Home Blog Page 1239

Serap Keluhan Masyarakat, Kapolres Pasuruan Menggelar Diagram (Dialog Bersama Masyarakat) Kecamatan Pasrepan

0

PASURUAN – Dalam rangka menyerap aspirasi atau keluh kesah masyarakat terhadap Sitkamtibmas di wilayah Kabupaten Pasuruan, Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi PJU Polres Pasuruan, Kapolsek Pasrepan, dan Forkopimca menggelar Diagram (Dialog Bersama Masyarakat) Kecamatan Pasrepan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pendopo Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan. Dan dihadiri oleh sejumlah Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kecamatan Pasrepan, Jum’at (04/11/2022).

Sambutan diawali oleh Sekretaris Camat Winongan, dia mengucapkan permohonan maaf karena bapak camat tidak bisa mengikuti kegiatan Diagram yang dilaksanakan oleh Polres Pasuruan.

“Di wilayah Kecamatan Pasrepan untuk saat ini memiliki ±34 Ribu jiwa penduduk, Semoga dalam kegiatan Diagram hari ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat Pasrepan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari dan keluh kesah mereka bisa tersampaikan dalam pertemuan hari ini dengan bapak Kapolres Pasuruan,” tuturnya.

Kapolres Pasuruan melanjutkan, “Saya ucapkan terimakasih kepada bapak ibu yang hadir bisa meluangkan waktunya untuk mengikuti kegiatan Diagram di wilayah Kecamatan Pasrepan ini,” ucap Kapolres.

Di dalam program Diagram ini, terhitung wilayah Kecamatan Pasrepan merupakan wilayah yang ke-14 dalam pelaksanaan Diagram di Kabupaten Pasuruan.

“Perlu diketahui bahwa perekonomian di luar Indonesia saat ini berada pada titik lemah karena sudah ada 28 Negara yang membutuhkan keuangan kepada UFF. Banyak masyarakat diluar sana yang sudah mengalami kelaparan maupun inflasi perekonomian,” lanjutnya.

Kapolres berharap kepada masyarakat Kecamatan Pasrepan, agar bisa bekerjasama dengan kepolisian dalam hal apapun terkait kegiatan yang ada di wilayah Kecamatan Pasrepan dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Pasrepan supaya tercipta situasi yang aman dan Kondusif.

Mustofa salah seorang Tokoh Masyarakat di Desa Mangguan mengatakan, “Saya meminta kepada Polres Pasuruan untuk memperhatikan kasus terkait penebangan liar yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan adanya pertambangan yang merusak lingkungan di wilayah Kecamatan Pasrepan,” katanya.

Kapolres Pasuruan menjawab terkait dengan eksplorasi pertambangan dan penebangan hutan liar, kedepan akan dimonitor kembali dan memberikan tugas kepada Polsek Pasrepan agar menindak tegas para pelaku pertambangan maupun penebangan hutan liar di Kecamatan Pasrepan.

“Saya mewakili para anggota Kepolisian yang lain, memohon maaf kepada masyarakat karena banyak masalah yang berkaitan dengan Instansi Polri, kedepan kami akan tetap berusaha dalam melayani masyarakat yang terbaik, dan saya harap agar masyarakat untuk tidak memukul rata dan berasumsi bahwa Polisi itu buruk semua setelah melihat kejadian-kejadian diluar sana yang telah terjadi, karena mereka yang melakukan pelanggaran adalah Oknum, tapi masih banyak Polisi yang baik dan jujur dalam melayani maupun mengayomi masyarakat,” pungkas Kapolres.(Qomar)

Editor : dhw_robhin

Polres Lumajang Gelar Pelatihan Pembuatan Konten Medsos Edukatif

0

Lumajang – Polres Lumajang menggelar pelatihan pembuatan konten media sosial (medsos) buat anggota kepolisian. Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan sumberdaya yang unggul, informatif dan edukatif.

Kasubsipenmas Penmas Polres Lumajang Jawa Timur Aipda Eko Budi Laksono mengatakan, jika kolaborasi ini penting bagi institusi Polri dalam memberikan konten edukatif, seperti pembuatan konten video maupun narasi yang bersifat informatif dan bisa diterima oleh masyarakat.

“Maka itu, kami menggandeng salah satu Jurnalis serta Dosen untuk memberikan masukkan dan arahan untuk membuat konten yang baik dan bisa mengena kepada masyarakat,” ujar Aipda Eko Kamis, (3/11/2022).

Apalagi, pasca munculnya kasus yang menyangkut oknum institusi Polri, citra Polisi menurun drastis. Untuk itu pihaknya menggelar kegiatan dengan program Quick Wins Presisi ini untuk meningkatkan SDM yang unggul.

Program Quick Wins Presisi adalah instrumen yang diberikan langsung oleh Kapolri untuk pembuatan konten publikasi kegiatan Polri yang segmennya bersifat positif. Tujuannya ialah, sebagai edukasi masyarakat.

“Bukan pencitraan, tapi dari sekian Polisi pasti ada yang baik,” tambahnya.

Ditempat yang sama, sebagai pemateri Indana Zulfa S,Pd M,Li menjelaskan, jika kegiatan Quick Wins Presisi ini sangat luar biasa, mengingat saat ini mayoritas masyarakat sudah terbiasa dengan konten-konten yang ada di media sosial.

Hadirnya para anggota Polri di Lumajang ini selain diskusi juga pemberian pelatihan pembuatan konten yang bersifat edukatif dan inovatif. Sehingga bisa ditiru dan dapat diterapkan oleh masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan kedepan teman-teman Polri bisa membuat konten-konten positif yang bisa disebarkan dan diterima oleh masyarakat,” kata Indana yang merupakan Jurnalis dari Lumajangsatu Media.

Sebatas diketahui, kegiatan pelatihan ini diikuti oleh Babinkamtibmas Polsek Jajaran dan dihadiri oleh Kabag SDM juga dihadiri oleh Kasisubsipenmas Humas Polres Lumajang beserta anggota. Selanjutnya juga diakhiri dengan tips dan trik pembuatan konten yang bagus, sehingga bisa diterima oleh masyarakat dan nitizen.

Bea Cukai Batam,TNI Dan Polri Gelar Operasi Penertiban di Pelabuhan Telaga Punggur

0

Batam – Bea Cukai Batam kembali lakukan operasi bersama penertiban Pelabuhan Telaga
Punggur, Nongsa, Batam. Operasi ini sebelumnya telah digelar pada bulan Agustus 2022. Bea Cukai Batam
bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya dari unsur TNI dan POLRI untuk bersama mengawasi
barang-barang dari kawasan bebas Batam yang masih terutang bea masuk, pungutan dalam rangka impor
maupun cukai yang akan dibawa keluar dari kawasan bebas Batam. Operasi bersama tersebut digelar dari
31 Oktober hingga 6 November 2022, dan dimungkinkan untuk diperpanjang.

Sisprian Subiaksono, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, mengatakan bahwa operasi bersama
Penertiban Telaga Punggur perlu dilakukan mengingat bahwa Pelabuhan Telaga Punggur menjadi salah
satu jalur utama lalu lintas barang yang akan keluar dari Batam. Dalam sehari, puluhan kendaraan yang
keluar dari Batam, membawa barang-barang untuk dibawa ke luar kawasan.

“Ini kegiatan operasi bersama antara DJBC bersama TNI dan POLRI untuk melakukan pengawasan
bersama barang-barang yang akan dikeluarkan dari kawasan bebas batam, hal ini sebagai bentuk
pengejawantahan dari kerja sama Menteri Keuangan bersama Panglima TNI dan KAPOLRI untuk saling
mendukung tugas dan fungsi masing-masing instansi. Selain itu, kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata
tindak lanjut dari informasi yang berkembang dari masyarakat baik dari rekan-rekan media, LSM dan unsur
masyarakat lainnya yang disampaikan kepada kami mengenai kegiatan lalu lintas di punggur,” ujar Sisprian.

Puluhan truk-truk yang lewat melalui Pelabuhan Telaga Punggur Batam diperiksa oleh petugas Bea dan
Cukai. Dalam operasi saat ini telah ditemukan tegahan ballpress atau baju bekas impor.

“Modusnya, barang pindahan. Namun setelah dicek ternyata ballpress, pernah berisikan baju “You Can
See”. Kita cek manifest tidak sesuai peruntukannya, karena tidak mungkin nenek-nenek pakai baju seksi,
apalagi dengan jumlah yang tak sedikit,” jelas Sisprian.

Setelah periode operasi bersama penertiban Pelabuhan Telaga Punggur di Batam ini selesai, kemungkinan
akan diteruskan atau dilanjutkan dengan operasi bersama antara Bea Cukai dengan TNI-POLRI di
pelabuhan tujuan untuk periode selanjutnya, sehingga pengawasan atas barang yang keluar dari kawasan
bebas Batam tetap terus dilakukan.

Selain melalui operasi bersama dengan TNI dan POLRI di Malaysia.Sinergi antara Bea Cukai dan aparat penegak hukum khususnya di wilayah Batam senantiasa terus terjalin
dan sering melakukan operasi bersama dengan TNI AL dan Polairud, baik operasi harian maupun operasi
khusus, demi mengatasi masuknya barang-barang dari luar negeri ke wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia tanpa mengindahkan peraturan kepabeanan dan cukai serta peraturan lainnya di bidang impor
dan ekspor.

(Gst)
Editor : dhw_robhin

Polda Jatim Bongkar Sindikat Produsen dan Pengedar Uang Palsu

0

SURABAYA – Polda Jatim bongkar sindikat produsen dan pengedar Uang Palsu (Upal) dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam pengungkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan 11 orang tersangka dan mengamankan lembaran kertas Upal siap edar sebanyak 808, 6 juta.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto bersama instansi terkait, merilis hasil pengungkapan tindak pidana Upal, pada Kamis (3/11/ 2022) di depan gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Dalam ungkap tersebut Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto bersama Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim dan Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, serta dihadiri oleh Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) BI Jawa Timur Budi Hanoto dan instansi lainnya dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Bea Cukai Jawa Timur.

Dalam pengungkapan tersebut, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho menjelaskan. Para pelaku yang berhasil di tangkap ini telah beroprasi selama 1 bulan mulai Maret sampai dengan April 2022 dan berhasil mencetak uang palsu sebanyak 2 milyar, namun para pelaku sudah mengedarkan sebanyak 1,2 milyar, sisahnya sebanyak 800 juta telah diamankan Polisi sebagai barang bukti. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti mesin cetak beserta prangkatnya, yang digunakan pelaku untuk mencetak Upal.

“Kami pada 14 Oktober menerima laporan dari rekan-rekan BRI terkait temuan uang palsu, kurang lebih 4 juta, yang langsung kami tindaklanjuti sejak tanggal 14 sampai 1 November 2022,” paparnya AKBP Agung.

“Kita sudah mengamankan 11 tersangka, mulai dari pengedar uang palsu, manajer produksi uang palsu dan pendana. Dari 11 tersangka pembuat uang palsu, kita amankan di beberapa tempat, di Kediri lalu kami kembangkan kembali di wilayah Jawa Tengah, di Jakarta dan kita kembangkan lagi ternyata pabriknya di Cimahi, Jawa Barat,” ungkapnya Kapolres Kediri.

Sementara itu, Budi Hanoto, kepala perwakilan BI Jatim menyampaikan terimakasih kepada jajaran Polri, terutama Polda Jawa Timur, Polres Kediri, atas gerak cepat dan kerja keras dalam pemberantasan uang palsu ini.

Budi menjelaskan. Sesuai dengan UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, rupiah itu satu-satunya alat yang sah untuk transaksi pembayaran. Rupiah itu merupakan simbol kedaulatan negara, sebagaimana simbol-simbol yang lain.

“Oleh karena itu, kita wajib menghormati dan melindungi. Dengan adanya peredaran uang palsu, itu sama saja merendahkan kehormatan rupiah dan merupakan tindakan melawan hukum,” tutur Budi Hanoto.

“Kami siap mendukung Pak Kapolda dalam pemberantasan uang palsu ini. Nanti dalam prosesnya kami bersedia jadi saksi ahli dan juga untuk beberapa proses lain kita bisa bersinergi,” paparnya.

Lebih lanjut budi menjelaskan, Bank Indonesia ini sebetulnya telah menerbitkan, mengedarkan uang kertas dengan tahun edar yang baru, itu dilengkapi dengan keamanan-keamanan. Sehingga, sangat susah untuk dipalsukan.

“Ingat 3D ya, dilihat, diraba dan diterawang itu semua tanda-tandanya ada. Yang palsu ini tentu tidak memenuhi syarat itu, jadi kewaspadaan perlu ditingkatkan dengan sosialisasi yang baik, kita bisa menanggulangi dan mencegah praktek-praktek uang palsu,” pesannya.

“Bank Indonesia mengimbau kepada masyarakat, jangan pernah takut untuk melapor apabila menemukan uang palsu. Karena, sesuai dengan undang-undang malah kalau mendiamkan, itu bisa didakwa juga. Oleh karena itu laporkan, dan Bank Indonesia siap menerima keluhan masyarakat, ” pungkasnya Kepala Korwil BI Jatim. (Humas/red)

Wabup Lumajang Minta Masyarakat Jangan Jual atau Beli Rokok Ilegal

0

LUMAJANG. Gempurnews.com — Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) mengajak warga di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung untuk bersama memerangi rokok ilegal.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Barang Kena Cukai, bertempat di Pendopo Kantor Camat Rowokangkung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (3/11/2022).

Bunda Indah juga menyampaikan, bahwa kini masyarakat bisa membedakan rokok legal dan rokok ilegal, salah satunya dilihat dari harga jual rokok.

Menurutnya, rokok ilegal biasanya memiliki harga jauh di bawah rokok legal.

“Biasanya yang bercukai sama yang gak bercukai itu harganya selisih jauh, makanya harus hati-hati yang menjual dan membeli,” ujar dia.

Oleh karena itu, Wabup meminta agar masyarakat tidak menjual atau pun membeli rokok ilegal, karena untuk para penjual rokok ilegal akan mendapatkan sanksi berupa hukum pidana dengan ancaman satu tahun penjara.

Dirinya juga meminta, agar mayarakat berpartisipasi aktif melaporkan jika mendapati ada praktek jual beli rokok ilegal di sekitar tempat tinggalnya.

“Kalau bisa masyarakat juga membantu, bagaimanapun ini untuk negara, nanti juga akan kembali ke masyarakat lagi,” katanya.

Sementara itu, Kasat Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang, Matali Bilogo menjelaskan, bahwa sosialisasi Barang Kena Cukai bermaksud memberikan pemahaman bagi masyarakat agar tidak sembarangan membeli, mengonsumsi atau bahkan mengedarkan barang-barang yang tidak memiliki cukai resmi, seperti halnya rokok ilegal.

“Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat termasuk rokok ilegal, agar masyarakat paham dan mampu memberikan sumbangsih barang ilegal cukai yang ditemui di sekitarnya,” pungkasnya.

Dihadapan Ratusan Santri, Satbinmas Polres Lumajang Paparkan Sikap Kotra Radikal

0

Lumajang – Untuk kesekian kalinya, Satbinmas Polres Lumajang Jawa Timur, melaksanakan kegiatan pembinaan atau penyuluhan ops bina waspada dikalangan pemuda.

Kali ini bertempat di Ponpes Kiai Syarifudin Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang, dihadapan ratusan santri dan santriwati, Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Didik Sugiarto S.H memaparkan tentang sikap kontra atau anti radikal.

“Sesuai dengan tema kontra radikal atau edukasi pembinaan, serta penyadaran bagi individu dan jaringan organisasi kelompok radikal / intoleran dan anti pancasila, guna cipkon sitkamtibmas menjelang pelaksanaan rangkaian kegiatan KTT G20 dan Natal 2022 serta tahun baru 2022 di wilayah Kabupaten Lumajang,” kata Kasat Binmas, Kamis (3/11/2022).

Tegas disambut oleh AKP Sugiarto, paham radikal bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Sebut dia, santri harus menjadi tonggak kejayaan bangsa Indonesia, terlebih diera digital yang menurutnya berafiliasi dengan kata kaum millenial.

“Pemahaman ini setidaknya nanti larinya pada sikap antisipasi, cermat dan akhirnya menolak. Secara prinsip, membentuk pribadi yang cinta tanah air serta mempertahankan nilai – nalai pancasila,” imbuhnya.

Penyampaian jika bangsa yang kuat, turut bergantung pada pribadi generasi penerusnya yang hebat dan memiliki prinsip loyal serta cinta tanah air, disambut baik oleh para santri dan santriwati yang hadir di acara saat itu.

“Kegiatan serupa akan terus kami gagas dan kami lakukan sesuai dengan jadwal yang sudah ada. Sebagai bentuk dukungan pada program pemerintah yang eskalasinya jangka panjang,” tukasnya.

Pengurus pondok pesantren dan sejumlah pengajar, saat itu juga turut andil dalam kegiatan, senada searah, mereka mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Polres Lumajang dalam ranah menyelamatkan bangsa Indonesia melalui generasinya.

Wabup Barut Dampingi Wakapolda. Bagikan Bansos ke PAK Muara Teweh

0

BARITO UTARA- Wakil Bupati (Wabup) Barito Utara, Sugianto Panala Putra, SH bersama Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Barito Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Gede Pasek Muliadnyana, S.IK mendampingi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Tengah, Inspektur Jendral Polisi (Irjen). Polisi. Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A dan Karolog Polda Kalteng membagikan Bantuan sosial (Bansos) di Panti Asuhan Khoirunnas (PAK) di Jalan Bangau, Muara Teweh, Kamis (3/11/2022) 

Wakapolda Kalteng, Irjen Pol. Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A menyampaikan rasa bangganya, kepada Yayasan Panti Asuhan Khoirunnas, karena dengan keterbatasan yang ada,  namun dapat bebagi untuk Yayasan dengan baik. 

“Ini sangat luar biasa, saya hanya bisa memberikan bantuan, itupun tidak terlalu besar namun mudah-mudahan dapat memberikan arti untuk kelangsungan Yayasan ini,” tutur Wakapolda.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Panti Asuhan Khoirunnas Muara Teweh, Teten Maulana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Wakapolda Kalteng yang telah mengunjungi Yayasan Panti Asuhan Khoirunnas. 

“Saya mewakili seluruh pengurus Yayasan Panti Asuhan Khoirulnnas ini, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi Pemkab Barut dan Wakapolda Kalteng. 

Dengan adanya bantuannya ini, sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak asuh kami, dan semoga Ibu Wakapolda beserta staf diberikan kesehatan,” kata Teten. (SS)

Banjir Bandang Disertai Hujan Lebat Terjang Puluhan Rumah di Kalibaru Banyuwangi

0

Gempurnews.com – Banyuwangi. Banjir bandang terjang puluhan rumah di Desa Kalibaru Wetan, kecamatan Kalibaru kabupaten Banyuwangi. Banjir terjadi karena luapan sungai Yas yang tidak mampu menampung debit air.

Hujan lebat disertai banjir bandang yang terjadi pada Kamis malam (3/11/2022) telah merendam dan memporak porandakan puluhan rumah di RW 5, RW 6 dan RW 7 Desa Kalibaru Wetan, bahkan dikabarkan salah satu jembatan penghubung putus tergerus derasnya air.

“Ada 3 RW yang terdampak. Jalan Raung di Desa Kalibaru Wetan sudah kayak sungai. salah satu jembatan pun putus tergiris derasnya air,” ujar Rudy Iryanto, relawan Pusdalops Banyuwangi

Belum diketahui pasti adanya korban maupun jumlah rumah yang hanyut terbawa derasnya luapan air Yas, Rudy mengatakan puluhan rumah yang terdampak paling banyak ada di wilayah RW 5 dan RW 7. Sementara RW 6 beberapa rumah saja. Karena lokasi di RW 6 berada di tempat yang lebih tinggi.

“RW 6 hanya sebagian saja yang tergenang banjir. Kalau yang lain sudah tenggelam semua itu. Setinggi dada orang dewasa, belum bisa dipastikan berapa rumah yang hanyut terbawah luapan air, bahkan ada beberapa kendaraan roda empat dan truk juga sempat terseret arus sungai.”imbuhnya.

Saat ini, evakuasi masih dilakukan oleh relawan dan aparat kepolisian serta TNI. Warga dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Karena sampai saat ini banjir masih berlangsung.

“Untuk sementara evakuasi dilakukan di jalan raya. Karena kondisi aman di sana, sedang pada lokasi sekitar sungai arus masih deras ditambah penerangan yang minim dikarenakan kondisi listrik yang padam,” pungkasnya. (*/Sgt)

Kapolda Jatim Silaturahmi dan Diskusi Bersama Rektor se-Jatim Membahas Penanganan Narkoba dan Tragedi Kanjuruhan

0

SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Hermanto, bersama Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi pejabat utama (PJU) polda jatim, Kamis (3/11/2022) siang, menggelar silaturahmi dengan Forum Rektor se Jawa Timur. Yang dilaksanakan di Lobby Lantai 2 Gedung Patuh, Mapolda Jatim.

Silaturahmi Kapolda Jatim bersama Forum Rektor se-Jawa Timur tersebut diikuti sebanyak 23 Rektor Universitas Se-Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut juga ada beberapa pembahasan.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas dan kerjasama serta untuk menyamakan persepsi antara Polda Jatim dengan Universitas Se-Jawa Timur.

Diharapkan para rektor dapat memberikan saran dan masukan kepada Polda Jatim dalam penanganan Narkoba dan Kasus di Stadion Kanjuruhan Malang, sehingga Polda Jatim dapat melaksanakan tugas Kepolisian dengan baik serta kepercayaan publik terhadap Polri dapat pulih kembali.

Selain silaturahim, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab terkait langkah yang akan diambil dan sebagai bahan masukan dalam menentukan kebijakan terkait pelaksanaan tugas Kepolisian yang bersumber dari para Akademisi.

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Hermawan, saat memberikan sambutan menyampaikan, selaku warga baru di jawa timur, dan saya juga berharap bisa diterima di kalangan akademisi bapak dan ibu rektor. Dan kami yakinkan karena kami juga butuh akademisi.

Beberapa hal yang memang tentunya kenapa kami juga harus bersilaturahim. Satu sisi dalam hal memelihara Kantibmas, tentunya juga semua punya peran.

Ada beberapa hal yang akan saya sampaikan, pertama masalah narkoba. Bahwa narkoba identik dengan radikalisme atau terorisme dan korupsi.

“Secara menyeluruh kita harus perduli dengan ini ketimbang nanti seluruh keturunan kita terdampak masalah narkoba,” kata Kapolda Jatim, Irjen Toni Hermanto, dalam sambutannya.

Sebelum kami disini anak belasan tahun kita tangkap dan kita cek urine ternyata positif. Anak 12 – 14 tahun sudah konsumsi itu. Kemudian ini sudah bukan dikalangan menengah keatas dan konsumsi itu sabu.

“Tetapi justru di grass root ini realitas yang sungguh menyedihkan. Saya juga ingin memerankan bapak dan ibu rektor untuk bisa memerangi ini,” tambahnya.

Kami juga perlu mendapat masukan masukan terkait dengan ini, menghawatirkan terkait dengan narkoba. Benar tidak terlihat namun menghancurkan, inilah yang memang menjadi perhatian kita.

“Saya juga tidak pernah kompromi dengan anggota saya yang seperti ini. Sudah banyak ratusan anggota saya yang saya pecat,” tegas dia.

Kemudian terkait dengan Tragedi Kanjuruhan, kami sudah meminta maaf betul saat kami datang kami besuk. Pada saat dua minggu lalu saya datang disini langsung terbang ke malang keluarga korban, selaku pimpinan di jatim saya meminta maaf.

“Tetapi satu sisi yang juga perlu kami memohon bantuan andil dari bapak ibu rektor, ini terkait dengan masalah penuntutan penuntutan. Kami juga sadar beberapa permasalahan di tengah kepolisian mendegradasi betul tentang trast publik kepada kita,” bebernya.

“Satu sisi kita sudah betul betul masif untuk terus memperbaiki citra ini, masih banyak polisi yang baik. Jadi berita ini menuntut kebaikan kebaikan anggota polri yang masih punya dedikasi dan integritas,” pungkasnya.
(Humas/red)

Kapolres Lumajang Pasang Stiker KANDANI Bantuan Polisi Untuk Masyarakat di Mobil Patroli

0

Lumajang- Guna mempermudah masyarakat melakukan laporan dan informasi kepada kepolisian, Kapolres Lumajang memasang stiker KANDANI (Komunikasi anda untuk polisi) call center dan Whatsapp Polres Lumajang di mobil patroli polisi.

Penempelan stiker KANDANI di mobil Patroli milik Polres dan jajaran Polsek dilaksanakan di halaman Sarpras Polres Lumajang, Kamis (03/11/2022).

Dalam sambutannya, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menyampaikan, berdasarkan dari arahan dari Kapolri bawah harus memiliki mobil Dumas Keliling sesuai dengan program Quick Wins presisi program ke 4.

“Bahwa harus memiliki mobil pelayanan pengaduan keliling kita tidak bisa spesfikasi menyiapkan maka dari itu kita berinovasi dengan pertama untuk pelayanan kepolisian sudah kita punya call center 110,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Kapolres, selain call center 110, masyarakat juga tahu bahwa Polres Lumajang memiliki nomer khusus yang sudah disiapkan yakni Call Center dan Whatsapp Polres Lumajang di Stiker KANDANI 085-933-800-900.

“Itu yang harus diketahui masyarakat dan ini adalah nomer khusus milik polres Lumajang yang saya sudah siapkan dan ada operator pengendali siap selama 24 jam di nomor 085-933-800-900,” ungkapnya.

Dewa menjelaskan, tujuannya agar masyarakat tidak bingung jika membutuhkan informasi pengaduan. Maka di mobil patroli di pasang stiker KANDANI.

“Nantinya masyarakat yang membutuhkan pengaduan langsung menginformasikan ke posko nanti ada Command Center polres Lumajang nanti feedback balik dari Command Center polres akan menyampaikan ke wilayah mana masyarakat yang membutuhkan bantuan melalui HT,” jelasnya.

Kapolres berharap, nomer Call Center dan Whatsapp Polres Lumajang di Stiker KANDANI 085-933-800-900 harus di sosialisasikan kepada masyarakat sebagai nomer pengaduan.

“Kalau masyarakat kenal dengan Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek bisa langsung menghubungi sama saja, namun demikian harus menyiapkan layanan yang cepat kepada masyarakat,” pungkasnya.