Home Blog Page 162

Gara – gara Musim Hujan, Tempat Tinggal Tumiji di Genangi Air

0

OKI, gempurnews.com – Peristiwa yang mengejutkan satu tempat tinggal mereka dan Keluarga terletak di Dusun 7 Rt 01 Desa Muara Burnai 2 Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI ) Sumsel, tergenang air akibat luapan sungai yang melintasi permukiman tersebut, salah satunya rumah Tumiji ( 45 th harus menerima genangan air

“Menurut Tumiji perstiwa terjadi pada pukul 24.00 WIB, mulanya mereka berempat yaitu Pak Tumiji beserta isteri,anak dan orang tua harus menerima kenyataan ini walaupun tidak begitu membahayakan keluarga mereka, pasalnya mereka sedang enak tidur tiba – tiba air memasuki tempat tinggal mereka, saat sekarang posisi air tetap stabil dan normal ” Paparnya

Peristiwa seperti ini sudah biasa dialami tumiji warga setempat tapi rumah warga dataran tinggi, kali ini sangat bedah dengan banjir sebelumnya, saat dikonfirmasi, Kamis (11/12/25) Sore

Harapan Tumiji dan warga, kepada instansi yang terkait, agar bisa membantu semaksimal mungkin kepada kami” Tutupnya

Ali Imron

Program Pembangunan Prioritas Tetap Jadi Fokus Pada 2026

0

Cimahi,Selasa(09/12/2025)
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi untuk tahun 2026 mengalami pengurangan drastis dari pusat,yaitu hampir Rp238 miliar. Semula diperkirakan mencapai Rp1,7 triliun,Ternyata Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) 2026 diperkirakan hanya tersisa sekitar Rp1,3 triliun.

Pemangkasan besar ini terjadi sebagai dampak dari kebijakan efisiensi serta pengurangan dana transfer yang diterima dari Pemerintah Pusat (melalui Kementerian Keuangan) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Meskipun terjadi penyusutan anggaran, Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi, Asep Rukmansyah, memastikan bahwa program pembangunan prioritas tetap berjalan. Tiga sektor utama yang menjadi fokus dan tidak dipotong adalah Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan.

Asep Rukmansyah mengatakan,
“Untuk mengatasi kekurangan dana, Pemerintah Kota dan DPRD akan melakukan efisiensi pada kegiatan yang dianggap non-prioritas, seperti biaya perjalanan dinas dan konsumsi (mamin),”Terangnya.
Dalam penegasannya Asep Rukmansyah Menjelaskan,
“Selain itu, skema Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau dana kelurahan diubah menjadi sistem proporsional. Pembagian dana kini didasarkan pada jumlah Rukun Tetangga (RT) di setiap Rukun Warga (RW), bukan lagi berdasarkan pemerataan.”Pungkasnya.

DPRD juga mewanti-wanti agar dana PPM ini difokuskan pada kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, seperti perbaikan jalan lingkungan, drainase, Posyandu, dan program UMKM.

Achmad Syafei

Kang Dede Latif Kembali Kunjungi Warga di Cireundeu

0

CIMAHI,Rabu(10/12/2025)
Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PKB, Dede Latif,terus melakukan kepada warga Kota Cimahi yang menyampaikan keluhannya dan segera menindaklanjuti aduan mengenai kondisi rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kelurahan Citeuerup Kampung Nyalindung,laporan tersebut diterimanya melalui media sosial TikTok.

Aduan tersebut menunjukkan kondisi rumah seorang ibu di Kampung Nyalindung RT 02-RW 05 Kelurahan Citeureup yang mengalami kerusakan parah, dengan lapisan dinding dan tembok yang mulai rubuh sebagian.
“Kami merespon ajuan ibu ini terkait Rutilahu,” tulis Dede Latif dalam unggahannya.

Setelah melakukan kunjungan langsung untuk memastikan kondisi Rumah tidak Layak Huni (Rutilahu)yang memprihatinkan tersebut, Dede Latif memastikan bahwa ia akan segera membawa masalah ini ke instansi terkait.

” Saya akan segera melaporkan ini ke dinas terkait (DPKP) agar segera bisa diperbaiki,” tegas Dede Latif, Hal tersebut menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang membutuhkan.

Achmad Syafei

Giat Kopling Polsek Puspo Dapat Sambutan Hangat Warga, Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat

0

PASURUAN – Program Kopling (Kopi Keliling) yang dilaksanakan Polsek Puspo kembali mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh interaksi antara polisi dan warga, dan digelar di Dusun Gondosuli, Desa Puspo, pada Kamis (11/12/2025).

Kapolsek Puspo AKP Johanes Hardiono, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan turun langsung ke masyarakat ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat hubungan emosional antara Polri dengan warga.

“Kami hadir untuk menyapa warga, mendengarkan keluhan, sekaligus mengajak mereka menjaga keamanan lingkungan. Alhamdulillah, kegiatan Kopling hari ini mendapat tanggapan yang sangat baik dari masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan bahwa Kopling bukan hanya sekadar minum kopi bersama, tetapi menjadi wadah komunikasi dua arah.

“Hubungan kekeluargaan dan silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat. Ini penting untuk membangun kepercayaan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Puspo juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga untuk selalu waspada, terutama memasuki musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Program Kopling ini bentuk nyata pelayanan Polri yang humanis. Kami mendukung penuh setiap upaya yang mendekatkan polisi dengan masyarakat,” tegasnya.

Sejumlah warga turut menyampaikan rasa senang dan apresiasi atas kehadiran Polsek Puspo di tengah-tengah mereka. Salah satu warga Gondosuli mengungkapkan,

“Enak ada acara seperti ini, polisi jadi dekat dengan warga. Kami merasa lebih diperhatikan dan lebih nyaman menyampaikan keluhan,” ujarnya.

Kegiatan Kopling berjalan aman dan kondusif hingga selesai, serta diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan publik yang humanis dan dialogis.

Jelang Nataru Polres Probolinggo Intensifkan Patroli Malam

0

PROBOLINGGO,– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Probolinggo Polda Jawa Timur ( Jatim) melaksanakan patroli skala besar.

Patroli ini sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) dibeberapa titik rawan terlebih menjelang libur Natal 2025 dan Tahun baru 2026 ( Nataru).

Hal itu seperti disampaikan Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kanit Turjagwali Ipda Zainal Arifin saat memimpin patroli, Selasa (9/12).

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penyisiran di titik-titik yang sering dijadikan tempat berkumpulnya para pemuda untuk balap liar, termasuk jalur-jalur sepi pada malam hari.

“Patroli ini kami intensifkan untuk mencegah tindak kejahatan dan memastikan situasi tetap kondusif terlebih menjelang Nataru,” kata Ipda Zainal Arifin.

Ia berharap kehadiran personel Polres Probolinggo Polda Jatim di lapangan senantiasa memberi rasa aman bagi masyarakat.

Lebih lanjut Kanit Turjagwali menambahkan, kegiatan patroli malam akan terus digiatkan secara rutin sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” tegas Ipda Zainal Arifin.

Ia menyampaikan, setiap personel di lapangan ditekankan untuk bertindak cepat, tegas, dan tetap humanis dalam setiap kegiatan patroli.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim semakin kondusif serta masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa khawatir. (*)

Polres Ngawi Lakukan Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

0

NGAWI – Menyikapi meningkatnya curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor, jajaran Polres Ngawi Polda Jatim bergerak cepat melakukan mitigasi di sejumlah lokasi rawan bencana di wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., didampingi Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan beserta anggota Sat Samapta.

Selain meninjau titik-titik rawan bencana, rombongan juga melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel jaga di Mako Polsek jajaran untuk memastikan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat.

Dalam kegiatan tersebut, tim bergerak ke beberapa lokasi yang kerap terdampak banjir ataupun longsor, antara lain Jembatan Ngunengan Pitu, Sungai Bengawan Solo, Kec. Pitu, Pemukiman sekitar Jembatan Kendung Kwadungan, Kec. Ngawi Dan Waduk Pondok, Kec. Bringin.

Setiap titik mendapatkan pemeriksaan kondisi aliran sungai, kontur tanah, potensi pergerakan tanah, serta jalur evakuasi.

“Kami memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan,” kata Kompol Rizki, Rabu (10/12).

Ia menegaskan, mitigasi ini bukan hanya inspeksi, tetapi langkah preventif agar masyarakat terlindungi dari potensi bencana.

Sementara itu di lokasi terpisah Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menyebut selain peninjauan lokasi rawan bencana, pihaknya telah memerintahkan agar petugas jaga di Mako Polsek jajaran tetap siaga.

Kapolres Ngawi juga telah melakukan pemeriksaan meliputi kesiapan personel, sarana prasarana, alat komunikasi, hingga peralatan pendukung penanggulangan bencana.

“Kesiapsiagaan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci,” tegas AKBP Charles.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda ancaman bencana di lingkungannya.

Hasil pengecekan menunjukkan personel dalam kondisi siap dan sigap menjalankan tugas.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pencegahan dini serta meminimalisasi dampak yang mungkin timbul akibat bencana alam di wilayah Kabupaten Ngawi. (*)

Kondisi Rumah Warga Tidak Layak Huni di Kota Cimahi Jadi Perhatian Serius DPRD

0

Cimahi,Kamis(11/12/2025)
Aggota DPRD Kota Cimahi, H. Enang Sahri,S.Sos.,M.M., menyoroti kondisi rumah penduduk di daerah pinggiran kota yang dinilai labil dan rentan roboh, menjadikannya sebagai ‘Pekerjaan Rumah’ (PR) bersama bagi seluruh pemangku kepentingan di Kota Cimahi,baik Eksekutif Maupun Legislatif

Politisi Senior dari Partai NasDem ini mengungkapkan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi perumahan warga, terutama yang berada di wilayah pinggiran yang kurang layak untuk dihuni.

Enang mendapati fakta dilapangan bahwa,Struktur Bangunan Labil dan Tidak Sesuai Standar

Haji Enang Sahri atau yang lebih akrab disapa Haji Enang,menjelaskan bahwa banyaknya rumah penduduk yang bermasalah disebabkan oleh beberapa faktor, terutama pada struktur bangunan,Kemudian
Kondisi Tanah Labil,dimana Banyak rumah yang didirikan di atas tanah yang secara geologis tidak stabil,”Ungkapnya.

Kemudian Emang Menambahkan,bahwa
Pembangunan yang Asal-asalan yang tidak standar, “Konstruksi seringkali dibuat tanpa mengikuti standar yang benar, terutama dalam pembuatan struktur penahan seperti slup (sloof).
Hal tersebut diduga Keterbatasan Biaya atau ketidakmampuan finansial warga menjadi alasan utama mengapa mereka tidak membuat struktur bangunan yang kuat dan memadai,” Tambahnya
Lalu Enang Sahri melanjutkan,
“Memang banyak rumah penduduk apalagi daerah pinggiran kota karena memang tanahnya labil, dibuatnya sembarangan, terus sembarangan mungkin karena tidak mampu saja, tidak mampu untuk membuat slup-slupnya sebetulnya mungkin, sehingga kalau ada sedikit angin saja sudah roboh,” ujar Haji Enang.

Kondisi darurat ini terbukti dengan adanya laporan kerusakan di satu lingkungan yang sama. Haji Enang menyebutkan bahwa setidaknya dua rumah di RT 2 RW 18 mengalami kondisi serupa, menambah daftar rumah warga yang membutuhkan bantuan perbaikan segera.

Haji Enang Sahri menekankan bahwa mengatasi masalah ini adalah tanggung jawab kolektif. Ia secara khusus menyinggung pentingnya memperhatikan warga yang sudah lanjut usia.

“Ini PR buat kita semua melihat kondisi rumah warga yang memang perlu kita bantu. Tentunya pemangku kepentingan di Kota Cimahi ya, apalagi yang sudah tua tadi,” pungkasnya.

Achmad Syafei

Anggota DPRD Kota Cimahi Sidak Lokasi Banjir di Cipageran

0

CIMAHI,Rabu(10/12/2025)
Anggota DPRD Kota Cimahi,H. Enang Sahri,kembali turun langsung ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi banjir langganan di RW 28, Puri Cipageran Indah, Cipageran,Cimahi Utara.
Sidak ini dilakukan setelah sering mendapat laporan berulangnya bencana banjir di wilayah tersebut.

Warga sekitar tempat kejadian menyampaikan bahwa masalah banjir ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan terjadi hampir setiap kali turun hujan deras dan menimbulkan kekhawatiran akan potensi korban jiwa dan kerusakan rumah (salah satu rumah bahkan pernah rubuh). Kendala utama yang disorot adalah lokasi perbatasan pemukiman yang berdekatan dengan Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang menyulitkan penanganan saluran air.

Menanggapi keluhan warga, H. Enang Sahri berjanji akan mengupayakan tindakan nyata dan segera melakukan
Tindakan Cepat, “Prioritas utamanya adalah pembersihan menyeluruh selokan di hulu dan hilir, serta pembuatan sodetan (saluran pengalir air) di tengah masyarakat untuk mencegah luapan air.
Kemudian Solusi Jangka Panjangnya Perwakilan DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) menjelaskan bahwa solusi permanen yang sedang dikaji adalah pembangunan Kolam Retensi. Meskipun memerlukan studi kelayakan, rencana ini diharapkan dapat mereduksi banjir secara signifikan,”Ungkapnya.

Kemudian Emang Sahri menambahkan, “Anggaran,Dana sekitar Rp 200 Juta telah dialokasikan untuk pengerjaan di hilir tahun ini (2025). Rencana pengerjaan Kolam Retensi dan perbaikan di hulu ditargetkan masuk dalam anggaran tahun 2026.”Pungkasnya.

Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk melakukan kajian teknis yang mendalam demi memberikan solusi yang paling aman dan efektif bagi warga Cipageran.

Achmad Syafei

H. Enang Sahri,Pastikan Perbaikan Jalan Lingkungan di Citeureup Tuntas Tahun Ini

0

CIMAHI,Rabu(10/12/2025)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi dari Fraksi Nasdem, H. Enang Sahri, S.Sos., M.M, turun langsung ke lapangan untuk meninjau realisasi program Pokok Pikiran (Pokir) yang Enang gulirkan. Program tersebut difokuskan pada perbaikan infrastruktur jalan lingkungan di wilayah Kelurahan Citeureup, khususnya di RW 6, sebagai upaya nyata mewujudkan aspirasi masyarakat yang harus dilaksanakan.

Peninjauan yang dilakukan baru-baru ini memperlihatkan tahap pengerjaan jalan yang menggunakan metode pengecoran beton (ready-mix), Enang memastikan kualitas dan ketahanan infrastruktur yang dibangun sesuai dengan aturan yang berlaku.

Enang Sahri memiliki Komitmen,Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur

Dalam kesempatan tersebut,H.Enang Sahri menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh program perbaikan jalan lingkungan yang masuk dalam jatah Pokirnya tahun ini.

“Alhamdulillah, ini adalah realisasi Pokir saya. Di Komplek Taman Citeureup Nusari 6, InsyaAllah saya tuntaskan yang di komplek ini beres semua tahun ini,” ujar H. Enang Sahri.

Enang Sahri juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya terbatas di Kelurahan Citeureup. Sebelumnya, realisasi Pokir serupa untuk perbaikan jalan lingkungan juga telah sukses dilaksanakan di Komplek Puri Cipageran.

“Termasuk yang di Komplek Puri Cipagran kemarin sudah beres semua. Jadi jalan lingkungannya sudah sip dan mantap untuk masyarakat. Bermanfaat, InsyaAllah,” tegasnya.

Sambutan Hangat dari Masyarakat,mengapresiasi kinerja Enang Sahri

Pembangunan dan perbaikan jalan yang telah lama dinantikan ini disambut gembira oleh warga setempat. Perwakilan warga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas respon cepat dari Anggota DPRD Kota Cimahi tersebut.

Seorang ibu perwakilan warga menyampaikan, “Terima kasih kepada Bapak Haji Enang, anggota DPRD Cimahi, yang sudah memberi perhatian dan berkontribusi langsung untuk membenahi jalan yang sudah lama rusak. Akhirnya diperbaiki. Alhamdulillah.”

Warga lainnya juga mengungkapkan kekaguman atas kecepatan realisasi program ini. “Saya ucapkan terima kasih untuk Pak Dewan, Pak Haji Enang Sahri, yang telah mengecor jalan di depan rumah saya. Saya kira akan berlama-lama, tahunya tidak sampai dua hari langsung dicor. Terima kasih banyak sekali lagi,” ujar seorang bapak.

Realisasi Pokir ini menjadi bukti konkret bahwa saluran aspirasi masyarakat melalui anggota dewan dapat ditransformasikan menjadi pembangunan fisik yang signifikan, secara langsung meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup warga Kota Cimahi.

Achmad Syafei

Polda Jatim Dalami Dugaan Kasus Pencabulan di Ponpes Bangkalan

0

BANGKALAN – Dugaan kasus pencabulan yang melibatkan seorang pengajar salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, memasuki tahap penyelidikan serius oleh pihak kepolisian.

Terduga pelaku berinisial U, diduga melakukan tindakan asusila terhadap sejumlah santri.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan adanya proses penanganan kasus tersebut.

Ia memastikan bahwa penyidik tengah memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari pengungkapan kasus.

“Hari ini dijadwalkan pemeriksaan sebagai saksi. Tidak menutup kemungkinan jika yang bersangkutan cukup bukti, bisa ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Rabu (10/12/2025).

Menurutnya, tim penyidik bekerja secara profesional dan berhati-hati, mengingat perkara ini melibatkan anak-anak di bawah umur serta institusi pendidikan berbasis pesantren.

Polda Jatim juga memastikan pendampingan psikologis bagi para korban untuk mengurangi trauma selama proses pemeriksaan.

Lebih lanjut, Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan setelah pemeriksaan lanjutan terhadap pihak-pihak terkait. (*)