Home Blog Page 1653

Persiapan Ibadah Berjamaah, Vaksinasi di Tempat Ibadah Dimasifkan

SIDOARJO – Tidak hanya di sekolah, Persiapan Tatap Muka (PTM) juga tengah disiapkan di tempat ibadah. Salah satunya melalui percepatan vaksinasi bagi pengurus tempat ibadah, jamaah dan masyarakat di sekitarnya.

Di Kabupaten Sidoarjo, Vaksinasi Merdeka serentak di tempat dan rumah ibadah mulai dimasifkan, Senin (6/9/2021). Seperti yang berlangsung di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jalan Kombes Pol. M. Duryat, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro turun langsung memantau jalannya vaksinasi Covid-19 bagi pengurus, jemaat dan warga sekitar GKJW Sidoarjo.

“Di GKJW Sidoarjo kali ini, kami sediakan 300 dosis vaksin Covid-19. Tujuannya untuk mempercepat terbentuknya herd immunity bagi masyarakat. Juga sebagai upaya persiapan berjalannya ibadah tatap muka di tempat-tempat ibadah,” jelasnya.

Dengan adanya program Vaksinasi Merdeka serentak di tempat-tempat ibadah, Pendeta GKJW Sidoarjo Kristanto mengapresiasi langkah baik dari pemerintah, TNI dan Polri, dalam hal ini yang diselenggarakan oleh Polresta Sidoarjo.

“Kami akan memulai ibadah tatap muka di September ini, karenanya sangat tepat bila semua yang ada di sini di suntik Vaksin Covid-19, agar terbentuk kekebalan komunal dan kami semua terhindar dari penyebaran Covid-19,” katanya.

Selain vaksinasi di GKJW, dilakukan juga vaksinasi di tempat-tempat ibadah lainnya. Kapolresta Sidoarjo berharap semua pihak mendukung upaya Pemerintah, TNI dan Polri dalam mempercepat terbentuknya herd immunity, agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat segera terputus.

“Selain vaksinasi Covid-19, kami juga berkordinasi dengan pengurus tempat ibadah, supaya tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan dan menerapkan ketentuan jumlah jamaah adalah 50 persen dari kapasitas tempat ibadahnya,” harap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. (tim)

Percepat Capaian Vaksinasi, Kapolres Probolinggo Launching Mobil Gerai Vaksin Merdeka Semeru

PROBOLINGGO – Kapolres Probolinggo meresmikan mobil gerai vaksin merdeka semeru atau mobil vaksin keliling, yang diinisiasi oleh Polres Probolinggo, pada Senin (06/9/2021) di Lapangan Mapolres Probolinggo. Hal ini dilakukan guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan herd immunity di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Probolinggo.

Mobil Gerai Vaksin Merdeka Semeru ini nantinya akan keliling di Kabupaten Probolinggo untuk mendatangi masyarakat pinggiran, pedagang pasar, atau melayani masyarakat yang belum melakukan vaksinasi.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menjelaskan, mobil gerai vaksin merdeka semeru ini sementara tersedia sebanyak 2 unit. Mobil ini didalamnya berisi tenaga kesehatan, vaksin yang disiapkan, serta anggota TNI-Polri, yang dimaksudkan sebagai percepatan capaian vaksinasi di Kabupaten Probolinnggo. Sasarannya adalah masyarakat yang berada di pinggiran, yang tidak bisa hadir dalam serbuan vaksinasi, seperti masyarakat nelayan, masyarakat pedagang di pasar-pasar, dan masyarakat disabilitas.

“Masyarakat bisa menghubungi 110 atau menghubungi RT, RW, Babinsa, Babinkamtibmas atau petugas yang ada di Puskesmas, untuk mendaftar vaksinasi. Selanjutnya mobil ini akan berangkat ke sana dan kami akan menargetkan 2000 vaksin per hari bisa tercapai”. tandasnya

Kapolres Probolinggo menambahkan, dengan adanya kehadiran mobil gerai vaksin merdeka semeru ini diharapkan dapat membentuk herd immunity bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo guna mewujudkan Probolinggo Sehat menuju Indonesia Kuat. (tim)

Di Saat Market Dan Ekonomi Sedang Lesu, Pekerja Harus Mampu Berinovasi Dan Beradaptasi Dengan Keadaan

0

MATARAM — Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Yustinus Habur meminta pekerja beradaptasi. Pandemi yang masih berdampak pada perusahaan belum dapat tertangani maksimal. Bukan tidak mungkin ancaman PHK lebih besar terjadi 2022 mendatang. ”Perusahaan kan gak jalan, dari mana dapat uang untuk menggaji karyawan,” ujarnya, (5/9).

Menurutnya, perusahaan sejatinya masih akan bertahan mempekerjakan karyawan. Sebab PHK hanya akan membuat mereka terbebani kewajiban membayarkan pesangon. Pola yang digunakan, efisiensi karyawan pada step pertama hanya mengorbankan pekerja sambilan atau freelancer. Jika keadaan belum membaik, pegawai kontraklah yang harus dikorbankan. Untuk karyawan tetap, merumahkan mereka adalah pilihan terbaik.

Untuk itu, selama masa dirumahkan, pihaknya meminta para pekerja terus berinovasi. Guna mempertahankan pemasukan selama terdampak pandemi. ”Mau tidak mau pekerja harus inovasi, karena semua serba sulit saat ini,” katanya.

Money Amulet
Menjadi pengusaha mandiri, memanfaatkan skill yang dimiliki, hingga mengajukan bantuan pembiayaan di perbankan menjadi sarannya untuk pekerja menghadapi kemungkinan terburuk tahun depan. ”Memanfaatkan keahlian adalah upaya adaptasi terbaik,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB I Gede Putu Aryadi meminta para pencari kerja memanfaatkan kartu prakerja. Fasilitas itu disediakan pemerintah bagi para pencari kerja, korban PHK, eks PMI, dan pekerja yang ingin meningkatkan skillnya. Dengan syarat bahwa peserta tersebut belum pernah menerima fasilitas bantuan sosial lainnya. Program kartu prakerja ini menyediakan fasilitas bantuan Rp 3,4 juta kepada setiap peserta. Terdiri dari Rp 1 juta wajib digunakan untuk membayar biaya pelatihan keterampilan. Serta Rp 600 ribu selama empat bulan. Sehingga total dana insentif yang diterima sebesar Rp 2,4 juta.

”Kabupaten kota juga bisa lebih gencar sosialisasi, desiminasi, dan mobilisasi supaya masyarakat banyak yang bisa ikut mendaftar,” katanya.

Dana insentif yang telah disalurkan langsung ke peserta kartu prakerja di NTB tahun 2020 mencapai lebih dari Rp 264 miliar. Sementara capaian kartu pra kerja NTB 2021 batch 12-17 55.260 orang.

”Kalkulasi jumlah dana insentif untuk penerima manfaat sebanyak itu mencapai angka Rp 133 milyar lebih dan berpotensi bertambah,” Tutup nya. (DHW/robhin)

PT.MPG Serahkan CSR Penanganan Covid-19

0

BARITO UTARA-Pemerintah Kabupaten Barito Utara menerima bantuan CSR Penanganan Covid-19 dari PT. Multipersada Gatramegah (Musim Mas Group)yang diserahkan secara langsung oleh Perwakilan Management PT.MPG Ibrahim selaku Manager Humas,di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara,Selasa(30/8/2021). 

Bupati Barito Utara H. Nadalsyah yang didampingi Wakilnya, Sugianto Panala Putra,SH menyampaikan ucapan terima kasih kepada Management Perusahaan Musim Mas Group,salah satu anak perusahaannya yang ada di Kabupaten Barito Utara,yaitu PT. Multipersada Gartamegah(MPG). 

semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan mengurangi beban warga kita yang terkena dampak dari pandemi Covid-19, dimana bantuan ini akan disalurkan melalui dinas terkait yang membidangi, yaitu Dinas Sosial Pemda Barito Utara,”harap Nadalsyah.

Setelah selesai penyerahan,maka bantuan tersebut langsung dilimpahkan ke Kantor Dinas Sosial Pemerintah Daerah Barito Utara sebanyak 10 ton minyak goreng Kemasan refill 1 liter yang pada saat itu juga,diterima oleh Sekretaris Dinas Sosial Hj.Sunarty S.

Ibrahim selaku Manager Humas PT.MPG menyampaikan bahwa penyaluran CSR ini,untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Barito Utara dan semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan bermanfaat bagi masyarakat. (SS).

Terjadi Kejar-kejaran Hingga Perbukitan, Pelaku Curanmor Akhirnya Dibekuk Petugas

PASURUAN – 2 (Dua) Pelaku Curanmor yang Pakai Kombinasi Kunci Leter T dan betel untuk menjalankan Aksinya, Kamis, 29 April 2021- sekira 15:00 WIB, Mat (28) beralamatkan di Jl. Hangtuah, Ds. Ngemplakrejo, Kec. Panggung Rejo kota Pasuruan, pelaku pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di Ds. Tondosoro dilakukan bersama BR (DPO).

Adapun sasaran pelaku kali ini Honda Vario warna hitam dengan Nopol N 6212 OM yang berada di lorong salah satu warga Tundosoro, dengan Pelaku MAT (Kap) dan BR (DPO) pada saat melakukan aksinya pelaku berboncengan dengan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega warna Biru Kombinasi Hitam milik BR (DPO).

Nampaknya aksi Pelaku ini ada yang mengetahui sehingga disampaikan kepada petugas Kepolisian terdekat.

Selang 5 (lima) bulan tepatnya hari Sabtu 4 September 2021 sekira 15.00 Wib pelaku yang dicurigai muncul sehingga Tim Buser yang dipimpin oleh Iptu Wachid langsung gerak cepat untuk melakukan penangkapan dengan lokasi perbukitan.

Penangkapan itu sendiri berlangsung dramatis karena Pelaku melarikan diri aksi kejar kejaran pun tak terelakkan sampai pada akhirnya Pelaku terperosok disela sela bukit sampai kakinya mengalami luka kesempatan tersebut tidak disia siakan dan langsung ditangkap dan diborgol selanjutnya diamankan di Polres Pasuruan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap Tersangka telah disita 5 (lima) buah anak panah kunci T, 1(satu) lembar Foto Copy STNK dan BPKB Honda Vario dengan Nopol N 6212 -OM An. Luluk Siti Fatimah, Dsn. Teropong, RT.11/ RW. 05, Ds. Tondosoro, Kec. Kejayan, Kab. Pasuruan, 1(satu) buah kaos warna abu abu yang digunakan saat melakukan pencurian selain itu dari hasil Pengembangan kasus lainnya.

Tersangka juga pernah melakukan hal yang sama di TKP Selatan Masjid Pasrepan sehingga telah disita 1 (satu) Unit Motor Honda beat warna merah muda.

Disela sela kesibukannya Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi membenarkan kegiatan Penangkapan yang dilakukan Anggotanya terhadap pelaku Pencurian dengan Pemberatan yang telah diatur di KUHP Pasal 363, “.kami menghimbau kepada Masyarakat Pasuruan.

“Untuk memberikan Informasi yang diketahui tentang terjadinya Tindak Pidana yang diketahuinya agar Kasus yang telah terjadi bisa cepat terungkap,” imbuh Adhi. (tim)

Pemdes Sukoharjo, Fasilitasi Jalan Tembus Penghubung Dua Desa

KEDIRI — Dalam melaksanakan amanah dan kepercayaan dari masyarakat, seorang kepala desa bukan hanya fokus kepada salah satu bidang saja, tentu dalam pengabdiannya, yakni melayani, mengayomi, melindungi serta yang tidak kalah pentingnya selalu terbuka dalam menerima masukan, kritik serta aspirasi warganya.

Dengan berbekal itu semua, serta karakter yang humanis, semua keputusan yang diambil dalam kebijakan pembangunan akan mendapatkan dukungan positip dari semua elemen masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Ahmadi, kepala desa Sukoharjo kecamatan Plemahan ini, dengan menampung semua aspirasi masyarakat, akhirnya terwujudlah sebuah kesepakatan bersama dengan membuat jalan tembus yang menghubungkan dua desa tetangganya, yakni desa Banjarejo dan desa Sidowarek.

Diungkapkan oleh Ahmadi, pemilik sawah yang dibuat jalan tembus tersebut semua warga desa Sukoharjo, mereka dengan kesadaran tinggi merelakan lahannya untuk dibuat jalan, disaamping untuk memudahkan akses komunikas juga yang paling penting dapat membuka akses kelahan pertanian.

Dengan dibukanya jalur tersebut, semua petani akan lebih mudah dalam melaksanakan kegiatan bertani, karena untuk mengangkut sarana produsi dan hasil panen dapat di angkut kendaraan roda empat.

Jalan sepanjang sekitar 1000 meter dengan lebar 4 meter itu, saat ini mulai dikerjakan denga melakukan pengukuran yang melibatkan pemilik sawah.

” Semoga dengan upaya ini, dapat meningkatkan perekonomian warga, kami selaku pemerintah desa tetap mendorong dan memfasilitasinya sehingga keinginan bersama ini dapat terlaksana dengan baik,” Ujar Ahmadi.

Menurutnya, selama menjabat kepala desa Sukoharjo, telah berhasil membuka jalan tembus didesanya sebaanya tiga lokasi, dan masyarakat sudah dapat menikmati manfaat dari jalan tersebut.

Disampaikan pula, jika jalan tembus yang saat ini dikerjakan, nantinya akan diupayakan dengan rabat, sehingga akses lalulintas dapat lancar, yang pada gilirannya akan meningkatkan taraf hidup warga, karena jalan merupakan akses yang mempermudah dalam menunjang perputaran ekonomi.

Selain mengupayakan sarana jalan tembus, dalam bulan terakhir ini, pemerintah desa Sukoharjo, melaksanakan normalisasi sungai yang mengalami penyumbatan, dengan menumpuknya lumpur dan berbagai sampah, dengan dilakukan pengerukan, diharapkan sungai yang merupakan sarana pengairan pertanian itu normal kembali.

Ahmadi mengharapkan kepada masyarakat untuk menjaga dan menjadikan sungai sebagai aset yang bermanfaat secara luas, untuk itu dihimbau warga untuk tidak membuang sampah di aliran sungai tersebut.

“Mari kita jaga sungai ini dengan tidak membuang sampah disungai ini, dan saya ucapkan kepada warga masyarakat yang selama ini terus semangat dalam membangun desa ini,” Kata Ahmadi, kepala desa Sukoharjo. (Iwan)

DPD Partai Berkarya Bahagia atas Kemenangan Kubu Tomy Soeharto dalam Putusan PTTUN

JEMBER – Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Jember, Ahmad Muhid Nurhasan mengucapkan terimakasih dan salam dari keluarga Besar Partai Berkarya Kubu Tommy Soeharto atas putusan PTTUN Jakarta yang memenangkan Partai Berkarya dibawah Komando Ketua Umum H.Hutomo Mandala Putra.SH (HMP) di tingkat banding.

Putusan Banding dengan nomor Gugatan: 115/B/2021.PT.TUN.JKT
Dengan Amar Putusan yang berbunyi: Menerima Permohonan Banding dari pembanding/Tergugat dan pembanding/Tergugat II Intervensi tersebut; dan Menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor : 182/G/2020.PTUN.Jkt tanggal 16 Februari 2021 yang dimohonkan oleh banding tersebut.

Atas dasar amar putusan banding PTTUN Jakarta sudah jelas bahwa Partai Berkarya tetap di bawah Komando H. Hutomo Mandala Putra / Tommy Soeharto Sebagai Ketua Umum dan Drs.Priyo Budi Santoso Sebagai SekJend.

“Selanjutnya partai ini akan fokus menyongsong Verifikasi Parpol menuju Pemilu 2024,” terangnya.

Muhid juga menuturkan bahwa semoga dengan telah keluarnya putusan Banding ini pihak Kemenkumham segera mengeksekusi hasil putusan tersebut.

Selain itu dia juga menambahkan bahwa dirinya sebagai kader partai akan segera mengusulkan ke DPW Partai Berkarya Jawa Timur. untuk secepatnya menyelenggarakan konsolidasi internal.

Sementara dikonfirmasi secara terpisah melalui telp choirul anwar selaku wakil ketua DPW berkarya Jawa Timur, bersyukur atas putusan banding PTUN dan kembalinya SK Berkarya ke yang Berhak bapak Tommy Soeharto dan semoga partai Berkarya di kepemimpinan beliau semakin solid dan juga besar.

“Alhamdulillah dan Selamat atas kembalinya partai berkarya ke bapak Tommy Soeharto. Semoga semakin jaya dan solid,” ucapnya. (sonz)

Aktivis Lingkungan Bakal Tindaklanjuti ke Aparat Hukum Terkait Temuan Pembuangan Limbah Cair di Sungai Berasal dari Mayora

PASURUAN – Limbah cair berwarna coklat dengan bau menyengat keluar dari gorong-gorong, yang diduga berasal dari perusahaan Mayora, mengalir di sungai pinggir jalan raya Pasuruan – Malang, tepatnya di Desa Kurung Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.

Toni, selaku humas Mayora, saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp, pada Kamis (30/08/2021) lalu, mengatakan bahwa limbah yang mengalir di sungai tersebut tidak berasal dari perusahaannya.

Namun ketika dijelaskan bahwa limbah tersebut keluar dari gorong-gorong yang mengarah dari Mayora, Toni enggan memberikan komentar.

“Perusahaan sudah punya wastewater treatment plant (WWTP) atau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Jadi gak mungkin kita buang sembarangan. Apalagi di aliran sungai dan air warna coklat itu bukan limbah teh,” kilah Toni.

Menyikapi pembuangan pencemaran tersebut, aktifis peduli lingkungan, Kusaeri yang merupakan anggota dari DPD LSM Penjara Indonesia mengatakan investigasi pencemaran lingkungan oleh Mayora berawal dari temuan bersama media online.

“Ketika kita turun di lokasi aliran sungai, kita menemukan limbah cair yang keluar dari tempolong beton ada dua berasal dari dalam Mayora. Warna cairannya coklat pekat dengan baunya yang sangat menyengat mengalir hingga kejurusan Sungai Gembong,” tegas Kusaeri.

Ditambahkan Kusaeri, saat melakukan penelusuran pipa pembuangan limbah, baik yang terbuat dari paralon maupun beton, ternyata mengarah kedalam pabrik Mayora.

“Namun lokasi pipa tersebut dibatasi oleh pagar besi, kita tidak bisa menjangkau sumber pipa,” terang Kusaeri.

Menindaklanjuti temuan tentang pembuangan limbah tersebut, Kusaeri menyatakan akan mengklarifikasi ke Dinas Lingkungan Hidup serta ke aparat penegak hukun yang berwenang ini. (Tim)

Ketua Ormas Laskar Merah Putih Kota Probolinggo, Tingkatkan Pengabdian Pada Masyarakat

0

PROBOLINGGO — Setelah melalui proses yang cukup panjang dan demokrasi, akhirnya terpilihlah Hasbullah sebagai ketua badan pengurus markas cabang Ormas Laskar Merah Putih Probolinggo.

Hari ini, Minggu, 5 September 2021, dijalan ikan tongkol RT 07 RW 03 kelurahan Mayangan kota Probolinggo, yang merupakan kantor Ormas Laskar Merah Putih, diadakan kegiatan rapat internal sekaligus penyerahan surat pembekuan ketua lama yang dipegang oleh Nur Fathur Rahman Efendi, sekaligus surat pengangkatan sebagai ketua baru yakni Hisbullah.

Surat tersebut langsung oleh diserahkan ketua markas daerah (KAMADA) jawatimur, Sugeng Hariadi, SE kepada yang bersangkutan.

Kegiatan tersebut cukup menarik perhatian semua anggota, disamping untuk mempersolid organisasi diharapkan kinerja dalam pengabdian kepada masyarakat lebih ditingkatkan, disamping selalu mengawal kebijakan pemerintah, terutama pemerintah daerah yang ada di wilayah kerjanya.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut H. Wawan selaku penasehat, Ikhwanur Muslim sebagai ketua beserta jajarannya Laskar Merah Putih Kabupaten Probolinggo, dan beberapa lembaga lain yang ada untuk menyaksikan kegiatan tersebut.

Sugeng Hariadi, selaku Kamada Jawatimur dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada ketua yang lama, dan mengharapkan kepada ketua yang baru untuk lebih eksis dalam menjalankan organisasi, terutama fokus pada pengabdian kepada masyarakat.

” Saya harap kepada badan pengurus yang baru lebih solid, kompak, dan rapatkan barisan dengan satu komando,” tegas Sugeng Hariadi.

Hasbullah selaku ketua yang baru, kepada media Gempurnews menyampaikan, akan mengemban amanah yang diberikan kepadanya, dan akan menjalankan sesuai aturan yang ada dalam organisasi, dan yang tidak kalah pentingnya selalu tampil dan ikut andil dalam kegiatan masyarakat, sehingga terjalin komunikasi yang baik dan membuahkan sebuah konsef kedepan dalam berpartisipasi aktip membangun kota Probolinggo.

” Saya akan laksanakan amanah ini, dan lebih meningkatkan komunikasi sosial dengan semua stakeholder, sehingga ormas ini bisa diterima masyarakat luas dengan mengedepankan kordinasi,” ungkap Hisbullah.

Kegiatan yang ditutup dengan doa bersama ini berjalan lancar, kondusif dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.( Red)

Pasutri Asal Negeri Jiran Ini Punya 24 Anak, Sering Salah Sebut Nama Anak

0

MALAYSIA – (04/09/21).
Kisah pasangan suami istri asal Negeri Jiran, Malaysia belakangan tengah ramai jadi perbincangan di media sosial. Sebab, mereka disebut memiliki anak sebanyak 24 orang.

Kisah pasangan suami istri itu pun diceritakan langsung oleh Muhammad Mukmin Al Muttaqi yang merupakan anak ke-5 dari 24 bersaudara tersebut.

Video yang merekam momen wawancara Muhammad Mukmin Al Muttaqi dibagikan oleh akun Tiktok @enche_rambutan dan kemudian menjadi viral di media sosial. Melansir dari Mstar, Mukmin menceritakan bahwa ia memiliki 23 orang saudara yang berasal dari 1 orang ayah yang sama.

Usut punya usut, rupanya Mukmin memiliki dua orang ibu. Ia menjelaskan jika ibu pertama memiliki 15 anak. Sementara ibu kedua dikaruniai 9 orang anak. Muhammad Mukmin Al Muttaqi sendiri merupakan anak ke lima dari 24 bersaudara.
“Saya merupakan anak kelima dari 24 kakak beradik dan kami mempunyai dua ibu. Ibu pertama ada 15 orang anak dan ibu kedua sembilan orang anak.” kata Mukmin dikutip dari Instagram mstaronlineofficial, Sabtu (4/9/2021).

Uniknya, Mukmin mengaku bahwa ia bersama dengan 23 saudara dan orangtuanya tinggal di rumah yang sama. Tak sampai disitu, saking banyaknya anak-anak yang tinggal bersama, Mukmin juga mengatakan bahwa orangtuanya kerap kali salah memanggil nama anak-anak mereka.

“Ada antara kami yang diberi nama panjang macam saya sendiri… itu memang susah diingat, apalahi jika ditanya dengan spontan. Begitu juga kalau ada orang tanya adik yang ini, yang itu nomor berapa,” tutur Mukmin.

Bahkan, Mukminm mengatakan bahwa sang ayah sering lupa membedakan mana yang adik, dan mana yang kakak.

Karena tinggal di rumah yang sama, Mukmin pun mengatakan bahwa keadaan di rumahnya setiap hari selalu ramai dengan keberadaan adik-adiknya.

“Setiap hari memang meriah, tetapi kalau hari raya, lebih meriah. Tak perlu tunggu saudara datang pun adik-adik sendiri sudah ramai. Biasanya kalau untuk warna tema kaos kita ada dua warna,” ungkapnya

Setelah dibagikan, unggahan tersebut pun menjadi viral dan menuai beragam komentar dari warganet. Di lansir dari VIRALPEDIA.ID (RED)