H-1 Penutupan, Sebanyak 88 Orang Telah Daftar Jadi Panwascam

0
109

BAWASLUPAKPAKBHARAT, SALAK – Hingga H-1 penutupan pendaftaran, Bawaslu Kabupaten Pakpak Bharat telah menerima sebanyak 88 orang yang mendaftar jadi calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tahun 2019. Data tersebut disampaikan oleh Mawardi Tumanggor, SH,Ketua Bawaslu Kabupaten Pakpak Bharat.
“Dari data hasil rekapan sampai dengan tanggal 2 Desember 2019, sebanyak 88 orang yang telah mendaftar jadi calon Panwascam untuk Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Tahun 2020 Kabupaten Pakpak Bharat. Namun data tersebut belum final, karena sesuai dengan tahapan dan jadwal, untuk pendaftaran serta penerimaan berkas berlangsung s.d 3 Desember 2019. Makanya hingga hari ini kami masih membuka pendaftaran untuk jadi calon Panwascam,” pungkas Mawardi di Sekretariat Bawaslu Pakpak Bharat, Jl. Antak Berutu – Amborgang No. 51, Salak, Selasa (03/12/2019).
Ketua Bawaslu Pakpak Bharat tersebut juga mengajak agar stakeholder serta masyarakat turut peran aktif dalam perekrutan Panwascam. “Pada saat pendaftaran dan penerimaan, kami juga melakukan penelitian berkas administrasi. Agar tidak kecolongan, bagi yang telah memenuhi persyaratan administrasi namanya nanti akan dipublikasikan guna menunggu tanggapan dan masukan tentang rekam jejak para calon tersebut. Makanya kami berharap kepada stakeholder serta seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat untuk turut berperan aktif, sehingga kelak terpilihnya anggota Panwascam yang netral dan berintegritas,” imbuh Mawardi.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat Dan Antar Lembaga (Kordiv PHL), Saut Boangmanalu, S.Th, MM mengatakan calon Panwascam yang telah daftar sebagian besar memiliki pengalaman di bidang Kepemiluan. “Jumlah pendaftar Panwascam kali ini lebih banyak dari sebelumnya, dan mayoritas yang telah daftar memiliki pengalaman di bidang penyelenggaraan baik Pemilu maupun Pilkada,” kata Saut, Selasa (03/12/2019).
Kordiv PHL itu menegaskan kepada calon Panwascam yang telah mendaftar agar tidak percaya dengan calo. “Dengan terbuktinya jumlah pendaftar Panwascam saat ini, kami sangat bangga serta berterimakasih atas apresiasi dan partisipasi dari masyarakat Pakpak Bharat. Kami berharap kepada seluruh pelamar agar menguasai dan mendalami tentang Kepemiluan khususnya Pilkada, karena tes tertulis nanti berbasis online. Jangan menggantung harapan kalian kepada calo, penerimaan Panwascam gratis,” tegas Saut.
Adapun 88 orang yang daftar jadi Panwascam adalah data di 8 Kecamatan. Hal tersebut dijelaskan oleh Koordinator Divisi Organisasi Dan Sumber Daya Manusia (Kordiv OSDM), Feisal Alfredi Berutu, M.Pd saat ditemui di ruang pendaftaran Panwascam. “Total pendaftar sampai dengan 2 Desember 2019 sebanyak 88 orang, dan sebanyak 20 orang atau sebesar 23 persen adalah keterwakilan perempuan. Data ini diperoleh dari hasil rekpan pendaftar panwascam di 8 Kecamatan,” ujar Feisal, Selasa (03/12/2019).
“Terkait rincian jumlah pendaftar adalah sebagai berikut, Kecamatan STU Jehe sebanyak 18 orang, Kecamatan Kerajaan sebanyak 13 orang, Kecamatan Salak sebanyak 11 orang, Kecamatan STU Julu (Sitellu Tali Urang Julu) sebanyak 10 orang, Kecamatan PGGS (Pergetteng-Getteng Sengkut) sebanyak 9 orang, Kecamatan Pagindar sebanyak 4 orang, Kecamatan Tinada sebanyak 13 orang, dan terakhir Kecamatan Siempat Rube sebanyak 10 orang.,” jelas Ketua Pokja tersebut.

Feisal juga menghimbau kepada calon panwascam yang telah mendaftar agar tetap aktif memantau website serta media sosial Bawaslu Pakpak Bharat. “Rencananya, untuk ujian tertulis akan dilaksanakan di Balai Diklat (Pendidikan Dan Pelatihan) Cikaok, karena ujiannya berbasis sistem online (CAT). Namun untuk kepastiannya serta jadwal ujian, akan kami umumkan melalui website serta media sosial Bawaslu Pakpak Bharat. Jadi bagi yang sudah mendaftar, diharapkan keaktifannya untuk memantau terus tahapan maupun pengumumannya,” tutup Feisal.