Peternak Resah, 82 Ekor Sapi di Situbondo Diduga Terpapar PMK

65 0

SITUBONDO – Petugas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melakukan pemeriksaan hewan di Desa Pesanggrahan dan Agel, Jangkar, Situbondo pada Jum’at (3/1/2025).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo Sulistiyani di Situbondo, Kamis, mengatakan akan terus bekerja ekstra untuk memutus penyebaran PMK pada ternak sapi dengan cara melakukan vaksinasi dan sosialisasi kepada para peternak.

“Akhir Desember 2024 kami mendapat tambahan vaksin PMK 1.500 dosis dari Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian dan langsung kami sebar ke enam pusat kesehatan hewan,” katanya kepada wartawan di Situbondo

Selanjutnya, petugas bergerak mendatangi sapi sapi yang digembala baik di luar kandang maupun di dalam kandang untuk memberikan suntikan vaksin PMK guna mencegah penularan.

“Para petugas puskeswan juga mengobati sapi-sapi yang sakit, sembari memberikan sosialisasi pada peternak,” ujar Sulistiyani kemudian.

Terlihat dari pantauan, sejumlah sapi sempat mengamuk saat akan di vaksinasi. Namun kemudian dapat ditenangkan kembali oleh petugas.

Untuk diketahui, pendekatan vaksinasi ini dilakukan karena terjadi ledakan kasus PMK dalam dua pekan terakhir. Dengan 82 ekor sapi dinyatakan terjangkit PMK dan 35 diantaranya mati. Gejala yang ditemukan antara lain mulut berbusa, luka di kaki dan borok.

Sementara dihimpun dari Disnakkan Situbondo, hingga saat ini pihaknya telah melakukan vaksinasi PMK sebanyak total 354.500 dosis. Sedangkan pada minggu pertama Januari 2025, telah disuntikkan sebanyak 1.500 dosis. Vaksin tersebut diprioritaskan untuk sapi potong dan sapi perah. (tim)

Related Post