Home Blog Page 1511

Bupati Bondowoso Serahkan Bantuan RTLH Dari Baznas Jatim

0

BONDOWOSO  – Bertempat dipendopo kamis,(03/04/2022), Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Bondowoso, memberikan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) senilai Rp125 juta.

Bantuan tersebut diberikan untuk 10 warga, dan diserahkan secara simbolis dalam acara silaturahim dan tasyakuran atas raihanya Baznas Jatim menjadi terbaik tingkat nasional.

Ketua Baznas Bondowoso, KH Junaidi Mu’thi mengatakan, bantuan tersebut masih tahap pertama yang diberikan Baznas Provinsi Jawa Timur, Bantuan tersebut juga mendapatkan tambahan dana dari Baznas Bondowoso, senilai Rp 75 juta.

Lebih lanjut, Baznas Bondowoso juga memberikan bantuan secara simbolis kepada sejumlah masyarakat Bondowoso. 

“Yakni bantuan untuk masyarakat miskin, bantuan untuk pertukangan, bantuan pendidikan dan pengembangan kampung zakat.” tuturnya.

Masih kata ketua Baznas Bondowoso, penyaluran dana untuk masyarakat Bondowoso, tidak lagi menunggu pengajuan, karena dinilai kurang merata atau hanya akan berpusat di wilayah tertentu. 

“Saat ini proses penyalurannya dilakukan dengan melakukan pendataan langsung ke masyarakat, bekerjasama dengan penyuluh Zakat Kemenag Bondowoso. Kita memperbanyak yang ada di pinggiran,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, Bupati Bondowoso, Salwa Arifin menyampaikan, dalam perkembangannya Baznas Kabupaten Bondowoso memiliki perkembangan yang cukup signifikan. 

Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari peran pemerintah dalam memfasilitasi Baznas Kabupaten Bondowoso untuk mengembangkan program-programnya serta mendukung dalam menyukseskan program yang akan dilaksanakan. 

Bupati menilai manajemen yang baik, serta didukung oleh SDM yang profesional dalam pengabdiannya, menjadi poin penting dalam perkembangan Baznas.

“Selain itu manajemen pengumpulan dan pendistribusian dana zakat yang berpedoman pada prinsip dan transparansi menjadi pendorong dalam terlaksananya tujuan pemerintah bersama Baznas,” terang Bupati. (tim).

Ngawor, Bangunan Kavling Sudah Terjual, Ijin Desa Maupun Hamdalalin Tidak Ada

0

SIDOARJO – Polimik tanah kavling yang meresahkan warga setempat Desa Kebonsari RT 05 RW 01 Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Karena mulai dari vasum makam yang ada di lokasi pemukiman, kavling ini diduga belum ada ijin dari Dinas maupun Pemerintahan Desa Kebonsari, Kamis (3/2).

Pembangunan rumah kavling yang terlihat begitu arogan sehingga memicu Pemerintahan Desa Kebonsari geram dengan Siti Mujayana selaku pemilik tanah kavling tersebut.

Berawal dari pembanguanan rumah kavling sudah beberapa kali di ingatkan oleh salah satu Staff Desa Maryudi (kasun), agar segera mengurus surat izin mulai pembangunan dan makam. Namun terkesan mengabaikan, pemilik tanah kavling ini tidak memperdulikan sama sekali.

“Saya berulang kali agar segera ke kantor desa untuk melihat ijin maupun juga ijin dari desa, nyatanya sampai sekarang semua niatan baik kami diabaikan. Tak ada konfirmasi sampai sekarang, itu pun semasa kepala desa masih hidup. Saya di suruh untuk memintai ijin surat, namun jawabannya pemilik masih proses”. Jelasnya Maryudi Pamong Desa Kebonsari Candi.

Awak media mencoba menggali informasi ternyata di alokasi pembangunan rumah kavling, ditemukan beberapa bangunan rumah yang berada tepat di bibir irigrasi sungai. Namun Yudi selaku marketing penjualan juga pemilik kavling sekaligus suami Siti Mujayana yang di mana dulunya adalah seorang pemborong kavling tersebut.

“Kita sudah sudah ijin mas (wartawan) apalagi di Pemerintahan Desa, dan semua legalitas sudah komplit semua. Tingal ijin makam saja kok. Menggenai irigrasi sungai itu tidak benar, karena sungai itu afur, sembari meminta bantuan ke para awak media untuk melancarkan bisnisnya dan bekerjasama,” kata Yudi marketing kavling sekaligus pemilik.

Berbeda dengan penjelasan dari staff perangkat Desa Kebonsari, Candi, dihadapan awak media Maryudi (Kasun) menjelaskan, kalau Yudi pemilik kavling tidak pernah datang dan menunjukkan keabsahan ijin bangunan kavling tersebut.

seakan-akan hanya mengelabui pertanyaan wartawan yang sedang memintai keteranganya dan semua tak sesuai dengan buktinya. Akan tetapi setelah dalam memintai keterangan dari Yudi marketing seraya mencocokan konfirmasinya dengan para staff desa begitu berbeda seakan-akan hanya mengelabui pertanyaan wartawan yang sedang memintai keteranganya dan semua tak sesuai dengan buktinya.

Pemerintah Desa Kebonsari akan menindak tegas permasalahan ini ke ranah hukum sesuai dengan praturan undang-undang yang berlaku karena sudah melemahkan ketentuan dasar kenyamanan wilayah desa,” Pungkasnya. (Yuli)

Pemdes Sumbermujur Laksanakan Penimbangan Balita

0

LUAJANG – Momen bulan timbang pertama di tahun 2022 ini tak disia-siakan oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) Sumbermujur Kecamatan Candipuro untuk memberikan pelayanan penimbangan untuk anak-anak balita mulai usia 0-5 tahun.

Hal itu diketahui dari aktivitas Kepala Desa Sumbermujur, Sri Rahayu saat menghadiri dan monitoring kegiatan Posyandu Gerbang Mas Bambu Ampel di Dusun Kebonseket pada Jum’at (4/2/2022).

“Manfaat bulan timbang antara lain, bayi dan balita terpantau kesehatannya dan orang tua memenuhi hak anak untuk hidup sehat. Dengan mengetahui berat badan dan tinggi badan anak, dapat diketahui indikasi stunting anak sedari dini,” beber Kepala Desa Sumbermujur.

Ia bersyukur para warga ibu ibu balita di desanya begitu antusias mengikuti acara bulan timbang yang diadakan setiap bulan.

“Alkhamdulillah pada hari ini para warga ibu ibu balita begitu antusias mengikuti acara bulan timbang ini. Dan setiap bulan timbang adalah dengan pemberian vitamin A,” tuturnya.

Kades Sri Rahayu juga menjelaskan bahwa adanya Pandemi Covid-19 menuntut semua harus waspada. Sebab keadaan seperti ini bukan tidak mungkin terjadi kepanikan psikologis, fisik, dan ekonomi.

Oleh karenanya, ia bersama staf Pemdes Sumbermujur terus berupaya membuat inovasi agar balita di Desa Sumbermujur dapat terpantau tumbuh kembang balita di masa pandemi.

“Agar tumbuh kembang balita terpantau, ibu balita dianjurkan untuk ke tempat fasilitas kesehatan. Dengan begitu, kondisi bayi bisa terpantau,” imbuhnya
Kontributor : Markasan
Editor : Bambang

Dies Natalis SMAN 1 Bangorejo Ke – 20 Tahun

0

BANYUWANGI – Dies natalis adalah rangkaian acara yang dianggap sebagai peristiwa penting menandai awal perjalanan suatu hal. Karena itu, biasanya peringatan tersebut dirayakan setiap tahun dengan penuh syukur dan kebahagiaan, bertambahnya usia selalu diiringi dengan banyak harapan.

Dies Natalis SMAN 1 Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tahun ini diperingati dengan harapan dapat menggerakkan semangat, inovasi dan aktivitas warga sekolah bisa lebih baik.

Peringatan Dies Natalis SMAN 1 Bangorejo yang ke-20 tahun 2022, dilaksanakan pada tanggal 19 – 23 Januari 2022, dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dengan mengusung Tema ” Smango Rising Up ( Smango Bangkit )”.

Kegiatan yang dilombakan yakni,
Pertandingan Bola Voley Tingkat SMP/Mts se-Kabupaten Banyuwangi.

Adapun untuk para pemenangnya:
Untuk Putra :
Juara 1. SMPN 2 Purwoharjo
Juara 2. SMPN 1 Tegaldlimo
Juara 3. SMPN 1 Bangorejo
Juara 4. SMPN 3 Bangorejo

Untuk Putri :
Juara 1. SMPN 2 Purwoharjo
Juara 2. SMPN 1 Tegaldlimo
Juara 3. SMPN 1 Bangorejo
Juara 4. SMPN 2 Muncar

Yang kedua pertandingan Futsal Tingkat SMP/Mts se-Kabupaten Banyuwangi
Untuk para pemenangnya,
Juara 1. SMPN 1 Siliragung,
Juara 2. SMPN 1 Cluring,
Juara 3. SMPN 1 Banyuwangi
Juara 4. SMPN 1 Cluring,

Untuk yang ketiga, latihan manasik haji seluruh siswa bagi yang beragama Islam dan latihan ritual keagamaan bagi yang beragama selain Islam.

Kemudian adenda ke empat, pentas seni dengan menampilkan tarian dan musik oleh ekstrakurikuler seni dan tari.

Ditutup dengan tasyakuran dan doa bersama ( istiqosah ).

Di tempat terpisah, kepada awak media Kepala Sekolah SMAN 1 Bangorejo, Sunyoto Edy Santoso, SPd, MPd mengatakan, bahwa dengan kegiatan ini untuk memotivasi siswa-siswi untuk tetap berkompetisi secara sehat dan untuk mengetahui bibit-bibit olahraga.

“Sekolah ini bisa punya bibit-bibit olahraga terutama bola voli dan futsal yang lebih baik sehingga nanti bisa membawa nama baik sekolah,” harap orang nomer satu di SMAN 1 Bangorejo.

Sementara guru olahraga SMAN 1 Bangorejo, M. Nuril A, SPd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pencarian bakat anak-anak tingkat SMP/Mts.

” Untuk pencarian bakat atau prestasi anak-anak tingkat SMP atau Mts untuk dikumpulkan lagi yang mungkin bisa melanjutkan ke SMAN 1 Bangorejo, dan nantinya bisa kita kembangkan lagi bakatnya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” pungkas M Nuril A, SPd.

Acara yang digelar berjalan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan. ( Yon )

Kapolresta Sidoarjo Tinjau Vaksinasi Purnawirawan Polri dan Ikuti Zoom Meeting Vaksinasi Booster Serentak

0

SIDOARJO – Di tengah lonjakan Covid-19 varian Omicron, pemerintah bersama TNI-Polri terus menggencarkan vaksinasi, khususnya vaksinasi booster dosis ketiga bagi orang lanjut usia (lansia).

Vaksinasi booster serentak kembali diadakan se-Indonesia. Di Jakarta, Kapolri bersama Menteri Kesehatan dan jajaran TNI meninjau pelaksanaan vaksinasi booster, dilanjutkan dengan zoom meeting seluruh jajaran Polda dan Polres.

Kegiatan vaksinasi booster dosis ketiga dan zoom meeting tersebut, juga diikuti Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Kamis (3/2/2022) pagi bertempat di Gedung Satlantas Polresta Sidoarjo.

Usai mengikuti rangkaian zoom meeting vaksinasi booster serentak, Kapolresta Sidoarjo meninjau pelaksanaan vaksinasi booster sebanyak 200 dosis, bagi anggota Polri, ASN dan Purnawirawan Polri.

Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan upaya masif vaksinasi di segala kalangan usia terus digencarkan, di tengah serbuan varian baru Covid-19, Omicron. Khususnya vaksinasi menyasar anak usia 6 sampai 11 tahun dan para orang lanjut usia (lansia).

“Sampai saat ini situasi pandemi di wilayah Kabupaten Sidoarjo masih kondusif. Akan tetapi kita jangan terlena, kami menghimbau kepada masyarakat agar terus patuhi protokol kesehatan, tidak perlu bepergian luar kota atau luar negeri bila tidak ada kepentingan mendesak, dan upaya vaksinasi terus digencarkan,” jelasnya.

Sementara Kombes Pol. (Purn.) Rahardjo dari Purnawirawan Polri menyambut baik kegiatan vaksinasi booster yang diadakan Polresta Sidoarjo. Ia berharap imunitas para lansia semakin meningkat, sehingga terhindar dari bahaya Covid-19.

Setelah mendapatkan suntikan dosis ketiga, para lansia dari purnawirawan Polri lebih tenang. Dikarenakan usia lansia merupakan kategori rentan turun imunitasnya. Ny. Suparmanto, 75 tahun, mengaku kini lebih tenang di tengah meningkatnya penyebaran Virus Omicron. Ia berharap lansia di kalangannya sehat selalu. (Hum,Pol/Yl)

DPP AJMII Bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat, Siap Bersinergi dalam Memajukan Dunia Literasi di Jawa Barat

0

JAWA BARAT – Dalam siaran pers yang diterima awak media, Para Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Media Independen Indonesia (DPP AJMII) dengan dipimpin oleh Ketua Umum Achmad Syafei melakukan audiensi kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat (KCD VII) Arief Subakti pada Kamis (03/02/2022). Kehadiran mereka tersebut dalam rangka menjalin tali silaturahmi, memperkenalkan struktur kepengurusan AJMII, dan menjalin kerja sama antara kedua belah pihak.

“Maksud kedatangan kami dari AJMII beraudiensi dengan Ka Cadik Wilayah VII Bandung dan Cimahi adalah yang pertama untuk menjalin tali silaturahmi. Kedua memperkenalkan struktur kepengurusan AJMII, dan selanjutnya adalah berkolaborasi menyusun program kegiatan bersama terkait literasi atau kepenulisan di lingkungan dinas pendidikan, khususnya di SMA/SMK. Semoga langkah awal ini bisa menjadi jalan untuk mencetak penulis muda yang potensial dari kalangan pelajar,” ujar Achmad Syafei.

Pada awal pertemuan yang berlangsung di kantor KCD VII yang berada di Kompleks SMKN 1 Cimahi, Jalan Mahar Martanegara No.48, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi tersebut Ketua Umum DPP AJMII memaparkan sejarah singkat berdirinya komunitas yang dipimpinnya. Menurut Achmad Syafei, AJMII didirikan di Kota Cimahi pada 9 September 2021 dengan legalitas Akte Notaris No.11-09/09 tahun 2021 dan Izin Domisili No. 517/0023/Ekbang/2021.

“Usia komunitas kami masih seumur jagung, tapi Insya Allah kami ingin sama-sama berkiprah dan membangun Kota Cimahi ini dengan apa yang kami bisa,” ujar Achmad Syafei di depan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Achmad Syafei memperkenalkan para pengurus DPP AJMII, salah satunya adalah Jumari Haryadi yang merupakan seorang penulis dan pendiri Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Indonesia yang anggotanya berjumlah puluhan ribu orang dan sudah tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan, sampai ke manca negara, di antaranya Hongkong, Malaysia, Taiwan, dan Timor Leste. Selain itu, ia juga merupakan owner media online Pratama Media News yang berkantor di Kota Cimahi.

Kemudian Achmad Syafei juga memperkenalkan pengurus lain yang mendampinginya yaitu Anas Hedy, Pembina DPP AJMII. Ia merupakan mantan aktivis dan salah satu pendiri Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Penjara. Pengurus lainnya yang ikut serta dalam audiensi tersebut adalah Hermawan, Sekretaris DPP AJMII. Ia merupakan mantan penyiar Radio Mora Jabar.

“Insya Allah kami di sini bersinergi, dari mana pun itu dengan dasar apa pun itu, yang jelas kami akan menjunjung tinggi tupoksi kami tentunya,” jelas Achmad Syafei.

Selanjutnya Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang) DPP AJMII Jumari Haryadi menyampaikan usulan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat tersebut untuk bersama-sama menjalin kemitraan dengan AJMII dalam meningkatkan budaya literasi di sekolah. Ia mengusulkan agar diadakan pelatihan menulis dan jurnalistik untuk siswa SMA/SMK di Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Menanggapi usulan pihak AJMII tersebut, Arief Subakti merasa senang dan menyambut baik. Apa yang disampaikan tersebut menurutnya sudah seirama, serta satu visi dan misi dengan program pemerintah dalam meningkatkan budaya literasi di sekolah. Kemampuan menulis mampu membuat orang menjadi lebih pintar dan bisa membagikan ilmu dan pengalamannya kepada orang lain melalui tulisan.

“Orang yang tidak bisa menyampaikan apa yang dia pikirkan, orang itu tidak ada harganya. Saya tidak akan menganggap seseorang itu profesor apabila dia menyampaikan apa yang dia pikirkan itu henteu kaharti ku urang – bahasa Sunda yang artinya ‘tidak dimengerti oleh saya’. Menterjemahkan hal yang rumit menjadi hal yang mudah, sederhana, itu baru profesor,” ujar Arief Subakti sambil tersenyum.

Lebih lanjut Arief Subakti mengatakan bahwa kepintaran anak-anak didik itu bukan hanya untuk dirinya sendiri saja, tetapi juga mampu membagikannya kepada orang lain.

Sebelum pertemuan ditutup, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat tersebut ke depannya mengajak AJMII untuk bersama-sama membuat program peningkatan literasi di sekolah, baik dalam bentuk pelatihan maupun lomba-lomba menulis.

“Orang pintar bisa menulis itu hebat karena bisa menyebarkan ilmu kepada orang lain,” pungkas Arief Subakti.
(Syafei)

Musrenbang, Focus Discussion Group (FGD) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Cimahi Tengah Digelar

0

CIMAHI –
Bertempat di Kantor Kecamatan Cimahi tengah, dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) tingkat Kecamatan Cimahi Tengah, Sebelumnya telah dilaksanakan FGD tingkat Kelurahan di Wilayah Kecamatan Cimahi Tengah, dari tiap Kelurahan membawa usulan yang ditampung dan diusulkan kembali pada FGD hari ini (03/02/2022).

Camat Cimahi Tengah, Tri Lospala Candra, usai acara pembukaan menjelasakan, tujuannya adalah untuk menetapkan skala prioritas aspirasi masyarakat yang dibawa mulai dari rembuk RW , Musrenbang / FGD tingkat Kelurahan dan FGD tingkat Kecamatan.

Segera dirumuskan, jika kemarin kita merekap 5 bidang yang akan kita bawa ke tingkat Kota ini yakni, bidang ekonomi ada 7 usulan, bidang pemerintahan ada 19 usulan,bidang fisik ada 24 usulan, bidang sosial 10 usulan dan bidang Budaya 16 usulan, Ungkap Tri Lospala Candra.

Setelah ditetapkan skala prioritasnya maka usulan akan dibawa ke tingkat Kota yang rencananya akan menggoalkan aspirasi yang ada di Kecamatan Cimahi Tengah, sehingga yang menjadi prioritas di FGD sekarang menjadi prioritas juga di FGD tingkat Kota Cimahi.

“Walaupun usulan yang dibawa ini menjadi prioritas namun tidak mungkin dilaksanakan secara keseluruhan akan tetapi secara bertahap dalam pelaksanaannya.” Tambahnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Budi Raharja ditempat yang sama menambahkan,
FGD tingkat Kecamatan, untuk bidang kebudayaan pihaknya mendorong komunitas-komunitas di bidang kebudayaan ini untuk turut menyumbangkan saran dan masukannya terkait kegiatan-keguatan yang akan dilaksanakan ditahun 2023 nanti.

Diuraikan di tahun 2023 nanti itu merupakan masa transisi karena RPJMD belum ada dan yang ada Rencana Pembangunan Daerah (RPD)2023-2026, melalui Musrenbang ini dan di Forum OPD Kami akan mengundang Stake Holder dari kebudayaan untuk menampung aspirasi manakala tidak tertampung di Musrenbang bisa ditampung di Forum OPD Disbudparpora.

Rencananya kami akan meng agendakan di tanggal 21 Februari 2022, dalam momen inilah kami mohon masukan dari seluruh seniman, Budayawan di Kota Cimahi, kira-kira kegiatan apa saja yang akan kita laksanakan untuk memajukan kebudayaan di Kota Cimahi.

Berbicara 10 objek pemajuan kebudayaan di Kota Cimahi semua potensinya ada namun karena anggarannya terbatas maka hanya dibeberapa objek pemajuan saja, yang saya rasakan belum tersentuh itu di Manuskrip yang harus disuport juga dan menurut saya belum optimal karena terbentur dengan masalah anggaran, makanya saya mohon suport dari para seniman dan budayawan supaya diperencanaan nanti masuk prioritas, karena kuncinya adalah harus masuk diperencanaan menjadi prioritas untuk kebudayaan itu agar keberpihakan anggaran jelas ada untuk kebudayaan yang salah satunya adalah Manuskrip.”Pungkas Kadisbudparpora,Budi Raharja.

Achmad $

Galang Partisipasi Warga, Strategi Gus Muhdlor Bikin Bersih Sungai di Sidoarjo

0

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, terus mendorong partisipasi aktif warga dalam program-program peningkatan kualitas lingkungan di wilayah Sidoarjo, seperti program Sidoarjo Revitalisasi Fungsi Kali (Sidoresik) yang baru saja rampung digelar.

Bupati Muhdlor mengatakan program peningkatan kualitas lingkungan seperti Sidoresik yang menyasar peningkatan kualitas sungai di Sidoarjo memerlukan parisipasi warga.

“Omong kosong kalau program bisa sukses tanpa partisipasi warga, termasuk pelaku usaha. Hanya dengan partisipasi aktif warga maka program-program lingkungan seperti menjaga kualitas sungai ini bisa terus dipertahankan karena masyarakat akan merasa memiliki dan otomatis menjaga. Berbeda halnya jika pembersihan lingkungan seperti pengerukan kali hanya dilakukan oleh Pemkab Sidoarjo,” ujarnya, Selasa (1/2/2022).

Program Sidoresik sendiri merupakan program optimalisasi sungai sebagai penggerak sektor ekonomi masyarakat desa di Sidoarjo. Gus Muhdlor, spaan akrab Bupati Muhdlor, berharap dengan gerakan Sidoresik ini, semua sungai di Sidoarjo bisa kembali memberikan manfaatnya untuk kesejahteraan dan kebahagiaan warga.

“Saya ingin melihat generasi penerus kita bisa kembali bermain dan berenang di sungai yang bersih seperti dulu ketika saya masih kecil,” ucap bupati muda ini.

Ia pun menegaskan, Sidoresik bukanlah program Pemkab Sidoarjo, karena yang menjalankan program ini adalah masyarakat. Meski demikian, melalui Sidoresik, Pemkab Sidoarjo akan memfasilitasi desa-desa yang mau mencintai sungainya dengan melakukan revitalisasi fungsi sungai.

“Harapannya, ke depan akan semakin banyak warga Sidoarjo yang sadar peran penting sungai. Sungai bukan tempat sampah, dan sungai bisa memberikan banyak manfaat bagi anak cucu kita,” ujarnya.

“Dengan revitalisasi sungai juga bisa mendatangkan manfaat ekonomi. Bisa tumbuh wisata, di sepanjang sungai dibikin tempat yang Instagramable, juga ada gerai UMKM. Sehingga bisa memberdayakan warga sekitar,” terang Muhdlor.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Sa’adah Muhdlor Ali mengatakan, program ini terbukti bisa mengubah paradigma masyarakat desa di SIdoarjo untuk mau bekerja bersama-sama mempercantik dan membuat sungai bersih.

“Kedepan, tidak hanya peserta program Sido Resik, kami berharap masyarakat Sidoarjo secara umum mau mempercantik sungainya. Karena sebenarnya, bila kita bisa mengelola dengan baik, sungai ini bisa menjadi daya tarik desa,” kata wanita yang akrab disapa Ning Sasha ini.

Total ada 36 desa yang mengajukan proposal untuk mengikuti program Sidoresik. Dari jumlah tersebut, ada 9 desa yang mendapatkan penghargaan berupa piala dan hadiah sejumlah uang. Tiga desa menjadi pemenang untuk kategori “sungai bersih”, 6 desa lainnya merupakan tiga desa terbaik dan tiga juara harapan pemenang kategori Sido Resik.

Untuk kategori sungai bersih, Desa Cemandi Kecamatan Sedati keluar sebagai Juara Pertama dan berhak mendapat hadiah uang tunai Rp 15 juta dan logam mulia 4 gram, disusul Desa Sidokerto Kecamatan Buduran sebagai Juara Kedua yang berhak mendapat hadiah uang tunai Rp 10 juta dan logam mulia 3 gram, dan Desa Gamping Kecamatan Krian sebagai Juara Ketiga yang berhak mendapat hadiah uang tunai Rp 5 juta dan logam mulia 2 gram.

Sedangkan untuk kategori Sido Resik, Desa Candinegoro Kecamatan Wonoayu keluar sebagai Juara Pertama dan berhak mendapat hadiah uang tunai Rp 20 juta dan uang pembinaan Rp 500 juta, disusul Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin sebagai Juara Kedua yang berhak mendapat hadiah uang tunai Rp 17,5 juta dan uang pembinaan Rp 300 juta dan Desa Cangkring Kecamatan Krembung sebagai Juara Ketiga yang berhak mendapat hadiah uang tunai Rp 12 juta dan uang pembinaan Rp 200 juta.

Disusul Desa Keboananom Kecamatan Gedangan keluar sebagai Juara Harapan 1 yang berhak mendapat hadiah uang pembinaan Rp 75 juta, Desa Sidorejo Kecamatan Krian sebagai Juara Harapan 2 yang berhak mendapat hadiah uang pembinaan Rp 50 juta dan Desa Kedungwonokerto kecamatan Prambon sebagai Juara Harapan 3 yang berhak mendapat hadiah uang pembinaan Rp 25 juta.

“Pemkab Sidoarjo kedepannya akan memberikan perhatian khusus agar fungsi sungai di desa-desa pemenang itu tetap terjaga secara berkelanjutan, termasuk melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) untuk pemberdayaan ekonominya,” jelas Muhdlor.

Peringati HPN 2022, Kapolres Tulungagung Gelar PIRAMIDA dan Potong Tumpeng

0

TULUNGAGUNG – Bertempat di Aula Sanika Satyawada, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH menggelar acara PIRAMIDA (Ngopi Bareng Media) sekaligus memperingati Hari Pers Nasional Tahun 2022, Kamis (03/02/2022) pagi.

PIRAMIDA dan Tasyakuran HPN tahun 2022 dikemas sederhana dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh AKBP Handono Subiakto dan secara simbolis diberikan kepada perwakilan awak media dari media online Bhirawa.

Hadir dalam acara PIRAMIDA yakni Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH, Wakapolres Tulungagung Kompol Christoper Adhikara Lebang, SIK, Kasàt Resnarkoba AKP Didik Riyanto, SH, Kasi Propam AKP Sansun, Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko, SH, Kasi Keu IPTU Makali dan 25 Awak Media Biro Tulungagung.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto menyampaikan ucapan terimaksih kepada seluruh Teman – teman Media yang sudah hadir dalam Peringatan HPN dan Program Ngopi Bareng Awak Media (Piramida), meskipun dilaksanakan sangat sederhana mudah mudahan semakin meningkatkan soliditas.

“Semoga sinergitas yang sudah terjalin yang luar biasa ini, kedepannya lebih bagus lagi, lebih optimal, sehingga sinergitas antara teman teman media dengan Polres Tulungagung dapat terjalin sehingga apa yang di cita citakan oleh Kabupaten Tulungagung menjadi kabupaten yang aman kondusif dan sejahtera masyarakatnya segera terwujud”, ujar AKBP Handono Subiakto.

Selain prosesi potong tumpeng, acara PIRAMIDA dan Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2022 di Polres Tulungagung ditandai dengan Pemberian Sarana Kontak kepada awak media diakhiri Ramah tamah dan Foto Bersama.

Sementara itu EKO dari media online Bhirawa, Mengucapkan terimakasih Kepada Polres Tulungagung bersama awak media telah memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2022, dimana puncak perungatannya akan dipusatkan di Kendari Sulawesi Tenggara.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah diberikan Polres Tulungagung dalam Program Piramida (Ngopi Bareng Media), kami berharap agar kedepan antara pers dan Polres Tulungagung tetap terjalin sinergitas yang sangat baik”, ucap Eko.

“Kedepanya kalaupun ada dinamika – dinamika hubungan antara pers dengan Polres itu merupakan hal yang biasa, nantinya kedepannya ini sama – sama untuk kemajuan dari Tulungagung,” harap Eko. (**)

Cegah Omicron, Kapolri Minta Percepatan Booster Hingga Akselerasi Vaksinasi Lansia-Anak

0

JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Kasum TNI Letjen Eko Margiyono meninjau akselerasi percepatan vaksinasi serentak se-Indonesia dengan hadir secara langsung di Balairung Budi Utomo, Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (3/2/2022).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, target akselerasi vaksinasi ini sendiri ditargetkan sebanyak 1.419.110 dosis. Jumlah itu gabungan untuk menyasar masyarakat yang mendapatkan vaksin dosis satu, dua dan tiga atau booster.

“Kegiatan hari ini kita laksanakan vaksinasi serentak di 34 provinsi dengan target hari ini 1.419.110. Kemudian di wilayah Depok sendiri khususnya tempat ini 2.500 khusus vaksin ketiga atau booster,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Mantan Kabareskrim itu meminta kepada seluruh stakeholder untuk terus melakukan akselerasi vaksinasi. Di tengah masuknya varian Covid-19 jenis Omicron, Sigit juga mengimbau untuk melakukan percepatan vaksin kepada masyarakat kelompok lanjut usia (lansia) dan anak-anak.

“Dalam kesempatan ini saya ingatkan kepada seluruh masyarakat dan rekan-rekan yang bertugas, untuk membantu melaksanakan akselerasi, untuk mengingatkan kembali khususnya bagi berusia lansia dan kemudian anak-anak. Karena varian Omicron memang berjangkit ataupun menular disegala usia,” ujar eks Kapolda Banten tersebut.

Oleh karenanya, Sigit menekankan, kepada masyarakat khususnya untuk saat ini yang ada di Jabodetabek untuk mengikuti vaksin booster, apabila suntikan dosis keduanya sudah enam bulan. Hal itu, menurut Sigit, dapat meningkatkan imunitas terhadap virus Covid-19 varian Omicron.

“Sehingga tentunya satu-satunya yang bisa kita lakukan untuk menghadapi varian yang ada adalah dengan mengikuti vaksinasi. Jadi yang sudah enam bulan dari vaksin kedua khususnya di wilayah Jabodetabek silahkan ikuti vaksin booster,” ucap Sigit.

Selain Jabodetabek, kedepannya wilayah lain di Indonesia juga akan dilakukan percepatan akselerasi vaksinasi khususnya booster. Dengan begitu, Sigit menegaskan pentingnya proses sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya pencegahan maupun antisipasi varian omicron melalui suntikan vaksin dosis tiga itu.

“Untuk selanjutnya nanti akan diiikuti wilayah lain dan ini tentunya harus selalu diingatkan, perlu upaya untuk mensosialisasikan. Mohon untuk terus diinformasikan kepada masyarakat,” tutur Sigit.

Disisi lain, Sigit menyampaikan bahwa, Kementerian Kesehatan akan menyiapkan aturan-aturan soal pasien yang terjangkit. Dimana, warga yang positif Covid-19 dengan gejala sedang dan berat, akan dirawat di rumah sakit yang telah disiapkan.

Sedangkan, pasien yang gejala ringan maupun tanpa gejala diperbolehkan untuk melakukan karantina di rumah dengan syarat pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

“Sehingga kemudian, bisa diikuti dengan Puskesmas terdekat terkait dengan obat-obat yang harus di konsumsi. Sehingga bisa cepat sembuh,” ucap Sigit.

Sementara yang paling terpenting saat ini, dikatakan Sigit adalah masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam aktivitas sehari-harinya.

“Bahwa kita melihat disiplin terkait penggunaan masker, kemudian kegiatan-kegiatan yang selama ini dapat interaksi ini, banyak juga yang kemudian lupa dan buka masker. Tolong kali ini diingatkan kembali bahwa seluruhnya terutama untuk kegiatan yang memiliki interaksi tinggi, tempat kerumunan tolong betul-betul gunakan masker,” papar Sigit.

Sigit kembali mengingatkan kepada masyarakat, sampai dengan saat ini, Pandemi Covid-19 masih melanda seluruh dunia maupun Indonesia. Sebab itu, Sigit berharap, masyarakat dan seluruh stakeholder yang ada untuk tidak abai maupun lengah.

“Sudah ada korban walaupun jumlahnya jauh. Namun demikian kita harus tetap jaga karena komorbid itu masih bisa mengalami fatalitas. Ini yang selalu kita ingatkan. Jadi protokol kesehatan, vaksin, yang belum dua kali segera kejar. Yang sudah dua kali, yang akan booster silahkan untuk diikuti di gerai-gerai yang sudah disiapkan,” kata Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga menyempatkan untuk memberikan arahan kepada seluruh wilayah di Indonesia melalui sambungan virtual terkait dengan penanganan dan pengendalian Covid-19 dalam rangka pencegahan laju pertumbuhan virus corona. (tim)