Home Blog Page 11

Inovasi “Bucin” di Lumajang: Dr. dr. Imannurdin A.,M.Kes, Kembangkan BuCin sebagai Solusi Mengolah Limbah Rumah Tangga, Pakan Ternak dan Pupuk Organik

LUMAJANG , Gempur News.

– Siapa sangka hewan annelida yang sering dianggap menjijikkan justru menyimpan potensi ekonomi yang luar biasa. Di Kabupaten Lumajang, Dr. dr. Imannurdin Abdillah., M.Kes., menginisiasi dan mengembangkan Inovasi Siscamling- Terbaik LIA 2025, yang populer dengan sebutan “Bucin” atau Budidaya Cacing.

Program ini tidak hanya sekedar usaha budidaya, melainkan bagian dari upaya pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai tinggi, yaitu cacing sebagai sumber protein pakan ternak dan kascing (kotoran cacing) sebagai pupuk organik berkualitas.

Mengapa “Bucin”?

Istilah “Bucin” yang dipopulerkan oleh Dr. dr. Imanurdin ini menjadi nama yang mudah diingat dan menarik minat masyarakat. Dalam pelatihan dan pendampingan hampir 1000 orang, yang rutin ia lakukan, “Bucin” diartikan sebagai gerakan memanfaatkan lahan sempit, bahkan di pekarangan rumah, untuk membudidayakan cacing jenis Lumbricus rubellus atau cacing merah.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak memandang sebelah mata terhadap cacing. Dengan ‘Bucin’ atau Budidaya Cacing, kita bisa mengubah sampah dapur dan limbah organik menjadi bernilai ekonomi. Ini adalah ekonomi kreatif yang sangat ramah lingkungan,” ujar Dr. dr. Imanurdin saat ditemui di lokasi budidaya, Kamis (23/4/2026).

Manfaat Ganda

Menurut praktisi kesehatan dan penggiat pertanian organik ini, budidaya cacing memberikan manfaat ganda yang sangat strategis bagi masyarakat Lumajang, terutama para petani dan peternak:

1. Sumber Pakan Alternatif: Daging cacing mengandung protein tinggi hampir 70%, terbaik untuk pakan ikan, ayam, bebek, hingga burung kicau. Hal ini dapat menekan biaya pembelian pakan pabrikan yang harganya terus melambung.

2. Pupuk Organik Premium: Hasil sampingan berupa kascing atau tanah cacing dikenal sebagai pupuk organik terbaik yang mampu menyuburkan tanah, meningkatkan kesuburan tanaman, dan bebas dari bahan kimia berbahaya.

Teknik Budidaya Sederhana

Dr.dr. Imanurdin menjelaskan bahwa teknik “Bucin” ini dirancang sangat sederhana agar bisa dijalankan oleh siapa saja, mulai dari kalangan pelajar hingga ibu rumah tangga. Media tanam yang digunakan biasanya berupa campuran kotoran ternak yang sudah difermentasi, serbuk gergaji, dan limbah sayuran atau sisa makanan organik.

Perawatan pun tergolong mudah, asalkan kelembapan terjaga dan terhindar dari sinar matahari langsung. Dalam waktu beberapa bulan, populasi cacing bisa berkembang biak dengan pesat dan siap panen.

Dukungan untuk Ketahanan Pangan

Inovasi “Bucin” ini mendapat apresiasi luas termasuk PKK Kabupaten Lumajang karena sejalan dengan program ketahanan pangan daerah. Dengan ketersediaan pupuk organik dan pakan ternak yang murah dan melimpah, diharapkan produktivitas pertanian dan peternakan di Lumajang dapat meningkat signifikan.

Ke depannya, Dr.dr. Imanurdin berencana memperluas jaringan mitra “Bucin” hingga ke tingkat desa melalui Program Siscamling PKK, serta memfasilitasi bibit indukan, media cacing, asam amino kascing sekitar 35 rb/ paket, pembelian cacing basah 1 ton/ hari, pembelian sayur sehat hasil budidaya (terong hijau, kacang panjang, timun, cabai merah/ hijau besar kecil total 8 ton/ hari bahkan pendampingan pembuatan starter kit untuk budidaya( Jo)

Kadis Kominfo Sebut Gerak Pemuda Bisa Kelola Potensi Desa Jadi Nilai Ekonomis.

Sidoarjo | Gempurnews – Ratusan pemuda dari berbagai desa di Sukodono berkumpul di Teras Manazela, Rabu (22/4/2026) malam. Mereka berdiskusi dan berdialog bersama terkait potensi desanya. Para pemuda itu bergerak untuk mengangkat potensi desanya masing-masing dengan
cara menarasikan keunikan desa lewat konten kreatif di media sosial dan website.
Acara bertajuk Kopilaborasi Narasi Desa Expose Potensi Lewat Cerita dan Karya itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo, Anggota DPRD Sidoarjo H Sullamul Hadi Nurmawan, dan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas).
Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo mengatakan Kabupaten Sidoarjo memiliki
beragam potensi desa yang menonjol. Potensi desa itu perlu diangkat dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Oleh karenanya dibutuhkan peran generasi muda yang akrab dengan teknologi.
la yakin generasi muda Sidoarjo memiliki kreativitas dan inovasi dalam mengelola potensi desa menjadi nilai ekonomis.
“Saya berharap generasi muda Sidoarjo ikut mengangkat potensi desa yang memungkinkan bisa kita angkat. Kita masukkan teknologi di dalamnya, nanti kita kemas bareng-bareng, kita angkat potensi desa itu, kalau itu bisa jalan, saya yakin mungkin Sukodono ini bisa menjadi pilot project bagaimana mengangkat potensi desa dengan melibatkan generasi muda,” ucapnya.
Eri mencontohkan saat dirinya membuat inovasi aplikasi BMW (Berkas Melaku Dewe). Aplikasi yang dibuat saat dirinya menjabat Sekretaris Kecamatan Sukodono itu membawa dampak besar bagi pelayanan pemerintah. Masyarakat dimudahkan dalam pengurusan administasi kependudukan.
“Itu salah satu contoh bagaimana kalau kita bisa membuat sebuah ide, terus kemudian melaksanakannya, itu akan membawa dampak bagi sekitar. Alhamdulillah pada waktu itu tahun 2014, aplikasi BMW itu bisa membawa nama Sukodono sampai tingkat nasional,” ujarnya.
Eri mengatakan perkembangan teknologi saat ini sangat cepat. Disrupsi teknologi begitu cepat berkembang. Otomatisasi dapat mengancam lapangan pekerjaan. Alih tenaga manusia menjadi mesin bukanlah hal yang tidak mungkin. Oleh karenanya generasi muda saat ini harus dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan
teknologi informasi.
“Kita harus meningkatkan kompetensi diri kita untuk menghadapi disrupsi teknologi yang begitu cepat berkembang, teknologi yang begitu cepat maju, yang nantinya bisa jadi akan mengambil alih tenaga manusia menjadi mesin, menjadi otomatisasi,” ujarnya.
Sementara itu Anggota DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan berharap generasi muda Sidoarjo dapat mengeluarkan potensi desanya dengan caranya masing-masing. Ia melihat semua desa di Kabupaten Sidoarjo mempunyai potensi yang harus dikembangkan. Salah satunya Desa Sukodono. Namun untuk mengangkat potensi desa itu tergantung kreatifitas generasi muda.
“Semua desa punya potensi, tergantung pemuda yang ada di sini kreatif apa ndak,” ucapnya.
Para peserta juga sangat antusias. Anita, pemuda dari Desa Suko menceritakan sejumlah keunggulan desanya yang siap untuk dinarasikan dengan berbagai konten.
Demikian juga Ilyas, pemuda Jogosatru yang berhasil mengubah image desanya lewat sejumlah karya video kreatif.
“Panjunan juga punya beberapa kelebihan. Kami berharap bisa mendapat pendampingan dari Kominfo maupun Forwas untuk bisa mengulik konten-konten
kreatif dari desa kami,” ujar Fahmi, peserta dari Desa Panjunann. (YL)

Potensi ZIS Lumajang Sentuh Rp25 Miliar, Rp8 Miliar Belum Terserap: Faktor Kepercayaan dan Akses Jadi Kendala Utama

LUMAJANG , Gempur News. Kabupaten Lumajang menyimpan potensi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang sangat besar sebagai sumber pendanaan sosial dan pengentasan kemiskinan. Berdasarkan kajian ekonomi syariah dan data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, potensi tersebut diperkirakan mencapai Rp25 miliar per tahun. Namun, hingga triwulan pertama tahun 2026, baru sekitar Rp17 miliar atau sekitar 68 persen yang berhasil dihimpun oleh lembaga resmi, sehingga masih ada celah sekitar Rp8 miliar yang belum terserap dan berpotensi hilang begitu saja.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lumajang periode 2026–2031, Drs. M. Nur Sahid, M.A., menjelaskan bahwa angka Rp8 miliar tersebut tidak hanya menggambarkan kekurangan penghimpunan, tetapi juga menjadi indikator masih lemahnya jangkauan layanan serta tingkat kesadaran masyarakat. “Ini adalah potensi nyata yang jika dioptimalkan, mampu mengubah wajah kesejahteraan masyarakat Lumajang. Dana sebesar itu bisa membangun puluhan sekolah madrasah, membuka akses kesehatan gratis, hingga memodali ribuan usaha mikro milik mustahik,” ujarnya saat konferensi pers di kantor BAZNAS Lumajang, Rabu (22/4/2026).

Sektor Potensial yang Masih Minim Kontribusi

Dari rincian potensi yang ada, zakat profesi menjadi sektor terbesar dengan estimasi mencapai Rp9,8 miliar per tahun. Angka ini dihitung dari total 5.120 Aparatur Sipil Negara (ASN), 2.310 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta ribuan tenaga profesional seperti dokter, guru swasta, dan pengusaha menengah yang berdomisili di Lumajang.

Namun, realisasi penghimpunan dari sektor ini baru menyentuh angka Rp4,7 miliar. Banyak wajib zakat (muzakki) yang masih membayar secara mandiri ke masjid, majelis taklim, atau langsung diberikan kepada keluarga dan tetangga, tanpa melaporkan atau menyalurkannya melalui lembaga resmi seperti BAZNAS atau LAZ yang terdaftar.

Selain zakat profesi, zakat pertanian dan peternakan juga menyumbang celah yang cukup besar. Sebagai daerah agraris, Lumajang memiliki ribuan petani dan peternak yang memenuhi nisab, namun tingkat kepatuhan mereka dalam menyalurkan zakat hasil panen masih sangat rendah.

Faktor Penyebab Rendahnya Penyerapan

Nur Sahid mengidentifikasi dua faktor utama yang menjadi penghambat. Pertama adalah masalah kepercayaan dan transparansi. Sebagian masyarakat masih beranggapan bahwa menyalurkan zakat secara langsung lebih tepat sasaran dibandingkan melalui lembaga. Kedua adalah akses layanan yang belum merata. BAZNAS dan LAZ lebih banyak berkantor dan aktif di wilayah perkotaan, sementara di kecamatan-kecamatan terpencil seperti Senduro, Pasrujambe, dan Kunir, jangkauan sosialisasi dan layanan pembayaran zakat masih sangat terbatas.

“Belum lagi adanya persepsi bahwa menyalurkan zakat ke lembaga resmi itu ribet atau dipotong biaya operasional yang besar. Padahal, kami sudah menerapkan standar akuntansi syariah dan laporan keuangan bisa diakses publik kapan saja,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, menyatakan bahwa pemerintah daerah melihat kondisi ini sebagai tantangan strategis. Ia menekankan bahwa zakat memiliki peran krusial dalam mengurangi angka kemiskinan yang saat ini masih berada di kisaran 11,2 persen di Lumajang.

“Zakat adalah solusi ekonomi umat. Dana yang belum terserap ini adalah aset sosial yang harus kita selamatkan. Pemerintah akan mendukung penuh BAZNAS dalam menyusun kebijakan, mulai dari integrasi data muzakki, sosialisasi masif, hingga memfasilitasi pembayaran zakat melalui sistem perbankan dan digital,” tegas Bupati.

Strategi Optimisasi Ke Depan

Untuk menutup celah Rp8 miliar tersebut, BAZNAS Lumajang merancang sejumlah program unggulan. Di antaranya adalah kerja sama dengan instansi pemerintah dan BUMN/BUMD untuk memotong zakat profesi langsung dari gaji (potong gaji otomatis), pendirian pos layanan zakat keliling di desa-desa, serta pemanfaatan aplikasi digital agar pembayaran bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Selain itu, BAZNAS juga akan memperkuat sistem pelaporan penyaluran dana kepada para donatur, sehingga muzakki dapat mengetahui secara jelas kemana dan bagaimana dana zakat mereka digunakan.

Dengan langkah-langkah tersebut, BAZNAS menargetkan penyerapan dana ZIS dapat meningkat minimal 15 persen setiap tahunnya, sehingga dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, potensi Rp25 miliar tersebut dapat terserap hampir secara maksimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Lumajang.( Fen).

Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru

0

Depok – Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, mendorong Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk terus meningkatkan kapabilitas, profesionalisme, dan modernisasi satuan guna siap menghadapi berbagai tantangan baru yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Rakernis Korbrimob Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 di Gedung Satya Haprabu Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, di hadapan Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat, Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, serta seluruh pejabat utama Korbrimob dan Dansat Brimob se-Indonesia.

Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi tertinggi atas dedikasi dan profesionalisme Korbrimob Polri sepanjang tahun 2025. Berbagai capaian membanggakan berhasil diraih, antara lain keberhasilan pelaksanaan Operasi Damai Cartenz, prestasi di ajang internasional World Police & Fire Games, serta penghargaan Kompolnas Award sebagai Satker Mabes Polri terbaik. Capaian ini menunjukkan bahwa Brimob memiliki kapasitas yang semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global.

Wakapolri menegaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk munculnya ancaman keamanan hybrid yang menggabungkan gangguan fisik, provokasi digital, serta disinformasi. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan personel, penguatan sistem, serta strategi yang adaptif menjadi kunci utama dalam menjawab dinamika tersebut.

Dalam konteks pelayanan kepada masyarakat, Wakapolri menekankan pentingnya pergeseran paradigma melalui prinsip “Melayani, Bukan Menghadapi”. Brimob diharapkan hadir sebagai pelindung dan pengayom yang menjamin keamanan, sekaligus memberikan rasa aman yang menenangkan bagi masyarakat.

Selain itu, Wakapolri mendorong penguatan pelaksanaan tugas berbasis riset dengan memanfaatkan ekosistem akademik melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian guna meningkatkan kemampuan analisis terhadap ancaman keamanan asimetris.

Sejalan dengan itu, percepatan adaptasi teknologi modern menjadi perhatian utama, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), drone surveillance, dan body-worn camera, guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalkan kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Wakapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, kesiapan alutsista SAR dan personel harus selalu dalam kondisi siap operasional guna memberikan respons cepat dan tepat dalam melindungi masyarakat.

Sebagai arah pengembangan ke depan, Wakapolri menjabarkan Road Map Transformasi Korbrimob yang terbagi dalam tiga fase utama, yaitu pembangunan fondasi, pengembangan kapabilitas, hingga pencapaian keunggulan global (world class) baik pada domain fisik maupun siber.

Menutup arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa peningkatan jumlah pasukan tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh sistem yang kuat, strategi yang tepat, serta kualitas personel yang profesional, unggul, dan humanis.

Polri berkomitmen untuk terus memperkuat Korbrimob sebagai satuan yang modern, adaptif, dan terpercaya, serta selalu hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Satreskrim Polresta Barelang Berhasil Bongkar Kasus Penggelapan Kendaraan

Batam – Polresta Barelang melalui Satreskrim berhasil mengungkap kasus tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor yang menimpa korban berinisial A (31) wiraswasta, warga Kota Batam. Pengungkapan ini dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang setelah menerima laporan dari korban atas hilangnya tiga unit kendaraan miliknya yang disewakan kepada tersangka berinisial CP (34) seorang wiraswasta. Tersangka diduga dengan sengaja menggelapkan kendaraan-kendaraan tersebut untuk kepentingan dan keuntungan pribadi. Konferensi pers pengungkapan kasus ini digelar di Lobby Mapolresta Barelang. Peristiwa penggelapan ini diketahui terjadi pada hari Sabtu, (04/04/2026).

Konferensi pers diselenggarakan di Lobby Mapolresta Barelang dan dipimpin langsung oleh Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M., didampingi oleh Kasat Rerskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H.Li., Kanit Jatanras Polresta Barelang AKP Doddy Basyir, S.H., M.H., Kasihumas Polresta Barelang AKP Budi Santosa, S.H., Kasubnit 8 Satreskrim Polresta Barelang Iptu Maryo Sandro Putra, S.I.Kom, serta Ipda Dedy Yantho Pasaribu, S.H., M.H.

Kronologi kejadian bermula pada hari Sabtu, 04 April 2026, pukul 20.00 WIB, ketika perangkat GPS yang terpasang pada dua unit kendaraan milik korban A (31), yakni satu unit Honda Brio bernomor polisi BP 1065 AQ dan satu unit Daihatsu All New Xenia bernomor polisi BP 1774 CH yang sedang dirental oleh tersangka CP (34) tiba-tiba menunjukkan kondisi non-aktif secara bersamaan. Korban yang mencurigai hal tersebut segera mencoba menghubungi tersangka melalui telepon genggam, namun nomor yang dimiliki tersangka telah dalam kondisi tidak aktif. Korban kemudian berinisiatif melacak keberadaan kedua kendaraan tersebut berdasarkan titik lokasi terakhir yang tercatat di sistem GPS, namun setibanya di lokasi dimaksud, korban tidak berhasil menemukan kedua kendaraan tersebut.

Tidak menyerah begitu saja, korban A (31) selanjutnya mengecek kondisi GPS kendaraan ketiga miliknya, yakni satu unit Toyota Calya bernomor polisi BP 1102 OD, yang juga sebelumnya dirental oleh tersangka CP (34). Berbeda dengan dua kendaraan sebelumnya, GPS Toyota Calya masih dalam kondisi aktif dan memancarkan sinyal lokasi. Korban bergegas menuju lokasi tersebut dan mendapati kendaraan Toyota Calya miliknya telah berada dalam penguasaan pihak lain, yakni seorang perempuan berinisial D (28). Sdr D (28) menjelaskan bahwa tersangka CP (34) datang kepadanya dengan alasan orang tua tersangka sedang sakit dan membutuhkan bantuan dana. Tersangka kemudian meminjam uang sebesar Rp27.000.000,00 (dua puluh tujuh juta rupiah) dengan menjaminkan satu unit Toyota Calya tersebut, disertai janji akan mengembalikan pinjaman dalam kurun waktu 30 hari. Setelah situasi dijelaskan oleh korban, Sdr. D bersedia menyerahkan kembali kendaraan Toyota Calya kepada pemilik sahnya, yaitu korban A (31).

Usai berhasil mendapatkan kembali satu unit Toyota Calya, korban A (31) melanjutkan upaya pencarian terhadap dua kendaraan lainnya, yakni Honda Brio dan Daihatsu Xenia. Namun karena tidak ditemukan petunjuk yang cukup mengenai keberadaan kedua kendaraan tersebut, korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini kepada Polresta Barelang guna mendapatkan penanganan hukum yang semestinya. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, diketahui bahwa modus operandi yang dilakukan tersangka CP (34) adalah dengan cara menyewa kendaraan milik korban melalui mekanisme rental, kemudian kendaraan-kendaraan tersebut digadaikan kepada pihak lain untuk mendapatkan sejumlah uang demi memenuhi kepentingan pribadinya. Tindakan tersangka tersebut menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit bagi korban.

Dalam proses penyidikan, Satreskrim Polresta Barelang berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan langsung dengan perkara ini. Adapun barang bukti yang berhasil disita antara lain: satu unit kendaraan roda empat merek Toyota Calya 1.2 G A/T nomor polisi BP 1102 OD warna abu metalik; satu lembar Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh PT Mandiri Tunas Finance terkait Honda Brio BP 1065 AQ; satu lembar Surat Pemberitahuan Nomor: 22/BCAF-II/IV/2026 tanggal 9 April 2026 yang dikeluarkan oleh PT BCA Finance terkait Daihatsu All New Xenia BP 1774 CH; satu lembar foto BPKB kendaraan Honda Brio All Satya E CVT nomor polisi BP 1065 AQ; serta dua lembar foto BPKB kendaraan Daihatsu All New Xenia 1.3 R CVT nomor polisi BP 1774 CH. Keseluruhan barang bukti tersebut kini telah diamankan di Mapolresta Barelang untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka CP (34) telah ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan melakukan tindak pidana penggelapan berulang dan berlanjut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 486 jo Pasal 126 dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman sanksi pidana yang dapat dijatuhkan kepada tersangka berdasarkan ketentuan pasal-pasal tersebut adalah hukuman penjara selama-lamanya 4 (empat) tahun. Polresta Barelang berkomitmen untuk menuntaskan proses penyidikan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan hukum yang berlaku, serta terus berupaya mengungkap keberadaan dua kendaraan lainnya yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Polresta Barelang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha penyewaan kendaraan bermotor, untuk senantiasa berhati-hati dan melakukan verifikasi yang cermat terhadap identitas dan rekam jejak calon penyewa sebelum menyerahkan kendaraan. Masyarakat juga diharapkan untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menemukan indikasi tindak pidana serupa tanpa perlu merasa ragu. Kepolisian Resor Kota Barelang akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Kota Batam dan sekitarnya demi terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat, Polresta Barelang juga mengimbau agar masyarakat dapat segera menghubungi layanan Kepolisian melalui Call Center 110 bebas pulsa siap siaga 24 jam apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian darurat maupun tindak pidana yang terjadi di lingkungan sekitar.(Gokkon)

Hari Kartini, Srikandi Lantas Kediri Edukasi Safety Riding dan Bagikan Helm untuk Ojol Wanita

Kediri– Arus lalu lintas di simpang empat Masjid An-Nur Pare, Kabupaten Kediri pada Selasa (21/4/2026) sore, diwarnai kehadiran jajaran Satlantas Polres Kediri yang menggelar kegiatan ‘Srikandi Lantas Menyapa’ bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.

Aksi ini menghadirkan edukasi langsung kepada pengendara, dengan fokus pada keselamatan berkendara bagi kaum perempuan sebagai bagian dari penguatan peran perempuan di ruang publik.

Di titik tersebut, petugas memberikan imbauan safety riding, membagikan brosur, hingga memberikan apresiasi berupa cokelat kepada pengendara wanita yang telah tertib berlalu lintas. Tak hanya itu, sejumlah helm juga dibagikan kepada pengemudi ojek online (ojol) wanita sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan di jalan.

Pendekatan yang dilakukan dikemas secara humanis, dengan komunikasi langsung yang lebih dekat dan mudah diterima oleh masyarakat. Respons positif terlihat dari para pengguna jalan yang menyambut baik kegiatan tersebut.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K, M.Si. melalui Kasat Lantas Polres Kediri AKP Mega Satriatama, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menyampaikan, edukasi keselamatan perlu terus diperkuat dengan pendekatan yang adaptif, termasuk menyasar kelompok pengguna jalan tertentu.

“Kesadaran berlalu lintas perlu dibangun secara konsisten. Pengendara wanita memiliki peran penting dalam menciptakan budaya tertib di jalan, sehingga edukasi seperti ini perlu terus dilakukan dengan pendekatan yang lebih dekat,” jelas AKP Mega.

Beliau menambahkan, pemberian helm kepada pengemudi ojol wanita menjadi bagian dari langkah konkret dalam mendukung keselamatan sekaligus bentuk apresiasi atas peran aktif perempuan di sektor transportasi.

“Perlindungan saat berkendara harus menjadi perhatian utama. Dukungan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan,” imbuh AKP Mega.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga memperkuat interaksi antara petugas dan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat pada momen Hari Kartini bahwa peran perempuan turut berkontribusi dalam membangun budaya berkendara yang tertib dan aman.

Bupati Bondowoso Serahkan 41 Armada Truk Operasional KDMP

Bondowoso, Gempur News -Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat gerak ekonomi kerakyatan dengan menyerahkan puluhan Armada operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis, (23/4/ 2026).

Sebanyak 41 unit kendaraan diserahkan secara simbolis di Pendopo Raden Bagus Asra, yang dihadiri langsung Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid didampingi Wakil Bupati As’ad Yahya Safi’i.

Kegiatan tersebut juga diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf ahli bupati, asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, para camat, Danramil se-Kabupaten Bondowoso, serta kepala desa dan ketua KDKMP penerima bantuan.

Bantuan Armada truk operasional ini merupakan dukungan dari pemerintah pusat dalam rangka mendorong penguatan kapasitas dan mobilitas koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.

Dalam sambutannya, Bupati Abd. Hamid Wahid menegaskan bahwa keberadaan KDKMP memiliki posisi vital sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Dengan dukungan fasilitas operasional, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan aktivitasnya.

“Dengan adanya Armada operasional ini, kami ingin KDKMP bisa bekerja lebih efektif, profesional, dan akuntabel, serta benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan program tersebut, khususnya jajaran Kodim 0822 Bondowoso yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan.

Program ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi desa, sekaligus mendorong koperasi agar lebih adaptif dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi saat ini, “pungkasnya.(**).

Dandim 0711/Pemalang Dampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Kunjungi Bantarbolang

Gempurnews | Pemalang – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif S.Hub.Int., turut mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., di wilayah Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Bantarbolang dan dihadiri dari berbagai unsur, mulai dari pejabat pemerintah pusat dan daerah, Forkopimda, hingga masyarakat penerima manfaat program.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Ir. Rusman Efendi, MM, Anggota DPR RI Doni Akbar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah M. Saleh, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, S.I.K., M.M., serta unsur Forkopimcam Bantarbolang dan tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sarapan bersama di RM Nasi Grombyang Waridin, kemudian dilanjutkan kunjungan ke SPPG Bantarbolang 3 di Jalan Pancasila. Selanjutnya, rombongan menuju lokasi Keluarga Risiko Stunting (KRS) untuk menyerahkan bantuan secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Wihaji menyerahkan bantuan kepada masyarakat berupa program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada tiga sasaran KRS, bantuan bedah rumah di dua lokasi, serta program jambanisasi di satu lokasi. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp65 juta, dengan rincian Rp50 juta untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan Rp15 juta untuk jambanisasi.

Selain itu, Menteri juga melakukan dialog interaktif bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang diawali dengan tarian penyambutan, sambutan Bupati Pemalang, serta arahan dari Menteri.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan Menteri di wilayahnya. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kolaborasi dalam penanganan stunting dan pembangunan keluarga di Kabupaten Pemalang.

“Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Menteri di Kabupaten Pemalang. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., dalam arahannya menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menekan angka stunting melalui pendekatan keluarga.

Ia juga memaparkan lima program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, yaitu GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), SIDAYA (Lansia Berdaya), AI-SUPERAPPS, serta GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia).

“Yang paling penting adalah kita melaksanakan tanggung jawab kita dengan baik, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perencanaan keluarga, terutama menghindari 4T, yaitu hamil terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, dan terlalu banyak,” tegasnya.

Ia juga menitipkan harapan agar Kabupaten Pemalang mampu terus menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Di sela kegiatan, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program pemerintah, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

“Kodim 0711/Pemalang bersama jajaran akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam mendukung program-program strategis nasional, termasuk penanganan stunting dan pembangunan keluarga,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir.

(yn26)

Pelantikan Kepala Dusun Yang Baru, Kades Yayuk: Emban Amanah dengan Baik

LUMAJANG – Pemerintah Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, resmi melantik 3 Kepala Dusun yang baru. Pelantikan digelar pada Rabu (23/4/2026) bertempat di Balai Desa Sumbermujur.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya oleh seluruh tamu undangan, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan oleh panitia desa. Rangkaian pelantikan berlangsung khidmat dan lancar hingga proses penandatanganan Surat Keputusan serta pengambilan sumpah jabatan.

Kepala Desa Sumbermujur, Yayuk Sri Rahayu, dalam sambutan pertama memberikan wejangan dan nasihat kepada Kasun Kebonseket yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya mengemban amanah dengan tanggung jawab, mengutamakan pelayanan kepada warga, serta menjaga kekompakan dengan perangkat desa lainnya.

“Jabatan ini adalah amanah. Saya berharap Kasun yang baru bisa bekerja dengan hati, turun langsung ke masyarakat, dan membawa Dusunnya semakin baik dalam segala hal,” tegas Kades Yayuk.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Camat Candipuro Shela Fazri, Babinsa Reno, Bhabinkamtibmas Yayong, Kaur TU dan Umum Cynthia Esa Damayanti, Kasun Kebonseket Iwan Bahtiar, serta Kasun Wonomulyo Julioko Prasetyo.

Camat Candipuro, Shela Fazri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan. Menurutnya, dengan terisinya posisi 3 Kasun tersebut, struktur kepengurusan perangkat Desa Sumbermujur kini sudah lengkap. Hal ini diharapkan memperkuat pelayanan pemerintahan desa hingga tingkat dusun.

“Dengan terpilihnya Kasun yang baru, secara struktur perangkat desa sudah terisi. Kami berharap sinergi antarperangkat semakin solid untuk mendorong pembangunan dan pelayanan di Sumbermujur,” ujar Camat Shela.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan ucapan selamat dari seluruh tamu undangan kepada pejabat baru. Warga Dusun Kebonseket menyambut baik pelantikan ini dan berharap kepemimpinan baru mampu membawa perubahan positif, terutama dalam penanganan masalah warga dan pemerataan pembangunan dusun. (Markasan)

Jelang May Day, Polres Pasuruan Gandeng Media Jaga Kamtibmas

PASURUAN – Menjelang peringatan Hari Buruh (May Day), Humas Polres Pasuruan menggelar kegiatan Ngopi Bersama Awak Media (PIRAMIDA) di Kolursari pada Rabu (22/04/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas massa saat peringatan Hari Buruh.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Joko Suseno, menyampaikan bahwa kegiatan bersama awak media ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Melalui kegiatan Ngopi Bersama Awak Media ini, kami memperkuat sinergi dalam penyampaian informasi yang menyejukkan kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Buruh, agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran media dinilai penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta meredam potensi informasi yang dapat memicu gangguan keamanan.

Hari Buruh atau May Day diperingati setiap 1 Mei. Peringatan ini bermula dari perjuangan buruh di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 yang menuntut pembatasan jam kerja. Salah satu peristiwa penting terjadi di Chicago pada 1886, yang kemudian menjadi tonggak ditetapkannya 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional pada 1889.

Polres Pasuruan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai selama peringatan Hari Buruh berlangsung.