PASURUAN – Keterbatasan sistem belajar daring menginspirasi Siti Rizqiyatul Maulidiyah S.Pd untuk mendirikan 4 lokasi Rumah Belajar Desa di kecamatan Rembang.
Alhasil, usahanya itu menarik perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur sebagai objek penilaian pemuda pelopor tingkat Provinsi dalam bidang pendidikan.
Siti yang merupakan mantan ketua PC IPPNU Bangil dan sekaligus Wakil Ketua 1 Pengurua Wilayah IPPNU Jawa Timur itu berinovasi pada bidang pendidikan
Rumah Belajar Desa sejumlah titik di kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan.
“Kami ingin hadir untuk masyarakat. Terutama masyarakat yang kesulitan untuk mengakses pembelajaran sistem daring. Kami melihat mereka memiliki hak untuk mendapat pendidikan yang baik. Sehingga ketika anak-anak ini dewasa mereka bisa menjadi generasi penerus yang cerdas dan penuh ilmu,” terang Siti.
Dalam pelaksanaannya, rumah belajar desa merupakan tempat bimbingan belajar gratis bagi anak- anak tidak mampu di seluruh kecamatan Rembang.
Usaha yang dilakukan Siti itu lolos seleksi dan masuk 5 besar pemuda pelopor tingkat Provinsi Jawa Timur.
Menanggapi prestasi itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab Pasuruan, Hasbullah, S.Pd mengatakan
Sementara itu, Camat Rembang, Iyo Ashari juga menyampaikan keberadaan rumah belajar ini sangat bermanfaat dalam memberikan pendidikan bagi anak yang belum terjangkau oleh akses internet dalam masa belajar secara online akibat pandemi Covid 19.
“Kita sangat berterimakasih atas usaha Siti dalam membantu pendidikan anak-anak kurang beruntung, khususnya selama masa pandemi Covid 19 ini,” ungkapnya.
Demikian juga dengan Kepala Desa Rembang, melalui Sekretaris Desa, M. Tantowi mengucapkan terimakasih atas usaha Siti dalam mencerdaskan anak-anak di Rembang.
“Semoga rumah belajar desa yanh digagas Siti bisa mendapat nilai terbakk di ajang tingkat nasional,” pungkas Tantowi. (qomar)
