Home Blog Page 1489

Padepokan Seni tari Tradisi “Mustika Fitria” Bertekad Mengembangkan Seni Tari Tradisi Sunda

0

CIMAHI — Senin(28/02/2022)
Bertempat di Imah Seni Kota Cimahi,jalan Pecinan Komplek Cimahi Square no.B.09, digelar sesi latihan keluarga besar sanggar tari terbesar se-Kota Cimahi yang dihadiri langsung oleh pendiri serta pemilik Sanggar Fitria,yakni Apih Ajat.

Dalam kegiatan tersebut tampak tak kurang dari 50 para penari melakukan pemanasan sebelum melakukan latihan bersama.

Sanggar Seni tari Tradisi “Dapur Seni Fitria” ternyata telah membuka cabang sanggar/padepokan dibeberapa Wilayah diantaranya Wilayah Kabupaten Bandung Barat, disana telah berdiri padepokan ” Mustika Fitria” yang mendedikasikan untuk memberikan pelatihan seni tari Tradisi.

Pimpinan sekaligus pelatih padepokan Mustika Fitria, Aulia Nisa Agustina saat ditemui disela-sela sesi latihan tersebut menjelaskan, bawa Padepokan Mustika Fitria ini merupakan cabang dari Dapur Seni Fitria pimpinan Apih Ajat, beralamat di kampung Tipar timur RT 05-RW 01 Desa Laksana mekar,Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat.

Harapannya, dengan didirikannya Padepokan Mustika Fitria ini pada tahun 2020 yang lalu dan memberikan latihan kepada 20 siswa didik agar para generasi muda dapat mengenal dan mencintai seni tari Tradisional sehingga tidak hilang dan tergerus oleh budaya asing yang masuk ke negeri kita, kemudian kita bisa ikut serta melestarikan seni tradisi khususnya tari.

Dukungan pihak orang tua yang anaknya berlatih tampak pada sesi latihan tersebut, para orang tua datang dan menyemangati sang buah hati berlatih, salah seorang diantaranya adalah Ibu Dewi Siti Nurhadiyanti berdomisili di Kampung Cikandang RT 01-RW 02 Ngamprah, yang merupakan ibu dari Diva afitamara salah srorang siswa Padepokan Mustika Fitria,

“Saya sangat mendukung anak saya untuk menekuni dan berlatih Tarian tradisi dan berharap kelak selain ikut melestarikan seni tradisi juga dapat meraih prestasi.Bagi para orang tua saya menghimbau agar bersama-sama memberikan dukungan kepada anak-anak kita dalam berlatih seni tari Tradisi agar seni tari tradisi tetap lestari dan anak kita mendapatkan kegiatan yang positif tentunya sekaligus memacu agar anak-anak kita berprestasi di bidang seni tari.”Ungkapnya.

Siswa yng berlatih di Padepokan Mustika sangatlah beragam dari mulai usia 5 tahun sampai ada yang sudah duduk di salah satu SMK di Kota Cimahi, salah seorang diantaranya Nurai Fauziah Faujianti (16 tahun) bersekolah di SMK Sangkuriang Kota Cimahi, berlatih di Padepokan Mustika Fitria selama 1 tahun dan sudah menguasai hampir 10 tarian tradisi,

“Saya berharap dengan berlatih seni tari tradisi dapat ikut melestarikan senitari tradisi agar tidak hilang ditelan jaman, selebihnya semoga saya dapat mempersembahkan prestasi baik tingkat Kabupaten Kota, Propinsi dengan latihan yang terus saya lakukan ini.Bagi para teman-teman sebaya saya ataupun dibawah saya, saya mengajak mari berlatih Tarian tradisi karena tari tradisi itu keren dan diapresiasi oleh wisatawan luar negeri, kenapa kita tidak bangga dengan budaya kita?.”Pungkas Nurai Fauziah Faujianti.

(A. Edison)

Plt Bupati Timbul Buka Kongres Askab PSSI Probolinggo

0

PROBOLINGGO –
Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko membuka Kongres Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Minggu (27/2/2022) pagi.

Pembukaan Kongres Askab PSSI Probolinggo ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko, Ketua Komite Eksekutif Asprov PSSI Jawa Timur H. Thoriq serta perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo.

Kongres Askab PSSI Probolinggo ini memiliki agenda untuk memilih Ketua, Wakil Ketua dan anggota Komite Eksekutif Askab Probolinggo periode 2021-2025. Mereka akan dipilih oleh 33 voter terdiri dari 12 klub divisi utama, 20 klub divisi 1 dan 1 dari Asosiasi Futsal Kabupaten Probolinggo.

Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko mengungkapkan terima kasih kepada seluruh cabang olahraga (cabor), khususnya PSSI yang bertekad meningkatkan prestasi.

“Alhamdulillah kepada Askab PSSI Probolinggo yang pada kepengurusan sebelumnya sudah berjalan sangat kompak sehingga program yang ada dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Saya menyampaikan terima kasih dan KONI menyerahkan sepenuhnya Kongres sesuai dengan AD/ART di PSSI,” ujarnya.

Sugeng menegaskan siapapun nanti yang terpilih harus selalu disupport dan didukung demi Kabupaten Probolinggo. Sebab mengurusi olahraga tidaklah mudah karena harus mempunyai jiwa patriot.

“Laksanakan Kongres Askab PSSI Probolinggo ini dengan sebaik-baiknya. Siapapun yang terpilih kita dukung demi kemajuan sepakbola di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Sementara Ketua Komite Eksekutif Asprov PSSI Jawa Timur H. Thoriq menyampaikan Kongres PSSI ini merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Namun karena pandemi Covid-19, maka pelaksanaan Kongres Askab PSSI Probolinggo baru bisa dilaksanakan tahun 2022.

“Meskipun pandemi Covid-19, sepakbola harus terus berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tanpa kehadiran penonton. Sama dengan Kongres ini, proses pemilihan tetap harus dilakukan dan siapapun yang terpilih harus mampu mengurusi sepakbola yang sangat komplek sekali,” ujarnya.

Lebih lanjut Thoriq meminta kepada para pemilik klub agar tidak berkecil hati dan tetap melakukan pembinaan pemain sepakbola usia dini. Kompetisi yang sudah dilakukan sebelumnya sudah lebih. Saat ini fokusnya untuk Askot dan Askab adalah kompetisi usia dini.

“Tanpa mengikuti kompetisi usia dini ini maka klub tidak mempunyai hak untuk bisa menjadi voter. Apabila dua tahun tidak mengikuti kompetisi, maka keanggotaan klub akan dicoret,” terangnya.

Thoriq menegaskan bahwa tugas dari Askot dan Askab ini adalah memutar kompetisi usia dini. Kompetisi di PSSI tidak seperti dulu lagi. Sebab memutar kompetisi tanpa adanya binaan usia dini maka tidak akan dapat melahirkan pemain handal.
“Semoga pelaksanaan Kongres Askab PSSI Probolinggo ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan pimpinan yang memiliki komitmen terhadap kemajuan sepakbola di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sedangkan Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengharapkan agar Kongres Askab PSSI Probolinggo ini memberikan hasil yang manfaat, tidak hanya untuk kepentingan pengurus dan anggota tapi juga untuk seluruh masyarakat khususnya pembinaan olahraga sepakbola di Kabupaten Probolinggo.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepengurusan periode sebelumnya atas semua pencapaian yang telah diraih. Kepada para pengurus baru yang terpilih nanti, semoga dapat melanjutkan program-program yang sudah ada dan terus menjalin hubungan kemitraaan yang baik dengan pemerintah daerah dalam rangka pembinaan olahraga sepakbola,” katanya.

Menurut Plt Bupati Timbul, Pemerintah Daerah terus memberikan dukungan kepada Askab PSSI Probolinggo melalui KONI dan OPD terkait, mengawal dan memajukan olahraga sepakbola di Kabupaten Probolinggo. Sepakbola sebagai olahraga paling populer bukan sekedar hiburan bagi masyarakat. Namun, dapat memberikan multiplier effect yang beragam, selain dampak pada prestasi olahraga, juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Oleh karena itu dibutuhkan dukungan dan perhatian semua pihak, baik masyarakat sebagai suporter hingga pelaku usaha dengan berbagai bentuk dukungannya. Apalagi, sepakbola butuh dana yang tidak sedikit.

Sementara, wewenang pemerintah terbatas pada aturan dan dukungan anggaran,” jelasnya.
Plt Bupati Timbul menegaskan pandemi Covid-19 berdampak pada penghentian kegiatan sepakbola tanah air untuk beberapa waktu.

“Saya berharap pada masa pandemi ini, pembinaan sepakbola dan upaya peningkatan prestasi jangan sampai berhenti dan kalah oleh pandemi. Banyak terobosan-terobosan yang bisa kita lakukan untuk terus berprestasi dengan memanfaatkan peluang yang ada. Tentunya dengan dukungan Pemerintah Daerah, stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.(Ali)

Unisma Sosialisasikan Dampak Pernikahan Dini Dalam Forum Anak Desa Giripurno

0

MALANG – Sejumlah 40 anak dari komunitas Forum anak desa giripurno kec. Bumiaji kota batu mengikuti sosialisasi dampak pernikahan dini berlokasi dibalai desa giripurno oleh mahasiswa KSM Tematik kelompok 75 fakultas hukum reguler B angkatan 2018
.
Sebagai narasumber dampak pernikahan dini yaitu dosen DPL Unisma M. Fahrudin andriansyah, A.Md., S.H., M.H. membahas dampak pernikahan dini sisi hukum sedangkan Ust. Ridho dari sisi agama
.
Selain sosialisasi dampak pernikahan dini mahasiswa KSM Tematik kelompok 75 mengadakan mini kuis untuk para peserta sosialisasi. Di akhir acara sosialisasi kelompok 75 memberikan bakti sosial santunan anak yatim
.
“Acara sosialisasi ini sangat berguna bagi kami para milineal dan memberikan ilmu baru tentang dampak dari pernikahan dini” ujar Sehanah. (Ketua Forum Anak Desa Bumiaji)

Unisma Buat Alat Komposter di Desa Giripurno ya

0

MALANG – Sejumlah mahasiswa UNISMA (Universitas Islam Malang) yang didampingi dosen DPL M. Fahrudin andriansyah, A.Md., S.H., M.H. membuat alat komposter pupuk dari sampah organik warga setempat
.
Bersama warga dusun Krajan Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji kota Batu, para mahasiswa dari KSM Tematik Unisma Kelompok 75 dari jurusan hukum reguler B tahun 2018 membuat komposer dari tong bekas yang akan diletakkan dirumah setiap warga.
.
Komposer ini berguna untuk mengubah sampah dari warga ntuk dijadikan pupuk dan selanjutnya pupuk akan digunakan diladang-ladang masyarakat yang mayoritas penduduknya sebagai petani sayur.
.
Bapak munir selaku warga giripurno bertutur “Adanya mahasiswa KSM dari UNISMA sangat membantu penduduk desa dengan program-programnya. Terima kasih kami ucapkan kepada mahasiswa KSM Tematik kelompok 75” (Qomar)

Raker DPC, PAC dan Ranting Laskar Ganjar-Puan (LGP) Bukan Relawan Biasa

0

BEKASI — Rapat kerja cabang (Rakercab) Laskar Ganjar- Puan (LGP) tingkat kota Bekasi dilaksanakan di gedung Graha Girsang Kota Bekasi, Minggu, 2 Pebruari 2022.

Dalam rangka konsolidasi organisasi, Rapat Kerja Cabang Laskar Ganjar – Puan (LGP) Kota Bekasi sekaligus melantik pengurus 12 PAC tingkat Kecamatan dan 56 Ranting tingkat Kelurahan, dengan jumlah peserta utama 700 an dari Kota Bekasi, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Acara dihadiri Ketua Dewan Pembina, H. Mochtar Mohamad dan Ketua Umum LGP, Nawang Andi Kusuma, Sekretaris Jenderal LGP, Imam Haryo Pradigdo, berserta beberapa pengurus DPP lainnya.

Dihadiri pula Ketua dan Sekretaris DPD Laskar Ganjar – Puan (LGP) Jawa Barat beserta 27 ketua DPC Laskar Ganjar – Puan se-Jawa Barat.

Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Pembina LGP, H. Mochtar Mohamad mengatakan bahwa, Laskar Ganjar – Puan (LGP) bukan merupakan relawan biasa.

Relawan yang tidak hanya berada di media sosial, tetapi relawan yang nyata, bergerak aktif mengkampanyekan pasangan Ganjar – Puan.

Hal itu dibuktikan dengan terbentuknya pengurus hingga tingkat Kecamatan dan Kelurahan yang ada di Kota Bekasi.

“Langkah LGP Kota Bekasi yang berhasil membentuk pengurus hingga tingkat Kelurahan dalam waktu singkat, merupakan bukti pasangan Ganjar – Puan sangat diminati oleh masyarakat,” tegas M2, sapaan akrab Mochtar Mohamad.

Setelah Kota Bekasi, lanjutnya, pembentukan hingga tingkat Kelurahan/Desa juga akan diikuti kota-kota lain yang ada di Indonesia, imbuhnya.

Sementara Ketua Umum, Laskar Ganjar – Puan (LGP), Nawang Andi Kusuma juga menambahkan, telah memberikan mandat kepada 24 pengurus DPD tingkat Provinsi yang ada di seluruh Indonesia dan telah melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di 4 Provinsi.

“Hal tersebut merupakan bukti bahwa, Laskar Ganjar – Puan (LGP) bukan merupakan relawan biasa yang hanya ramai di sosial media tetapi nyata pengurusnya tersebar di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi DPC LGP Kota Bekasi yang berhasil melaksanakan acara ini dan membuat suasana Kota Bekasi semarak dengan hadirnya bendera-bendera dan baliho bergambar Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.

“Tentunya hal tersebut, merupakan upaya dari dari Laskar Ganjar – Puan untuk semakin memperkenalkan
nama keduanya,” pungkasnya.

Usai acara, dilanjutkan pembagian santunan ke yatim – piatu dan pembagian beasiswa masing-masing 10 org per ranting sebanyak 56 kelurahan.
Dilansir dari : Sentana News. (Gibby)

Kegiatan Posyandu Di Desa Dawuhan Mangli

0

Rabu , 09 Februari 2022.

Mahasiswa KKN Tematik Desa Dawuhan Mangli yang terdiri dari 10 orang diantaranya, Dani Maulah, Chairunnisa Z. Ipango, Memen Agung Prasetyo, Bathi Willian Utami, Hammam, Tri Mukti Wulandari, Maddadillah Nadhif, Maulida Hidayatul Yuniarti, Nur Da’iyah Hasanah, Aprillia Nunsta Rahmasari melakukan kunjungan ke posyandu pos kamboja 65 pada Dusun Krajan. Mahasiswa membantu jalannya posyandu. Tercatat bahwa pos kamboja 65 memiliki 5 kader posyandu, diantaranya Ika Maghfirah, Laila Febrianti, Yuliana, Sutiana, Kurniawasih. Semua kader memiliki tugasnya masing- masing.

Kata bu Ika selaku kader posyandu kamboja 65 “Disini setiap kader memiliki 5 meja masing – masing memiliki tugas, ada yang pendaftaran balita, ibu hamil sama ibu menyusui, ada yang penimbangan dan pengukuran balita, ada yang pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran, ada yang penyuluhan dan pelayanan gizi bagi ibu balita, ibu hamil dan ibu menyusui, yang terakhir pelayanan kesehatan, KB dan imunisasi.

Kegiatan posyandu yang dilakukan pada 9 Februari 2022 pada pos kamboja 65 dilakukan pada jam 08.00 – Selesai, namun karena pos 65 di bagi menjadi 2 titik yaitu Dusun Krajan dan Dusun Sumber Waduk.  maka imunisasi di lakukan di jam 10.00 itu di karenakan kader masih menjangkau sasaran ibu hamil dan balita yang terdapat di Dusun Sumber Waduk. Sasaran pos kamboja 65 terdiri dari 79 yaitu ibu hamil ada 13 orang, dan bayi dan balita terdiri dari 66 anak. Kegiatan posyandu sendiri dilakukan setiap bulan mengambil di minggu pertama. Dilakukan selama lima hari berturut – turut.  Posyandu yang ada di desa dawuhan mangli terdiri dari 5 pos diantaranya Pos 63 A, 63 B, 64, 65 dan 66 Pelaksanaan posyandu dilakukan di rumah kader, rumah kepala

Ibu ika selaku kader posyandu mengatakan bahwa kesulitan yang di hadapi oleh kader posyandu adalah menjangkau kembali ibu dari anak yang menjadi sasaran posyandu, di karenakan ada pemahaman dari ibu – ibu yang menjadi sasaran bahwa imunisasi lengkap hanya dari bayi 0 – 1 tahun, sedangkan menurut aturan pemerintah bahwa imunisasi dilakukan sampai balita yaitu umur 5 tahun. Sehingga kader posyandu harus melakukan posyandu door to door untuk tetap menjalankan posyandu yang diadakan setiap bulan. Juga menjadi kesulitan adalah sosialisasi stunting pada masyarakat, ibu ika magfirah mengatakan bahwa ada beberapa orang tua yang tersinggung ketika anaknya dikatakan masuk dalam gejala stunting tersebut. Sehingga butuh komunikasi yang baik dan jelas untuk memberikan pemahaman.

Dengan adanya mahasiswa KKN UM-Jember membuat pos kamboja 65 di Dusun Krajan Desa Dawuhan Mangli terbantu. Di karenakan waktu yang tersisa hanya sekitar 1 jam sedangkan para bayi, balita dan ibu hamil telah hadir dan pada bulan Februari adalah jadwal pemberian vitamin A pada bayi hingga balita. Di katakan oleh ibu Ika Maghfirah “Untung kemarin ada mahasiswa KKN jadi bisa bantu jalannya posyandu, hari ini juga kan pemberian vitamin A itu, jadi kalau enggak ada yang bantu ya mungkin kader – kader ini pada kesusahan”. Ibu Ika Maghfirah juga mengatakan bahwa harapannya mahasiswa KKN dapat lebih banyak membantu masyarakat yang ada di Desa Dawuhan Mangli.

Endurance Berkuda di Pantai Permata, Terobosan Sportourism di Kota Probolinggo

0

PROBOLINGGO —
Pengembangan sportourism di Pantai Permata Pilang, Kademangan tengah digarap serius oleh Pemkot Probolinggo bareng KONI setempat. Sabtu (26/2), digelar endurance berkuda yang diikuti anggota Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Probolinggo.

Pasalnya, kegiatan endurance berkuda ini merupakan uji coba cabang olahraga berkuda.

“Dan yang paling cocok adalah Pantai Permata, bisa digunakan untuk olahraga berkuda dan memanah. Seperti amanat Kemenpora, sportourism perlu dikembang,” ungkap Ketua KONI Rahardian Juniardi.

Karena memakai lahan Pantai Permata, lanjut Dodik-sapaan akrabnya, pihaknya memerlukan izin dan support dari pemkot. Kegiatan tersebut juga sebagai penguatan Pordasi karena baru bergabung dengan KONI Kota Probolinggo 2 bulan lalu.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin hadir dalam endurance berkuda bersama forkopimda dan anggota DPRD Provinsi Jatim Mahdi. Ia melihat bagaimana anggota Pordasi beraktifitas di pantai tersebut. Wali kota pun mendukung dan memfasiitasi kegiatan olahraga berkuda di Pantai Permata Pilang.

“Seperti yang diketahui (olahraga berkuda) ini digemari oleh Masyarakat Kota Probolinggo, terbukti ada 21 pemilik kuda. Sesuai komitmen Pemkot, kalau memang ada event-event yang bisa dikembangkan di Pantai Permata silahkan digunakan dan dimanfaatkan khususnya (seperti giat) sekarang ini, berkuda,” jelas Habib Hadi.

Wali kota juga berharap KONI juga menaungi seluruh cabang olahraga yang berkiprah di event regional maupun nasional. Dengan harapan, Kota Probolinggo menjadi tuan rumah event regional Jawa Timur khususnya cabor yang bernaung di bawah KONI Kota Probolinggo untuk memanfaatkan Pantai Permata.

“Semoga Pantai Permata bisa menjadi fasilitas untuk pengembangan cabor tersebut. Kita harus mempunyai terobosan wisata khususnya dalam bidang olahraga, sportourism, apalagi kita mempunyai pantai permata dengan luas 25 hektar, ini harus dikembangkan,” tambahnya.

Ketua Pordasi Kota Probolinggo, Khoirul Mustafa sangat bersyukur dengan adanya fasilitas yang diberikan KONI melalui Pemkot setempat. Katanya, Pordasi baru dibentuk 2 bulan lalu dan langsung mendapat sambutan hangat dari KONI.
“Banyak yang bisa didapatkan apabila kami bisa menempati Pantai Permata salah satunya adalah sekolah berkuda, sarana latihan berkuda, event regional dan nasional yang tentu saja akan membawa income untuk Kota Probolinggo, serta para pecinta kuda seluruh Indonesia pun bisa berkumpul disini,” pungkasnya.(Al/Way)

Kota Probolinggo Jadi Tuan Rumah Rakerwil ke II IPHI Provinsi Jatim

0

PROBOLINGGO –
Kota Probolinggo jadi tuan rumah Rapat Kerja wilayah ke II Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Jatim. Rakerwil yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak selaku Ketua IPHI Jatim, digelar di Puri Manggala Bhakti, Sabtu (26/2) pagi, disambut oleh Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin.

Hadir pula, Ketua DPRD Abdul Mujib, Sekda drg Ninik Ira Wibawanti, Ketua IPHI Kota Probolinggo KH Abdul Wahid Fawzi Siraj, Kepala Kemenag Samsur, Ketua PD Muhammadiyah serta Ketua IPHI yang masuk dalam wilayah kerja. Diantaranya, Kota dan Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi.

Ketua IPHI KH Abdul Wahid menuturkan tentang keberadaan IPHI di wilayahnya. “Karena berangkat dengan niat tulus ikhlas, maka meski anggaran terbatas, bisa digelar acara hari ini.
Jabatan yang diemban IPHI merupakan pengabdian serta menjaga nilai keikhlasan. Menyusun program kerja demi kemaslahatan,”urainya.

Dalam laporannya, KH Abdul Wahid mengatakan, kantor sekretariat yang selama ini dipinjami oleh Takmir Masjid Al Arief. Untuk itu ia meminta bantuan kepada wali kota selaku Pembina IPHI Kota Probolinggo.
“Di area dekat Kemenag, ada tanah aset milik pemkot. Semoga bisa dihibahkan untuk kantor PD IPHI Kota Probolinggo agar punya kantor sekretariat yang representatif.

Mengingat pembinaan pasca haji secara kontinyu,” pintanya.
Permohonan tersebut direspons langsung oleh Habib Hadi saat menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wakil Gubernur Emil Dardak.
“Ini sebuah kebanggaan, warga kota sering disapa oleh Bapak Wagub.
Menambah semangat kita semua. Sekaligus saya respons permintaan Ketua IPHI Kota. Selama tidak menyalahi aturan, akan diupayakan apalagi jika bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Wali Kota Habib Hadi juga menyebutkan program yang berpihak pada kemaslahatan seperti listrik tempat ibadah yang digratiskan.
Sedangkan untuk tanah aset ada aturan yang ketat untuk bisa dihibahkan.

“Yang terpenting kita bersama, bersinergi agar silaturrahmi tetap terjaga. Karena rentan isu agama yang bisa memecah belah persaudaraan. IPHI merupakan penggerak dan penetral itu,”ungkapnya.
Sementara itu, Wagub Jatim Emil Dardak Emil meminta agar IPHI selaras dengan mars IPHI yang dinyanyikan agar menghimpun potensi para haji Indonesia agar bisa mabrur sepanjang hayat.
“Wujud menghimpun potensi contohnya, bagaimana pengurus ini menggelar rakerwil. Ada pula potensi non materiil, menggunakan jejaring. Termasuk keinginan punya kantor sekretariat tadi. Dan memang melepas aset, kali ini tidak sesederhana dulu aturannya. Namun kita tidak mungkin diam saja, diupayakan ada solusi,”ujarnya.

“Berkaitan dengan kantor, bisa pinjam pakai aset pemkot seperti di kantor sekretariat Provinsi Jatim. Yang penting ada wadah menghimpun potensi IPHI,” sambung Emil.

Rapat Kerja IPHI Jatim dibuat per wilayah karena terbesar se Indonesia ada 38 kabupaten/kota. Sehingga dibagi menjadi 4 wilayah besar. Ia juga menyarankan agar dibentuk forum komunikasi pengusaha IPHI, mengingat jumlah jamaah haji di Jatim terus bertambah 30 ribu per tahunnya.
Peran IPHI sangat besar pasca pandemi, karena ada aturan dan persayaratan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia yang lebih ketat.

Termasuk manasik haji di masing-masing daerah, IPHI wilayah bisa berkolaborasi.
Saat ini struktur organisasi mulai dari daerah, cabang dan ranting rata-rata sudah update dan bisa dioptimalisasi. Untuk mendorong potensi di daerah, maka bisa melibatkan UMKM. Wagub juga memberikan beberapa rekomendasi bagi pengurus IPHI. Diantaranya, keberadaan LAZIS IPHI bisa bersinergi dengan badan wakaf dan baznas.
Menyongsong bulan Ramadan, lanjut Emil, mengingat ekonomi masih merangkak pulih, pasca pandemi diharap tidak ada kenaikan harga lagi. IPHI bisa berperan gelar penjualan sembako murah maupun kegiatan yang berkaitan dengan ibadah, majelis taklim atau pengajian.

“Salam juga dari Ibu Gubernur yang mendukung eksitensi IPHI dalam melakukan hal yang baik di tengah masyarakat,” pungkasnya. Dalam kesempatan itu, Wagub Emil juga memberi waktu agar IPHI daerah lain yang hadir ikut menyampaikan aspirasinya.(Aris)

Lakukan Cara Unik, Polres Blitar Kota Ajak Warga Ikut Vaksin Berhadiah Minyak Goreng

0

KOTA BLITAR – Polres Blitar Kota punya cara unik untuk mengajak warga vaksinasi. Usai vaksin, warga bisa bawa pulang hadiah minyak goreng.

Vaksinasi yang digelar di Gerai Vaksin Presisi Polres Blitar Kota Gedung Patria Jl Dr Wihidin Kota Blitar Sabtu (26/02/2022) ini memang sengaja menyediakan minyak goreng untuk menarik minat masyarakat. Terutama warga yang belum melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH SIK MSi mengatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan kerjasama Polres Blitar Kota dengan pemerintah Kota yaitu Disperindag Kota Blitar.

“Hari ini, Polres Blitar Kota melaksanakan bakti sosial membagikan 1000 liter minyak goreng kepada masyarakat,” kata Argowiyono.

Kapolres Blitar Kota ini menambahkan kegiatan sosial ini adalah bagian dari percepatan vaksinasi jenis astrazaneca.

Bagi masyarakat yang ingin divaksinasi dosis satu maupun dosis dua dan Dosis tiga, mereka pulangnya diberi hadiah minyak goreng.

Argowiyono juga menyampaikan selain itu langkah ini dinilai membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan minyak goreng karena mahal dan langka dipasaran.

“Pembagian minyak goreng ini bagian dari Kegiatan Sosial Polres Blitar Kota sehingga masyarakat yang belum mendapat bagian minyak goreng dapat membawa pulang minyak goreng,” jelas AKBP Argowiyono.

AKBP Argowiyono berharap bahwa masyarakat bisa lebih maksimal dan datang untuk melaksanakan vaksinasi.

“Saya berharap semoga masyarakat bisa lebih maksimal lagi tingkat kehadirannya untuk melaksanakan vaksinasi dan tidak membeda bedakan antara vaksin satu dengan vaksin yang lainnya,” pungkasnya.

Masyarakat pun menyambut baik langkah ini. Salah satu peserta vaksinasi susiyanti mengaku senang mendapatkan minyak setelah vaksinasi.

“Senang, bisa vaksin gratis dan pulang bawa minyak goreng,” ujar Susiyanti

Hingga saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Blitar untuk dosis 1 dan 2 sudah mencapai lebih 100 persen sedangkan dosis 3 baru mencapai 10 persen. (**)

Cegah Penyebaran Covid-19, Kapolri: Vaksinasi, Disiplin Prokes dan Kurangi Mobilitas

0

ACEH – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau akselerasi percepatan vaksinasi di Pidie Convention Center, Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (26/2/2022). Dalam kegiatan ini, Sigit juga terhubung secara virtual dengan 6.441 titik di 34 Provinsi Indonesia yang juga melaksanakan vaksinasi.

“Alhamdulillah, kita baru saja melaksanakan kegiatan vaksinasi serentak. Hari ini kita hadir langsung pada pelaksanaan di wilayah Pidie. Hari ini target Pidie 5 ribu vaksinasi. Secara umum giat vaksinasi Provinsi Aceh 67 ribu dosis. Nasional target 1,5 juta dosis,” kata Sigit.

Sigit menuturkan, pelaksanaan vaksinasi ini dalam rangka memastikan bahwa masyarakat untuk mendapatkan imunitas. Dalam kesempatan ini, Sigit juga menyampaikan informasi bahwa vaksinasi booster sudah bisa dilakukan 3 bulan setelah mendapatkan dosis kedua. Sebagaimana Surat Edaran Kemenkes.

“Saya mohon kepada rekan-rekan bantu sosialisasikan sehingga yang sudah tiga bulan vaksin dosis dua bisa datang ke gerai-gerai vaksin yang sudah disiapkan,” ujar Sigit.

Percepatan vaksinasi, lanjut Sigit sangat penting dilakukan guna mengurangi angka fatalitas atau tingkat kematian. Berdasarkan survei, vaksinasi dosis kedua bisa meningkatkan imunitas sampai dengan 67 persen dan dosis tiga bisa meningkatkan imunitas sampai 91 persen.

“Jadi memang untuk hadapi varian baru Omicron ini kita harus yakin bahwa masyarakat kita betul-betul sudah melaksanakan atau dapatkan vaksinasi secara optimal. Dan itu kunci bagi kita untuk bisa menangani dan mengelola laju Omicron dengan baik,” ucap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengingatkan bahwa beberapa waktu lalu Indonesia bisa menangani laju penyebaran Covid-19 varian delta, dimana dalam beberapa waktu tidak terjadi pertumbuhan.

Saat ini varian baru Omicron tengah menyebar, Sigit meyakini dengan kerja sama seluruh stakeholder dan antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, maka bisa melewati varian Omicron dengan baik.

“Apalagi tingkat fatalitasnya jauh lebih rendah daripada varian yang lama. Namun demikian, tetap ada angka kematian dan khususnya itu muncul di usia rentan yang dosisnya belum lengkap atau komorbid. Jadi ini tentunya jadi sasaran prioritas yang harus terus kita laksanakan,” tutur Sigit.

Selain vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini menuturkan pentingnya tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) dan mengurangi mobilitas bagi yang sudah melaksanakan vaksinasi, guna mencegah penularan Covid-19.

“Bagi yang sudah vaksin lengkap tetap jaga prokes, gunakan masker itu harus selalu dilakukan dan kurangi mobilitas ini menjadi salah satu kunci untuk menahan agar transmisi penularan bisa kita kendalikan. Ini hal-hal yang perlu kita sampaikan,” tegas Sigit.

Terakhir, Ia pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan Forkopimda Aceh yang terus bekerja sama dan bekerja keras untuk melawan penyebaran Covid-19.

“Angkanya sudah sangat bagus walaupun berada di salah satu titik yang agak jauh namun tidak kalah pencapaiannya dengan rata-rata nasional. Tentunya ini harus dipertahankan dan ditingkatkan,” kata Sigit.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga melakukan dialog interaktif secara virtual untuk memberikan pengarahan pengendalian Pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia. (tim)