihatinan Keluarga besar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Batalyon Dhira Brata. Melalui program Alumni Akpol 1990 Bakti Polri Untuk Negeri, mereka bergotong royong untuk memberikan bantuan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk berbagai barang kebutuhan pokok baik untuk anak-anak hingga orang dewasa seperti paket sembako, vitamin dan obat-obatan, dan air mineral.

“Alumni Akpol 1990 Batalyon Dhira Brata ingin turut serta meringankan beban warga Cianjur yang menjadi korban gempa bumi beberapa waktu lalu,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/12/2022).

Selain bantuan sembako, alat kebersihan dan makanan, alumni Akpol 1990 juga memberikan donasi berupa uang tunai. “Uang ini nantinya bisa digunakan untuk warga Cianjur membangun kembali rumahnya yang hancur karena gempa,” ujarnya.

Dedi menambahkan, semua bantuan ini telah dikirim ke Cianjur dengan menggunakan empat truk dan diserahkan kepada korban gempa di Cianjur melalui Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana.

“Bantuan sudah diberikan oleh Ketua Harian Angkatan alumni Akademi Kepolisian 1990 Irjen Pol Eddy Hartono dan diserahkan kepada korban gempa Cianjur melalui Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Sutana,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, atas nama keluarga besar alumni Akpol 1990, Dedi menyampaikan keprihatinannya atas musibah gempa yang terjadi di Cianjur.

“Kami berharap situasi segera pulih dan evakuasi korban serta relokasi pengungsi berjalan lancar,” katanya.

(Humas/red)

Distankannak Barito Utara, Menggelar Acara Penyerahan Bantuan Kepada Poktan

0

BARITO UTARA- Dinas Pertanian Perikanan dan Perternakan (Distankannak) Kabupaten Barito Utara, menggelar acara penyerahan bantuan untuk penanganan inflasi dengan memberikan bantuan benih jagung, bibit cabai, pupuk, pestisida, bibit ternak kambing dan pakan ternak kepada masyarakat dan kelompok tani yang dilangsungkan di halaman kantor Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Kamis (8/12/2022).

Acara penyerahan bantuan kepada masyarakat dan kelompok tani ( Poktan) di Barito Utara, dihadiri Asisten Sekda, yang mewakili Polres Barito Utara, Kabag SDM. Perwakilan kelompok tani dari enam Kecamatan, Lurah Melayu, Lurah Lanjas, Camat Teweh Tengah dan Penyuluh Pertanian dari beberapa Kecamatan.

Laporan Sekretaris Dinas Pertanian Barito Utara, Alianoor mengatakan saat ini inflasi berpengaruh dalam menentukan harga barang dipasar secara keseluruhan. Salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pertanian dalam penanganan inflasi, adalah dengan memberikan bantuan kepada masyarakat dan kelaompok tani (Poktan) meliputi benih jagung sebanyak 6000 kg, bibit Cabai rawit 3000 polybag, benih sayur 550 bungkus, Pupuk NPK 758 kg, Pestisida 904 kg, bibit ternak Kambing 42 ekor, Pakan ternak ayam 171 Sak, dengan jumlah populasi sebanyak 8500 ekor. 

Batuan untuk masyarakat dan kelompok tani (Poktan) ini secara simbolis diserahkan melalui perwakilan Poktan yang ada di Kecamatan, yakni bantuan benih jagung untuk Poktan Kecamatan Teweh Timur, batuan bibit Cabai untuk Teweh Tengah, bantuan Pupuk untuk Kecamatan Gunung Purei, Pestisida untuk Teweh Selatan, bibit ternak Kambing untuk Teweh Tengah, Pakan ternak untuk Kecamatan Teweh Baru, “jelas Alianoor, Sekdistan.

Bupati Barito Utara, dalam sambutannya yang dibacakan melalui Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Perteranakan (Distankannak) Barito Utara, Syahmiludin menyampaikan sebagaimana diketahui andil inflasi sepanjang Januari hingga November 2022 pada komoditas pertanian, dikarenakan beberapa faktor diantaranya pengaruh cuaca yang tidak menentu, serangan hama, kenaikan harga saprodi pertanian dan pakan ternak serta pada non pangan disebabkan karena adanya kenaikan harga minyak dunia.

Upaya pemerintah harus pula didukung partisipasi masyarakat secara aktif,  pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan lingkungan sekitar,  misalnya dengan menanam tanaman yang cepat menghasilkan dilahan atau pekarangan yang bisa dimanfaatkan, hal ini guna setidaknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, “kata Syahmiludin. 

“Adapun salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, dalam penanganan inflasi pada hari ini penyerahan secara simbolis memberikan bantuan benih jagung, bibit cabai, pupuk, pestisida, bibit ternak kambing dan pangan ternak kepada masyarakat dan kelompok tani, di enam Kecamatan, “jelas Kadistankannak.

semoga dengan adanya upaya yang dilakukan dari Dinas Pertanian Barito Utara ini, dapat menekan inflasi daerah agar khusuanya para petani yang ada di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan, kian sukses dan bertambah maju “harap Syahmiludin mengakhiri sambutan Bupati.  (SS)