Home Blog Page 1510

Vaksin Booster di Kota Probolinggo Terus Digencarkan

0

PROBOLINGGO – Pelaksanaan vaksin booster di Kota Probolinggo terus dikejar. Selain melayani vaksin di fasilitas kesehatan, petugas juga jemput bola menyasar ke kelurahan hingga perkantoran di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Seperti Jum’at (4/2/22) pagi, bertempat di Puri Manggala Bhakti, vaksin booster dibuka untuk kalangan kepala Perangkat Daerah dan pegawai setempat.

Dr. Santy dari Puskesmas Kanigaran, yang merupakan koordinator vaksinasi menilai, vaksin booster di masyarakat sangat baik responnya.

Tak hanya itu ia juga meyakini jika banyak masyarakat yang telah menunggu untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga ini.
Katanya, efek usai vaksin booster ini antara lain nyeri ditempat suntik, badan sedikit meriang (demam), nyeri otot dan nyeri sendi.

Namun demikian, pihaknya telah menyiapkan kaplet paracetamol 500 mg yang diberikan untuk penerima vaksin booster jika terjadi gejala tersebut.
Antuasiasme mendapatkan vaksin booster terlihat dari semangat para kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

“Ini adalah kewajiban bagi semua lapisan masyarakat, untuk kita mempersiapkan diri, karena kita sedang perang melawan Covid-19, terutama varian baru Omicron. Sehingga kita semua harus kompak, untuk segera mengikuti vaksin booster, karena vaksin ini untuk melindungi kita bersama,” tutur Kepala Satpol PP Aman Suryaman.

Masih menurut mantan Kadis Kominfo ini, beberapa persiapan yang ia jalankan untuk mengurangi efek samping usai vaksin booster, diantaranya adalah istirahat cukup dan sarapan terlebih dahulu.

“Alhamdulillah, tadi sudah divaksin kita menunggu 10 menit dan tidak ada reaksi apa pun, jangan takut untuk divaksin booster. Karena justru kita harus takut kalau kita belum vaksin, karena risikonya lebih tinggi,” pungkas Aman.

Berdasarkan data Dinkes P2KB, capaian vaksinasi Covid 19 di Kota Probolinggo per tanggal 3 Februari menunjukkan total sasaran vaksin pertama sebanyak 86,39 persen, sedangkan vaksin kedua mencapai 70,94 persen.

Untuk vaksin ketiga masih 4,65 persen. Sementara itu, untuk vaksin anak tahap pertama mencapai 80,80 persen.(Ali)

Musrenbang Tematik, Upaya Pemkot Probolinggo Jaring Aspirasi Warga

0

PROBOLINGGO –
Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) tematik.

Kali ini giliran bidang infrastruktur dan kewilayahan dengan tema Penyiapan Dan Penyediaan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Berbasis Partisipasi Masyarakat Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Inklusif.

Acara yang diadakan di Gedung Puri Manggala Bhakti, Kamis (3/2) dibuka Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, juga didampingi Sekretaris Daerah drg Ninik Ira Wibawati; dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setyorini Sayekti.

Wali Kota Habib Hadi mengatakan, musrenbang ini merupakan tahapan perencanaan yang akan dilakukan untuk tahun 2023.
“Saya harap dari forum ini lahir masukan-masukan yang bermanfaat dan menyamakan persepsi untuk bersama-sama membangun Kota Probolinggo dan untuk berdiskusi bagaimana menangani tantangan pemerintah setiap tahunnya, jangan ada kepentingan pribadi maupun kelompok, karena kita tujuannya untuk Probolinggo lebih baik,” tegasnya.

Beberapa pembangunan infrastruktur di Kota Probolinggo yang sedang tahap pembangunan lanjutan adalah Rumah Sakit Ar Rozy dan renovasi pasar baru.

“Perlu dijelaskan alhamdulillah pasar baru sudah selesai, Lalu rumah sakit, awalnya banyak yang meragukan pembangunannya, tapi saya punya komitmen untuk melayani masyarakat Kota Probolinggo, alhamdulillah juga sekarang sedang proses pembangunan. Disini jangan cuma memikirkan pengobatan gratisnya, namun juga dipikirkan bagaimana fasilitasnya. Percuma gratis, namun fasilitasnya masih minim,” ujar wali kota disambut tepuk tangan peserta.

Tidak hanya pembangunan rumah sakit dan renovasi pasar baru, Habib Hadi juga menyampaikan pembangunan jogging track sepanjang Gladak Serang menuju Jalan Maramis.

“Nantinya, kita bangun jogging track di area tersebut dan terdapat lapak untuk UMKM di samping-sampingnya. Kita jadikan tempat tersebut icon baru Kota Probolinggo,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, Habib Hadi juga menekankan tentang permasalahan sampah. Dimana masyarakat yang selalu mengkritik pemerintah terhadap permasalahan tersebut.

“Jadi saya minta yang hadir disini, merupakan perwakilan di lingkungannya, dapat mengajak dan berdiskusi dengan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” ujarnya.

Untuk diketahui, terdapat 3 bidang yang menjadi fokus dalam pelaksanaan musrenbang tematik yang digelar Bappeda Litbang. Yaitu disabilitas, Pelaku UMKM, dan infrastruktur. Musrenbang bidang infrastruktur ini merupakan agenda terakhir dari seluruh rangkaian musrenbang tematik.(Wat)

Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Wali Kota Probolinggo: Handal Membangun Bersama Rakyat

0

PROBOLINGGO –
Malam Refleksi 3 tahun Kepemimpinan Wali kota Habib Hadi Zainal Abidin – Wakil Wali Kota (Alm) Mochammad Soufis Subri sukses digelar, Minggu (30/1).

Acara yang digelar di Hotel Bromo Park Jl. Dr.Sutomo No.70, Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur ini, disiarkan langsung secara virtual melalui akun media sosial Pemerintah Kota Probolinggo.

Wali kota Habib Hadi hadir didampingi oleh istri, Aminah Hadi Zainal Abidin, sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo.

Hadir pula segenap anggota Forkopimda Kota Probolinggo, Sekretaris Daerah drg Ninik Ira Wibawati, para asisten, staf ahli, kepala OPD, dan camat.

Wali Kota Habib Hadi membuka sambutannya di depan undangan dan juga 19 ribu warganet dengan mengenang kepemimpinan bersama Wakil Wali Kota Probolinggo (Alm) Mochammad Soufis Subri.

Malam Refleksi merupakan komitmen keterbukaan dan pertanggung jawaban Wali Kota Habib Hadi kepada warganya.

“Tanpa ada keterbukaan, tentunya tidak ada koreksi dan introspeksi diri saya dalam mengemban amanah ini,” tutur Habib Hadi.

Dirinya juga mengobarkan semangat kebersamaan kepada segenap keluarga besar Pemerintah Kota Probolinggo.

“Kami bisa mewujudkan itu semua berkat kekompakan semua keluarga besar ASN di lingkungan Kota Probolinggo,” ujarnya.

Kepada masyarakat Kota Probolinggo, Habib Hadi juga mengajak agar turut serta mendukung kebijakan pemerintah kota, terlebih di masa pandemi seperti ini.

“Ayo kita bersama-sama saling membahu dalam menjalankan, mendukung kebijakan, khususnya dalam menghadapi pandemi COVID-19, jangan lupa pakai masker dan jaga jarak, COVID-19 masih belum berakhir , bukan untuk kepentingan sendiri namun untuk kepentingan bersama, “ pesannya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Habib Hadi kepada anggota Forkopimda atas kebersamaanya menghadapi pandemi, TNI/Polri yang telah membantu memberikan edukasi kepada masyarakat, Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo yang yang mendampingi dalam refocusing anggaran, sehingga Pemerintah Kota Probolinggo bisa melangkah sempurna.

“Tanpa ada kebersamaan mustahil kita bisa melakukan semuanya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Habib Hadi juga menyampaikan capaian yang telah diraih selama tiga tahun terakhir, di bidang kesehatan, yakni pembangunan rumah sakit baru di wilayah selatan Kota Probolinggo yang telah dimulai. Rumah sakit seluas 5 Ha ini rencananya akan difungsikan pada awal tahun 2023.

Kemudian, capaian lainnya adalah pelayanan kesehatan gratis (Universal Health Coverage) melalui BPJS Kesehatan yang mencapai 98 persen, penyediaan 29 ambulance siaga untuk masing-masing kelurahan, peningkatan honorarium kader posyandu, dan penyediaan rumah singgah bagi keluarga pasien yang dirujuk ke rumah sakit di Kota Surabaya, Malang, dan Jember.

Di bidang pendidikan, Habib Hadi telah merealisasikan pendidikan dan seragam gratis untuk SD dan SMP Negeri, pendidikan murah dan terjangkau untuk sekolah swasta, peningkatan mutu dan sarana prasarana pendidikan, insentif yang diberikan pada 1.000 guru ngaji, guru minggu, pasraman dan klenteng.

Untuk kemudahan pelayanan keiimigrasian, Unit Kerja Kantor Imigrasi TPI Kelas 1 Malang telah resmi dibuka di Kota Probolinggo. Tak hanya itu, kembalinya Probolinggo Plaza juga menjadi kado manis Hari Jadi ke-661 Kota Probolinggo tahun lalu.

Sekaligus infrastruktur lainnya yakni pembangunan pasar baru dan alun-alun Kota Probolinggo.

Acara malam refleksi ini pun semakin khidmat kala seluruh kepala OPD Pemkot Probolinggo membaca ikrar
“Membangun Bersama Rakyat” yang dipimpin oleh Sekda drg Ninik Ira Wibawati.

Ikrar ini merupakan janji komitmen seluruh ASN untuk mendukung program serta Visi Misi Wali Kota Habib Hadi demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo.(Ali)

Sekda Serahkan SK PPPK dan SK CPNS Lulusan STAN

0

PROBOLINGGO –
Sekretaris Daerah drg. Ninik Ira Wibawati secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non-guru kepada 41 orang yang lolos seleksi tahun 2021 dan SK Pengangkatan 6 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lulusan Politeknik STAN di Gedung Puri Manggala Bhakti, Senin (31/01).

Pengangkatan PPPK non guru dan pengangkatan CPNS dari lulusan STAN ini pertama kali dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo sebagai upaya pemenuhan kebutuhan Aparatur Sipil Negara dari tenaga berkompeten di bidangnya serta mewujudkan sumber daya aparatur yang profesional di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Repulik Indonesia (Permenpan-RB) No 29 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wahono Arifin menyatakan, seremonial penyerahan SK tersebut sebagai sarana pemberian arahan dan informasi kepada CPNS dan PPPK yang baru diangkat agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi serta wewenang dan tanggung jawabnya dengan baik.

Dalam sambutannya, Sekda Ninik – panggilan akrabnya – menekankan kepada seluruh peserta untuk selalu belajar dan jangan segan untuk bertanya di lingkungan perangkat daerahnya.

“Saya cuma berpesan untuk selalu belajar, jangan hanya fokus kepada bidang dimana adik-adik ditempatkan, tapi bidang-bidang lain di tempat adik-adik bekerja, jangan segan untuk selalu bertanya,” ujar sekda perempuan pertama di Kota Probolinggo ini.

Sekda Ninik menambahkan bahwa peserta yang sudah lulus seleksi dan diangkat menjadi ASN baik CPNS maupun PPPK patut bersyukur karena mendapat kepercayaan menjalankan kewajiban sebagai pelayan publik.

“Profesi pengabdian yang utamanya melayani masyarakat, sehingga harus siap melayani dan bukan dilayani, harus memegang teguh nilai berakhlak dalam melaksanakan tugasnya yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif dalam rangka mendorong terciptanya birokrasi yang semakin dinamis untuk mendukung pembangunan Indonesia, maupun Kota Probolinggo,” pungkasnya.

Nantinya, PPPK non guru akan ditempatkan di tujuh perangkat daerah yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian, RSUD dr Mohamad Saleh, Dinas Kesehatan Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Sedangkan 6 CPNS lulusan STAN ditempatkan di Badan Pendapat Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan Inspektorat. (Ali)

SARASEHAN “Ketahanan masyarakat terhadap kondisi perekonomian saat ini”

0

JEMBER – SWAB (Sahabat Widya Bhakti), adalah sebuah komunitas pemberdayaan dalam menunjang suatu kegiatan ekonomi di masyarakat khususnya masyarakat dikalangan bawah.

Dikatakan Widya Bhakti yang akrab dipanggil Kaji Dhida, dirinya selalu berdiskusi secara periodik tentang apapun, termasuk tentang pemberdayaan masyarakat.

Dari sinilah diperoleh banyak masukan, bahwa masyarakat sebenarnya hanya menginginkan kekuatan mereka terhadap fluktuasi atau tidak menentunya harga dasar pangan termasuk minyak goreng yang saat ini lagi Viral.

Diterangkan pula, dalam saresehan malam ini jum,at 05/02/2021, di BMP. saat ini banyak bentuk bantuan sosial pemerintah yg masih belum bisa menjawab atas fluktuasi, juga semakin menaiknya harga harga bahan pokok dan
belum meratanya bantuan tersebut.

“Semakin terbatasnya kesempatan kerja menjadi salah satu pemicu ketidak mampuan mereka,” tegasnya.

Ditambahkan pula, dirinya berupaya lewat komunitas SWAB ( Sahabat Widya Bhakti), akan sedikit bisa membantu atau meringankan dalam hal kemampuan atau daya beli mereka, salah satunya adalah gerakan sosial secara rutin dalam penyediaan bahan pokok seperti beras,telur, minyak goreng atau kebutuhan bahan pokok yg lain, kegiatan ini terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya.

“Memang ini tidak bisa menyelesaikan secara mendasar, tetapi gerakan Swab berharap Bisa secara riel membatu meringankan masyarakat lapisan bawah.” Tuturnya.(son)

Polsek Wates Berhasil Tangkap Pengedar Sabu – Sabu

0

KEDIRI – Pada hari Selasa, tanggal 01 Februari 2022 sekitar pukul 22.00 wib, Unit Reskrim Polsek Wates, Polres Kediri, berhasil melakukan penangkapan dua orang pelaku yang diduga sebagai pengedar Narkotika Golongan I jenis sabu – sabu, di Desa Wates Kecammatan Wates Kabupaten Kediri.

Kapolsek Wates AKP SUHARYANTA, S.Sos menjelaskan proses penangkapan terhadap dua orang yang diduga pengedar sabu – sabu tersebut, berdasarkan informasi dari masyarakat dan hasil lidik & pulbaket, bahwa di sekitaran area jalan kandang kuda Desa Wates sering di gunakan transaksi narkotika jenis sabu.

Berbekal informasi yang akurat, maka tim langsung bergerak kelokasi dan berhasil meringkus dua pelaku tersebut, papar Suharyanta.

Adapun dua pelaku tersebut adalah dengan inisial MB alias Ori dan FW alias Nandi, selain itu dari hasil penangkapan tersebut di temukan 1 paket Narkotika jenis Sabu dengan berat 5,16 gram, dan beberapa barang bukti lainnya disita untuk proses hukum berikutnya.

Adapun beberapa barang bukti yang disita yakni, 1 (satu) buah hand phone merk OPPO warna putih, 1 (satu) buah hand phone realmi warna biru, 1 (satu) buah alat isap sabu (bong), 5 (lima) kaca pirex, 2 (dua) buah potongan Pipit plastik,
1 (satu) buah plastik kecil bekas sabu.

“Perkara inipun dilimpahkan ke Sat Resnarkoba Polres Kediri untuk proses penyidikan lebih lanjut.” tutup Kapolres Wates AKP SUHARYANTA, S.Sos.
(Ageng)

PMI Jember Terus Berjuang Meraih Sertifikat CPOB

0

JEMBER – Perjuangan PMI Kabupaten Jember untuk meningkatkan kualitas produksi darah di Unit Donor Darah (UDD) tak mudah. Setelah empat tahun berjuang, UDD PMI Kabupaten Jember tak kunjung mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) atau Good Manufacture Practice (GMP) dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM).

Untuk menindaklanjuti koreksi dari Badan POM, UDD PMI Kabupaten Jember menggelar acara desk CAPA pra sertifikasi CPOB bersama BPOM Jumat (4/2) pagi 08.00. Pengurus PMI bersama UDD PMI Kabupaten Jember ikut desk CAPA melalui zoom dengan Badan POM Pusat. Desk CAPA kali ini membahas hasil tindak lanjut dari desk CAPA 7- 8 Desember 2021 lalu yang membahas tentang validasi dan kualifikasi alat dan SIMDODAR.

Padahal, UDD PMI Kabupaten Jember sudah berjuang luar biasa. Berbagai langkah dan terobosan sudah dilakukan oleh UDD PMI Kabupaten Jember. Namun, masih saja ada koreksi dari Badan POM terhadap berkas yang diajukan oleh UDD PMI Kabupaten Jember. “Saya tidak tahu masalahnya dimana, sudah berkali-kali ada perbaikan dari koreksi-koreksi yang dilakukan oleh Badan POM, tetapi tetap saja ada koreksi,” kata ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dalam hal pendampingan intensif yang telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, Badan POM telah melakukan visitasi untuk melihat hasil assessment, asistensi, desk consultation, pelaksanaan inspeksi, dan penyelesaian perbaikan/Corrective and Preventive Action (CAPA). “Kami pengurus PMI baru saja mendapatkan surat dari Badan POM, masih banyak koreksinya,” katanya.

Badan POM siap mengawal komitmen PMI Kabupaten Jember untuk menghasilkan produk darah dan yang aman, dan bermutu. “Badan POM jelas detail dan teliti. Badan POM ingin produksi darah yang dilakukan UDD PMI benar-benar aman dan bermutu sehingga mereka betul-betul detail dalam melakukan pendampingan,” imbuhnya.

Darah merupakan materi biologis yang hidup dan tidak dapat diproduksi di luar tubuh manusia. Darah dapat digunakan sebagai bahan baku untuk produksi produk farmasi yang sangat berguna dalam pengobatan. Produk darah telah dikategorikan oleh WHO sebagai obat essensial. Darah yang tidak berkualitas dapat menyebabkan risiko penularan penyakit. Ketersediaan darah didukung oleh adanya donor darah sukarela.

Dasar hukum BPOM dalam pengawasan produk darah yaitu Permenkes Nomor 83 Tahun 2014 Tentang Unit Tranfusi Darah, Bank Darah Rumah Sakit dan Jejaring Pelayanan Tranfusi Darah. Permenkes Nomor 72 Tahun 2015 tentang Fraksionasi Plasma. Permenkes Nomor 91 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Tranfusi Darah dan Peraturan Kepala BPOM Nomor 10 Tahun 2017 Tentang Penerapan Pedoman Cara Pembuatan Obat Yang Baik (CPOB) di Unit Tranfusi Darah (UTD) dan Pusat Plasmaferesis.

Peran BPOM dalam produksi produk darah adalah mengawasi keamanan dan mutu produk darah berdasarkan CPOB, memberikan sertifikasi CPOB kepada UDD yang lolos pengujian dan bekerja sama lintas sektor pengawasan darah untuk pengembangan industri fraksionisasi plasma. (sonz)

Klinik Pratama PMI Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran dengan Senam

0

JEMBER – Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember mengajak masyarakat untuk aktif berolahraga agar selalu bugar dan dijauhkan dari Covid-19 yang belakangan mulai menyebar lagi. Seluruh pegawai Klinik Pratama PMI di Jalan Brawijaya Jubung menggelar senam bersama “Jumat Berkah” bersama pengurus, staf, relawan PMI Kabupaten Jember.

Mereka tampak antusias mengikuti senam kebugaran yang ditempatkan di depan Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember. Dengan didampingi seorang instruktur senam, para pengurus, pegawai, staf relawan dan masyarakat sekitar mengikuti irama senam dengan antusias.

“Kegiatan senam ini rutin dua minggu sekali untuk menjaga Kesolidan, kekompakan sesama Pengurus, pegawai, dan relawan PMI Kabupaten Jember,” kata drg Ayu Dwi Anggraheni, Kepala Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember.

Dia menjelaskan, ke depannya, senam kebugaran akan digelar seminggu sekali.

“Jadi nanti kita programkan senam kebugarannya seminggu sekali, selain untuk menjaga kesehatan juga untuk sosialisaasi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sebab, imbuhnya, Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember sudah cukup lama melayani masyarakat umum.

Lebih jauh, drg Ayu Dwi Anggraheni menjelaskan saat ini penularan Covid-19 kembali merebak.

“Kita nanti ajak masyarakat sekitar senam juga agar tetap bugar dan sehat. Dengan tubuh yang sehat maka kekebalan tubuh baik sehingga bisa membentengi diri dari Covid-19,” imbuh perempuan berkerudung asal Jenggawah tersebut.

Kegiatan senam kebugaran sebelumnya rutin digelar di markas PMI Jalan Jawa Kabupaten Jember. Selanjutnya, rencananya kegiatan senam kebugaran juga diaktifkan di Klinik Pratama PMI di Jubung.

“Nanti kita rencanakan juga senam kebugaran digelar di tengah-tengah masyarakat, kampung-kampung, dusun-dusun, sekaligus Kita ajak masyarakat sekitar Klinik Pratama PMI aktif berolahraga senam,” ujarnya. (sonz)

Jalin Sinergitas Bersama Awak Media, Polres Mojokerto Gelar Piramida

0

MOJOKERTO Sebagai bentuk sinergitas dengan Awak Media, Polres Mojokerto menggelar kegiatan “Ngopi Bareng Media (Piramida)” di Rumah Dinas Kapolres Mojokerto di Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto, Kamis (03/02). Kegiatan ini digelar sebagai sarana diskusi antara Kepolisian dengan Awak Media terkait perkembangan dinamika yang ada di masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama Polres Mojokerto saling berbagi ide bersama Awak Media baik dari media cetak maupun media elektronik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pelayanan serta kamtibmas.

“Bersama Media, sejumlah Program Pemerintah terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 akan tersampaikan ke masyarakat sekaligus menangkal informasi Hoaks yang sifatnya provokasi kepada masyarakat,” kata Kapolres.

Kapolres menyampaikan, bahwa saat ini peran Media sangat diperlukan untuk menyampaikan informasi terkait vaksinasi hingga disiplin protokol kesehatan di masyarakat.

“Kita bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), terlebih saat ini ada varian baru dari Covid-19 yakni Omicron, sehingga masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas diluar rumah,” ungkap Kapolres.

“Kegiatan Piramida ini nantinya akan kami laksanakan secara berkala dengan membatasi jumlah undangan, hal ini kami maksudkan untuk menghindari terjadinya kerumunan,” tambahnya.

Kapolres berharap, melalui kegiatan Piramida tersebut sinergitas antara Polres Mojokerto dan Awak Media akan terjalin dengan baik dan kedepannya akan semakin meningkat. (tim)

Pimpinan Kecamatan Sumberbaru Partai Golkar Bangun Komitmen Bersama Sahabat Tino

0

JEMBER – Abdul Hadi, Pimpinan Kecamatan Sumberbaru partai Golkar berkomitmen dengan Sahabat Tino untuk menggalang dukungan pemenangan partai Golkar dalam konstelasi politik.

Dikatakan Abdul Hadi, selain itu, dia juga berkomitmen untuk mengantar Airlangga Hartarto meraih kursi presiden pada 2024 silam.

“Kita (Pimpinan Kecamatan Sumberbaru Partai Golkar dan Sahabat Tino) berkomitmen untuk memperkuat eksistensi Golkar ditengah masyarakat melalui program-program kerakyatan,” katanya pada Jumat (04/02/2022).

Sementara itu, Tino Cahyono yang merupakan fungsionaris partai Golkar dan sekaligus pendiri komunitas Sahabat Tino, berujar pihaknya akan terus menggalakkan program warkop kuning sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.

“Tujuan dari program warkop kuning ini senantiasa ingin memberdayakan dan memperkuat sektor perekonomian masyarakat,” terang Tino.

Selain itu, imbuh enterpreneur kota Jember tersebut, program yang diusungnya ini merupakan wujud nyata untuk menunjukkan keberadaan Golkar di tengah masyarakat.

“Kita tunjukkan, bahwa Golkar siap berada ditengah masyarakat dalam berbagai situasi dan kondisi,” ujar Tino saat menyerahkan bantuan warkop kuning yang berada di Dusun Darungan Desa Jatiroto Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember tersebut.

Diimbuhkan Tino pula, baik Sahabat Tino maupun partai Golkar, selain memberdayakan sektor UMKM di masyarakat, melalui program warung kuning dan warkop kuning. (sonz)