Home Blog Page 81

Jaga Stabilitas Harga Saat Ramadan, Kapolresta Banyuwangi Hadiri Gerakan Pangan Murah Serentak di RTH Blambangan

BANYUWANGI – Dalam upaya menekan laju inflasi dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H, Polresta Banyuwangi bersinergi dengan Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Indonesia, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Blambangan ini diawali dengan mengikuti Zoom Meeting nasional yang dipimpin oleh Bapak Wakapolri bersama Direktur Utama Perum Bulog. Agenda ini merupakan langkah nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polresta Banyuwangi.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi oleh Kabulog Banyuwangi, Kadis Pertanian Kabupaten Banyuwangi, serta PJU Polresta Banyuwangi dan Muspika Kecamatan Banyuwangi.

Gerakan Pangan Murah ini hadir dalam bentuk bazar sembako yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga telur dengan harga di bawah pasar. Masyarakat tampak antusias memadati area bazar untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bagian dari fungsi pengawasan dan stabilitas keamanan wilayah.

“Polresta Banyuwangi berkomitmen penuh mengawal stabilitas harga pangan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami hadir bersama Bulog dan instansi terkait untuk memastikan bahwa masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga komoditas pokok,” ujar Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.

Beliau juga menambahkan bahwa Polri akan terus melakukan monitoring secara intensif di pasar-pasar tradisional untuk mencegah adanya praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat luas.

“Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman tanpa harus mengkhawatirkan ketersediaan maupun keterjangkauan harga pangan. Sinergi ini akan terus kita perkuat hingga menjelang Idul Fitri nanti,” tegas Kapolresta.

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan kondusif. Dengan adanya program GPM ini, diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan menciptakan situasi Kamtibmas yang stabil di wilayah Kabupaten Banyuwangi. (*)

Polres Pasuruan Siapkan 7 Pos dan Ratusan Personel untuk Amankan Operasi Ketupat Semeru 2026

PASURUAN – Polres Pasuruan menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam operasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tersebut, ratusan personel gabungan diterjunkan serta sejumlah pos pengamanan dan pelayanan disiagakan di titik strategis wilayah Kabupaten Pasuruan.

Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan tujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas selama momentum Lebaran.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penggelaran pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik maupun arus balik.

“Polres Pasuruan bersama TNI dan instansi terkait siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” kata AKBP Harto Agung Cahyono.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Pasuruan mendirikan 7 pos pengamanan dan pelayanan, yang terdiri dari 4 Pos Pengamanan (Pos Pam), 2 Pos Pelayanan (Pos Yan) dan 1 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang memiliki mobilitas tinggi.

Empat Pos Pengamanan berada di Alun-Alun Bangil, Arteri Gempol, Cimory Prigen, dan Tosari yang menjadi jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Sementara dua Pos Pelayanan didirikan di Rest Area KM 66 A dan KM 66 B Tol Pandaan–Malang, sedangkan Pos Terpadu berada di Taman Dayu Pandaan yang menjadi pusat kendali operasi lapangan.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Pasuruan menyiapkan 220 personel Polri yang terlibat langsung dalam operasi. Dari jumlah tersebut, 110 personel ditempatkan pada Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu, sementara 110 personel lainnya bertugas di posko dan satuan tugas operasi.

Selain itu, operasi ini juga melibatkan 242 personel dari berbagai instansi terkait yang akan ditempatkan di pos-pos operasi, serta 153 personel yang disiagakan di mako sebagai cadangan.

Unsur yang terlibat di antaranya berasal dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Marga, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka, hingga organisasi komunikasi masyarakat.

Kapolres menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga pada lokasi dengan potensi keramaian seperti pusat perbelanjaan, kawasan wisata, rumah ibadah, terminal, serta titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Melalui sinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder, kami berharap situasi kamtibmas tetap kondusif serta arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat berjalan aman, lancar dan terkendali,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Selain pengamanan jalur, Polres Pasuruan juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, bencana alam, hingga lonjakan kendaraan di jalur wisata dan jalan tol yang menjadi lintasan utama pemudik di wilayah tersebut.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Polres Pasuruan optimistis Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Gerakan Pangan Murah Polri, Polres Pasuruan Berhasil Salurkan 45 Ton Beras untuk Masyarakat

PASURUAN — Polres Pasuruan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri Serentak melalui bazar atau pasar murah yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Pasuruan dan serentak oleh seluruh Polsek jajaran. ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Pasuruan Harto Agung Cahyono, Wakapolres Pasuruan, para Pejabat Utama Polres Pasuruan, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, serta Kepala Bulog Cabang Malang.

Dalam program tersebut, masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar. Salah satu komoditas utama yang disediakan adalah beras dengan harga Rp55.000 per kemasan 5 kilogram.

Kasat Binmas Polres Pasuruan AKP Sunarti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digelar serentak oleh Polri bekerja sama dengan Perum Bulog dan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Melalui program Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya di wilayah Kabupaten Pasuruan, total beras yang berhasil disalurkan kepada masyarakat mencapai 45 ton.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.

“Polri hadir untuk membantu masyarakat. Melalui Gerakan Pangan Murah ini kami berharap kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Harto.

Polri Siapkan Strategi Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Kakorlantas: Negara Harus Hadir Jaga Momentum Ramadan dan Idul Fitri

0

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia menegaskan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pelepasan tim peliputan mudik yang digelar di kantor CNN Indonesia Jakarta, Jumat (13/03).

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan Operasi Ketupat tahun ini tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memastikan negara hadir menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Operasi Ketupat bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi bagaimana negara hadir memastikan rangkaian Ramadan, Idul Fitri, hingga aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Polri juga telah menyiapkan skenario pengamanan pada sejumlah titik yang diperkirakan menjadi pusat pergerakan masyarakat selama masa mudik.

Menurut Agus, terdapat lima klaster utama yang menjadi fokus pengamanan selama Operasi Ketupat 2026. Klaster tersebut meliputi jalan tol, jalur arteri atau alternatif, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.

“Mudik adalah perjalanan penuh rindu kepada keluarga dan kampung halaman. Tugas kami memastikan masyarakat berangkat selamat, sampai tujuan dengan bahagia, dan kembalinya juga selamat,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai skenario rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur-jalur utama.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigjen Pol. Tjahyono menekankan pentingnya penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat selama masa mudik. Informasi yang cepat dan tepat dinilai dapat membantu pemudik menentukan rute perjalanan dan mengantisipasi potensi kepadatan.

“Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar-benar membantu mereka selama perjalanan, baik saat mudik maupun ketika kembali,” ujar Tjahyono.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Polri 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.

“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan hotline 110 yang tersedia di seluruh Indonesia,” kata Tjahyono.

Polri berharap melalui kesiapan personel, pos pengamanan, serta koordinasi dengan berbagai pihak, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pelayanan Pengamanan Mudik Lebaran Polres Ponorogo Atensi Jalur Rawan Longsor

PONOROGO – Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, Polres Ponorogo Polda Jatim atensi jalur mudik rawan longsor.

Dengan sinergi lintas sektor, Polres Ponorogo Polda Jatim juga menyiapkan enam pos Operasi Ketupat Semeru 2026.

Hal itu guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Enam pos tersebut terdiri dari empat pos pengamanan (Pospam) dan dua pos pelayanan (Posyan) yang disiagakan di sejumlah titik strategis jalur mudik di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, empat pos pengamanan didirikan di kawasan Mlilir yang merupakan perbatasan Ponorogo–Madiun, kawasan wisata Telaga Ngebel, Dengok, serta Pasar Legi.

Sementara dua pos pelayanan berada di Paseban Alun-alun Ponorogo dan Terminal Seloaji.

“Di arah Pacitan juga ada pospam. Jadi apabila ada gangguan Kamtibmas termasuk terjadi longsor masyarakat bisa menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam bebas pulsa dan akan kami respon secepat mungkin, ” ujar AKBP Andin, Sabtu (14/3/26).

Selain pengamanan arus mudik, kepolisian juga telah memetakan sejumlah jalur rawan bencana yang berpotensi mengganggu perjalanan pemudik.

Di antaranya jalur Ponorogo–Pacitan dan Ponorogo-Trenggalek, yang dikenal memiliki kontur perbukitan dan rawan longsor saat musim hujan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian telah berkoordinasi dengan lintas sektor guna menyiapkan personel serta sarana prasarana di titik-titik rawan.

“Apabila terjadi longsor, kami akan langsung bergerak melakukan evakuasi agar arus lalu lintas tetap lancar dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” jelasnya.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Ponorogo Polda Jatim mengerahkan total 380 personel gabungan.

Rinciannya, 280 personel kepolisian serta 100 personel dari lintas sektor dan instansi terkait lainnya. (*)

Jelang Mudik Lebaran, Polda Jatim Cek Kesiapan Pos Terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polda Jawa Timur memastikan kesiapan sarana dan prasarana pengamanan.

Karoops Polda Jatim Kombes Pol Nurhandono memimpin langsung pengecekan Pos Terpadu Operasi Ketupat Semeru 2026 di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (13/3/2026).

Pos Terpadu tersebut akan melayani ribuan penumpang yang diperkirakan meningkat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Rombongan pejabat utama Polda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 13.25 waktu setempat.

Dalam peninjauan tersebut, Karoops didampingi oleh Dirsamapta Polda Jatim, Kombes Pol Noerwiyanto, Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast serta Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pengecekan ini bertujuan untuk memvalidasi kesiapan personel maupun fasilitas penunjang di pos terpadu.

Hal itu dilakukan guna memberikan pelayanan maksimal serta menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan moda transportasi laut.

Kombes Pol Abast yang juga selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026 Polda Jatim menambahkan, Terminal GSN merupakan titik krusial yang memerlukan perhatian khusus.

Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, lanjut Kombes Pol Abast, Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara terus mematangkan berbagai kesiapan dengan sinergi lintas sektor dalam pelayanan pengamanan Idulfitri.

“Hal ini kami lakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi peningkatan jumlah penumpang, baik pada arus mudik maupun arus balik,” ujarnya.

Selain mengecek fisik bangunan pos, jajaran kepolisian juga melakukan koordinasi terkait skema pengaturan alur penumpang agar tidak terjadi penumpukan di area terminal.

Penyiagaan personel secara maksimal menjadi prioritas utama untuk memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) pengamanan berjalan dengan baik.

“Kami menyiagakan personel untuk memaksimalkan pelayanan mudik jalur laut. Fokus kami adalah keselamatan masyarakat dan kelancaran sirkulasi penumpang di pelabuhan,” pungkas Kombes Pol Abast.

Kesiapan ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman melalui Pelabuhan Tanjung Perak, sekaligus memastikan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan efektif dan humanis dalam mewujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia. (*)

Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Merak, Kapolri, Panglima hingga Menko PMK Patroli Naik Heli

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan patroli udara untuk memastikan kesiapan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2026. Peninjauan dilakukan di wilayah Pelabuhan Merak, Banten.

Patroli udara dilakukan Kapolri bersama dengan stakeholder terkait di antaranya Menko PMK Pratikno hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Dalam kesempatan itu, Sigit melihat langsung kondisi terkini dari kesiapan Pelabuhan Merak dalam menghadapi arus mudik hingga balik Lebaran 2026.

Patroli udara ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik hingga balik Lebaran untuk masyarakat.

Selain itu, Sigit dan stakeholder terkait lainnya nanti bakal melakukan rapat koordinasi di Pelabuhan Merak. Hal ini untuk memastikan kelancaran operasi ketupat 2026.

Mereka juga nantinya akan melakukan peninjauan langsung ke kapal yang menyeberangkan masyarakat menuju kampung halamannya masing-masing.

Kemudian, pemberian sembako secara simbolis kepada petugas. Peninjauan pos pengamanan terpadu dan posko siaga bencana. Dilanjutkan dengan menyapa langsung pemudik.

Polisi Tangkap Tersangka Ganja 4,3 Kg di Depok

0

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat sekitar 4,3 kilogram di wilayah Depok, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial M.A. (30), Selasa malam, 10 Maret 2026.


Penangkapan dilakukan oleh Unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kota Depok.


Sekitar pukul 21.30 WIB, petugas mengamankan M.A. di kawasan Jalan Raya Parung, Bojongsari Lama, Depok. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu plastik berisi ganja dari tangan tersangka.
Polisi kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka. Dari lokasi tersebut, petugas kembali menemukan bungkusan kain yang berisi ganja yang diduga berkaitan dengan tersangka.


Dari pengungkapan itu, polisi menyita barang bukti ganja dengan berat bruto 4.385 gram atau sekitar 4,3 kilogram.


Kepala Unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba, AKP Joko Arianto, mengatakan penangkapan dilakukan pada Selasa malam sekitar pukul 21.30 WIB di wilayah Bojongsari, Depok.


“Petugas mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja berinisial M.A. (30) dengan barang bukti sekitar 4,3 kilogram,” kata Joko.


Saat ini tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Markas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba serta turut membantu aparat dalam memberantas peredaran narkotika.

Pemkab Sidoarjo Beserta Dinas Sosial Hadir Beri Bantuan, Wabup Mimik Idayana Sebut Salah Satu Janji Kampanye Bupati Sidoarjo

Sidoarjo | Gempurnews – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo beserta Dinas Sosial menyalurkan bantuan kursi roda, kaki palsu dan bantuan sembako kepada warga penyandang disabilitas di Kecamatan Tanggulangin dan Candi, Jumat (13/3/26). Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, didampingi Camat dan Kepala dinas Sosial serta Kades setempat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu mobilitas dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana didampingi Kepala Dinas Sosial salurkan bantuan kursi roda dan kaki palsu di Tanggulangin dan Candi,Jumat (13/3/26).


Wakil Bupati Sidoarjo,Hj. Mimik Idayana mengatakan, bahwa penyaluran bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat yang membutuhkan.


“Alhamdulillah, hari ini Pemkab Sidoarjo bersama Dinas Sosial memberikan bantuan kursi roda kepada Bapak Sholihin. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa membantu beliau untuk kembali beraktivitas serta berkeliling di sekitar rumahnya,” kata Mimik Idayana.

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana didampingi Kepala Dinas Sosial salurkan bantuan kursi roda dan kaki palsu di Tanggulangin dan Candi,Jumat (13/3/26).


Masih kata Mimik, ia mengatakan kalau Sholihin sudah memakai kursi roda dengan meminjam.


“Sebelumnya Sholihin memang sudah menggunakan kursi roda, namun hanya pinjaman. Karena itu, Pemkab Sidoarjo memberikan kursi roda agar dapat digunakan secara permanen. Mudah-mudahan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini benar-benar bermanfaat bagi Pak Sholihin,” tambahnya.


Selain kursi roda, Pemkab Sidoarjo juga menyalurkan berbagai bantuan lain seperti kaki palsu, alat bantu dengar, serta bantuan beras kepada warga yang membutuhkan.
“Bantuan tersebut merupakan bagian dari program yang terus dilakukan secara berkelanjutan dan juga menjadi salah satu menepati janji kampanye Bupati Sidoarjo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Diwaktu berbeda, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Martha Wara Kusuma, S.Sos yang hadir
bersama Diana Ambarukmi, S.H., M.H., M.AP, selaku Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Ka UPT Liponsos dan juga Camat kepada awak media, Jumat (13/3/26) mengatakan, bahwa kegiatan penyaluran bantuan kursi roda dan kaki palsu tersebut dapat mendukung serta meng-cover program Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang telah dialokasikan anggarannya. Bantuan tersebut juga menyasar data dan objek yang berada di luar perencanaan program sebelumnya, yang biasanya bersifat mendesak atau urgent.


“Kegiatan seperti ini sering kali muncul dari kondisi di lapangan yang membutuhkan penanganan cepat, misalnya melalui sidak atau pemberian hibah bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya saat mendampingi Wabup Sidoarjo Mimik Idayana.


Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan penyandang disabilitas. Kami telah menerima beberapa permohonan bantuan kursi roda dan kaki palsu dari warga Sidoarjo, dan saat ini sedang menyalurkannya kepada yang berhak,” jelasnya.


“Bagi masyarakat yang ingin mengajukan permohonan bantuan, monggo bisa menghubungi atau menyampaikan melalui Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo,” tambahnya.
Dilokasi berbeda, Camat Candi, Yuni Rismawati, S.STP, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas bantuan kaki palsu yang diberikan kepada korban musibah Alghozini.
“Saya selaku Camat Candi tentu sangat berterima kasih kepada Pemkab Sidoarjo yang telah memberikan bantuan kaki palsu kepada korban musibah Alghozini. Sejak awal yang bersangkutan memang sudah mendapatkan beberapa bantuan, namun saat ini yang dibutuhkan adalah kaki palsu yang sesuai dengan ukuran kondisinya sekarang,” ujar Yuni Rismawati.


Ia menjelaskan bahwa sebelumnya korban sempat menerima bantuan kaki palsu, tetapi ukurannya belum sesuai sehingga kurang nyaman digunakan.


“Alhamdulillah, siang hari ini yang bersangkutan sudah menerima bantuan kaki palsu lagi dengan ukuran yang sesuai dan spesifikasi yang lebih baik sehingga lebih nyaman digunakan,” jelasnya.


Yuni berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat terus memberikan dukungan bagi keluarga korban, agar dapat meringankan beban mereka. Kami juga mengetahui bahwa Pemkab Sidoarjo turut memberikan bantuan peralatan usaha ayah korban.


Sementara Choiriyah orang tua Saiful Rozi (14) penerima bantuan kaki palsu, “Alhamdulillah, sebagai orang tua saya sangat senang dan bahagia karena anak saya mendapatkan bantuan kaki palsu. Dengan bantuan ini, anak saya bisa kembali menjalankan aktivitas dengan lebih mudah, harapan saya ke depan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tetap memberikan perhatian serta bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga kurang mampu seperti saya”, ujarnya.

Polda Jatim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Jelang Idulfitri

SIDOARJO – Kepolisian Daerah Jawa Timur bersama jajaran menggelar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di berbagai wilayah di Jawa Timur menjelang Hari Raya Idulfitri yang dipusatkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (13/3/26).

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan.

Dalam kegiatan tersebut, disediakan diantaranya beras kemasan 5 kilogram dengan total stok 5 ton yang dijual Rp55.000 per kemasan.

Selain itu juga tersedia gula pasir sebanyak 1.000 kilogram dengan harga Rp17.000 per kilogram.

Untuk minyak goreng merek Minyakita sebanyak 1.000 liter dengan harga Rp15.000 per liter.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto secara simbolis memberangkatkan para Bhabinkamtibmas untuk mendistribusikan dan menjual paket sembako murah tersebut langsung kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengatakan gerakan pangan murah ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran.

“Gerakan pangan murah ini kami laksanakan secara serentak di wilayah Jawa Timur untuk menstabilkan harga serta menjaga ketersediaan stok bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kombes Tobing.

Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan di wilayah Sidoarjo, harga kebutuhan pokok hingga saat ini masih berada dalam kondisi stabil dan relatif terjangkau oleh masyarakat.

“Untuk harga sembako di wilayah Sidoarjo berdasarkan data yang kami terima masih dalam keadaan normal, stabil, dan terjangkau,” jelas Kombes Tobing.

Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga wajar sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang meningkatnya permintaan saat Idul Fitri. (*)