Home Blog Page 167

Ketika Hujan Turun Deras Para Pengendara Roda empat, Roda dua Atau Lebih, Sebaiknya Berhati – hati Saat Melintas Jalur Ini

0

OKI, gempurnews.com – Ketika hujan turun deras para pengendara roda dua, roda empat atau selebihnya, sebaiknya berhati – hati dan waspada disaat melintas di jalur Desa Talang jaya Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI ) Provinsi Sumatera Selatan ( SUMSEL ), karena jalur tersebut masih berlobang, apalgi disaat hujan turun air menggenang dan ruas jalan berlumpur

Menurut salah seorang yang selalu mengatur arus ruas jalan bernama Anang ( 30 ) mengatakan saat dikonfirmasi Awak media, Kamis (04/12/2025) Sore

Ia mengatur arus sepanjang jalan yang berlobang dan berlumpur bersama anaknya hanya untuk membantu kelancaran lalu lintas di sepanjang ruas akses jalan yang rusak, beliau tidak mengharapkan himbalan dari para sopir, ” Menurut Anang Ia hanya ingin membantu kelancaran kendaraan saja, baik roda dua, empat atau lebih dengan ikhlas tanpa mengharapkan pamri kepada sopir

Ruas jalan yang berlumpur ini sudah mau dikerjakan oleh pihak pemerintahan, tetapi kondisi alam sekarang tidak bisa dipastikan, kadang situasi kering dan terkadang seperti saat ini musim hujan turun” Papar Anang

Kendaraan yang diatur hanya Dum Truck saja, kalau kendaraan roda empat sudah dialihkan jalan pintas lewat jalur persawitan, Sedangkan untuk kendaraan roda dua dialihkan lewat jalur perkebunan karet milik warga setempat

Warga setempat hanya menunggu pelaksanaan perehaban di sepanjang jalur yang tidak bisa di lewati, Apalagi pada saat sudah dalam keadaan direhab seutuhnya” Tutupnya

ALI IMRON

Anggota Polsek Nongkojajar dan Warga Evakuasi Korban Longsor di Tlogosari

0

PASURUAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tutur mengakibatkan tanah longsor yang menimpa dua dapur rumah warga serta sebuah kandang sapi di Dusun Tlogosari, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, pada Jumat (5/12/2025).

Satu warga, Sueb (42), meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Kapolsek Nongkojajar, AKP Budi Luhur Sedjati, mengatakan bahwa kejadian bermula ketika hujan lebat turun sejak pukul 14.00 WIB. Longsor pertama terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di belakang rumah korban namun belum mengenai bangunan.

“Pemilik kandang sempat mengevakuasi lima ekor sapinya. Saat hendak memindahkan sapi terakhir, longsor susulan terjadi pukul 18.00 WIB dan langsung menimbun korban serta satu ekor sapi,” ujar Kapolsek.

Material longsor memiliki tinggi dan lebar sekitar 20 meter. Upaya pencarian dilakukan anggota Polsek Nongkojajar bersama warga dan perangkat desa. Pada pukul 19.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, sementara sapi yang tertimbun ditemukan masih hidup.

Selain menelan korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan material. Dapur rumah milik Sueb rusak berat bersamaan dengan kandang sapi, dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta. Sementara dapur rumah milik warga lain, Malikah (50), juga tertimbun longsoran dengan taksiran kerugian Rp10 juta.

Kapolsek menambahkan bahwa keluarga korban menolak dilakukannya autopsi. “Pihak keluarga menyatakan bahwa korban meninggal murni akibat tertimbun material longsor dan langsung dimakamkan,” terang AKP Budi Luhur Sedjati.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, mengapresiasi gerak cepat jajaran Polsek Nongkojajar dan masyarakat dalam proses evakuasi. “Kami turut berduka dan memastikan penanganan cepat di lokasi. Polres Pasuruan akan terus berkoordinasi dengan pihak desa untuk mengantisipasi longsor susulan,” tegasnya.

Harga Cabai Rawit Merangkak, Petani Jember Siasati Ketidakpastian Cuaca

0

JEMBER – Harga cabai rawit di tingkat petani terus merangkak naik menjelang Nataru tahun ini hingga tembus Rp60 ribu perkilogram. Kenaikan harga dipicu oleh berbagai faktor mulai dari cuaca ekstrim hingga maraknya pencurian di lahan.

Salah seorang petani, Ika Nurshofiah, di Dusun Banjarejo, Desa Gunungsari, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, melakukan langkah kreatif dengan menanam cabai rawit di sela-sela tanaman jeruk miliknya, untuk mendapatkan pendapatan lebih.

“Dengan luas lahan sekitar setengah hektare, area tersebut mampu menampung sekitar 1.000 batang cabai rawit,” ujar Ika Nurshofiah, Sabtu (6/12/2025).

Ia menilai cara ini menguntungkan sebagai sumber biaya kebutuhan sehari-hari. Ia menambahkan bahwa hasil panen cabai ini dimanfaatkan untuk menambah biaya perawatan pohon jeruk, yang dikenal membutuhkan investasi pemeliharaan cukup tinggi.

Ika Nurshofiah menjelaskan tanaman jeruk yang dimilikinya saat ini masih berusia 1,5 tahun sehingga belum bisa dipanen. Sambil menunggu jeruk berbuah, area kosong di bawah pohon jeruk dimanfaatkan untuk menanam cabai rawit varietas ori.

“Umur cabai ini sekitar satu bulan sudah mulai berbuah dan sekarang sudah panen tiga kali. Panen pertama 6 kilogram, kedua 8 kilogram, ketiga 12 kilogram. Harga jualnya dari Rp29 ribu hingga sekarang Rp60 ribu per kilogram. Kenaikan harga karena stok terbatas akibat banjir dan faktor Natal dan Tahun Baru yang biasanya juga lebih mahal,” ujar nya.

Lonjakan harga cabai kali ini terbilang signifikan. Sebelumnya, harga di tingkat petani hanya berkisar Rp16 ribu per kilogram, kemudian naik menjadi Rp45 ribu, hingga kini mencapai Rp60 ribu per kilogram.

Selain menghadapi cuaca ekstrem dan penyakit cakar daun, para petani juga mengeluhkan maraknya aksi pencurian cabai di lahan pertanian. Para pelaku bahkan nekat memotong batang tanaman sekaligus untuk membawa hasil panen, sehingga merugikan petani.

Langkah tumpang sari cabai dengan jeruk ini menjadi salah satu strategi petani untuk tetap bertahan di tengah ketidakpastian cuaca, tingginya biaya perawatan, serta fluktuasi harga pangan menjelang akhir tahun. **

Polres Lumajang Bersihkan Rumah Warga dan Jalan Permukiman Pascabanjir Lahar Semeru

0

Lumajang – Personel Polres Lumajang bergerak cepat melaksanakan kegiatan kemanusiaan dengan membersihkan rumah warga serta jalan permukiman yang tertimbun luapan lahar dan debu vulkanik Gunung Semeru, Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan pembersihan tersebut dilakukan di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak bencana banjir lahar hujan Gunung Semeru.

Selain membersihkan rumah warga, personel kepolisian juga melakukan pembersihan jalan-jalan pemukiman yang tertutup material lahar dan abu vulkanik agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana.

“Kegiatan kemanusiaan ini menunjukkan komitmen Polri dalam membantu masyarakat terdampak luapan lahar Gunung Semeru, sekaligus mempercepat pemulihan kondisi wilayah yang terkena dampak bencana,” ujar Ipda Untoro.

Ia menambahkan, kehadiran personel Polres Lumajang juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana susulan.

“Hingga saat ini, berdasarkan hasil pemantauan, kondisi daerah aliran sungai (DAS) Regoyo di Dusun Sumberlangsep terpantau dalam keadaan stabil,” tambahnya.

Polres Lumajang akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta memantau perkembangan situasi Gunung Semeru, guna memastikan keselamatan masyarakat dan kesiapan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana lanjutan.

Satpolairud Polres Probolinggo dan BPBD Kota Probolinggo Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Latihan Kolaborasi Water Rescue

PROBOLINGGO,
Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Probolinggo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan latihan kolaborasi Water Rescue di perairan Pelabuhan Perikanan Kota Probolinggo, Jumat (5/12/2025).

Kegiatan yang digelar untuk meningkatkan kemampuan personel dalam penanganan kondisi darurat di perairan ini dihadiri oleh Sekretaris BPBD Kota Probolinggo, Dedy Ristantama, dan Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP I Wayan Mulyana serta diikuti oleh seluruh peserta dari Satpolairud, BPBD, dan ABK kapal Ditpolairud Polda Jatim.

Pelaksanaan latihan dimulai dengan pemanasan fisik untuk memastikan kesiapan peserta sebelum memasuki materi inti. Kemudian para peserta mulai melaksanakan rangkaian latihan SAR air, yang meliputi teknik pertolongan terhadap korban di laut, metode penyelamatan oleh satu dan dua penolong, hingga penanganan situasi trouble di air.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP Wayan menyampaikan, latihan gabungan menjadi wujud nyata sinergitas dan kolaborasi dalam mempercepat proses evakuasi serta penanganan situasi darurat di lapangan.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel siap, sigap, dan tanggap ketika menghadapi situasi darurat sehingga mampu meminimalisir resiko serta menyelamatkan jiwa masyarakat,” kata AKP Wayan.

Lebih lanjut Kasat Polairud menambahkan bahwa, kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi potensi kedaruratan di wilayah perairan Probolinggo.

“Kolaborasi ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kejadian darurat di wilayah perairan Probolinggo,” ujar AKP Wayan.(Ali)

Pemkot Cimahi Hadirkan Layanan Kesehatan Sore dan Persalinan 24 Jam,Guna Mewujudkan Komitmen Nyata untuk Warga yang Lebih Terlindungi

0

Cimahi,Jum’at(05/12/2025)
Dalam upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses dan merata bagi seluruh masyarakat Kota Cimahi,Pemerintah Kota Cimahi meresmikan Layanan Rawat Jalan Sore di Puskesmas Cimahi Utara dan Puskesmas Cipageran, sekaligus mengukuhkan Penguatan Layanan Persalinan 24 Jam di Puskesmas Cipageran. Peresmian ini dilakukan pada Senin (1/12/2025) sebagai tindak lanjut kebijakan strategis Wali Kota Cimahi melalui Keputusan Nomor 445.4/Kep/5566.Dinkes/2025.

Langkah visioner ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan warga khususnya pekerja, pedagang, dan pelajar yang selama ini terkendala untuk berobat pada jam layanan pagi.
Kini, masyarakat dapat memanfaatkan layanan sore mulai pukul 15.00–20.00 WIB, setiap Senin hingga Sabtu, tanpa harus mengganggu aktivitas utama mereka. Sementara puskesmas lainnya tetap memberikan layanan seperti biasa pada pukul 07.30–14.30 WIB.

Meningkatkan Akses, Mengurangi Antrean

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengapresiasi hadirnya layanan sore sebagai solusi untuk mengurai kepadatan antrean di pagi hari.
Dengan pembagian waktu layanan yang semakin fleksibel, kualitas pelayanan diharapkan semakin meningkat dan merata.

“Semoga layanan klinik sore ini dapat terus kami tambah, tidak hanya di Puskesmas Cimahi Utara dan Cipageran, tetapi juga di seluruh puskesmas di Kota Cimahi, termasuk RSUD Cibabat. Tujuannya hanya satu: memastikan masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Adhitia.

Adhitia menambahkan bahwa Pemkot Cimahi juga tengah mempersiapkan peningkatan kapasitas ruang layanan, termasuk pembangunan Pustu baru di Baros dan penguatan infrastruktur puskesmas yang sudah ada.

Persalinan 24 Jam berupaya Melindungi Perempuan dan Generasi Masa Depan

Selain layanan sore, Pemkot Cimahi juga memperluas layanan Persalinan 24 Jam sebagai langkah penting dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Puskesmas Cipageran kini resmi bergabung dengan tiga puskesmas lainnya yaitu : Cimahi Selatan, Melong Asih, dan Melong Tengah,yang telah lebih dulu siap siaga memberikan layanan persalinan tanpa henti.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menjelaskan bahwa penguatan layanan 24 jam ini merupakan prioritas penting.
Tahun lalu, Cimahi mencatat tujuh kasus kematian ibu. Namun hingga 1 Desember 2025, jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi hanya satu kasus.

“Kami berharap tahun depan tidak ada lagi kematian ibu maupun bayi di Kota Cimahi. Dengan layanan persalinan 24 jam, keselamatan ibu dan anak menjadi lebih terlindungi,” kata Mulyati.

Pelayanan Inklusif, Mudah Diakses, dan Terjangkau

Peresmian layanan sore dan persalinan siaga ini membuktikan komitmen Pemkot Cimahi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif, mudah dijangkau, dan ekonomis bagi seluruh lapisan masyarakat. Ke depan, program ini akan terus diperluas secara bertahap agar manfaatnya semakin dirasakan oleh seluruh warga Kota Cimahi.

Dengan hadirnya layanan-layanan baru ini, Pemkot Cimahi ingin memastikan bahwa setiap warga mendapatkan hak kesehatan yang layak,kapanpun mereka membutuhkan.

Achmad Syafei

Update Penanganan Bencana Sumbar: Polri Percepat Pencarian dan Identifikasi Jenazah

0

Sumatera Barat – Polri merilis perkembangan terbaru penanganan bencana di Sumatera Barat hingga Jumat (5/12/2025) pukul 09.00 WIB. Jumlah korban meninggal mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara 26 jenazah masih dalam proses identifikasi. Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak.

“Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” ujar Kombes Erdi.

Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga hari ini. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.

Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai. Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.

Pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.

Kombes Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis.

“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” pungkasnya.

Polri Terbitkan Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sebagai Rujukan Diversifikasi Pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis

0

Komjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Dirgayuza Setiawan, B.A., M.Sc., Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, penulis kolaborasi menerbitkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara. Buku ini menjadi rujukan penting dalam memperkuat diversifikasi pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan disambut baik oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam pengantarnya, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa buku ini diterbitkan sebagai bentuk penghormatan kepada masa depan anak-anak Indonesia. Ia menyampaikan bahwa keistimewaan Rasa Bhayangkara Nusantara tidak hanya terletak pada ratusan menu yang dihimpun, tetapi juga pada bagaimana kuliner Nusantara menjadi jembatan pendidikan gizi.
“Dari liwet yang hangat, woku yang harum, hingga papeda yang lembut, anak-anak diajak memahami keragaman budaya, menumbuhkan toleransi, dan menanamkan kecintaan pada Tanah Air,” tulisnya.

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara menegaskan pandangan tersebut: bukan sekadar kumpulan gambar dan menu, tetapi catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Para Bhayangkara yang memulai hari sebelum matahari terbit—menakar bumbu, menjaga kebersihan dapur, hingga mengantarkan harapan kepada jutaan anak—digambarkan dengan jernih sebagai wujud pengabdian tanpa henti.

Badan Gizi Nasional juga memandang buku ini sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri terus menjunjung standar tinggi: dapur halal, higienis, aman, dan berbasis prinsip ilmiah, sebagai bentuk penghormatan kepada generasi masa depan.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Polri menyampaikan perkembangan terbaru pembangunan SPPG per Kamis, 04 Desember 2025, yaitu:
• 287 unit telah beroperasi penuh,
• 139 unit dalam tahap persiapan operasional,
• 263 unit dalam tahap pembangunan, dan
• 410 unit memasuki tahap groundbreaking.

Secara keseluruhan, total pembangunan SPPG Polri mencapai 1.099 unit di seluruh Indonesia. Capaian ini memperlihatkan keseriusan Polri dalam memperkuat fondasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan masif, aman, dan berkelanjutan.

Buku ini didukung oleh akademisi diantaranya:
• Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, M.P.H, dan
• Prof. Fatma Lestari, S.Si., M.Si., Ph.D.

Kehadiran para akademisi dan praktisi lintas bidang memperkaya substansi buku ini, mencakup gizi masyarakat, keamanan pangan, manajemen risiko, hingga komunikasi kebijakan—dipublikasikan agar segera diketahui masyarakat sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam menyukseskan Program Astacita Presiden Prabowo.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak 35 buku dan penghargaan MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Prof. Dedi menegaskan komitmen Polri dalam pengabdian berbasis riset.

Sementara itu, Dirgayuza Setiawan sebagai menghadirkan kerangka analisis kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat standar desain buku. Prof. Sandra Fikawati memperkaya aspek gizi ilmiah, sementara Prof. Fatma Lestari memberikan fondasi kuat pada aspek keamanan pangan dan manajemen risiko.

Buku ini memuat ratusan hidangan Nusantara—dari Soto Lamongan, Nasi Pecel Madiun, Nasi Jagung Khas Kaili, hingga Pallu Basa—lengkap dengan analisis gizi, prinsip higienitas, dan pemanfaatan bahan pangan lokal. Pendekatan ini memperkuat diversifikasi pangan nasional sekaligus memperkenalkan budaya daerah sebagai pendidikan karakter sejak dini.

Polri menegaskan bahwa penerbitan buku ini adalah langkah nyata mendukung kebijakan pemerintah secara ilmiah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat—sebagai bagian dari kontribusi Polri menyukseskan Program Astacita Presiden Prabowo.

Polri akan terus memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat maksimal bagi generasi masa depan Indonesia.

Desa Pendreh Peraih Trophy ProKlim Utama. Didukung PT. SMM dan Pemkab Melalui DLH

0

BARITO UTARA- PT. Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara membuahkan hasil besar bagi Desa Pendreh, dalam mendongkrak Skor ProKlim sampai mendapat Tropy Utama tahun 2025.

Lewat upaya kolaboratif program lingkungan terintegrasi Proklim Desa Pendreh tahun 2025, skor desa tersebut melonjak dari 57, 6 menjadi 89, 8 melewati ambang tertinggi untuk meraih Trophy dan Sertifikat Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama 2025.

Keberhasilan ini memastikan Desa Pendreh menjadi salah satu dari 50 desa di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tertinggi Proklim Utama. Penghargaan diserahkan pada tanggal 19 November 2025 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK.

Untuk memperoleh standar penilaian Proklim, SMM bersama DLH merancang program besar “Pekan Kampung Iklim SMM- PAMA” yang berfokus pada pembenahan tiga aspek utama adaptasi, mitigasi, dan kelembagaan melalui empat program turunan.

segenap siswa sekolah di Desa Pendreh. 1. Pendreh Green Edu Penanaman pohon, 2. SIAGA (Sinergi Aksi SMM- PAMA) Program gotong royong, tata lingkungan, dan aksi bersih kampung, 3. Jejak Sehat SMM- PAMA Aksi lingkungan berbasis partisipasi masyarakat, 4. SMM- PAMA BERDIKARI Award – Penghargaan bagi tokoh inspiratif yang berkontribusi pada aksi lingkungan.

Dengan kebijakan program yang terukur dan keterlibatan  masyarakat yang kuat, skor Proklim Desa Pendreh tidak hanya melampaui target minimal 81, tetapi mampu menembus 89, 8, memastikan desa tersebut masuk kategori peraih trophy.

Pada Juli tahun 2025, Desa Pendreh diumumkan KLHK sebagai 1 dari 16 desa di Indonesia yang berhak menjalani verifikasi lapangan langsung, bersaing dengan 345 desa lainnya.

Dengan penegasan oleh tim Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK dilaksanakan pada 16- 17 Juli tahun 2025 di Desa Pendreh dengan dukungan penuh PT. SMM.

“Capaian ini adalah bukti bahwa kolaborasi yang konsisten dapat membawa perubahan nyata. Ketika kami mulai, skor ProKlim Desa Pendreh hanya 57, 6. Melalui sinergi dengan DLH dan keterlibatan aktif masyarakat, kami berhasil mendorong skor menjadi 89, 8, jauh di atas target. Penghargaan Trophy ProKlim Utama ini bukan hanya prestasi desa, tetapi juga momentum bagi SMM untuk terus mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan,” kata Abdul Syukur, Jumat (5/12/2025) siang di Muara Teweh.

Dengan berdedikasi yang kuat “DLH sangat mengapresiasi masyarakat Desa Pendreh dan dukungan PT. SMM. Proklim bukan sekadar program, tetapi gerakan sadar iklim yang harus terus dijaga. Keberhasilan Desa Pendreh menjadi penerima Trophy Proklim Utama tahun 2025 menunjukkan bahwa desa di Barito Utara, mampu menjadi contoh nasional dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,” jelas  drg. Dwi Agus Setijowati.   (SS)

Polres Kediri Kota Gelar Olahraga Rutin Hari Jumat Usai Apel Pagi untuk Jaga Kebugaran Personel

0

Kediri Kota – Polres Kediri Kota kembali melaksanakan olahraga bersama yang menjadi agenda rutin setiap hari Jumat. Kegiatan ini digelar usai pelaksanaan Apel Pagi pada Jumat (5/12/2025) di halaman Mako Polres Kediri Kota, Jalan KDP Slamet No. 2 Kota Kediri, dipimpin oleh Kabag Log Kompol Kristin Kusuma Ratih S.E., M.M.

Apel Pagi yang dimulai pukul 07.00 WIB dihadiri jajaran Kabag, Kasat, para perwira, anggota serta ASN Polres Kediri Kota. Dalam amanatnya, Kompol Kristin menegaskan bahwa olahraga bersama setiap hari Jumat merupakan kegiatan wajib bagi seluruh personel sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh.

“Olahraga rutin ini penting untuk menjaga stamina dan kesehatan fisik kita, agar tetap prima dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari,” ujar Kompol Kristin.

Beliau juga mengingatkan peran Provos untuk memastikan seluruh anggota mengikuti kegiatan tanpa terkecuali. “Jangan sampai ada yang mlipir. Kegiatan ini demi kebaikan kita semua, agar tubuh tetap sehat dan siap menghadapi dinamika tugas,” tambahnya.

Setelah apel, seluruh personel langsung melaksanakan olahraga bersama di halaman Mako Polres Kediri Kota. Kegiatan berlangsung penuh semangat, mencerminkan komitmen Polres Kediri Kota untuk menjaga kesehatan fisik anggota sebagai bagian dari peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Olahraga rutin setiap Jumat ini menjadi salah satu upaya Polres Kediri Kota dalam meningkatkan disiplin, kebugaran, sekaligus mempererat kebersamaan antarpersonel.