Home Blog Page 1611

Penjual Kopi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Jalan Desa Sladi

PASURUAN – Warga Desa Sladi Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan digegerkan oleh temuan mayat laki-laki yang tergelak bersimbah darah di pinggir jalan.

Polisi yang mendapat laporan kejadian itu langsung mengamankan Tempat Kwjadian Perkara (TKP) dan mengevakuasinya untuk dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Porong guna dilakukan Otopsi.

Diketahui, pria yang sehari hari menjadi bakul kopi dan rokok tersebut, diduga menjadi korban pembunuhan. Dugaan pembunuhan itu semakin menguat karena terdapat luka di daerah kepala bagian belakang.

Dari keterangan warga sekitar, korban diketahui sudah tergeletak depan warung miliknya dalam keadaan tak bernyawa pada Minggu (24/10).

Di TKP juga ditemukan kartu identitas atas nama Muh. Hufron, warga Desa Karang Sentul Kecamatan Gondang Wetan Kab. Pasuruan

Salah seorang saksi mata mengatakan, kemungkinan besar korban dihabisi ketika hendak pulang dari warungnya. Hal itu dikarenakan barang barang miliknya sudah dikemas dan berada di sepeda ontelnya.

“Memang bapak itu kalau jualan sampai pagi dan tak menyangka kalau beliau meninggal seperti ini” kata warga bernama Tatik Puji Astuti.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pasuruan, pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP.

Dugaan sementara pria tersebut menjadi korban pembunuhan atau penganiayaan berat.

“Memang benar ditemukan mayat dengan bekas luka di kepala” kata Adhi Putranto, Kasat Reskrim Polres Pasuruan. (qomar/tofa)

Kapolresta Sidoarjo Apresiasi Anggota Trampil Wirausaha Donat

SIDOARJO – Mengetahui salah satu anggotanya, Bripka Dwi Agung Runsubekti, yang memiliki ketrampilan wirausaha di bidang kuliner, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mendatangi gerai milik anggota Bagops Polresta Sidoarjo tersebut.

“Di tengah patroli Harkamtibmas, kami berkunjung ke gerai donat dan kue milik anggota Bagops Polresta Sidoarjo yakni Bripka Dwi Agung. Kami lihat langsung proses pembuatan donat, pizza, mencicipi langsung dan bagaimana yang bersangkutan melayani pembeli,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Sabtu (23/10/2021) malam.

Selama tiga tahun lebih tidak sia-sia Bripka Dwi Agung jatuh bangun menjalani usahanya. Pagi selepas subuh, dari rumahnya di kawasan Buduran, ia berangkat menuju gerai donat miliknya di Jalan Raya Lebo, Suko Salam, Sidoarjo. “Sampai toko saya langsung bikin adonan donat sendiri sampai pukul tujuh, setelahnya saya harus berangkat dinas ke Polresta Sidoarjo,” ungkap pria kelahiran Banyumas, Jawa Tengah, 19 Juli 1986 ini.

Atas ketrampilannya mengembangkan wirausaha kuliner, mendapatkan apresiasi dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. Ia menyambut baik adanya anggota Polri yang memiliki berbagai ketrampilan. Seperti Bripka Dwi Agung Runsubekti.

“Kami bangga dengan anggota trampil, seperti Bripka Dwi Agung yang membuat sendiri adonan donat dan pizza. Kami juga mencicipi langsung donat serta pizza bikinannya sendiri. Enak rasa premium, tekstur rotinya tidak terlalu padat, serta harganya juga terjangkau,” ungkap Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Kapolresta Sidoarjo juga berharap semakin banyak anggota-anggota Polri trampil dan berinovasi. Tentunya tanpa mengabaikan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri. Sehingga dapat memajukan Korps Tribrata.

Menerima kunjungan mendadak dari pimpinannya, Bripka Dwi Agung tidak menyangka. “Saya sempat grogi, tidak menyangka, Pak Kapolresta merasakan donat bikinan saya sendiri. Terima kasih untuk Pak Kapolresta, Pak Wakapolresta dan pejabat utama yang sudah mampir ke gerai donat kami,” kata Bripka Dwi Agung. (Hum, Pol / Yl)

Surga Yang Tersembunyi, Wisata Air Terjun Coban Cinde Tumpang

MALANG-Di sisi timur Kabupaten Malang tepatnya Kecamatan Tumpang, tersimpan wanawisata yang tersembunyi. Yakni Air terjun Coban Cinde. Terletak di Desa Benjor, memiliki dua air terjun yaitu dengan ketinggian tebing sekitar 50 meter dan 30 meter.

Aliran Coban Cinde berasal dari sungai utama yang memiliki debit air lebih besar. Air terjun ini letaknya di ujung belokan sungai, tak jauh dari air terjun pertama. Coban ini berhadapan dan tertutup rindangnya pepohonan serta diapit oleh dinding sungai.

Nama Cinde diambil dari bentuk air terjun yang mirip cinde atau selendang yang berkibar. Derasnya aliran air sungai yang jatuh ke bawah lalu diterpa hempasan angin, seakan seperti selendang berkibar tertiup angin.

Letaknya yang tersembunyi di pelosok hutan membuat coban ini cocok bagi siapa saja yang mencari ketenangan. Sunyinya suasana di sekitar air terjun akan membuat pengunjung betah berlama-lama. Untuk menuju tempat ini, bisa dengan kendaraan pribadi ataupun angkutan umum.

“Kalau dari Desa Benjor, jarak tempuh dengan jalan kaki untuk menuju ke Coban Cinde sekitar 2 kilometer,” ucap Munir, Kepala Desa Benjor.

Ia mengatakan, Coban Cinde menjadi salah satu dari banyak potensi wisata di Kecamatan Tumpang. Sebenarnya Coban Cinde sudah lama dimanfaatkan untuk wisata, namun sempat vakum dan tidak terkelola dengan baik. “Pengelolaan coban ini sejak tahun 80-an. Namun sempat vakum dan belum ada pengembangan maksimal,” ujarnya.

Dikatakannya, air terjun tersebut terletak di lahan perhutani. Di sekitar lokasi terdapat lahan yang dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam. Dulunya Coban Cinde dikelola Pokdarwis. Tetapi setelah ada kejadian orang hanyut beberapa waktu lalu, akhirnya ditutup dan pengelolaan tidak maksimal alias vakum.

Sementara Sucipto, Kepala Lembaga Kemitraan Desa Pengelola Sumberdaya Hutan (LKDPH) di Desa Benjor menilai Coban Cinde masih perlu perhatian pemerintah. Utamanya pengelolaan dan promosi. Di sekitar lokasi air terjun, sungai dan ladang 12 hektar itu juga hanya ada sedikit warung makanan yang dikelola warga namun jarang dibuka. Hal itu karena pengunjung yang tak ramai.

“Warung ada tapi jarang jualan karena sepi pengunjung. Biasanya pengunjung lebih banyak berkemah, utamanya sabtu dan minggu. Tarif masuk untuk tiket sebenarnya hanya Rp 5.000,” Jelasnya. (Dhw/robhin)

Menkopolhukam Silaturahmi dengan Budayawan dan Seniman Se-Jatim

SURABAYA – Menteri Koordinator Bidang Polhukam Republik Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD. Sabtu (23/10/2021) malam, Silaturahmi bersama Seniman dan Budayawan yang ada di Jawa Timur, di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur.

Dalam silaturahmi yang dilaksanakan di mapolda jatim, antara Menkopolhukam bersama dengan para seniman dan budayawan di jatim. Juga didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili oleh Plt Sekretaris Daerah Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Dalam sambutannya, Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, menyebutkan, bahwa saat ini masyarakat menjalani normal baru serta peradaban baru untuk ke depan. Seperti jika bertemu dengan orang, saat ini tidak boleh berpelukan maupun berjabat tangan.

Selain itu, masyarakat harus tetap ikuti Protokol Kesehatan (Prokes). Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan Vaksin. Karena fungsi vaksin untuk mencegah sebelum orang kena Covid-19.

Selain itu, dengan kegiatan malam ini. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jatim, yang telah memfasilitasi untuk bertemu dan berdialog dengan para Budayawan dan Seniman se Jawa Timur.

“Silahkan untuk para budayawan dan seniman jika yang ingin ditanyakan maupun harapan untuk kedepan,” ucapnya.

Menkopolhukam dalam silaturahmi yang digelar di polda jatim pada malam ini, memberikan kesempatan kepada para seniman dan budayawan untuk berdialog secara langsung. Terkait dengan keluhan serta harapan mereka selama Pandemi Covid-19.

Saat diberi kesempatan, Percil salah satu seniman muda ini mempertanyakan, kapan dirinya dan juga seniman yang lainnya bisa manggung kembali. Karena selama Pandemi Covid-19 ini, banyak seniman yang belum mempunyai aktifitas.

“Kapan pak Menko, kita para seniman boleh manggung kembali pak,” tanya Percil.

Sementara itu, Menko Polhukam Prof Mahfud MD menyebutkan, bahwa Pemerintah Pusat sungguh – sungguh ingin membangun kesenian di Indonesia.

“Semua harus tetap sabar dan tetap mentaati aturan dari Pemerintah, jangan sampai ketika dibuka maka akan ada klaster baru lagi. Semua harus tetap menahan diri dahulu,” jelas Menko Polhukam.

“Adanya serangan Covid-19 ini, para seniman memang sangat terdampak,” tambahnya.

Sedangkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa Asesmen Mendagri, saat ini untuk wilayah yang masih berada di Level 4 maupun 3 masih belum diberikan izin untuk menggelar kegiatan.

“Untuk kegiatan nikahan sudah diperbolehkan, untuk di level satu namun tetap taati aturan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan juga mencuci tangan,” jelas Kapolda Jatim.

Sehingga kami meminta kepada para seniman untuk membantu pemerintah mengajak masyarakat untuk melaksanakan Vaksinasi, karena di jatim sendiri targetnya 70 persen. (tim)

Berbagi Bansos Bersama Warga Indonesia Timur

SURABAYA – Organisasi Masyarakat Indonesia Timur bersikukuh untuk menjaga NKRI dan merah putih sampai mati. Hal ini disampaikan langsung oleh Pieter Rumasep selaku ketua Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS) pada saat kegiatan bansos dari Forkopimda Jatim dan Kota Surabaya.

Berkaitan dengan ini, Pieter Rumasep mengucapkan banyak terimakasih kepada pimpinan Forkopimda Jatim dan Kota Surabaya yang senantiasi selalu memperhatikan keadaan dan membantu beban kebutuhan hidup warga timur Indonesia yang berada di wilayah Jawa Timur khsusnya ditengah masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya kegiatan ini kita semua dapat berkumpul bersama saudara Indonesia Timur, berinteraksi untuk dapat menjaga tali persaudaraan, menjaga NKRI dan merah putih sampai mati,” ucap Pieter, Sabtu (23/10/2021).

Kemudian, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han yang hadir pada kegiatan bansos itu mengatakan, hal ini merupakan hal yang luar biasa dengan niat baik Forkopimda Jatim ataupun Kota Surabaya bersama masyarakat untuk memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Dan hal ini akan terus berkelanjutan, semoga situasi gotong royong ini tidak berhenti dengan bansos. Namun, juga dalam pengendalian Covid-19 dan menjaga keamanan di Kota Surabaya,” ucap Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Terakhir, Kapolrestabes Surabaya berharap kegiatan bantuan sosial yang dilaksanakan oleh Forkopimda Jawa Timur ataupun Kota Surabaya menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu beliau juga mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan Ormas Indonesia Timur yang ada di Surabaya.

Adapun jumlah bansos yang disalurkan kepada Masyarakat Indonesia Timur yang berdomisili di Kota Surabaya antara lain: warga Papua, Ambon, NTT / Flores, Eks Timor-Timor dan Sulawesi dengan jumlah total 500 lebih paket sembako. (*)

36 Tim Ikuti TM Voli Open PWI Barut Cup 2021

0

BARITO UTARA-Turnamen Bola Voli Open PWI Barito Utara Cup 2021 besok Senin tanggal(25/10/21)mulai digelar,sebanyak 36 tim se- Kabupaten Barito Utara siap bertanding di Stadion Mini Tiara Batara Muara Teweh.Kegiatan olahraga itu terlihat saat Technical Meeting(TM)yang talah barlangsung di Aula Dinas Pendidikan(Disdik)Barito Utara,Kalteng.

Dalam Technical Meeting ini,dilakukan pengecekan dan pengesahan peserta. Kemudian pembahasan tata tertib dalam pedoman pertandingan,termasuk pencabutan nomor undian regu beserta skema pertandingan. 

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia(PWI)Barito Utara,Herman dihadapan tim yang mengikuti TM menjelaskan,tujuan Turnamen Bola Voli Open PWI Barito Utara Cup tahun 2021 merupakan wujud nyata PWI Kabupaten Barito Utara,turut berpartisipasi aktif membangun dan memasyarakatkan serta mengolahragakan masyarakat. 

“Selama ini PWI dikenal membuat berita.Namun kami ingin berkontribusi mewujudkan masyarakat yang sehat,baik secara jasmani maupun rohani di masa pandemi Covid-19,” ujar Herman seraya menyampaikan terimakasih kepada sponsor utama yang mendukung kegiatan yakni Medco Energy dan SKK Migas. 

Herman juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Barito Utara,Pengkab PBVSI,Diler Yamaha dan semua pihak yang mendukung turnamen ini. 

Pada acara Technical Meeting.Ketua Panitia Turnamen Bola Voli, Surianor menjelaskan mulai persiapan hingga berakhirnya turnamen. “Bertandinglah dengan sportif,junjung tinggi olahraga.Even ini sebagai wadah penjaringan untuk atlit Porprov 2022 yang informasinya diundur pada tahun 2023.

Turnamen ini dapat mendorong perkembangan dan pembinaan generasi muda sebagai atlit lokal olahraga bola voli baik ditingkat desa,kecamatan maupun klub untuk mengasah kemampuan,”tegas Surianor.

Kita harapkan tim berkompetisi,dengan sehat dan bangkit berprestasi di masa pandemi tanpa Narkoba,dengan tetap disiplin patuhi protokol kesehatan pandemi Covid-19,”tandasnya. 

Adapun tim putra yang ikut bertanding adalah R Big Bos,Nihan Hulu Ninja,Isen Mulang Putra,Panglima Burung Trinsing,Putra Borneo,Balai Taka,Wijaya Palm Oil,Luwe Hulu Putra, Yamaha Vinus Junior, Kandau Estate,Desa Hajak, Terbal Putra,KBR Bukit Sawit,Delta Kuala,Putra Alvin RB,Putra Benangin, Bality Putra,Vollpen, Bondang FC dan Parla Putra. 

Kemudian tim putri yang bertanding yakni Isen Mulang Putri,SKB 46, Jingah Putri,Seleb Batara, Yamaha Vinus Junior,Parla Lemo,Litle Squad,KBR Bukit Sait Putri,Putri Wijaya,Bhayangkari Barut, Benangin,Qeen ST,Bintang Putri Lemo,Vollpen,Wawei Juba, dan Jambu Muda. (SS)

Proyek Rehabilitasi Puskesmas Sekargadung Dituding Langgar Standar K3 dan Prokes

PASURUAN – Proyek pembangunan rehabilitasi berkategori berat di Puskesmas Sekargadung Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan dituding kurang profesional. Sebab, dalam pengerjaannya dianggap mengabaikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta protokol kesehatan.

Mulyono dari LSM M- BARA, pada Sabtu (23/10/2021) mengatakan, proyek yang menggunakan anggaran dari APBD melalui Dinas Kesehatan Kota Pasuruan cenderung mengabaikan K3 dan prokes.

Padahal, kata Mulyono, pekerjaan yang mengacu dalam perencanaan di masa pandemi, dan masuk dalam RAB, standar K3 maupun prokes wajib ditaati.

“Apalagi proyek ini menggunakan sumber dana dari pemerintah,” tegasnya.

Lantas Mulyono menerangkan, standar minimal K3 adalah sarung tangan, sepatu safety, rompi, masker termasuk helm sesuai peraturan menteri No 01/1992 tentang pemeriksaan unit organisasi keberadaan K3, SKB menteri tenaga kerja dan menteri pekerjaan umum 174/1986 dan nomor 104/kpts/1986 tentang K3 pada tempat kegiatan kontruksi beserta pedoman pelaksanaan K3 pada tempat kegiatan kontruksi.

Sebab itu, ungkap Mulyono, dia menyayangkan terjadinya pelanggaran tersebut.

“Lebih disayangkan lagi, pada lokasi proyek pemerintah ini juga tidak tersedia buku kunjungan tamu. Tak hanya itu, petugas pengawas dan konsultan bangunan juga tidak nampak keberadaannya di lokasi pekerjaan,” kata Mulyono.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kontraktor maupun stakeholder lainnya yang menanggapi tudingan pelanggaran K3 dan Prokes di proyek rehabilitasi Puskesmas Sekargadung Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan itu. (tim)

Lebih Kompak, Harapan Plt.Ketua Umum dan Pembina Gibas Kota Cimahi

0

KOTA CIMAHI —
Gedung Tekhnopark Kota Cimahi, 23 Oktober 2021, menjadi saksi acara musres ketiga Ormas Gibas Kota Cimahi, hampir seluruh kepengurusan Resort Gibas dari seluruh Jawabarat hadir, hal ini menunjukan kekompakan, kekeluargaan, solidaritas terjalin di dalam tubuh Ormas Gibas, disela-sela kegiatan Musres dan pengukuhan kembali Ketua Gibas Resort Kota Cimahi.

Tampak Hadir Sosok PLT.Ketua Umum Gibas Kang Roni Romdoni,S.H. beserta jajaran DPP Gibas, Kang Roni sapaan Akrab Roni Romdoni mengharapkan dengan dilaksanakannya Musyawarah Resort Kota Cimahi ini, Gibas Resort Kota Cimahi menjadi organisasi yang lebih dewasa, lebih berkembang, lebih maju serta dapat bersinergi baik dengan masyarakat maupun Pemerinta.

“Lakukan inovasi untuk mengembangkan pribadi yang baik, bisa menjunjung tinggi organisasi, selalu membantu masyarakat serta bekerja sama dengan pihak Pemerintah sehingga tercipta kondusifitas di Kota Cimahi,” Terang Kang Roni Romdoni,S.H.,Plt Ketua Umum Gibas.

Disaat bersamaan Pembina Ormas Gibas Kota Cimahi, Achmad Gunawan,S.H.,M.H.
menyampaikan harapannya kepada Gibas Kota Cimahi untuk lebih Eksis di Kota Cimahi menjadi agen perubahan di masyarakat, menjadi kontrol sosial di masyarakat, dalam hal membantu masyarakat maupun terhadap Pemerintahan.

Selama ini Ormas Gibas Kooperatif dengan pihak Pemerintah.

Hari ini adalah ormas yang mengedepankan silaturahmi, ormas pemersatu tidak ada lagi benturan atau tabrakan pisik, namun saling menunjukan strategi terbaik untuk membangun NKRI ini, membantu Pemerintah dengan mengedepankan etika kearifan lokal artinya memperbanyak persaudaraan.

Gibas harus bersahabat dengan siapapun, menjaga persatuan, intinya ormas sekarang harus mulai melakukan inovasi agar menjadi ormas yang banyak sahabat.

“Kembangkan silaturahmi serta menjadi ormas yang terintegrasi membangun, membantu NKRI dengan falsafah Pancasila.”Ungkap Achmad Gunawan,S.H.,M.H. Salah Seorang Pembina Gibas kepada wartawan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh ketua Gibas Kot Cimahi, Nurdin Hidayat, dirinya berharap agar ormas Gibas Kota Cimahi lebih maju lebih solid dan lebih kompak, dalam Organisasi Gibas Khususnya Gibas Resort Kota Cimahi, dikatakan tidak ada anggota yang salah, yang salah adalah Pengurus.

“Saya akan berkaca kepada Sayidina Umar bin Khatab, bahwa seorang pemimpin itu harus amanah, artinya saat lapar saya yang duluan lapar dan saat mereka bahagia saya yang terakhir merasakannya dan itu sudah saya terapkan,” ujarnya.

Nurdin Hidayat sendiri telah menjabat tiga periode, dan dirinya membantu sarana prasarana organisasi, baik pakaian,bsepatu ataupun yang lainnya kepada angota.

Program yang akan digulirkan ke depan yakni kerja sama dengan bank sampah, pembudidayaan magot, ini merupakan program untuk masyarakat, dari sisi pendidikan dan kesehatan mengusahakan agar bisa gratis dengan bekerjasama dengan Pemerintah.

Dirinya berpesan kepada segenap anggota Gibas Agar mandiri, jangan gengsi dengan usaha apapun dan mengumpulkan sampah untuk ditabung di bank sampah agar menjadi penghasilan sampingan.

“Saya harapkan kepada rekan ormas maupun LSM jika melakukan kritik kepada pihak pemerintah hendaknya secara sopan dan menggunakan etika itu yang saya harapkan, serta pihak pemerintah lebih memperhatikan Ormas, LSM dan Wartawan sebagai kontrol sosial,” Pungkas Ketua Gibas Kota Cimahi, Nurdin Hidayat kepada para wartawan.

A.E.S.

Musres Gibas Ke -3, Nurdin Hidayat Terpilih Kembali Sebagai Ketua

0

KOTA CIMAHI — Sabtu(23/10/2021)
Perhelatan Musyawarah Resort (Musres) ketiga Gibas Kota Cimahi bertempat di Technopark Jalan Baros Kota Cimahi mengesahkan Nurdin Hidayat sebagai Ketua Resort Gibas Kota Cimahi, setelah melalui Musyawarah yang dipimpin oleh Sekretaris DPP Gibas, Arif,S.Pramulyana, S.H.

Dalam kegiatan Musres ketiga Gibas Kota Cimahi digelar pula Pentas seni budaya Upacara mapag gegeden,Tari Jaipong dan Rampak Kendang dari Lingkung Seni Gibas Domas Pimpinan Kang Ujang Badi.

Dalam acara musres ketiga Gibas serta pengukuhan Ketua Gibas Kota Cimahi dihadiri juga oleh Danramil, Bawaslu, Kejari serta utusan Ormas yang berada di Kota Cimahi.

Plt.Walikota Cimahi Let.kol.,Inf.(Purn.) Ngatiyana, menyampaikan selamat kepada Nurdin Hidayat yang terpilih sebagai ketua Gibas, periode 2021-2026.

Saya selaku pribadi, maupun Pemerintah Kota Cimahi mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Bapak Nurdin Hidayat sebagai Ketua Gibas Kota Cimahi, mudah-mudahan kedepan lebih bersinergis dengan pemerintah Kota Cimahi dalam membangun Kota Cimahi ini dan selalu mengedapankan Kebersamaan, cinta damai untuk membangun Kota Cimahi.

“Alhamdulillah kerja sama antara Gibas dengan Pemerintah Kota Cimahi sampai saat ini juga masih tetap baik, kondusif serta bersama-sama menjaga keamanan dan rasa memiliki terhadap Kota Cimahi, Ungkap Plt.Walikota Cimahi Let.kol.Inf.(Purn) Ngatiyana kepada awak media.

Sesaat sebelum acara pelantikan, Kepala KesbangPol Kota Cimahi, Mardi S, menuturkan terkait acara pelantikan Gibas kepada awak media, ada beberapa item didalamnya berdasarkan informasi yakni menyusun program kegiatan, melaksanakan pemilihan Ketua Resort Gibas Kota Cimahi.

Diharapkan musyawarah yang dilaksanakan pada Hari ini bisa berjalan dengan lancar dan tertib, sesuai dengan harapan organisasi serta dapat memberikan manfaat, baik secara internal maupun kepada masyarakat Kota Cimahi.

” Kita berharap bahwa sinergisitas ormas-ormas yang ada di Kota Cimahi dengan segenap stakeholder serta pemerintah Kota Cimahi dapat terus berjalan serta terus ditingkatkan, Perlu bekerja sama, bagaimana kita membangun Kota ini dan bagaimana kita menjadikan Kota Cimahi ini kondusif agar semua masyarakat yang ada didalamnya dapat hidup dengan bergandengan, nyaman, aman, tentram Inilah yang menjadi harapan kita semua.”Tutur Kepala Kesbangpol Kota Cimahi, Mardi,S.kepada awak media. (Gibby).

Setetes Darah untuk Negeri
Donor Darah 700 Komunitas di 74 kota di Indonesia Timur

0

JEMBER – Puluhan relawan pendonor darah berduyun-duyun ke Dira Balung Shopping Center Sabtu (23/10), mereka ikut kegiatan donor darah sukarela sebagai rangkaian kegiatan donor darah 700 komunitas di 74 kota di Indonesia Timur.

Mereka ingin membantu sesama yang membutuhkan darah, bagi mereka, setetes darahnya untuk negeri.

Kegiatan donor darah Dira Balung Shopping Center mendapatkan perhatian ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para pahlawan kemanusiaan yang sesungguhnya, para relawan pendonor yang sukarela donor darah,” kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia yang menyelenggarakan kegiatan donor darah 700 Komunitas di 74 kota di Indonesia Timur mulai 11 sampai 28 Oktober 2021.

“Kami ucapkan terima kasih juga kepada penyelenggara kegiatan donor darah di Indonesia Timur, kegiatan donor darah ini juga ditempatkan di Kabupaten Jember,” terangnya.

Menurut dia, kesadaran untuk donor darah di Kabupaten Jember terus meningkat. Buktinya, kegiatan donor darah yang diadakan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember banyak diikuti para relawan.

“Kasadaran untuk donor darah terus meningkat dari tahun ketahun, terutama empat tahun terakhir,” ungkapnya.

Hal itu tak lepas dari upaya elemen PMI dan masyarakat untuk mensosialisaikan pentingnya donor darah.

“sampai saat ini darah belum ada gantinya, sehingga satu-satunya cara, kebutuhan darah diganti dengan darah orang lain sehingga kegiatan donor darah terus digencarkan,” imbuhnya.

UDD PMI Kabupaten Jember sendiri, kata Zaenal Marzuki, terus melakukan terobosan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, petugas UDD PMI terus melakukan sosialisasi pentingnya donor darah.

Kini mulai banyak komunitas yang membentuk kampung donor, mereka aktif secara mandiri mensosialisasikan, menghimpun pendonor sampai kerjasama dengan UDD PMI menyelenggarakan donor darah secara rutin setidaknya 2 sampai 3 bulan sekali di wilayahnya, terangnya. (Son)