Home Blog Page 159

Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Jawa Timur hingga 20 Desember, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

0

SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis informasi mengenai kewaspadaan potensi cuaca ekstrem melanda Jawa Timur hingga 20 Desember 2025 mendatang.

Wilayah yang terdampak di antaranya Kota Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Gresik, Kab/Kota Mojokerto, Trenggalek, Tulungagung, Kab/Kota Blitar, Kab/Kota Kediri, Kab/Kota Malang, Kota Batu, dan Pacitan.

Cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Ponorogo, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Kab/Kota Probolinggo, Kab/Kota Pasuruan, Jombang, Nganjuk, Kab/KotaMadiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

BMKG mengungkpakan cuaca ekstrem bisa menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, puting beliung, hingga hujan es.

Saat ini, hampir seluruh wilayah Jawa Timur telah berada pada musim hujan. Selama beberapa hari ke depan, BMKG menyebut cuaca ekstrem bisa memengaruhi aktivitas masyarakat secara signifikan.

Adanya potensi cuaca ekstrem ini disebabkan Bibit Siklon Tropis 93S yang terdeteksi di Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Barat yang memberikan dampat tidak langsung kepada cuaca Jawa TImur.

Dengan munculnya Bibit Siklon Tropis 93S tersebut, maka berdampak meningkatnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta peningkatan ketinggian gelombang di perairan Jawa Timur.

Selain itu, adanya fenomena gelombang atmosfer Low, Kelvin dan Rossby yang melintas di Jawa Timur, suhu muka laut perairan Selat Madura juga masih cukup signifikan memengaruhi potensi cuaca ekstrem.

Kondisi atmosfer lokal yang labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang menimbulkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca mendadak dengan potensi cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan.

Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin hingga berkurangnya jarak pandang.

Masyarakat diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI di situs web BMKG. Selain itu, masyarakat juga bisa memantau informasi melalui aplikasi infoBMKG. **

Sore yang cerah Kapolres Kediri melepas 5 Personel berangkat melaksanakan ibadah umroh

0

KEDIRI Dalam upaya memberikan penghargaan kepada anggota yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas dan komitmennya terhadap ibadah, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji memberangkatkan lima personelnya untuk melaksanakan ibadah Umroh ke Tanah Suci. Rabu, 10/12/2025.

Pada acara pemberangkatan umroh tersebut terlihat suasana haru dan khidmat menyelimuti. Sebelum diberangkatkan, Kapolres Kediri bersama Kabag, Kasat, Pejabat Utama dan anggota serta lima anggota yang berangkat umroh melaksanakan sholat berjamaah dan doa bersama di Masjid Al-Amaan Mapolres Kediri.

Kelima personel yang mendapat hadiah umroh dari Kapolres Kediri ini terpilih sebagai peserta program pembinaan rohani dan prestasi kedinasan yang diberikan sebagai penghargaan atas dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menyampaikan rasa bangga kepada jajarannya yang menunjukkan loyalitas, integritas, serta semangat pengabdian tanpa batas selama bertugas di wilayah hukum Polres Kediri.

“Ibadah umroh ini kami hadiahkan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam ibadah sehari-hari,” ucap AKBP Bramastyo.

Kapolres Kediri menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman spiritual bagi personel yang berangkat, tetapi juga menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan kedisiplinan, baik dalam aspek profesional maupun spiritual.

Suasana doa bersama berlangsung dengan khidmat. Para personel yang akan berangkat tampak menundukkan kepala, menyimak lantunan doa yang dipimpin oleh ulama setempat. Sejumlah anggota Polres Kediri turut hadir, memenuhi masjid untuk memberikan dukungan moral kepada rekan mereka.

Setelah pelaksanaan doa bersama, Kapolres Kediri memberikan pesan kepolisian kepada lima personel tersebut agar selalu menjaga nama baik institusi, menjaga kesehatan selama perjalanan, serta menjadikan ibadah umroh sebagai sarana memperkuat ketakwaan dan moralitas sebagai anggota Polri.

Kapolres Kediri menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada anggota yang selama ini telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, serta menunjukkan integritas dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Program apresiasi semacam ini rencananya akan terus dilanjutkan sebagai bentuk motivasi kepada seluruh jajaran Polres Kediri,” ungkap AKBP Bramastyo.

Festival Sangkuriang,Ciptakan Dialog Etnis,Harmoni Budaya dan Panggung Budaya

0

CIMAHI,Sabtu(13/12/2025)
Pemerintah Kota Cimahi bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) menyelenggarakan Festival Sangkuriang Tahun 2025 di Alun-Alun Kota Cimahi, Sabtu (13/12). Kegiatan ini menjadi wadah pemersatu masyarakat lintas etnis sekaligus sarana pelestarian seni dan budaya Nusantara yang hidup dan berkembang di Kota Cimahi.
Festival Sangkuriang 2025 diikuti oleh 23 etnis yang tergabung dalam Forum Pembauran Kebangsaan Kota Cimahi. Rangkaian kegiatan diawali dengan parade budaya dari kawasan Cimahi Mall menuju Alun-Alun Cimahi, dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni tradisional, tarian daerah, musik etnik, serta peragaan busana adat dari beragam daerah di Indonesia. Antusiasme masyarakat tampak tinggi, mencerminkan kuatnya dukungan publik terhadap kegiatan kebudayaan yang menjunjung nilai persatuan.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, yang hadir dan membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Sangkuriang sebagai ruang ekspresi kebhinekaan dan toleransi. Menurutnya, dinamika sosial dan keberagaman latar belakang masyarakat Cimahi merupakan potensi besar yang harus dirawat melalui pendekatan budaya.
“Festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan. Perbedaan suku, agama, dan budaya bukan alasan untuk terpecah, justru menjadi kekuatan untuk membangun Cimahi yang aman, rukun, dan kondusif,” ujar Ngatiyana.
Ia menjelaskan, nama Sangkuriang dipilih sebagai simbol semangat kerja cepat, kolaboratif, dan efektif. Filosofi tersebut tercermin dari proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran. Ngatiyana juga menegaskan bahwa Festival Sangkuriang dilaksanakan menggunakan sebagian dana APBD namun sebagian besar anggaran berasal swadaya oleh Forum Pembauran Kebangsaan dengan dukungan berbagai mitra.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kota Cimahi, Totong Solehudin, menyampaikan bahwa FPK merupakan wadah pembauran etnis yang dibentuk sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Saat ini, FPK Kota Cimahi menaungi 23 etnis yang secara aktif berpartisipasi dalam menjaga kerukunan dan harmoni sosial.
“Festival Sangkuriang kami rancang sebagai ruang temu lintas etnis, ruang dialog, serta panggung kebudayaan. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan dan ke depan dikembangkan sebagai kalender event budaya yang berkelanjutan,” ungkap Totong.
Selain pertunjukan seni dan budaya, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk komunitas, akademisi, pelaku usaha, dan media. Keterlibatan lintas sektor tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi publik, meningkatkan kebahagiaan masyarakat, serta memberi dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal.
Melalui Festival Sangkuriang 2025, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemajuan kebudayaan, penguatan nilai toleransi, serta pembangunan sosial yang inklusif. Festival ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Cimahi.

Achmad Syafei
Sumber: (Bidang IKPS)

Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo Resmi Diserahkan, Wali Kota dr. Aminuddin Bakal Siapkan Regulasi

0

PROBOLINGGO,
Sebanyak 100 unit becak listrik bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional Prabowo Subianto Fondation (GSN) diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminnudin. Penyerahan itu digelar di halaman pemkot setempat pada Jum’at sore (12/12).

Wakil Ketua Yayasan GSN Nanik S. Deyang, menyampaikan program ini hadir karena banyak tukang becak berusia 50 hingga 80 tahun yang masih mengayuh becak di jalanan. Menurutnya, Presiden Prabowo ingin meringankan beban mereka sekaligus memberi kesempatan agar para tukang becak tetap bisa mencari nafkah dengan tenaga yang lebih ringan dengan adanya becak listrik.

“Program ini sebetulnya telah digagas oleh bapak Prabowo sebelum menjadi presiden, dengan melihat banyaknya masyarakat Indonesia yang masih perlu mendapatkan perhatian. Dan untuk becak listrik ini merupakan bantuan yang murni diberikan dari kantong Bapak Prabowo secara mandiri. Dengan beberapa program yang beliau gagas pula seperti MBG, Sekolah Rakyat dan Becak Listrik dengan maksud agar masyarakat dapat merubah nasibnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nanik menjelaskan becak listrik ini diproduksi oleh BUMN PT Pindad serta PT LEN, dengan nilai sekitar Rp 22 juta per unit. Becak listrik tersebut tidak boleh diperjualbelikan, serta harus dirawat sebaik mungkin oleh para penerima manfaat di Kota Probolinggo.

Sementara itu, Wali Kota dr. Aminuddin mengucapakan terima kasih atas bantuan becak listrik yang diberikan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional Prabowo Subianto Foundation. Pihaknya juga akan segera merumuskan regulasi terhadap keberadaan becak listrik di Kota Probolinggo bersama instansi terkait.

“Beberapa waktu lalu kami telah koordinasi dengan instansi terkait, baik dari PLN, Dishub maupun Dispopar membahas perihal ini. Dan becak listrik ini nantinya kita akan gunakan sebagai becak wisata yang akan melayani tamu-tamu wisatawan asing. Di Probolinggo sering sekali Bu Nanik kedatangan turis-turis mancanegara kapal pesiar yang bersandar, nantinya mereka yang akan mengantarkan berkeliling di Kota Probolinggo,” ucapnya.

Wali Kota Aminuddin juga berpesan kepada penerima manfaat becak listrik agar dapat dipergunakan dengan baik. “Seperti pesan yang dititipkan Pak Prabowo kepada Bu Nanik nggeh bapak-bapak semua tadi sudah mendengar sendiri. Agar becak listriknya dirawat dengan baik, jangan sampai dipindahtangankan ataupun dijual,” pintanya.

Salah satu penerima bantuan, Safi’i (63) warga asal Kecamatan Kademangan mengaku sangat senang, dirinya mengaku sudah lebih dari 35 tahun mengayuh becak. Namun dengan bantuan becak listrik yang diterimanya sangat membantu dalam mengendarai becak, pasalnya kini ia tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga fisik yang lebih besar.

“Alhamdulillah terima kasih Pak Prabowo saya sangat senang sekali, dengan becak ini semoga penghasilan saya sehari-sahari dapat meningkat,” ucapnya.

Setelah dilakukan penandatanganan penerimaan bantuan becak listrik, dilanjutkan dengan Wali Kota Aminudin didampingi Ketua TP PKK dr. Evariana, Sekda Rey Suwigtyo serta jajaran dari Forkopimda turut serta menjajal becak listrik tersebut untuk berkeliling di sekitar pusat kota.(Ali)

Peduli Kesehatan Anak, Polresta Malang Kota Gelar Khitan Bahagia Gratis

0

KOTA MALANG — Kepedulian terhadap kesehatan anak sekaligus penguatan nilai keagamaan ditunjukkan Polresta Malang Kota Polda Jatim melalui kegiatan Khitan Bahagia secara gratis di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Sabtu (13/12).

Kegiatan itu digelar juga dalam rangka menyambut peringatan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2026 sebagai wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, termasuk perlindungan kepada anak – anak.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono saat menghadiri kegiatan tersebut.

“Khitan Bahagia bukan hanya layanan medis Polresta Malang Kota untuk masyarakat, tapi salah satu bagian dari pengabdian dan pelayanan Polri dalam mendukung tumbuh kembang anak sehat dan berakhlak,” ujar Kombes Nanang.

Kombes Nanang mengungkapkan Khitan merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan dalam syariat Islam sekaligus memiliki manfaat besar bagi kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, Polresta Malang Kota Polda Jatim ingin hadir membantu masyarakat, menjaga kesehatan anak sejak dini, serta mempererat kedekatan Polri dengan warga,” tambah Kombes Nanang.

Antusias peserta cukup tinggi untuk mendaftar Khitan Bahagia Polresta Malang Kota, terlihat pendaftar melebihi target awal 100 anak, mengingat saat ini siswa SD sudah slesai ujian.

Khitan masal yang diikuti anak se Malang Raya itu selain ditangani tenaga medis profesional juga dilengkapi pendampingan, edukasi kesehatan, serta suasana ramah anak agar peserta merasa nyaman.

Sementara itu Wali Kota Malang, Ir. Wahyu Hidayat yang juga menghadiri kegiatan sosial tersebut memberikan apresiasi atas inisiatif Polresta Malang Kota Polda Jatim yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kami mengapresiasi Polresta Malang Kota yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga peduli pada aspek sosial, kemanusiaan, dan kesehatan,” ujar Wahyu Hidayat.

Menurut Walikota Malang, kegiatan seperti ini sangat membantu warga dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Polri.

Selain Walikota Malang, Khitan Bahagia Polresta Malanf Kota juga dihadiri Kepala Dinkes Kota Malang, Kepala Dinsos, Tenaga medis dan HPPEI (Himpunan Pesunat Plasma Energy Indonesia) Kota Malang yang turut membantu Proses Pelaksanaan Khitan.

Tidak hanya memberi layanan Khitan Gratis, Polresta Malang Kota Polda Jatim bersama Pemkota Malang juga memberikan bingkisan, selain sarung, songkok, juga ada obat”an dan vitamin untuk peserta khitan.

Achmad Fuad orang tua dari peserta khitan Ahmad Rehan warga Kelurahan Karang Besuki, Sukun sangat bersyukur dan senang, sebab Putranya bisa mengikuti khitan Polresta Malang Kota.

“Alhamdulillah, kami orang tua dari Rehan sangat terbantu, sebab anak kami bisa ikut sunat gratis yang ditangani dengan baik dan penuh perhatian,” ungkapnya.

Ia berharap Khitan Gratis Polresta Malang Kota terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan anak-anak. (*)

Muchendi Jemput Dukungan Pusat untuk Akselerasi Program Prioritas

0

OKI, gempurnews.com — Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Prof. Rachmat Pambudy, di Jakarta, Kamis, (11/12).

Dalam pertemuan itu, Muchendi membawa usulan program pembangunan prioritas agar singkron dengan pemerintah pusat di tahun 2026 mendatang.

Mengawali paparannya Muchendi memastikan dukungan penuh Pemkab OKI terhadap program prioritas Presiden Prabowo, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), sekolah rakyat, hingga penguatan 326 Kopdes Merah Putih. Namun, ia menggarisbawahi bahwa infrastruktur yang belum mantap kerap menghambat pelaksanaan agenda nasional tersebut.

“Wilayah kami terluas di Sumatera, penduduk 800 ribu jiwa, dan ekonomi ditopang pertanian, perkebunan, serta perikanan. Dengan potensi itu, dukungan pusat sangat menentukan percepatan pembangunan,” kata Muchendi.

Beberapa usulan prioritas yang ia sampaikan antara lain pengembangan kawasan perikanan Pantai Timur melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, penyediaan listrik, hingga dermaga pengumpan. Untuk kawasan perkotaan Kayuagung, ia mendorong pembangunan jalan lingkar, pengolahan sampah terpadu, serta jaringan gas perkotaan.

Di sektor pangan, Muchendi mengajukan program listrik masuk sawah, pompanisasi, padi apung, dan pelestarian kerbau rawa Pampangan. Ia juga menyoroti perlunya pembentukan pusat

pertumbuhan ekonomi baru di Sungai Baung Air Sugihan, yang didukung keberadaan PT OKI Pulp & Paper Mills. Usulan berupa pembangunan pasar, pelabuhan sungai, jalan poros, storage air bersih, dan normalisasi kanal.
Pemkab OKI turut mengajukan pengembangan agrowisata Teluk Gelam dan penambahan RSUD Tipe D di Pampangan untuk meningkatkan mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.

Menteri Rachmat Pambudy merespons positif seluruh usulan tersebut. Ia menyatakan akan mengoordinasikan dukungan lintas kementerian agar pembangunan OKI dapat masuk dalam penganggaran mulai 2026.

“OKI punya peluang besar untuk maju jika potensinya difokuskan dan disinkronkan dengan program pusat,” ujar Pambudy. Ia juga menyinggung penurunan transfer ke daerah (TKD), yang menuntut pemerintah daerah lebih agresif meningkatkan PAD dan menggandeng dunia usaha, termasuk lewat skema KPBU.
Menurut Pambudy, dengan potensi besar dan kepemimpinan yang aktif menjemput dukungan pusat, OKI memiliki peluang kuat melakukan lompatan pembangunan.

DARMAN

Polres Gresik Gandeng Dishub Gelar Ramcheck Armada Bus Jelang Nataru

0

​GRESIK – Menyambut masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, pengawasan terhadap moda transportasi publik diperketat.

Polres Gresik Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menggandeng Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur bersama Dishub Kabupaten Gresik menggelar pengecekan keselamatan kendaraan (ramcheck) terhadap sejumlah armada bus di Terminal Bunder mulai Selasa (9/12/2025) yang lalu.

Langkah ini menjadi salah satu upaya preventif dalam mengantisipasi tingginya arus perjalanan masyarakat saat libur akhir tahun, sekaligus memastikan angkutan umum yang beroperasi dalam kondisi layak, aman, dan siap mengangkut penumpang jarak jauh.

Pelaksanaan ramcheck dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, mewakili Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin.

Dalam pengecekan tersebut, sejumlah petugas Dishub Provinsi Jawa Timur dan Dishub Kabupaten Gresik turut dilibatkan secara terpadu.

Sedikitnya 10 unit bus antarkota dan tujuan wisata menjalani pemeriksaan menyeluruh.

Pengujian teknis meliputi kondisi pengereman, ban, lampu, wiper, dan kelengkapan alat keselamatan penumpang.

Selain itu, petugas memverifikasi dokumen laik jalan (KIR), perizinan trayek, serta persyaratan operasional lainnya.

Tidak hanya inspeksi teknis, tim gabungan juga memberikan edukasi langsung kepada sopir dan awak bus mengenai pentingnya menjaga kesiapan armada selama periode libur panjang.

Para pengemudi diminta memperhatikan kelayakan kendaraan sebelum keberangkatan guna meminimalkan potensi kecelakaan.

“Ramcheck ini bentuk langkah preventif menyambut libur Nataru 2026. Kami minta tidak ada yang main-main soal keselamatan penumpang. Mulai dari kondisi teknis kendaraan hingga kelengkapan dokumen harus 100 persen laik jalan,” tegas Ipda Andreas, Kamis (11/12).

Ia menegaskan, pihaknya siap memberikan tindakan tegas apabila ditemukan armada yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Hal itu dinilai penting sebagai bentuk perlindungan dan jaminan keamanan bagi masyarakat yang memanfaatkan angkutan umum.

Melalui kegiatan ramcheck yang dilaksanakan secara rutin dan intensif ini, pemerintah daerah bersama kepolisian berharap layanan transportasi di wilayah Gresik dapat berjalan aman, nyaman, serta bebas dari ancaman gangguan keselamatan sepanjang periode Nataru tahun ini. (*)

Hari antikorupsi sedunia 2025 Ditkrimsus Polda jatim raih peringkat 1 penanganan korupsi

0

Ditreskrimsus Polda
Jatim kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Penghargaan Peringkat I dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kakortastipidkor Polri sebagai bentuk apresiasi atas kinerja optimal jajaran Ditreskrimsus dalam upaya pemberantasan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi.

Pemberian penghargaan ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, yang menjadi momentum penting bagi aparat penegak hukum untuk memperkuat komitmen melawan praktik korupsi di seluruh tanah air.

Keberhasilan ini menunjukkan dedikasi serta profesionalisme Ditreskrimsus Polda Jatim dalam menangani kasus-kasus korupsi secara cepat, tepat dan transparan. Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas penanganan perkara demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

Dinas PU CKPP Banyuwangi Fokus Pada Pemerataan Pembangunan Infrastruktur di Berbagai Wilayah.

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (DPU CKPP) Kabupaten Banyuwangi fokus pada pemerataan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.

“Dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kami dari Dinas PU CKPP sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan pemerataan infrastruktur di berbagai wilayah. meliputi pembangunan jalan lingkungan menggunakan paving block atau konstruksi yang lebih kuat seperti bore pile untuk akses vital.” Terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, M.Si. Melalui Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman Dinas PU CKPP Banyuwangi, Edi Purnomo, ST. MM, Jum’at (13/12/2025).

Lanjut Edi, “Dengan menghubungkan wilayah terpencil atau tertinggal Pemkab Banyuwangi berharap dapat meningkatkan konektivitas, aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal.” Imbuhnya.

Dari pantauan media Gempurnews dilapangan berbagai pembangunan jalan di pedesaan tengah digencarkan, salah satunya pembangunan Jalan Grajagan, Dengan Nama Kegiatan PP 457-25 Pavingisasi Dusun Gumukrejo RT.01 RW.05 Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo.

Jalan ini merupakan akses vital penghubung berapa pemukiman yang berada di pelosok desa purwoharjo, pembangunan jalan ini memungkinkan warga di pelosok desa untuk dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, selain itu jalan ini juga menjadi akses penting pada lokasi pertanian warga.

“Baru-baru ini kita telah menyelesaikan pembangunan jalan pedesaan dalam bentuk Pavingisasi dengan panjang 183 meter dan Lebar 2,7 meter, kegiatan ini bersumber dari APBD TA. 2025 dan dilaksanakan oleh CV Solusi Guna Mandiri,” Paparnya.

Masih Edi,” Jalan ini memungkinkan warga yang berada dipelosok desa bisa lebih mudah untuk menjangkau wilayah yang luas hingga perkotaan, artinya pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas, sehingga dapat meningkatkan aktifitas masyarakat, mempercepat distribusi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.” Tandasnya.

Dengan peningkatan ekonomi lokal, pemenuhan akan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat juga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus dapat mementaskan kemiskinan. (*/Sgt)

Ke Banyuwangi, Dubes Rusia Jajaki Beragam Kerja Sama Strategis

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Duta Besar Rusia Sergei Gennadievich Tolchenov melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Kamis (11/12/2025). Kedatangannya untuk menjajaki berbagai kerjasama antara Rusia dan Banyuwangi.

“Kami senang di sini, ada banyak peluang yang bisa dikerjasamakan. Kami melihat prospek untuk kerjasama dengan Banyuwangi seperti di bidang pariwisata, pertanian, hingga maritim,” kata Dubes Sergei, usai bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata.

Sergei mengatakan terjadi diskusi yang produktif bersama Bupati Ipuk, membahas berbagai peluang kerjasama yang bisa terjalin antara Rusia dan Banyuwangi.

Dengan berbagai pariwisata yang dimiliki, Sergei mengatakan Banyuwangi sangat potensial menjadi tujuan destinasi wisata internasional.

“Kami siap bekerjasama dengan pemerintah Banyuwangi untuk pengembangan pariwisata, kami juga mengundang Banyuwangi untuk melakukan promosi wisata langsung ke Rusia,” ungkapnya.

Selain pariwisata, Sergei juga tertarik bekerjasama di bidang komoditi pertanian perkebunan salah satunya kakao. Dia juga tertarik dengan potensi kelautan Banyuwangi untuk investasi di bidang mariitim.

“Kami senang untuk melihat berbagai perkembangan positif berbagai peluang kerjasama ini ke depannya,” ungkapnya.

Sementara Bupati Ipuk menyambut baik kedatangan Dubes Sergei. Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi Banyuwangi, serta menjadi penanda semakin eratnya hubungan persahabatan antara Rusia dan Indonesia, khususnya dengan daerah-daerah di Indonesia.

“Kami terbuka dan menyambut baik peluang kerjasama dengan negara Rusia. Kami percaya kerjasama lintas negara bukan hanya memperkuat diplomasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, hingga teknologi,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan potensi pariwisata Banyuwangi dikembangkan dengan konsep ecotourism yang jauh dari hiruk pikuk. Sehingga cocok bagi wisatawan internasional yang menyukai experience alam dan juga suasana yang tenang.

Dengan garis pantai yang panjang dan potensi kelautan Banyuwangi memiliki juga potensi untuk pengembangan wisata bahari dan investasi maritim.

“Kami juga melihat peluang pengembangan industri di bidang sains dan teknologi kelautan. Kami berharap kerjasama ini bisa memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan memperkuat persahabatan jangka panjang,” ungkap Ipuk. (*)