Home Blog Page 1564

Vaksinasi di SMPN 2 Kertosono, Dihadiri PMI Provinsi

0

NGANJUK — Dalam mendukung program Vaksinasi Nasional, serta untuk memberikan herd imunity, SMPN 2 Kertosono secara bertahap melakukan Vaksinasi terhadap para siswanya, hal ini tentunya dibutuhkan kordinasi yang matang sesama pemangku kepentingan.

Hal tersebut juga untuk mendukung dan pemenuhan persyaratan sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Kepala Sekolah SMPN 2 Kertosono, Tri Wahyudi mengharapkan kepada siswanya untuk tidak ragu ragu untuk divaksin, mengingat virus Corona sangat berbahaya, disamping itu untuk menjaga kekebalan tubuh terhadap virus yang mematikan tersebut.

Vaksinasi tahap pertama, disekolah tersebut dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2021, saat itu berhasil melaksanakan vaksinasi sebanyak 142 siswa, dari jumlah keseluruhan siswa sebanyak 858 siswa.

Untuk kegiatan vaksinasi hari ini, Sabtu 4 Desember 2021, vaksinasi disekolah tersebut dilaksanakan dari Kodim 0820 Nganjuk, dengan mempersiapkan sebanyak 1000 dosis yang dikhususkan bagi siswa SMP, kegiatan yang dihadiri oleh PMI Provinsi Jawatimur dan PMI Nganjuk, Muspika Kertosono tersebut berjalan lancar dan kondusif. Kepala Sekolah SMPN 2 Kertosono, Tri Wahyudi, menyampaikan dari jumlah siswa sebanyak 858 siswa tersebut terus diupayakan secara optimal sehingga seluruh siswa tervaksin.

Lis Handoyo, Ketua PMI Kabupaten Nganjuk, mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, hal itu untuk menjaga imunitas sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona. ” Saya berharap semua warga Nganjuk ikut vaksin, semua untuk kepentingan pribadi maupun umum,” Ujar Lis Handoyo. Kegiatan vaksinasi siang ini dilaksanakan di aula, dan dalam pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.(Anwar).

Serunya Lomba Nyanyi Meriahkan Rangkaian Dies Natalis WiGa

0

LUMAJANG-Puluhan peserta Singing Competition yang diselenggarakan Panitia Dies Natalis Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang pagi ini, Sabtu (4/12/2021) memadati Performance Area Dira Kencong. Mereka nampak berpenampilan eksotis guna mencuri perhatian para dewan juri yang sudah siap menilai penampilan mereka di atas panggung besar Singing Competition.

“Kami pilih tiga terbaik untuk jadi pemenang di kompetisi ini, dengan komposisi 45 persen teknik vokal, 20 persen materi vokal, 35 persen untuk penampilan keseluruhan termasuk kostum”, ujar salah satu dewan juri. Uang jutaan rupiah dan trophy menanti para juara, jadi tak heran persaingan ketat para peserta tak terelakkan”, tambahnya.

“Hal ini merupakan wujud kepedulian ITB WiGa terhadap pengembangan bakat di bidang musik generasi muda kita”, ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ITB WiGa, M. Hudi Setyobakti, S.E., M.M. saat membuka event bergengsi ini.

Satu persatu dari puluhan peserta Singing Competition ini beradu talenta, mulai bernyanyi solo, duet hingga memainkan sejumlah alat musik. Tepuk sorak penonton seketika menggema dari kejauhan, betapa tidak, suara emas dari para peserta menggaung indah terdengar hingga ke pelataran parkir mall teramai di Kencong ini.

Sementara itu, Rektor ITB WiGa, DR. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Dies Natalis Widya Gama yang ke-34 ini merupakan moment besar perjalanan kampus tercinta.

“ITB WiGa merupakan kampus milenial berkebudayaan, sehingga kami akan terus memfasilitasi generasi muda dalam mengembangkan berbagai talenta, tak terkecuali seperti saat ini melalui Singing Competition”, ungkapnya. (Hum/Red)

Pembagian BLT DD Desa Wringinanom Berjalan Tertib dan Patuh Prokes

0

PROBOLINGGO – Pembagian BLT DD Desa Wringinanom Kecamatan, Tongas, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, tahap ke 12 berjalan tertib dan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, Kamis (2/12/2021).

Proses pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa ( DD) tersebut berproses menindaklanjuti program pemerintah mengenai pemberian bantuan langsung tunai sebesar 300 rupiah perbulan dengan sasaran masyarakat kurang mampu.

”Hal tersebut merupakan amanah yang wajib untuk di bagikan, meskipun nominalnya tidak seberapa, namun dapat membantu sekaligus meringankan beban masyarakat, Terlebih pada kondisi pandemi saat ini,” kata Kepala Desa Wringinanom dilokasi.

Kepala Desa berharap, BLT DD yang dibagikan dapat membantu warganya dan menjadi barokah. Ia menjelaskan bahwa pemberian bantuan langsung tunai kali ini, diberikan bulan ke 12 dengan jumlah penerima 80 KPM.

Kepala Desa mengimbuhkan, pihaknya berkomitmen untuk selalu memberikan informasi sebagai ajang edukasi, memprioritaskan prokes disetiap kegiatan, baik pelayanan setiap harinya di kantor desa dan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, sebagai pemutus mata rantai Covid-19 yang belum berakhir,” pungkasnya.(ali)

Atasi Banjir di Wilayah Kecamatan Waru, Wabup Minta Dinas PU BM SDA Lakukan Normalisasi Sungai Segoro Tambak

0

SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo Subandi melakukan sidak banjir di beberapa desa di wilayah Kecamatan Waru yang setiap tahun menjadi langganan banjir. Subandi sidak didampingi Plt. Asissten II Budi Basuki, Camat Waru Rudi Setiawan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kepala Desa Tropodo, Tambakrejo dan Tambakoso. Jum’at (2/12/2021).

Desa yang menjadi langganan banjir itu yakni Desa Tambak Sawah, Desa Tropodo, Desa Tambakrejo, Desa Wadungasri dan Desa Kepuh Kiriman Kecamatan Waru. Kondisi ini mulai dikeluhkan warga.

Wabup Subandi mengatakan beberapa hari ini banyak laporan masuk terkait kali buntung, kali Centel yang berdekatan dengan desa Tropodo, termasuk daerah Desa Tambaksawah saat curah hujan tinggi airnya masuk ke dalam rumah warga. Bahkan hujan sebentar saja air sudah masuk ke rumah penduduk.

“Bahkan sudah viral, sungainya bukan sungai lagi karena selain mengalami pendangkalan juga dipenuhi tanaman eceng gondok dan sampah,” kata Subandi.

Pada kesempatan itu Subandi mengingatkan agar masyarakat menjaga kebersihan dengan tidak lagi membuang sampah di Kali. Menjaga kebersihan lingkungan menjadi tanggungjawab bersama. Mulai dari tingkat Kabupate, Kecamatan hingga Desa sampai RT/RW dan masyarakat.

“Bahwa tugas ini tidak hanya Camat, Kepala Desa saja tetapi masyarakat juga memiliki tanggungjawab. Kalau masyarakat tidak ikut peduli, sampai kapanpun tidak akan selesai permasalahan ini,” tegasnya.

“Kebersihan merupakan tanggungjawab bersama. Jangan nanti setelah disidak tidak ada tindak lanjutnya. Akan kita pertegas, apalagi di wilayah Tropodo ini langganan banjir,” sambungnya.

Wabup Subadi minta Dinas PU BM SDA melakukan normalisasi, eceng gondok yang terlihat membenahi permukaan kali segera diambil karena menghambat aliran air. Selain itu juga terjadi penyempitan sungai karena sedimentasi atau pengendapan.

“Saya minta Dinas PU BM SDA fokus melakukan pembersihan di Sungai Segoro Tambak yang berada di Desa Tambakoso. Dalam minggu ini harus segera terselesaikan, sehingga aliran air bisa lancar dari hulu ke hilirnya. Kita melihat hujan tidak seberapa deras saja permukiman warga sudah banyak yang terendam,” ucap Subandi.

Sementara itilu, Camat Waru Rudi Setiawan menjelaskan secara geografis lokasi Kecamatan Waru ketinggian dataran paling bawah sendiri kalau menurut aliran sungai.

“Mau tidak mau, kondisi kali di Wilayah Waru sudah banyak terjadi Sedimentasi dan dipenuhi tanaman Eceng Gondok,” jelasnya.

Selain ditangani dinas PU BM SDA, Rudi berharap warga juga ikut peduli menjaga kebersihan Kali di lingkungannya, karena menurutnya jika sudah banjir yang dirugikan juga warga sekitarnya.

“Setelah dilakukan pembersihan oleh Dinas PU nanti warga juga kami harap lebih peduli lagi menjaga kebersihan Kali. Paling tidak mulai sekarang tidak ada lagi yang membuang sampahnya di Kali,” pungkas Rudi. (Kominfo/Yl).

Hujan Deras Sebabkan Banjir, Polres Bangkalan Terjunkan Personil Lengkap Urai Kemacetan

0

BANGKALAN – Intensitas hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Jawa Timur termasuk di Kabupaten Bangkalan rupanya berdampak buruk bagi pengguna jalan di salah satu titik di Kevcamatan Blega. Banjir terlihat menggenang sekitar 1,5 kilometer hingga 2 kilometer di Sepanjang Jalan Raya Blega mulai dari Polsek Blega hingga Pasar Baru Blega. Banjir yang menggenang hingga lutut orang dewasa ini menyebabkan kemacetan panjang dan mengular. Ditambah dengan perbaikan pengecoran jalan yang belum usai, antrean panjang tak terelakkan.

Tak ingin hal tersebut berlarut dan antrean panjang kendaraan semakin mengular, tim gabungan dari anggota Polres Bangkalan dan juga Polsek Blega terus melakukan pengaturan jalan demi mengurai kemacetan panjang.

“Genangan banjir lumayan tinggi. Selutut orang dewasa. Jadi, kita terus melakukan pengaturan jalan dan mengurai kemacetan untuk menghindari antrean panjang kendaraan lebih panjang. Selain itu, pengecoran jalan kan masih berlangsung. Makanya, kami terjunkan personil untuk bisa mengurai kemacetan panjang setidaknya hingga genangan air surut,” terang Wakapolres Bangkalan Kompol Mukhamad Lutfi, S.H., M.H. saat ditemui di Mapolres Bangkalan secara terpisah pada hari ini, Jum’at (03/12/2021).

Oleh karena itu, Kompol Lutfi sapaan akrabnya pun meminta masyarakat yang akan menuju ke arah timur Bangkalan seperti Sampang, Pamekasan dan Sumenep untuk lewat jalur pantura.

“Kami himbau kepada seluruh pengguna jalan yang akan melintasi Jalan Raya Blega menuju Sampang, Pamekasan, dan Sumenep untuk memutar haluan kendaraan melewati arah pantura demi menghindari kemacetan panjang,” ujar Kompol Lutfi.

Kompol Lutfi pun saat ini terus berkoordinasi dengan Kapolsek Blega Iptu Syamsuri, S.H. dalam rangka penguraian lalu lintas kendaraan dan tetap menurunkan personil dari Polres Bangkalan untuk membantu kemacetan tak mengular. Hingga berita ini diturunkan, kemacetan masih terjadi dan anggota Polres Bangkalan di lapangan masih mengurai arus lalu lintas kendaraan. (tim)

Polri Mantapkan Pengendalian Covid-19 Hingga Persiapan Agenda Kenegaraan

0

BALI – Mabes Polri menggelar Apel seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) mulai dari Kapolda hingga Kapolres. Agenda tersebut membahas sejumlah pemantapan hal, mulai dari persiapan agenda kenegaraan hingga penanganan dan pengendalian Covid-19.

“Polri menggelar apel Kasatwil, ini memang dalam rangka untuk menyatukan persepsi. Kemudian juga mempersiapkan agenda-agenda penting yang harus dilakukan Polri, baik diakhir tahun 2021 ini maupun diawal 2022,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Bali, Jumat (3/12).

Dengan suksesnya event nasional dan internasional yang akan digelar di Indonesia, maka hal itu juga akan berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Dedi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam pengarahannya juga meminta kepada seluruh Kasatwil untuk terus berada di garda terdepan dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

Presiden, kata Dedi, juga menekankan persiapan penanganan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencegah dan bentuk antisipasi masuknya varian baru Covid-19, Omicron.

“Kegiatan ini antara lain tadi diharapkan oleh Bapak Presiden, mengingatkan yang pertama tentang penanganan Covid-19. Kita harus berhati-hati menghadapi varian terbaru untuk Covid-19 yaitu Omicron,” ujar Dedi.

Dedi menekankan, kepolisian diminta untuk tetap tidak lengah dan abai dengan kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia, meskipun sudah mengalami penurunan saat ini. Ia menyebut, bersama dengan TNI, Polri akan terus melakukan akselerasi vaksinasi, penguatan 3M, dan 3T serta penerapan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes).

“Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh abai, meskipun saat ini Indonesia diposisi bisa dikatakan cukup baik dalam hal penanganan Covid-19. Kalau kita termasuk salah negara yang sudah menduduki level 1,” tutur Dedi.

Guna mengantisipasi lonjakan pertumbuhan Covid-19 di saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dedi mengatakan, sebagaiman arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri bakal memperkuat pengawasan melalui Posko PPKM Mikro.

“Untuk Nataru kita merujuk pada Inmendagri. Bahwa, semuanya diterapkan regulasi level 3. Polri sudah persiapkan itu, dengan menggelar pos, serta melaksanakan optimalisasi posko PPKM Mikro yangada di tingkat RT/desa itu akan diperketat. Termasuk di lokasi atah daerah yang menjadi tujuan para pemudik. Posko PPKM akan lebih dimaksimalkan,” kata Dedi.

Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memberikan apresiasi kepada Polri lantaran menggelar lomba mural dan orasi. Yang dimana, hal itu memberikan ruang soal kemerdekaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat.

“Kemudian beliau juga memberikan apresiasi juga, ya khususnya terkait masalah kemerdekaan menyampaikan pendapat. Polri sudah membuka diri, dengan langsung mensosialisasikan, menggelar mural. Dan Polri juga sudah menyiapkan juga kegiatan-kegiatan kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka publik. Antara lain dengan berencana kita menggelar lomba orasi unjuk rasa, ini yang beliau tekankan,” papar Dedi.

Kegiatan Apel Kasatwil tersebut digelar secara Offline dan Online. Adapun peserta yang hadir secara langsung sebanyak 27 PJU Mabes Polri dan 102 personel jajaran Kapolda, Karo Ops dan Dir Intelkam Polda. Sedangkan, yang secara daring, 1.513 jajaran. (tim)

Pilkades Serentak di Kabupaten Lumajang Berjalan Aman

0

LUMAJANG – Pesta demokrasi Pilkades serentak kabupaten Lumajang berjalan aman dan kondusif.

Sebanyak 32 desa di 15 kecamatan telah mengikuti pagelaran perhelatan politik tingkat desa, Kamis (2/12/2021).

“Alkhamdulillah pelaksanaan pilkades berjalan aman dan terkendali. Tak ada konflik apapun,” kata Saefudin Zuhri, Kabid Bina Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Lumajang.

Berikut hasil Pilkades dari rekapan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lumajang.

Desa Sumberwuluh/Kecamatan Candipuro: Sulhan (3.545 suara) Desa Sumbermujur/Kecamatan Candipuro : Yayuk Sri Rahayu (2.429 suara)

Desa Padang Kecamatan Padang : Akhmad Fauzi (972 suara). Desa Mojo/Kecamatan Padang:
Akhmadi (1.539 suara) Desa Babakan: Moch. Rifal Andrianto (704 suara)

Desa Sombo:Kecamatan Gucialit : Samad (668 suara). Desa Dadapan/Kecamatan Gucialit : Kenik (2.248 suara) Desa Kenongo/Kecamatan Gucialit : Slamet Triono (838 suara)

Desa Yosowilangun Kidul/Kecamatan Yosowilangun: Zainul Anwar (3.020 suara)
Desa Kraton/Kecamatan Yosowilangun :Didik Purwandono (1.447 suara). Desa Kalipepe:/Kecamatan Yosowilangun : Edy Purwanto (1.869 suara)

Desa Ranulogong/Kecamatan Randuagung : Heri (1.901 suara). Desa Kalidilem/Kecamatan Randuagung : Nur Wahid (2.437 suara)

Kecamatan Tempeh
Desa Pulo/Kecamatan Tempeh: Jasadi (1.999 suara). Desa Jokarto/Kecamatan Tempeh: Afifudin (1.756 suara)

Desa Petahunan Kecamatan Sumbersuko : Sumarli (674 suara). Desa Kebonsari/Kecamatan Sumbersuko: Fathur Rohman (1.463 suara)

Desa Sidomulyo/Kecamatan Pronojiwo: Agus Eko Purnomo (1.308 suara). Desa Tamanayu/Kecamatan Pronojiwo: Abdul Kholiq (1.766 suara)

Desa Banyuputih Kidul/Kecamatan Jatiroto Syamsul Arifin(2.384 suara). Desa Jatiroto/Kecamatan Jatiroto: Nujum (5.824 suara)

Desa Kedungrejo/Kecamatan Rowokangkung Hariyanto (1.713 suara)

Desa Curah Petung/Kecamatan Kedungjajang : Siti Maisaroh (2.394 suara). Desa Bandaran/Kecamatan Kedungjajang: Nito Adi (305 suara)
Desa Jatisari/Kecamatan Kedungjajang: Mistu (978 suara)

Desa Pandansari/Kecamatan Senduro: Lasmu’i (1.843 suara). Desa Kandangan/Kecamatan Senduro Jumanang (1.953 suara)

Kecamatan Tekung
Desa Tekung: Aminullah (1.867 suara)

Desa Sawaran Lor/Kecamatan Klakah : Didik Hermanto (1.374 suara). Desa Sruni/Kecamatan Klakah : Ilahina Kusumawati (1.792 suara)

Desa Jambekumbu Kecamatan Pasrujambe Subaeri (3.810 suara). Desa Jambearum/Kecamatan Pasrujambe Samsul (1.885  suara)

Plt. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lumajang, Mustajib mengatakan secara keseluruhan proses Pilkades berjalan aman dan tertib, meskipun juga ada beberapa kendala menjelang pelaksanaannya.

“Alhamdulillah, sudah berjalan aman dan tertib,” ungkapnya.

Tahapan selanjutnya menunggu laporan BPD kepada Bupati terkait calon terpilih dan penerbitan SK Bupati tentang Pengesahan dan Pengangkatan Kepala Desa, selanjutnya dilakukan pelantikan calon terpilih menjadi kepala desa yang direncanakan akan dilakukan pada 20 Desember 2021. Namun demikian, panitia Pilkades masih membuka masa sanggah sebelum dilakukan penetapan SK Bupati Lumajang.

Editor : Bambang

Pemkot Cimahi Tetapkan RS.Dustira dan Penjara Militer Poncol Sebagai Cagar Budaya Kota Cimahi

0

CIMAHI – Penetapan suatu benda, bangunan, struktur, lokasi, atau satuan ruang geografis untuk menjadi sebuah cagar budaya merupakan upaya perlindungan atau pelestarian budaya atau pun sejarah.

Kota Cimahi belum memiliki cagar budaya, padahal Kota Cimahi dikenal sebagai Kota Heritage Militer. Karenanya, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, menetapkan Rumah Sakit (RS) Dustira dan Lembaga Pemasyarakatan Militer (LEMASMIL) II yang dikenal dengan Penjara Poncol Cimahi, sebagai cagar Budaya Kota Cimahi.

Seremoni Penetapan Cagar Budaya Kota Cimahi ini digelar pada hari Kamis (2/12/2021) bertempat di Penjara Poncol, Cimahi.
Penetapan RS Dustira dan Penjara Poncol sendiri telah dilakukan pada 14 Juni 2021 lalu oleh Plt. Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana melalui Surat Keputusan Wali Kota Cimahi Nomor 430/Kep.1171-Disbudparpora/2021 Tanggal 14 Juni 2021 Tentang Bangunan Rumah Sakit Dustira sebagai Bangunan Cagar Budaya Kota Cimahi dan Surat Keputusan Wali Kota Cimahi Nomor 430/1172-Disbudparpora/2021 Tanggal 14 Juni 2021 Tentang Bangunan Pemasyarakatan Militer II Cimahi sebagai Bangunan Cagar Budaya Kota Cimahi.

Penetapan sebuah bangunan, struktur atau benda untuk menjadi cagar budaya harus sesuai syarat dalam Undang-undang (UU) Nomor 10 tahun 2020. Di antaranya bangunan, struktur atau benda tersebut berusia 50 tahun atau lebih serta mewakili masa gaya paling singkat berusia 50 tahun, bangunan tersebut harus memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan dan harus memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian bangsa.
Berdasarkan kajian rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya yang ditunjuk dan ditetapkan oleh Plt. Wali Kota Cimahi, kedua bangunan yang didaftarkan untuk menjadi Cagar Budaya Kota Cimahi memiliki kriteria sesuai dengan UU Nomor 10 tahun 2020 sehingga dapat didaftarkan dan kemudian ditetapkan sebagai Cagar Budaya Tingkat/Peringkat Kabupaten atau Kota.

“Alhamdulilah dua bangunan di Kota Cimahi lemasmil Poncol juga Rumah sakit Dustira kita resmikan kita tetapkan menjadi cagar budaya. karena ini penuh sejarah heritage peninggalan jaman kolonial yang harus kita lestarikan, kita jaga, kita rawat, ” tukas Ngatiyana saat diwawancarai awak media didampingi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga Budi Raharja.

Lebih lanjut ngatiyana berharap agar dengan ditetapkannya cagar bangunan lembaga lemasmil II (penjara poncol) dan bangunan rumah sakit dustirai dapat dijadikan tujuan destinasi wisata sejarah (heritage) berskala nasional sesuai dengan visi pengembangan pariwisata Provinsi Jawa Barat sekaligus sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat serta mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.

Dengan ditetapkannya kedua bangunan bersejarah tersebut menjadi cagar budaya maka dalam pemanfaatan dan pengelolaannya harus sesuai dengan Undang-Undang Tentang Cagar Budaya, serta harus dilestarikan dan dilindungi keberadaannya.

Penetapan RS Dustira dan Penjara Poncol menjadi Cagar Budaya Kota Cimahi juga bertujuan untuk mendukung Program Cimahi Military Heritage Tourism. Pemerintah Kota Cimahi juga berencana akan menetapkan dua objek diduga cagar budaya menjadi Cagar Budaya Peringkat Kabupaten atau Kota, yaitu Gedung Sudirman (The Historich) dan Stasion Tjimahi pada tahun 2022.

Sumber : (Diskominfo Arpus)

Gandeng Polresta Malang Kota, PWI Malang Raya Gelar UKW

0

KOTA MALANG – PWI Malang Raya menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan pada (3/12/2021) bertempat di Hotel Savana Kota Malang dengan menggandeng Polresta Malang Kota.
Acara ini diselenggarakan selama lima hari yakni 3 – 7 Desember 2021

Acara Uji Kompetensi Wartawan di awali dengan pembukaan yang dihadiri oleh Wakapolresta Malang Akbp Deny Heryanto,S.I.K.,M.Si. yang mewakili Kapolresta Malang Kota, Ketua PWI Jatim Luthfil Hakim, Ketua PWI Malang Raya Ir. Cahyono, Anggota DPR RI Ir. Andreas Adi Susetyo beserta seluruh peserta UKW 2021 Angkatan 37 dan 38

Dalam sambutannya Wakapolresta Malang Kota Akbp Deny Heryanto S.I.K., M.Si. menyampaikan Polresta Malang Kota selama ini telah menjalin hubungan silaturahmi yang cukup akrab dan harmonis dengan rekan-rekan Jurnalis Malang Raya, termasuk pada hari ini, Kapolresta Malang Kota Akbp Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. mensponsori pelaksanaan UKW 2021 sesuai komitmen yang senantiasa peduli terhadap kegiatan yang berbentuk pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kompetensi maupun kapasitas yang diselenggarakan.

Melanjutkan sambutannya, Akbp Deny menambahkan saat minggu-minggu belakangan banyak berita negatif tentang Polri, Rekan Jurnalis Malang Raya tetap menghadirkan pemberitaan yang positif salah satunya keberhasilan Polresta Malang Kota dalam mengungkap Tindak Pidana terhadap anak yang viral di media sosial.

Kedepan, soliditas dan sinergitas yang telah terjalin oleh Polresta Malang Kota dengan rekan-rekan media agar semakin meningkat guna turut menciptakan kondusifitas Kota Malang dan Jawa Timur pada umumnya.

Acara Uji Kompetensi Wartawan Malang Raya sendiri di ikuti 38 Peserta yang tidak hanya datang dari Malang Raya namun juga dari daerah lain seperti Lumajang, Blitar, Situbondo dan beberapa daerah lain

Ir. Cahyono selaku Ketua PWI Malang Raya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kapolresta Malang Kota yang menjadi sponsor utama terselenggara nya acara UKW Malang Raya kali ini.

“Ini mungkin menjadi yang pertama kali dan satu-satunya di Indonesia dimana pihak kepolisian berperan aktif dan mendukung dan mensponsori kegiatan UKW, dan bisa di jadikan Role Model sinergitas jurnalis dan pihak kepolisian,” pungkasnya. (tim)

Prihatin Korupsi di Desa, KPK Inisiasi Terbentuknya Desa Antikorupsi

0

YOGYAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginisiasi terbentuknya Desa Antikorupsi. Langkah ini antara lain didorong keprihatinan atas tingginya kasus korupsi perangkat desa setelah Dana Desa rutin digulirkan sejak 2015.

Ketua KPK Alexander Marwata prihatin korupsi di desa semakin tinggi. Rata-rata yang ditangani kepala desa, menyangkut penyelewengan dana desa.

“Paling gampang itu, apalagi di luar Jawa. Datang saja ke desa itu, cek berapa dana desanya, mana pertanggungjawabannya, mana wujud dari pengeluaran yang sudah dilakukan di desa tersebut,” kata Marwata, dikutip dari VOA, Rabu (1/12/2021).

Marwata juga mengatakan, Dana desa awalnya ditujukan untuk mendorong pembangunan di tingkat desa. Namun belakangan, dana itu juga menjadi madu penarik bagi sejumlah oknum untuk berkiprah di desa.

“Sayangnya, tujuan mereka bukan untuk mengabdi secara baik, tetapi mengambil bagian dari dana desa itu,” ungkapnya.

Hitungan sederhana berdasar temuan KPK selama ini, kata Marwata, rata-rata desa kini mengelola dana Rp1,6, miliar dengan masa jabatan enam tahun, kepala desa (Kades) akan mengelola sekitar Rp9 miliar.

Jika bisa mencuri 10 persen saja dari angka itu, mereka sudah mendapatkan Rp900 juta. Tidak mengherankan, masih kata dia, banyak kepala desa mau menghabiskan dana hingga Rp500 juta ketika mencalonkan diri.

Sedangkan Indonesian Corruption Watch (ICW) Maret 2021 merilis data yang cukup mengangetkan terkait korupsi di tingkat desa. Sepanjang 2015-2020, lembaga ini mencatat ada 675 terdakwa kasus korupsi dari perangkat desa.

Pada 2020, kerugian yang muncul dari kasus korupsi aparat desa mencapai Rp111 miliar. Korupsi perangkat desa hanya satu tingkat di bawah korupsi sektor politik, yang dilakukan anggota legislatif dan kepala daerah. Kelompok ini menyumbang kerugian teratas, yaitu Rp115 miliar.

Direktur Peran Serta Masyarakat KPK, Kumbul Kusdwijanto Sudjadi, menyebut selama 2020 lalu, ada 141 kasus korupsi desa melibatkan 132 kepala desa dan 50 aparatur desa.

Sementara di semester satu 2021, ada 62 kasus korupsi desa, melibatkan 61 kepala desa dan 24 aparatur desa. *