HDI Tampilkan Wujud Kreativitas dan Sinergitas Menuju Lumajang Inklusi

48 0

Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Baru Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC-PPDI) Kabupaten Lumajang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Minggu (28/12/2025), dengan mengusung tema “Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas.”

Acara tersebut diikuti ratusan penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang maupun dari luar daerah. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat semangat kebersamaan, kreativitas, dan sinergitas dalam mewujudkan Lumajang yang inklusif dan ramah disabilitas.

Peringatan HDI 2025 dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati ,Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, serta Ketua Pengurus Wilayah PPDI Jawa Timur Ali Muslimin.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa pemenuhan hak penyandang disabilitas merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah.

“Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama atas pelayanan, kesempatan, dan akses kehidupan yang layak. Tidak ada ruang bagi diskriminasi atau marginalisasi di Kabupaten Lumajang,” ujar Bunda Indah.

Ia menambahkan bahwa komitmen mewujudkan Lumajang Inklusi tidak dapat dijalankan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari organisasi disabilitas, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Panitia HDI 2025 Muhammad Nurkholison menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, Bank Jatim, IHC RS Jatiroto, LAZ-Ummul Quro Lumajang para donatur, serta seluruh pengisi acara seperti SLB Samala Nerugrasa Yosowilangun dengan Tari Remo dan SLB Bhakti Wanita Lumajang yang menampilkan lagu ‘Bunda’ dalam bahasa isyarat serta pantomim, juga Alista—Alunan Musik Inspirasi Tuna Netra. Dukungan ini menjadi energi besar bagi gerakan disabilitas di Lumajang,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada YBM PLN Lumajang–Jember atas bantuan alat bantu disabilitas, serta kepada perusahaan Graono yang telah membuka kesempatan kerja dengan mempekerjakan beberapa penyandang disabilitas sebagai wujud nyata dukungan terhadap kemandirian dan inklusi di dunia kerja.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Lumajang tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penguatan komitmen bersama untuk membangun ekosistem yang setara, berdaya, dan inklusif. Melalui kreativitas dan sinergitas seluruh pihak, Lumajang terus melangkah menuju daerah yang menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi hak setiap warganya tanpa terkecuali (mandaER)

Related Post