Home Blog Page 1234

JEMBATAN DESA BETEK KECAMATAN MOJOAGUNG SUDAH TIDAK LAYAK

0

Jombang, gempurnews.com – Jembatan penghubung desa yang berada di Desa Betek Kecamatan Mojoagung kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan dengan panjang 21 m dan lebar 3 m ini terletak di sisi sebelah Utara Desa Betek merupakan jembatan penghubung desa desa di sisi sebelah Utara yaitu desa Karobelah, Murukan dan Seketi.

Menurut pantauan awak media Rabu, 9 November 2022 ada kegiatan pembersihan sampah dan barongan pohon bambu yang terseret banjir dan tersangkut di pilar penyangga jembatan yang berjumlah tiga pilar dengan dibantu 1 alat berat excavator dari Dinas PUPR Jombang. Awak media juga memantau tangkis penyangga sisi sebelah Utara dan Selatan yang sudah banyak terkikis dan longsor karena Banjir.

Gempurnews mencoba mewawancarai Adi salah satu pekerja dari Dinas PUPR bagian alat berat untuk pembersihan sungai, tentang kondisi jembatan saat ini, di jelaskan mengenai kondisi jembatan sudah tidak layak karena pilar penyangganya lebih dari dua yang mengakibatkan sampah tersangkut dan mengumpul di pilarnya.

” Jembatan sudah tidak layak karena pilar penyangga jembatan seharusnya bisa satu atau dua ini lebih ya sampahnya tersangkut di tiang jembatan ” jelas Adi.

Melihat tangkis sisi sebelah Utara dan Selatan yang sudah tergerus air, di jelaskan juga kalau keadaan jembatan sudah siaga dan rawan karena tiang penyangga sudah menggantung. ” Kondisi Siaga dan rawan ya itu mas tiang jembatannya sudah menggantung” kata Adi.

Gempurnews mencoba menghubungi Kepala Desa Betek via wa mengenai jembatan Betek, jembatan penghubung sebelah Utara yang semalam diterpa banjir tapi sampai berita ini turun belum memberikan konfirmasi. ( Adi Facdiar)

Pelatihan Transpormasi Digital dan Vokasional Berbahan Dasar Rotan, Diikuti 60 Peserta

0

BARITO UTARA- Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil (UKM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) difasiltasi melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakertranskop UKM) Barito Utara, menggelar kegiatan pelatihan transformasi digital menuju koperasi modern bagi pengurus koperasi dan pelatihan vokasional kerajinan berbahan dasar rotan, bagi pelaku usaha mikro dan kecil di Kabupaten Barito Utara tahun 2022, bertempat di Aula MTsN Muara Teweh, Rabu (9/11/2022).

Pergelaran kegiatan pelatihan tersebut, dihadiri Asisten II Setda Barito Utara Dr. Ir. H.Rahmat Muratni, Kadis Nakertranskop dan UKM Barito Utara M. Mastur, SE, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kalteng yang diwakili oleh Kepala UPT Balai Pelatihan Koperasi UKM Kalteng, Ismaniah, SE unsur FKPD, kepala Perangkat Daerah, Camat Teweh Tengah, Jati Prayogo, Pimpinan Perbankandan dan peserta pelatihan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kopersai dan Uasaha Kecil Menengah(Disnakertrankop UKM) Barito Utara, M.Mastur, SE menyampaikan saat ini kita sedang dihadapkan dengan dampak pasca Covid-19 dan inflasi. Terkait hal tersebut perlu dilakukan upaya dalam rangka penanggulangan dampak pasca Covid-19 dan inflasi daerah, diantaranya adalah melalui upaya peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat.

Dikatakan Mastur, adapun yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, yakni UU nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian, UU nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan menengah, Permen Koperasi dan UKM RI nomor 2 tahun 2022 tentang Jukjis penggunaan dana khusus nonfisik kapasitas Koperasi usaha dan kecil.

Kegiatan bertujuan, sebagai pelatihan transpormasi digital menuju Koperasi modern  bagi pengurus Koperasi Barito Utara tahun 2022. Peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 60 orang, “sambungnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Koperàsi UKM Provinsi Kalteng, dalam sambutannya dibacakan melalui Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Kalteng, Ismaniah,SE menyampaikan bahwa dilihat dari peran strategisnya, keberadaan Koperasi dan usaha mikro kecil perlu diperhatikan agar dapat menjadi wadah berusaha yang baik, dan mampu bersaing dengan perkembangan jaman yang pesat serta dapat meningkatkan kualitas masyarakat menjadi lebih baik, sehingga memberikan dampak positif pada perekonomian Nasional.

Kami merasa sangat bersyukur dan berterimakasih atas sambutan baik, dan jalinan kerjasama antara Pemprov Kalteng dan Pemkab Barito Utara dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini, mengingat situasi yang masih dalam masa Pandemi Covid-19,  sekarang merupakan tantangan yang serius bagi perekonomian  nasional khususnya bagi anggota Koperasi dan para pelaku usaha mikro dan kecil, untuk bertahan dan bangkit dari situasi sulit akibat Pandemi ini, “kata Ismaniah.

Dengan adanya pelatihan-pelatihan bagi Kopèrasi dan UKM dapat memperkuat produktivitas dan daya saing Koperasi dan UKM, sehingga dampak dari Pandemi ini dapat kita atasi bersama. Sebagai bagian dari upaya kita untuk turut serta mendukung dan mensukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), “harapnya.

Asisten II Sekda Barito Utara, Dr.Ir.M.Rakhmad Muratni, saat menyampaikan sambutan Bupati, bahwa pelatihan transpormasi digital menuju Koperasi Modern ini, bertujuan agar para peserta dapat mengerti dan mampu menerapkan teknologi digital dalam pengelolaan Koperasi, karena digitalisasi pilihannya hanya ada dua, terlibat atau terlibas.

Menurutnya urgensi dan signifikan digitalisasi Koperasi sejalan dengan tantangan di era revolusi industri 4.0 yang menuntut seluruh kegiatan ekonomi bergeser dari metode konvensional menjadi lebih modern.

Digitalisasi merupakan sebuah tuntutan agar Koperasi terus berkembang, untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota, dan bagi peserta pelatihan Vokasional kerajinan berbahan dasar rotan sesuai dengan namanya Vokasional. Saudara akan mempelajari teori dan praktek secara propesional yang berorientasi pada peningkatan keterampilan saudara, dalam mengolah kerajinan berbahan daaar rotan, “kata Asisten II.

Kiranya narasumber atau pengajar berkenaan, menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dimengertikan dan dipahami oleh para peserta, sehingga ilmu dan pengetahuan yang diterima dapat diaplikasi dengan baik.

Kepada peserta pelatihan, saudara dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh aktif bertanya dan berdiskusi dengan pengajar yang ada, sehingga setelah mengikuti pelatihan ini seluruh peserta memiliki kompetensi pengetahuan untuk keterampilan serta dapat menerapkannya, ” harap Asisten II.  (SS)

Komisi IV DPRD Kota Cimahi Terima Audiensi KORMI dan INORGA Terkait RAB Dana Hibah KORMI Tahun 2023

0

Kota Cimahi, Selasa (08/11/2022) – Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Ayis Lavilianto beserta empat anggotanya yaitu Kania Intan Puspita, Ehan Rochayati, Fredy Siagian, dan Ayi Kusnayadi dengan didampingi Kepala Dinas Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Kadisbudparpora) Kota Cimahi Drs. Achmad Nuryana pada Sabtu (05/11/2022) kemarin menerima audiensi Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cimahi beserta Perwakilan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Rekreasi. Mereka di terima di Kantor DPRD Kota Cimahi, Jln. Dra. Hj. Djulaeha Karmita No.5, Cimahi Tengah.
Kehadiran KORMI dan INORGA Rekreasi tersebut dalam rangka menyampaikan asipirasi mereka terkait bantuan dana hibah. Pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya pada Selasa (01/11/2022) antara KORMI) Kota Cimahi dengan Disbudparpora Kota Cimahi. Pada pertemuan itu diungkapkan bahwa Rencana Anggaran Biaya (RAB) Hibah KORMI Tahun 2023 tidak dihapuskan. Bahkan, telah diajukan sebesar Rp 1,5 miliar dan tinggal menunggu pengesahan pihak Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cimahi dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Cimahi.
Terkait hal tersebut, Sekretaris KORMI Kota Cimahi, Drs. R. Pramudyo, S.H. atau akrab disapa Pram sempat mempertanyakan penyebab dihapusnya RAB hibah KORMI kepada Komisi IV DPRD Kota Cimahi karena RAB Hibah KORMI itu tidak masuk dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemerintah Kota Cimahi. Padahal, selama ini pihaknya telah berjuang agar keberadaan KORMI statusnya sama dengan KONI dan BAPOPSI.
Menurut Pram, keberadaan KORMI memiliki payung hukum yang sama dengan KONI dan BAPOPSI yaitu Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi No. 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan. Oleh karena itu pihaknya kembali mempertanyakan kepada Komisi IV DPRD Kota Cimahi, mengapa dana hibah KORMI itu tidak dimasukkan ke RKPD, sedangkan pengajuan RAB Hibah KORMI Tahun 2023 sudah diajukan sejak Maret 2022 sesuai prosedur.
Sekretaris KORMI Kota Cimahi tersebut kemudian menjelaskan kronologis proses pengajuan dana hibah KORMI. Menurut Pram, pada 5 April 2022, Disbudparpora Kota Cimahi pernah berkirim surat kepada para calon penerima hibah, termasuk KORMI. Kemudian mereka diminta untuk membuat proposal.
“Kemudian pada 18 April 2022, proposal KORMI ini kami kirimkan ke Wali Kota dan tembusan kepada Disbudparpora,” ungkap Pram.
Sebulan kemudian, lanjut Pram, tepatnya pada 30 Mei 2022 pihak KORMI melakukan presentase terkait usulan rencana hibah tersebut. Dua bulan kemudian, yaitu pada 6 Juli 2022, KORMI melakukan evaluasi usulan hibah dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang). Apa yang sudah dilakukan oleh KORMI tersebut telah disampaikan kepada Komisi IV. Namun, saat itu pihak Komisi IV DPRD Kota Cimahi mengatakan sudah tidak ada ruang lagi untuk memasukkan dana hibah tersebut karena tidak masuk di RKPD.
“Bahkan, Komisi IV memberikan saran, dana hibah bisa diakomodir melalui titipan dana ke Disbudparpora dan KORMI menolak hal itu,” ungkap Pram.
Usulan pihak Komisi IV DPRD Kota Cimahi tersebut membuat pihak KORMI kecewa. Mereka merasa dianaktirikan sehingga mereka mendesak DPRD Kota Cimahi dan Pemerintah Kota Cimahi menjelaskan pihak siapa sebenarnya yang menjegal usulan mereka sehingga tidak masuk di RKPD. Saat itu Kepala Disbudparpora menyampaikan bahwa masih ada peluang untuk mendapatkan hibah, sambil menunggu prosesnya pada 30 November 2022.
Selajutnya Pram mengatakan bahwa kini pihaknya akan kembali beraudiensi dengan TAPD, Bappedalitbang, dan juga Banggar DPRD Kota Cimahi. Mereka ingin meminta penjelasan terhadap ketimpangan yang ada, mulai dari pelaksanaan penganggaran hibah di Kota Cimahi, sesuai dengan Perda No. 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan yang menjadi binaan ruang lingkup dan tanggung jawab Pemerintah Kota Cimahi.
Terkait permasalah yang dijelaskan oleh Sekretaris KORMI Kota Cimahi tersebut ditanggapi oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Ayis Lavilianto. Saat dikonfirmasi awak media Gempurnews usai pertemuan tersebut, pihaknya membenarkan telah menerima audiensi dari KORMI yang mempertanyakan terkait anggaran hibah KORMI Tahun 2023.
“Betul sekali. Hal tersebut saat ini masih dalam proses pembahasan di Banggar dan TAPD karena kegiatan itu harus masuk ke RKPD. Terkait masalah anggaran KORMI, ternyata di RKPD tidak ada. Tentu saja kami selaku anggota dewan tidak menyetujuinya kalau itu tidak ada di RKPD. Kami menyetujui anggaran untuk KORMI tersebut dititipkan di Disbudparpora,” ungkap Ayis.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi tersebut menegaskan bahwa pihaknya tetap tidak setuju kalau pihak KORMI meminta agar anggaran untuk KORMI tetap lewat hibah.
“Satu-satunya cara penyelesaian anggaran untuk KORMI yang tidak masuk di RKPD, solusinya harus dititipkan di Dinas. Jadi, anggarannya lewat kegiatan di Dinas karena itu masuk Indeks Kinerja Utama (IKU) Disbudparpora, jadi bisa di dinas, sambil menunggu keputusan di Banggar dan TAPD, terkait berapa-berapanya yang akan diberikan kepada KORMI yang dititipkan lewat Dinas,” lanjut Ayis.
Berkaitan dengan pertanyaan dari pihak KORMI yang mempertanyakan alasan anggaran hibah KORMI tidak masuk di RKPD, Ayis mengatakan bahwa hal tersebut seharusnya dipertanyakan pihak KORMI ke Pemerintah Kota, TAPD, atau Bappeda.
“Kami juga akan mempertanyakan hal yang sama kepada pihak Bappeda nanti karena yang mengurus masalah RKPD adalah Bappeda,” pungkas Ayis. 

(Achmad $)
Editor : dhw_robhin

PEMKOT CIMAHI SOSIALISASIKAN PENERAPAN SMP/MADRASAH AMAN BENCANA (SMAB)

0

CIMAHI,Selasa(08/11/2022)
Sekolah merupakan area publik yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat terutama anak-anak. sekolah aman bencana merupakan salah satu cara untuk melindungi anak-anak dan generasi muda dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang kondusif serta aman dari ancaman bahaya yang tidak dapat dihindarkan. Untuk membekali komunitas sekolah agar memiliki pengetahuan tentang penanggulangan kebencanaan, Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi menyelenggarakan Kegiatan Sekolah/ Madrasah Aman Bencana bertempat di Sekolah SMP Negeri 1 Kota Cimahi Jl. Rd. Embang Artawidjadja No. 12 Kota Cimahi, Selasa (08/11/2022)
kegiatan SMAB direncanakan selama 4 hari dari tanggal 8 s.d 11 Nopember 2022 hari pertama sampai dengan hari ketiga pelaksanaan workshop persiapan penerapan SMAB stakeholders pendidikan dan kebencanaan, hari terakhir pelaksanaan gladi lapang/ simulasi dan evaluasi dengan menghadirkan narasumber dari BPBD Provinsi Jawa Barat dan Yayasan Indonesia Badhra Utama (Ibu) Bandung dengan diikuti 550 peserta yang terdiri dari unsur : warga satuan pendidikan SMP Negeri 1 Kota Cimahi, unsur Kelurahan karangmekar, Puskesmas Cimahi Tengah Kota Cimahi, FPRB Kota Cimahi, dan warga masyarakat kelurahan Karang Mekar Kota Cimahi.
Upaya mitigasi bencana terus dilakukan dalam membangun ketangguhan dan kesiapsiagaan dalam menghadap, kegiatan yang dihadiri dan dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Herry Z., ini menjadi sarana bagi guru dan siswa untuk belajar tentang lingkungannya serta menjadi agen untuk memberikan informasi kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
Menurut Herry, hal ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat dengan literasi bencana sehingga tercipta budaya sadar akan bencana.
“Kegiatan ini dilakukan agar peserta khususnya pengajar dan siswa dapat menularkan pengetahuan ke keluarga dan masyarakat sehingga dalam menghadapi kesiapsiagaan bencana semua elemen dapat tersampaikan oleh sosialisasi ini”ujarnya
Ia juga menyampaikan bahwa sekolah aman bencana adalah komunitas pembelajaran yang berkomitmen akan budaya aman dan sehat, sadar akan risiko, memiliki rencana yang matang dan mapan sebelum, saat, dan sesudah terjadinya bencana.
“Perlunya early warning memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi bencana, sosialisasi akan dilaksanakan secara bertahap diseluruh Sekolah Kota Cimahi” tambahnya

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, S.Sos dalam wawancaranya menambahkan pentingnya kegiatan ini dilaksanakan agar masyarakat lebih aware terhadap bencana melalui kelompok – kelompok dilingkungan sekolah, dalam hal ini kelompok warga sekolah, pengajar maupun murid.
“Harapannya mereka ini adalah agen, mereka punya pengetahuan tentang kebencanaan yang bisa ditularkan ke lingkungan sekitar karena pencegahan dan kesiapsiagaan sama pentingnya dengan tanggap bencana, Rehabilitasi dan Rekontruksi, untuk materi yang disampaikan secara garis besar sama namun ada yang disesuaikan dengan protab” Imbuhnya

Menutup sambutannya Herry berharap melalui penerapan sekolah/madrasah aman bencana dapat menerapkan standar sarana dan prasarana serta budaya yang mampu melindungi warga sekolah dan lingkungan di sekitarnya dari bahaya bencana.
Turut hadir dalam kegiatan Sekolah/ Madrasah Aman Bencana (SMAB) Dandim 0609 Letkol Inf. Hary Novana Andriyas, S.sos dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi.

Achmad $
Sumber:(Bidang IKPS/SEP)

TIM PUTRI HOCKEY KAB.BANDUNG PEMENANG 1PORPROV XlV 2022

0

BANDUNG – Senin, 7 November 2022 bertempat di Lapangan Hockey Jalak Harupat Kabupaten Bandung diadakan upacara penghormatan pemenang Porprov XlV cabang olahraga outdoor. Pertandingan cabang olahraga outdoor putra dan putri yang berlangsung dari tanggal 3-7 November 2022 ini diikuti oleh 14 kota dan kabupaten se Jawa Barat.

Agus Mukhtar Sidik, Manager Hockey putri Kab.Bandung merasa gembira dan bersyukur pada Allah SWT atas dukungan semua baik pelatih dan koni dengan fasilitas yang ada dan miliki tim Hockey Kab.Bandung bisa menjadi peraih medali emas baik putri maupun putra. Agus berterimakasih atas perhatian dan doa semuanya sehingga bisa menjadi juara dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) Jawa Barat ke XIV tahun 2022 ini.

Sempat tertinggal 0-1 dari Kota Bandung, tim hockey Kabupaten Bandung akhirnya menang 4-3. Kemenangan Tim Hockey putri Kabupaten Bandung tersebut hasil dari adu pinalti. Sebab, hingga akhir pertandingan waktu normal kedudukan sama kuat 1-1.

Ketua Umum Federasi Hockey Indonesia (FHI) Jawa Barat H. Syahrir mengucapkan terima kasih kepada Pemda Jabar dan Pemkab Bandung beserta seluruh jajarannya yang telah mendukung kegiatan ini. Atas dukungan dan semangatnya kegiatan ini terlaksana lancar dan sukses. Selanjutnya kedepan akan membina atlet hockey untuk ke jenjang PON dan Kejurnas. Akan dilakukan pelatihan-pelatihan untuk atlet hockey menyesuaikan kejuaraan yang ada.

(Andri)
Editor : dhw_robhin

DPRD Gelar RDP Dengan Pemkab Barut.Mengenai Kenaikan Tunjangan BPD

0

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemerintah Daerah dan Badan Musyawarah Desa (BPD). Rapat Dengar Pendapat yang dimaksud, yaitu mengenai kenaikan tunjangan Pimpinan dan Anggota BPD se- Barito Utara.

RDP yang dipimpin oleh Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Hj. Mery Rukaini, M. IP didampingi Wakil Ketua II,Sastra Jaya dan tiga belas anggota DPRD dari Masing- masing Komisi I, II dan III.

Sementara yang menghadiri RDP tersebut dari Pemerintah Daerah, dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Drs. Muhlis, didampingi Kadis SosPMD, Eveready Noor, Kadis BPPD, Agus Siswadi, dan anggota Badan Musyawarah Desa (BPD) se- Barut.

Dari rangkaian RDP awal pembukaan, oleh pimpinan rapat serta tanya jawab antara anggota BPD, serta dengan legislatif dan eksekutif. Sampai pada penjelasan- penjelasan mengenai usulan pagu kenaikan tunjangan dari ABPEDNAS sebagi berikut, yaitu Ketua, Rp. 2. 500.000, Wakil Ketua Rp. 2.200.000, Sekretaris Rp. 2. 000.000, dan anggota Rp. 1.800.000.

Berdasarkan kesimpulan RDP pada hari ini, Selasa tanggal 8 November 2022. DPRD dan Pemerintah Daerah Barito Utara, sepakat untuk kenaikan tunjangan pimpinan dan anggota BPD sè- Barito Utara dan sasaran kenaikannya akan di formulasikan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.  (SS)

AKP Didik Sugiarto : Generasi Muda Harus Ngerti Apa Itu Paham Radikalisme Agar Bisa Nolak

0

Lumajang – Upaya Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur dalam menangkal paham radikalisme dikalangan pemuda ( generasi bangsa ), hingga kini terus digencarkan.

Pertemuan bertemakan kontra radikalisme / edukasi pembinaan serta penyadaran bagi individu dan jaringan, organisasi kelompok radikalisme / intoleran dan anti pancasila, terus digencarkan baik dalam lingkup formal maupun non formal.

Dikalangan pelajar, Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Didik Sugiarto S.H menyampaikan, definisi paham radikal secara mendetail. Menonjolkan sisi bahayanya pada keutuhan bangsa, yang berlaku dengan kelangsungan hidup jangka panjang.

“Radikalisme atau paham radikal membuat stabilitas dan kedamaian suatu negara dapat terancam. Cenderung tidak menghiraukan kaidah atau aturan yang berlaku, sehingga kelompok ini beranggapan sesuatu itu adalah yang paling benar. Tidak memandang yang lain dengan atau dari sudut pandang lainnya,” ucap AKP Didik, kemarin di sebuah lingkungan sekolah di Kecamatan Lumajang.

Oleh karena karena itu, perwira polisi berpangkat tiga balok kuning emas itu menegaskan, jika generasi atau kalangan muda – mudi perlu memahaminya, sehingga bisa tegas menolak.

Selain sisi menyelamatkan generasi penerus bangsa, kegiatan tersebut terus digencarkan guna cipkon sitkamtibmas menjelang pelaksanaan rangkaian kegiatan KTT G20 dan Natal 2022 serta Tahun Baru 2022 di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Kami ingatkan betul – betul. Jaga perdamaian dan kerukunan. Buktikan kalau bangsa ini kuat dengan generasinya yang sehat dalam berfikir serta berpegang tegus pada landasan negara diantaranya Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda – beda akan tetapi tetap satu juga yakni Indonesia,” imbuhnya.

Diakhir penyampaiannya, AKP Sugiarto meminta jika ada yang merasa atau mengalami perbuatan teror yang membuat tidak nyaman dan mengganggu, agar segera melapor.

Polres Tanjung Perak Berhasil Amankan Pelaku Curanmor Milik Pedagang Pasar Pabean

0

Surabaya – Polisi menangkap dua pencuri kendaraan bermotor (curanmor) dalam aksinya mereka menyasar di pasar ikan Jalan Panggung Surabaya.

Diketahui dari dua pelaku yang berhasil diamankan polisi adalah AS (24) warga jalan Panggung Surabaya dan WA (25) warga jalan Muteran Pabean Cantikan Surabaya.

AKBP Anton Elfrino Trisanto melalui Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Hegy Renata menyebutkan, kedua maling tersebut diringkus setelah menggasak sepeda motor milik salah satu pedagang berinisial J (47) warga Jalan Indrapura Baru Surabaya.

“Peristiwa pencurian itu terjadi di wilayah pasar Ikan jalan Panggung Pabean Surabaya, bermula saat korban memarkir kendaraannya di Pasar Ikan Jalan Panggung Surabaya pada pada hari Kamis 08 Agustus 2022 pukul 06.30 Wib,” kata Kompol Hegy.

Kemudian Kompol Hegy Renata mengatakan, korban mengetahui pada pukul 06 : 30 Wib, setelah korban selesai berjualan, sepeda motor merk Honda Beat dengan Nopol L-5203- PF tersebut tidak ada di tempat.

“Korban kemudian memutuskan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Pabean Cantikan Surabaya,” ungkap Kompol Hegy.

Kapolsek menuturkan, setelah menerima laporan tentang pencurian tersebut, anggota Reskrim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Selanjutnya anggota melakukan penyelidikan dibantu alat bukti yang sah. Pada hari Selasa 25 Oktober 2022 petugas mendapat informasi tentang keberadaan pelaku,” jelas Kompol Hegy.

Atas informasi tersebut polisi melakukan pengejaran dan berhasil menangkap salah satu tersangka yakni berinisial AS.

“AS ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian yaitu dijalan Panggung Surabaya. Setelah diinterogasi dia mengakui telah mencuri di tiga TKP di Surabaya, terakhir mencuri sepeda motor di Pasar Ikan jalan Panggung Surabaya,” ujar Kompol Hegy pada Senin (07/11/2022).

Kedua pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Pabean Cantikan untuk dilakukan pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah dicecar pertanyaan oleh penyidik, kedua akhirnya mengaku tidak sendirian dalam aksinya, melainkan dibantu ole rekannya berinisial S (DOP).

Selanjutnya kedua bandit itu dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek Pabean Cantikan Surabaya,” Pungkasnya.

Pelaku dipersangkakan dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan, ancaman hukumannya yakni pidana penjara paling lama 7 tahun penjara.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Satbinmas Polres Lumajang Sosialisasikan Bahaya Faham Radikalisme di Ponpes Al Fauzan Labruk Lor

0

Lumajang – Guna mencegah penyebarnya faham yang dapat mengganggu kamtibmas, Binmas Polres Lumajang melakukan sosialisasi ke sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Lumajang, sosialisasi ini dilaksanakan di Ponpes Al Fauzan Desa Labruk Lor Kecamatan Lumajang. Sosialisasi ini dilakukan, untuk menyampaikan terkait bahayanya faham intoleransi, radikalisme dan anti Pancasila.

Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Didik Sugiarto SH mengungkapkan bahwa kegiatan itu mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak Pondok Pesantren. “Dengan harapan, para santri pondok pesantren tersebut menjadi generasi terbaik untuk NKRI,” ujarnya Selasa, (8/11/2022).

Pihaknya memaparkan, dalam sosialisasi itu memberikan materi terkait pancasila. Indonesia terdiri dari berbagai macam suku dan bangsa. Namun situasinya tetap aman dan damai.

“Karena itu, persatuan ini harus terus dipelihara, dengan pancasila sebagai dasar dan ideologi negara,” imbuhnya.

Sementara itu, ia juga menyampaikan bahwa faham radikal sudah berkembang secara luas di dalam dan luar negeri. Faham tersebut muncul di karena-kan ketidak percayaan dan kepuasan terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Faham ini menganggap bahwa tindakan yang mereka lakukan adalah tindakan yang benar. “Padahal tindakan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang menganut faham tersebut merupakan tindakan yang mengancam kesatuan NKRI,” tuturnya.

Adapun usaha atau upaya untuk mengatasi terjadinya paham radikalisme antara lain bisa dengan diadakan pembinaan tentang pemahaman agama yang baik. Melalui pendidikan formal maupun non formal untuk mengantisipasi masuknya paham radikal tersebut.

Disampaikannya juga, Indonesia terus diguncang berbagai tindakan radikalisme. Realitas ini jelas bukan sesuatu yang lumrah dan tidak menyenangkan bahkan dapat menghancurkan citra Islam itu sendiri.

“Hal itu secara otomatis telah menjadi tugas bagi para pemimpin agama Islam dan pemimpin negara. Guna bersama-sama merapatkan barisan, berpegangan tangan untuk maju bersama dalam mem-bangun dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Poros Pagi Di Depan Sekolah, Jajaran Anggota Polsek Bantu Penyeberangan Anak-anak Sekolah

0

Lumajang -Saat masuk sekolah pagi hari, jajaran Polsek Polres Lumajang menempatkan personelnya di depan sekolah untuk menyeberangkan para pelajar yang akan masuk sekolah.

Dalam kegiatan poros pagi, anggota Polsek mengatur lalu lintas, dan menyebrang para siswa yang hendak memasuki sekolah.

Selain itu anggota juga menghampiri anak sekolah untuk membantu menyebrang jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya laka lantas serta kemacetan di jalan raya.

Ps Kasubsipenmas Aipda Eko Budi Laksono mengatakan, bantuan yang diberikan anggotanya itu sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap keselamatan anak- anak sekolah.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan ini untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat terutama para pelajar.

“Kami ingin memastikan serta memberikan rasa aman bagi para pelajar yang sudah mulai masuk sekolah,” jelas Eko.

Seperti yang terlihat pagi ini jajaran anggota Polsek menempatkan personelnya untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas di depan sekolah yang berada di pinggir jalan protokol yang yang lalu lintas diwaktu jam sibuk sangat padat dan ramai.

“Pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh jajaran anggota Polsek sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat menuju Polri yang presisi,” pungkas Eko Budi.