Lumajang, Kerja bakti yang merupakan sarana kebersamaan antara Dinas Terkait dengan warga guna membangun suatu hubungan yang harmonis dan kompak di dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kerja bakti juga dapat mempermudah atau mempercepat suatu pekerjaan karena dikerjakan beramai-ramai.

Seperti yang dilakukan oleh Dinas PUTR Bidang Sumber Daya Air bersama warga masyarakat petani berkerja bakti membersikan Saluran Sekunder Selokambang yang masuk dalam Sistem Jaringan Irigasi Selokambang dengan layanan baku sawah 409 Ha. terletak di sepanjang persawahan, untuk memperlancar pengairan ke sawah petani warga Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko, Desa Babakan, Desa Klanting, Kelurahan Tompokersan, Kelurahan Citrodiwangsan Kabupaten Lumajang.
Pada kegiatan kerja bakti tersebut, Kelompok HIPPA bersama warga saling bahu membahu untuk membersihkan saluran irigasi dari tumpukan rumput, sampah dan sedimen (walet) yang menyebabkan terhambatnya saluran air menuju petak sawah warga. Pada Hari Kamis 10 Oktober 2024.
Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Kabupaten Lumajang, Turut menghadiri acara kegiatan Gugur Gunung beserta Muspika Sumbersuko, Kepala Desa Purwosono, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),
“Kabid SDA Hari Soedjoko mengatakan, kegiatan kerja bakti atau bisa disebut Gugur Gunung ini merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan pertanian dan mengoptimalkan sistem jaringan irigasi dengan baik, maka harus dilakukan pembersihan saluran air supaya tidak tersumbat.
Saluran irigasi sebagai sarana infrastruktur penyedia bahan baku air pertanian harus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu panen dengan baik untuk mendongkrak kesejahteraan para petani,” ujarnya.
Membersihan saluran irigasi ini juga menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial masyarakat pengguna air dalam hal ini pihak HIPPA, kelompok Tani bersama Bidang Sumber Daya Air, dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Semua pihak kami undang untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sebagai langkah konkrit menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Menurutnya, Gugur Gunung ini sudah sesi ke 4, yang kita laksanakan setiap minggu pertama atau minggu ke dua setiap bulan, kondisional.
“Sesi ke 4 ini kebetulan ada di wilayah korwil wilayah kerja Sukodono, Insyah Allah bulan depan November ada di wilayah kerja korwil Yosowilangun. bulan berikutnya lagi Desember di wilayah Jatiroto.
Kegiatan Gugur Gunung kita laksanakan terus menerus setiap bulan. Keliling anjangsana.
Saya minta maaf acara Gugur Gunung ke lima, tidak bisa mengikuti kegiatan karena saya sudah purnatugas. Saya juga berpesan kepada seluruh teman – teman korwil tetap semangat. Karena kita selaku abdi negara adalah pelayan masyarakat.
Sesuai Tupoksi di bidang kita Sumber Daya Air, optimalisasi pelayanan air irigasi bagi petani masyarakat lumajang.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Lumajang, Hari Susiati,”menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat mengapresiasi upaya Dinas Pekerjaan Umum & Tata Ruang serta seluruh jajarannya untuk menjaga keberlangsungan sistem irigasi dengan kegiatan gotong royong kerja bersama.
Harapan kami dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, untuk terus melibatkan lebih banyak stakeholder, supaya pihak yang memanfaatkan air irigasi juga merasakan upaya – upaya tenaga kita dalam memenuhi kebutuhan air irigasi.
Dengan inovasi dari bidang sumber daya air, diharapkan adanya partisipasi yang aktif dan nyata dari petugas operasi dan pemeliharaan serta kelompok HIPPA dalam melayani petani dan masyarakat pemanfaat air irigasi.
Himbauan petani HIPPA, ayo bersama kita rawat bareng – bareng jaringan irigasi, gunakan air sesuai dengan aturan yang ada, tuturnya
Kardi warga sekitar termasuk petani pemakaian air saat mengikuti kegiatan Gugur Gunung sangat senang adanya kerja bakti. Karena dengan kerja seperti ini melibatkan semua pihak. ( Arifin )






