Home Blog Page 134

Keluarga Tidak Terima Seorang Kurir Paket Dianiaya, Polisi Diminta Segera Usut Tuntas Kasus Kekerasan

Pasuruan- Seorang kurir pengantar paket ekspedisi telah mendapat perlakuan tindak kekerasan yang tidak seharusnya dilakukan dari pihak konsumen yang berlokasi di Desa Oro Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Rabu (31/12/2025).

Diketahui, seorang kurir pengantar paket ekspedisi AW (32) laki, Islama warga Dusun Rembang II RT 01 RW 02, Desa Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (31/12/2025) sekitar jam 15.42 Wib sore telah mengirim paket ke salah satu alamat rumah dengan atas nama berinisial FI perempuan di Dusun Krajan, Desa Oro Oro Ombo Wetan.

Selanjutnya, korban AW setelah sampai dirumah konsumen ditemui oleh seorang laki-laki diduga suami dari F. Sempat terjadi salah paham, antara korban AW dan suami dari FI terkait pembayaran. Suami dari FI bertanya kepada korban AW “apakah sudah bayar,”. Korban AW pun menjawab “sudah bayar”.

Namun, ketika dilakukan pengecekan kembali pembayaran paketan oleh Korban AW, ternyata itu adalah COD yang di tempat. Kemudian, Ia kembali lagi kerumah konsumennya dan ditemui suami dari FI pemesan paket.

Korban AW mengatakan, kepada seorang laki-laki suami dari FI tersebut, bahwasannya paketan itu ternyata COD. Namun, suami dari FI marah-marah dan berkata kotor kepadanya.

Seorang laki-laki diduga suami dari FI ini mengatakan, bahwa sebelumnya sudah bertanya, kepada korban AW “aku kan sudah tanya, katanya sudah bayar cok”, dan dari korban AW pun menjawab “jangan kasar gitu cok”.

“Setelah berkata kotor, lalu HP saya dibanting ke arah saya, karena itu sama-sama saling mengambil video. Dikira saya kurir kurang sopan dalam pelayanan,” ujarnya.

“Setelah HP saya dibanting, lalu dipukul tindak kekerasan dibagian pipi sebelah kanan dan terus telinga kanan juga kiri dilakukan depan rumahnya sampai terjatuh. Ketika saya bangun untuk menyelamatkan diri dan mencari keramaian. Saya sempat bersembunyi di toko sebelah rumahnya,” terangnya.

Kemudian Korban AW meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk didampingi kembali kerumah konsumennya untuk mengambil HP nya yang terjatuh dan supaya tidak di terjadi pemukulan kembali.

“Meski sudah mendapat pendampingan dari warga sekitar untuk mengambil hp saya. Namun, dari suami FI ini masih tetap memukul dan menendang dibagian perut saya. Kemudian disuruh untuk meminta maaf atas perbuatan saya dan HP dikembalikan. itupun masih sempat ada ancaman dari suami FI “gak tala mati,” jelasnya.

Terkait kasus tindak pidana kekerasan penganiayaan yang dilakukan oleh suami dari FI terhadap korban AW ini, telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Selain itu pula dari pihak keluarga korban AW tidak terima atas kejadian ini, dan meminta polisi secepatnya usut tuntas tangkap pelakunya. (QMR).

Takziah Rumah Duka Jurnalis Gogon, Wali Kota Aminuddin: Beliau Orang Baik, Aktif dan Komunikatif

PROBOLINGGO,
Suasana duka menyelimuti keluarga besar insan pers Kota Probolinggo. Jurnalis senior Abdul Ghoni, yang akrab disapa Gogon, berpulang pada Kamis (1/1) pukul 02.48 WIB dini hari setelah menjalani perawatan intensif di ICCU RSUD dr. Mohamad Saleh.

Ungkapan belasungkawa disampaikan langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang hadir melayat ke rumah duka di Jalan Gatot Subroto Gang XI, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan. Kehadiran orang nomor satu di Kota Probolinggo itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus kedekatan emosional dengan almarhum yang telah lama dikenalnya.

Saat takziah wali kota didampingi Plt Kepala Diskominfo Lucia Aries Yulianti, Camat Mayangan Agus Dwiwantoro, serta Lurah Jati Gilang Ramadhan. Turut hadir pula rekan-rekan sejawat sesama jurnalis yang mengenang almarhum sebagai pribadi yang sabar, rendah hati, dan dikenal suka mencairkan suasana dengan candaan khasnya.

Wali Kota Aminuddin mengenang almarhum sebagai sosok jurnalis yang aktif, kritis, sekaligus komunikatif sejak dirinya masih bertugas sebagai anggota legislatif.

“Pak Gogon ini orang baik. Banyak memberikan masukan dan informasi kepada saya. Saya pribadi merasa kehilangan sosok jurnalis yang konsisten memberitakan kebijakan pemerintah dan hasil-hasil pembangunan,” tutur wali kota kepada istri almarhum.

Almarhum juga dikenal sebagai Ketua RT yang aktif mengabdi di lingkungan tempat tinggalnya. Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Aminuddin meminta camat setempat untuk membantu proses pengurusan santunan kematian, termasuk santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Ia menjelaskan bahwa proses administrasi masih membutuhkan waktu karena pembaruan kerja sama di awal tahun, dan berharap pihak keluarga dapat bersabar.

Pihak keluarga almarhum menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo, khususnya kepada Wali Kota Aminuddin yang secara langsung meluangkan waktu untuk datang ke rumah duka.

Kepergian Abdul Ghoni di usia 62 tahun meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia jurnalistik di kota ini. Dedikasi, ketulusan, dan kehangatan yang ditinggalkan almarhum akan terus dikenang oleh rekan-rekan insan pers dan masyarakat Kota Probolinggo. Almarhum dimakamkan di pemakaman Puthuk, Kelurahan Jati.(Ali)

Monitoring Rehabilitasi Gedung SMP 9 Cimahi,Dunia Pendidikan Sebagai Pondasi Menuju Generasi Emas 2045.

Cimahi,Rabu(31/11/2025)
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, sebagai pondasi menuju Generasi Emas 2045. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring Rehabilitasi Gedung SMPN 9 Cimahi yang dilaksanakan pada Rabu (31/12/2025), bertempat di Jl. Mahar Martanegara No. 206, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa pendidikan memegang peranan strategis dalam membentuk generasi masa depan yang berdaya saing dan siap mengemban peran sosial di tengah masyarakat. Ngatiyana memandang pendidikan sebagai proses pembentukan karakter dan kapasitas peserta didik yang harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai.
Wali Kota menambahkan, kondisi prasarana bangunan sekolah yang aman dan nyaman turut menjadi salah satu penunjang pembentukan karakter para siswa. Oleh karena itu, pemugaran dan renovasi menjadi kebutuhan penting, khususnya bagi sekolah dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat.
“Salah satu upaya untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 adalah melalui jalan pendidikan dan bangku sekolah. Pendidikan ibarat kawah candradimuka yang menggodog putra-putri kita untuk mampu memiliki bekal kehidupan yang memadai, sehingga kelak mereka mampu menopang tanggung jawab dan peran sosialnya ditengah lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Ngatiyana menerangkan, renovasi yang dilakukan di SMPN 9 Cimahi meliputi perbaikan empat ruang kelas yang mengalami kerusakan, dengan pekerjaan dimulai pada 29 September 2025 dan rampung pada 30 November 2025. Pemkot Cimahi berharap hasil renovasi ini dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus kualitas proses belajar mengajar bagi peserta didik.
“Kualitas pendidikan yang baik, harus ditunjang dengan ketersediaan sarana dan prasana yang memadai pula. Untuk itu, pemugaran dan renovasi sangatlah diperlukan terutama untuk perbaikan bangunan sekolah yang kurang memadai, seperti halnya pemugaran yang dilakukan di SMPN 9 Kota Cimahi,” tambahnya.
Selain meningkatkan kualitas fisik bangunan, renovasi ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan motivasi seluruh civitas akademika SMPN 9 Cimahi. Pemkot Cimahi memandang peserta didik yang duduk di bangku sekolah saat ini, sebagai harapan masa depan yang kelak akan melanjutkan peran pembangunan kota.
“Besar harapan kami, melalui renovasi dan perbaikan ini mampu mendorong semangat dan motivasi seluruh civitas akademika SMPN 9 Cimahi. Putra-putri kita yang hari ini duduk di bangku sekolah adalah harapan kita semua di masa mendatang,” harap Ngatiyana.
Dalam sesi wawancara, Wali Kota menjelaskan bahwa revitalisasi SMPN 9 Cimahi merupakan bagian dari rangkaian besar pembangunan infrastruktur pendidikan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas, laboratorium, fasilitas sanitasi, hingga pengadaan sarana penunjang pembelajaran.
“Ada empat kelas yang kita revitalisasi. Alhamdulillah hasilnya memuaskan, karena apa? Siswanya juga menikmati, representatif, bangunannya bagus,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ngatiyana mengungkap Pemkot Cimahi sudah melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan dan rehabilitasi lainnya sepanjang tahun 2025, di antaranya rehabilitasi 85 ruang kelas, rehabilitasi tiga ruang laboratorium, satu ruang perpustakaan, satu ruang OSIS, empat ruang UKS, lima ruang administrasi, serta pembangunan satu toilet, pembangunan 12 ruang kelas baru, satu ruang area bermain, pagar sekolah, dan pengadaan mebeler sebanyak 12 paket. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi pendanaan APBD dan APBN.
“Kemudian juga pengadaan peralatan laboratorium IPA, itu ada 4 paket, kemudian pengadaan peralatan musik tradisional kita adakan lagi 1 paket. Kemudian pengadaan alat permainan edukatif 6 paket dan peralatan lain, Ini dilaksanakan pada tahun 2025,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkot Cimahi juga merencanakan keberlanjutan pembangunan sekolah pada tahun 2026, termasuk pembangunan SMPN 15 di Kelurahan Cibeber dan SMPN 14 di Padasuka. Langkah ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pelayanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Karena kita tiga dasar yang kita utamakan, salah satunya pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Ini yang kita kedepankan untuk pembangunan-pembangunan selanjutnya,” ujar Wali Kota.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Cimahi optimistis dapat menyiapkan generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045. Sinergi dan kesinambungan pembangunan pendidikan diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
“Ini semua kita kedepankan agar menyiapkan anak-anak kita sebagai generasi muda tahun 2045, Indonesia Emas benar-benar bisa tercapai. Kami beserta Pemerintah Kota Cimahi dan Pak Wakil concern bagaimana kita membangun Kota Cimahi untuk menyiapkan sumber daya manusia, yang bisa disiapkan untuk menghadapi Tahun 2045,” pungkas Ngatiyana.

Achmad Syafei

PUSKESMAS CIBEUREUM Didukung Oleh 45 Tenaga Kesehatan

CIMAHI,Rabu(31/12/2025)
Akses layanan kesehatan bagi warga Kelurahan Cibeureum kini semakin dekat dan memadai seiring diresmikannya Gedung Baru Puskesmas Cibeureum. Peresmian fasilitas kesehatan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, pada Rabu (31/12), menandai babak baru pelayanan kesehatan primer yang lebih terintegrasi, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pembangunan Puskesmas Cibeureum merupakan respons atas kebutuhan layanan kesehatan dasar yang semakin meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Dengan jumlah penduduk Kelurahan Cibeureum yang mencapai lebih dari 62 ribu jiwa, kehadiran puskesmas baru ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada layanan kesehatan dasar yang cepat, aman, dan berkualitas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menjelaskan bahwa proses pembangunan dilaksanakan selama 150 hari kerja dan telah dinyatakan selesai melalui tahapan provisional hand over (PHO) pada akhir Desember 2025. Ia juga menjelaskan pembangunan puskesmas ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional Integrasi Layanan Primer (ILP). Konsep ini menekankan pelayanan kesehatan berkelanjutan sepanjang siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia, dalam satu sistem layanan yang saling terhubung. Hal ini menjadikan Puskesmas Cibeureum sebagai salah satu puskesmas pertama di Kota Cimahi yang dibangun sesuai standar tersebut.
Lebih lanjut Mulyati menambahkan bahwa fasilitas yang tersedia kini lebih lengkap dan representatif, termasuk ruang pelayanan terpadu, ruang persalinan, ruang bermain anak, serta akses yang ramah bagi penyandang disabilitas. Puskesmas ini juga didukung oleh 45 tenaga kesehatan, termasuk enam dokter dan tenaga medis lainnya.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa pembangunan Puskesmas Cibeureum bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik baru, melainkan bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Ia menyebut puskesmas dituntut untuk menyelenggarakan pelayanan yang terintegrasi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ngatiyana juga menegaskan bahwa keberadaan puskesmas yang nyaman dan tertata baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya soal pengobatan, tetapi juga tentang rasa aman, kepercayaan, dan kenyamanan pasien.
“Ketika masyarakat datang ke puskesmas, mereka harus merasa dilayani dengan baik, didengar, dan diperlakukan secara manusiawi. Gedung baru ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah,” ujar Ngatiyana.
Ngatiyana meminta seluruh petugas puskesmas untuk dapat memberikan pelayanan prima, dan melayani masyarakat dengan santun dan humanis. Ia juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia dan sistem kerja yang profesional. Menurutnya, fasilitas yang baik harus diiringi dengan etos kerja, disiplin, serta empati tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat.

Selain itu, Puskesmas Cibeureum diharapkan mampu mengurangi beban pelayanan rumah sakit melalui penguatan fungsi promotif dan preventif. Pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi gizi, layanan ibu dan anak, serta deteksi dini penyakit menjadi fokus utama dalam operasional puskesmas ke depan.
Terakhir, Wali Kota mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal sekaligus ikut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan puskesmas. Dengan diresmikannya Puskesmas Cibeureum, layanan kesehatan primer diharapkan semakin merata, mudah diakses, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Achmad Syafei

Kapolri Turun Langsung ke HI, Cek Pengamanan Tahun Baru hingga Sapa Masyarakat

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk mengecek langsung pengamanan personel kepolisian terkait dengan perayaan malam Tahun Baru 2026.

Sigit langsung turun ke Bundaran HI yang merupakan salah satu titik pusat perayaan Tahun Baru 2026 yang dihadiri banyak masyarakat, khususnya Jakarta dan sekitarnya.

Di lokasi tersebut, diselenggarakan doa bersama lintas agama, panggung hiburan, dan rangkaian kegiatan lainnya. Personel kepolisian sudah dikerahkan untuk menjamin rasa aman dan nyaman dari warga yang hendak merayakan pergantian tahun.

Sigit mengecek pos pengamanan yang ada di sekitar HI. Ia juga melakukan pemeriksaan langsung kepada seluruh personel yang bertugas melakukan pengamanan serta pelayanan terhadap masyarakat.

Tak hanya memastikan keamanan, Sigit juga menyapa dan menyalami langsung masyarakat yang sedang menanti detik-detik pergantian tahun dari 2025 ke 2026. Kehadiran Kapolri turun langsung di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri yang humanis dan tak berjarak dengan seluruh lapisan elemen masyarakat.

Kemudian, Sigit pun membagikan sejumlah goodie bag untuk masyarakat. Masyarakat antusias menyambut kehadiran dari Sigit di Bundaran HI. Mereka berebut bersalaman hingga foto bersama.

Sebelumnya, Sigit melakukan monitoring kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda Metro Jaya. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025), malam.

Sigit memaparkan, terkait pergantian tahun, ada beberapa kegiatan yang memang harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Polri sejak awal berkomitmen menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan optimal untuk seluruh lapisan masyarakat.

“Kemudian juga ada kegiatan ibadah di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan pergantian tahun, ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan,” ujar Sigit.

Dari hasil monitoringnya, Sigit menegaskan, sebagian besar masyarakat mematuhi imbauan dari Pemda setempat soal tidak merayakan dengan kembang api. Menurut Sigit, di beberapa titik dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama, sebagai wujud empati kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Sumatera.

“Secara umum sebagian besar masyarakat mematuhi tidak melaksanakan kegiatan, khususnya Pemda terkait dengan penggunaan kembang api pada saat pergantian tahun. Dan banyak yang merayakan doa bersama. Tentunya ini bagian dari empati kita terhadap saudara kita yang ada di Sumatera,” tegas Sigit.

Kapolda Jatim Pastikan Malam Pergantian Tahun Aman dan Kondusif

SURABAYA – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik pengamanan di Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025) malam.

Pemantauan dilakukan di Pos Pengamanan Bundaran Cito dan Pos Taman Bungkul untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang detik-detik pergantian tahun.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, kegiatan peninjauan yang dilakukan di wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk memastikan kegiatan pergantian tahun berjalan dengan lancar.

Dari hasil peninjauan di dua titik tersebut, Kapolda Jatim memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan tertib dan lancar.

Pemantauan juga dilakukan melalui CCTV di titik-titik yang sebelumnya diantisipasi rawan kepadatan.

“Alhamdulillah, dua titik yang kami tinjau berjalan lancar. Begitu juga dari monitor CCTV, seluruh aktivitas terpantau lancar termasuk penyebrangan Ketapang dan jalur tol yang semuanya berjalan kondusif,” kata Irjen Pol Nanang.

Kapolda Jatim menambahkan, dalam pengamanan malam pergantian tahun ini pihaknya melibatkan sekitar 12 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai stakeholder terkait.

“Kami telah melakukan ploting pengamanan yang melibatkan kurang lebih 12 ribu personel sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Irjen Pol Nanang.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan maupun menggelar pesta kembang api secara berlebihan, mengingat adanya tiga provinsi di Indonesia yang sedang berduka.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan. Keputusan untuk tidak mengadakan pesta kembang api ini diambil sebagai bentuk empati, karena ada tiga provinsi di negara kita yang sedang berduka. Tentunya tidak elok jika kita tidak ikut prihatin,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang sederhana, khidmat, dan penuh makna sebagai bentuk refleksi diri.

“Silakan melaksanakan kegiatan menjelang akhir tahun 2025 ini dengan sederhana dan khidmat. Maknanya adalah intropeksi, sehingga pada tahun 2026 kita bisa menyongsong hal-hal baru yang lebih baik dalam seluruh progres dan kegiatan ke depan,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

PKS Karawang Isi Malam Tahun Baru dengan Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama

Karawang — Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karawang mengisi malam pergantian Tahun Baru dengan kegiatan Refleksi Akhir Tahun, Muhasabah, dan Doa Bersama, Rabu malam (31/12/2025).

Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini mengusung tema “Transformasi Diri, Transformasi Dakwah & Raih Kemenangan”, dan diikuti oleh seluruh anggota pelopor serta penggerak PKS se-Kabupaten Karawang.

Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani Sopian, menyampaikan bahwa malam tahun baru seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki diri, bukan sekadar diisi dengan euforia yang tidak bermakna.
“Pergantian tahun adalah waktu terbaik untuk muhasabah. Kita mengevaluasi diri, meluruskan niat, dan memperkuat komitmen agar ke depan menjadi pribadi, keluarga, dan gerakan dakwah yang lebih baik,” ujar Adin Jaelani kepada Efendi dari Elshinta.

Ia menegaskan bahwa PKS Karawang memilih mengisi malam tahun baru dengan refleksi dan doa bersama sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual dalam menghadapi tantangan tahun 2026.
“Kami ingin mengajak kader dan masyarakat untuk memulai tahun baru dengan hati yang bersih, niat yang lurus, serta semangat memperbanyak amal kebaikan. Perubahan besar selalu dimulai dari transformasi diri,” tambahnya.

Acara tersebut diisi dengan muhasabah dan doa akhir tahun oleh K.H. Iman Santoso, Lc., M.E.I, serta kajian akhir tahun oleh K.H. Ahmad Sahal, Lc., yang menekankan pentingnya hijrah sikap, keikhlasan dalam perjuangan, dan konsistensi amal di tengah dinamika zaman.

Selain sebagai ajang spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi nilai dan semangat kader PKS Karawang dalam menyongsong tahun 2026 dengan lebih siap, solid, dan berorientasi pada pengabdian kepada umat.

PKS Karawang berharap kegiatan refleksi dan doa bersama ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk menjadikan malam tahun baru sebagai momen perenungan, doa, dan harapan akan masa depan yang lebih baik. (Efendi)

KOTA CIMAHI RAIH 6 PENGHARGAAN ANUGERAH WIRA DHARMA JAWA BARAT 2025

CIMAHI,Selasa(30/12/2025)
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih enam penghargaan sekaligus dalam ajang Anugerah Wira Dharma Jawa Barat 2025. Acara penganugerahan diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesa Institut Teknologi Bandung, Jl. Tamansari No. 73 Kec. Coblong, Kota Bandung, Selasa (30/12/2025) malam.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana yang hadir secara langsung menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, mengatakan bahwa keberhasilan Kota Cimahi dalam meraih prestasi di bidang Lingkungan Hidup, Inovasi, dan Keterbukaan Informasi Publik tidak lepas dari sumbangsih sumber daya manusia yang dimiliki. “Bidang lingkungan hidup, informatika, inovasi, karena sumber daya manusia yang hebat,” ujarnya ketika dijumpai seusai acara.
Ngatiyana berharap, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemkot Cimahi untuk terus maju dan menunjukkan kinerja terbaik. Ngatiyana juga berharap dengan banyaknya penghargaan yang diperoleh, Kota Cimahi menjadi semakin maju.
“Mudah-mudahan ke depan, maju terus Cimahi untuk berbuat yang terbaik sehingga banyak penghargaan. Mudah-mudahan Cimahi semakin maju,” harapnya.
Keenam penghargaan yang diterima Pemkot Cimahi dalam Anugerah Wira Dharma Jawa Barat 2025 terbagi dalam empat penghargaan utama. Penghargaan utama tersebut terdiri dari Penghargaan Karya Dharma Mahawana kategori Aktivis / Komunitas / Tokoh Adat, Badan Publik Kategori Informatif tingkat Pemerintah Kabupaten/Kota, Penghargaan Inovasi Top 6 Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) dan Piala Bergilir Gubernur Jawa Barat, serta Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jawa Barat kategori 5 Lurah Terbaik.
Dalam Penghargaan Karya Dharma Mahawana, Kelompok Masyarakat GEMI 0418 (Garda Ekonomi Mandiri dan Inovatif) sebagai Penyelamat Lingkungan dengan programnya bertajuk “Ekonomi Sirkular di Masyarakat Cipageran”, berhasil meraih Juara 2 kategori Aktivis / Komunitas / Tokoh Adat. Sementara Syandi Syaidina sebagai Perintis Lingkungan dengan program “Biokonversi Sampah Menjadi Telur” mendapatkan Juara 2 kategori Generasi Muda Pelopor Lingkungan.

Dalam kesempatan ini, Pemkot Cimahi juga mendapatkan penghargaan dari Komisi Informasi Jawa Barat sebagai Badan Publik dengan Kualifikasi Informatif, berdasarkan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Dengan hasil ini, Pemkot Cimahi berhak menggunakan label Badan Publik Zona Informatif selama tahun 2026.
Selain itu, terdapat dua penghargaan yang berhasil dicapai Pemkot Cimahi di bidang inovasi, yaitu meraih peringkat kedua dalam kategori Top 6 KIJB 2025, dan predikat Best of The Best Innovation 2025 kategori Piala Bergilir Gubernur Jabar. Tidak kalah membanggakan, Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan sukses meraih Juara 2 dalam ajang Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Provinsi Jabar dan berhak mendapatkan dana pembangunan sebesar Rp7.000.000.000, menyertai keberhasilan Lurah Cibeber Bangkit Mustiko A. yang menempati peringkat 1 kategori Lima Lurah Terbaik dalam ajang tersebut.
Dengan diraihnya berbagai penghargaan dalam Anugerah Wira Dharma Jawa Barat 2025, Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan, pelayanan publik, serta mendorong inovasi dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bersama bagi seluruh perangkat daerah dan masyarakat Kota Cimahi untuk terus berkolaborasi, menjaga capaian yang telah diraih, serta menghadirkan pembangunan yang semakin berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Achmad Syafei

Dandim Pemalang Bersama Forkopimda Monitoring Pergantian Malam Tahun Baru 2026

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Siskamtibmas) tetap kondusif pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang melaksanakan kegiatan monitoring dan patroli gabungan, Rabu malam (31/12/2025) hingga Kamis dini hari (1/1/2026).

Kegiatan monitoring menyasar sejumlah titik keramaian di wilayah Kota Pemalang. Kegiatan ini juga dirangkai dengan pelaksanaan zoom meeting bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dipimpin langsung oleh Kapolri dan diikuti para menteri terkait, guna memantau perkembangan situasi nasional pada malam pergantian tahun.

Adapun Forkopimda dan unsur terkait yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Martono, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia, S.I.K., Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Rina Idawani, S.H., Ketua Pengadilan Negeri Pemalang Muslim Setiawan, S.H., Danposal Pemalang Lettu Laut Fauzan Abdilah, perwakilan TNI AU dari Satrad 403 Tegal Lettu Lek Andi Tri S, para pejabat OPD Setda Kabupaten Pemalang, serta tim patroli gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan zoom meeting bersama Kapolri yang dipusatkan di Pos Pengamanan Alun-alun Kabupaten Pemalang. Dalam kegiatan tersebut dibahas perkembangan situasi keamanan dan kesiapan personel pengamanan di seluruh wilayah Indonesia, khususnya dalam menghadapi euforia masyarakat pada malam pergantian tahun.

Usai mengikuti zoom meeting, rombongan Forkopimda melaksanakan patroli Car Free Night di sejumlah pusat keramaian dan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pedagang kaki lima dan UMKM di Jalan Surohadikusumo serta Jalan Mukhtar di depan Pendopo Kabupaten Pemalang. Patroli ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selanjutnya, Dandim Pemalang bersama Forkopimda dan tim monitoring memberikan bingkisan serta dukungan moril kepada petugas yang berjaga di pos terpadu pengamanan Tahun Baru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kesiapsiagaan mereka.

Patroli dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri kawasan City Walk Jalan Jenderal Sudirman. Dalam kegiatan tersebut, Forkopimda secara langsung menyapa dan berdialog dengan masyarakat serta pengunjung yang memadati kawasan tersebut. Diperkirakan sekitar 2.600 orang memadati area City Walk Pemalang untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026.

Pada kesempatan tersebut Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan patroli bersama ini merupakan bentuk sinergi seluruh unsur Forkopimda dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Monitoring dan patroli bersama ini kami laksanakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang agar merayakan malam tahun baru dengan sederhana, tetap menjaga ketertiban, serta mengutamakan keselamatan diri dan orang lain,” tambahnya

Ngopi India Tutup 2025, DPRD bersama rekan2 Media Optimis Sambut Pembangunan 2026

Probolinggo,
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Probolinggo menggelar kegiatan Ngobrolin Pikiran Insan Media (Ngopi India) sebagai ruang dialog dan kritik konstruktif bagi pembangunan daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi 2025, Optimis Menatap 2026” ini berlangsung di Warung Bebek Cak Mangun, Jalan KH. Mansyur Nomor 12, Kota Probolinggo, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus, M.Pd, bersama anggota Komisi II dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Zainul Fatoni, serta insan media se-Kota Probolinggo. Suasana diskusi berlangsung santai namun sarat dengan gagasan dan masukan strategis untuk kemajuan Kota Probolinggo.

Dalam penyampaiannya, Ketua Fraksi Partai Gerindra Ryadlus Sholihin Firdaus menjelaskan sejumlah isu yang saat ini menjadi perhatian publik, salah satunya terkait kondisi penerangan jalan umum di beberapa ruas jalan utama Kota Probolinggo, khususnya Jalan Soekarno Hatta hingga Jalan Panglima Sudirman. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena masih berlangsungnya proyek perbaikan jalan yang merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Memang saat ini terkesan gelap karena banyak lampu yang dibuka dalam proses pekerjaan. Namun dalam rapat Komisi II bersama Dinas Perhubungan sudah disepakati, setelah pekerjaan tuntas, penerangan jalan akan lebih baik dan lebih terang dari sebelumnya,” ujar Ryadlus.

Ia menambahkan, tiang-tiang lampu yang saat ini dibongkar tidak akan terbuang sia-sia. Fasilitas tersebut akan dipindahkan ke titik-titik lain yang membutuhkan penerangan tambahan, seperti Jalan Hayam Wuruk maupun ruas jalan lain di Kota Probolinggo. DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal dan memantau agar kebutuhan penerangan jalan dapat terpenuhi secara merata.

Ryadlus juga membuka ruang partisipasi masyarakat melalui media untuk menyampaikan aspirasi terkait titik-titik jalan yang membutuhkan penerangan. Aspirasi tersebut akan disampaikan kepada perangkat daerah terkait agar dapat dianggarkan pada perubahan APBD maupun APBD tahun berikutnya.

Selain persoalan penerangan jalan, berbagai isu strategis turut mengemuka dalam forum tersebut, di antaranya terkait hiburan malam, sinkronisasi antara peraturan daerah dan peraturan wali kota, penataan parkir, hingga dugaan praktik mafia parkir dan retribusi. Semua masukan tersebut, menurut Ryadlus, menjadi catatan penting yang akan ditindaklanjuti oleh DPRD sesuai kewenangannya.

“Kami ini bukan pengambil keputusan eksekutif, tetapi menjadi telinga pemerintah. Semua masukan dari teman-teman media ini sangat berharga untuk kami sampaikan kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan media yang hadir dan aktif memberikan masukan. Menurutnya, forum Ngopi India ini bukan sekadar ajang diskusi, tetapi wadah kolaborasi antara legislatif dan media dalam mengawal pembangunan Kota Probolinggo.

Sementara itu, Ketua Organisasi Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (FWamipro) M. Suhri menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai forum yang difasilitasi Komisi II DPRD Kota Probolinggo ini menjadi ruang penting bagi wartawan untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan solusi demi terciptanya kota yang lebih kondusif dan tertata.

“Kami berterima kasih kepada DPRD, khususnya Ketua Komisi II, yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Harapan kami, forum seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa berkelanjutan ke depan,” ujar Suhri.

Menurutnya, sinergi antara DPRD, media, dan masyarakat sangat diperlukan agar visi pembangunan Kota Probolinggo yang dicanangkan pemerintah daerah benar-benar terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan Ngopi India tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara anggota DPRD dan insan media. Berbagai persoalan aktual disampaikan secara terbuka, mencerminkan semangat refleksi akhir tahun sekaligus optimisme bersama dalam menatap pembangunan Kota Probolinggo pada tahun 2026.(Ali)