PADALARANG – Gadis mungil dengan rambut ikal dan wajah yang cantik menghiasi penampilan yang sederhana, namun siapa sangka gadis manis yang masih duduk di Kelas 6 SD Negeri Cibacang ini, sudah menorehkan prestasi di bidang pencak silat yang diikutinya di beberapa event kejuaraan pencak silat, baik tingkat Kabupaten maupun antar Paguron dari beberapa Kabupaten se Jawa Barat.

Nama gadis kecil berprestasi dari Kampung Garunggang RT 02-RW 10 Desa Cipeundeuy Kecamatan Padalarang, Kabupaten Badung barat, merupakan Putri dari Pasangan Ibu Ai Nurhayati dengan Bapak Asep Saepudin bernama Windu Ratika Sari. Mulai menggeluti seni beladiri pencak silat sekitar 4 bulan yang lalu, dibawah Paguron “Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra” dibawah pimpinan Abah Ladi Suganda dan pelatihnya Bapak Ajat.
Dalam keseharian, Windu panggilan akrab Windu Ratika Sari tetap berlatih dipadepokan yang dibina oleh ayahnya, Bapak Asep Saepudin, yang berlokasi di rumahnya Kampung Garunggang RT 02-RW 10 Desa Cipeundeuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat.
Windu terus melatih gerakan pencak silatnya agar bisa lebih berprestasi lagi di tingkat yang lebih tinggi. Ketika ditanyakan motivasinya menggeluti seni beladiri Pencak silat, Windu menuturkan niatnya untuk terus berlatih.
“Saya akan tetap berlatih agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi dan saya mengajak kepada teman-teman sebaya saya agar ikut melestarikan seni beladiri pencak silat sebagai warisan leluhur yang perlu dilestarikan agar tetap dikenal dan tetap lestari.” Ungkap Windu dengan penuh keluguan.
Padepokan “Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra” bertekad untuk mengangkat seni beladiri Pencak Silat khususnya agar lebih dikenal di Masyarakat luas, baik ditingkat Kecamatan, Kabupaten, Propinsi, Tingkat Nasional bahkan Tingkat Internasional.
Achmad/Edison
