Home Blog Page 239

PERSONIL SATLANTAS POLRES PASURUAN KUMPULKAN AMBULAN DAN SOPIRNYA ADA APA ?

0


Minggu adalah hari libur bagi sebagian besar orang , hari dimana seseorang yang bekerja bisa rehat sejenak dengan keluarga , tetapi tidak dengan beberapa orang yang karena pekerjaannya memang menuntut pengorbanan dalam menunaikan pekerjaannya , seperti terlihat pada hari Minggu pagi ini yang terlihat sampai siang hari di balai desa Oro Oro pole kecamatan kejayan kabupaten Pasuruan , dua profesi pekerjaan yang sama sama bekerja atas dasar kemanusiaan berkumpul yaitu terlihat anggota kepolisian Polres Pasuruan yang berada di fungsi Lalu lintas khususnya unit Keamanan dan keselamatan yang di pimpin oleh Kanit kamsel Aipda Alfian dan terlihat juga puluhan mobil ambulance beserta sopir sopir sopir ambulance desa yang hadir dari berbagai penjuru desa desa di kabupaten Pasuruan, terlihat puluhan mobil ambulance itu datang beriringan dan sesampainya di sekitaran balai desa lalu di sambut dan diarahkan oleh petugas kepolisian, setelah disusun rapi para petugas memeriksa satu persatu mobil ambulance itu, mulai dari perlengkapan administrasi driver, kelengkapan kendaraan ambulance baik mobil beserta kelengkapan kesehatan yang berhubungan dengan P3K. Dari hasil pemeriksaan. Diketemukan yaitu, beberapa sopir masih belum memiliki SIM, ada yang simnya mati, dari kendaraan ada yang Ban nya sudah waktunya ganti, dan lampu lampunya juga ada yang perlu perawatan. Setelah kegiatan pengecekan para supir berkumpul di pendopo desa Oro Oro Pule selanjutnya mendapatkan materi terkait safety riding . “Kegiatan ini adalah pelaksanaan lanjutan dari program SATU (Sopir ambulance Tertib Undang – Undang) yang merupakan program kerja Sat Lantas Polres Pasuruan kata Aipda Alfian saat ditanya awak media terkait maksud dan tujuan kegiatan pagi ini. Lanjutnya kami dan saudara saudara kami ini driver ambulance adalah memiliki kesamaan di berbagai sisi yaitu memiliki kesamaan tujuan dasar yaitu kemanusiaan dan yang lebih penting lagi dalam undang undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pada pasal 134 yang mana mengatur tentang kendaraan yang mendapatkan prioritas kami dari kepolisian dan driver ambulance dalam Bunyi aturan itu adalah sama sama memiliki prioritas nah berangkat dari itu kami merasa memiliki tanggung jawab untuk melakukan pembinaan terhadap saudara saudara kami ini. Dan kedepannya kami akan mengajak instansi Instansi samping untuk melakukan pembinaan pada saudara saudara kami ini karena selama kegiatan ini tadi banyak curahan hati mereka, beberapa kendala dilapangan yang perlu kita perhatikan dan kita bantu cari jalan keluarnya tutup Alfian saat memberikan keterangannya. Dan saat mengakhiri keterangannya disambut tepuk tangan oleh seluruh sopir ambulance, kami senang dan semakin percaya diri pak kalo sudah sama pak polisi saut mereka.(Mar)

Konsumen Perusahaan Jasa Pengiriman JNT Kecewa,Tidak ada Tanggung Jawab Dari Pihak JNT

0

Cimahi,Minggu(27/10/2025)
Seorang Konsumen yang merasa dirugikan oleh biro Jasa Pengiriman yang sudah terkenal yakni Perusahaan jasa pengiriman JNT dikarenakan barang yang biasa dikirim lewat perusahaan jasa pengiriman tidak bertanggung jawab dengan barang yang dipesannya dari Lumajang Jawa Timur berupa 15 Eksemplar koran,Padahal pihak pengirim dan pemesan sudah lama menggunakan jasa pengiriman JNT.
Kejadian ini sudah sempat diberitakan pada Media Cetak dan Online “Gempur News” dengan judul “Hati-hati jika kirim paket Lewat J&T,Paket Hilang Entah Kemana”, Saat di konfirmasi dan dipertanyakan Janji yang akan mengganti dengan mengirim KTP dan nomor rekening Konsumen namun pihak yang mengatasnamakan JNT terkesan berbelit-belit dan sampai berita ini diturunkan tidak ada kejelasan dalam menangani kerugian dari pihak konsumennya.

Sebut saja AS yang menanyakan ganti rugi yang dijanjikan pihak JNT atas kerugian yang dialaminya namun tidak ada realisasi dan terkesan saling lempar tanggung jawab,atas kejadian ini AS menghimbau hati-hati jika mengirim barang jangan sampai terjadi seperti apa yang menimpanya dan jika tidak ada tanggapan dari pihak JNT maka dengan berat hati akan menempuh jalur hukum sesuai aturan yang berlaku,
“Saya sangat kecewa setelah barang hilang,namun dengan santainya pihak JNT katanya dari Kantor pusat menyatakan akan mengganti kerugian dan meminta nomor rekening dan KTP saya,setelah saya kirim janjinya hanya butuh waktu 7 hari kerja namun sampai saat ini tidak ada realisasi bahkan saat di hubungi melalui aplikasi WA tidak ada jawaban.
Oleh karena itu saya akan tempuh jalur hukum sesuai aturan yang berlaku terkait Undang-undang perlindungan Konsumen dan saya sudah akan menunjuk pengacara EKO W. Dan rekan.”Ungkapnya.

Sampai saat ini terkesan tidak ada itikat baik dari pihak JNT kerugian Konsumennya.
Padahal semua persyaratan untuk syarat ganti rugi sudah dikirim melalui Admin dari kantor pusat JNT,jawaban melalui Aplikasi WA.,
“Silahkan di isi aplikasi pengajuan ganti rugi, kemudian kirim KTP dan Nomor rekening, disertakan juga tanda tangan di kertas putih dan kami akan ajukan mohon ditunggu maksimal 7 hati kerja,” Jelasnya.

Kemudian AS menjelaskan kekecewaannya terkait tidak bertanggung jawabnya Perusahaan pengiriman sekelas JNT,
“Janji akan diproses dalam 7 hari kerja,
Namun dari tanggal 4 September 2025 sampai saat ini proses ganti rugi dari Pihak JNT tidak jelas,oleh karena hal tersebut disarankan agar memilih perusahaan jasa pengiriman yang bertanggung jawab,” pungkas AS

Red.

“Bupati Pakpak Bharat Tinjau Peternakan Ayam Petelur BUMDes DllengLumut”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor melihat langsung peternakan ayam petelur milik BUM Des Dlleng Lumut, desa Sukaramai, Kecamatan Kerajaan. 200 ekor ayam petelur yang diternakkan unit usaha milik masyarakat desa Sukaramai ini terlihat sehat dan siap menghasilkan telur berkwalitas.

Saya sangat senang melihat ini semua, saya sudah berkeliling melihat beberapa BUM Des yang ada di seluruh Kabupaten Pakpak Bharat, saya yakin akan berkembang asal dikelola dengan bagus, jangan sia-siakan upaya-upaya kita, dana yang sudah terpakai, dan mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat, ucap Bupati di lokasi.

Camat Kerajaan, H Wenta Banurea, ST bersama Kepala Desa Sukaramai, Ahmad Saipul Tinendung yang turut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini menyampaikan harapan, kehadiran unit usaha baru ini nantinya bisa menipang kebutuhan telur di Sukaramai dan sekitarnya.

Mungkin akan ditambah jumlah ayamnya, melihat situasi dan kebutuhan kedepan, yang pasti harapan kami masyarakat di Sukaramai nanti bisa membeli telur dari sini untuk kebutuhan sehari-hari, mudah-mudahan, ucap Wenta Banurea.

Sementara itu Saipul Tinendung mengungkapkan, untuk mendukung pelaksanaan dan perawatan ayam-ayam petelur ini, mereka memberdayakan seorang lulusan peternakan asli putra Sukaramai sebagai salah seorang pengurus di BUM Des Dlleng Lumut.

Kendala yang kita hadapi adalah kondisi cuaca, namun kita bersyukur ada seorang lulusan sekolah tinggi, dia sarjana peternakan yang ikut bergabung dengan BUM Des Dlleng Lumut, dia banyak mengaplikasikan ilmu pengetahuannya bagi masyarakat Sukaramai, jelas Saipul Tinendung.

Direktur BUM Des Dlleng Lumut, Ratiman Sitakar menjelaskan, ayam-ayam milik BUM Des Ini diperkirakan akan mulai menghasilkan telur pada november nanti dan akan mengalami masa panen puncak pada buln desember.(Tumangger)

Kapolsek Prigen Pimpin Apel Pengamanan Panggung Hiburan dan Do’a Bersama Kegiatan Berjalan Aman dan Tertib

0

PASURUAN— Polsek Prigen bersama unsur TNI, Linmas, dan Karang Taruna melaksanakan apel pengamanan kegiatan panggung hiburan, pentas seni, teaterikal, dan doa bersama di Kedungbiru, Lingkungan Tretes, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Sabtu malam (25/10/2025).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB itu berlangsung aman dan tertib hingga selesai. Apel pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Prigen, AKP Hartono, S.Pd, yang juga turun mengendalikan personel di lapangan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan masyarakat malam ini berjalan lancar dan kondusif. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu, baik dari Polres, Koramil, Linmas, maupun Karang Taruna,” ujar AKP Hartono, S.Pd.

Ia menjelaskan, kegiatan masyarakat tersebut mengusung semangat pelestarian alam dengan berbagai penampilan seperti pembacaan puisi, aksi teaterikal, hingga penandatanganan petisi bertema ‘Selamatkan Hutan Kita’. “Pesan yang diangkat sangat positif. Ini bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan alam sekitar,” tambahnya.

Adapun rangkaian acara dimulai dengan persiapan warga sejak pukul 17.00 WIB, dilanjutkan menyanyikan lagu Tanah Air, aksi teaterikal dan pembacaan puisi pukul 19.00 WIB, pentas musik solidaritas alam pukul 20.00 WIB, dan ditutup doa bersama serta penandatanganan petisi pada pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Prigen menurunkan 17 personel gabungan, terdiri dari 5 anggota Polres Pasuruan, 5 anggota Polsek Prigen, 2 personel Koramil, 5 anggota Linmas, dan 20 anggota Karang Taruna yang ikut membantu pengamanan di lapangan.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memberikan apresiasi atas sinergitas yang terjalin antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Prigen.

“Polri mendukung penuh kegiatan masyarakat yang bernuansa positif, apalagi yang mengedepankan semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan. Kami harap kerja sama seperti ini terus terjaga,” kata AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Dengan berakhirnya kegiatan pada malam hari, situasi di wilayah Prigen dilaporkan aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan kamtibmas yang berarti.

Ketersediaan Air Bersih Jadi Fokus Utama Amsakar-Li Claudia dalam RPJMD Kota Batam

0

Batam – Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat kolaborasi dalam memastikan keandalan dan ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah mainland. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Amsakar menegaskan, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditawar. Karena itu, Pemko Batam dan BP Batam terus berupaya meningkatkan kapasitas layanan serta memperkuat infrastruktur air minum agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata dan berkelanjutan.

“Kami menempatkan penyediaan air bersih sebagai prioritas utama. Pemerintah harus hadir memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dengan baik dan berkeadilan,” ujar Amsakar, Sabtu (25/10/2025).

Ia menjelaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga pasokan air di tengah pertumbuhan jumlah penduduk dan pelanggan yang terus meningkat. Seiring dengan itu, BP Batam juga melaksanakan berbagai proyek strategis guna memperkuat sistem distribusi air di seluruh penjuru kota.

Untuk diketahui, beberapa gangguan air yang terjadi di sejumlah kawasan disebabkan oleh kerusakan pipa distribusi. Perbaikan dilakukan dengan intensif agar suplai air dapat segera pulih tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Sebagai langkah perbaikan, Batam menyiapkan jalur pipa alternatif untuk beberapa kawasan seperti Happy Garden dengan metode pengeboran 1,5 meter di bawah jalan menuju pipa utama lain. Secara kuantitatif, pemerintah melalui BP Batam telah menambah kapasitas jaringan pipa berkapasitas 370 liter per detik (lps) di Waduk Muka Kuning. Upaya ini dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan pelanggan dari 280 ribu pada 2021 menjadi 317 ribu pelanggan hingga Juni 2024.

Amsakar memastikan pemerintah terus bekerja keras menyeimbangkan kebutuhan dan ketersediaan air. Salah satunya melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 500 lps di Waduk Duriangkang dan 230 lps di Waduk Tembesi.

Pekerjaan tersebut telah rampung pada akhir 2024. Dengan tambahan kapasitas itu, Kota Batam kini diproyeksikan surplus air hingga 230 lps setidaknya sampai akhir 2025.

Amsakar menambahkan, pada tahun 2024-2025, pihaknya juga memprioritaskan revitalisasi fasilitas eksisting, termasuk pompa, filter, dan sistem perpipaan lama agar gangguan air ke masyarakat dapat diminimalkan.

Amsakar menambahkan, langkah-langkah yang dilakukan Pemko dan BP Batam merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan Batam yang maju, sejahtera, dan berdaya saing, dengan pelayanan dasar yang semakin berkualitas.

“Kami ingin setiap rumah di Batam memiliki akses air bersih yang layak. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal kesejahteraan dan kualitas hidup warga,” tutupnya.
(Gokkon)

Polresta Banyuwangi Siagakan Ratusan Personel Amankan Festival Gandrung Sewu 2025

0

Banyuwangi – Ribuan langkah penari Gandrung menghiasi tepian Pantai Marina Boom, menari serempak dalam irama budaya dan kebanggaan warga Banyuwangi.

Di balik kemegahan Festival Gandrung Sewu 2025 yang digelar pada Sabtu (25/10/2025) ini, ratusan personel Polresta Banyuwangi turut berjaga untuk memastikan setiap detik kemeriahan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, tenaga kesehatan, serta stakeholder terkait lainnya.

“Festival Gandrung Sewu bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi wujud kecintaan masyarakat terhadap budaya dan identitas Banyuwangi. Karena itu, kami menyiapkan pengamanan maksimal agar masyarakat dapat menikmati acara ini dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolresta.

Ratusan personel disebar di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk Pantai Boom, area parkir, panggung utama, hingga jalur keluar penonton. Unit lalu lintas diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan serta membantu wisatawan dari luar daerah, sementara personel Samapta dan Satpolairud berjaga di sepanjang kawasan pantai untuk memastikan keamanan di area pertunjukan.

Setiap langkah pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis, menonjolkan keramahan, pelayanan, dan kesiapsiagaan. Petugas juga aktif membantu masyarakat yang membutuhkan arahan maupun pertolongan di lokasi acara.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif diterapkan di sejumlah ruas jalan utama. Petugas di lapangan aktif memberikan arahan kepada pengunjung agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di sekitar area festival.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan, menghormati sesama penonton, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Dengan kebersamaan dan kedisiplinan, kita tunjukkan bahwa Banyuwangi mampu menjadi tuan rumah yang aman, tertib, dan berbudaya,” pungkas Kapolresta.

Festival Gandrung Sewu tahun ini mengusung tema “Selendang Sang Gandrung”, yang menggambarkan perjalanan, warisan, dan kekuatan budaya Banyuwangi. Sebanyak 1.300 penari yang terdiri dari pelajar SMP, SMA, mahasiswa, dan perwakilan sanggar tari tampil memukau di hadapan ribuan penonton.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pusat dan daerah, di antaranya Menteri PANRB Rini Widyantini,S.H., M.P.M., Komjen Pol (Pur) Purwadi Arianto ( Wakil.Menteri PAN RB), Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs Nanang Avianto, M.Si., Aba Subagja (Deputi Kementerian PAN RB), Otok Kuswandaru (Deputi Kementerian PAN RB), Cahyono (Deputi Kementerian PAN RB), Brigjend Pol Donny Adityawarman (Stafsus Menpan RB), Tasdik Kinanto (Stafsus Menpan RB), Abdullah Azwar Anas, M. Si (Mantan Menteri PAN RB), Kombes Pol Arman Asmara (Dir Polair Polda Jatim), Kombes Pol Ary Satriyan (Irwasda Polda Jatim), Kombes Pol Suryo Sudarmadi (Dansat Brimob Polda Jatim) Kombes Pol Rama Samtama Putra , S.I.K., M.Si, M.H., HJ. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP. (Bupati Banyuwangi), Ir. H. Mujiono , M.Si. (Wakil Bupati) Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M. (Sekda) I Made Cahyana Negara, S.E. (Ketua DPRD) Letkol Laut (P) M. Puji Santosa, M.Sc. (Dan Lanal Banyuwangi). Letkol (Arm) Triyadi Indra wijaya, S.H., M.I.P (Dandim 0825 / Banyuwangi) Agustinus Octavianus Mangotan, S.H., M.H. (Kajari Banyuwangi) Dr. I Gede Yuliartha, S.H., M.H. (Ketua PN Banyuwangi) Erwita Dianti (Asdep PPN Kemenpar RI) Yusharto Hontoyungo (KA BKSDN) Sonny T. Dana Paramitha (DPR RI) Ina Amania (DPR RI) Dina Lorenza (DPR RI ) Deni Wicaksono (DPRD JATIM) DR. Agung (DPRD JATIM) Hadinuddin (DPRD JATIM) Bima Rafsanjani (DPRD JATIM) Winardi Legowo (Dirut Bank Jatim) Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti (HKTI) H. Arum Sabil (HKTI) KH. Achmad Wahyudi (Tokoh Agama) KH. Maskur Ali (PCNU Banyuwangi) KH. Suanandi Zubaidi (Ketua PCNU Banyuwangi) KH. Toha Muntoha (Tokoh Agama) , Perwakilan BPK RI & BPK Jatim , Staf Ahli KEMENKOP RI , Sesdep Bidang Usaha Kemen UMKM, KEMENDES PDT RI, Direktur Advokasi Dan Kerjasama – KEMENDES PDT RI, Kepala BKN RI, Deputi Pembinaan, Penyelenggaraan Manajemen BKN RI, Inspektur Utama BPS RI, Ka Biro Perencanaan BPS RI, Bupati Bondowoso , Wakapolres Situbondo, Walikota Pasurua, Daop 9 KAI Jember
dan tamu VVIP ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan promosi pariwisata Banyuwangi.

Di balik gemerlap tarian kolosal dan tepuk tangan penonton, Polresta Banyuwangi hadir dengan semangat melayani dan melindungi. Pengamanan yang solid dan humanis menjadi bagian penting dari suksesnya penyelenggaraan Gandrung Sewu 2025 — menjaga harmoni antara tradisi, pariwisata, dan rasa aman masyarakat.
(***)

Dengan Peletakan Batu Pertama Bangunan Gereja Anugerah Muara Teweh, Wujudkan Tempat Ibadah Jemaat Inklusif.

0

BARITO UTARA- Majelis Calon Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Anugerah Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan kegiatan peletakan batu pertama Kantor dan pembangunan Gereja Anugerah, yang terletak di komplek Gereja Anugerah jalan Rapen Raya Muara Teweh, pada Sabtu (25/10/2025). 

Peletakan batu pertama pembangunan Gereja Anugerah dilaksanakan oleh Bupati Barito Utara, diwakili melalui Kabag Pemerintahan Setda Barito Utara, Bahrum P. Girsang, SP didampingi Kadisdalduk- KB Silas Patiung, S. Si. Apt.

Hadir pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Anugrah ini, yakni Kabag Pemerintahan Setda Barito Utara, Bahrum P. Girsang, SP,  Ketua Resort jemaat GKE Muara Teweh, Pendeta Edianto, S. Th, Pendeta Lolytha, M. Div, Wakil Ketua Pembangunan Gereja Anugerah, Seto, para pensiunan PNS dan anggota Jemaat GKE Anugerah Rt 25 Rapen Raya Muara Teweh.

Wakil Ketua pembangunan Gereja Anugerah, Seto dalam laporannya  mengatakan rasa syukur atas dimulainya pembangunan rumah ibadah ini. Menurutnya, peletakan batu pertama menjadi simbol awal perjuangan bersama dalam mewujudkan tempat ibadah yang layak dan nyaman bagi seluruh jemaat.

“Puji Tuhan, hari ini kita memulai pembangunan Gereja Anugerah dengan semangat dan keyakinan yang kuat. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan iman kita kepada Tuhan,” ujar Seto.

Dikatakan Seto, tahun 2025 ini Gereja Anugerah Muara Teweh Mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 455.000.000,- untuk pembangunan Gedung Gereja, Rp. 182.000.000,-untuk pembangunan Gedung Sekretariat dan Rp. 182.000.000,- untuk penataan halaman yang saat ini pelaksanaan semuanya sudah mulai berjalan.

Sementara itu, Pendeta Lolytha, M. Div, dalam sambutannya menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan pelayanan Gereja Anugerah. la berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar, penuh berkat, dan menjadi sarana memperkuat iman jemaat.

“Peletakan batu pertama ini melambangkan dasar yang kuat bukan hanya untuk bangunan gereja, tetapi juga untuk iman dan kebersamaan umat Tuhan. Kita membangun di atas kasih, pengharapan, dan pelayanan yang tulus,” ujar Pendeta Lolytha.

la juga mengajak seluruh jemaat untuk terus bersatu dan berkontribusi dalam proses pembangunan, baik melalui doa, dukungan moral, maupun partisipasi nyata.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, ST. MT dalam sambutannya yang dibacakan  melalui Kabag Pemerintahan Setda, Bahrun P. Girsang, SP menyampaikan bahwa hari ini adalah momen bersejarah bagi kita semua. Peletakan batu pertama ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi merupakan karya besar Tuhan di tengah-tengah kita. Batu yang diletakkan hari ini melambangkan iman yang kokoh, dasar yang teguh, dan komitmen kita untuk membangun rumah Tuhan, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara rohani,” ujar Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Bupati melalui Kabag Pemerintahan juga menegaskan bahwa Kabupaten Barito Utara,  merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya, yang semuanya hidup berdampingan dengan damai. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan anugerah yang harus dijaga dan dirawat bersama.

“Pembangunan Gereja Anugerah dan Kantor Sekretariat MPH Jemaat GKE Anugerah Muara Teweh ini, merupakan bukti komitmen kita untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif, di mana setiap warga merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi,” tambahnya.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, terus berkomitmen mendukung pembangunan rumah ibadah dan peningkatan kualitas kehidupan beragama sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Barito Utara.

“Kami menyadari bahwa pembangunan ini membutuhkan dukungan finansial yang besar. Pemerintah daerah akan berupaya memberikan yang terbaik Kami menyadari bahwa pembangunan ini membutuhkan dukungan finansial yang besar. Pemerintah daerah akan berupaya memberikan yang terbaik sesuai kemampuan anggaran dalam penyelesaian pembangunan Gereja Anugerah Muara Teweh ini,” jelasnya.   (SS)

Program “Polantas Menyapa” Polda Jatim Disambut Hangat Masyarakat, Pacu Pencapaian Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani

0

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur terus berinovasi menghadirkan pelayanan yang presisi dan prima bagi masyarakat. Salah satu terobosan andalannya, program “Polantas Menyapa”, kini menuai respons positif dari publik dan menjadi pilar penting dalam menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Program ini secara khusus dirancang untuk memandu wajib pajak dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor. Melalui “Polantas Menyapa”, petugas tidak hanya melayani, tetapi juga aktif memberikan edukasi dan informasi terkini seputar prosedur perpanjangan pajak kendaraan, proses balik nama, dan berbagai layanan Samsat lainnya.

“Program ‘Polantas Menyapa’ ini kami gagas untuk mendekatkan layanan dan memutus mata rantai kebingungan masyarakat. Banyak yang belum paham syarat dan alur pengurusan di Samsat. Dengan edukasi yang kami berikan, diharapkan masyarakat datang sudah siap, sehingga prosesnya lebih cepat dan tidak berulang,” jelas perwakilan Ditlantas saat dikonfirmasi, Sabtu (25 Oktober 2025).

Efektivitas program ini bukan tanpa bukti. Hasil survei kepuasan masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan. Wajib pajak mengaku sangat terbantu. “Dulu saya bingung harus mulai dari mana kalau urus STNK. Sekarang, setelah dapat penjelasan dari pak polisi di pos ‘Polantas Menyapa’, jadi jelas sekali langkah-langkahnya. Tidak pakai lama dan tidak repot,” ujar Sari, salah satu wajib pajak di Kabupaten Pasuruan

Lebih dari sekadar layanan, “Polantas Menyapa” menjadi bukti komitmen nyata Ditlantas Polda Jatim dalam reformasi birokrasi. Program ini mencerminkan upaya institusi Kepolisian untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik.

“Program ini adalah wujud nyata komitmen kami menuju predikat WBBM. Prinsipnya, kami tidak hanya menegakkan hukum, tetapi lebih dari itu, kami hadir untuk melayani dengan sepenuh hati,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, “Polantas Menyapa” tidak hanya menjadi jembatan informasi, tetapi juga memperkuat citra Polantas sebagai pelayan masyarakat yang andal dan solutif.

Satlantas polres Blitar Kota menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik cepat dan transparan.

0

Gempur News Blitar – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres blitar Kota Polda Jatim terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, cepat, transparan, dan berintegritas.
Melalui program unggulan polantas menyapa tersebut, jajaran Satlantas polres blitar Kota kini aktif turun langsung ke pusat-pusat layanan masyarakat guna memberikan edukasi, pendampingan, serta memastikan seluruh proses pelayanan kepolisian berjalan sesuai prinsip profesionalisme dan akuntabilitas.
Program yang dipusatkan di area Samsat polres blitar Kota ini menjadi sarana efektif bagi personel lalu lintas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat  khususnya para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) serta wajib pajak kendaraan bermotor.
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya memberikan layanan administratif, namun juga melakukan sosialisasi menyeluruh terkait tata cara, ketentuan, dan biaya resmi dalam proses registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor).
Kasat Lantas Polres Blita kota, AKP Angus prayitno sh, menegaskan bahwa Polantas Menyapa merupakan wujud nyata dari reformasi pelayanan publik di tubuh Polri.
“Program ini adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar AKP Agus (25/10/2025).
Ia menjelaskan, seluruh jajaran Satlantas Polres Blitar kota secara konsisten menerapkan nilai dasar pelayanan prima yang humanis. Edukasi kepada masyarakat meliputi informasi biaya resmi penerbitan SIM, mekanisme SOP pelayanan, hingga panduan penanganan kendala administrasi agar masyarakat tidak terjerumus pada praktik percaloan.
AKP Agus menegaskan, seluruh pelayanan di lingkungan Satpas dan Samsat Blitar Kota harus dipastikan bebas pungutan liar (zero pungli).
“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, mudah diakses, dan bebas dari pungli. Setiap petugas wajib bersikap responsif serta siap memberikan solusi cepat terhadap kendala administratif,” tegasnya.
Lebih jauh, program Polantas Menyapa juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Melalui komunikasi yang terbuka dan pendekatan yang empatik, Polantas berupaya menghadirkan wajah Polri yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri bukan sekadar aparat penegak hukum, melainkan mitra pelayanan yang hadir dengan hati,” pungkas AKP Agus.
Dengan pelaksanaan berkelanjutan program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Blitar Kota Polda Jatim optimistis dapat menciptakan ekosistem pelayanan lalu lintas yang modern, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Langkah ini sejalan dengan semangat Transformasi Polri Presisi yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo  menjadikan Polri semakin profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.

“BUMDes Rebbak Nduma Pacu Ekonomi Desa dengan Peternakan Ayam Petelur”

0

Setelah melalui perawatan yang intensif selama beberapa bulan, ratusan ternak ayam milik BUM Des Rebbak Nduma, desa Salak II, Kecamatan Salak kini mulai menghasilkan telur-telur berkwalitas baik. Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor saat meninjau kandang ayam milik BUM Des Rebbak Nduma di Napa Sengkut untuk melihat langsung kondisi unit usaha milik masyarakat desa Salak II ini juga memanen telur ayam, serta berdialog dengan pengurus BUM Des Rebbak Nduma.

Ini yang kita harapkan. Dengan dana desa yang bisa kita manfaatkan untuk hal-hal seperti ini, peternakan, pertanian, dan sebagainya yang tentu kalau dikerjakan dengan tekun akan memberikan hasil yang baik. Usaha tidak akan menghianati hasil, ucap Bupati.

Kepala Desa Salak II, Sakat Banurea menjelaskan, saat ini telur-telur hasil BUM Des ini dipasarkan di kota Salak dan sekitarnya.

Untuk pemasaran kita tidak ada kendala, banyak kios dan pedagang sekitar yang menampung. Selain itu ada juga masyarakat yang langsung datang ke kandang untuk membeli telur, kita layani, jelas dia.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Rebbak Nduma, desa Salak II, kecamatan Salak meluncurkan cabang usaha baru dibidang usaha peternakan ayam petelur. Launching usaha baru ini dilaksanakan kemarin, 16 juli 2025 di lokasi usaha yang berada di Napa Sengkut, Salak II.

BUM Des Rebbak Nduma ini awal berdirinya ditahun 2018 silam bergerak dibidang penyediaan alat-alat pesta, namun melihat peluang bisnis ayam petelur ini cukup baik, managemen BUM Des memutuskan untuk mencoba jenis usaha ini. Untuk menjaga kondisi kesehatan ayam-ayam petelur miliknya, BUM Des Rebbak Nduma menjalin kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat yang rutin melakukan pengawasan dan pemeriksaan bagi kesehatan ayam-ayam dimaksud, serta memberikan suntikan vaksinasi.(Tumangger)