Cimahi-Gempur News,Mahasiswa lulusan Intitut Tekstil di Bandung ini mulai bekerja di perusahaaan garmen dikota Cimahi selama 3tahun sampai akhir nya mencintai batik tulis sebagai warisan leluhur.
Memproses batik ternyata memerlukan keterampilan yang ulet serta sabar dalam menekuni, hal ini dilakukan untuk sebuah karya agar menghasilkan nilai tinggi dengan kaidah warisan budaya.
Batik merupakan karya yang dimiliki Negara Indonesia yang tidak dipunyai oleh Negara lain, maka sudah sepatutnya generasi muda Indonesia untuk bisa melestarikan sampai kegenerasi penerusnya
Tomi Ardianto salah satu pemilik perusahaan batik tulis dan batik lain nya berasal dari Pekalongan, sudah menunjukan kiprah nya dalam membatik khusus nya batik tulis, kini sudah menularkannya kepada sejumlah Masyarakat yang ada di Wilayahnya dengan penghasilan yang cukup lumayan.
Dari sebuah goresan motif Alam, dengan satu dua motif yang dikerjakannya, Tomi yang mengikuti binaan yang diselenggarakan oleh negara Eropa. Kini Usaha membatiknya di sukai oleh negara Jepang, Kenya dan Francis.
Sebagai Bocoran saja batik tulis nya ada yang bernilai Fantastis… sampai puluhan juta rupiah ,Sesuatu yang pantas didapatkan untuk sebuah karya peninggalan leluhur kita.
Ketika ngobrol santai dengan awak media Gempur News,Tomi Ardianto menceritakan perjuangan nya dalam melestarikan batik tulis agar tetap diminati oleh masyarakat Indonesia.Bahkan pengusaha Batik Pekalongan yang Santun ini pun ingin sekali berbagi ilmu membatik yang sudah di geluti nya bertahun-tahun…
Siapa yang mau untuk orang Cimahi….. (Asyaf)


