HomeNusantaraKalimantanDinas KPP Barito Utara Tekan Angka Inflasi, Gelar Gerakan Pangan Murah. 

Dinas KPP Barito Utara Tekan Angka Inflasi, Gelar Gerakan Pangan Murah. 

BARITO UTARA- Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKKP) telah Melangsungkan kegiatan pasar penyeimbang,  gerakan pangan murah tingkat Kabupaten Barito Utara, dilaksanakan di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan dan perikannan, Senin (25/3/2024).

Pergelaran kegiatan gerakan pangan murah itu, dihadiri Penjabat (Pj).Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, Pj. Sekda Barito Utara, Drs. Jufriansyah, M. AP, Kapolres Barito Utara, Dandim 1013 Muara Teweh, Komisaris PT. Mitra Barito, Kadis SosPMD, Lurah Lanjas, Ketua TP. PKK, Persit Bayangkari, Dirut PT. Bank Kalteng dan  warga penerima manfaat pangan murah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan perikanan Kabupaten Barito Utara, Siswandoyo, dalam laporannya mengatakan bahwa maksud dari GPM ini, adalah upaya bersama dalam mengawal dan menjaga serta mengendalikan inflasi harga pangan yang bergejolak saat ini.

Advertisement

“Aktivitas kegiatan GPM ini berbasis perdagangan komoditi pangan,  berbentuk penjualan langsung, yang dilakukan Oleh Dinas KPP bekerjasama dengan penyedia barang kebutuhan pokok, kepada masyarakat beresiko sosial dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dikatakan Siswandoyo, dengan adanya GPM, Dinas KPP bekerjasama dengan penyedia bahan pangan seperti Bulog, BANK Kalteng, Perusda Batara
Membangun, TP PKK Dharma Wanita Persatuan Persit kartika Chandra Bhayangkari.

Dijelaskannya, bahan pangan yang disediakan terdiri dari beras, meinyak goreng, bawang merah, telur, gula pasir dan barang-barang lainnya. Semua bahan pangan yang dijulan ini harganya dibawah harga pasaran.

Siswandoyo juga menyampaikan bahwa GPM yang dilaksanakan ini, untuk menjaga pasokan dan harga pangan pokok,  di tingkat produsen dan konsumen serta memberikan, kemudahan aksesbilitas pangan bagi masyarakat, sehingga dapat menekan angka inflasi di Kabupaten Barito Utara.

Selain itu jelas Siswandoyo untuk meningkatkan efesiensi pasokan pangan dari produsen, di teras pangan ke wilayah konsumen sehingga bisa menekan inflasi serta untuk membantu masyarakat yang kurang mamapu, sehinģga manfaatnya benar- benar dirasakan oleh Masyarakat.

Penjabat (Pj). Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, dalam sambutannya menyampaikan penurunan ada tingkat sedikit inflasi seminggu terakhir, di wilayah Kabupaten Barito Utara, dari 7 (tujuh) indek angka konsumen turun menjadi 6.

Seluruh Indonesia memang harga pangan naik, tetapi bagai mana cara kita di daerah, untuk menekan inflasi tersebut, “Kita mengatasainya yaitu dengan cara gerakan-gerakan, seperti pangan murah dan sebagainya, “ungkap Pj. Bupati.

Selain gerakan pangan murah kata Muhlis, kita perlu juga melaksanakan gerakan menanam yang harus dilakukan oleh masyarakat di Barito Utara. “Seperti tanam cabe yang mudah mengurusnya dan tida terlalu
rumit sekalipun mengunakan pot, “tutur Muhlis.

Muhlis mengharapkan, disetiap rumah, warga masyarakat hendaknya memiliki tanaman yang dapat menghasilkan. “Walaupun satu atau dua pot, tetapi ada menghasilkan sayur untuk konsumsi keluarga, “ujarnya.

Ditambahkannya, dengan
keterlibatan masyarakat dalam melaksanakan gerakan pangan murah ini, khususnya yang merasa mampu dan terlibat akan banyak membantu warga, memperoleh kemanfaatan dari penggelontoran pangan murah ini. (SS)

RELATED ARTICLES

Most Popular