Sidoarjo | Gempurnews – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi seorang warga Desa Balongdowo RT 04 RW 02, Kecamatan Candi, yang telah 14 tahun menderita sakit hingga tidak mampu berjalan, Dinsos langsung turun tangan melakukan asesmen ke lokasi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Mharta Wara Kusuma, segera memerintahkan staf Rehabilitasi Sosial, Muhammad Syaiful Hakim, untuk melakukan peninjauan langsung ke rumah warga yang dimaksud.
Didampingi Kepala Dusun (Kasun) Desa Balongdowo, Muhammad Syaiful Hakim mendatangi kediaman Masruri, warga yang selama belasan tahun hanya bisa terbaring karena kondisi kesehatannya. Setibanya di lokasi, rombongan Dinsos disambut hangat oleh putri Masruri, Nurul Hidayati.
Dengan penuh harap, Nurul Hidayati mengantar petugas menuju kamar sang ayah. Di ruangan sederhana itulah Masruri menjalani hari-harinya selama 14 tahun terakhir, tanpa mampu berjalan atau beraktivitas seperti sediakala.
Suasana haru pun tak terelakkan saat tim Dinas Sosial melihat langsung kondisi Masruri. Asesmen dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi kesehatan, kebutuhan alat bantu, hingga kemungkinan intervensi bantuan sosial maupun rujukan medis lanjutan.
Awak media yang turut hadir kemudian menghubungi Kepala Dinas Sosial, Mharta Wara Kusuma, melalui sambungan telepon untuk meminta keterangan lebih lanjut. Dalam wawancara tersebut, ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk tidak mengabaikan laporan masyarakat.
“Kami bergerak cepat setiap ada laporan warga yang membutuhkan penanganan, khususnya terkait kondisi disabilitas atau sakit menahun. Setelah asesmen dilakukan, kami akan menindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan yang ada, baik melalui program rehabilitasi sosial, bantuan alat bantu, maupun koordinasi dengan instansi terkait,” ujar Mharta Wara Kusuma.
Tak hanya itu, awak media juga mewawancarai staf Rehabilitasi Sosial, Muhammad Syaiful Hakim, usai melakukan asesmen di kediaman Masruri. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan bentuk bantuan yang tepat sasaran.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi Bapak Masruri, agar data yang kami miliki benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan. Dari hasil asesmen awal, kami akan menyusun laporan dan merekomendasikan tindak lanjut, baik berupa bantuan sosial, alat bantu mobilitas, maupun koordinasi rujukan layanan kesehatan. Prinsipnya, kami ingin memastikan beliau mendapatkan haknya sebagai warga yang membutuhkan perlindungan sosial,” jelas Muhammad Syaiful Hakim.
Ia juga menambahkan bahwa proses pendampingan tidak berhenti pada kunjungan hari ini, melainkan akan terus dikawal hingga ada solusi konkret yang bisa dirasakan oleh keluarga.
Sementara itu, Nurul Hidayati, putri Masruri, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas kedatangan Dinas Sosial ke rumah mereka.
“Kami sangat berterima kasih karena akhirnya ada perhatian dari pemerintah. Selama ini bapak sudah 14 tahun tidak bisa berjalan. Kami hanya bisa merawat sebisanya di rumah. Harapan kami, semoga ada bantuan atau solusi agar kondisi bapak bisa lebih baik,” tutur Nurul dengan mata berkaca-kaca.
Kunjungan dan asesmen ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam memastikan tidak ada warga yang terabaikan. Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo menegaskan akan terus mengawal proses pendampingan terhadap Masruri hingga mendapatkan penanganan yang layak.” Pungkasnya (Yl)



