KEDIRI — Sebagai rasa kebersamaan serta solidaritas di antara sesamanya, di musim pandemi seperti sekarang ini, Kepala Desa Payaman Kecamatan Plemahan, membuat langkah yang cukup bagus dan bisa diikuti okeh seluruh warga masyarakatnya.
Dengan ide cemerlang dengan menciptakan Desa Tangguh Pangan, dengan cara warga masyarakatnya menyumbangkan sebagian hasil panennya, terutama sayur mayur untuk dikumpulkan di balai desa setempat, yang selanjutnya di buka pasar gratis untuk warga yang membutuhkan.
Siti Ika Nurhayati, Kepala Desa Payaman, menyampaikan jika apa yang dilaksanakan mendapat respon positip dari warganya, sehingga warga yang panen selalu menyisihkan untuk kegiatan pasar gratis tersebut.
Meneladani masyarakat untuk mendistribusikan hasil kebon dan sawah sungguh membuahkan hasil yang maksimal, sungguh menggembirakan, Hampir semua masyarakat berbondong2 dengan sukarela menyalurkan hasil kebon dan sawah , berupa lombok, sawi, terong, timun dll diantarkan di balai desa untuk diserahkan desa , dan selanjutnya di jadikan pasar gratis.
” Luar biasa hasilnya, masayarakat antusias berdatangan untuk memgambil kesempatan pasar gratis, dan langsung mendapat perhatian dari semua pihak, ujarnya.
Menurutnya Desa tangguh Pangan yg diwujudkan pasar gratis setiap Jum’at berkah,
sangat membantu masyarakat dan ini langkah awal mensukseskan Desa Payaman desa yang Tangguh Pangan.
Karena itu untuk mewujudkannya tidak memgalami kesulitan mengingat penduduk di desa di desa Payaman hampir 90 persen petani dan berkebun.
Menurutnya setelah disosialisasikan oleh perangkat desa sungguh luar biasa hasilnya, jadi masyarakat berbondong-bondong mendistribusikan semua hasil dari sawah maupun kebunnya, untuk dinikmati warga yang membutuhkan melalui pasar gratis jumat berkah.
Karena di pandemic covid-9 ini, yang sudah masanya new normal, maka saya sebisa mungkin untuk memperkokoh masalah ketahanan pangan di desa saya, itu adalah prioritas,” ujarnya.
Kita untuk tetap hati-hati , dampak yang luar biasa dari pandemic covid-19, untuk itu tujuan saya hanya ingin masyarakat desa Payaman betul-betul bisa bertahan disaat wabah corona ini, dengan mengoptimalkan masyarakat menjadi masyarakat yang tahan pangan, jadi setiap hari Jumat akan kita teruskan untuk pasar gratis dan kita juga membangun suatu kegotongroyongan saling membantu saling mengisi masyarakat kami.
Jadi tujuan utama saya adalah untuk memperkokoh masyarakat kami yang di saat pandemic covid 19 ini, bisa tetap bertahan dengan hidup yang sehat saling membantu dan saling mengisi di antara sesamanya,” pungkasnya Siti Ika Nurhayati.( Rudy)

