Home Blog Page 1652

Personel Polres Lumajang Latihan Menembak

LUMAJANG – Guna meningkatkan kemampuan, personel opsnal Polres Lumajang latihan menembak di Lapangan Tembak Klakah, Kecamatan Klalah, Kabupaten Lumajang, Senin (6/9/2021).

Kasubbag Sarpras Polres Lumajang Ipda Rusdiq Sudarmanto, Koordinator Instruktur Menembak Polres Lumajang mengatakan, latihan menembak ini diikuti oleh 145 personel opsnal Polres Lumajang.

“Latihan menembak ini bertujuan untuk menambah kemampuan menembak dalam segala kondisi dan sekaligus membentuk kedisiplinan serta mental yang tinggi saat bertugas di lapangan,” katanya.

Rusdiq mengungkapkan, bahwa latihan menembak ini dilaksanakan secara berkala setiap enam bulan sekali.

“Dalam latihan ini, kita menggunakan senjata genggam jenis pistol dan revolver. Selain itu, kita juga melaksanakan latihan menembak dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SS1 V1 dan V2 buatan PT Pindad,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bahwa dalam latihan kali ini para anggota dilatih dengan kemampuan menembak sasaran, menembak cepat dan tembak reaksi.

“Selain itu, para anggota juga dilatih dengan beberapa kemampuan tentang bagaimana merawat senjatanya, menggunakannya hingga pengamanan terhadap senjata yang dipakai,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, bahwa latihan peningkatan kemampuan menembak ini juga sebagai langkah menumbuhkan mental tinggi sehingga para anggota tidak ragu lagi dalam bertindak saat bertugas sesuai dengan SOP.

“Sehingga diharapkan para anggota tidak ragu lagi dalam bertindak saat bertugas sesuai dengan prosedur atau SOP yang berlaku untuk melindungi diri sendiri maupun masyarakat yang terancam jiwanya,” pungkasnya. (tim)

Kapolres Pimpin Sertijab PJU dan Jajaran Kapolsek

PASURUAN – Kepala Kepolisian Resor AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Hum memimpin langsung upacara Pengukuhan, pelantikan dan Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan yang bertempat di Rupatama Mapolres, Senin (6/9/2021).

Dengan tetap mempedomani protokol kesehatan, pengukuhan, pelantikan dan sertijab dihadiri oleh Wakapolres Pasuruan, para Kabag dan para Kasat dapat berjalan dengan hikmah dan tertib.

Adapun pejabat yang dikukuhkan antara lain Kabag SDM Kompol Dwiko Gunawan, S.H., Kabag Log Kompol Ani Hariyanto, S.H., Kasat Samapta AKP Wiksan dan Kasat Polairud AKP Winardi.

Sedangkan untuk pelantikan dan sertijab antara lain Iptu Warji’in Krise yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sukodono Polresta Sidoarjo diangkat sebagai P.S. Kasat Intelkam, Kasat Narkoba yang sebelumnya dijabat oleh AKP Domingos De F. Xiamenes, S.H., S.I.K digantikan oleh Iptu Slamet Wahyudi, S.H., M.H., Iptu Mastuki, S.H. Yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolsek Purwosari diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasatbinmas, AKP Sumaryanto, S.H. Yang sebelum nya menjabat sebagai Kapolsek Purwodadi sekarang menduduki jabatan sebagai Kapolsek Wonorejo, AKP Yokbeth Wally, S.I.K diangkat sebagai Kapolsek Purwodadi dan yang terakhir adalah Iptu Marti, S.H. yang sebelumnya menjabat Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan sekarang menduduki jabatan Kapolsek Kejayan.

Dalam sambutannya Kapolres Pasuruan mengucapkan banyak terima kasih kepada para pejabat yang lama yang telah bekerja dengan baik, dedikasi dn loyalitas yang tinggi terhadap Institusi Polri khususnya Polres Pasuruan.

“Kepada para pejabat yang baru, saya harapkan kenali karakter lingkungan tempat saudara bertugas dan peran saudara baik Dedikasi, loyalitas dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilkum Polres Pasuruan, sangat diharapkan dan selamat bertugas,”

“Tupoksi Polri sebagai Pelindung, pelayan, pengayom dan penegakkan hukum harus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas,”ucapnya.

“Peran saudara sebagai pejabat baru kiranya dapat menjadi penggerak di bidang tugasnya, ikuti irama Pimpinan dan bertindak secara professional, proporsional dan humanis kepada masyarakat,” tutupnya.(tim)

Kapolda Ajak Masyarakat Jatim Daftar Vaksin

PONOROGO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Senin (6/9/2021) melakukan pengecekan vaksinasi Polri, yang berlangsung di 3 tempat, di Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 10.000 dosis vaksin jenis sinovac, di targetkan dapat selesai dalam satu hari.

Kapolda Jawa Timur terus melakukan pengecekan vaksinasi, guna memastikan pendistribusian vaksin dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan, dan untuk mendukung program pemerintah dalam membentuk herd immunity di Jawa Timur.

Vaksinasi ini diselenggarakan oleh Polda Jatim yang bekerjasama dengan Biddokkes dan lembaga pendidikan, untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi di 3 tempat, diantaranya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kabupaten Ponorogo, SMK Sore, dan SMK Pemkab Ponorogo, sebanyak 10.000 dosis vaksin tahap pertama.

“Kegiatan hari ini ada tiga tempat yang kami laksanakan, yang pertama di IAIN ini, kemudian yang kedua SMK Sore dan SMK Pemkab. Total yang dilaksanakan vaksin ini sejumlah 10.000 totalnya, dan untuk IAIN sendiri ada 3500, kemudian untuk SMK Pemkab 3500 dan yang SMK Sore 3000. Sehingga total ada 10.000 dosis,” kata Kapolda Jatim saat melakukan pengecekan di IAIN Kabupaten Ponorogo.

“Kami memohon bantuan juga kepada masyarakat untuk selalu tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun sudah melaksanakan vaksin,” tambahnya.

Selain itu, Kapolda juga mengingat kepada masyarakat di Ponorogo, bagi yang belum melaksanakan vaksinasi bisa datang ke Polsek, Koramil, Puskesmas, Kelurahan, Babinsa, Babinkamtibmas, atau kepala desa, dan RT / RW. Nanti akan didaftar, dan dari Polres, Kodim, dan Pemkab akan memfasilitasi pelaksanaannya.

“Rencana nanti di awal September ini akan ada vaksin yang dibagikan, termasuk di Ponorogo ini, sehingga harapannya 70% dari 31,6 juta penduduk di Jawa Timur bisa tervaksin,” jelas Kapolda Jatim didampingi Pejabat Utama Polda Jatim.

“Ayo Rek! Divaksin kabeh yo…, jaga kesehatan, jaga protokol kesehatan,” ajak Kapolda, untuk masyarakat Jawa Timur melakukan valsinasi. (tim)

Bupati dan Wabup Tinjau Seleksi Atlet Persiapan Porprov Jatim 2021

JEMBER – Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto didampingi Wabup Jember MB. Firjaun Barlaman meninjau pelaksanaan seleksi atlet bulutangkis dan pencak silat persiapkan untuk berlaga dalam Porprov Jatim 2022.

Bupati Hendy menyampaikan kepada para atlet untuk bersungguh-sungguh dalam berlatih, dia menginginkan hasil maksimal diberikan para atlet untuk Kabupaten Jember.

“Kabupaten Jember ini tempatnya para juara, kalau hanya lokal itu kecil gampang, kita sudah biasa juara nasional dan internasional,” kata Bupati Hendy memantik api semangat para atlet yang sedang berlatih di GOR PKPSO Kaliwates, Senin (06/09/2021).

Bupati Hendy pun menantang para atlet, bagi yang berhasil menyabet medali emas pada Porprov tahun depan, ia akan memberikan hadiah khusus.

“Ada hadiah khusus dari saya bagi yang berhasil menyabet medali emas, buktikan kalau anda memang jagoan,” ungkap Bupati Hendy kepada para atlet.

Bupati Hendy juga meminta maaf kepada para atlet atas sarana dan prasarana olahraga yang saat ini kurang baik.

Dia berjanji sambil proses penggemblengan atlet ini berlangsung, pihak Pemkab Jember akan memperbaiki sarana dan prasarana olahraga agar para atlet bisa bertanding maksimal. (sonz)

8.000 KKS Belum Termanfaatkan Untuk KPM, Risma Tegur Bank Penyalur

JEMBER – Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember, untuk melakukan rapat koordinasi dengan dua bank penyalur kartu keluarga penerima manfaat, yakni Bank BNI dan Bank Mandiri, Sabtu (28/8/2021).

Risma melakukan evaluasi terkait pendistribusian bantuan sosial di Kabupaten Jember. Berdasarkan data yang dipaparkan Risma, ditemukan angka total 8.000 belum terdistribusikan kepada keluarga penerima manfaat. Rinciannya, 3.000 belum terdistribusikan, juga ada 5.000 kartu berstatus sama.

Rapat koordinasi tersebut juga disiarkan di kanal Youtube Linjamsos Oke milik Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial di bawah Kemensos. Dalam kesempatan itu Risma memberikan peringatan dan teguran keras kepada bank penyalur.

“Ayo taruhan. Bank Mandiri Jember diam saja. Masak sampai tiga ribu dan lima ribu, itu tidak mungkin. Kalau jalan, tidak mungkin sebesar itu. Makanya saya turun ke Jember. Tolonglah ditegur itu Mandiri cabang Jember. Kalau tidak ada reward dan punishment bagaimana?” cecar dia.

Risma juga meminta supaya ada transparansi data dari pihak Perbankan dan Kemensos. Sehingga diketahui, letak persoalan ada di titik mana terkait belum terdistribusinya Bansos dari Kemensos.

“Ini harus diselesaikan. Datanya juga harus dibuka. Kalau tidak, nanti selalu Kemensos yang salah, dikira tidak becus bekerja,” ujarnya dalam nada tegas dan tinggi.

Sedangkan Area Operation Manager Bank Mandiri Cabang Jember Yuli Agus Setyono menjelaskan, bahwa memang ada sekitar 8.000 kartu saat Risma datang. Namun Jika diperinci, dari 8.000 lebih KKS yang disebut, sebenarnya hanya 2.913 kartu yang belum terdistribusi itu.

Sisanya, ada 2.941 kartu yang tidak bertransaksi. Artinya, KPM tidak melakukan transaksi, tapi kartunya telah tersalurkan. Selain itu, juga ada 2.163 data KPM ini masih di bank penyalur bantuan yang lama.

“Sehingga, kami diminta untuk mendistribusikan 2.913 kartu,” paparnya.

Dia mengakui, pada saat distribusi pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos), tidak langsung koordinasi dengan pendamping yang tersebar di setiap kecamatan.

“Menetapkan jadwal itu dari Dinsos. Komunikasi kami juga ke kecamatan dan kelurahan. Pendamping itu juga bagian dari Dinsos,” terangnya. (tim)

DPRD dan Pemkab Sepakat Hasil Evaluasi Gubernur Kalteng Ditindaklanjuti 

0

BARITO UTARA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Utara(DPRD)bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara.Menggelar Rapat pembahasan mengenai tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah,terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 dan rancangan Peraturan Bupati,tentang penjabaran pelaksanaan pertanggungjawaban APBD tahun 2021.Rapat Pembahasan telah itu dilangsungkan pada ruang rapat DPRD,Senin(6/9/2021).

Rapat pembahasan tersebut telah dihadiri,Plh.Sekretaris Daerah,Asisten I,II Dan III.Kabag Hukum besrta Staf,Inspekorat dan Kepala DPPKA.Diikuti oleh anggota Komisi gabungan DPRD Barito Utara.

Dari beberapa pertanyaan dan jawaban antara anggota Dewan dan Pemerintah Daerah,dalam rapat mengenai hal pembahasan tersebut.”Maka rapat,yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Barito Utara,Parmana Setiawan,ST yang di dampingi oleh Wakil Ketua II,Sastra Jaya bersama anggota Dewan yang hadir, telah memberikan kesimpulan bersama Eksekutif menyatakan sepakat.

Sebagai penutup dari rapat pembahasan mendapat kesimpulan bersama,pertama bahwa DPRD Barito Utara dan Pemkab sepakat untuk menindaklanjuti hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tenagah,terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020.

Selanjutnya kedua,bahwa Rancangan Peraturan Bupati Barito Utara tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2021. (SS).

GEGURITAN

0

(Oleh : AT. Udayana)

Kidung – Kidung ingsun angidung, angudang roso ngupoyo jiwa.

Nembang – nembang , nembangake ati kang kebak howo lan tondho.

Jeroning lenggah hanyondro kartiko, ngelerem manah metani ingkeng wewayangan, Gondho arum kumeluning dupo itu, memarem ati.
Lampahing bayu kang sumilir, asrepe nerka tumeko balung.

Bait – demi bait, baris – demi baris ģeguritan kuno itu dibaca berulang – ulang serta dihayati dengan seksama oleh mbah Cangklong, sambil sesekali mengelus – elus jenggotnya yang putih tipis dan mengepulkan asap Cangklong kebanggaannya seraya manggut – manggut.

Orang – orang disekitarnya tidaklah heran bila melihat Mbah Cangklong duduk menyendiri diteras rumahnya sepanjang malam, karena begitulah kebiasaan mbah Cangklong sehari – harinya terutama di malam hari.

Suatu kali Mbah Cangklong pernah bilang, merenung diwaktu malam adalah saat terbaik untuk mengoreksi diri, selain suasana yang hening juga tenang, tengah malam merupakan saat yang penuh Rahmat, kata para sepuh dikatakan sebagai waktu ijabah dan sering juga disebut tiga perempat malam yang mustajabah atau juga disebut longsor wengi yang Puspa Tajem.

Katanya siapa saja yang bisa memanfaatkan ‘saat’ tersebut akan di ijabahi apapun doa nya.

Menurut mbah Cangklong dirinya perlu memperbaiki hal – hal dimasa lalunya yang kurang baik, diantara ĺarutnya malam dirinya selalu menggali apapun yang kurang benar dalam dirinya, walau disadari jika tidak mungkin bisa membuat dirinya sempurna, merenungi kesalahan – kekhilafan lalu berjuang memperbaikinya adalah doa yang mustajab.

Semilirnya angin yang dingin terkadang menusuk tulang, heningnya malam terkadang serasa mencekam dan menciutkan hati, karena memperlihatkan betapa Agungnya karya ILLAHI.

Sesungguhnya manusia tiada sebanding dengan kebesaran alam yang begitu luas, dan sanggup menelan isi dunia ini kapan saja.

Bagi mbah Cangklong, sering kali manusia lupa akan siapa dirinya, sehingga tak sedikit yang sombong dupeh berharta dan berkasta.

Manusia sekarang ini mudah dimabukkan kesenangan duniawi, tak perduli benar atau tidak jalan hidup yang ditempuh yang penting hidupnya berkecukupan, dihormati orang lain dan jika memungkinkan bisa menguasai orang lain, ceketuk Mbah Cangklong saat geguyonan dengan para tamu.

Itulah yang kadang menjadi keprihatinan Mbah Cangklong, ketika dirinya berbincang di pertemuan lingkungan, tidak sedikit perbincangan yang mengatakan jika penghidupan sekarang ini terasa sulit, banyak balak penyakit juga bencana alam, seolah Yang Maha Agung Murka dengan menjatuhkan azab.

Masih tertanam tutur wejang mbah Cangklong, minggu kemarin sewaktu jagong gayeng dirumah pak RT somad, keluar sebuah kalimat bijak, “Kalau kita ingin jauh dari balak – bilahi dan diberikan kelancaran rejeki, maka dekatkanlah dirimu kepada Yang Maha Kuasa, mohonkan ampunan dan sesambatlah dengan ikhlas dan sungguh – sungguh, Akan tetapi doa bukan semata – mata kata ratapan belaka, yang terpenting adalah membenahi diri dan menata kembali agar bisa menempatkan mana yang diRidhlohi dan mana yang dilarang Allah ta’ala,” tutur Mbah Cangklong dengan suara pelan dan agak tertahan.

Apapun yang kita lakukan dan apa saja yang kita inginkan, ALLAH maha mengetahui, jadi kunci keselamatan juga kemuliaan hidup adalah sikap dan prilaku kita sendiri, oleh karenanya, harus selalu mawas diri dan berjuang mendekatkan hati dan jiwa kepada Yang Maha Khalik, lanjut Mbah Cangklong.

Vaksinasi Nasional, Polres Jombang Sasar Rumah Ibadah

JOMBANG – Guna mencapai target vaksinasi Nasional, Kepolisian Resor (Polres) Jombang menggelar vaksin Covid-19 di rumah ibadah, Senin (06/09/2021).

Sebanyak 300 warga Jombang menjalani vaksinasi Covid-19 di Klenteng Hok Liong Kiong di Jalan RE Martadinata, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang. Ratusan orang tersebut disuntik vaksin sinovac.

Proses vaksinasi di rumah ibadah ini dipantau langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho bersama Forkopimda Jombang.

“Percepatan vaksinasi nasional ini sesuai dengan instruksi Presiden. Jadi hari ini kita laksanakan dengan sasaran tempat ibadah dengan 300 orang yang divaksin,” ucap Kapolres.

Dijelaskan Kapolres Jombang, pihaknya memastikan tidak ada warga yang terlewatkan menerima vaksinasi. Bagi warga yang tidak lolos screening hari ini, petugas akan melakukan vaksinasi susulan ke rumah warga.

“Beberapa yang tidak lolos screening kesehatan hari ini, kami dari tim Polres akan mendatangi secara door to door ke rumah warga,” terangnya.

Dikatakan, vaksin Covid-19 dosis pertama yang diberikan ke warga Jombang telah mencapai 70 persen. Ia memastikan akan terus melakukan percepatan vaksinasi demi mencapai target nasional untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

“Nanti akan kita kejar yang dosis kedua. Saat ini kita masih menunggu vaksin dari pusat, untuk mengejar target vaksinasi dosis kedua,” pungkas Kapolres. (tim)

2 Sungai di Lumajang Dapat Perhatian Khusus dari Sungai Watch

LUMAJANG – Berkesempatan mengunjungi Kabupaten Lumajang, Gary Bencheghib founder Sungai Watch Bali takjub melihat keindahan dan kebersihan 2 sungai di Lumajang.

“This is one of the nicest rivers I have ever seen (Ini adalah salah satu sungai terbagus yang pernah saya lihat),” ungkap Gary Bencheghib sembari menunjukkan foto Kali Temi di RW 5 Kelurahan Ditotrunan.

Kedatangan Gary dan kawan-kawan tersebut disambut hangat oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuli Harismawati. Ia mengajak mereka melihat Kali Temi di RW 5 Kelurahan Ditotrunan dan Kali Sejuk Desa Purwosono.

“Sepekan kemarin kami bertemu dengan aktivis Sungai Watch, Gary Bencheghib, Sam, Nola didampingi Fahma Emza bertamu ke Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Mereka diterima Cak Thoriq di taman belakang Pendopo Arya Wiraraja yang asri, ruang outdoor yang hampir tiap malam, di luar jam kerja selalu dipakai untuk menerima tamu. Kami diskusi tentang sungai yang sering digunakan sebagai tempat sampah,” jelas Yuli Harismawati, Minggu (05/09/2021).

Yuli Harismawati menjelaskan bahwa Sungai Watch adalah organisasi lingkungan yang berasal dari Indonesia yang dibentuk oleh aktivis lingkungan Gary Bencheghib. Gary yang berdarah Perancis, sejak kecil tinggal di Bali, ia sangat mengagumi Bali, mencintai alam Indonesia.

“Ia tergerak, karena permasalahan sampah di sungai semakin tak terkendali. Misinya menghentikan sampah mengalir ke laut, melalui pemasangan penghalang sampah (trash barier),” jelasnya

Sejak September 2020 hingga saat ini Sungai Watch telah memasang trash barier di sungai sungai di wilayah Bali. Melakukan pembersihan sungai dengan masyarakat lokal dan mendata jenis sampah yang menjadi polutan di sungai. Aktif berkampanye mencegah perilaku membuang sampah ke sungai.

Pada Agustus 2021 kemarin Sungai Watch sudah memasang trash barier di 100 titik sungai di Bali. Misi ke depan, ingin berkolaborasi dengan Pemerintah Kab/Kota untuk memasang 1.000 trash barrier di sungai-sungai di Jawa Timur. (tim)

Aktivis Luar Negeri Lirik Pengelolaan Sampah Kali Temi dan Kali Sejuk

LUMAJANG – Sungai Watch adalah sebuah organisasi lingkungan yang dibentuk sekelompok pemuda luar negeri yang mempunyai misi untuk mencegah agar sampah tidak sampai mencemari laut melalui aliran sungai.

Organisasi tersebut ternyata melirik dua sungai di Kabupaten Lumajang yang dianggap memiliki kebersihan dan pengolaan sampah yang baik, yaitu Kali Temi, Kelurahan Ditotrunan dan Kali Sejuk, Desa Purwosono.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati yang mendampingi Sungai Watch berkeliling ke dua sungai tersebut mengatakan, organisasi yang digawangi Gary Bencheghib tersebut tertarik dengan permasalahan sampah yang dibuang ke sungai serta penanganannya oleh masyarakat sekitar.

“Ia tergerak, karena permasalahan sampah di sungai semakin tak terkendali. Misinya menghentikan sampah mengalir ke laut, melalui pemasangan penghalang sampah,” terangnya. Minggu (5/9).

Dikatakan Yuli Haris, sebelum melakukan peninjauan ke Kali Temi dan Kali Sejuk, mereka sudah berdiskusi tentang pengelolaan sampah di sungai oleh masyarakat. Bahkan sempat diskusi juga dengan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq beberapa yang lalu.

Setelah diajak untuk melihat Kali Temi dan Kali Sejuk, mereka tertarik sehingga akan kembali berkunjung.
“Kami mengajak mereka melihat Kali Temi di RW 5 Kelurahan Ditotrunan dan Kali Sejuk desa Purwosono. Mereka berkeinginan untuk datang lagi untuk menjalankan misinya,” imbuhnya. (fd/red)