Home Blog Page 1513

Tasyakuran HUT Satpam ke 41, Kapolda Jatim: Libatkan Satpam dalam Penegakan Prokes di Lingkungan Kerja

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengikuti upacara Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (Satpam) ke 41 secara virtual pada Rabu (2/2/2022), di salah satu hotel Surabaya. Kapolda juga mengatakan, kedepan Satpam akan dilibatkan dalam membantu dalam penegakan prokes covid-19 di Jatim.

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo secara langsung memimpin upacara peringatan HUT Satpam ke 41 secara virtual, dengan tema “Bersama Polri, Satpam Siap Menjaga Kamtibmas dan Penanggulangan Covid-19.” upacara ini diikuti oleh seluruh jajaran Polda dengan seluruh Satpam dan juga badan usaha jasa pengamanan.

Dalam amanatnya, Kapolri berpesan kepada seluruh satpam dimana pun berada, agar senantiasa menanamkan kebanggaan dan kehormatannya sebagai anggota satpam.

“Dengan menjunjung tinggi profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan kode etik dan profesi satpam dan prinsip-prinsip penuntun tugas satpam,” amanatnya.

Selain itu, Kapolda Jatim dalam kesempatan ini juga menyampaikan, akan melaksanakan dan mengikuti arahan Kapolri, untuk bersinergi dengan seluruh Satpam, dan beberapa langkah-langkah yang dilaksanakan.

“Pertama yaitu peningkatan kemampuan dengan melaksanakan pendidikan dan latihan. yang kedua melaksanakan komunikasi dan koordinasi, untuk seluruh jajaran Satpam di wilayah Polda Jawa Timur dapat membantu tugas-tugas kepolisian di dalam harkamtibmas, melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, dan juga di bagian beberapa hal terkait dengan penegakan hukum yang bisa dilakukan oleh seluruh satpam,” jelasnya Kapolda Jatim usai mengikuti HUT Satpam secara virtual.

“Lalu terkait dengan penanganan covid, karena covid itu berpengaruh juga terhadap pertumbuhan ekonomi, sehingga didalam pelaksanaannya kami memandang penting bahwa satpam pasti berada di lingkungan pekerjaan atau lingkungan di mana ada tempat berkerumun,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolda juga menyampaikan. Dengan keberadaan satpam yang dapat menegakkan Prokes, juga dapat membantu memberikan Dikmas, itu akan menjadi bagian besar strategi penanganan covid di jajaran Jawa Timur.

“Kami dengan pemerintah daerah, dengan Kodam bersinergi, dan tentunya nanti satpam dengan jajaran dengan jajaran binmas dan Babinsa, dapat bersinergi juga di dalam melaksanakan protokol kesehatan dan melakukan dikmas khususnya di dalam peningkatan vaksinasi untuk lansia dan untuk anak-anak,” tandasnya.

“Jumlah Satpam luar biasa banyak di seluruh Indonesia dan tentunya di Jawa Timur, ini bagian penting untuk kami. Sekali lagi selamat ulang tahun satpam ke 41 selalu jaya di dalam melaksanakan tugas ke depan,” ucap Kapolda.

Kapolda menambahkan, dalam menyikapi PPKM yang berjenjang ini pihaknya telah menyiapkan satgas. Ada satgas preemtif, preventif dan gakum, juga ada satgas vaksin, serta satgas Operasi Yustisi.

“Didalam pelaksanaannya yang paling penting sekarang adalah peningkatan vaksinasi bagi lansia dan anak-anak. yang kedua kami melaksanakan prokes dengan operasi Yustisi, sudah ada pasukan Pamor Keris (patroli motor penegakan protokol kesehatan di masyarakat),” paparnya.

“Nah Pamor Kris ini berjalan bersama dengan jajaran Kodam dan jajaran Pemprov melalui Satpol PP, sasarannya adalah tempat-tempat keramaian, restoran, tempat wisata dan juga ada bagian di dalamnya adalah tempat bekerja, yaitu satpam. Nanti satpam akan kami libatkan sehingga prokes yang ada di masyarakat itu bisa berjalan dengan baik,” pungkas Kapolda Jatim. (tim)

Tersangka Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditahan Polres Pamekasan

0

PAMEKASAN – Satreskrim Polres Pamekasan resmi menahan tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur, Selasa (1/2/2022). Tersangka berinisial YA berusia 36 tahun, bertempat tinggal di Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Tersangka yang cukup aktif berdakwah melalui sosial media YouTube ini dilaporkan pada November 2021 atas kejadian pencabulan anak di bawah umur yang terjadi sekitar September 2021.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Tomy Prambana mengatakan bahwa pelaku diamankan pada Senin malam (31/1/2022), di Pasar Omben, Kabupaten Sampang merujuk pada laporan Polisi nomor LP/B/488/XI/RES.1.24/2021/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 4 November 2021 lalu..

“Saat ini telah dilakukan penahanan terhadap pelaku, terhitung 20 hari sedari tanggal 1 Februari 2022 sampai 20 Februari 2022,” kata Tomy

Kasatreskrim lulusan UI Jakarta ini memaparkan, modus operandi tersangka melakukan aksinya dengan cara korban diminta untuk memijat pelaku.

Setelah itu, pelaku melakukan pencabulan terhadap korban di dalam kamar pelaku dengan diiming-imingi akan mendapatkan barokah dan awet muda.

“Barang bukti yang kami amankan 1 buah baju Hem kotak-kotak berwarna merah, 1 buah kerudung polos berwarna merah, 1 buah sarung warna merah bertulisan Kang Santri,” tuturnya.

Pasca penangkapan terhadap YA, Polres Pamekasan sempat didatangi oleh jemaah YA yang ingin mengetahui sebab YA ditangkap.

Setelah mendapat penjelasan, salah satu perwakilan jemaah, Suhri meminta maaf kepada pihak Polres Pamekasan karena telah mengganggu jalannya proses penanganan kasus yang menimpa YA.

“Kami telah memahami atas perkara beliau dan kami menyerahkan seutuhnya kepada Polres Pamekasan. Kami juga meminta maaf karena telah mengganggu proses penanganan ini,” ujar Suhri.

Tersangka YA dapat dikenai pasal 82 ayat (1), ayat (2) Jo Pasal 76E UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.

Dalam pasal itu berbunyi, setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E akan dipidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (tim)

Jemaah YA Pahami Penanganan Sudah Sesuai Prosedur oleh Polres Pamekasan

0

PAMEKASAN – Penjelasan terkait penahanan YA diterima dan dimengerti oleh Jemaah lainnya. Hal ini dilakukan setelah massa dari murid YA berbondong-bondong mendatangi Polres Pamekasan Madura, pada Minggu malam lalu (30/1/2022).

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Suhri, warga Desa Karang gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura.

Saat menyampaikan penjelasan itu, Suhri didampingi sejumlah tokoh masyarakat Sampang, salah satunya H. Gunjek.

Suhri menyampaikan, penanganan kasus yang dialami YA sudah sesuai prosedur, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke Polres Pamekasan.

Ia juga menyampaikan kepada Polres Pamekasan atas sikap yang diambil oleh masyarakat dan telah mengganggu aktivitas proses penanganan kasus YA pada Minggu (30/1/2022) malam lalu.

Pada malam itu, ratusan jemaah YA mendatangi Polres Pamekasan dan meminta agar Habib yang aktif berdakwah di akun YouTube YA Official itu dibebaskan.

Namun, saat menyuarakan permintaan tersebut. Ratusan jemaah YA ini belum mengetahui kasus yang telah dialami gurunya tersebut.

Setelah diberikan penjelasan oleh pihak Polres, terkait permasalahan yang dialami oleh YA, akhirnya masyarakat dapat mengerti dan memahami.

Pada malam itu juga, YA sudah ditangkap Polres Pamekasan dan dilakukan penahanan berkaitan dengan kasus pencabulan anak di bawah umur.

“Kami sudah memahami atas perkara YA,” kata Suhri.

Usai penjelasan yang disampaikan Suhri diutarakan oleh perwakilan tokoh masyarakat, jemaah YA langsung pulang dari Polres Pamekasan.

Saat ini, Polres Pamekasan sudah dalam keadaan kondusif dan sudah tidak ada lagi kerumunan masyarakat. (tim)

Kapolri: Profesi Satpam Mulia, Sangat Penting Membantu Tugas Kepolisian

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Satuan Pengamanan (Satpam) di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2022).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, Satpam merupakan profesi yang mulia dan merupakan bagian dari mitra Polri yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Bahwa Satpam merupakan profesi yang mulia dan menjadi bagian dari mitra Polri yang memiliki kewenangan untuk melaksanakan tugas-tugas kepolisian terbatas sebagai bagian dari kegiatan Pam Swakarsa yang telah dibina. Dan tentunya ini sangat penting dalam ikut membantu tugas-tugas kepolisian,” kata Sigit usai memimpin Upacara HUT ke-41 Satpam.

Mantan Kapolda Banten tersebut menjelaskan, kehadiran Satpam diperlukan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mengingat, kata Sigit, Polri tak bisa bekerja sendirian tanpa adanya dukungan dari masyarakat, khususnya pada satuan pengamanan yang diatur dalam Undang-Undang.

Satpam, dikatakan Sigit, memiliki peran besar dalam rangka mencegah dan mengamankan keamanan di lingkungan masyarakat. Tentunya, hal itu semakin menciptakan rasa aman bagi para warga.

“Saat ini satpam sudah berjumlah kurang lebih 1 juta. Dan tentunya menjadi potensi besar yang bisa berkontribusi untuk ikut menjaga stabilitas kamtibmas khususnya di bidang-bidang tugas terkait pencegahan terhadap potensi-potensi kejahatan yang ada di wilayah tugas masing-masing,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Selain menjaga kamtibmas, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada Satpam lantaran telah ikut berkontribusi serta berperan aktif dalam rangka pengendalian Covid-19 di Indonesia.

“Mulai dari penanganan Covid-19, pendisiplinan protokol kesehatan dan tugas-tugas bagaimana menjaga kamtibmas di wilayah kerja masing-masing agar tidak terjadi gangguan kejahatan,” ucap Sigit.

Di tengah momentum peringatan HUT ke-41 ini, Sigit juga telah memberikan penghargaan berupa Pin Emas kepada seseorang yang bernama Kosmos yang telah membantu menyelamatkan banyak nyawa orang.

Kosmos merupakan Satpam di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia dikenal sebagai sosok yang heroik lantaran mencegah pelaku bom bunuh diri beberapa waktu lalu, masuk ke dalam tempat ibadah.

“Tentunya itu menyelamatkan banyak nyawa. Hal-hal heroik seperti ini kita harapkan terus bisa dikembangkan. Prestasi Satpam di lingkungan tugas masing-masing betul-betul bisa dilaksanakan optimal. Sehingga Satpam memiliki peran dan posisi penting dalam menjaga situasi kamtibmas agar kondusif. Sebagai mitra kepolisian, ini tentunya kita harapkan kedepan akan terus bisa dikembangkan untuk bisa mengisi ruang kosong di masyarakat. Jumlah personel Polri yang sangat terbatas yang bisa diisi dengan mitra-mitra kita,” papar Sigit.

Oleh karenanya, di momentum HUT ke-41, Sigit berharap Satpam dapat bersinergi dengan aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman, damai dan nyaman terhadap masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.

“Selamat HUT Satpam ke-41. Kita harapkan kedepan sinergitas dan kemudian dukungan dari rekan-rekan Satpam dalam melaksanakan tugas kepolisian terbatas betul-betul bisa ditingkatkan dan dioptimalkan,” kata Sigit.

Pada kesempatan itu, Kapolri juga melakukan dialog interaktif secara virtual dengan di beberapa wilayah yang menggelar Upacara peringatan HUT ke-41 Satpam. (tim)

Dipangku dan Salam Tos, Trauma Healing Vaksinasi ala Polisi Bondowoso

Bondowoso – Ada model trauma healing (penyembuhan trauma) unik yang dilakukan oleh polisi pada siswa yang sedang vaksinasi di Kabupaten Bondowoso.

Trauma healing ini adalah salah satu cara untuk menghilangkan ketakutan pada siswa SD usia 6-12 tahun sebelum, sedang dan usai vaksinasi.

Caranya, bukan hanya dengan menghibur, polisi dari Polres Bondowoso terlebih dahulu memangku siswa untuk menenangkannya dan salam tos usai vaksinasi, agar para anak semangat.

Iptu Martono, Kassubag Watpres Bag SDM Polres Bondowoso datang bersama lima orang personel di SDN Maesan, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Senin (31/01/22).

“Upaya trauma healing ini agar anak-anak tenang, berani dan semangat untuk menjalani vaksinasi,” ujarnya.

Menurut Martono, polisi hadir untuk mendukung suksesnya vaksinasi di Kabupaten Bondowoso, termasuk yang menyasar anak usia 6-12 tahun.

“Ini baru pertama kali, tapi akan digelar rutin secara acak di beberapa SD di Kabupaten Bondowoso,” ucap Iptu Martono.

Pantauan di lapangan, terlihat para siswa SDN Maesan antusias dalam vaksinasi ketika polisi datang.

“Bahkan, ada anak yang minta dipangku sebelum vaksinasi, selesai kita tos satu-satu. Anaknya semangat, orang tua juga senang,” sebutnya.

Didin Erwiyono, Kepala SDN Maesan menyebut, perlu sosialisasi yang intens kepada orang tua agar anaknya mau vaksinasi.

SDN Maesan adalah merger dari SDN 1 Maesan, SDN 2 Maesan dan SDN 3 Maesan. Jumlah siswa seluruhnya sebanyak 600 anak,” tuturnya.

Pihaknya berterima kasih atas kehadiran Polri dalam kegiatan vaksinasi tersebut.

Diharapkan upaya vaksinasi yang dicanangkan pemerintah bisa berjalan sukses dan sesuai target,” ucapnya.

PWI Malang Raya Lakukan Giat Uji Kompetensi, Diikuti 42 Peserta Jurnalis/Wartawan Dari Berbagai Daerah

0

MALANG – Kembali PWI Malang Raya akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Sama dengan UKW sebelumnya, peserta tidak dipungut biaya.

Yang berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, UKW yang digelar hanya satu angkatan.
Peserta UKW Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya ini bakal diikuti sekitar 42 wartawan dari berbagai daerah. Mereka akan dibagi menjadi tujuh kelas.

Menurut Ketua Pelaksana UKW, Noordin Djihad, UKW yang diselenggarakan Maret mendatang ini merupakan tantangan tersendiri.

“Ini merupakan tantangan baru kita, karena akan dilaksanakan satu angkatan dan diikuti tidak hanya dari wartawan Malang Raya,” ujar Noordin, Selasa (1/2/2022).

Kali ini panitia UKW sebagian besar melibatkan wartawan-wartawan muda tersertifikasi. Mereka mengaku siap membantu rekan sesama wartawan yang belum tersertifikasi untuk ikut UKW.
Meski akan dilaksanakan Maret mendatang, beberapa calon peserta dari luar Malang Raya pesan tempat atau kelas.

“Pesertanya dari Blitar hingga Kalimantan. Jadi mari kita niatkan dan kelola bahkan besar ini untuk sukses PWI,” pinta Noordin.

Ditambahkan Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, UKW pada Maret depan merupakan penyelenggaraan ke tiga atau angkatan ke lima untuk periode kepengurusan 2021-2024.

“Pada 2021 lalu, penyelenggaraan pertama diikuti dua angkatan, begitu juga penyelenggaraan dua diikuti dua angkatan,” ujar Cahyono.

Khusus kali penyelenggaraan ini, lanjutnya, PWI Malang Raya, hanya membuka satu angkatan yang rencananya diikuti 42 wartawan atau tujuh kelas.
Pelaksanaan UKW pada 2021 lalu sebagai kelanjutan even yang sama pada 2017. Total dinyatakan kompeten UKW pada 2017 sebanyak 40 wartawan.
Sementara UKW angkatan 33 dan 34 yang dilaksanakan September 2021 lalu dari 48 peserta, 46 wartawan dinyatakan kompeten.
Selanjutnya angkatan 37 dan 38 yang berlangsung Desember 2021, sebanyak 38 peserta atau 100 persen dinyatakan kompeten.
Menurut Cahyono, sesuai program kerja PWI Malang Raya, pada tahun 2022 ini UKW akan digelar dua kali.

“Fokus kami, wartawan yang bernaung dalam organisasi PWI harus profesional, beretika, serta menjaga marwah PWI Malang Raya,” tegas wartawan Bhirawa ini.(dhw-robhin)

Perhutani Gowes Bareng ” GENGGONG GO GREEN CARNIVAL 2022″

PROBOLINGGO – Ribuan komunitas pecinta sepeda di Jawa Timur, bersama Kepala Divisi Regional yang di wakili Sekretaris Divisi Regional ( Sekdivre ) Jawa Timur, H.Misbakhul Munir, S.Hut beserta ibu Sri Munir, Administratur/KKPH Probolinggo, Ida Jatiyana, S.Hut. beserta jajarannya, Forum Pimpinan Daerah ( Forkompinda ) Kabupaten Probolinggo dan Pengasuh Pondok Pesantren ( Ponpes ) Zainul Hasan Genggong, Dr. Haris Djamanhuri dan KH. Mutawakkil Alallah, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, bersinergi memeriahkan Genggong Go Green ( G3 ) Carnival yang ke III di Tahun 2022 (30/01/2022).

Dalam event tersebut menyediakan hadiah utama 3 unit sepeda motor Honda beat dan puluhan hadiah dooprise lainnya.

Diikuti sekitar 5000 peserta, diantaranya sejumlah pengasuh pondok pesantren hingga komunitas sepeda, baik dalam maupun luar kota.

Ribuan peserta yang terbagi dalam sejumlah 3 katagori rute, yakni Funbike 15 kilometer, MTB 25 kilometer dan Road Bike 35 kilometer .

Even yang yang digelar ketiga kalinya ini, juga melibatkan beberapa sektor dari dunia usaha swasta dan BUMN yang bergerak di bidang perbankan.

 Selain diikuti para petinggi Jawa Timur dan Kabupaten,  juga diikuti segenap karyawan dan karyawati Rayon IV dan V serta karyawan  karyawati Perum Perhutani KPH Probolinggo.

Menurut Misbkhul Munir, melalui event ini, Perum Perhutani ingin mengajak masyarakat dan santri untuk bisa menjaga kelestarian hutan dan lingkungan dan diharapkan pula akan semakin mencintai keberadaan serta fungsi hutan bagi lingkungan dan kehidupan.

 Administratur /KKPH Probolinggo, Ida Jatiyana menambahkan,  dari event tersebut kedepan di harapkan masyarakat dan santri bisa lebih mencintai lingkungan dan hutan termasuk membiasakan  diri dalam beraktifitas dengan berolahraga gowes atau mengayuh sepeda berangkat kerja atau ke pondok.

Sementara KH. Dr. Haris Djamanhuri, salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, mengingatkan pesantren harus sadar akan pentingnya lingkungan bersih, serta memberi contoh yang positif kepada masyarakat.

“ Go Green ini menjadi penyemangat dan edukasi kita untuk hidup bersih, kita berharap Perhutani, Forkompinda Kabupaten Probolinggo dan komunitas pesatren ada simbiosis mutualisme saling ketergantungan satu sama lain ada bersinergi, harapan kita melalui Genggong Go Green ini makin tertanam pada diri setiap santri dan bersih itu di mulai dari lingkungan pesantren, “ harapnya. ( Kom.Pbo/ Red )

Kades Padaasih Terjun Langsung Jemput Warganya yang Telah Lama Bekerja di Luar Negeri

0

CIMAHI – Kepala Desa Padaasih Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Mujijat, menjemput salah seorang warganya, bernama Dede Supartika, yang telah lama bekerja di luar negeri sebagai TKW.

Penjemputan itu dilakukan karena selama lebih dari 8 tahun tidak ada kontak. Bahkan Dede juga sempat dikabarkan meninggal dunia.

Sebelumnya, informasi tentang Dede menjadi pekerja migran di Arab Saudi, berawal dari
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung Barat yang mendapat kabar dari Jakarta bahwa ada warga masyarakat Desa Padaasih yang dipulangkan dari Oman.

Setelah berkoordinasi dengan perangkat Desa terkait, ternyata memang ada warga Desa Padaasih yang telah lama, belum kembali bahkan sudah dianggap meninggal dunia atas nama Dede Supartika.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga, Kepala Desa Padaasih akhirnya turun langsung melakukan penjemputan.

Sehari setelah dilakukan penjemputan, Ibu Dede Supartika, yang bertempat di rumah kerabat ibu Dede Supartika Kampung Babakan Muncang,

Kepala Desa Padaasih Mujijat, menjelaskan, pihaknya merasa senang karena keberadaan Dede telah diketahui dan bisa dijemput untuk kembali pada keluarganya.

“Hari ini kami bersuka cita, karena warga kami yang sudah lama bekerja di luar negeri dan tidak diketahui rimbanya kurang lebih 19 tahun kini sudah ada berkumpul bersama keluarga besarnya. Kami dari pemerintahan desa sangat bersyukur bahwa warga kami yang sudah lama tidak berjumpa kini sudah kembali. Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan Ibu Dedeh, semoga ini menjadi berkah bagi kelurga besar Ibu Dedeh dan juga kami ikut bersukacita atas nama perangkat Desa Padaasih,” terang kepala Desa Padaasih, Mujijat kepada wartawan.

Dari pihak keluarga yang diwakili oleh Tuti Sumarni, adik Dede Supartika menyampaikan kegembiraannya karena dapat berkumpul kembali dengan sang kakak yang sudah terpisah selama hampir 19 tahun.

“Saya Tuti Sumarni yang merupakan adik dari Ibu Dede Supartika sangat bergembira serta bersyukur atas kembalinya kakak saya. Setelah 19 tahun kami tidak berjumpa bahkan karena 8 tahun terakhir tidak ada kabar maka kami sudah mengikhlaskan dan menganggap kakak saya sudah tiada. Bahkan saat orang tua kami meninggal saja kakak saya tidak mengetahuinya. Kami keluarga besar sangat berbahagia atas kembalinya kaka saya dan berkumpul kembali,” urai Tuti, Selasa (01/02/2022)

Disampaikan Tuti pula, dia mengucapkan terimakasih kepada kepala desa beserta rekan-rekan yang telah membantu kepulangan Dede.

“Kejadian dan pengalaman pahit yang dialami oleh kakak saya semoga tidak dialami oleh orang lain,” ungkap Tuti Sunarni.

Achmad $.

Polsek Gadingrejo Lakukan Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2022

KOTA PASURUAN – Personil Polsek Gadingrejo Polres Pasuruan Kota melaksanakan pengamanan perayaan Imlek di Klenteng Tjoe Tik Kiong dijalan Lombok Kec. Gadingrejo Kota Pasuruan. Selasa (1/2/2022).

Pengamanan ini dilakukan personil Polsek Gadingrejo bersama dengan personil Polres Pasuruan Kota dan Instansi terkait dilakukan di beberapa titik guna memberikan keamanan dan kenyamanan kepada jemaat yang hadir.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari S.H S.I.K, M.Si. melalui PS Kapolsek Gadingrejo AKP Endy menyampaikan ada yang harus di perhatikan selain keamanan ibadah, orang, lokasi, dan barang, perlu di ingatkan kembali kepada panitia perayaan agar selalu menjaga protokol kesehatan.

“Lakukan pengawasan, serta sampaikan pesan pesan Kamtibmas kepada jemaat supaya tidak menjadi sasaran pelaku kriminalitas dan tetap himbau kepada jemaat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.” Kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan pengamanan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan masyarakat, diharapkan jemaat dan pengelola klenteng dapat merayakan dengan aman, kondusif dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Mari bersama sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerukunan dan mengurangi mobilitas” ungkapnya. (tofa)

Bondowoso raih penghargaan bidang pelayanan publik dari Ombudsman.

0

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin menerima penghargaan dari dari Ombudsman RI.

Penghargaan tersebut diterima bupati terkait Kabupaten Bondowoso meraih penghargaan predikat kepatuhan tinggi bidang pelayanan publik.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati di Kantor Ombudsman RI, perwakilan Jawa Timur, di Surabaya, Senin (31/1/2022).

Dikatakan bahwa hasil kepatuhan penilaian tersebut berdasarkan pada standar pelayanan publik pada Tahun 2021 dari Ombudsman RI.

“Alhamdulillah Kabupaten Bondowoso masuk zona hijau dengan predikat kepatuhan tinggi. Hal ini semakin memantapkan langkah ikhtiar kita menuju Bondowoso Melesat,”jelasnya

Di samping itu Bupati Bondowoso mengucapkan terima kasih kepada masyarakat bondowoso,seluruh SKPD,Camat dan ASN dalam capaian pelayanan publik dengan harapan mempertahakan yang baik,untuk lebih baik kedepan “tegasnya”.

Capaiyan pelayanan publik ini marilah kita pertahankan ,yang kurang baik marilah kita perbaiki demi tercapainya tujuan MISI Kabupaten Bondowoso yaitu “MELESAT” tambahnya.( ari/dar).