Home Blog Page 1480

Special Pencuri Burung, Berakhir di Terali Besi

SURABAYA – Berakhir sudah sepak terjang MR, pemuda asal Jambangan, Kota Surabaya itu kini harus meringkuk di balik jeruji besi usai ditangkap polisi karena mencuri burung murai batu kesayangan milik Asep di rumahnya yang berada di Jalan Pagesangan beberapa waktu lalu.

Kanit Reskrim Polsek Jambangan, Iptu Hadi Ismanto membenarkan ihwal penangkapan MR. Dia menuturkan pemuda tersebut adalah residivis dalam kasus pencurian burung di beberapa wilayah di kota berjuluk Kota Pahlawan tersebut.

“Tersangka ini cukup lihai dalam beraksi,” terang Hadi, Sabtu (12/3/2022).

Hadi menjelaskan sebelum beraksi, MR terlebih dahulu memantau area sekitar. Pemantauan itu dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tempat ia akan beraksi, termasuk jalur pelariannya jika dia tertangkap tangan.

“Setelah dia memastikan kondisi cukup aman, dia langsung mengambil burung milik korban. Burung jenis Murai Batu,” jelasnya.

Menyadari burung kesayangannya tak lagi berada di sangkar. Asep kemudian melaporkan hal tersebtu kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian pun langsung melakukan olah TKP untuk mengungkap siapa pencuri burung kesayangan milik Asep.

“Kita periska rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi dan berhasil mengetahui kalau pelakunya adalah MR,” sebutnya.

Polisi pun bergerak cepat mencari tahu keberadaan MR. Setelah diselidiki ternyata pemuda tersebut tengah bersembunyi di salah satu indekos yang berada di Sidoarjo.

“Anggota langsung bergerak ke Sidoarjo untuk menangkap pelaku. Dia ditangkap tanpa perlawanan,” imbuhnya.

Selain menangkap MR, lanjut Hadi, pihak kepolisian juga menyita seekor burung Murai Batu, sangkar, dan sarung warna hitam yang ia gunakan saat mencuri. Pelaku dan sejumlah barang bukti tersebut pun langsung dibawa ke kantor polisi.

“Pelaku merupakan seorang residivis pencurian burung dan sudah lima kali ini diproses hukum dalam perkara yang sama,” Tutup Hadi Ismanto (Jono)

Menko PMK Tinjau Tempat Relokasi Huntara

LUMAJANG,- Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K,. M.H. bersama jajaran forkopimda mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia, Profesor Dr. Muhajir Efendy saat melakukan peninjauan lokasi pengungsian warga terdampak erupsi Gunung Semeru, di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Sabtu (12/03/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang antara lain Wakil Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati bersama sejumlah pejabat Pemkab Lumajang, Dandim 0821 Lumajang sekaligus Dansatgas Masa Transisi Penanggulangan Bencana Erupsi Semeru Letkol Czi Gunawan Indra Y.T.

Kapolres mengatakan kunjungan Mentri PMK tersebut bertujuan untuk meninjau kondisi para warga terdampak yang sampai dengan saat ini masih berada di lokasi pengungsian di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.

Bukan hanya itu rombongan Menko PMK juga mengunjungi tenda pembelajaran darurat dilanjutkan dengan meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) yang ada di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.

” Menko PMK mengapresiasi progres pencapaian pembangunan huntara dan huntap. Dari target 1951 unit hunian tetap, sampai dengan saat ini sudah terbangun 1200 lebih unit,” jelas Kapolres

“Bahkan untuk infrastruktur pendukung pun sudah mulai berjalan pelaksanaannya, diharapkan hari raya nanti hunian tersebut sudah bisa dihuni oleh semua warga terdampak,” tambah Kapolres

Sebagai upaya untuk bisa memenuhi target tersebut, Kapolres beserta TNI akan selalu mendukung penuh Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam proses percepatan pembangunan sarana prasarana bagi warga yang terdampak bencana erupsi semeru.

“Kami akan terus bersinergi dengan TNI juga pihak terkait, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Lumajang agar pembangunan fasilitas sarana prasarana bisa cepat terselesaikan,” tutup AKBP Dewa. (Mistari).

Koramil Kotaanyar Tegakan Prokes Di Pusat Perbelanjaan dan Jalanan

PROBOLINGGO – Koramil 0820/18 Kotaanyar kembali mengintensifkan penegakan protokol kesehatan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III di wilayah teritorialnya.

Informasi menyebutkan untuk titik penegakan protokol kesehatan yang dilaksanakan Koramil 0820/18 Kotaanyar diantaranya pada pusat perbelanjaan baik tradisional maupun modern serta disejumlah titik jalan di wilayah binaannya.

Serda Alex, Anggota Koramil 0820/18 Kotaanyar menyampaikan dalam gelaran penegakan protokol kesehatan pihaknya bersinergi dengan tim satgas covid.

” Dalam penegakan protokol kesehatan baik berupa pemberian himbauan ataupun operasi yustisi kami lakukan dengan humanis dan persuasif,” kata Serda Alex, Sabtu (12/3).

Ia juga berharap agar masyarakat bisa memahami bahwa kebijakan yang diputuskan pemerintah berkaitan dengan penangulangan covid adalah untuk kepentingan bersama, Sangat diperlukan kebersamaan saling mendukung antar warga masyarakat untuk mencegah meluasnya penyebaran covid-19.

” Pencegahan virus covid tidak akan berhasil jika warga belum sadar dan belum melaksanakan protokol kesehatan yang sudah diinstruksikan pemerintah yang termasuk juga didalamnya adalah ikut mensukseskan program vaksinasi,” pungkasnya. (Ali)

Akselerasi Vaksin Booster, Kapolri: Agar Imunitas Warga Meningkat

KLATEN – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau akselerasi percepatan vaksinasi di 5.703 titik di 34 Provinsi Indonesia. Dalam kegiatan kali ini, Kapolri hadir secara langsung di Gedung Grand Haji Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (12/3/2022).

Dalam tinjauannya, Sigit menyambut baik, antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dosis III atau Booster. Hal itu juga didukung dengan kerja keras dan sinergitas dari Forkopimda Jateng dan Klaten, yang terus mengoptimalkan akselerasi vaksinasi baik dosis I, II dan III.

“Alhamdulillah hari ini untuk ditempat ini kurang lebih 2.500 target vaksin, dengan berbagai jenis vaksin. Rata-rata sudah masuk di tahap ketiga. Ini tentunya kabar yang menggembirakan. Dan kita terus dorong supaya Jateng, khususnya Klaten masyarakatnya betul-betul memiliki kekebalan terhadap varian Delta, Omicron ataupun yang lainnya,” kata Sigit dalam peninjauannya.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyatakan bahwa, akselerasi vaksinasi dosis III juga dilakukan dan dioptimalkan di seluruh Provinsi Indonesia. Sigit menjelaskan, dengan semakin diperkuat Booster, maka imunitas atau kekebalan masyarakat terhadap seluruh jenis varian Covid-19 akan lebih meningkat.

“Bagi yang sudah vaksin dosis II melewati tiga bulan, tolong ikuti program vaksin Booster atau dosis III. Karena secara Ilmu Kedokteran atau teori dari para ahli, bahwa vaksin dosis III itu bisa meningkatkan kekebalan di atas 91 persen, dosisi II bisa memberikan kekebalan di atas 71 persen. Dengan dosis III masyarakat akan miliki kekebalan dan imunitas yang lebih baik,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Lebih dalam, menjelang memasuki Bulan Suci Ramadan, Sigit menekankan, kepada seluruh Forkopimda di Indonesia, untuk lebih gencar mengoptimalkan kegiatan akselerasi vaksinasi dosis I, II hingga III.

Menurut Sigit, segala kesiapan dan antisipasi harus dipersiapkan untuk memastikan apabila terjadinya peningkatan aktivitas, masyarakat dalam keadaan sehat dan memiliki kekebalan terhadap virus corona. Dengan begitu, laju pertumbuhan Covid-19 dapat dikendalikan meskipun terjadi peningkatan interaksi sosial.

“Tentunya harus kita lakukan. Karena memang kita akan menghadapi bulan Puasa atau Ramadan, dimana interaksi dan mobilitas masyarakat menjadi tinggi. Ada tradisi mudik mau tidak mau kita harus persiapkan masyarakat kita. Sehingga saat ada aktivitas, ada kegiatan-kegiatan, semuanya dalam keadaan siap, memiliki imunitas yang baik, dan juga angka laju Covid-19 betul-betul bisa kita kendalikan,” ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit memaparkan data dari Kemenkes terkait capain vaksinasi di skala nasional. Yakni, vaksinasi dosis I mencapai 92,62 persen. Kemudian dosis II berada 72,16 persen dan dosis III di angka 6,46 persen.

Khusus di wilayah Jateng, dosis pertama sebesar 91,36 persen, dosis kedua 77,34 persen dan Booster ada di angka 7,3 persen. Sedangkan untuk di wilayah Klaten, dosis I 91,76 persen, dosis II, 86,48 persen dan dosis III 9,48 persen.

“Angka-angka tersebut cukup bagus karena secara umum di wilayah lain kita masih mengejar untuk dosis II 70 persen. Di Klaten sudah 86 persen. Terima kasih kepada Bupati dan kapolres juga dandim karena terus meningkatkan. Tentunya angka ini akan selalu kita ikuti. Perkembangan reproduksi efektif juga sekarang sudah menurun walaupun berada di masing angka 1,09 tapi ini jauh lebih baik dibandingkan minggu lalu,” papar Sigit.

Dengan tersajinya angka-angka yang cukup baik, Sigit meminta kepada seluruh stakeholder terkait dan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam aktivitas sehari-hari. Ia menekankan, seluruh pihak jangan abai dan lengah di tengah Pandemi Covid-19 dewasa ini.

“Tentunya kita harapkan menjadi kabar baik bagi kita semua dan tentunya untuk menjaga dan mempertahankan ini, bagaimana kita selalu mempertahankan prokes, memakai masker walaupun sudah vaksin dosis II bahkan dosis III. Namun tentunya tetap saya imbau. Karena ini bagian dari upaya kita kendalikan agar laju pertumbuhan Covid-19, ini betul-betul bisa kita tahan semaksimal mungkin supaya tidak tinggi,” tutur Sigit.

Selain meninjau, Sigit juga memberikan penawaran dan melakukan dialog kepada seluruh Forkopimda di wilayah Indonesia. Sigit mendengar dan memberikan masukan terkait kendala-kendala yang terjadi dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. (tim)

Uri-Uri Budaya, Warga Segorotambak Gelar Festival Tumpeng Ruwat Desa

SIDOARJO – Jembatan penghubung antara Desa Segorotambak Kecamatan Sedati dengan Kecamatan Tambak Oso Waru diresmikan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH, Sabtu, (12/3). Peresmiannya siang tadi dibarengi dengan festival tumpeng dalam rangka ruwat Desa Segorotambak Sedati.

Kegiatan ruwat desa dibarengi dengan festival tumpeng itu bentuk kearifan lokal masyarakat Segorotambak yang masih menjaga tradisi budaya para leluhurnya.

“Tradisi ini bagian dari Uri-uri budaya yang menjaga tradisi leluhur. Festival tumpeng ungkapan rasa syukur warga kepada sang pemberi rizki, Allah SWT,” tutur Wabup Subandi.

Mantan ketua komisi A itu juga menyampaikan, jembatan Segorotambak tersebut merupakan impian bersama masyarakat Sedati. Pasalnya jembatan tersebut menjadi penghubung antara desa-desa yang ada di Kecamatan Sedati dengan desa-desa yang ada di Kecamatan Waru.

“Jembatan ini merupakan impian bersama, dan hari ini terwujud, ini tidak terlepas dari peran serta seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Sedati maupun di Kecamatan Waru,”ucapnya.

Wabup H. Subandi mengatakan keberadaan jembatan Segorotambak ini akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Roda perekonomian akan semakin lancar. Tinggal satu PR yang akan dikerjakan Pemkab Sidoarjo ujar Wabup. Yakni melebarkan jalannya. Wabup juga berujar betonisasi di wilayah Sedati akan diteruskan.

“Saya yakin perekonomian disini akan meningkat, tinggal tugas saya sebagai pimpinan daerah akan melebarkan jalannya, jadi tidak ada lagi Segorotambak ini sebagai kota pinggir, karena jalannya akan kita lebarkan dari arah Utara sampai Desa Banjarkemuning akan kita lanjutkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Wabup H. Subandi meminta masyarakat Sedati guyub dan rukun. Terutama perangkat desanya. Kepala desa dan BPD harus saling koordinasi dan kerjasama. Hal tersebut sangat penting bagi pembangunan wilayahnya masing-masing.

“Kalau ingin program pembangunan berjalan baik, kuncinya dua, yakni guyub atau harmonis serta saling koordinasi atau kerjasama, jangan ada persoalan antara kepala desa dengan BPD nya,”ucapnya. (Kominfo/Yl)

Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik Bikin Outlet UMKM Bersama, Dikoneksikan Digital

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menyebut tiga daerah di kawasan Surabaya Raya bakal mengembangkan pemasaran UMKM secara bersama-sama. Tiga daerah itu adalah Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik.

“Ini saya kasih pembukaan, bocoranlah, jadi kita sudah sepakat, ada Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, akan membuat pemasaran bersama. Nanti ada kejutan,” ujar Muhdlor saat menghadiri acara penghargaan di salah satu stasiun televisi di Surabaya, Jumat malam (11/3/2022).

“Singkatnya, bila ada di Bali ada Krisna, di Yogyakarta ada Dagadu, nah di Surabaya Raya kita satukan semua potensinya. Namanya apa, itu masih dirembug bersama. Yang jelas, komitmen kita ini untuk pemulihan ekonomi berbasis UMKM,“ imbuh bupati muda tersebut.

Dia menambahkan, rencana pengembangan pemasaran UMKM itu telah dibahas bersama Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ketiga kepala daerah muda yang intens bertemu itu menilai perlu integrasi pemasaran UMKM Surabaya Raya, karena ketiga daerah memiliki kaitan ekonomi yang sangat kuat.

“Nanti ada tim kurasi yang kemudian menyeleksi produk UMKM yang akan dipasarkan bersama. Jadi ada standardisasi, sekaligus kita didik UMKM agar kualitas produk dan kemampuan produksinya meningkat. Bisa dibikin kluster produk, ada olahan pangan, kriya, fashion, aksesoris khas daerah, dan sebagainya,” jelas Muhdlor.

Sebagai bagian dari inovasi, papar Muhdlor, outlet pemasaran UMKM itu juga akan dihubungkan dengan kanal digital. Sebab, seluruh UMKM yang masuk juga didampingi agar bisa onboarding alias go digital.

“Jadi nanti di tempat itu saya usulkan ada semacam QR code, kode batang, yang menautkan dengan segala macam informasi tentang UMKM bersangkutan di dunia digital. Harapannya tentu, ketika masyarakat atau wisatawan membeli di outlet, nantinya bisa repeat order via online setelah mengetahui pernik informasi lewat data digital yang kita sediakan,” jelas bupati alumnus Universitas Airlangga ini.

Muhdlor memaparkan, pemasaran UMKM bersama ini menjadi contoh konkrit bagaimana pengembangan daerah harus kolaboratif, tidak boleh lagi menonjolkan ego daerah. “Saya juga belajar banyak dari Mas Eri Cahyadi (wali kota Surabaya) dan Mas Fandi (bupati Gresik), sehingga kita berharap ini membawa berkah bagi tiga daerah,” jelasnya.

“Dengan ini kita harapkan UMKM tumbuh, lapangan kerja terbuka, ekonomi bisa semakin pulih setelah terpukul dampak pandemi,” pungkas Gus Muhdlor. (Kominfo/Yl).

Kembalikan Fungsi PSU, Gus Muhdlor Bersama Warga Bersihkan Fasum Jalan Taman Pinang Indah

0

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) bersama warga sekitar perumahan Taman Pinang Indah (TPI) bersih-bersih sampah di sepanjang jalan TPI. Warga kompak ikut membantu Pemda Sidoarjo mengembalikan lagi fungsi jalan TPI menjadi oksigen kota. Sedangkan untuk Prasarana, Sarana dan Utilitas umum (PSU) yang ada di kawasan itu akan direvitalisasi kembali oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

“Gerakan bersama ini dalam rangka merevitalisasi PSU yang ada di kawasan TPI. Saluran airnya kembali difungsikan, dikeruk agar saat hujan deras air yang menggenangi jalan bisa cepat surut,” ujar Gus Muhdlor usai membersihkan sampah bersama warga. Sabtu, (12/3/2022).

Masyarakat Sidoarjo, terutama warga sekitar TPI akhirnya merasakan kehadiran pemda Sidoarjo, itu semenjak Gus Muhdlor menerapkan kebijakan penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan merevitaliasi sejumlah PSU yang gencar dilakukan mulai awal tahun ini.

Revitalisasi PSU dan penataan RTH bagi Bupati Gus Muhdlor penting sekali, karena menjadi indikator kinerja pemerintah yang berpihak kepada kepentingan umum. Bupati alumni Unair Surabaya itu menjelaskan, bahwa tugas Pemda tidak hanya membangun RTH dan PSU saja, tetapi juga menjaga dan memelihara agar kawasan yang didesaign menjadi oksigen kota itu betul-betul berfungsi optimal. Begitu juga dengan masyarakat, punya tanggung jawab ikut melestarikan dengan tidak merusak taman-taman atau RTH yang ada.

Kepada jajarannya, Gus Muhdlor mewanti-wanti agar tidak bekerja sendiri-sendiri. Ia mencontohkan keberhasilan merevitalisasi PSU dan mengembalikan fungsi jalan TPI merupakan kerja kolaborasi lintas OPD. Mulai dari DLHK, Satpol PP dan dinas PU BM SDA juga akan dilibatkan dalam penataan drainase atau saluran air yang ada disepanjang jalan TPI.

“Semua OPD terkait kita dikerahkan untuk merealisasikan kebijakan yang jelas-jelas memberikan dampak nyata kepada masyarakat luas. Di jalan TPI ini, semenjak dibersihkan, sekarang sudah tidak ada lagi kemacetan. Sudah terlihat longgar, juga kelihatan bersih,” terang Gus Muhdlor.

Dukungan dari masyarakat kata bupati muda itu penting sekali, karena kerja pemerintah adalah melayani masyarakat. Oleh karena itu Gus Muhdlor sangat terbuka menerima masukan warga Sidoarjo. Ia mengajak masyarakat Sidoarjo untuk bersama-sama mengawal pembangunan kota Delta ini.

Satu lagi yang harus dipikirkan bersama, menurut Gus Muhdlor membangun kota yang hanya berorientasi pada pendapatan saja tanpa diikuti dengan kebijakan yang berpihak pada kelesatarian lingkungan, maka jangka panjangnya akan banyak menimbulkan masalah.

“Kami tidak ingin membangun kota delta ini mengabaikan kelesatarian lingkungan, efek jangka panjangnya pasti akan berdampak buruk, seperti buruknya kualitas udara dan meningkatnya polusi. Karena Sidoarjo ini sudah menjadi daerah industri. Ini yang kita kerjakan sekarang gencar merevitalisasi RTH dan PSU,” pungkas Gus Muhdlor.

Kepala DLHK M. Bahrul Amig yang ikut bersih-bersih bersama bupati dan warga TPI mengaku siap mengerahkan jajarannya untuk membantu merevitalisasi drainase. Ia akan mengajak Dinas PU BM SDA untuk bersama-sama merevitalisasi sejumlah PSU di kawasan pusat kota itu.

Selanjutnya, kata Amig pagar yang dibuat warga TPI yang dipasang di sisi sebelah timur itu diminta supaya dimajukan kedepan untuk melindungi tanaman yang berada disepanjang jalan. “Pagar kawat ini nanti akan dipindah maju, agar tanaman dipinggir jalan ini posisinya berada di dalam pagar. Kalau pagar yang sebelah barat jalan sudah dimajukan. Selanjutnya untuk mengeruk drainase yang berada di jalan sebelah timur ini, DLHK dan Dinas PU BM SDA akan turun bersama biar cepat selesai,” ujar Amig. (Kominfo/Yl).

Polres Jember Kembali Gelar Operasi Pamor Keris, Sasar Alun-Alun Jember

0

JEMBER – Meski saat ini Kabupaten Jember sudah masuk pada level 2 dalam PPKM, hal ini tidak membuat jajaran Polres Jember kendor dalam melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol Kesehatan. Hal ini terlihat pada Sabtu (12/3/2022) pagi di kawasan alun-alun kota Jember.

Dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SH. SIK, Kapolres bersama jajaran anggotanya rutin menggelar operasi pamor keris dengan memberikan himbauan kepada masyarakat yang sedang olah raga pagi di kawasan alun-alun Jember, dengan sasaran warga yang bergerombol dan tidak memakai masker.

“Kegiatan ini untuk menegakkan protokol kesehatan, meski saat ini Kabupaten Jember naik di level 2, namun penerapan protokol kesehatan harus tetap jalan, dan masyarakat harus membiasakan diri beradaptasi menjalani New Normal dengan tidak bergerombol dan selalu memakai masker,” Kapolres.

Selain melakukuan penegakan protokol kesehatan dalam Pamor Keris, dalam kesempatan tersebut Kapolres juga membagikan masker kepada masyarakat di kawasan alun-alun Jember.

“Kami juga membagikan masker kepada masyarakat yang diketahui tidak memakai masker, dan selalu menghimbau agar masyarakat tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan, mengingat saat ini covid varian Omicron masih belum hilang dari Indonesia,” pungkas Kapolres Jember. (*)

HPN 76, F-Wamipro : Mewujudkan Media Jurnalistik yang Sehat, Cerdas dan Berwibawa

PROBOLINGGO – Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) menggelar berbagai kegiatan dalam memeriahkan perayaan Hari Pers Nasional yang ke-76 tahun, Sabtu (12/3/2022). Acara ini dihelat di Kantor Sekretariat Jalan Lumba lumba No 29 Mayangan.

Beberapa kegiatan yang diadakan seperti, bakti sosial, pembagian sembako kepada fakir miskin, pemberian santunan kepada anak yatim dan juga dimeriahkan hiburan musik.

Hadir pada kegiatan tersebut Walikota Probolinggo yang diwakili Camat Mayangan, perwakilan Dandim 0820 Probolinggo, Kapolresta yang diwakili Wakapolresta Probolinggo.

Sebagaimana diketahui, kegiatan semacam ini merupakan sebuah kegiatan rutin yang selalu mendapat perhatian khusus dari komunitas wartawan, termasuk F-Wamipro, sebab hal ini merupakan bentuk profesionalitas wartawan yang sangat diperlukan untuk turut serta membangun bangsa dan negara.

Ketua F-WamiproM Suhri berharap perayaan HPN ke-76 kali ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga dapat menambah semangat para insan pers.

“Sebelumnya saya ucapkan selamat Hari Pers Nasional bagi teman-teman seprofesi di manapun berada. Kali ini F- Wamipro dalam memeriahkan HPN ada berbagai kegiatan yang sudah kita rencanakan dan alhamdulillah berjalan lancar,” jelas Suhri.

Menurutnya, semua ini tidak lepas dari kerja keras rekan-rekan media. Ia sangat berharap dengan bertambahnya usia pers di Probolinggo khususnya, semakin bertambah pula kedewasaan pers.

Dalam kesempatan itu, ia mengimbau agar insan pers selalu menjunjung tinggi profesionalitas dan selalu independen.

Moch Misdi, salah satu anggota F-Wamipro menambahkan, kebebasan pers juga sangat diharapkan dapat terwujud dengan baik, sehingga dapat memberikan informasi yang membangun dengan cepat kepada masyarakat.

“Semoga pers ke depan bisa lebih baik. Dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan hak dan kewajibannya sebagai seorang jurnalis,” pungkasnya.

Komunitas Wartawan F-Wamipro memiliki anggota kurang lebih 42 orang yang saat ini aktif melakukan tugas jurnalistik di wilayah Probolinggo. Sementara rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur F-Wamipro.(aly)

Kapolri Apresiasi Warga yang Pilih Dirawat di Isoter

DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat terpapar Covid-19 yang memilih untuk menjalani perawatan di tempat Isolasi Terpusat (Isoter) yang telah disediakan.

Menurut Sigit, dengan pilihan melakukan perawatan di tempat isolasi terpusat tersebut, masyarakat telah berperan aktif untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, sehingga laju pertumbuhan Covid-19 dapat dikendalikan.

“Saya berikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memilih dirawat di Isoter. Ini akan sangat membantu untuk jaga agar pengendalian varian baru terkait penularannya betul-betul bisa kita jaga semaksimal mungkin,” kata Sigit saat meninjau lokasi Isoter di Asrama Haji Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (11/3/2022).

Menurut mantan Kabareskrim Polri itu, terjadinya penularan virus Covid-19 berpotensi lebih besar apabila masyarakat yang terpapar menjalani karantina selain di Isoter. Apalagi, tempat atau rumah yang tidak memenuhi persyaratan untuk menjalani isolasi mandiri.

“Karena memang kecenderungan dirawat di rumah apalagi khususnya persyaratan yang melaksanakan isoman tidak memenuhi standar, ini akan ada risiko terjadi penularan kepada keluarga ataupun masyarakat. Karena memang ada aturan dan standarnya,” ujar eks Kapolda Banten ini.

Selain itu, Sigit memastikan, dengan menjalani perawatan di Isoter, masyarakat akan mendapatkan penanganan terbaik dari dokter, tenaga kesehatan, fasilitas serta sarana dan prasarana penunjang lainnya.

“Karena itu pilihan dirawat di Isoter jauh lebih baik. Apalagi, kalau diketahui memiliki komorbid yang harus diikuti perawatan secara intensif. Karena di Isoter tenaga kesehatannya tentunya siap, obat-obatannya siap, serta fasilitasnya. Manakala terjadi hal-hal yang diharuskan dilanjutkan ke rumah sakit rujukan, tentunya Isoter jauh lebih siap. Dan ini menjadi pilihan lebih baik dalam rangka kendalikan laju Covid-19,” ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menyampaikan apresiasinya kepada dokter, tenaga kesehatan dan relawan yang telah bekerja secara maksimal dalam memberikan perawatan terbaik untuk kesembuhan dari masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Tentunya bisa terwujud apabila kita semua selalu menjaga sinergitas, soliditas dan mengikuti apa yang menjadi anjuran Pemerintah. Vaksinasi kita kejar sampai dosis tiga dan tetap laksanakan protokol kesehatan. Utamanya didalam kegiatan tempat terbuka atau tempat kita melaksanakan interaksi dengan masyarakat lain, upayakan kita selalu gunakan masker,” papar Sigit.

Terkait tinjauannya ke Isoter Asrama Haji Sleman, Sigit menyebut mendapatkan informasi bahwa, pasien yang dirawat di tempat itu mengalami penurunan dibandingkan pada minggu lalu.

“Tadi diinformasikan yang dirawat sampai hari ini kurang lebih 45 pasien. Dengan ketersediaan tempat tidur kurang lebih 190. Alhamdulilah dilaporkan minggu ini terjadi penurunan dibandingkan minggu sebelumnya. Tentunya ini salah satu Isoter yang dimiliki wilayah Yogyakarta, dimana total semua kurang lebih 181 Isoter,” tutup Sigit. (tim)