Home Blog Page 1238

Kapolres Lumajang Himbau Masyarakat Tak Datangi Lokasi Jalan Longsor di Candipuro

0


Lumajang – Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, SIK, MH, menghimbau masyarakat agar tidak mendatangi lokasi jalan longsor di kilometer 59 Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Sebab, jalan menuju Piket Nol, Pronojiwo, Tempursari bahkan Malang belum bisa dilalui kendaraan apa pun. Termasuk roda 2.

“Kita himbau siapa pun yang tidak berkepentingan agar tidak ke lokasi longsor. Apalagi hanya sekedar foto-foto, karena berbahaya dan bisa mengganggu pekerjaan petugas,” ungkap Dewa Putu saat meninjau jalan ambles, Jum’at (4/11).

Sedangkan masyarakat yang hendak menuju ke Pronojiwo, Tempursari dan Malang bisa melintas di jalur alternatif Cyrah Kobokan.

Namun harus memperhatikan dan mengikuti arahan petugas penyeberangan. Karena jalur alternatif itu masuk zona merah, dimana radius 13 kilo meter tidak boleh untuk beraktifitas.

“PVMBG telah menyarankan agar tidak ada aktifitas dalam radius tersebut. Walau pun sampai saat ini banyak masyarakat yang melintas di jalur Curah Kobokan,” katanya lagi.

Masyarakat yang menggunakan jalur Curah Kobokan harus mematuhi ketentuan, apabila terjadi getaran banjir dan petugas melarang menyeberang. Maka siapa pun tidak boleh melintas.

Penambang yang beraktifitas juga harus berhenti dan segera mencari lokasi aman.

“Kalau sudah surut boleh melintas lagi, tapi harus mengikuti arahan petugas. Tetap hati-hati dan waspada saat melintas,” pesannya.

Kapolres Bersama Jajaran Forkompinda Lumajang Tinjau Putusnya Jalan Lumajang-Malang

0

Lumajang -Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan bersama Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Lumajang meninjau lokasi putusnya jalan menghubungkan Lumajang – Malang yang ambles, Jumat (4/11/2022).

Amblesnya jalan raya tersebut berada Kilometer 59 berada di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Peristiwa longsor yang mengakibatkan amblesnya jalan di titik KM 59. Untuk sementara jalan tidak bisa dilalui, lantaran amblesnya tanah memiliki lebar 7 meter dan panjang 50 meter, artinya semua permukaan jalan ambles.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan dan Dandim 0821 Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y.T., S.T., M.M didampingi Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali, Apri Artoto
melihat langsung kondisi jalan raya yang ambles sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengatakan, bahwa penanganan longsor yang terjadi di Kilometer 59 tersebut menjadi satu kesatuan dengan
pelaksanaan bersamaan pembangunan jembatan gladak perak.

” karena merupakan jalan nasional. Diperkirakan akan segera diselesaikan bersamaan dengan pembangunan Gladak Perak,” ujarnya.

Cak Thoriq menyampaikan, nanti ada penanganan khusus dengan jalan yang ambles, karena ini jalan nasional diharapkan nanti jembatan Gladak perak selesai dan pemulihan jalan yang ambles ini juga selesai.

“Diharapkan nanti jembatan gladak perak selesai dan pemulihan jalan yang longsor ini juga selesai,” harapnya

Sementara itu Apri Artato Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Jatim- Bali menyampaikan bahwa di upayakan penyelesaian penanganan longsor ini berbarengan dengan penyelesaian jembatan perak.

“Kami upayakan agar mobilitas masyarakat pengguna jalan tidak terganggu. Januari tahun 2023 sudah selesai, kita bangun di jalan yang eksisting ini,” ujarnya.

Menurut Apri Artato penyebab jalan ambles ini karena memang kondisi yang ekstrim di akhir tahun ini yang menyebabkan tanah dibawah jalan menjadi jenuh dengan air sehingga berat dan ambrol.

“Mudah-mudahan penanganan kami laksanakan, kejadian serupa tidak terjadi lagi. Penanganannya yang jadi kendala cuaca saja, saya harap cuaca mendukung,” tuturnya.

Apri Artato menuturkan, sementara penanganannya masih di evaluasi. Dari hasil diskusi nanti ditangani dengan borpile dari warung itu sampai nyambung ke geladak perak, sepanjang sekitar 150 meter.

“Borpile itu semacam tiang yang dibor ke dalam tanah, dikasih beton, dikasih tulangan yang fungsinya sebagai penahan tanah agar tdk terjadi longsor, tetap menggunakan jalan yg ada. Estimasi januari sudah bisa dilalui lagi,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, S.I.K., M.H. mengatakan, bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan aparatur yang lain, untuk membantu mengevakuasi warung-warung yang ada di dekat lokasi longsor.

“Untuk mengantisipasi longsor susulan agar tidak menyebabkan korban, kita bersama aparatur yang lain akan membantu mengevakuasi warung-warung yang ada di sekitar area longsor, untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman, selain itu kami menghimbau kepada masyarakat yang akan bepergian dari Lumajang ke Malang atau arah sebaliknya sementara jalan ditutup total sampai pembangunan selesai dan sebagai jalan alternatif menggunakan jalan curah koboan, tapi perlu di ingat jalur curah koboan perlu menyeberang sungai maka masyarakat diharapkan selalu berhati hati dan waspada meskipun di sekitar lokasi petugas dan relawan selalu memantau debit air maupun aliran lahar dingin semeru setiap saat,” pungkasnya

Asah Kemampuan Personel, Polres Lumajang Gelar Simulasi Penangkapan Tersangka

0

Lumajang-Polres Lumajang menggelar latihan fungsi teknis kepolisian tentang penangkapan tersangka. Latihan simulasi di laksanakan di halaman Mapolres Lumajang, Jumat (4/11/2022).

Dalam latihan simulasi ditampilkan kemampuan teknis personel anggota Polres Lumajang yang berhasil mengamankan tersangka dalam kasus pidana.

Latihan tersebut dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan dengan melibatkan 6 orang peraga.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, latihan simulasi tanpa skenario jadi disiapkan 6 orang peraga, ada yang menjadi pelaku maupun orang tidak dikenal dan anggota Polisi.

“Usai melaksanakan olahraga bersama kita melaksanakan simulasi, skenario bagaimana petugas polri di lapangan baik pergerakan individu maupun berkelompok patroli atau menghadapi rusuh massa dengan berpedoman perkap Nomer 1 Tahun 2009 penggunaan kekuatan polri mulai dari adanya yang menimbulkan efek jera kehadiran polisi,” ujarnya.

Dalam simulasi memperagakan kelompok orang yang hanya duduk saja tidak menggunakan senjata, tidak melakukan perlawanan hanya diam saja.

“Apa dilakukan petugas adalah engan perbal, tangan kosong lunak mengajak,” ujarnya.

Lanjut Dewa, ada yang menggunakan senjata tajam, berarti petugas harus mempertahankan diri dengan menggunakan senjata misalkan tongkat T.

“Kalau membawa senpi harus melakukan verbal dulu, menghentikan orang yang mungkin mengancam, kalau tidak berhenti tetap menyerang seadainya petugas bahkan menyerang warga, tadi kita simulasikan harus dilumpuhkan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, jadi peraturan Nomer 1 Tahun 2009 nomer 1 yang evederen dan nomr 6 penggunaan senjata tajam.

“Untuk nomer 2345 mulai dari verbal,tangan lunak, tangan kosong keras, timpul, dan gas air mata dan lan-lain, sampai sajam kita sudah uji coba tadi untuk melatih anggota kita semuanya bisa paham, semuanya tidak kebingungan pada saat menghadapi situasi mungkin terjadi nanti saat rekan-rekan atau anggota kami dilapangan semua harus siap,” pungkasnya Dewa.

Jalan Ambles di KM 59 Piketnol Diperbaiki, Target Akhir Tahun 2022 Selesai

0

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq meninjau langsung titik longsor di KM 59 Jalur Piketnol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Jum’at (4/11).

Bupati didampingi Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali, Apri Artoto, Kapolres Lumajang, AKBP. Dewa Putu Eka Darmawan dan Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra.

Peristiwa longsor yang mengakibatkan amblesnya jalan di titik KM 59. Untuk sementara jalan tidak bisa dilalui, lantaran amblesnya tanah memiliki lebar 7 meter dan panjang 50 meter, artinya semua permukaan jalan ambles.

Bupati menyampaikan, jalan tersebut akan diperbaiki oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali, karena merupakan jalan nasional. Diperkirakan akan segera diselesaikan bersamaan dengan pembangunan Gladak Perak.

“Ini akan ditangani oleh temen-temen BBPJN, satu kesatuan pelaksanan bersamaan dengan pembangunan jembatan gladak perak,” ungkapnya.

Jalan tersebut akan mendapatkan perhatian khusus agar proses perbaikannya cepat selesai.

“Nanti ada penanganan khusus karena ini jalan nasional, harapannya nanti jembatan gladak perak selesai, pemulihan jalan ini juga selesai,” imbuh Bupati Lumajang yang akrab disapa Cak Thoriq tersebut.

Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali, Apri Artoto menungkapkan bahwa perbaikan jalan akibat longsor tersebut akan mendapatkam prioritas yang sama dengan pembangunan Gladak Perak. Sehingga akses masyarakat tidak terganggu.

“Kami upayakan memang penangan ini berbarengan dengan gladak perak. Agar mobilitas masyarakat tidak terganggu,” ungkapnya.

Pihaknya menargetkan perbaikan jalan longsor itu akan rampung sebelum desember mendatang.

“Penyelesaiannya paling lama dua bulan, harapannya akhir desember ini. Tetap kita bangun disini, ini masih bisa diperbaiki,” lanjutnya. (Kominfo-Lmj/Fd)

DKKC Bersama Pepadi Kota Cimahi Gelar Resital Enam Dalang dan Sinden Kota Cimahi

0

Cimahi,Jum’at(04/11/2022)
Komite Teater dan Pedalangan Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) kerjasama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kota Cimahi gelar peringatan Hari Wayang Nasional 2022. Kegiatan berlangsung Sabtu, 5 November 2022 pukul 09.00 – 17.00 wib. dengan menyuguhkan Resital Pedalangan Kota Cimahi di Pendopo DPRD Jalan Djulaeha Karmita, Alun-Alun Kota Cimahi.

Seksi Bidang Pedalangan Komite Teater dan Pedalangan DKKC, Iwan Mekar Giri Harja II mengatakan, selain memperingati Hari Wayang Nasional, kegiatan ini digelar dalam rangka evaluasi pembinaan dan pelatihan pedalangan bagi anak-anak dan remaja yang dilakukan Pepadi Kota Cimahi bersama DKKC.

“Sejak berdiri Pepadi Kota Cimahi 1 Juli 2021, kami para pegiat pedalangan bersama DKKC berusaha membangkitkan gairah pedalangan di Kota Cimahi. Selain melakukan pergelaran wayang golek juga menyelenggarakan pelatihan pedalangan,” ujar Iwan saat ditemui media di sekretariat DKKC, Jumat (4/11/2022).

Menurutnya, kegiatan pelatihan pedalangan cukup dapat respon dari masyarakat Kota Cimahi dan sekitarnya. Sebanyak 12 anak-anak dan remaja mengikuti latihan dalang dan dapat bimbingan langsung dari dalang senior, Ki Dalang Muhtar. Sedangkan yang berminat menjadi sinden sebanyak 8 orang dibimbing oleh Teh Euis, sementara para remaja putra yang berminat belajar menabuh gamelan dibimbing oleh Iwan.

“Pelatihan dilakukan sejak akhir tahun 2021 sampai sekarang. Dalam kurun waktu 1 tahun mereka masih bertahan dan antusias mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di Imah Seni, sekretariat DKKC tiap hari Selasa dan Jumat. Bagi yang berminat latihan daftar saja ke kami di Imah Seni,” ungkapnya.

Lanjut Iwan, pada kesempatan ini kali mereka melakukan evaluasi dalam bentuk resital atau diuji kemampuannya dengan menggelar pertunjukan wayang golek secara bersamaan. Sebanyak 6 dalang cilik dan remaja, 6 sinden dan 12 remaja penabuh gamelan menunjukan kebolehannya dihadapan masyarakat umum. Selain menampilkan mereka, sebagai peserta eksibisi Komite Teater dan Pedalangan DKKC menghadirkan Ki Dalang Muhtar S.

“Semoga dengan resital pedalangan ini, semua peserta pelatihan dapat mengevaluasi diri dan lebih bersemangat lagi berlatih dalam meningkatkan kemampuannya. Selain itu, dengan digelarnya kegiatan ini saya berharap semakin banyak minat anak-anak dan remaja berlatih pedalangan,” harap Iwan.

Bersamaan dengan Iwan, Ketua DKKC, Hermana HMT mengatakan, dalam upaya perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan pemajuan kebudayaan Kota Cimahi, DKKC terus mendorong komunitas budaya untuk mengembangkan sekolah komunitas. Yakni melakukan kegiatan pendidikan non formal secara terencana, fleksibel dan berlangsung diluar sistem pendidikan formal oleh sanggar/grup/kelompok seni atau komunitas budaya.

“Alhamdulillah sekolah komunitas bidang budaya di Kota Cimahi dengan sendirinya tumbuh dengan baik. Selain Pepadi melakukan pendidikan atau pelatihan penguasaan skill pedalangan, sekitar 20 sanggar tari sudah bertahun-tahun melakukan hal sama dan senantiasa gelar evaluasi atau ujian bagi peserta didiknya tiap tahun. Komunitas budaya lain seperti musik, teater, seni rupa, permainan rakyat, aksara, bahasa, sastra, dongeng, dan pencak silat juga melakukannya,” jelas Hermana.

Lanjut Hermana, pada umumnya komunitas budaya itu bergerak sendiri, mencari modal sendiri, memanfaatkan tempat sendiri atau milik orang lain dan tanpa ketergantungan pada institusi pemerintah daerah yang mesti menaunginya. Bahkan banyak diantara mereka tidak punya legalitas seperti akta pendirian, izin domisili dan izin operasional. Namun demikian mereka terus bergerak, berjuang menghidupi dan menghidupkan kebudayaan yang menjadi bagian dari kehidupannya.

“Komunitas budaya sejatinya benteng pertahanan kebudayaan. Melalui aktifitasnya kebudayaan lokal yang menjadi jati diri budaya bangsa entitasnya terus dijaga. Untuk itu DKKC mengingatkan agar pemerintah daerah mesti punya rasa kepedulian secara nyata pada komunitas budaya,” tandasnya.

Harmana mengingatkan pula, bahwa rasa kepedulian itu bukan semata menampilkan mereka dalam kegiatan gelar budaya, juga harus memberi kemudahan dan memfasilitasi dalam hal mengurus legalitas, izin domisili, dan izin operasional.

“Terlebih pemerintah daerah mesti bisa memfasilitasi anggaran untuk pengembangan tempat dan meningkatkan performa komunitas mereka. Jika tidak bisa, setidaknya menyediakan tempat seperti gedung kebudayaan yang mudah diakses untuk promosikan dan menunjukan hasil proses latihan juga buah kaya mereka. Bahkan memberi peluang bagi mereka untuk bisa memanfaatkan fasilitasi pemerintah pusat dan perusahan-perusahan di daerah,” pungkasnya.

Achmad $
Sumber:(Humas DKKC)

Editor : dhw_robhin

Matur Pak Kapolres dan Pak Kapolsek, Program Polres Bojonegoro Peduli Kondusifitas di Masyarakat

0

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad, SH, SIK, M.Si saat ini mengedepankan pelayanan masyarakat berbasis Whatsapp dalam pengaduan atau informasi. Dengan adanya Whatsapp tersebut, dapat mengakomodir permasalahan atau informasi yang ada di masyarakat.

Salah satu pelayanan masyarakat berbasis Whatsapp yakni “Matur Pak Kapolres” . Program Matur Pak Kapolres masyarakat bisa memberikan informasi atau permasalahan secara langsung dan cepat yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Kami mengedepankan program Matur Pak Kapolres. Metode ini kami pilih hamper rata-rata masyarakat kita pengguna komunikasi melalui Whatsapp dan paham serta mudah pengoperasionalkannya,” ucap Kapolres, AKBP Muhammad kepada awak media di Mapolres, Kamis(3/11/2022).

Pihaknya menyampaikan program Matur Pak Kapolres sangat membantu masyarakat untuk melaporkan permasalahan atau menyampaikan informasi lainnya.

“Program Matur Pak Kapolres ini dapat digunakan dimana saja dan kapan saja langsung terhubung dengan saya,” ucapnya.

Kapolres Bojonegoro juga menyampaikan sampai saat ini program Matur Pak Kapolres sudah menyelesaikan ribuan permasalahan yang ada di wilayah hukum Polres Bojonegoro. Selain Matur Pak Kapolres, untuk ditingkat Kecamatan ada “Matur Pak Kapolsek dan Matur Pak Bhabin” terus berupaya melakukan berbagai terobosan agar polisi dapat dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.

Selain itu, para Bhabinkamtibmas juga membagikan kartu nama dan pos polisi keliling di setiap kelurahan atau desa binaannya.

“Ini dilakukan dalam rangka ingin melayani masyarakat Bojonegoro lebih cepat, dengan harapan dapat lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, ini tentu dapat meminimalisir gangguan Kamtibmas, “ucapnya.

“Keterbukaan ini merupakan implementasi dari salah satu dari 10 program Kapolri yang harus dilaksanakan untuk memperoleh citra yang baik terhadap lembaga / institusi kepolisian secara umum, salah satunya dengan memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi, “Pungkas Kapolres.

(Humas/red)

Desa Selok Awar Awar Pasirian Dinobatkan Sebagai Juara Pertama Pawon Urip Katagori Pengembangan Berkelanjutan

0

LUMAJANG, www.gempurnews.com – Setelah melalui seleksi yang cukup ketat, akhirnya Desa Selok Awar Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang berhasil menyabet juara pertama Pawon Urip Kabupaten Lumajang tahun 2022 katagori pengembangan berkelanjutan dengan menyisihkan konstentan sekabupaten Lumajang.

Penyematan piagam penghargaan diserahkan langsung bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam momen Gebyar Pawon Urip dan jambore PKK di Bumi Semeru Damai ( BSD ) Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Saat ditemui Media Kabarmetro.id Ketua TP. PKK Desa Selok Awar Awar Devi Ayu Winanti mengatakan, ini merupakan prestasi yang diluar dugaan, dinobatkan sebagai juara pertama Pawon Urip tingkat Kabupaten Lumajang.

Kekompakan kader PKK, Posyandu, BPD, Perangkat desa dan Karang Taruna membuahkan hasil, Rabu (2/11/22).

Ayu panggilan akrab ketua TP. PKK sekaligus istri orang nomer satu di Desa Selok Awar Awar menambakan, prestasi yang diraih merupakan penyemangat untuk terus berkarya dengan memanfaatkan lahan perkarangan rumah kosong menjadi produktif,”pungkasnya.

Tempat yang sama Kepala Desa Selok Awar Awar Nurhandoko, Pawon Urip ini luar biasa menggerakkan masyarakat menjadi bagian dari kebersamaan untuk tidak sekedar menanam tetapi punya manfaat dan nyata bagi masyarakat.
Keberadaan Pawon Urip di masyarakat sangat berpengaruh dan mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Lumajang,

Lanjut Didik, Inovasi Pawon Urip juga mendapatkan penghargaan inovasi terbaik pembudayaan gerakan masyarakat hidup sehat di regional tengah oleh Kementerian Kesehatan RI, yang diterima oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Kades Didik berharap, Pawon Urip tidak hanya dilombakan tetapi sumber pelengkap pekarangam rumah, sehingga bisa memberikan manfaat yang luar bisa,”imbuhnya.

Terobosan kedepan Pawon Urip Desa Selok Awar Awar berinovatif, pengolahan sampah menjadi kompos pupuk organik.
Sampah plastik didaur ulang menjadi pot plastik. Budidaya ikan lele untuk memenuhi protein hewani.

Selain itu mengembangkan ekonomi kreatif, pembuatan kripik pare, pembuatan sirup daun pandan.
Juga menumbuhkan edukasi pada anak dengan mengenalkan jenis tanaman dan manfaatnya.

Hasil dari tanaman Pawon Urip digunakan untuk jumat berkah yakni, dibagikan untuk ibu hamil beresiko, lansia, makanan tambahan balita dan pencegahan Sunting.

Selengkapnya inilah pemenang lomba Pawon Urip Tahun 2022 :
= Nominasi video inovasi PKK
– Kategori Pemberdayaan bersama Sahabat PKK, dimenangkan oleh Sahabat PKK Desa Jatirejo Kecamatan Kunir.
– Kategori Pendampingan Rumah Curhat Online, dimenangkan oleh Desa Babakan Kecamatan Padang.
– Kategori Pengembangan Pojok PKK, dimenangkan oleh Kecamatan Senduro.
– Kategori Implementasi Pawon Urip, dimenangkan oleh Kelurahan Rogotrunan Kecamatan Lumajang.
– Kategori Cegah Stunting dengan Gessit, dimenangkan oleh Desa Selokbesuki Kecamatan Sukodono.

=Nominasi Pawon Urip
– Kategori masyarakat dan balai desa :
Juara 1 Desa Pasirian Kec. Pasirian
Juara 2 Desa Kebonsari Kec. Sumbersuko
Juara 3 Desa Kabuaran Kec. Kunir
Harapan 1 Desa Kenongo Kec. Gucialit
Harapan 2 Desa Kutorenon Kec. Sukodono

– Kategori Pengembangan Berkelanjutan Kabupaten Lumajang Tahun 2022,
Juara 1 Desa Selok Awar-Awar Kec. Pasirian
Juara 2 Kelurahan Rogotrunan Kec. Lumajang
Juara 3 Desa Jatirejo Kec. Kunir
Harapan 1 Kelurahan Kepuharjo Kec. Lumajang
Harapan 2 Desa Petahunan Kec. Sumbersuko.

Adapun untuk kategori Pawon Urip Paripurna, terpilih lima desa yang dinobatkan sebagai Pawon Urip Paripurna, yaitu Desa Senduro Kec. Senduro, Desa Tempursari Kec. Tempursari, Desa Karangsari Kec. Sukodono, Desa Bodang Kec. Padang, dan Desa Gucialit Kec. Gucialit.

Reporter : Atman

Polres Batu Berikan Bantuan Pembagunan Rumah Warga Pujiharjo yang Terdampak Bencana.

0

Kota Batu – Polres Batu bersama Yayasan Kasembon Peduli Sosial kembali memberikan bantuan pada warga kabupaten Malang yang terdampak bencana alam.

Kali ini Polres Batu bukan hanya memberi bantuan berupa sembako namun juga bahan bangunan untuk rumah warga yang berada di Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin melalui Kapolsek Kasembon, AKP Guguk Windu Hadi kepada awak media mengatakan bantuan diberikan kepada Purwadi warga Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang yang rumahnya rusak parah akibat bencana alam.

“Hari ini kami bersama dengan Yayasan Kasembon Peduli Sosial kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial untuk warga yang rumahnya rusak parah akibat hujan deras yang disertai angin kencang,”kata AKP Guguk,Jumat (4/11/22).

Sementara itu,Purwadi yang tak pernah menyangka mendapat bantuan perbaikan rumahnya mengaku sangat terharu atas perhatian Polsek Kasembon Polres Batu yang bekerjasama dengan Yayasan Kasembon Peduli Sosial.

“Terima kasih kepada Bapak Polisi dan Yayasan Kasembon Peduli Sosial semoga niat baik dari Bapak bapak dicatat sebagai amal ibadah dan semoga Polisi semakin dicintai masyarakat”ucapnya sambil senyum terharu.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

( TMB ) Team Mancal Blokosutho Gowes Silaturahmi Jalin Persatuan dan Kesatuan

0

Jember – Jum,at, 04/11/2023 Team Mancal Blokosutho (TMB) adakan latihan Gowes bersama dan silaturahmi antar anggota, Bertempat di KANTOR SEHAT TENTREM JEMBER ( Pos TMB kampung Blokosutho ) Krajan-Mangli, jarak tempuh 12Km, Start pukul 07.00 WIB dari Pemerintah Kabupaten (PemKab) Jember menuju jalan hayam wuruk, finish di Krajan kecamatan kaliwates, Pos TMB Kampung Blokosutho.
Latihan gowes dan silahturahmi diikuti 60 anggota tersebut bertujuan untuk menjaga ketahanan stamina dan tetap sehat, serta dapat terjalin silaturahmi juga terciptanya persatuan dan kesatuan dalam wadah TMB itu sendiri khususnya, harapannya dapat terimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari antar umat Manusia.

,”Silaturahmi akan membawa manfaat, rejeki, panjang umur dan limpahan kebaikan dari Allah ,”dikatakan Fauzan salah satu team Marketing KCP SEHAT TENTREM JEMBER ditengah-tengah obrolan santai seusai makan dalam acara tersebut,
Masih kata Fauzan ,”bahwa manfaat dari persatuan dan kesatuan, dapat berpengaruh pada jati diri kita yang akan semakin kuat akan terciptanya kerjasama yang baik, tolong menolong serta konflik dalam kehidupan sehari-hari dapat kita hindari. Dan yang lebih penting lagi, akan bisa mengatasi perbedaan yang ada disekitar kita dengan kesadaran penuh.
Semoga lewat sarana Rokok Sehat Tentrem (ST) untuk Indonesia Raya berkolaborasi dengan Team Mancal Blokosutho (TMB), kedepannya dapat menyenangkan bagi semua pihak, diawali dari kehidupan yang sehat serta damai untuk sebuah persatuan dan kesatuan, imbuhnya.
dibalik terselenggaranya acara gowes silaturahmi TMB Pos Bumi Mangli Permai dan TMB Pos Pemkab Jember ke TMB Pos Kampung Blokosutho juga melibat para ibu – ibu Kampung Blokosutho yang antusias menyiapkan berbagai menu untuk TMB salah satunya bernama Bu Rida .(sony)

Editor : dhw_robhin

Gladak Perak Ambles Akibat Gempuran Hujan di Kawasan Candipuro

0

LUMAJANG – Nampaknya, pemerintah daerah Kabupaten Lumajang harus benar benar membuat jalur yang aman dengan memperhatikan resiko bencana demi mobilitas masyarakat dan perekonomian khususnya jalur malang-lumajang.

Pasalnya, jembatan perak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, kini kondisinya ambles akibat longsor akibat gempuran hujan deras di sebagian kawasan Candipuro, Kamis (3/11/2022).

Akibat kejadian ini akses jalan menuju Gladak Perak terputus total dan tidak bisa dilewati. Hal itu disampaikan Sekretaris Kecamatan Candipuro, Abdul Azis, saat ditemui Swara Lamadjang.

“Ya, benar akses menuju Gladak Perak terputus total tidak bisa dilewati. Lokasi jalan ambles itu kira kura sekitar setengah kilometer sebelum Gladak Perak dari arah,” kata Azis.

Didapatkan irformasi kira kira jalan ambles yang tergerus longsor ini mengalami retakan sekitar dua pekan terakhir ini. Kemungkinan hujan terjadi beberapa hari terakhir bisa memperparah kondisi jalan itu.

“Kemungkinan ang kami lakukan saat ini adalah memasang pengaman di sekitar lokasi, untuk mencegah masyarakat yang ingin melihat lokasi bencana,” ujar Aziz menambahkan.

Sebelumnya sudah ramai video amatir yang diambil warga dan diunggah oleh akun instagram @infomalangan, terlihat badan jalan ambles. Jalan yang biasa digunakan untuk menuju Jembatan Gladak Perak itu tidak bisa dilalui kendaraan.

“izin melaporkan, untuk jalur menuju Gladak Perak udah putus total, diakibatkan jalur menuju Gladak Perak ambles,” ujar seorang pria dalam video.

Berdasar informasi yang dihimpun, lokasi longsor itu berjarak sekitar 400 meter sebelum jembatan Gladak Perak.

Asisten Administrasi Kesekretariatan Daerah Kabupaten Lumajang, Nugroho Dwi, mengatakan Pemerintah Kabupaten Lumajang telah melaporkan kejadian jalan ambles ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurut Dwi, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali saat ini tengah menuju lokasi. (Markasan)