Home Blog Page 1516

Cegah Penyebaran Covid-19, Srikandi Polres Pasuruan Kota Gencarkan “Pamor Keris”

0

KOTA PASURUAN – Polres Pasuruan Kota menggelar patroli bermotor protokol kesehatan masyarakat (Pamor Keris) dalam rangka Pendisiplinan Prokes Covid 19 serta memelihara kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Pasuruan.

Kegiatan Patroli dipimpin IPTU Vita selaku Perwira Pengendali (Padal) dengan Srikandi Paskot, Jumat (28/01/2022).

Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.M Jauhari S.H S.I.K M.SI melalui Kasi Humas Polres Pasuruan Kota AKP Kamarudin mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pendisiplinan prokes dan juga untuk menjaga dan memelihara situasi Kamtibmas khususnya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota supaya aman dan kondusif.

“Tujuan kegiatan ini untuk menerapkan kedisiplinan proyokol kesehatan kepada warga masyarakat, guna mencegah penyebaran Covid,” terangnya

Patroli akan dilakukan setiap harinya, khususnya di tempat tempat rawan dan tempat keramaian/berkerumunnya massa yang menjadi sasaran pelaku tindak kejahatan, agar masyarakat merasa aman dan nyaman dengan kehadiran Polisi.

Kegiatan ini sebagai upaya preventif Polres Pasuruan Kota dalam Harkamtibmas agar tetap kondusif. Selain itu juga untuk mendisiplikan masyarakat dengan cara menghimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan covid 19.

“Memberi himbauan kepada masyarakat yang bergerombol untuk segera pulang ke rumah masing masing dan juga himbauan untuk patuh protokol kesehatan kepada pemilik maupun pengunjung warkop dan angkringan”, terang Kasi Humas.

Sasaran lokasi kegiatan patroli tempat nongkrong anak muda, selain itu kegiatannya juga menyasar tempat tempat keramaian dan Jalur Protokol Dalam Kota. (tofa)

Lagi!! Tim Tanggap Bencana Partai Golkar Jember Salurkan Bantuan pada Warga Terdampak Banjir

0

JEMBER – Lagi dan lagi!! Tim tanggap bencana DPD Partai Golkar Jember, yang diketuai H. Karimullah Dahrujiadi dengan sigap menunjukkan aksinya pada saat masyarakat ditimpa bencana alam.

Jumat (28/01/2022), ketua DPD Golkar Jember H. Karimullah Dahrujiadi menyerahkan bantuan untuk warga Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember yang terdampak banjir beberapa hari lalu.

Bantuan dari Ji Karim, panggilan ketua DPD Golkar Jember itu, diserahkan pada Zaini, Kepala Desa Pakis untuk selanjutnya akan dibagikan ke warga yang terdampak banjir.

“Bantuan disalurkan oleh pengurus dan kader ini untuk meneruskan amanah dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Seluruh pengurus dan kader harus berada di tengah masyarakat, apalagi bagi mereka yang terkena musibah bencana,” ujarnya.

Dikatakan Ji Karim pula, Golkar benar-benar ingin membuktikan jika partai ini adalah partai yang berpihak pada rakyat kecil.

“Kami akan buktikan bahwa Golkar di Jember ini peduli, sekecil apapun penderitaan rakyat,” terang Ji Karim.

Sementara itu, Kepala Desa Pakis, Zaini, menyampaikan terimakasih pada partai Golkar Jember yang peduli pada warganya yang tertimpa musibah bencana alam.

“Saya atas nama warga hanya bisa mengucapkan terimakasih atas kepedulian Ji Karim bersama pengurus Golkar Jember pada warga Pakis yang tertimpa musibah banjir,” pungkas Zaini. (sonz)

Randy Dicopot dari Anggota Polri

0

SURABAYA – Randy Bagus Hari Sasongko, yang merupakan tersangka aborsi terhadap Novia Widya Sari, Kamis (27/1/2022) menjalani sidang KKEP (Komisi Kode Etik Polri) di ruang sidang Bidpropam Polda Jatim. Dalam keputusan sidang, akhirnya diputuskan PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat).

Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jatim, menjelaskan, bahwa sidang KKEP terhadap tersangka Randy sudah diputuskan dalam persidangan yang dilakukan mulai pagi hingga siang.

Dalam sidang hari ini, selain menghadirkan Randy, Bidpropam Polda Jatim juga menghadirkan 9 orang saksi termasuk orang tua Novia Widyasari (korban).

“Jelas saudara Randy bersalah dan melanggar Pasal 7 ayat 1 huruf (b) dan pasal 11 huruf (c) Perkap 14 tahun 2012. Tentang kode etik profesi Polri, dan dinyatakan PTDH. Kini tinggal proses administrasi pemecatannya,” jelas KBP Gatot Repli Handoko, Kamis (27/1/2022) siang.

Berikutnya, Randy akan melaksanakan proses pidana umum yang ditangani oleh Ditreskrimum Polda Jatim.

Sementara itu Kombes Pol Taufik Herdiansyah Zeinardi, Kabid Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim, mengatakan, guna mengantisipasi terjadinya kasus serupa, sesuai dengan arahan Kapolri dan Kapolda, akan dilakukan upaya-upaya preventif untuk menghindari adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh anggota.

“Kita menyadari walaupun dari segi kuantitas pelanggaran disiplin maupun pidana di Polda Jatim ini menurun. Namun kita berupaya agar kasus ini tidak terjadi lagi,” katanya. (tim)

Cegah Pelanggaran Anggota, Kabid Propam Polda Jatim Cek Kedisiplinan dan Kesiapsiagaan Polsek Jajaran

0

SURABAYA – Bid Propam Polda Jatim melakukan pengecekan kedisiplinan dan kesiapsiagaan secara mendadak di beberapa Polsek, Kamis (27/1/2022) malam.

Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol Taufik Herdiansyah Zeinardi juga ikut terjun langsung melaksanakan pengecekan dalam rangka melakukan pencegahan pelanggaran dari setiap anggota Polri.

Empat Polsek yang dilakukan pengecekan yakni Polsek Genteng Polrestabes Surabaya, Polsek Burneh Polres Bangkalan, Polsek Kenjeran Polres Tanjung Perak, dan Polsek Waru Polresta Sidoarjo.

Sejumlah pengecekan dilakukan mulai dari SPKT, ruang tahanan, jumlah tahanan, CCTV, buku mutasi, buku kunjungan tamu, sarana dan prasarana di Polsek tersebut.

Kombes Pol Taufik mengatakan ia bersama anggotanya melakukan pengecekan secara langsung ke Polsek-Polsek di jajaran Jawa Timur dalam rangka melakukan kegiatan sesuai dengan arahan dari Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

“Kami dari Bid Propam Polda Jatim melaksanakan pengecekan secara langsung tentang bagaimana kesiapan pelaksanaan daripada Polsek jajaran dalam melayani masyarakat pada malam hari,” kata Taufik.

Ia juga menuturkan bahwa pengecekan ini sebagai bentuk meminimalisir terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang ada.

“Kita ketahui apabila kita bisa mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran tentunya permasalahan yang timbul karena anggota itu tidak akan jadi besar,” tuturnya.

Selain itu, Taufik juga menyampaikan kepada anggota, meski berdinas malam hari, agar tetap siap siaga supaya dapat mengantisipasi bila terjadi suatu kejadian yang bersifat penting atau bahaya dan butuh penanganan cepat anggota kepolisian.

“Ketika anggota sudah siap, apabila ada laporan dari masyarakat, langsung segera tertangani dengan baik. Ini lah yang kita harapkan agar anggota Polri di manapun berdinas dapat melayani masyarakat secara baik dan maksimal, ” pungkas mantan Wadirkrimsus Polda Jatim itu. (tim)

Tower Protelindo Sementara (Combat) dibangun Berdampingan Dengan Jaringan Sutet.

0

Cimahi,Jumat(28/01/2022)
Sebuah Tower telekomunikasi sementara ( Combat) dilahan Fasilitas umum (Taman) yang berada di dalam kawasan perumahan Nusa Hijau RT 07-RW 18 Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara,Tower Combat ini dibangun sementara sebelum membangun Tower permanen yang letaknya tidak jauh dari Tower Sementara yang berdiri saat ini,Namun yang menjadi pertanyaan adalah posisi tower yang berada dibawa jaringan Sutet PLN,sehingga terkesan beresiko apalagi dimusim layang-layang yang biasanya menggunakan kawat rem,bisa dibayangkan jika kawat yang digunakan untuk menaikan layang-layang tersebut menempel antara jaringan sutet dengan tower combat. Jika terjadi rubuhnya menara ke arah jaringan sutetpun sangat berbahaya.

Saat awak media melakukan pantauan di lokasi serta menanyakan kepada warga yang tinggalnya termasuk Area Rubuh Tower juga meminta konfirmasi kepada pengurus RT,jawabannya hanya mempersilahkan menanyakan kepada pihak Protelindo sebagai penyewa Taman yang digunakan untuk mendirikan Tower sementara tersebut.
“Untuk mendirikan tower ini ijinnya dari Pak RT dan uang sewanya ajan digunakan untuk membangun Taman yang saat ini digunakan sebagai tempat berdirinya tower.”
Saat menemui Ketua RT 07-RW18 Perumahan Nusa Hijau Kelurahan Citeureup,Juhana mempersilahkan menghubungi pihak Protelindo.

Sementara dari Pihak Protelindo yang bertanggung jawab membangun Tower Sementara di Taman wilayah RT07-RW18 Perumahan Nusa Hijau saat dikonfirmasi melalui aplikasi WA,menjelaskan,
“Bahwa untuk pembangunan Tower sementara tidak memerlukan ijin ke Pemkot Cimahi namun hanya ijin wilayah saja dari masyarakat dan pengurus.”Jelasnya.
Namun Saat ditanyakan terkait resiko didirikannya Tower sementara yang berdekatan dengan jaringan Sutet kepada Dua orang dari pihak Protelindo,Penjelasannya saling bertolak belakang.
Sebut saja ucil, menerangkan jika membangun tower didekat jaringan Sutet itu sangat beresiko,karena ideal jaraknya sekitar 50 meter namun saat kami ukur dengan meteran digital jaraknya hanya 13 meter saja,tentu saja ini sangat beresiko dan selama ini dalam pengalaman saja dalam membangun Tower yang sangat dihindari adalah jaringan Sutet,saya sudah mewanti-wanti dan menanyakan kepada Koodinator dan rekan-rekan,namun saat saya datang peralatan sudah diturunkan sehingga saya tidak bisa berbuat apa-apa juga bukan kewenangan saya,Tower combat didirikan agar tower yang akan dibangun dan sedang di proses tidak dirijek oleh pusat,untuk kesepakatan dengan pihak wilayah saya tidak mengetahui karena untuk biaya sewa langsung dikirim oleh pihak kantor melalui Transfer namun kembali lagi bahwa saya tidak memiliki kewenangan dalam hal ini.” jelasnya.

Penjelasan dari pihak Protelindo yang lainnya,iksan malah berbanding terbalik,saat di konfirmasi melalui aplikasi WA menyatakan,
“Pendirian Tower sementara (Combat) tidak bermasalah dengan Sutet,karena batas ambang di angka 50 meter dari kabel ke Sutet,sementara untuk sewanya sudah kami bayarkan kepada RT dan RW setempat.” Jelasnya Singkat.

Achmad.

Pembagian Bantuan Tunai di Kecamatan Cimahi Utara Terjadi Kerumunan Massa

0

CAMAHI – Kamis(27/01/2022)
Sangat disayangkan, disaat Pemerintah Kota Cimahi masih memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) dikarenakan adanya Indikasi masuknya Varian Covid 19 yakni omycron dan Delta (seperti yang diberitakan media beberapa waktu yang lalu), dalam pelaksanaan penyerahan bantuan tunai dari Kemensos melalui Bank BNI 46 yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Cimahi Utara,Terkesan tidak melaksanakan Prosedur Kesehatan(Prokes).

Masyarakat tampak berkerumun malah lebih tepatnya berjubel, sehingga rentan terjadi penularan Covid 19 juga tidak tampak pengamanan, sehingga masyarakat yang datang semakin tak terkendali.

Setelah agak siang barulah kerumunan mulai berkurang.

Saat dimintai tanggapan kepada Camat Cimahi Utara, Endang melalui Aplikasi WA terkait kerumunan masyarakat yang terjadi di Aula Kantor Kecamatan Cimahi Utara, Endang membenarkan hal tersebut.

” Betul kondisi yang terjadi pada pagi hari, namun sekarang sudah tidak, kebetulan hari ini ada pembagian PKH yang merupakan Program dari Kemensos, Kecamatan hanya mentediakan tempat sedangkan pelaksananya oleh petugas dari BNI,” Ujar Endang.

Atas kejadian ini akan jadi bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya, hari ini saya ada rencana untuk berkumpul dan koordinator PKH juga pihak BNI, agar kedepan bisa lebih tertib lagi.” Lanjutnya melalui Aplikasi WA.

Dari pihak BNI yang diwakili oleh Koordinator BNI, Abdul Rohim mengungkapkan, pelaksanaan ini merupakan kegiatan yabg diadakan oleh Kemensos sementara kami hanya menjembatani antara Kemensos dan Warga.

“Tekhnis adalah kami menerima data dari Kemensos lalu kami Cetakan kartu selanjutnya kami menyerahkan data ke Dinsos, Kecamatan dan Kelurahan masing-masing setelah ada jadwal baru kami mendistribusikan kartu.sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan namun karena adanya miss komunikasi maka terjadi kerumunan diawal,data yang ada pada kami tercatat 1120 , namun karena mungkun informasinya salah,biasanya kami diterment per Kelurahan,tapi karena warga ingin saling lebih dulu makanya ini diluar dugaan kami, padahal kami menjadwalkan pembagian kartu ini sampai jam 17.00 WIB, sampai siang ini sudah lenggang jadi terjadinya kerumunan di pagi hari saja, untuk kedepannya kami akan lebih komunikatif lagi dengan bagian kelurahan, dari kami yang dikhawatirkan tidak tesampaikan jadwalnya oleh RT dan RW kepada masyarakat, karena penyaluran yang kami lakukan bukan hari ini saja, ditahun 2020 yang lalu sudah beberapa kali kami melakukan kegiatan ini dan Alhamdulillah tertib tidak seperti yang terjadi hari ini, masalahnya yakni miss komunikasi penyampaian jadwalnya.”Ungkap Abdul Rohim selaku Koordinator dari BNI.

Dari Kasie Kecamatan Cimahi Utara, Titin, menyampaikan hal senada dengan Koirdinnator BNI.

“Saya juga sama dengan pihak BNI, sebenarnya bukan hari ini saja, kemarin juga ada kumpulan masyarakat saya sudah memberikan informasi kepada masyarakat yang kemarin kumpul, saya menyatakan besok per Kelurahan, jadi nggak seluruhnya tumpah ruah dijam yang sama, tapi jawaban mereka sama, mungkin ibu kurang informasi, akhirnya saya menyerahkan kepada warga, karena dengan warga itu kita tidak bisa bersikukuh, warga masyarakat terkesan takut kehabisan, padahal kita sudah punya jadwal dari jan 08.00 WIB sampai jam 17.00 WIB.

“Jika saja mereka faham dan mengerti bahwa mereka sudah punya jatah walaupun sore hari, saya tadi sampai kaget, kok banyak banget masyarakat yabg datang, padahal sudah terjadwalkan, distribusi seperti ini bukan sekali duakali dilaksanakan, loordinasi dengan masing-masing kelurahan sudah kami lakukan bajk dari TKRKnya, Peksos Kelurahan juga, tapi jawaban masyarakat adalah tetap ingin lebih cepat padahal ada jadwal sampai sore hari dan seperti yang terlihat siang ini saja sudah lenggang, jadi kalau saja masyarakat mematuhi aturan tentu saja tidak akan terjadi kerumunan seperti tadi, namun sebetulnya dalam hal pengamanan memang seharusnya ada Bimas dan Babinsa untuk mengamankan hal seperti tadi, tapi bercermin kegiatan bulan Desember bahwa masyarakat yang datang jumlahnya lebih dari ini namun berjalan tertib,aman terkendali.Intinya kejadian seperti yang terjadi pagi tadi adalah akibat dari miss komunikasi.”Pungkas Titin.

Achmad $.

150 ANGGOTA KPPS DAN TENAGA MEDIS PILKADES DESA SEBAUNG LAKSANAKAN BIMTEK

PROBOLINGGO – Untuk mensukseskan pelaksananaan Pemilihan Kepala.Desa Sebaung Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo merekrut dan membentuk anggota KPPS se desa Sebaung Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo pada tanggal (27 Januari 2022)

Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Romli, Ketua Panitia Pilkades Desa Sebaung Ada 150 personil KPPS termasuk Tenaga Kesehatan yang sudah direkrut dari 15 TPS yang terdiri dari 7 orang anggota KPPS dan 3 orang Tenaga Kesehatan

Dalam perekrutan sekaligus Bimtek anggota KPPS dan Tenaga Kesehatan tersebut dihadiri oleh semua anggota BPD, Pj. Desa Sebaung dan semua Panitia Pilkades Desa Sebaung

Acara yang dibuka pukul 20.10 wib dengan daiwali menyanyikan lagu Indonesia Raya dilajutkan dengan arahan dari BPD desa Sebaung

Menurut Ketua BPD Safi’i acara pelantikan KPPS dan Tenaga Medis ini bertujuan untuk pelaksanaan dan pengawasan dalam pelaksanaan Pilkades di desa Sebaung agar pilkades sukses serta jujur dan netralitas dalam melaksanakan tugas, dan jangan tidak diperbolehkan menjadi tim sukses dari para calon kepala desa

Menurut Pj. Kepala Desa Sutik Mediantoro menyampaikan mudah mudahan yabg terpilih menjadi KPPS dan Tenaga Medis bisa bekerja di desa sebaung ada 5.126 yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (wat)

Duel Berdarah di Perumnas Jatiroto

0

LUMAJANG – Dipicu kesalah pahaman, dua warga petinggi desa di Kecamatan Jatiroto terlibat carok. Aksi duel berdarah ini melibatkan Iyek, Kepala Desa Sukosari dengan Wawan, Kepala Dusun Jatiroto.

Peristiwa itu terjadi saat keduanya berada di Perumnas Jatiroto. Keduanya terlibat omongan yang mengakibatkan kesalah pahaman. Kedua belah pihak tidak bisa mengontrol emosi akhirnya berujung keributan, dan carok pun tak terhindarkan.

“Karena kesalah pahaman akibat omongan jadi berujung keributan,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo, Kamis (27/1/2022).

Akibat kejadian itu, keduanya kini menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Jatiroto. Karena, luka yang dijalani cukup serius.

Kondisi Wawan saat ini perutnya terkoyak hingga ususnya terburai. Sedangkan Kades Sukosari terluka dibagian lengan dan paha.

Sementara Kapolsek Jatiroto AKP Rudi Isyanto membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya belum bisa membeberkan motif dan kronologi kejadian itu.

“Untuk kronologisnya nanti karena semua masih perawatan,” kata dia. (bam).

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

0

SURABAYA – Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE).

Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).

Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme.

Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor.

“Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk memetakan akar masalah. Nantinya kelompok mana yang harus kita bina atau yang sudah bagus maka perlu kita tingkatkan,” kata Dirbinmas.

Asep menjelaskan bahwa akan digunakan sistem pendekatan baik kepada guru, pelajar ataupun pengelola dari lingkungan untuk membuat Jatim menjadi Provinsi yang memiliki rasa toleransi tinggi dikalangan pelajar.

“Perlu diingatkan kepada semuanya bahwa agama tidak ada yang mengajarkan permusuhan, selain itu menanamkan nilai- nilai Pancasila sehingga menumbuhkan jiwa Nasionalisme dan mencegah Ekstrimisme,” tuturnya.

Sementara itu Heru Wahono Santoso, Kepala Bakesbangpol Jawa Timur, menyampaikan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Polda Jatim dalam hal membangun ekosistem toleran di lingkungan sekolah.

“Kami akan memberikan edukasi, pembinaan kepada anak-anak SMA eh karena memang sasaran utama itu adalah generasi muda tentang bagaimana cara melawan radikalisme, intoleransi. Kami juga akan memberikan wawasan kebangsaan agar mencintai NKRI,” ucap Heru. (tim)

1 Tahun Kapolri, Setapak Perubahan Wujudkan Pelayanan Masyarakat yang Terbaik

0

JAKARTA – Jenderal Listyo Sigit Prabowo genap menjabat satu tahun menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), hari ini, setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada 27 Januari 2021 lalu.

Dikepemimpinannya, Sigit mengusung semangat transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan). Hal itu dituangkan dalam empat transformasi dengan 16 program prioritas, 51 kegiatan 177 aksi, dan delapan komitmen.

Selama setahun, Sigit telah melakukan setapak perubahan untuk mewujudkan Polri yang Presisi. Dengan, memaksimalkan fungsi pokok Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

Gagasan dan aksi nyata mewujudkan gagasan itu dituangkan Sigit dalam buku berjudul ‘Setapak Perubahan: Catatan Pencapaian Satu Tahun Polri yang Presisi. Buku setebal 240 halaman ini terdiri dari 5 bab mulai dari sejarah lahirnya konsep Presisi hingga apa saja yang sudah dicapai.

“Polri membekal niat baik untuk berubah, dan saya memohon dengan segala kerendahan hati paling dalam kepada semua pihak untuk membantu mewujudkan keinginan kami bertransformasi,” kata Sigit dalam penyampaian pengantar pada buku tersebut, Jakarta, Kamis (27/1).

Mantan Kapolda Banten ini mengulas awal mula gagasan Polri Presisi muncul. Semangat transformasi itu berawal dari hasil perenungan akan tantangan dan kondisi yang dihadapi Polri pada zaman modern dewasa ini. Terutama pesatnya perkembangan media sosial, yang dimana hal tersebut baru dihadapi oleh Korps Bhayangkara.

Hasil perenungannya itu, kata Sigit, didiskusikan dengan berbagai pihak. Ia mendapat banyak masukan untuk semakin memantapkan gagasannya tersebut. Misalnya, tentang layanan publik dan harapan mengenai Polri.

Sigit pun mulai menyusun visi, misi dan apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai transformasi Polri Presisi. Hingga akhirnya, konsep itu disosialisasikan ketika resmi dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri, kala itu.

“Selanjutnya, setelah saya memaparkan visi tersebut di sejumlah kesempatan. Saya berpikir tentu masyarakat luas akan sulit memahami. Semua mungkin mengenal istilah Polisi Presisi, namun masih banyak masyarakat yang bahkan tak tahu apa akronimnya. Saya menyadari betul hal itu,” ujar Sigit.

Eks Kabareskrim Polri itupun juga menyadari bahwa banyak masyarakat yang berpikiran negatif, pesimis dan mempertanyakan tekad bulat untuk mewujudkan Polri yang baik dalam rangka pelayanan publik yang terintegrasi, modern, murah dan cepat. Pemeliharaan kamtibmas, dan penegakan hukum yang prediktif, bertanggung jawab, transparan, serta menjamin rasa keadilan masyarakat.

“Saya tak menyalahkan itu. Untuk itu, melalui buku ini, saya ingin menjelaskan dengan lebih sederhana, dengan semua penjabaran konsep. Saya ingin bahwa masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri semudah memesan pizza,” ucap Sigit.

Wujud nyata setapak perubahan, Sigit memaparkan saat ini terdapat 886 aplikasi terkait Polri yang akan diintegrasikan menjadi satu data. Sigit menyebut, hal itu memudahkan masyatakat untuk mendapatkan layanan Polri yang terbaik.

“Saya ingin bahwa semua layanan Polri akan dirasa dekat, dirasa mudah, dirasa berguna, dan dirasa jelas alurnya. Sehingga masyarakat merasa nyaman. Sebenarnya sederhana saja. Saya ingin memaksimalkan untuk kembali melihat pada fungsi pokok Polri, melindungi, melayani, dan mengayomi. Sesuatu yang sederhana. Namun perkembangan situasi zaman membuatnya kadang terasa sulit untuk dicapai. Seperti dalam kehidupan, segala sesuatu yang paling sederhana justru adalah sesuatu yang paling sulit digapai,” papar Sigit.

Sigit mengakui, banyak yang mengatakan bahwa konsep ini adalah sebuah perjalanan panjang. Namun, seperti sebuah pepatah klasik ‘Perjalanan ribuan kilometer selalu dimulai dengan satu langkah’.

“Maka ini langkah pertama kami. Langkah pertama yang dijejakkan dalam perjalanan panjang ini, kami tempuh dengan niat yang baik, ikhtiar keras, dan tentunya dengan keikhlasan. Kami berupaya menjadi lebih baik untuk kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat. Dan diatas segalanya tentu kita selalu berdoa dan bermohon diberikan kemudahan dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.” tutur Sigit.

Untuk diketahui, dalam empat transformasi yang diusung dalam Polri Presisi, seluruhnya sudah mencapai hasil maksimal dan akan terus ditingkatkan. Transformasi organisasi saat ini telah mencapai, 98,20 persen.

Kemudian, transformasi operasional sebesar 98,78 persen. Lalu, transformasi pelayanan publik 96,59 persen dan transformasi pengawasan telah mencapai target 98,60 persen. (tim)