Home Blog Page 1488

Kapolres Pasuruan Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Semeru 2022

0

PASURUAN – Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar Pasukan Ops Keselamatan Semeru tahun 2022, yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Resor Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si.

Kegiatan Apel gelar pasukan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Pasuruan, Selasa (01/03/2022). Kegiatan Apel juga dihadiri para Pejabat Utama Polres Pasuruan, serta diikuti puluhan personel Polres Pasuruan, Dishub, Dinkes, Sat Pol PP, dan Senkom Kabupaten Pasuruan.

Sesuai arahan Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Operasi kewilayahan dengan sandi “Ops Keselamatan Semeru 2022” akan di laksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 01 sampai 14 Maret 2022 dengan mengedepankan satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pasuruan.

“Dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Semeru 2022, kita harus tingkatkan kesiapan dan sinergi antar Stakeholder, dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas (Keamanan,Keselamatan,Ketertiban,dan Kelancaran Lalu Lintas) menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H / 2022, di tengah pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polres Pasuruan,” terang Kapolres Pasuruan.

Kapolres juga menekankan agar selalu menghimbau masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan, untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan dan segera melaksanakan Vaksinasi dalam membentuk Herd Immunity agar tidak mudah tertular virus Covid-19.

Di sela-sela kegiatan apel gelar pasukan Operasi Semeru tahun 2022, juga diisi dengan acara Kenaikan Pangkat Pengabdian setingkat lebih tinggi kepada dua Anggota Polres Pasuruan.

Adapun dua Anggota Polres Pasuruan yang mendapatkan Kenaikan Pangkat Pengabdian adalah :

  • Drs. H.Akhmad, S.H. jabatan Kapolsek Beji Polres Pasuruan, dari pangkat sebelumnya yakni Kompol (Komisaris Polisi) menjadi AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi).
  • Agus Sucipto, S.H. jabatan Anggota Polsek Bangil Polres Pasuruan, dari pangkat sebelumnya Aiptu (Ajun Inspektur Polisi Satu) menjadi Ipda (Inspektur Polisi Dua).

Kapolres Pasuruan mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat 2 anggota tersebut dan AKBP Erick berpesan agar lebih meningkatkan kinerjanya sebagai anggota Polri yang bertanggung jawab, jujur, dan menjadi pengayom yang baik bagi masyarakat di Kabupaten Pasuruan, serta tetap menjaga nama baik Institusi Polri. (qomar)

Setelah Tanam Sawit Perdana,Bupati Barut Temu Wicara Dengan Warga

0

BARITO UTARA-Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah didampingi Sekretaris Daerah,Drs.Muhlis dan unsur Muspida Barito Utara dalam rangka tananam perdana,bibit Kelapa Sawit sebanyak 29.100 pohon di lahan KPKS Jaya Lestari seluas 194 hektar dan temu wicara dengan warga,di Desa Tawan Jaya,Kecamatan Teweh Selatan,Kabupaten Barito Utara(Kalteng),Selasa(1/3/2022).

Ikut dalam kegiatan tanam perdana Kelapa Sawit itu,Forum Kumunikasi Perangkat Daerah(FKPD)Organisasi Kepala Perangkat Daerah,Kepala Dinas Pertanian,anggota Komisi II DPRD Barito Utara,Kepala Desa Tawan Jaya,Camat Teweh Selatan,Dirut Perusda Batara Membangun.

Setelah tanam sawit Perdana,Bupati Barito Utara bersama Kepala Perangkat Daerah melangsungkan temu wicara,dengan waŕga Desa Tawan Jaya.Masih saat kegiatan itu juga,Bupati Nadalsyah menyampaikan bahwa begitu pentingnya vaksinasi.Bagi warga yang masih belum divaksin,agar segera mengikuti vaksin,untuk menjaga kekebalan tubuh dalam menanggulangi Pandemi Covid-19 di Barito Utara.

Ia juga,mengingat saat ini harga sawit yang membaik, Bupati meminta kepada pekebun agar dapat memelihara sawitnya dengan baik.”Dulu buah Sawit harganya masih Rp.600.000 dalam satu ton,tetapi sekarang sudah mencapai Rp.3.000.000 satu tonnya.Jadi peliharalah sawit saudara sebaik mungkin agar dapat tumbuh subur dan berbuah segar,”kata H.Nadalsyah.

Masih dalam temu wicara Bupati Barito Utara,menjawab pertanyaan warga Desa Tawan Jaya,terkait status tanah dalam wilayah Kawasan Hutan.

Bupati menjelaskan,bahwa proses pelepasan status wilayah tersebut tergantung pada keputusan pusat.”Kita telah mengusulkan pada Program Penguasaan tanah dalam Kawasan Hutan(PPTKH),semoga daerah kita mendapat persetujuan terkait usulan yang telah diajukan ke tingkat pusat,”jelas H. Nadalsyah.

Begitu juga dengan pertanyaan dari salah seorang warga Desa Tawan Jaya,untuk mensubsidi Pupuk. 

Pemerintah Daerah dalam penyiapan dana untuk mensubsidi pupuk untuk petani atau pekebun.Bupati Nadalsyah menjelaskan bahwa saat ini belum bisa. “Dikarenakan terkendala Ketersediaan anggaran kita sangat terbatas,”jelasnya.

semoga para petani dapat mensiasati hal tersebut, dengan menyisihkan sebagian pendapatan dari harga sawit yang saat ini mengalami kenaikan,”terang Bupati. 

Untuk penanganan perawatan jalan yang rusak,Bupati meminta kepada para petani agar membuat dan melayangkan surat kepada Pemerintah Daerah.”Sehubungan dengan perbaikan jalan diareal Kebun Sawit”,itu bukan kewenangan Pemerintah Daerah,”jawabnya.

Perbaikan jalan merupakan tanggung jawab Perusahaan,akan tetapi Pemkab Barito Utara,dapat membantu memfasilitasinya ke pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah kerja petani kebun Sawit,”janji H.Nadalsyah.  (SS)

Komunitas “WALI” Adakan Baksos Benahi Jalan Poros

0

JEMBER — Komunitas “WALI”, atau Wringin Agung Peduli, yang berkantor di jalan Guntur RT 02, RW 31 desa Wringin Agung Kecamatan Jombang Jember terus melakukan aksinya dalam bakti sosial di wilayahnya.

Komunitas yang didirikan sejak tahun 2019 tersebut, semula memiliki 10 anggota, namun dengan berjalannya waktu komunitas tersebut mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, mengingat kegiatan yang dilaksanakannya sangat menyentuh kepada kebutuhan masyarakat.

Seperti yang dilaksanakan hari ini, 1 Maret 2022, melakukan kegiatan bakti sosial pengurugan jalan sepanjang 1000 meter, yang menghubungkan dua dusun antara dusun Pondok Jeruk ke pasar desa Wringin Agung.

Jalan yang masih berupabtanah tersebut jika Musi hujan mengalami becek, sehingga menghambat akses kedua dusun tersebut.

Dengan adanya pengurukan batu putih tersebut, diharapkan jalur penghubung dapat lancar dan berdampak pada roda perekonomian warga.

Nuryasin Humaidi, selaku ketua komunitas tersebut menyampaikan, apa yang dilaksanakan saat ini semata mata kepeduliannya terhadap kebutuhan akses jalan bagi warga masyarakat, dan sebagai tanggungjawab komunitasnya.

” Semoga dengan bantuan kami ini, masyarakat lebih lancar baik akses jalan maupun ekonominya,” tuturnya.

Seperti diketahui, komunitas tersebut selalu aktip dan ambil bagian dalam kegiatan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan kepentingan umum. ( Jen)

Polres Pasuruan Berhasil Ungkap Kasus Selebgram Live Show Adegan Pornografi di Medsos

0

PASURUAN – Selebgram berinisial KH (30) warga Kec.Sukorejo, Kab.Pasuruan ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan Live Show adegan Pornografi dengan Smartphone melalui Aplikasi Online yang dilakukan didalam Kamar Mandi di salah satu Cafe yang terletak di daerah Bulukandang, Kec.Prigen, Kab.Pasuruan.

“Tersangka melakukan Live Show (Siaran Langsung) adegan Pornografi Dalam
Jaringan (Daring / Online) Internet dengan menggunakan Smartphone milik Tersangka, yang dilakukan melalui Aplikasi Online Internet yang bisa di Akses oleh Publik dengan nama Akun tersangka yakni “Cleopatra”,” ungkap AKP Adhi Putranto Utomo, S.I.K., Kasat Reskrim Polres Pasuruan, Selasa (01/03/22).

Selanjutnya tersangka “KH“ berperan sebagai Host, yang kemudian memulai adegan
Pornografi sambil menunggu Respon dari Penonton dan kiriman Bonus / Hadiah berupa Koin dari Penonton.

“Tersangka “KH“ mendapatkan upah sebesar 6(enam) US Dollar untuk setiap 1 jam saat melakukan Live Show, Sedangkan untuk Koin dari Penonton, Tersangka Mendapatkan 60% dari Total
Penghasilan, sedangkan 40% sisanya adalah bagian Agensi dan Aplikasi Online dengan
Kurs 1(satu) Koin adalah sebesar Rp. 3.000,- ( Tiga Ribu Rupiah ). Tersangka “KH“
mendapatkan Keuntungan setiap Bulan rata – rata sebesar Rp. 20.000.000,- ( Dua Puluh Juta Rupiah ),” tambah Kasat Reskrim.

Terdapat tersangka berikutnya yakni berinisial BA (26) warga Kec.Pandaan, Kab.Pasuruan, sebagai Agensi yang berperan Merekrut Host dan mendapatkan
Gaji serta Fee dari penghasilan para Host.

Kasat Reskrim menjelaskan Kronologi Penangkapan yang bermula dari adanya Informasi dari Masyarakat dan
Patroli Cyber yang kemudian dilakukan Penyelidikan.

“Saat tersangka keluar dari Kamar Mandi, kemudian petugas Polwan Polres Pasuruan yang sudah mengintai tersangka, langsung membawa tersangka
masuk kembali ke dalam Kamar Mandi untuk dilakukan Penggeledahan, dan ditemukan
Barang Bukti yang Selanjutnya tersangka beserta Barang Bukti dibawa menuju Mapolres Pasuruan guna dilakukan
Penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Adhi.

Barang Bukti yang berhasil diamankan dari tersangka “KH” yakni, 3(tiga) unit Smartphone,
1(satu) unit mainan sex/vibrator merk lovense type Nora warna merah muda beserta dosh book
dan kabel charger,
1(satu) unit mainan sex/vibrator merk lovense type lush 3 warna merah muda beserta dosh book
dan kabel charger, 5(lima) buah topeng
, 1(satu) helai celana dalam warna krem, 1(satu) buku rekening Bank BCA, 1(satu) lembar kartu ATM Bank BCA, 1(satu) botol minyak pelumas olive oil, 10(sepuluh) set pakaian kostum
, 1(satu) set lampu bulat / ring light.

Sedangkan dari tersangka “BA” berhasil diamankan Barang Bukti yakni, 1(satu) buku rekening Bank BCA, 1(satu) lembar kartu ATM Bank BCA, 1(satu) Unit Smartphone Realme Note8 warna Hitam.

Atas perbuatannya, Tersangka “KH” dikenakan Pasal 34 dan Pasal 36 UU RI Nomor 44 Tahun
2008 tentang Pornografi atau Pasal 45 Ayat (1) Junto Pasal 27 Ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas
UU RI Nomor : 11 Tahun 2008 tentang ITE.
Dengan ancaman Hukuman Penjara selama 10 (Sepuluh) Tahun atau Denda
sebanyak Rp.5.000.000.000,- (Lima Milyar Rupiah).

Sedangkan tersangka “BA” dikenakan Pasal 35 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan Ancaman Hukuman Penjara paling singkat 1 (Satu) Tahun dan paling lama 12 (Duabelas) Tahun Dan/Atau Pidana
Denda paling sedikit Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) dan paling
banyak Rp. 6.000.000.000,- (Enam Milyar Rupiah). (qomar)

Pemdes Wringin Agung, Bertekad Sukseskan PAW Kades

0

JEMBER — Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang Kabupaten Jember, hari ini, selasa, 1 maret 2022, bertempat di pendopo Kantor desa setempat, diadakan rapat pembentukan panitia pemilihan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimcam Jombang, PJ Kepala desa, perangkat dan 50 warga dari berbagai unsur yakni tokoh agama, tokoh masyarakat.

Rapat yang dipimpin langsung oleh ketua BPD, Sambang, membahas pembentukan panitia sekaligus beberapa item tahapan PAW tersebut berjalan dengan lancar dan demokratis.

PAW sendiri dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 8-6-2022 mendatang.

Dalam rapat tersebut dihasilkan keputusan dengan memilih 9 orang Panitia dari berbagai unsur yang ada di desa dengan menunjuk Muhni, sebagai ketua panitia.

Untuk selanjutnya, pihak panitia berkwajiban menyusun tahapan demi tahapan yang sesuai dengan Jadwal yang sudah ada, sehingga nantinya diharapkan dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

Ketua BPD Desa Wringin Agung, Sambang, dalam sambutannya mengharapkan kepada panitia dapat menjalankan tugas yang diamanatkan dengan baik dan selalu tanggap terhadap setiap usulan maupun masukan semua pihak akan tetapi tetap berpegang kepada peraturan yang ada.

“Saya berharap, PAW ini berjalan dengan sukses dan lancar, karena ini ditunggu-tunggu oleh warga Wringin Agung,” Ujar Sambang.

Sedangkan menurut Sekretaris Desa Wringin Agung, Muhammad Rosyiful Aqli, setelah pembentukan panitia tersebut akan dilanjutkan dengan musyawarah Dusun masing-masing, dan bagi calon pendaftar bisa datang langsung ke Panitia yang berkantor di Balai desa.

Menurutnya, semua warga desa Wringin Agung yang memenuhi syarat dapat mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa, diharapkan pula untuk semua calon maupun warga masyarakat tetap menjaga kerukunan, kekompakan sehingga tetap tercipta suasana yang kondusif.

“Ini pesta demokrasi memilih pemimpin, tentu kerukunan ketentraman warga harus tetap kita utamakan,” Ujar Mas Rosy, panggilan akrab Mohammad Rosyiful Aqli.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Dusun Pondok Jeruk, Imron Rosyadi, dia menginginkan disaat pemilihan nantinya supaya aman dan kondusif terlepas siapapun yang terpilih nantinya.

“Siapapun nanti yang terpilih jadi kepala desa, agar bisa membawa Desa Wringin Agung lebih maju adil dan Makmur,” Harap Imron Rosyadi. (Jen)

Pemkab Barut Gelar Penyerahan SK CPNS Serta Pembekalannya

0

BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar acara evaluasi pengadaan Aparatur Sipil Negara(ASN) pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil(CPNS)lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara tahun 2022, yang dibuka langsung oleh Bupati Barito Utara,di gedung Balai Antang Muara Teweh,Senin(1/3/2022).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM)Kabupaten Barito Utara,Fahry Fauzi menyampaikan tujuan diselenggarakannya acara penyerahan SK CPNS dan SK PPPK Guru tahap II sekaligus evaluasi pengadaan ASN ( Pembekalan CPNS ) lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara tahun 2022,adalah untuk memfasilitasi calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, agar memperoleh pengetahuan di bidang kepegawaian serta dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peserta PPPK tahap II yang akan menerima SK berjumlah 65 orang yaitu semua dari tenaga pendidik atau guru,sedangkan CPNS atau peserta pembekalan dan evaluasi Pengadaan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara tahun 2022 berjumlah 106 orang,”jelas Kepala BKPSDM Barut.

Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah dalam sambutannya, menyampaikan selamat kepada peserta yang telah berstatus sebagai CPNS dan P3K Daerah Kabupaten Barito Utara. 

Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil dan P3K Guru Formasi tahun 2021 merupakan kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara,”kata Nadalsyah.

Bupati Barito Utara dalam hal ini,berpesan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai CPNS dan P3K guru harus mengutamakan loyalitas, pengabdian,kejujuran dan keikhlasan dalam melaksanakan tugas yang di emban serta dilaksanakan dengan penuh dedikasi,optimis dan kreatif bagi kepentingan masyarakat dan daerah,”tutup Nadalsyah.   (SS)

Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2022 Polda Jatim Terjunkan 3.879 Personil Gabungan

0

SURABAYA – Menyikapi perkembangan kehidupan masyarakat yang cepat menjadikan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan yang makin komplek serta dinamis khususnya dalam bidang keselamatan berlalulintas, Polri menjawab tantangan tugas tersebut dengan menjadi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi berkeadilan ).

Dalam pelaksanaanya,Polda Jatim sudah melakukan upaya peningkatan modernisasi sistem teknologi informasi secara berkelanjutan serta mendorong inovasi pelayanan publik berbasis IT. Seperti yang dilakukan oleh Ditlantas polda jatim yakni E-TLE maupun IMCAR.

Hal tersebut seperti tertuang dalam amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, yang dibacakan oleh Irwasda Polda Jatim Kombes Pol M. Aris, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2022, yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Jawa Timur, Selasa pagi (1/3/22).

Berdasarkan hasil Anev pelaksanaan operasi keselamatan tahun 2020-2021, baik pelanggaran maupun kecelakaan lalin di wilayah humkum Polda Jatim mengalami kenaikan.

Untuk kecelakaan alami kenaikan yakni 70 persen, sedangkan pelanggaran mencapai 100 persen.

Hal ini dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalulintas selama massa pandemi. Mereka menganggap adanya toleransi dari aparat penegak hukum dalam melakukan upaya represif yakni penindakan di massa pandemi Covid-19.

“Sehingga mereka lebih fokus kepada protokol kesehatan (prokes) dibandingkan aturan keselamatan lalu lintas di jalan raya,” lanjut dalam amanat tersebut.

Pelaksanaan operasi tahun 2022 ini dilaksanakan dalam situasi pandemi, bahkan saat ini Indonesia telah mengalami gelombang ke-3 penyebaran Covid-19 dengan angka penambahan kasus aktif di Jatim yang cukup tinggi antara 5-6 ribu per/hari.

Keselamatan operasi keselamatan semeru dilaksanakan selama 14 hari yang terhitung mulai hari ini 1 Maret sampai 14 Maret 2022.
Operasi Keselamatan ini melibatkan 3.879 personil yang mengedepankan kegiatan Preentif dan Prefentiv secara humanis dan persuasif dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas dengan tetap menerapkan prokes.

“Nantinya dalam operasi keselamatan semeru tahun 2022 ini akan tetap dilaksanakan tindakan represif terhadap pelanggaran yang menimbulkan Vatalitas kecelakaan yaitu terhadap 8 pelanggaran lalulintas prioritas,”lanjut Kombes Pol M. Aris.

Adapan 8 hal yang dimaksud adalah,tidak menggunakan helm, melebihi batas kecepatan, mengemudikan kendaraan belum pada waktunya (dibawa umur), tidak memakai sabuk keselamatan, mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk, mengemudikan kendaraan bermain HP, melawan arus dan kendaraan angkutan barang overload yakni kelebihan muatan.

Kapolda Jatim juga menegaskan dalam amanatnya, untuk anggota yang terlibat dalam operasi keselamatan, tegakkan aturan dengan sebaik baiknya dan perlu menjadi contoh berlalu lintas bagi masyarakat. (**)

Misteri Sumur Tua

0

Oleh: Tri Udayana

 Tak seperti biasanya  angin berhembus kencang dan membawa hawa dingin, jalananpun nampak lengang bagai kampung tak berpenghuni. 

Mendekati penghujung malam, terpaan angin semakin kencang dan tak terarah, lalu hujanpun turun deras sekali dan sesekali diiringi oleh petir yang menggelegar memecah malam.

Entah darimana datangnya, seketika nampak sesosok bayangan disudut jalan persimpangan desa diantara rerimbunan pohon, semula sosok itu nampak biasa saja, namun lama kelamaan sosok itu kian jelas nampak seorang lelaki tua kurus berjenggot putih hampir sejengkal panjangnya.

Walaupun penampilanya tidak menyeramkan tetapi kehadirannya akan membuat merinding.

Ditengah malam, dengan guyuran air hujan dan Sambaran petir bersautan, lelaki tua dengan tubuh kurus, berjalan terseok – seok menapaki jalanan kampung yang mulai berlumpur.

Ketika hampir mendekati perempatan makam tua, begitu saja lelaki tua itu menghilang seakan tertelan malam.

Ternyata sejak kemunculan lelaki tua tadi kang Jayus, kang Toyib dan pakde Gendon mengamati dan mengintip perjalanan sang kakek tua, rupanya mereka bertiga memang sudah merencanakan hal ini karena ingin mengungkap misteri hilangnya beberapa warga belakangan ini.

Akan tetapi mereka dikejutkan suara jeritan seorang wanita , yang diyakini suara mbah Markah istri mbah jamin.

Mbah Markah menceritakan jika suaminya, Mbah Jamin tiba tiba menghilang, anehnya sarung, kopiah dan juga baju beskap lorek mbah jamin tergeletak dilantai dapur.

Kejadian tersebut membuat penghuni kampung tersebut merasa was was, takut akan keselamatannya.

“ Gak abis pikir aku, padahal kita kuntit sedemikian dekat , kok ya bisa kecolongan.” gerutu kang Toyib.

Jayuspun meras jengkel, Ia merasa yang paling muda dan kuat tetapi tidak dapat menangkap lelaki tua yang diduga jelmaan makhluk ghaib.

”Heemm…..andai saja manusia biasa, sudah aku hajar tu orang, sudah tua peyot berani bikin heboh di kampung sini.” hardik Jayus dengan muka merah.

Para sesepuh dikampung tersebut, mbah joyo, pakde Gendon berupaya menenangkan warga, dan mereka berjanji akan mencari tau apa sebenarnya yang membuat teror terhadap warga.

 Setelah berdoa bersama, mereka berbekal senter dan tongkat pemukul juga kentongan selama kurang lebih dua jam berkeliling, sampailah pada area penyisiran terakhir yaitu makam tertua dekat sungai blabakan. 

Disana masih terhampar tanah lapang yang dulunya bekas penjemuran krupuk ketika masih ada pabrik krupuk semprong milik wan tao keh.

Bulu kuduk mulai meremang, sana – sini jalanan masih becek dan licin, mereka dikejutkan suara erangan seseorang dibalik punden makam tua , semakin dekat semakin jelas, suara laki – laki mengerang kesakitan.

Dengan berhati – hati mereka mendekat, dan kemudian.

“Masya Allah…” Pekik somat mengaetkan yang lainnya.

“Hei, ada apa mat,,? Tanya jayus keras.

” cepat kemari semua, ini mbah jamin rupanya sedang terluka,” lanjut somat sambil membungkuk menghampiri Mbah Jamin.

Beramai- ramai mereka mendekat sekaligus menerangi areal makam tua itu, maka nampak jelas kondisi mbah jamin, setelah sampai kerumah mbah jamin, para warga yang berkumpul menanti cerita mbah jamin untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi.

Sebagian sabar menunggu dan memberi waktu mbah Jamin menenangkan diri juga anak dan isttinya mengobati lukanya.

Namun tidak sedikit dari mereka yang tidak sabar ingin penjelasan. Sambil duduk berselonjor, mbah jamin mulai menceritakan awal kejadian sampai dirinya terluka.

Orang – orang yang ada disitu terdiam dan manggut – manggut berfikir seolah mencari jalan keluar.

Lalu suara berat pakde Gendon memecah sunyi.

“Saudara – saudaraku, agar kita tidak lagi dihantui cerita penuh teka – teki yang jadi momok dikampung kita ini, sebaiknya nanti pagi kita sama – sama telusuri apa yang telah diceritakan mbah jamin,” pinta pakde Gogon.

 Seperti yang diceritakan mbah jamin, lelaki tua yang misterius itu menuntunya untuk mengikutinya sampai makam kuno disamping pohon kedoyo besar dengan diameter hampir satu meter setengah. 

Orang – orang hampir tidak percaya jika ternyata ada lorong kecil dibagian bawah sebelah kanan pohon menyerupai goa.

Seketika mereka harus berhenti, karena terhalangi bongkah pohon yang roboh dan pecah – pecah dan berduri, rupanya inilah yang melukai mbah jamin semalam.

Karena suasana gelap dan licin juga tanpa persiapan yang cukup apalagi medannya lumayan berbahaya
bersama – sama mereka membersihkan jalan agar bisa melanjutkan ketempat yang dituju.

Hampir satu jam sibuk, akhirnya perjalanan dilanjutkan sampai akhirnya menemukan lubang besar seperti sumur tua.

Mereka saling berpandangan sejenak, berfikir keras menduga apa sebenarnya yang terjadi, mengapa kakek misterius itu menunjukkan pada mbah jamin agar menuju tempat itu.

Diantara kemasgulan orang – orang kampung, tiba – tiba terdengar suara samar sepertinya orang bercakap-cakap.

Yang ada disitu merasa merinding walau pada pagi hari, beberapa waktu lamanya berdiam, akhirnya pakde punya ide.

” Coba mari kita lempar atau jatuhkan beberapa batu kedalam sumur ini, kita lihat reaksinya”.

Merekapun sepakat lalu menjatuhkan beberapa batu, tak disangka ada reaksi dari dalam sumur yang sangat mengejutkan mereka.

“Haiiiiii….adakah orang diatas sana? tolonglah kami banyak yang terluka disini,” suara dari dalam sumur itu mengejutkan sekaligus membahagiakan para warga yang datang.

“Pakde..! Bukannya itu suara kang markum? Aku kenal betul suaranya,” thoyib bicara lantang.

Meski mereka setuju, namun merekapun ragu, benarkah itu markum sesungguhnya atau yang lain?

Kembali mereka hening.

Thoyib yang merasa yakin itu sahabatnya maka ia pun mendekati bibir sumur.

“heiiiii…markuuuuum. engkaukah itu? ” teriak Thoyib.

“Hooii kang thoyib, yaaaa…aku dan kawan – kawan terluka tolonglah aku,” jawab suara dari dalam sumur.

Tak lama kemuduan mereka sibuk merakit bambu dan kayu seadanya untuk membuat tangga darurat.

Beberapa saat dalam ketegangan akhirnya muncul dari dalam sumur, markum disokong thoyib dibelakangnya.

“Astaghfirullah, ada apa sampai kalian tercebur sumur itu? ” Tanya jayus diikuti yang lain.

“Sudahlah, nanti saja tanya – tanya sekarang kita bantu yang masih didalam. ” Ujar thoyib setengah berteriak.

Ternyata sumur tua itu tadinya makam kuno jaman belanda, minggu lalu ketika kang Siman merumput disana menemukan benda aneh berupa cangkir kopi namun bertatakan emas murni, ketika tercabut cangkirnya dari tanah, seketika tanahnya ambrol hampir selutut dalamnya dengan diameter lubang kurang lebih satu meter.

Dia sangat terkejut apalagi diantara gundukan tanah mencorong sinar menyilaukan.

Begitu melihat tumpukan emas itu mereka dikelabui sifat tamak hingga tanpa sadar semua menumpuk disatu titik pusat lubang, dan merekapun mengalami naasnya.

Tanah itu jebol dan ambrol sehingga membentuk sumur.

Menurut mereka didalam sumur itu memang banyak barang-barang perhiasan, akan tetapi juga banyak tulang tengkorak berserakan.

Sosok lelaki tua yang menyelamatkan warga itupun masih misteri dan melegenda *

Sahabat Tino Melakukan Perbaikan Rumah Aminah Yang Tidak Layak Huni

0

JEMBER – Aminah (55) warga Desa Sukokerto Kecamatan Sukowono Jember, menempati
rumah yang sudah sangat tidak layak, sehingga sangat di butuhkan uluran tangan masyarakat , melalui anggota Sahabat Tino yang ada di desa Sukokerto , menghubungi pembina Sahabat Tino untuk segera membantu membangun rumah Aminah, Senin (28/2/2021).

Dalam percakapannya P. Anis mengatakan, dengan pembina Sahabat Tino, menceritakan tentang keadaan rumah Aminah.

” Iya rumah Aminah itu sangat tidak layak untuk di huni , kami menghubungi jenengan untuk membantu membangun kembali rumah Aminah ,” kata P .Anis kepada sahabat Tino.

Tanpa pikir panjang, Tino menyarankan rumah Aminah segera di bedah untuk melakukan pesan material dulu , apa saja yang di butuhkan untuk membangun rumah Aminah .

“Kemudian Tino berpesan kepada semua anggota Sahabat Tino, agar peduli kepada masyarakat sekitarnya , buktikan kalau Sahabat Tino itu peduli masyarakat,” Tambahnya.

Sehingga paling tidak kita memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat , seperti bedah rumah ini , rumah Aminah secepatnya di perbaiki .

Sementara itu Aminah penerima manfaat bedah rumah mengungkapkan rasa terimakasihnya .

“Terima kasih pak Tino , jika bukan sampean siapa lagi yang akan memperbaiki rumah saya, sekali lagi , kaso’on pak mogeh – mogeh benyak gentenah ,” (dalam bahasa madura),
Sementara itu Juga disampaikan oleh bu Lut adik dari Aminah , yang kebetulan posisi rumahnya berjejer dengan rumah Aminah .

“Terima kasih pak Tino, saya mewakili mbak saya , berkat jenengan rumah mbak saya akan di perbaiki , sekali lagi terima kasih pak Tino dan sampean semua yang telah datang ke sini ,”ungkap bu lut.(son)

Desa Beringin Raya di Bantu PT.MPG Dengan Kabel Listrik

0

BARITO UTARA-PT. Multipersada Gatramegah (MPG)menyalurkan bantuan berbentuk barang yaitu,kabel listrik sepanjang 2.500 m (2,5 Km)ke Desa Beringin Raya, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng). 
Bantuan tersebut langsung di terima oleh Kepala Desa Beringin Raya,Tigaputra di dampingi oleh Ketua BPD dan Ketua RT serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa Beringin Raya,Sabtu(28/2/2022).

“Saya secara pribadi dan mewakili masyarakat desa menyampaikan ribuan terima kasih kepada PT. MPG yang telah memberikan bantuan berbentuk barang yaitu kabel listrik sepanjang 2,5 km kepada Desa Beringin Raya,hal ini sudah lama di inginkan oleh masyarakat Desa Beringin Raya yang selama ini,belum mandapat penerangàn aliran listrik,khususnya warga di jalur 08 dan 09 Desa Beringin Raya RT.03 dan 04,”ucap Kades

Dengan adanya kabel listrik yang diberikan ini, kami akan bergotong royong mencari tiang dan meminta bantuan kepada pihak PLN,untuk menyambungkan aliran listrik ke rumah-rumah warga yang belum mendapatkan aliran listrik,”terang Tigaputra.

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua IDPRD Kabupaten Barito Utara, Parmana Setiawan,ST saat melakukan reses di Desa Beringin Raya.Beliau menyampaikan hal-hal seperti yang kami harapkan penggunaan CSR perusahaan khususnya dari PT.MPG,bisa di gunakan ke sasaran yang tepat dan ini di harapkan menjadi dasar dan acuan bagi perusahaan-perusahaan yang lain agar penggunaan dana CSR tepat sasaran di gunakan di ring-ring desa yang ada di sekitar lokasi perusahaan yang beroperasi.  

Parmana Setiawan menambahkan,kegiatan-kegiatan seperti ini yang belum dapat di akomodir oleh pemerintah daerah tetapi sudah dapat di akomodir oleh perusahaan, jadi kolaborasi dengan perusahaan itu sangat diharapkan,”katanya 

Pada akhir penyampaian, Parmana Setiawan mengucapkan terima kasih dan semoga PT.MPG sukses kedepannya dan berpesan semoga ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan yang lain agar dapat mengikuti jejak PT.MPG,”ucap Waket I DPRD.

Sementara itu,Humas PT.MPG,Ibrahim dan Denok mengatakan,pihak perusahaan selalu mendukung program-program yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan desa,dengan kegiatan-kegiatan CSR yang ada di perusahaan. 

“Semoga penyerahan kabel listrik di Desa Beringin Raya,bisa bermanfaat dan membantu penerangan bagi rumah-rumah warga yang belum mendapatkan aliran listrik,”pungkasnya.  (SS)