Home Blog Page 1235

Sinergitas Polres Magetan Bersama Masyarakat Bersihkan Sungai Ngelang Minimalisir Banjir

0

Magetan – Menghadapi dampak bencana alam pada musim penghujan dan perkiraan cuaca ekstrem di Wilayah Kecamatan Kartoharjo, Anggota Polsek Kartoharjo bersama masyarakat menggelar kegiatan kerja bakti korve di sepanjang bantaran kali Desa Ngelang Kecamatan Kartoharjo Magetan, Senin (7/11)

Kegiatan yang diikuti oleh anggota dan ASN lintas sektoral dari Polsek, Koramil, Kecamatan Kartoharjo, BPBD, Dinas PU dan komunitas Tagana ini dalam rangka program tanggap bencana memasuki musim hujan tahun 2022

Kapolsek Kartoharjo AKP Drs. Sunarya saat dilokasi mengungkapkan jika kegiatan korve ini bersinergi dengan lintas sektoral bertujuan untuk bersama sama peduli menjaga lingkungan terutama bantaran sungai guna meminimalisir dampak bencana alam banjir pada musim penghujan.

“Kegiatan bersih bersih sungai ini dalam rangka antisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi di Kab. Magetan khususnya banjir diwilayah Kec. Kartoharjo,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolsek Kartoharjo menjelaskan jika kegiatan nyata yang dilakukan adalah dengan membersihkan sampah sampah maupun semak belukar yang menumpuk di sepanjang bantaran sungai.

“Sampah sampah maupun semak belukar yang ada di bantaran kita beesihkan semua, agar aliran sungai dapat kembali lancar,” tambahnya.

Di lain pihak, memasuki musim penghujan di tahun 2022 ini, Kapolres Magetan AKBP muhammad Ridwan SIK MSi telah memerintahkan jajarannya hingga Bhabinkamtibmas untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam dengan memetakan daerah rawan bencana baik banjir maupun tanah longsor di seluruh wilayah Kab Magetan.

Serta menyampaikan pesan tanggap siaga bencana guna bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana juga mengurangi resiko dan menekan dampak bencana terhadap masyarakat . (Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Pembenahan Sistem Pertanian Harus Fokus Dilakukan Kabupaten Lumajang

0

LUMAJANG – Kemandirian pangan adalah jati diri bangsa, kedaulatan pangan mutlak harus dimiliki oleh suatu pangan, kemampuan untuk memproduksi dan menyediakan stok pangan yang cukup mutlak harus dilakukan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah.

Kabupaten Lumajang terletak di kaki gunung semeru yang sudah dikaruniai lahan pertanian yang subur nanun ironisnya dari beberapa kajian tanah kita makin lama makin rusak, hal ini dipicu oleh masivnya bahan kimia yang masuk ketanah pertanian kita, dari kajian kondisi keasaman tanahnya makin tinggi belum lagi dilihat dari kandungan organisme pengurai yang ada di tanah yang makin sedikit.

Bicara pertanian harus bicara kultur, ini lah yang harus menjadi fokus kita agar petani bisa merubah kultur bertaninya sesuai dengan teknologi yang ada akan tetapi harus tetap berwawasan lingkungan, sebenarnya pemerintah kabupaten Lumajang di era almarhum Drs. H. Achmad Fauzi sudah mulai menata kawasan pertanian dengan program argropolitannya dan di era almarhum bupati DR. H. Sjahrajad Masdar MA juga menggagas sebuah aksi gerakan pemupukan organik dan bibit unggul bersertifikat (SUGARPUN BULAT) yang merupakan terobosan untuk pertanian berwawasan Lingkungan, akan tetapi capaian aksi ini belum terpublikasi dengan jelas yaitu lahan lahan mana yang sudah melakukan aksi diatas perubahan lahannya menjadi lebih subur atau bagaimana.

Dinas Ketahanan pangan dan pertanian kabupaten Lumajang harus fokus menata basic data nya yaitu petani dan lahannya, akurasi data petani dan digitasi lahan mutlak harus dilakukan sebagai langkah awal untuk menentukan sebuah kegiatan

Langkah selanjutnya adalah mengelompokkan lahan pertanian yang ada sesuai letak geografis dan tanaman yang ada sehingga muncul cluster cluster contoh kawasan kebun pisang, ubi jalar,padi, polowijo dan hortikultura sehingga membentuk kawasan yang jelas ini harus dilakukan sebagai kearifan lokal dimana petani tersebut berusaha, kemudian harus dihitung juga kebutuhan konsumsi masyarakat kabupaten Lumajang akan bahan pangan secara menyeluruh, ini sangat penting agar kita mengetahui kebutuhan konsumsi nya, hal lain juga mutlak diketahui adalah kebutuhan masyarakat diluar kabupaten Lumajang yang mengambil hasil pertanian kita. Setelah mengetahui potensi tersebut baru diterjemahkan pada sebuah rencana aksi meliputi kebutuhan areal yang ditanami sesuai dengan potensi kebutuhan pasar yang ada, ini harus dilakukan untuk perlindungan pada petani jangan hanya karena ikut ikutan tanam akhirnya rugi usaha taninya
Selanjutnya setelah panen petani sudah tidak bingung lagi menjual hasil pertaniannya karena pasarnya sudah jelas, disisi pemerintah daerah juga harus menghitung ketahanan pangannya dan stok pangan yang ada dikuasai oleh siapa ini juga harus jelas untuk menjaga stabilitas pangan daerah
Di Lumajang kita sudah ada program lumbung pangan di tiap desa, ada lembaga pembeli gabah, ada gapoktan dan juga ada persatuan penggilingan padi (Perpadi) yang notabene pemegang stok pangan, ini harus senantiasa di sinergikan datanya agar ada data yang jelas tentang produk yang di proses yang bahan bakunya dari Lumajang dan luar, ini sangat mutlak di ketahui untuk mengetahui produktivitas pertanian di Lumajang, dari data data yang akurat kita tahu kemampuan dan kelemahan kita ini akan dijadikan pertimbangan kebijakan dan intervensi pemerintah agar tepat sasaran.
Pembinaan kelembagaan petani yakni gapoktan atau poktan harus dititik beratkan pada kemandirian kelompok dimaksud, disamping itu ormas berbasis pertanian seperti HKTI dan KTNA bisa digerakkan untuk membantu pemerintah mengawal program nya, saat ini banyak SK pengangkatan kelompok tani sudah kadaluwarsa dan pengurus poktan juga banyak yang tidak aktif, ini sangat berpengaruh pada kelangsungan bantuan ALSINTAN yang dimiliki poktan, sehingga banyak yang mangkrak dan banyak yang hilang, kedepan untuk bantuan bantuan dari pemerintah harus bersifat reward atas keaktifan kelompok taninya, sehingga poktan yang tidak aktif akan berusaha untuk aktif.
Pasar produk pertanian ramah lingkungan juga harus di ciptakan karena produknya akan menjadi produk sehat, dimungkinkan rumah sakit rumah sakit menjadi konsumen aktif, ini akan mengairahkan petani atau komuntitas petani untuk tetap bertani secara sehat dan juga bisa membantu petani lepas dari pupuk kimia, sehingga ada daya saing tersendiri.

Penulis : Iskhak Subagio (Dewan Pakar HKTI Jatim)
Editor : dhw_robhin

Permudah Permohonan SIM, Satlantas Polres Pasuruan Gelar Pembekalan dan Pelatihan Berkendara Secara Gratis

0

PASURUAN – Untuk meningkatkan tertib berlalu lintas dan peningkatan pelayanan kepada pendaftar SIM, Satlantas Polres Pasuruan mengadakan pelatihan dan bimbingan gratis sebagai bekal untuk melaksanaan ujian.

Pembekalan pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk pengendara motor yang digelar di lapangan tempat ujian praktek SIM Polres Pasuruan setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 15.00-17.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra, S.IK, MH, menjelaskan bahwa, pelatihan dan bimbingan sebelum mengikuti ujian teori mauoun praktek, diberikan secara gratis kepada masyarakat yang ingin mendapatkan SIM.

“Saat ini kami akan galakkan pelatihan dan bimbingan sebelum mengikuti ujian teori dan praktek ketika mengajukan SIM”,” ujarnya.

Harapannya, imbuh Yudhi, pemohon SIM bisa menjalankan ujian teori dan praktek yang harus dilalui.

Tak hanya itu, masih kata Yudhi, pemohon juga dibimbing untuk menjaga etika berkendara agar bisa menghormati, menghargai dan menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Etika berkendara itu mutlak diperlukan. Kita tidak pernah tahu dan tidak pernah mau celaka, tetapi kalau bisa dicegah kenapa tidak? Disiplin berlalu lintas bukan hanya milik Petugas Kepolisian tetapi milik kita semua agar selamat sampai di tujuan,” kata Kasatlantas.

Diterangkan Kasatlantas, pihaknya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam bidang pengurusan SIM.

“Silahkan manfaatkan secara baik program ini, bagi warga yang sebelum mengajukan permohonan pembuatan SIM atau bagi yang gagal dalam pelaksanaan ujian SIM. Gratis pelatihannya,” pungkasnya. (qomar)

Editor : dhw_robhin

Polri Kerahkan Semua Kekuatan Sukseskan KTT G20

0

BALI – Seluruh jajaran Polri, segenap jiwa, raga, dan pikiran dikerahkan untuk mensuskseskan agenda besar dunia KTT G20 di Bali.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak hanya menumpahkan segenap pikiran, fisik, tatapi juga kekuatan jiwa untuk mengamankan perhelatan internasional yang dihadiri para pemimpin dunia G20.

Beberapa waktu lalu, sebelum gelar pasukan Operasi Puri Agung 2022, Kapolri menyempatkan diri untuk berkunjung ke beberapa pesantren dan bersilaturahmi dengan para kiai dan santri. Seraya berharap para kiai dan santri memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pelaksanaan KTT G20 berhasil sukses, aman dan damai.

Pengharapan Kapolri beserta jajaranya ke para kiai dan santri itu sebagai langkah dan pengharapan dukungan dari segenap bangsa Indonesia untuk sama-sama menyukseskan lahir dan batin perhelatan Presidensi G20 di Nusa Dua, Bali.

Tentu saja harapan besar bangsa Indonesia, juga bangsa-bangsa lain di dunia bahwa KTT G20 tersebut dapat menelurkan kesepakatan-kesepakatan dan keputusan-keputusan penting yang dapat menjadi solusi bagi kepentingan semua negara dalam menghadapi situasi global saat ini terutama terkait pemulihan ekonomi dunia.

Tentunya pengerahan segenap kemampuan SDM Polri, sumberdaya teknologi keamanan yang dimiliki Polri bersinergi dengan kekuatan TNI ditambah dengan doa segenap bangsa adalah kekuatan yang tentu menjadi pendukung bagi keberhasilan Pemerintah Indonesia sebagai Presidensi G20 kali ini.

Pemulihan ekononi dunia menjadi titik perhatian presidensi G20 pasca badai pandem covid-19 melanda dunia. Di samping tentu saja diharapkan adanya penyelesain krisis dunia yang cepat seperti penyelesaian krisis perang Rusia dan Ukraina. Sebab pemulihan ekonomi dunia akan sangat terganggu bila perang Rusia dan Ukraina tidak segera diakhiri.

Begitupun penyelesaian ketegangan di wilayah lain seperti situasi di semenanjung Korea mesti segara ada solusinya. Agar konflik tak meluas di berbagai belahan dunia.

Indonesia yang dipercaya memegang keketuaan Presidensi G20 kali ini sangat diharapkan menjadi pengarah untuk menemukan solusi strategis guna menghilangkan ketegangan dan sengketa antarnegara, sehingga pemulihan ekonomi dunia bisa berjalan seperti yang diharapkan semua negara.

Bagi Polri sendiri, suksesnya KTT G20 dengan aman dan damai menjadi pembuktian bahwa korps Bhayangkara menjadi kekuatan Kamtibmas yang dapat menjadi pilar kemajuan bangsa.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Disbudparpora Bersama DKKC Terjunkan 60 Orang Pemerhati Budaya Lakukan Pendataan Potensi Kebudayaan Kota Cimahi

0

Cimahi,Senin(07/11/2022)
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi bersama Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) melakukan pemutahiran data Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) Kota Cimahi Tahun 2022. Kegiatan ini serentak mulai dilakukan, Senin 7 November 2022 dengan melakukan pendataan langsung ke tiap Kelurahan dan RW.

Ketua DKKC, Hermana HMT mengatakan, pendataan ulang OPK, Sumber Daya Manusia Kebudayaan (SDMK), Komunitas/Lembaga Kebudayaan, Pranata Kebudayaan, Sarana dan Prasarana dan data lain terkait kebudayaan adalah upaya pemerintah Kota Cimahi dan DKKC untuk melihat potensi kekayaan budaya yang berkembang saat ini, sekaligus melakukan pemetaan pemajuan kebudayaan Kota Cimahi.

“Sebanyak 60 orang pemerhati budaya kami terjunkan kelapangan untuk mendata secara langsung. Mereka ditugaskan melihat dan mencatat kondisi sesungguhnya perkembangan kebudayaan dan pelaku budaya Kota Cimahi,” ujar Hermana dalam siaran pernya, Senin (7/11/2022).

Menurutnya, semua data yang terkumpul kemudian disusun dalam bentuk Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) oleh tim khusus. Hasilnya menjadi dokumen pemerintah Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat dan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) Republik Indonesia sebagai acuan dasar dalam menyusun Strategi Kebudayaan dan Rancana Induk Pemajuan Kebudayaan Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Selain di susun dalam PPKD, hasil pendataan diunggah ke aplikasi. OPK, SDMK, Komunitas/Lembaga Kebudayaan, Sarana dan Prasarana, peta lokasi dan data lain terkait kebudayaan tersimpan secara digital dalam aplikasi Sadayapadu,” Kata Mang Her panggilan akrab Hermana, juga alumni ISBI Bandung.

Aplikasi Sadayapadu dibuat khusus Disbudparpora sebagai arsip digital sekaligus menjadi media promosi dan media komunikasi pelaku budaya Kota Cimahi dengan masyarakat yang lebih luas. Masyarakat dunia pun bisa melihat profil pelaku/komunitas, peta lokasi dan keragaman budaya Kota Cimahi di dunia maya (internet).

“Pada kesempatan ini pelaku budaya kota Cimahi dibantu tim pendata memasukan data pribadi dan kegiatan budayanya. Selanjutnya pelaku budaya yang belum sempat terdata bisa memasukan datanya sendiri secara langsung ke aplikasi Sadayapadu melalui HP adroid, laptop dan komputer pc,” ungkapnya.

Melalui PPKD yang telah disusun, DKKC berharap pemerintah Kota Cimahi khusunya Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah mampu melihat potensi kebudayaan yang dimiliki dan menuangkannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) atau Rencana Pembangunan Daerah (RPD) sehingga pemajuan kebudayaan terus meningkat dan Kota Cimahi benar-benar memiliki jati diri kebudayaan yang utuh dan khas.

“Kedepannya kita bukan saja memiliki pelaku budaya yang berkepribadian, cerdas, kreatif, inovatif, produktif dan keragaman budaya yang unik, menarik juga dapat mengangkat citra Kota Cimahi sekaligus menjaga kedaulatan budaya bangsanya, tapi potensi kekayaan budaya yang dimiliki diharapkan punya nilai ekonomi, menjadi industri kreatif yang dapat meningkatkan pendapatan bagi pelaku budaya, masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi. Semoga aplikasi Sadayapadu milik Disbudparpora dapat dioptimalkan sebagai bagian dalam menjalin hubungan pelaku ekonomi kreatif bidang kebudayaan Kota Cimahi dengan masyarakat atau pengguna/pemakai/penikmat jasa, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” pungkasnya.

Achmad $
Editor : dhw_robhin

PJ.Walikota Cimahi lakukan Silaturahmi Bersama Keluarga Besar Cimahi Kita.

0

Cimahi(07/11/2022)
Penjabat Wali Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan mengatakan “Ada segudang PR yang harus diselesaikan”, katanya saat menghadiri silaturahmi keluarga besar CimahiKITA, bertempat di Saung Apung, Jl. Ibu Ganirah, Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Minggu (06/11/2022).

Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Cimahi, Dikdik S Nugrahawan menyampaikan, bahwa dirinya mengapresiasi kegiatan yang di inisiasi oleh CimahiKITA tersebut.

“Ini kan acara yang di inisiasi oleh komunitas, dalam hal ini CimahiKITA, dan memang saya kira ini berkaitan dengan apa yang di harapkan pemerintah Kota Cimahi”, Terang Dikdik.

Lebih lanjut Dik dik menyampaikan, bahwa di dalam membangun Kota Cimahi ini harus ada kesatupaduan dan apa yang diinisiasi pada kegiatan ini, satu hal yang kiranya dapat di apresiasi dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat Kota Cimahi.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik, bagi seluruh elemen masyarakat Kota Cimahi untuk bersatu padu membangun Kota Cimahi”Imbuhnya.

Dikatakan Dikdik, bahwa yang disampaikan adalah harapan-harapan yang memang didasarkan pada faktual, artinya kamipun sudah memahami dan sudah tau ada segudang PR yang harus kita perbaiki, kita selesaikan.

“insyaalloh dalam waktu atau selama menjadi Pj Wali Kota, ini hal tersebut menjadi salah satu prioritas untuk diselesaikan”, Ungkapnya.

Ditempat yang sama, kang Hersam sapaan akrab Heri Sambas yang juga sebagai Koordinator Presedium CimahiKITA menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran semua tamu undangan diantaranya sebagai Pj Wali Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan juga kepada pelaku sejarah Cimahi Otonom, para ketua LSM Ormas, serta hadirin keluarga besar CimahiKITA.

“CimahiKITA adalah Spirit Kecimahian, dimana spirit ini saya warisi dari para pejuang Kota Cimahi, bagaimana melanjutkan perjuangan tentang Cimahi.” Jelas Hersam

“Pada hari ini, untuk pertama kali kita bersilaturahmi. Tujuan Cimahi KITA berkumpul, untuk mengenal Kota Cimahi lebih dalam lagi, dan sebagai laporan saja pak Pj, seragam mereka ini bukan kita kasih, tapi mereka beli pak, inilah hebatnya, terimakasih atas kepeduliannya kepada CimahiKITA”, Ungkap Hersam.

Hersam juga menyampaikan, bahwa banyak yang bertanya “Apa sih CimahiKITA itu?”. Termasuk beberapa teman-teman dalam diskusinya yang selalu menanyakan.

“CimahiKITA adalah Spirit Kecimahian, dimana spirit ini saya mendapatkannya dari para pejuang Kota Cimahi, bagaimana melanjutkan perjuangan tentang Cimahi, karena saya sangat sadar bahwa kita harus tahu, harus mengerti tentang sejarah, kalau kita tidak mengenal sejarah itu sendiri maka saya yakin bahwa kita akan kehilangan jati diri kita sendiri”, Tandasnya.

Kendati demikian, dalam hal ini Hersam juga mengatakan bahwa dalam acara ini hadir para pelaku sejarah dalam silaturahmi keluarga besar CimahiKITA. Mereka didalam memperjuangkan Kota Cimahi sebagai Kota Cimahi Otonom ini sebuah perjalanan panjang.

“Mungkin bapak ibu sangat jauh ya, bayangan bahwa kita ini kayanya akan hura-hura, padahal enggak bu, kalau hura-hura itu hanya bagian kecil saja, tetapi ada yang lebih penting lagi bahwa esensinya adalah kita untuk mengenal dan mencintai Kota kita sendiri”, Pungkas Hersam menyudahi pembicaraan.

(Achmad $)
Editor : dhw_robhin

Tak Terima Dijadikan Tersangka, Mantan Kades Gempolsari Ajukan Praperadilan

0

Sidoarjo – Mantan Kades Gempolsari Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Syaroni Aliem,
lewat tim kuasa hukumnya, Persaudaraan Pengacara Jawa Timur (PPJT) mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) setempat atas penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi, dengan termohon Kajari Sidoarjo.

Sidang perdana praperadilan antara Syaroni Aliem, sebagai termohon melawan Kajari Sidoarjo, sebagai termohon terregister perkara nomor : 6/Pid.Pra/2022/PN Sda itu digelar di ruang sidang Tirta, Senin (7/11/2022).

Ketua Umum PPJT Syarifudin Rakib beranggapan penetapan kliennya tidak sah. Ia mengaku ada 6 poin alasan penetapan tersangka itu tidak sah. “Ada enam poin alasan permohonan praperadilan ini,” ucapnya.

Enam poin itu diantaranya, pertama, kliennya ditetapkan sebagai tersangka oleh termohon pada tanggal 20 Juli 2022 dan diberikan SPDP pada 21 Juli 2022, atau setelah kliennya menyerahkan bukti uang kepada termohon. “Klien kami menyerahkan uang pada tanggal 19 Juli 2022 sebagai i’tikad baik dan tanggung jawab dari klien kami,” terangnya.

Lanjut dia, poin kedua, pemohon ini tidak pernah diberitahukan dan ditunjukkan oleh termohon minimal 2 orang saksi dan atau 4 orang saksi yang telah diperiksa yang mengetahui dan melihat tindak pidana yang disangkakan. “Pemohon ini juga tidak pernah diberitahukan atas 2 alat bukti atas yang telah ditetapkan dan dituduhkan oleh termohon. Hal itu sebagaimana di tuangkan dalam surat penetapan tersangka dan memenuhi pasal 12 huruf e jo. Pasal 8 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” jelasnya.

Pada poin ketiga, bahwa kliennya hanya menerima titipan uang sebagaimana berita acara rapat desa, pada rapat pergantian pengurus masjid lama kepada pengurus baru untuk mengadakan lahan dan membangun kembali TPQ Masjid Istiqomah yang telah di beli oleh BPLS dengan dana APBN.

Namun uang tersebut dimasukkan ke rekening bersama dari pengurus masjid lama yaitu Maduka, Fatkhul Mubin, dan Nurul Hidayat sebesar Rp 297,1 juta. “Uang tersebut kemudian diserahkan kepada klien kami sesuai kwitansi dari tersangka Maduka. Kemudian diserahkan kepada termohon (penyidik) dengan hanya diberi tanda terima penyerahan barang bukti dan tidak ada serta diberikan berita acara penyitaan,” ungkapnya.

Poin keempat, Syafrudin menilai penetapan tersangka oleh termohon dan disangkakan pasal 12 huruf e jo. Pasal 8 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi hanya berupa surat pernyatan atas dana yang di bawa dan diamankan pemohon dan dibuat oleh pemohon dalam tekanan, ancaman, dan intimidasi.

“Pada waktu pemeriksaan dan disaksikan oleh kuasa hukum pemohon yang sudah dicabut dan tidak ditandatangani oleh kuasanya dalam berita acara pemeriksaan,” tukasnya.

Tak hanya itu, pada poin kelima, ungkap Syarifudin, klienya saat diperiksa sebagai saksi tanpa didampingi oleh kuasa hukum dan atau juga tidak pernah ditawarkan untuk didampingi kuasa hukum. Sementara pada poin enam, Syafrudin mengaku bahwa penetapan tersangka itu hanya didasarkan pada keterangan saksi M, yang merupakan saksi mahkota.

“Sebagai saksi mahkota adalah tidak tepat dan tidak sesuai dengan KUHAP, terutama atas kesaksian dari M. sebagai tersangka utama dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan atau atas kesaksian dari M, bukan merupakan tindakan balasan atas suatu rasa sakit hati,” ulasnya didampingi tim lainnya, Pawit Syarwani, Riyadi, M Fahmi dan Djauhari T Suwarno.

Meski demikian atas permohonan praperadilan tersebut, pihak Kejari Sidoarjo telah menyiapkan jawaban. Hakim praperadilan Irwan Efendi memberikan waktu pada Selasa (8/11/2022) besok.

“Besuk kami berikan waktu untuk jawaban dari termohon,” ucapnya yang langsung dijawab kesiapan dari termohon. “Baik yang Mulia, besuk kami berikan jawaban,” ungkap dua Jaksa Kejari Sidoarjo yang menghadiri sidang praperadilan tersebut.

Perlu diketahui, Syaroni Aliem ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejari Sidoarjo atas kasus dugaan korupsi ganti rugi korban Lapindo di luar peta area terdampak (PAT) yang diganti lewat APBN pada 2013 lalu. Syaroni diduga membawa uang total Rp 297,1 juta uang ganti rugi yang dititipkan kepadanya pada tahun 2019. Uang tersebut diduga tidak dimasukan ke rekening desa, melainkan dibawa tersangka dan sudah dikembalikan 19 Juli 2022 lalu. (Yuli)

Editor : dhw_robhin

Tekan Gangguan Kamtibmas, Kompi Siaga B Polres Lumajang Giatkan Patroli Malam

0

Lumajang – Kepolisan Resor Lumajang Jawa Timur, menggelar patroli malam disejumlah lokasi guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Senin (8/11/2022).

Bermula apel kesiapan di Mapolres Lumajang, sesudahnya anggota begerak ke lokasi – lokasi yang sudah dipetakan sebelumnya.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D S.I.K M.H melalui Kasubsipenmas Aipda Eko Budi Laksono menegaskan, pihaknya tidak akan turun tensi dalam upaya menciptakan rasa aman di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Patroli ini sebagai bentuk antisipasi kriminalitas 3C ( Curas, Curat dan Curanmor ) serta gangguan Kamtibmas lainnya,” ungkapnya.

Selain sisi penegakan, AKBP Dewa turut meminta anggota mengedepankan sisi humanis pada masyarakat. Tak ayal, diwaktu yang sama pasca sosialisasi program ‘KANDANI’ didapati informasi bahwa ada balap liar di kawasan Jalan Hos Cokroaminoto.

Namun, setibanya di lokasi, anggota tidak menemukan adanya aktivitas yang dimaksud. Akan tetapi pihaknya tetap waspada dan melanjutkan kegiatan, dengan memeriksa kelengkapan sejumlah pengendara kendaraan bermotor.

“Ada belasan pengendara yang diperiksa anggota, tetapi kesempatan tidak ada masalah. Pesan kamtibmas disampaikan sebelum mempersilahkan untuk melanjutkan perjalanan,” imbuh Eko.

Disisi lain, koordinasi dengan polsek jajaran juga dioptimalkan, untuk memperluas jangkauan, mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Kegiatan serupa terus dilakukan setiap hari, fokus pada lokasi – lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas. “Bagi masyarakat, kami imbau tetap kompak dan menyamakan tekad dan saling koordinator untuk keamanan wilayah, minimal ditempat tinggalnya. Dengan demikian, tentu barisan keamanan di Lumajang, rapat. Tidak mudah diterobos pelaku kejahatan,” tukasnya.

Andil dalam kegiatan saat itu, Kabag Ops Polres Lumajang Kompol Aryanto Agus S., A.Md berikut Kanit Turjagwali Satlantas Polres Lumajang Iptu Teguh Imanto bertindak sebagai Danki ( Komandan Kompi ).

DISKOMINFO KAB.BANDUNG MENGGELAR PELATIHAN DIGITAL DI BEDAS AKADEMI

0

Senin, 7 November 2022 bertempat di Sutan Raja Hotel and Convention Centre Soreang Pemkab Bandung melalui Diskominfo menggelar Pelatihan digital di bedas akademi. Kegiatan ini dihadiri perwakilan karang taruna yang ada di Kabupaten Bandung dan perwakilan desa di Kabupaten Bandung.

Rully Yualiana Sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung menyampaikan kepada perwakilan karang taruna / perwakilan desa yang mengikuti kegiatan ini agar mengikuti dengan serius bukan main-main. Tidak mudah untuk bisa mengikuti kegiatan ini, banyak yang ingin mengikuti kegiatan seperti ini harus mengeluarkan biaya, namun kegiatan ini diadakan secara cuma-cuma, untuk itu Rully berharap dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Lebih lanjut Rully menyampaikan akan melaunching akademi karang taruna dan akan menciptakan 75 pengusaha muda karang taruna. Jadi silahkan membentuk kelompok usaha karang taruna / usaha pemuda mewakili desanya masing-masing yang nanti modalnya akan dibantu. Siapa yang berminat dan seperti apa silahkan menghubungi Sekjen, ujarnya.

Menurut Rully karang taruna jangan ngeluh, jangan patah semangat. Karang taruna harus semangat, semangat muda, semangat perubahan. Diharapkan dari karang taruna setiap desa bisa melahirkan 10 orang pemuda menjadi pengusaha didesa masing-masing yang modalnya dari pinjaman tanpa bunga tanpa agunan di BPR dan BJB sesuai program bupati. Bentuk usahanya bebas, namun dengan adanya program penanganan laju inflasi sekarang kita coba bangun kegiatan usaha di dunia sembako. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk usaha di bidang lain, usahanya bebas apa saja asal usahanya pasti, sebut Rully.

Kepala Diskominfo Drs. Yudi Abdurahman, M.Si. mengungkapkan diskominfo berperan sebagai wadah dan memfasilitasi dari segi aplikasi. Memberi pelatihan bagi siapa saja yang bersedia belajar sehingga bisa menjadi aktor di Bedas market, mudah-mudahan para umkm bisa menjual produknya secara online. Dalam pengembangan Bedas market semua bisa terbantu, terjalin kerjasama yang baik antara penjual, reseller, dan dropshiper sehingga ada sinergi yang berkelanjutan secara win win solution.

Andri

Dalam Giat WORLD CLEAN DAY, Dilakukan Penanaman Pohon Alpukat Sebanyak 560 Batang

0

LUMAJANG – Bertempat di kawasan wisata air terjun tumpak sewu desa sido mulyo kecamatan pronojiwo, hari sabtu 5 Nopember 2022 diadakan giat penanaman pohon buah alpukat sebanyak 560 batang, giat ini kerja bareng word clean day (WCD) Lumajang yang merupakan aktifis sosial berbasis lingkungan dengan Yayasan lestari abadi(YLBA) , lautan berlian abadi (LBA) dan influencer desa(i desa) yang berbasis di jakarta, kegiatan ini disamping untuk pelestarian alam juga bertujuan menambah income petani di lokasi giat penanaman tersebut

Kegiatan ini melibatkan unsur-unsur sebagai berukut :

  1. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang
  2. Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang
  3. Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang
  4. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Lumajang
  5. BPBD Kabupaten Lumajang
  6. Perhutani Kabupaten Lumajang
  7. KRPH Kecamatan Pronojiwo
  8. UPT Sumber Daya Air
  9. Camat Pronojiwo
  10. Polsek Pronojiwo
  11. Koramil Pronojiwo
  12. Kepala Desa Sidomulyo
  13. Relawan Lereng Semeru
  14. Komunitas motor GTI
  15. Randuagung Komoniti
  16. Biru deun jatiroto
  17. OSIS SMP Pronojiwo 01
  18. Pokdarwis Tumpak Sewu
  19. SDN Sido mulyo 02
  20. Relawan REKGS
  21. HKTI Kabupaten Lumajang
  22. Relawan penghijauan malang
  23. Relawan penghijauan jember
  24. Relawan penghijauan Bondowoso

Acara diawali apel peserta penanaman dilanjutkan penyerahan bibit alpukat secara simbolis dari
Perwakilan YLBA, LBA dan I- Desa kepada Camat, perwakilan polsek, Koramil Pronojiwo dan juga seluruh perwakilan peserta penanaman kemudian langsung dilakukan penanaman oleh masing masing peserta di seputar jalan menuju kawasan air terjun tumpak sewu.

Ketua WCD Lumajang nu kholis, sangat berterima kasih atas dipilihnya Kabupaten Lumajang untuk lokasi penanaman ini, dan berharap banyak pihak juga bisa membantu sedekah pohon apapun untuk kami tanam dalam rangka mengurangi kerusakan lingkungan, dan mengapresiasi setinggi tingginya pada peserta yang sudah hadir dalam giat ini, danmemohon maaf kalau kegiatan ini banyak kekurangan nya, tapi kami berharap semua masyarakat bergerak untuk stop merusak lingkungan mulai dari sekarang.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DPC Lumajang, Iskhak Subagio, SE yang hadir dalam giat tersebut menyambut baik acara ini, saat dikonfimasi media ini menyatakan bahwa diharapkan ada penambahan nilai ekonomis terhadap petani dan pekebun yang ada dilingkungan kawasan wisata ini, yang didominasi oleh tanaman buah salak, disamping itu buah alpukad akarnya juga cukup bagus untuk menahan struktur tanah sehingga kawasan tersebut tidak gampang longsor, disisi lain dia juga merasa berterima kasih pada pihak yang menyumbang bibitnya secara gratis pada para petani di daerah tersebut selanjutnya kordinasi yang intensif wajib dilakukan agar setelah kegiatan penanaman pemeliharaannya juga perlu di optimalkan oleh petani.
Menurutnya kawasan pronojiwo dan candipuro pasca erupsi semeru tahun 2021 banyak tanaman di lereng semeru yang ikut terbakar ini memerlukan pemikiran semua pihak agar segera dilakukan tindakan nyata lebih lanjut.

(Ishak Subagio)
Editor : dhw_robhin