Home Blog Page 1250

Ikuti Kejuaraan PO beraksi 6 nasional, 13 Atlet Pecak Organisasi Diberangkatkan Kapolres Lumajang

0

Lumajang-Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan S.I.K., M.H memberangkatkan atlet Pecak Organisasi (PO) dari Lumajang yang akan mengikuti kejuaraan PO beraksi 6 nasional antar ranting se Indonesia di Kampus Universitas Jember (UNEJ), Senin (24/10/2022).

Sejumlah 13 atlet PO dan 7 orang pelatih dari ranting Sam’s Gym Fitness Center Lumajang dibawah pembinaan PS Kasubsi Penmas Polres Lumajang akan mengikuti pertandingan kejuaraan setingkat Nasional yang di gelar selama 3 hari yakni tanggal 25 sampai 27 Oktober 2022.

Atlet PO Ranting sam’s gym fitness center membawa nama Polres Lumajang diberangkatkan dari Polres Lumajang setelah mendapatkan pengarahan dari Kapolres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan S.I.K., M.H dalam arahannya menyampaikan dalam pelaksanaan kejuaraan PO beraksi 6 nasional antar ranting Se Indonesia di Jember, para atlet untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mempersiapkan mental, jaga kondisi masing-masing saat dalam pertandingan.

“Kami sebagai Kapolres Lumajang memberikan dukungan dan support kepada atlet PO untuk bisa meraih kemenangan dalam pertandingan PO beraksi 6 nasional antar ranting Se Indonesia besok,” ujarnya.

Dalam pertandingan harus konsentrasi penuh saat melaksanakan pertandingan nantinya biar bisa membawa nama harum kabupaten Lumajang dalam pertandingan PO beraksi 6 nasional antar ranting Se Indonesia.

“Saya berharap dan mendukung para atlet agar bermain dengan baik tidak mengejar no 1 melainkan sungguh-sungguh dalam bertanding dan pelajari setiap gerakan lawan jangan kalah dalam setiap pertandingan, dan meraih kemenangan di PO beraksi 6 nasional antar ranting Se Indonesia,” pungkas Kapolres.

Sejumlah Apotek Didatangi Polres Lumajang, Cek Obat Sirop Berbahaya

0

Lumajang – Satresnarkoba Polres Lumajang bersama Dinas Kesehatan Lumajang melakukan pengecekan kepada sejumlah apotek guna menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan RI mengenai penyetopan sementara penjualan obat bebas dalam bentuk sirop kepada masyarakat. Adapun apotek yang disidak yaitu Apotek Pondok Sehat, Apotek Lumajang, Apotek Aviesena dan Apotek Nutriva.

Sebagaimana diketahui, SE itu dikeluarkan Kemenkes RI menyusul temuan kasus gangguan gagal ginjal akut progresif atipikal (atypical progressive acute kidney injury) pada anak di sejumlah wilayah di Indonesia.

Petugas juga menanyakan kepada penjaga apotek terkait tindak lanjut SE Kemenkes RI, kemudian meminta kepada pihak apotek untuk sementara tidak menjual obat-obatan dalam bentuk sirop kepada masyarakat dan menempel brosur himbauan Kapolda Jatim terkait peredaran penggunaan obat sirop.

Kasat Narkoba AKP Ernowo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik menyikapi kasus gangguan ginjal akut pada anak dan balita ini. “Kami meminta kepada orang tua untuk tetap tenang dan mengikuti setiap imbauan pemerintah” Ungkapnya.

Sedangkan menurut Sub. Koordinator Alkes Makanan dan Minuman, Apoteker Sri Lestari, mengatakan bahwa dalam sidak ini tidak ada obat yang diamankan karena sudah sesuai prosedur. ” Tidak ada pelanggaran dan nantinya untuk minimarket akan dilakukan pengamanan ketersediaan, namun menunggu kabar selanjutnya” kata Sri. (Humas/ bam)

Paguyupan Keris Arya Wiraraja Lumajang Berikan Ucapan Selamat Kepada Irjen Pol Nico Afinta

0

Lumajang – Paguyupan Keris Arya Wiraraja Lumajang mengucapkan selamat bertugas ditempat yang baru kepada Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta Karo-Karo sebagai sebagai Staf Ahli Sosial Budaya Kapolri.

Ucapan tersebut disampaikan Sekretaris Paguyupan Keris Arya Wiraraja Lumajang Vicky wijaya dalam rangka serah terima jabatan (sertijap) Kapolda Jatim yang dilaksanakan hari Kamis (20/10/2022).

“Saya ucapan terima kasih kepada Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta Karo-Karo selama menjabat sebagai kapolda jatim, semoga ditempat tugas yang baru semakin sukses dan selamat kepada Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H. sebagai Kapolda Jatim,” ucap Vicky wijaya.

Ia juga mengucapkan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada bapak Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta Karo-Karo yang telah melaksanakan tugas sebagai Kapolda Jatim dengan baik.

“Saya sampaikan selamat melaksanakan tugas baru sebagai staf ahli sosial kebudayaan Kapolri, semoga ditempat yang baru ini bisa melaksanakan tugas dengan amanah,” terang Vicky.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kasih selama memimpin Jawa Timur, Telah menjadikan Jawa Timur yang Aman dan Kondusif.

Dan saya mengucapkan selamat Datang Kepada Kapolda yang baru “Saya yakin, Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H. ini mampu membawa institusi kepolisian semakin baik dan dicintai masyarakat,” ujar Vicky wijaya.

Tim SAR Polres Tulungagung Berhasil Mengevakuasi Warga yang Tertimbun Tanah Longsor

TULUNGAGUNG – Tim Rescue dari Satuan Sabhara Polres Tulungagung bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Tulungagung, berhasil mengevakuasi warga warga tertimbun tanah longsor.

Dengan menggunakan tandu dan melewati medan yang sulit, Tim SAR Sat Sabhara Polres Tulungagung tersebut mengevakuasi warga yang patah tangan dan kaki akibat tertimbun tanah longsor di Dusun Bantengan desa Nyawangan Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung, Minggu malam (23/10/2022).

Korban bernama Yoni,laki laki, umur 30 tahun warga Dsn. Bantengan RT 04 Rw 01 Ds.Nyawangan Kec. Sendang Kab. Tulungagung selanjutnya di bawa ke Rsud dr Iskak Tulungagung,

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH kepada awak media mengatakan evakuasi korban yang masih selamat dan perlu mendapat perawatan lebih lanjut ini harus segera dilakukan walau medan yang sangat sulit karena menyangkut jiwa warga.

“Kejadian berawal pada hari ini Minggu (23/10/2022) sekira pukul 14.00 WIB diwilayah Dusun Bantengan, Desa Nyawangan telah terjadi tanah longsor yang menutup jalan,”kata AKBP Eko.

Agar longsoran tersebut tidak mengganggu akses jalan, lanjut AKBP Eko maka oleh warga sekitar dilakukan upaya pembersihan longsor dengan kerja bakti.

Namun saat warga sedang kerja bakti membersihkan longsoran , sekitar pukul 16.00 WIB tiba – tiba terjadi longsoran susulan yang menimpa sejumlah warga ya sedang kerja bakti.

Longsor susulan inilah yang mengakibatkan 3 (Tiga) warga meninggal dunia dan 2 (dua) warga lainnya mengalami luka – luka.

“Tiga warga yang meninggal adalah, Mulyoto (37), Darmani (65), Kerno (65). Sedangkan 2 lainnya yakni Yoni (31) dan Marji (55) mengalami luka – luka. Kesemuanya merupakan warga sekitar,” jelas AKBP Eko.

Terhadap ketiga warga yang meninggal dunia dan telah teridentifikasi dengan jelas, selanjutnya terhdapa ketiga warga yang meninggal oleh warga sekitar dilanjutkan proses pemakaman.

Sedangkan dua warga yang mengalami luka luka masing an Sumarji luka ringan dirawat di rumahnya, sedangkan korban Yoni di rawat di rumah sakit dr. Iskak Tulungagung.

Kapolres Tulungagung menghimbau kepada warga masyarakat lainnya agar tetap waspada adanya kemungkinan terjadinya longsor susulan, karena wilayah Kecamatan Sendang adalah wlayah perbukitan yang punya potensi terjadinya longsor.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Polres Gresik Ngopi Bareng Netizen, Ajak Masyarakat Untuk Bijak Bermedsos

0

GRESIK – Humas Polres Gresik menjalin silaturahmi dan sinergitas bersama Netizen se-Kabupaten Gresik.

Silaturahmi dalam kegiatan ngopi bareng, dilakukan sebagai upaya kepolisian dalam mengajak masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan tidak menyebar berita hoax,
Sabtu (22/10/2022).

Acara ngopi bareng Netizen bertempat di Cafe & Resto Shofa Jalan Raya Bunder-Babat No. 16 samping Terminal Bunder Gresik. Dipimpin langsung Kanit Regident Satlantas Polres Gresik IPTU Mega Satriatama dan didampingi Kasi Humas Polres Gresik IPDA Mustofa yang dihadiri oleh 33 admin medsos di wilayah Kabupaten Gresik.

Sejumlah agenda dibahas pada acara tersebut, salah satunya terkait kerjsama komunikasi dan publikasi berbagai berita yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasat Lantas AKP Agung Fitransyah berharap adanya jalinan komunikasi dan publikasi yang baik dengan Netizen turut membantu pihak kepolisian khususnya Satlantas Polres Gresik dalam publikasi berbagai kegiatan terutama kegiatan kreatif.

“Bahaya terkait berita Hoax dapat menimbulkan persepsi maupun opini negatif, provokasi dan agitasi serta dapat menimbulkan kebencian sehingga Netizen berperan penting dalam memupuk persatuan serta menjaga situasi Kamtibmas,” ujar AKBP Azis.

Sementara Ketua Netizen Gresspedia Hefsi mengucapkan terima kasih, karena selama ini sudah terjalin hubungan baik melalui Humas Polres Gresik.

“Akhir-akhir ini dunia maya banyak dimunculkan informasi dan berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah “hoax” oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab. Jika tidak ada kehati-hatian,rekan-rekan Netizen pun bisa dengan mudah termakan tipuan hoax, bahkan ikut menyebarkan informasi palsu itu, tentunya akan sangat merugikan bagi pihak korban fitnah,” beber Hefsi.

Terkait dengan situasi Kamtibmas khususnya di wilayah hukum Polres Gresik,

“Kami mengaharapkan informasi dari Netizen jika mengetahui isu-isu yang dapat berdampak negatif bagi situasi kamtibmas di masyarakat” ujar Kasi Humas IPDA Mustofa.

Kanit Regident IPTU Mega memberikan sambutan tips untuk menangkal Hoax dapat dilakukan dengan cara berfikir sebelum berbagi, jangan mudah percaya, perhatikan judul dan isi, cek alamat sumber berita, bandingkan informasi, periksa tanggalnya dan cek kontennya.

“Kami mengharapkan agar adanya komunikasi atau konfirmasi dari rekan Netizen melalui Humas Polres Gresik,” ucap Mega.

Pada acara kopi yang dilaksanakan dalam suasana santai tersebut, dilakukan pembicaraan tentang agenda kedepan yang akan dilaksanakan Satlantas Polres Gresik, Kegiatan tersebut di akhiri dengan foto bersama.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Polres Pasuruan Kota Berikan Santunan Untuk Keluarga Balita Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut

0

KOTA PASURUAN – Merebaknya kasus gagal ginjal akut pada anak terutama anak-anak usia 6 bulan hingga 18 tahun mulai banyak terekspos di banyak media.

Pemerintah tak tinggal diam dalam menanggapi kasus tersebut, hingga memberikan banyak himbauan untuk mengantisipasi dan mencarikan solusi atas permasalahan itu.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, .S.H, S.I.K., M.Si. yang selalu memonitor setiap kejadian di Wilayah hukumnya merasa harus cepat dan tanggap dalam menangani segala permasalahan yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Dalam hal ini Kapolsek Grati AKP Yudi Prasetyo menginformasikan bahwa dalam wilayah hukum Polsek Grati terdapat satu balita yang meninggal dunia akibat gagal ginjal akut.

Balita yang baru berumur 1 tahun dengan alamat Dsn menangas kulon Desa Kebonrejo Kecamatan Grati yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya meninggal pada hari Jumat tanggal 21 Oktober 2022 pukul 16.15 Wib karena gagal ginjal akut.

Kebenaran kabar berita yang diinfomasikan membuat AKBP R.M Jauhari merasa iba hingga merasa perlu untuk memberikan santunan kepada keluarga atau orang tua balita tersebut.

Melalui Kapolsek Grati santunan diberikan kepada keluarga dan turun tangan langsung mendatangi rumah duka sembari menyampaikan pesan dan himbauan dari Kapolres Pasuruan Kota.

“Saya turut berbela sungkawa atas meninggalnya balita atas nama Muhammad Ali Subadar Hidayatullah karena gagal ginjal akut yang dideritanya. Semoga kedua orang tuanya diberikan ketabahan atas cobaan yang dialami,” ungkap Kapolres, Senin (24/10).

Pihaknya terus memantau perkembangan situasi lewat Bhabinkamtibmas yang ada di Polsek-Polsek dan berharap ini adalah kasus yang terakhir terjadi di Wilayah Pasuruan.

Kapolres pun menghimbau agar warga Pasuruan jangan panik, tetap tenang namun selalu waspada.

Terutama apabila anak mengalami gejala yang mengarah kepada gagal ginjal akut seperti diare, mual ,muntah, demam selama 3-5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk serta jumlah air seni semakin sedikit bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali. Segera konsultasikan ke tenaga kesehatan atau Puskesmas terdekat untuk penanganan awal.(Topa)

Editor : dhw_robhin

Tanggap Bencana, Polres Probolinggo Bersama Stake Holder Petakan Titik Rawan Banjir

PROBOLINGGO – Dalam upaya mengantisipasi bencana alam hidrometeorologi, Polres Probolinggo bersama stakeholder lainnya menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana Alam Tahun 2022 di Alun-Alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (22/10/2022).

Bertindak selaku Inspektur Apel dalam Apel Gabungan ini ialah Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi dan bertindak sebagai Komandan Apel AKP Slamet Prayitno, Kasat Polairud Polres Probolinggo.

Turut hadir dalam Apel Gabungan ini, Dandim 0820 Probolinggo, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Kajari Kabupaten Probolinggo, tamu undangan, serta peserta apel dari TNI/Polri, Dishub, Satpol PP, Damkar, BPBD, Dinkes, Orari, dan Pramuka Kabupatem Probolinggo.

Usai pelaksanaan Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana Alam, Kapolres Probolinggo bersama Forkopimda melakukan pengecekan kesiapan para personel, kendaraan, peralatan, dan dapur umum.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan bahwa apel gabungan kesiapsiagaan bencana ini digelar untuk menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang kemungkinan akan melanda wilayah Jatim pada beberapa hari terakhir ini.

“Ini bentuk kesiapan kami menghadapi itu semua. Tetapi kami berdoa agar Kabupaten Probolinggo maupun daerah lainnya dapat terhindar dari bencana alam ini,” kata Kapolres Probolinggo.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menyebut bahwa Kabupaten Probolinggo telah siap baik dari personel, peralatan, maupun cara bertindak apabila terjadi bencana alam.

“Kami sudah melakukan pengecekan baik personel, peralatan, maupun lainnya dipastikan siap. Intinya kita bersama-sama merespon cepat apabila terjadi bencana alam dan segera melakukan pertolongan khususnya penyelamatan jiwa dan menjaga kesehatan masyarakat sembari kami juga memperbaiki fasilitas umum sehingga bisa digunakan kembali,” ucap Kapolres Probolinggo. (Humas/red)

Editor : dhw_robhin

Turut Belasungkawa, Polres Malang Bersama Aremania Kunjungi Rumah Duka Aipda Anumerta Andik Purwanto

0

MALANG – Kepolisian Resor Malang bersama sejumlah Aremania dan Aremanita mengunjungi keluarga almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto, salah satu anggota dari Polres Tulungagung yang menjadi korban dalam insiden di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (23/10/2022) sore.

Dalam kunjungannya tersebut, rombongan Polres Malang dan supporter Arema FC disambut oleh Kapolsek Sumbergempol IPTU Guruh Yudi Setiawan, orang tua dan istri almarhum di rumah duka yang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Beberapa perwakilan aremania yang berkesempatan hadir pada sore itu antara lain tokoh Aremania Yuli Sumpil, Andik Koreng, Sam Dadang, Cak Porong, serta puluhan Aremania dan Aremanita korwil Blitar Raya dan Tulungagung.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana melalui Plt. Kasat Intelkam IPDA Imam Samsodin mengatakan maksud kedatangannya bersama dengan Aremania dan Aremanita adalah sebagai wujud empati atas meninggalnya Aipda Anumerta Andik Purwanto dalam menjalankan tugasnya sebagai personil Bantuan Keamanan Operasional di Malang.

“Saya perwakilan dari Polres Malang dan rekan-rekan dari Aremania, yang pertama mengucapkan belasungkawa. Semoga beliau diterima Allah SWT, dan keluarga diberikan kesabaran,” ucap IPTU Imam.

IPTU Imam menambahkan, pihaknya mendampingi aremania yang berangkat dari Malang ingin memberikan santunan kepada pihak keluarga.

Lebih lanjut, Andi Koreng perwakilan Aremania yang datang, mengatakan kedatangannya bersama rombongan aremania adalah murni sebagai bentuk kemanusiaan dan empati kepada korban Tragedi Kanjuruhan.

“Ini sebagai bentuk kemanusiaan dari aremania, kita tidak pandang siapa pun. Alhamdulillah kita diterima. Mohon maaf atas nama aremania semuanya, sejagad raya,” ucap Andi.

Senada dengan Andi Koreng, perwakilan Aremania Sam Dadang menambahkan tujuan dari Aremania datang adalah takziah sekaligus silaturahmi. “Tujuan utama adalah silaturahmi, mengucapkan rasa duka yang mendalam,” ucap Dadang.

Di tempat yang sama, perwakilan supporter Arema FC Sam Dadang juga sedikit menceritakan saat kejadian sempat melihat almarhum sedang bertugas di pintu 13 Stadion Kanjuruhan. “Insyaallah almarhum meninggal dalam keadaan syahid, karena sedang dalam melaksanakan tugas,” lanjut Dadang.

Sementara itu dari pihak keluarga, istri AIPDA Anumerta Andik Purwanto mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan doa dari Aremania yang datang.

Mengakhiri takziah sore itu, perwakilan Aremania yang datang berharap semoga AIPDA Anumerta Andik, dan semua korban yang telah menjadi korban di Kanjuruhan, menjadikan pahlawan bagi kita semua. Menjadikan sepakbola di Indonesia maju, menjadikan semua supporter, aparat dan semua elemen menjadi kuat.

“Tolong maafkan kalau memang ada kesalahan dari aremania ataupun siapa,” ucap perwakilan Aremania sembari memberikan santunan kemudian berpamitan.

Untuk diketahui Almarhum Andik Purwanto merupakan anggota Binmas Polsek Sumbergempol dan almarhum meninggalkan seorang istri dengan dua orang anak laki.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Gerak Cepat Polres Jember Berhasil Amankan Pelaku Begal Kurang dari 6 jam

0

JEMBER – Hanya butuh waktu 6 jam Tim Kalong Satreskrim Polres Jember untuk membekuk Alex Wijaya (24) warga asal Dusun Krajan Desa Serut Panti Jember bersama dengan Farjan T (27) warga Desa Kemiri Panti, pelaku perampasan Mobil pickup di Desa Sukorejo Bangsalsari Jember.

Pelaku berhasil dibekuk di perbatasan Jember Lumajang di jalur selatan saat berupaya untuk melarikan diri usai menjalankan aksinya.

“Sesaat setelah kami mendapat laporan adanya aksi perampasan mobil yang dilakukan oleh pelaku, tim kami langsung berupaya melakukan pengejaran, dan tidak sampai 24 jam pelaku berhasil kami amankan di perbatasan Jember Lumajang,” ujar Kasatreskrim Polres Jember AKP. Dika Hadiyan Wiratama Senin (24/10)

Menurut Kasatreskrim, antara korban dan pelaku saling kenal, keduanya sempat memiliki hubungan bisnis dalam jual beli tabung gas, bahkan sebelum pelaku menjalankan aksinya, pelaku Alex terlebih dahulu menghubungi korban yang diketahui bernama Ahmad warga Desa Kaliwining Rambipuji Jember.

“Kejadiannya 11 Oktober kemarin, sekitar jam 3 sore, saat itu pelaku menghubungi korban untuk diajak ketemuan di jalan bulakan Desa Karangsono, karena sudah saling kenal korban tidak menaruh curiga saat diajak ketemuan, kebetulan korban juga mengirim barang ke arah barat,” ujar Kasatreskrim.

Saat korban dan pelaku bertemu, korban tidak curiga, mereka ngobrol di jalan seperti biasanya, namun tiba-tiba pelaku mengeluarkan parang dan clurit untuk melukai korban.

Korban yang tidak menyangka mendapat serangan mendadak pun terkapar terkena sabetan senjata tajamm beruntung korban masih selamat meski mengalami luka di tangan.

“Usai membacok korban, Alek membawa kabur mobil pickup dan uang senilai hampir 4 juta, sedangkan pelaku Fatjan sendiri juga kabur menggunakan motor yang dikendarainya,” ujar Kasatreskrim.

Beruntung korban yang terkena sabetan sajam di bagian mukanya masih bisa diselamatkan, sehingga dirinya melaporkan kasus yang dialaminya ini ke Mapolsek Bangsalsari dan diteruskan ke Satreskrim Polres Jember.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan kekerasan.

“Ancamannya maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Kasatreksrim. (Humas/red)

Editor : dhw_robhin

Tekat Maiyeh Akan Ambil Tanah dan Sekolahan Jika Pemerintah Lumajang Tetap Tidak Ada Keputusan

0

Lumajang, — Gempur,News. Maiyeh B. Asmah pemilik tanah seluas 3618 M2 yang selama 47 tahun digunakan oleh SDN Jatimulyo 1 Kunir, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, untuk proses belajar mengajar,saat ini sedang berproses di Mahkamah Agung Jakarta.

Dalam gugatan Maiyah B. Asmah melawan Pemerintah Kabupaten Lumajang (tergugat) di PN.Lumajang dan di Pengadilan Tinggi Surabaya telah di menangkan pihak penggugat ( Maiyeh B.Asmah). Lantas pihak tergugat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). 

Pada saat ini Maiyeh B.Asmah menunggu keputusan Kasasi dari Mahkamah Agung.
Ditemui di rumahnya Maiyeh B.Asmah menceritakan bahwa dirinya selama ini sudah sangat lelah menunggu proses hukum tanah miliknya, sekarang masih belum jelas kapan putusan Kasasi dari MA, akan turun

Ia juga memaparkan bahwa tanahnya di kuasai Dinas Pendidikan selama 47 tahun. 
Tanah tersebut dipakai untuk proses belajar mengajar SDN Jatimulyo 1 Kunir, Lumajang. 

Maiyeh mengaku sempat  menutup SDN Jatimulyo 1 Kunir, karena tidak ada penyelesaian ganti rugi dari pihak Pemerintah Daerah.seakan akan pemerintah lumajang mengabaikannya.

“Menurut maiyeh saya sudah mengikuti kemauan Pemerintah Daerah yang di wakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Pak Agus Salim agar SDN Jatimulyo 1 bisa di buka kembali untuk belajar anak anak,” Papar Maiyeh pada awak media ini, Minggu (23-10-2022) di rumahnya. 

Maiyeh sebutkan, pada hari Rabo 10 Nopember 2021 bertempat di Musholah Al Musofah milik keluarganya, tepat pukul 09.00 WIB telah disepakati bersama, yang tertuang di surat pernyataan antara Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang dengan Maiyeh B. Asmah dalam hal ini di wakili Surat putra Maiyeh B. Asmah. 

Di tempat yang sama, Ahmad membenarkan apa yang di katakan Maiyeh, Ahmad Surat menjelaskan isi surat pernyataan yang disepakati bersama antara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang  Drs.Agus Salim,M.Pd, a.n.Pemkab Lumajang dengan dirinya yang mewakili Maiyeh B.Asmah.

“Dalam surat pernyataan tersebut, di saksikan dan ikut tanda tangan, Ketua Komisi D, DPRD Kabupaten Lumajang Supratman,S.H,Camat Kunir Yudho.H, dan Kades Jatimulyo H.Rasat,” jelas Surat. 

Sudah jatuh Tempo Surat Peryataan Antara Maiyeh B.Asmah dengan Dinas Pendidikan Lumajang, Tinggal 17 Hari Lagi akan berahir

Ini isi surat pernyataan tersebut, ada 4 poin diantaranya ;

1.Membuka kembali SDN  Jatimulyo 01 untuk pembelajaran siswa mulai hari rabo tanggal 10 Nopember 2021.

2.Setelah ada keputusan tetap ( hukum tetap) dari Mahkamah Agung, Pemerintah Daerah siap menganggarkan dalam APBD sesuai dengan penilsian Apresial. 

3.Apabilah dalam satu tahun anggaran tidak di anggarkan, maka pihak penggugat akan mengambil alih. 

4.Demikian surat pernyataan ini, dibuat untuk dilaksanakan.

“Kami dari pihak Maiyeh B. Asmah akan melaksanakan poin 3,apabila putusan Kasasi  dari MA molor, agar sama sama tidak memanfaatkan tanah tersebut,” tegas Ahmad Surat. 

Di tempat terpisah saat dihubungi via whatsap, Drs Agus Salim,M.Pd, ditanyakan terkait dengan jatuh tempo surat pernyataan antara Dinas Pendidikan a.n.Pemkab Lumajang dengan Maiyeh B.Asmah (yang diwakili Surat),Rabo (10 Nopember 2021), Agus Salim menjelaskan bahwa pihaknya tetap tunggu putusan dari MA. 

Agus Salim menambahkan walau  surat pernyataan nanti jatuh tempo pihaknya tetap masih menunggu putusan dari MA, langka DINDIK tetap menunggu putusan dari MA. 

“Ya tetap menunggu keputusan,” terang Agus Salim.

Sementara Ketua Komisi D, Supratman,S.H saat di konfirmasi via telpnya, oleh awak media ini, menyampaikan terkait surat pernyataan yang telah di tanda tangani bersama antara Surat dengan Drs Agus Salim,M.Pd dan di saksikan Ketua Komisi D dan anggota Komisi D, Camat Kunir dan Kades Jatimulyo. 

“Tapi sesuai dengan yang kita tanda tangani bersama, karena pemerintah harus ada kepastian hukum kalau ingin mengeluarkan anggaran begitu besar,” tutup Ketua Komisi D,DPRD Kabupaten Lumajang,