Home Blog Page 153

Apel Gabungan Tingkatkan Disiplin ASN, Siaga Bencana

0

OKI, gempurnews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar Apel Bulanan Gabungan, Apel Kesiapsiagaan Bencana, dan Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 Tahun 2025. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) serta kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
.
​Dalam amanatnya, Bupati OKI, Muchendi Mahzareki menegaskan bahwa apel tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan momen krusial untuk evaluasi kinerja dan memperkuat komitmen.
.
​”Apel ini menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, mempererat kebersamaan dan memastikan bahwa seluruh perangkat berada dalam satu barisan yang sama: bekerja dengan sungguh-sungguh, melayani masyarakat dengan tulus, serta menjaga marwah pemerintahan yang bersih dan profesional,” ujar Muchendi pada Gelaran apel gabungan di Halaman Kantor Bupati OKI, Rabu(17/12).
.
​Lebih lanjut, dalam menghadapi periode musim hujan, Bupati Muchendi menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.
.
​”Maka pada kesempatan ini, saya menegaskan bahwa seluruh ASN di Jajaran Pemerintah Kabupaten OKI adalah bagian dari sistem penanggulangan bencana,” tegasnya.
.
​Ia meminta setiap perangkat daerah agar memahami dan melaksanakan peran pentingnya masing-masing, baik pada tahap pra bencana, tanggap darurat, maupun pasca bencana.
.
​”Kita tidak bisa memprediksi kapan bencana terjadi, namun kita wajib untuk siap siaga setiap saat untuk meminimalkan dampaknya bagi masyarakat,” tutupnya, menyerukan kesiapan penuh dari seluruh jajaran.

ALI IMRON

WUJUD NYATA KEPEDULIAN KEPADA MASYARAKAT, LANAL TEGAL LAKSANAKAN BAKTI KESEHATAN DAN BAKTI SOSIAL

0

Gempurnews | Tegal – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Armada RI Tahun 2025. Bertempat di Lapangan Technopark Perikanan Kota Tegal, Panjang Wetan, Kec. Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Laut kepada masyarakat serta implementasi pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Rabu, 17/12/25)

Kegiatan Bakti Kesehatan meliputi sunatan massal yang di ikuti anak-anak dari keluarga tidak mampu, pelayanan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan gratis, konsultasi medis, serta pemberian obat-obatan kepada masyarakat.
Selain bakti kesehatan, juga dilaksanakan Bakti Sosial berupa pembagian paket sembako dan bantuan sosial lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan dari wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Tegal, Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman didampingi Ketua Jalasenastri Korcab 7 Daerah Kodaeral V, Ibu Indah Tato Taufiqurochman.
Acara dihadiri unsur Forkompimda Kota Pekalongan, Forkompimcam Pekalongan Utara, para Danposal Jajaran Lanal Tegal, ibu-ibu pengurus Jalasenastri Korcab 7, para Pwa, Bintara, Tamtama, serta ASN Lanal Tegal.

Komandan Lanal Tegal menyampaikan bahwa
“Peringatan Hari Armada RI tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan harmonis antara TNI AL dan masyarakat. Melalui kegiatan sosial ini, diharapkan kehadiran TNI AL dapat memberikan manfaat langsung serta membantu meringankan beban masyarakat.” ujar Danlanal Tegal.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan, dengan melibatkan tenaga medis serta personel Lanal Tegal.
Masyarakat menyambut kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial ini dengan antusias dan menyampaikan apresiasi kepada Lanal Tegal atas kepedulian dan perhatian yang diberikan.
Usai pelaksanaan acara dilanjutkan dengan foto bersama sebagai simbol sinergitas antara TNI, Pemerintah Daerah dan serta masyarakat. (***)

“Buku Cimahi Meledak” Sebuah Karya Yang Mengingatkan Kepada Segenap Elemen Bagaimana Cimahi Kedepannya

0

Cimahi,Kamis(18/12/2025)
Bertempat di Ruang Wakil Walikota Cimahi,Pengurus LSM Popdar diwakili oleh Usman Rachman, Dedi Mulyadi dan Ir.AlHilal menyerahkan Buku denga Judul “Cimahi Meledak” yang di dalamnya berisikan analisa,perhatian dan keberpihakan penulis untuk Kota Cimahi, Buku ini juga merupakan pengingat kepada para pemangku kebijakan bahwa dimasa yang akan datang Kota Cimahi akan terjadi hal yang cukup merasaukan, terutama dari sudut Demografi dan Tata ruang Kota.

Usai menyerahkan buku “Cimahi Meledak”, Usman Rachman dan Dedi Mulyadi menjelaskan substansi buku yang baru saja diserahkan,
” Hari ini kami menyerahkan buku yang berjudul “Cimahi Meledak”, Buku ini isinya terkait saat kepadatan penduduk dan tata ruang bertabrakan,Buku ini substansinya adalah Antisipatif dengan menganalisa perkembangan Kota Cimahi dengan penduduk yang semakin padat, wilayahnya yang kecil dengan pertumbuhan ekonomi nya yang pesat juga Kota Cimahi ini berada dibawah wilayah Kabupaten Bandung Barat(KBB) ,Sehingga Pembangunan cekungan Bandung Wilayah KBB jika semakin padat, di kemudian hari sangat mungkin memberikan dampak yang tidak kita harapkan.Sebaguan akan menyatakan hal tersebut tidak mungkin, namun persoalannya bagaimana di Aceh,Sumatera Utara, Sumatera Barat bermula dari masalah tataruang, akhirnya terjadilah musibah namun tentunya disini bukan merupakan pendekatan malltus terhadap kondisi di Kota Cimahi, namun diharapkan kita berhati-hati mulai sekarang untuk menata dan mengelola Kota Cimahi agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari.Buku Cimahi Meledak mencoba mengupas semua permasalahan tersebut dengan kondisi ekonomi nya, Kemudian Wilayah Kota Cimahi termasuk Cekungan Bandung dan juga disana disebutkan bahwa Cimahi rawan banjir dan fakta membuktikan bahwa beberapa wilayah di Kota Cimahi merupakan wilayah rawan banjir,” terang Usman.

Kemudian Usman mengungkapkan poin penting yang ada dalam bukunya,
“Dalam buku Cimahi Meledak,persoalan-persoalan yang harus difikirkan oleh pemerintah Kota Cimahi. Jika saya mengutif dari Rene Descartes Bahwa “Manusia itu ada karena berfikir”, seandainya para pemangku kepentingan, baik pejabat yang ada di pemerintahan Kota Cimahi, maupun di DPRD hadir dalam melihat jangka panjang Kota Cimahi, maka akan muncul pertanyaan solusi apa yang harus dilakukan,Kami yang berasal dari LSM POPDAR menerbitkan semacam keinginan untuk penyesuaian daerah khusus perluasan wilayah,Hal ini tentu saja harus diupayakan dengan melakukan koordinasi dengan pemerintah propinsi Jawabarat, agar Cimahi di kemudian hari menjadi wilayah yang nyaman dan memiliki ruang udara ruang tanah yang nyaman bagi warganya,” ungkap Usman.

Terakhir Usman menegaskan Bahwa Bukunya mengupas persoalan-persoalan yang ada hubungannya dengan permasalahan yang ada du Kota Cimahi,
“Buku ini berusaha mengupas semua persoalan yang ada dan berhubungan dengan permasalahan yang ada di Kota Cimahi.
Saya berharap dengan diterbitkannya buku ini, akan menjadi sebuah Referensi dan pelajaran kedepan,orang boleh saja menyatakan bahwa Cimahi
Tidak akan seperti itu namun persoalannya jika hal yang tidak diinginkan b terjadi maka jangan menyatakan aduuh ini bagaimana??
Sehingga terkesan kita ini bodoh.Bahwa pejabat itu ada harus bermanfaat bagi yang lainnya kuhususnya bagi masyarakat, bukan untuk kepentingan, pribadi, kolektif, kelompok.Kita harus melihat Cimahi kedepan, saya beserta rekan-rekan dari POPDAR selalu menggaungkan segala hal yang berkepentingan dan membangun Kota Cimahi kedepan, Itu saja yang bisa saya sampaikan.” pungkas Usman didampingi Dedi Mulyadi.

Achmad Syafei

Ketua Umum LSM PENJARA Bertekad Terjun ke Kancah Politik Pada 2029

0

Cimahi, Kamis (18/12/2025)
Bertempat di gedung DPRD, Jalan Dra.Hj.Djulaeha Karmita no.5 Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah,Ketua Umum LSM PENJARA, Andi Halim menyatakan tekadnya untuk terjun ke Dunia politik.
Rencana Ketua Umum LSM PENJARA untuk terjun ke dunia politik merupakan langkah yang sudah dipertimbangkan matang-matang,Setelah selama ini bergelut sebagai aktivis,Andi Halim merasa terpanggil untuk terjun langsung ke dunia politik.
Saat diwawancarai Ketua Umum LSM PENJARA mengungkapkan rencananya dan akan All Out artinya tidak akan setengah-setengah nanti di 2029 saat kontestasi politik berlangsung,
“Seblumnya dari sejak 2008 saat LSM PENJARA berdiri, saya tidak pernah sedikitpun tertarik masuk ke dunia politik, walaupun yang namanya LSM atau Ormas ini didalamnya ada politiknya.Dalam dunia politik praktis itu harus partai politik, Ketertarikan saya dimulai saat anak saya Fitriani menjadi anggota DPRD, sehingga saya tahu apa saja yang terjadi di dalam internal Anggota DPRD, sehingga memicu semangat saya untuk berkontribusi dalam dunia politik praktis, oleh karena itu saya memutuskan bahwa saya harus turun gunung dan terjun bebas masuk ke dunia politik praktis,” ungkap Andi Halim.

Kemudian Ketua LSM PENJARA menambahkan rencana saat nanti berada di kancah politik,
” Ternyata kami selama ini sebagai Parlemen jalanan, ibarat anjing menggonggong kafilah berlalu, oleh karena itu saya harus masuk kedalam sistem dan masuk ke dalam regulasi, sehingga saya bisa menyuarakan aspirasi rakyat secara konstitusional,”tambahnya.

Himbauan Andi Halim kepada para aktivis seyogyanya untuk masuk ke dalam agar kita yang bisa menyuarakan kepentingan rakyat,
“Saya menghimbau kepada rekan-rekan aktivis,Bahwa kita sebagai rakyat jelata saat menyalurkan aspirasi melalui Demi berdarah-darah dan apapun bentuknya hanya dipandang sebelah mata,maka saya menghimbau kepada rekan-rekan aktivis untuk bergabung agar bersama-sama memperjuangkan politik ini dari dalam karena jika diluar itu tidak akan ada artinya, tidak akan dipandang sebelah mata, Contohnya beberapa bulan yang lalu ada gabungan Ormas yang melakukan Demo ke DPRD Kota Cimahi dengan beberapa tuntutan, namun hanya satu tuntutan yang dijalankan, faktanya tuntutan terkait kunjungan kerja yang disyarakan, malah semakin gencar mereka menghabiskan uang negara, tentu saja hal itu merupakan pemborosan keuangan daerah.namun yang sangat disayangkan adalah hasil dari kunjungan kerja yang nilainya fantastis tidak menghasilkan apa-apa dan hanya merupakan modus operandi jalan-jalan, mendapatkan uang saku,menghamburkan uang rakyat, saya pertanggung jawabkan pernyataan saya ini,” ujarnya berapi-api.

Terakhir Ketua LSM PENJARA menerangkan rencana yang akan dilaksanakan dalam langkahnya terjun ke dunia Politik,
“Alhamdulillah jika saya memang saya terpilih dan dipercaya oleh rakyat saya siap fighting memperjuangkan aspirasi rakyat, sebagai catatan bahwa anggota dewan itu saat dalam forum kenal hukum, maka saya nanti akan berjuang sampai berdarah-darah memperjuangkan aspirasi rakyat,yang menguntungkan rakyat.Jika saya bergabung dengan salah satu partai politik maka saya akan membawa satu jargon yaitu, “Politik Bersih Tanpa Korupsi” dan berjuang untuk rakyat.” Pungkas Andi Halim, Ketua Umum LSM PENJARA.

RED.

Bukan sekedar Cyber Crime Nastrap Kombes Arsal Sahban ungkap Ancaman Baru Keuangan Negara dan raih predikat Nastrap terbaik sespimti Polri.

0

Jakarta, Gempur News.

–Kombes Arsal Sahban, seorang perwira Polri, telah menyelesaikan NASTRAP (Naskah Strategis Perorangan) Polri yang membahas tentang ancaman baru keuangan negara, yaitu kejahatan lintas negara dan blockchain. Dalam NASTRAP-nya, Kombes Arsal Sahban meraih predikat Nastrap terbaik mengungkapkan bahwa kejahatan ini dapat mengguncang keuangan negara dan memerlukan penanganan serius.

“Blockchain bukan lagi sekadar teknologi, tapi juga menjadi sarana kejahatan yang dapat mengancam keuangan negara,” kata Kombes Arsal Sahban.

NASTRAP Kombes Arsal Sahban ini telah meraih predikat terbaik di Sespimti Polri, yang menunjukkan kualitas dan kedalaman analisisnya tentang ancaman kejahatan baru ini.

Dengan NASTRAP-nya, Kombes Arsal Sahban berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan instansi terkait tentang risiko kejahatan ini, serta mendorong upaya pencegahan dan penindakan yang lebih efektif.

“Kami berharap NASTRAP ini dapat menjadi referensi bagi Polri dan instansi terkait dalam menghadapi ancaman kejahatan baru ini,” kata Kombes Arsal Sahban.( JOE).

WALIKOTA CIMAHI HADIRI RAPAT KOORDINASI TP PKK KOTA CIMAHI

0

CIMAHI,Rabu(17/12/2025)
Pemerintah Kota Cimahi bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Cimahi menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) PKK Tingkat Kota Cimahi Tahun 2025 di Cimahi Techno Park, Rabu (17/12/2025). Kegiatan dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Sekretaris Daerah Maria Fitriana, Ketua TP PKK Kota Cimahi Midjiati Ningsih, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Fitriani Manan, perwakilan Badan Nartkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi, unsur perangkat daerah, serta pengurus TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Cimahi.


Wali Kota Cimahi menegaskan bahwa TP PKK merupakan salah satu dari enam lembaga kemasyarakatan yang berperan sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak program di berbagai jenjang, mulai dari kota hingga kelurahan.
Ia menyebut PKK bukan hanya mitra pemerintah, tetapi juga motor penggerak perubahan sosial melalui 10 Program Pokok PKK yang mencakup pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga, hingga pelestarian lingkungan.
“PKK bukan hanya mitra pemerintah, tetapi juga motor penggerak perubahan sosial yang bekerja langsung di tingkat keluarga dan masyarakat,” tegas Ngatiyana.
Lebih lanjut, Wali kota mengaitkan peran PKK dengan visi “Cimahi Mantap” (Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, Produktif) dan visi jangka panjang “Cimahi Campernik” 2025–2045 sebagai kota maju, unggul, dan berkelanjutan. Menurutnya, TP PKK berkontribusi dalam pemberdayaan keluarga, penurunan stunting, penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan anak, serta pemberdayaan ekonomi perempuan, dengan kolaborasi erat bersama dinas kesehatan, pendidikan, sosial, dan DP3AP2KB.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, keterlibatan masyarakat, serta komitmen bersama untuk menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat,” tutur Ngatiyana.
Menurut Ngatiyana rapat koordinasi TP PKK ini penting sebagai forum evaluasi, konsolidasi, dan perencanaan agar program PKK berjalan efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah, sekaligus untuk merumuskan program kerja untuk tahun mendatang.
Ngatiyana juga menambahkan bahwa Rakor PKK merupakan wujud kolaborasi erat antara PKK dan Pemerintah Kota Cimahi dalam menjalankan program sampai ke tingkat paling bawah. Ia menegaskan pemerintah akan terus mendukung PKK melalui kebijakan dan dukungan anggaran selama program yang dijalankan berpihak pada kepentingan masyarakat dan memperkuat pembangunan keluarga.
“PKK adalah organisasi sosial yang merupakan pendorong pemerintahan ini bisa berjalan dengan sebaik – baiknya. Karena program PKK juga membantu pemerintah sampai ke tingkat paling bawah di masyarakat. Sehingga di situlah PKK ikut serta di dalam pembangunan ini. Pemerintah juga membantu terhadap anggaran dan sebagainya yang paling diperlukan selama itu untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ketua TP PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader PKK kota, kecamatan, dan kelurahan yang telah bekerja keras melaksanakan 10 Program Pokok PKK. Ia menuturkan bahwa berbagai program dan kegiatan PKK selama ini berjalan baik, termasuk yang masih dalam proses penilaian seperti Gelari Pelangi, Anugerah Gapura Sri Baduga, dan P2WKSS yang diharapkan meraih hasil terbaik di tingkat Provinsi Jawa Barat. Rakor tahunan ini, lanjutnya, bertujuan mensinergikan program dan kegiatan TP PKK dengan perangkat daerah terkait agar dukungan terhadap pembinaan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Cimahi semakin kuat.
Sementara itu Ketua panitia penyelenggara, Euis Irawati, dalam laporannya menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan Rakor mengacu pada keputusan Menteri Dalam Negeri dan Ketua Umum TP PKK tentang hasil Rapat Kerja Nasional X PKK, serta Program Kerja TP PKK Kota Cimahi Tahun 2025. Rakor TP PKK Tingkat Kota Cimahi ini dilaksanakan selain sebagai evaluasi terhadap kinerja dan capaian TP PKK Kota Cimahi selama tahun 2025, juga untuk mensinergiskan program dan kegiatan Tim Penggerak PKK Kota Cimahi, Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Tim Penggerak PKK Kelurahan dengan perangkat daerah terkait yang disinergikan dengan 10 Program Pokok PKK.
Rakor yang mengusung tema “Memantapkan Program dan Kegiatan TP PKK dengan Perangkat Daerah untuk Mewujudkan Keluarga Sejahtera” dilaksanakan dengan agenda utama pemaparan materi, diskusi kelompok, dan pembahasan hasil evaluasi program untuk merumuskan rekomendasi dan rencana kerja tahun berikutnya.
Kegiatan ini ditutup oleh Kepala DP3AP2KB, Fitriani Manan yang menyampaikan aprseiasinya pada semangat para kader dalam mendukung pelaksanaan program-program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya kader PKK harus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk dapat menjalankan 10 Program Pokok PKK dengan baik, “Kolaborasi yang baik menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan keluarga secara berkelanjutan, karena memang pembangunan itu dimulai dari keluarga.
Fitriani berharap, hasil rapat koordinasi ini tidak hanya berhenti di tatanan perencanaan, melainkan harus segera ditindaklanjuti di lapangan secara bertanggung jawab dengan komitmen yang kuat dan kolaborasi berbagai pihak agar mampu melahirkan langkah-langkah strategis yang lebih terintegrasi, sehingga keluarga-keluarga di Cimahi semakin sejahtera dan berdaya.

Achmad Syafei
Sumber&(Bidang IKPS)

Anggota MPR-RI.,Dr.Muhdi.,S.H.,M.Hum., Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Taman Pahami Empat Pilar Kebangsaan Bagi Generasi muda Menyonsong Indonesia Emas

0

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka menyonsong Indonesia Emas PGRI menggelar sosialisasi 4 pilar Kebangsaan Bagi Generasi muda di aula SMK 2 Taman Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah, kegiatan ini berlangsung pukul 8.30 WIB.,yang di inisiasi oleh anggota MPR-RI sekaligus Ketua Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah, dan diikuti sekitar 200 peserta dari siswa siswi SMK 2 Taman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua YPLP PGRI Jawa Tengah, Mualip.,S.Pd.,M.M., Ketua PGRI Kabupaten Pemalang,Slamet S.Pd.,M.Pd., Kepala Sekolah SMK PGR 2 Taman, Drs.Karso.,M.H.,jajaran struktural PGRI Kabupaten Pemalang.

Dalam sambutannya Dr.Muhdi.,S.H.,M.Hum., mengapresiasi jajaran struktural PGRI dan para peserta yang telah memberikan kepercayaan sebagai narasumber Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Generasi muda Menyonsong Indonesia Emas.

Dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bagi Generasi muda di SMK PGRI 2 Taman, Dr.Muhdi menyampaikan pada tahun 2045 para pemimpin saat ini dibatasi oleh usia sehingga estafet kepemimpinan harus disiapkan sejak sekarang.

Dr.Muhdi dihadapan para siswa dan guru mengingatkan pentingnya memahami Bhinneka tunggal Ika serta menjaga persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, pemahaman Undang Undang Dasar 1945, merupakan fondasi yang harus dikuasai calon pemimpin masa depan.

Ia menekankan bahwa generasi muda tidak hanya dituntut cerdas secara akademik,tetapi juga kuat secara idiologis agar mampu mengimplementasikan nilai nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menambahkan sebagai salah satu tugas anggota MPR-RI kegiatan ini bertujuan agar masyarakat Indonesia mengamalkan empat pilar itu, Indonesia saat ini berhadapan dengan apa yang kita sebut Seratus tahun Kemerdekaan yang kita yakini dengan Indonesia Emas kenapa karena ada anak usia muda yang jumlahnya sekitar 66 juta anak muda yang nanti dua puluh tahun yang akan datang menjadi pelaku dari bangsa ini. “Ucapnya.

Dr.Muhdi berharap dengan sosialisasi dialog empat pilar ini anak anak muda di masa kritis sekarang ini mereka bisa memiliki pemahaman yang cukup tentang empat pilar ini,yang nanti akan menjadi bekal di masa yang akan datang menuju Indonesia Emas. “Tutupnya. (yn26)

Menhub Dudy Pimpin Rakor Kesiapan Nataru di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

0

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Kesiapan menghadapi arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk terus dimatangkan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memimpin langsung rakor kesiapan tersebut fi Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Selasa malam (16/12/2025).

Rakor dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo, KSOP, operator penyeberangan, BPTD, pengusaha kapal, dan mitra terkait.

Menhub Dudy menyampaikan pergerakan masyarakat pada periode Nataru diprediksi akan meningkat signifikan sehingga diperlukan upaya agar layanan penyeberangan selama masa libur bataru berjalan aman dan nyaman.

“Melalui rapat koordinasi kesiapan Nataru di Pelabuhan Ketapang ini, kita sepakati langkah-langkah strategis terkait kualitas layanan, serta menjaga standar keselamatan dan keamanan dalam setiap aspek operasional,” ujarnya.

Menhub juga mengingatkan seluruh pihak untuk belajar dari insiden kecelakaan kapal yang menimpa KM Tunu Pratama Jaya dan KM Barcelona beberapa bulan lalu. Tragedi tersebut menjadi pengingat agar pengawasan keselamatan dijalankan tanpa toleransi.

Ditambahkannya, setiap aspek, mulai kelaikan kapal, kesiapan awak, hingga mitigasi potensi cuaca ekstrem diminta dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Lebih-lebih di periode Desember-Januari merupakan puncak musim penghujan.

“Saya mengingatkan agar seluruh pihak senantiasa siaga dalam mengantisipasi berbagai potensi resiko dengan perhatian khusus pada empat aspek utama. Yakni keselamatan dan keamanan pelayaran, kesiapan infrastruktur, keandalan operasional, serta mitigasi terhadap cuaca ekstrim dan kondisi darurat lainnya,” tegas Menhub.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, Pemkab siap mendukung kelancaran arus Nataru baik dari Pulau Jawa menuju Bali dan NTB dan sebaliknya.

“Sebagai daerah penyangga penyeberangan, kami telah melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda Banyuwangi dan menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran arus Nataru,” kata Ipuk.

Ipuk memaparkan Pemkab Banyuwangi menyiapkan buffer zone di Terminal Sritanjung dan kawasan Grand Watu Dodol untuk mengurai kepadatan, termasuk lokasi parkir truk logistik agar tidak menumpuk di jalur pantura.

“Kami juga akan menyiapkan posko layanan, fasilitas kesehatan, IGD, ambulans, serta bersinergi dengan Polresta, TNI, dan OPD terkait,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab memperkuat pengamanan perlintasan sebidang kereta api, memasang rambu dan marka tambahan, melakukan edukasi masyarakat, serta berkoordinasi dengan BMKG, BPBD, SAR, dan Pertamina terkait cuaca ekstrem dan ketersediaan BBM.

“Tentunya kami ingin memastikan masa libur Nataru bisa dinikmati dengan aman, nyaman untuk semua masyarakat,” tambah Ipuk.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyebut puncak arus diprediksi terjadi pada 21-23 Desember pada periode mejelang Natal dan 28-29 Desember pada periode menjelang Tahun Baru. ASDP telah menyusun skenario pola operasi kapal dengan penyesuaian jumlah armada sesuai tingkat kepadatan penumpang.

“Pada kondisi normal kami operasikan 28 kapal, saat padat 30 kapal, dan saat sangat padat hingga 32 kapal, serta penempatan buffer zone di Ketapang dan Gilimanuk,” ujarnya.

Sementara Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho memastikan skenario pengamanan telah disiapkan secara optimal di seluruh jalur transportasi.

“Kami memastikan pengamanan Nataru berjalan optimal mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, baik di jalan tol, jalur arteri, pelabuhan, tempat ibadah, maupun kawasan wisata. Malam ini kami juga menyeberang ke Gilimanuk untuk meninjau langsung jalur darat menuju Bali,” tegasnya.

Rakor tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Danantara, Ditlantas Polda Jatim, Dishub Provensi Jatim, ASDP Ketapang, Kapolresta Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, Kapolres Jembrana, Dishub Jembrana, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), dan stakeholder terkait lainnya. (*)

Jadi Jujugan Libur Nataru 2026, Banyuwangi Gelar Rakor Pengamanan Lintas Sektor

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi diprediksi akan kembali menjadi salah satu daerah jujugan wisatawan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Mempersiapkan hal itu, Polresta Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (rakor) Operasi Lilin Semeru, yang dihadiri lintas sektor, di Polresta Banyuwangi, Selasa (16/12/2025).

Rakor dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Ketua MUI Kiai Muhaimin Asmuni, Ketua FKUB Banyuwangi H. Nur Chozin, BMKG, PT ASDP, jajaran TNI/Polri, OPD Pemkab Banyuwangi, serta stakeholder terkait lainnya.

Setiap momen libur Nataru, Banyuwangi selalu menjadi jujugan wisatawan yang ingin menghabiskan masa liburnya. Termasuk saat libur Nataru tahun ini, diprediksi Banyuwangi kembali diprediksi bakal mengalami lonjakan wisatawan. Apalagi juga bersamaan dengan libur sekolah.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan. Begitu juga kepada masyarakat yang tengah merayakan Natal. Kita harus memastikan mereka bisa menjalani ibadah dengan khusyuk dan tenang,” kata Bupati Ipuk.

“Lewat rakor ini, harapannya kita bisa menyamakan persepsi dan menyatukan langkah agar perayaan Nataru di Banyuwangi berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” imbuhnya.

Ipuk mengajak seluruh stakeholder saling berkolaborasi. Ipuk menyebut, Pemkab telah menyiapkan sejumlah langkah menyambut lonjakan wisatawan selama masa libur Nataru.

Kapolresta Banyuwangi menambahkan pengamanan Nataru tidak hanya difokuskan pada peningkatan arus lalu lintas, melainkan juga pada pengamanan tempat ibadah, peningkatan jumlah wisatawan, aktivitas hiburan masyarakat, hingga potensi kerawanan di tengah cuaca ekstrem.

Untuk itu, dalam waktu dekat Polresta akan menggelar Operasi Lilin Semeru selama 14 hari mulai tanggal 20 Desember 2025 -2 Januari 2026. Pelaksanaannya melibatkan 819 personel gabungan dari Polresta Banyuwangi, perangkat daerah terkait, serta mitra keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mendirikan 7 Pos Pengamanan (Pospam) dan 2 Pos Pelayanan (Posyan) yang tersebar di sejumlah titik. Serta satu Pos Terpadu di Pelabuhan Ketapang. Dengan posyan dan pospam yang kita sediakan ini harapannya bisa menjamin keamanan dan kenyamanan warga selama libur Nataru,” urai Kapolresta. (*)

Cek Banjir Muncar, Bupati Ipuk Instruksikan Segera Bersihkan Drainase dari Sampah

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Sejumlah wilayah di Banyuwangi mengalami banjir setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi, salah satunya adalah wilayah Kecamatan Muncar. Bupati Banyuwangi Ipuk Fisetiandani cek penanganan banjir di lokasi terdampak, Selasa (16/12/2025).

Sejumlah dusun di wilayah Kecamatan Muncar tergenang banjir akibat luapan Sungai Kedungrejo yang mengaliri kecamatan tersebut. Tercatat banjir sempat menggenangi Dusun Palurejo Desa Tembokrejo, tiga dusun di Desa Kedungringin, dua dusun di Desa Wringin putih, dan Dusun Kedungkandang Desa Tapanrejo.

Banjir diakibatkan jembatan tersumbat material bambu dan tumpukan sampah sehingga mengakibatkan air sungai ke pemukiman warga. Air mulai masuk ke rumah warga mulai Senin petang (15/12/2025) hingga pukul 21.00. Sekitar 23.00 air mulai surut di sejumlah dusun.

Petugas dan relawan bencana sejak tadi malam telah menyisir dan melakukan penanganan ke warga terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Hasil analisa BPBD, banjir karena hujan intensitas tinggi di sisi hulu. Di hilir, tumpukan sampah dan bambu-bambu yang hanyut menyumbat jembatan hingga air meluber,” jelas Ipuk.

Ipuk meminta Dinas PU Pengairan untuk segera membersihkan sumbatan dan mulai menyisir drainase yang tersumbat.

“BPBD bersama warga besok segera akan melakukan perbaikan drainase dan menghilangkan sumbatan-sumbatan di sepanjang aliran. Tadi kita cek, ada terpal besar yang menyumbat saluran air di jalan utama. NAh itu kan bikin aliran air macet, jadinya banjir,” kata Ipuk.

Ipuk juga menegaskan, jalan desa yang rusak berat akibat banjir semalam akan segera diperbaiki, terutama yang akses utama warga.

“Inshaallah pekan depan Dinas PU akan melakukan perbaikan jalan yang rusak. Tadi kita lihat pawingnya berantakan karena derasnya aliran air banjir,” kata Ipuk.

Ipuk pun mengajak kepada warga Banyuwangi untuk meningkatkan kewaspadaaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi yang masih akan berlangsung. Ia juga mengajak warga agar ikut melakukan pencegahan banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Salah satu yang menyebabkan banjir selain intensitas hujan yang tinggi juga adanya sumbatan di saluran drainase, selokan dan sungai akibat sampah. Ayo bersama-sama menjaga agar kejadian musibah banjir bisa diminamalisir,” ajak Ipuk. (*)