Home Blog Page 1537

Bupati Lumajang Berikan Penghargaan Kepada Biddokkes Polda Jatim

0

LUMAJANG – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, Senin (3/1/2022) siang di RSUD dr Haryoto Lumajang, mengakhiri tugas dalam pencarian Bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru Tahun 2021.

Operasi DVI tidak akan di tutup selama masih ada jenazah di temukan dengan skala kecil yang akan dilaksanakan oleh RS Bhayangkara Lumajang

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Kapolres Lumajang Eka Yekti Hananto Seno, Dandim Lumajang Letkol Inf Andi A Wibowo, Karumkit Bhayangkara Lumajang, Direktur RSUD Lumajang, Kadinkes, Kasubbidkespol, Kasubbiddokpol, Kasubbid rehabilitasi, Tim DVI Polda Jatim, Perwakilan Keluarga Korban serta media elektronik maupun cetak.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq, mengucapkan terimakasih yang mendalam atas darma bakti dan memberikan penghargaan kepada Tim penanganan identifikasi korban bencana APG Gunung Semeru

“Penghargaan kami berikan kepada Kabiddokkes Polda Jatim sebagai DVI Commander Ops DVI Bencana APG Gunung Semeru. Kemudian juga kami berikan kepada Dandim Lumajang sebagai Kasatgas bencana APG Gunung Semeru,” jelas Bupati Lumajang.

“Selain itu Kapolres Lumajang sebagai Waka Satgas bencana APG Gunung Semeru, Dir RSUD Lumajang sebagai Koordinator RS rujukan dan juga Kasubbiddokpol, Kasubbidkespol, karumkit Bhayangkara Lumajang sebagai Koordinator Tim DVI,” sambung dia.

Lanjut Bupati, selain memberikan penghargaan. Juga diresmikan Tugu prasasti peringatan bencana APG Gunung Semeru tahun 2021. Yang akan di letakkan di Desa Penanggal Candipuro Lumajang.

Dalam kegiatan itu, telah diserah terimakan 3 (tiga) jenasah terakhir yang sudah teridentifikasi untuk diserahkan ke pihak keluarga. Selain itu, ada 8 (delapan) body part yang belum teridentifikasi, yang selanjutnya dipindahkan dari penyimpanan di Frezeer container ke “penyimpanan dalam tanah”.

“Pemindahan ini nanti dengan dibungkus bahan alumunium sehingga apabila di butuhkan sewaktu waktu bisa di gali dan buka untuk yang berhasil teridentifikasi diserahkan kepada keluarga untuk di kebumikan,” lanjutnya.

Konferensi pers berikutnya rencananya akan dilakukan di polda jawa timur.

“Kedepan Percepatan Vaksinasii di wilayah Lumajang, Polda Jatim akan mengedrop 25 ribu ke polres Lumajang untuk di gunakan vaksinasi masyarakat Lumajang menuju vaksinasi pertama 70%,” pungkasnya. (tim)

Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jatim Sambut Kunjungan Kehormatan Pangdam V Brawijaya

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menyambut kunjungan kehormatan Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto.,M.Sc pada Senin (3/1/2022) di Ruang kerja Kapolda jatim.

Kunjungan kehormatan Pangdam V/Brawijaya tersebut disambut hangat oleh Kapolda Jatim yang juga didampingi Wakapolda Jatim serta para Pejabat utama polda jatim. Dalam kunjungannya Pangdam V/Brawijaya datang bersama pejabat utama kodam V/Brawijaya

Kegiatan kunjungan kehormatan Pangdam V/ Brawijaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergitas TNI-Polri dan mempererat Silaturahmi antara polda jatim serta jajaran dengan Kodam V/Brawijaya serta jajaran.

Pembicaraan berlangsung hangat dan akrab, karena Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto sendiri adalah putra asli Malang, sedangkan Kapolda jatim Irjen Nico Afinta lahir dan besar di Surabaya, selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan diskusi terkait perkembangan situasi terkini Jawa Timur.

Kemudian pada kesempatan yang baik ini pula dilakukan Pembahasan terkait kesiapan pembukaan Bandara Juanda dalam rangka penerimaan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan kesiapan tempat Isoter yang telah disiapkan baik itu di Asrama Haji, LPMP, Badiklat Kemenag maupun Hotel-hotel yang telah dipilih sebagai tempat Isolasi terpusat. (tim)

Budi Ali Hidayat, Kasie Bimas Islam Kota Cimahi Raih Penghargaan Dari KPK

0

CIMAHI –
Dalam kegiatan Hari Amal Bakti Ke -76 Kementrian Agama Kota Cimahi,Dihadiri langsung oleh Plt.Walikota Cimahi Let.kol.(Purn) Ngatiyana tampak cukup meriah, kegiatan diisi dengan penampilan Drumband dari salah satu sekolah, kegiatan donor darah ditutup dengan Sholat Istighosah Segenap jajaran di lingkungan Kemenag Kota Cimahi.

Dalam kegiatan Hari Amal Bakti ke -76 Kementrian Agama Kota Cimahi yang jatuh pada tanggal 03 Januari 2022, disamping kemeriahan juga ada prestasi yang diraih salah seorang Staf Kementrian Agama Kota Cimahi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Budi Ali Hidayat, yang menduduki jabatan sebagai Kasie.Bimas Islam Kemendag Kota Cimahi, bersama tujuh orang lainnya dari seluruh Indonesia, mendapatkan penghargaan dari KPK karena melaporkan gratifikasi secara rutin kepada Lembaga Pemberantas Korupsi tersebut.

Jika dibandingkan dengan penghasilan Budi yang kabarnya hanya Rp4,8 Juta, sungguh hal yang luar biasa jika dibandingkan dengan pejabat yang tunjangan Kinerja Daerah (TKD) nya saja bisa berkali lipat nilai dari yang didapat seorang Budi Ali Hasan.

Saat ditemui di sela Acara Hari Amal Bakti Kemenag tingkat Kota Cimahi di ruang kerjanya, Budi Ali Hidayat menerima Wartawan dengan penuh kehangatan, ketika ditanyakan terkait perhargaan yang diterimanya dari KPK, Budi sedikit menceritakan pengalamannya,

Saya sempat mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan diantaranya dibilang sok sucilah, disudutkan bahkan dipertanyakan, namun saya berfikir mungkin mereka belum faham bahwa Gratifikasi merupakan akar dari tindak pidana korupsi, akhirnya ada juga yang faham dan mengikuti jejaknya, untuk melaporkan gratifikasi kepada KPK, Ungkap Budi.

Sungguh sesuatu yang berbanding terbalik, saat banyaknya tindakan korupsi, gratifikasi sudah merupakan budaya.

Seorang Budi Ali Hidayat mencontohkan hal yang sebaliknya, maka sangatlah wajar dan tidak berlebihan jika KPK sebagai Institusi yang menangani Korupsi memberikan apresiasi bagi Budi Ali Hidayat diantara 7 orang Se Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari KPK.

Hal ini merupakan Kritik bagi para Elite, bahkan menurut Sosilog UGM, Arie Sujito, pemberian penghargaan kepada orang-orang biasa itu merupakan sebuah kritik bagi kaum Elite, bahwa orang biasa saja bisa menunjukan integritasnya.

“Ini jadi bukti nyata, tidak cukup untuk mengingatkan para elite agar sadar dan tidak melakukan tindak pidana korupsi.” Ungkapnya

Semua dikembalikan kepada pribadi masing-masing, jika ada niat dan kesempatan serta dilakukan bersama-sama, kejahatan tindak pidana korupsi akan sulit diberantas.

“Semoga di Kota Cimahi akan ada Budi yang lainnya, sehingga bisa menjadi contoh untuk belajar berintegritas sesungguhnya,” Tandasnya. (Achmad $)

Tinggal Janji Gubernur, Pembangunan Wing B RSUD Mengkrak

0

BARITO UTARA-Sesuai dengan apa yang telah dianggarkan dengan pembangunan Gedung Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD)Muara Teweh,Bupati Barito Utara (Barut)menagih janji yang telah dijanjikan oleh Gubernur Kalimantan Tengah H.Sugianto Sabran.

Usai meresmikan alat cuci darah(Hemodualisis) Bupati Barito Utara H. Nadalsyah,menjelaskan proses penyelesaian gedung Wing B RSUD Muara Teweh kepada awak media di halaman rumah sakit setempat,Senin (3/1/22.Kemarin pagi).

“Bukan kita tidak menganggarkan,tetapi ini adalah janji dari Provinsi, dan Gubernur yang telah menjanjikan dan diselesaikan oleh provinsi, dana sudah turun tetapi ditarik kembali,sehingga bangunan Wing B RSUD Muara Teweh terbengkalai dan pada akhirnya menkrak seperti itu.Kita dari kabupaten hanya sampai di lantai tiga,”kata Nadalsyah.

Dikatakan Nadalsyah, kalau kemarin provinsi tidak menjanjikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara untuk membangun gedung itu,kemungkinan Wing B pun sesuai dengan apa yang kita lihat saat ini sudah bisa fungsional dipergunakan. 

Saya berharap dan bermohon kepada Bapak Gubernur Kalteng,karena saya selaku tim sukses beliau dari tahun 2015 dan 2019 tadi,juga membantu menjadikan beliau menjadi Gubernur,”ungkapnya.

Orang nomor satu di Barito Utara ini juga berharap kepada Gubernur Kalimantan Tengah,jangan mendengar bisikan-bisikan bahwa bupati Barito Utara pasang kaki dua untuk mencalonkan beliau menjadi gubenur. 

“Saya bersumpah di sini, supaya publik mengetahuinya,saya mendengar bisik-bisik bahwa kalau saya tadi tidak sepenuhnya membantu Gubernur “Sugianto Sabran”untuk menjadi Gubernur,saya kualat,”ucapnya.

Jadi kata Nadalsyah, dirinya ada mendengar bisikan-bisikan,karena mendengar bisikan dari kiri dan kanan nantinya masyarakat yang akan menjadi korbanya, bangunan-bangunan di Kabupaten Barito Utara selalu di cekal oleh Sugianto Sabran. 

“Jadi dengan adanya bisikan-bisikan seperti itu, saya berharap jangan didengarkan.Ini statmen saya selaku Bupati Barito Utara.Saya yang bertanggungjawab sebagai kepala daerah,” pungkasnya. (SS).

Nadalsyah : Liga 3 Dicekal, Atas Perintah dan Siapa Dalangnya..?

0

BARITO UTARA-Muara Teweh selaku Tuan Rumah menggelar Kompetinsi Liga 3,Rayon Kalimantan Tengah (Kalteng).Masyarakat setempat gembira dengan digelarnya ajang sepak bola rayon Kalimantan Tengah,membuat klub sepak bola berambisi untuk mengikuti ajang bergengsi ini.

Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan(SK)Ketua PSSI Kalimantan Tengah nomor.SKEP/10/ASPROV KALTENG/PanLIGA3/XII-2021,isinya menetapkan kompetisi Liga 3 Asprov PSSI Kalteng dilaksanakan di Kota Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, dimulai dari tanggal 23 Desember 2021-3 Januari 2022.

Apa hendak dikata, mendekati dua hari Kick Off secara mendadak, Asprov PSSI Kalteng mengeluarkan surat penundaan Kompetisi PSSI Liga 3 Kalteng Tahun 2021. Surat tanggal 26 Desember 2021 itu menyebutkan menindaklanjuti hasil drawing Liga 3 Zona Kalteng melalui Virtual Meeting yang dihadiri enam klub,panitia pelaksana dan Asprov PSSI Kalteng,maka pelaksanaan manager meeting dan jadwal kick off putaran Provinsi Kalteng ditunda.

Terkait hal tersebut,Bupati Barito Utara H.Nadalsyah, saat dikonfirmasi awak Media senin(3/1)kemarin, meminta kepada Asprov untuk rapat di provinsi, salah satu Esko ada melapor,bahwa waktu diadakannya rapat,Ketua Asprov PSSI Kalteng Ir. Leonard S Ampung menjelaskan”bahwa atas perintah pimpinan”. 

“Atas perintah pimpinannya siapa??, karena saya ini pegawai negeri bilang Pak Leo, pimpinan Pegawai Negeri di Provinsi siapa,”kata Nadalsyah menirukan ucapan Ketua Asprov PSSI Kalteng.

Dikatakan Nadalsyah, seharusnya pemerintah tidak boleh mencampuri urusan persepakbolaan PSSI,karena PSSI punya statusco tersendiri.”Ada Askab,Asprov,PSSI Pusat dan FIFA,ke Gubernur  Kepala Daerah itu hanya minta persetujuan dan melaporkan saja dan tidak bisa mengintervensi,”ucap Bupati yang akarab disapa H.Koyem.

Selain itu juga kata dia, apabila ada intervensi pemerintah seperti ini, klub-klub yang akan dirugikan.”Jadi itulah mengapa Liga 3 batal dilaksanakan di Kabupaten Barito Utara kemarin dan di pindahkan ke Palangkaraya,”tuturnya.

Karena Pak Gubernur Sugianto Sabran terlalu banyak mendengar bisikan-bisikan yang mengatakan,bahwa Bupati Barito Utara pasang kaki dua untuk membantu beliau.”Demi Allah,kualat saya apabila saya pasang kaki dua,saya betul-betul dengan tulus ikhlas dan hati yang tulus untuk membantu beliau dua periode menjadi Gubernur,” katanya.

H.Koyem menambahkan kedepannya,untuk mengajukan ke jalur hukum tergantung Askab dan panitia pelaksana. “Kalau kita sebagai pemerintah cuma mendorong saja karena PSSI mempunyai status tersendiri,karena tidak bisa di intervensi,akan tetapi menyangkut nama baik daerah kita,Pemerintah Daerah akan membantu mereka dalam upaya-upaya hukum,”pungkasnya.(SS).

Dinkes Kabupaten Malang Belum Punya Cara Deteksi Varian Omicron

0

MALANG – Varian Omicron, juga dikenal sebagai garis keturunan B.1.1.529, adalah sebuah varian SARS-CoV-2, sebuah koronavirus yang menyebabkan Covid-19. WHO menyatakannya sebagai varian yang diwaspadai dan menamakannya dari kata Yunani Omicron

Kasus varian baru virus omicron ini sudah ditemukan di Indonesia. Sayangnya, tidak semua daerah mampu mendekteksinya. Dinas Kesehatan Kabupaten Malang belum bisa mendeteksi varian corona tersebut karena keterbatasan alat penunjang.

Oleh karena itu, pihaknya mengirimkan 4 sampel PCR dari pasien COVID-19 ke Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA). Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah termasuk virus corona varian omicron atau bukan.

“(Kami) tidak mampu. Di Jawa Timur, yang mampu adalah RSUA,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Arbani Mukti Wibowo saat ditemui, Senin (27/12/2021).

4 sampel tersebut berasal dari pasien yang pernah melakukan perjalanan ke luar kota dan hasil tes PCR mereka menunjukkan nilai CT value kurang dari 25.

Pasien-pasien tersebut merupakan sopir yang memiliki mobilitas tinggi dan baru pulang dari luar kota. Satu di antaranya merupakan warga Kecamatan Turen dan 3 lainnya merupakan warga Kecamatan Kalipare.

Hingga saat ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Malang masih menunggu hasil dari tes tersebut. “Hasilnya tesnya belum keluar,” tutup Arbian.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, mengaku masih belum bisa memastikan apakah warga tersebut terpapar Omicron.

Sebab, sampel milik warga itu masih diuji di laboratorium milik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

“Itu kan masih diindikasi (Omicron). Hasil itu kemudian di tes, dikirim ke Unair dan Unair sampai hari ini rupanya hasil lab nya juga belum keluar,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (29/12/2021).

Didik menerangkan, berdasarkan laporan yang ia dapat sementara ini, warga tersebut meninggal bukan karena Omicron. Melainkan lantaran warga tersebut memiliki penyakit komorbid akut.

“Yang bersangkutan itu punya latar belakang, punya komorbid. Akhirnya kemarin kayaknya kematiannya bukan karena virus (Omicron), tapi karena akut. Karena dia sudah masuk pada kategori akut, yang memang sudah tidak bisa ditolong lagi,” ujarnya. (tim)

Bupati Rotasi Jabatan Pimpinan Perangkat Daerah di Lumajang

0

LUMAJANG – Sebagai upaya penyegaran dan pengoptimalan dalam pelaksanaan tugas pelayanan masyarakat, Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) merotasi sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Senin (3/1/2022).

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas yang diberikan,” ujar Cak Thoriq kepada pejabat yang baru saja dilantik.

Cak Thoriq juga menyampaikan, bahwa rotasi pejabat bukan saja menjadi kebutuhan organisasi perangkat daerah semata. Bupati memandang rotasi jabatan sebagai wujud penyegaran agar kinerja aparatur pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang semakin optimal sejalan dengan program-program prioritas kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati.

“Progresifitas dari apa yang saya canangkan bersama ibu wakil bupati sudah banyak yang diselesaikan dan dikerjakan, misalnya soal infrastruktur sudah banyak yang selesai, soal pelayanan publik kita juga sudah baik, terbaik ketiga nasional kita,” kata dia.

Adapun nama-nama yang mengisi jabatan baru diantaranya :

  1. Yuli Harismawati sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang
  2. Hertutik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup
  3. Patria Dwi Hastiadi sebagai Kepala Pelaksana BPBD Lumajang
  4. Indra Wibowo Leksana sebagai Staf Ahli Bupati bidang Hukum dan Pemerintahan
  5. Paiman sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang
  6. Hairil Diani sebagai Kepala Dinas Pertanian Lumajang
  7. Abdul Majid sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan
  8. dr Rosyidah sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang
  9. Alfian sebagai Sekretaris Bappeda Lumajang
  10. Indriono Khrisna Murti sebagai Camat Sukodono
  11. Agni Asmara Megatrah sebagai Camat Yosowilangun
  12. Iwan Hadi Purnomo sebagai Camat Jatiroto
  13. Akhmad Wahyudi sebagai Camat Rowokangkung
  14. Abdillah Irsyad sebagai Camat Senduro
  15. Hindam Adri Abadan sebagai Camat Pronojiwo

Selain 15 nama tersebut, bupati juga melantik total 65 Jabatan diantaranya, Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang. (Kominfo)

Gunung Semeru Lumajang, Api Teramati di Puncak Kondisi Diam

0

LUMAJANG – Aktivitas Gunung Semeru setelah terpantau adanya getaran banjir atau lahar yang terekam sekali, amplitudo 28 milimeter, durasi 260 detik dan terjadi guguran 1 kali, amplitudo 4 militer, durasi 55 detik. Terpantau pengamatan saat cuaca mendukung atau cerah terlihat api diam di puncak.

Material yang dimuntahkan dari kawah Junggring Saloko yang kondisinya masih di atas itu bisa sewaktu-waktu turun ke arah bukaan. Yaitu sektor tenggara dan berpeluang ancaman bahaya bila kondisi tersebut tidak di waspadai.

Hal ini disampaikan petugas pengamatan Gunungapi Gunung Semeru di Gunung Sawur, Kecamatan Candipuro Lumajang Yadi Yuliandi, Minggu (02/01/2022).

Semeru berketinggian 3676 mpdl yang statusnya masih di level lll siaga meteorologi cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan timur laut, suhu udara 22 derajat Celcius.

“Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan timur laut. Suhu udara 22 °C. Guguran 9 kali, amplitudo 2-28 militer, durasi 40-165 detik,”kata Yadi.

Mengantisipasi terjadinya korban kepada masyarakat, petugas kata Yadi merekomendasikan tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,”ucapnya.

Selain itu rekomendasi yang disampaikan agar masyarakat tidak melanggar di bahaya Semeru, tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru. Karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

“Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru. Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,”pungkasnya.
PENULIS
Efendi Murdiono

Polres Kediri Gelar Upacara Korp Kenaikan Pangkat

0

KEDIRI — Sebanyak 110 anggota Polres Kediri mengikuti kenaikan pangkat. Upacara kenaikan pangkat digelar di lapangan apel Polres Kediri, Senin (3/1/2022).

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo bertindak sebagai inspektur upacara kenaikan pangkat. Upacara tersebut diikuti Waka Polres Kediri, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang beserta Pengurus Bhayangkari Cabang Polres Kediri, para anggota dan ASN Polres Kediri.

Dalam pelaksanaan upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat terhadap 110 personil Polres Kediri ini, diantaranya AKP ke Kompol 2, Iptu ke AKP 9, Ipda ke Iptu 10, Aipda ke Aiptu 25, Bripka ke Aipda 34, Brigpol ke Bripka 13, Briptu ke Brigpol 2, Bripda ke Briptu 4, ASN tingkat 1, 1 ASN Pengda pengatur tingkat 1 dan 1 ASN.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho menuturkan kenaikan pangkat merupakan salah satu penghargaan yang diberikan pimpinan Polri.

“Korp raport kenaikan pangkat merupakan salah satu dari program pembinaan karier bagi personil Polri dengan memperhatikan berbagai aspek baik moral, mental kepribadian, kemampuan, prestasi kerja,”tutur AKBP Agung.

Kapolres Kediri mengucapkan selamat bagi 110 anggotanya yang di Januari periode 2022 telah naik pangkat. Pihaknya, juga berpesan kenaikan pangkat harus diimbangi dengan sikap dan tanggung jawab yang lebih profesional demi terciptanya pelayanan Polri lebih maksimal terhadap masyarakat.(Sum)

Kado Istimewa Tahun Baru, 85 Anggota Polres Pasuruan Naik Pangkat

0

PASURUAN – Sebanyak 85 Polisi di Polres Pasuruan mendapat kenaikan pangkat di minggu pertama Bulan Januari Tahun 2022, dengan sebutan “Tahun baru, pangkat baru.”

Upacara kenaikan pangkat tersebut diselenggarakan pada hari Senin 3 Januari 2022 di Mapolres Pasuruan. Mereka yang naik pangkat yakni Brigadir dan Perwira.

Berdasarkan jumlah anggota yang naik pangkat dari Iptu ke AKP ada 11 (sebelas) orang, dari pangkat Ipda ke Iptu 12 (dua belas) orang, Aiptu ke Ipda 1 (satu) orang, pangkat dari Aipda ke Aiptu ada 10 (sepuluh) orang, Bripka ke Aipda ada 42 (empat puluh dua) orang, Brigpol ke Bripka 6 (enam) orang, Briptu ke Brigpol 2 (dua) orang dan Bripda ke Briptu 1 (satu) orang.

Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan momentum yang sangat penting didalam perjalanan karier seorang anggota Polri.

“Penghargaan berupa kenaikan pangkat ini bisa jadi merupakan kado istimewa di tahun baru atas kinerja dan pengabdian mereka selama ini, ” ujar Kapolres Pasuruan.

Kapolres Pasuruan menjelaskan bahwa kenaikan pangkat hendaknya jangan disikapi dengan kegembiraan/euforia saja tapi di balik itu semua mempunyai konsekuensi tugas dan tanggungjawab yang lebih besar untuk negeri ini.

“Kenaikan pangkat ini bisa menyadarkan diri kita dan sekalian juga bisa menjadikan pelajaran untuk berintrospeksi diri. Tentunya kita juga lebih meningkatkan kinerja yang dilandasi itikad baik, disiplin, loyalitas dan dedikasi sebagai abdi negara,” jelas AKBP Erick Frendriz.

Dengan pangkat baru di tahun baru, maka anggota Polri diharapkan ke depannya harus bisa bijak mengembangkan kemampuan diri dan meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas polri.

“Dengan semangat tahun baru, kualitas diri harus terus diasah dan ditingkatkan sehingga dapat menampilkan sosok Polri yang unggul dan humanis di mata masyarakat umum,” imbuh dia.

“Hindari penyimpangan dan pelanggaran sekecil apapun itu, yang dapat merusak citra dan nama baik institusi Polri. Hindari tindakan yang dapat menimbulkan kebencian dan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, mengayomi dan memberi contoh yang baik bagi masyarakat merupakan kewajiban dari tugas kita sebagai anggota Polri,”pungkasnya.

Kapolres Pasuruan dalam mengikuti kegiatan Kenaikan Pangkat anggotanya ini juga melaksanakan Pemotongan Nasi Tumpeng yang diselenggarakan di Gedung Tri Brata Polres Pasuruan seusai upacara sebagai simbolis wujud rasa syukur atas Kenaikan Pangkat Anggota, dan potongan tumpeng tersebut diserahkan kepada anggota polri yang tertua dan anggota yang termuda. (qomat)