Home Blog Page 1679

Hiu Paus Terjerat Jaring Nelayan Berhasil Diselamatkan

CILACAP – Dua ekor Hiu Paus yang berada di perairan Cilacap tanoa sengaja terjerat jaring nelayan seminggu yang lalu. Kedua spesies tersebut adalah jenis binatang yang dilindungi.

Mendengar informasi terkait hal itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) segera turun lapangan untuk melakukan aksi penyelamatan bersama nelayan Cilacap.

Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Antam Novambar, dalam keterangan resminya menyampaikan aparat PSDKP segera melakukan tindakan penyelamatan.

“Aparat kami di Stasiun PSDKP Cilacap mendapatkan infomasi terkait dua ekor Hiu Paus yang terjerat jaring nelayan, dan segera melakukan langkah-langkah penyelamatan,” terang Antam, Jumat (13/8/2021).

Antam menjelaskan bahwa penyelamatan tersebut memerlukan waktu beberapa jam karena tubuh kedua spesies ini memiliki panjang 7 meter dan 4 meter.

Akhirnya, kedua Hiu Paus yang terbelit oleh jaring tersebut kemudian berhasil dilepaskan setelah bagian jaring yang membelit dipotong,

“Alhamdulillah bisa dilepaskan kembali ke laut dalam kondisi yang baik,” ujar Antam.

Antam juga memberikan apresiasinya kepada nelayan Cilacap yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat, sehingga langkah-langkah penyelamatan dapat segera dilaksanakan.

“Kami apresiasi kesadaran nelayan untuk melindungi spesies yang dilindungi,” kata Antam.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, Halid K. Jusuf menyampaikan bahwa Hiu Paus sendiri merupakan spesies yang dilindungi penuh dan termasuk dalam Appendix II CITES (the Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) pada 2003.

Halid juga menjelaskan bahwa Hiu Paus di Indonesia telah dilindungi secara penuh melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 18 Tahun 2013.

“Kami juga terus mendorong untuk menyosialisasikan ketentuan terkait perlindungan spesies ini,” ujar Halid
Untuk diketahui, Hiu Paus merupakan spesies dengan habitat pelagis yang lebih banyak menghabiskan waktu di permukaan atau kolom perairan.

Ikan ini dapat dijumpai di perairan lepas hingga perairan pantai, bahkan kadang masuk ke daerah laguna di pulau atol. (bah/red)

Peringati HUT Kemerdekaan RI, Paguyuban Sundawani Wilayah Cimahi Selatan Pasang Baliho Ucapan Selamat.

CIMAHI —
Paguyuban Sundawani wilayah Cimahi Selatan ikut berpartisipasi dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang Ke-76 dengan cara bergotong royong memasang Baliho/Spanduk Ucapan HUT Kemerdekaan RI, Jumat, 13 Agustus 2021, bertempat di Posko Paguyuban Cimahi jalan Kihapit Barat Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi selatan.

Tampak beberapa Angota Paguyuban Sundawani Wilayah Cimahi Selatan bergotong-royong, bahu membahu membuat kerangka baliho Ucapan HUT Kemerdekaan RI yang Ke-76, yang rencananya akan dipasang di Jalan Kerkoft Leywigajah Cimahi Selatan.

Koordinator Paguyuban Sundawani Cimahi Selatan, Kang Ilham Kholik atau akrab disapa Kang Ijeng menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi warga, disamping untuk mempererat persaudaraan juga untuk melestarikan budaya adiluhung yakni gotong royong.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah biasa kami lakukan, baik dalam Hari Raya apalagi HUT Kemerdekaan RI, tujuannya agar terjalin tali silaturahmi antar anggota dan Pengurus Paguyuban Sundawani Wilayah Cimahi selatan Khususnya dan juga Paguyuban Sundawani DPD Kota Cimahi,” ujarnya.

Dijelaskan lebih jauh, rencana pemasangan Baliho Ucapan HUT Kemerdekaan RI yang ke-76 ini yakni di Jalan Kerkoft tidak jauh dari Posko, anggota yang hadir dalam pembuatan dan pemasangan baliho ini cuma beberapa orang saja karena sebagian anggota ada kegiatan lain, namun keanggotaan yang tercatat ada 65 orang.

“Saya berharap kegiatan positif ini tiap tahun tetap dilaksanakan, dan kami sudah melakukannya baik peringatan Hari raya keagamaan maupun hari besar lainnya, harapannya rekan-rekan selalu kompak dan solid dalam hal kegiatan positif.”Pungkas Kang Ijeng,bKoordinator Paguyuban Sundawani Wilayah Cimahi Selatan.
(Achmad Edison Syafei)

Gunakan Motor Trail, Kapolres Pasuruan Bagikan Bansos Pada Warga Di Kawasan Pegunungan

PASURUAN – Kapolres Pasuruan Serahkan Bansos PPKM Level 3 Warga Ds. Karangjati, Kec Lumbang, Kab Pasuruan pada Kamis, 12 Agustus 2021

Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si bersama Kapolsek Lumbang AKP Nanang Abidin, S.H, berjalan kaki mendatangi rumah warga untuk menyerahkan bansos.

Raut gembira terpancar di wajah warga Dukuh Jatisari, Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Mereka menyambut kedatangan Kapolres Pasuruan, AKBP Erick Frendriz untuk memberi bantuan sosial (bansos) yang berisikan minyak goreng, mie instan, beras dan telur.

Kedatangan Kapolres ke wilayah pelosok di lereng pegunungan ini menjadi kejutan tersendiri bagi warga yang terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama pandemi, lantaran mereka tinggal di daerah terpencil.

“Bansos ini dilakukan sesuai arahan dari Pak Kapolri untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan kepada warga terdampak PPKM darurat khususnya di daerah terpencil yang sulit dijangkau,” kata Kapolres.

Turut mendampingi kegiatan Bansos kali ini Muspika Kec. Lumbang, Kasat Sabhara, Intel, Lantas, Kasubbag Humas, Sarpras dan Anggota TNI- Polri lainnya Pandemi ini, lanjutnya, membuat sebagian masyarakat kehilangan pekerjaan.

Meskipun sisanya juga ada yang masih bekerja namun penghasilannya menurun drastis akibat PPKM Darurat.

“Warga mendapat bansos kemanusiaan terdiri beragam profesi. Ada dari petani, penyandang disabilitas, hingga warga yang kehilangan pekerjaan.”

Sementara, Kapolsek Lumbang, AKP Nanang Abidin, menambahkan Jatisari pelosok yang menjadi tujuan untuk penyaluran bansos tersebut merupakan hasil pemetaan para babinsa dan Babinkantibmas yang sudah mengetahui medan wilayahnya.

“Warga di wilayah Desa Karangjati ini sekitar 40% bekerja di perantauan, sisanya berladang menanam palawija dan bertani. Jika dilihat dari tingkat sebaran corona, wilayah disini masuk zona hijau,” jelasnya.

Menurutnya, diawal virus merebak dan pemerintah mulai memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat, Kapolsek mengaku perlu waktu lama untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi.

“Kasus corona di wilayah ini, mayoritas dibawa oleh para perantau ketika pulang kampung. Namun begitu, saat ini kesadaran warga untuk taat prokes sudah mulai muncul,” ungkapnya.

Untuk bisa menjangkau pemukiman warga di Dukuh Jatisari ini, Kapolres dan rombongan harus menggunakan Motor Trail untuk menelusuri jalan Makadam berbatuan dan Pematang sawah agar bisa sampai lokasi. (tim)

Boneka Penolak Wabah Ramaikan Jalan Raya Bromo

PROBOLINGGO – Pemandangan unik tampak di halaman beberapa rumah warga yang berada di sepanjang jalan raya Bromo. Tepatnya di jalan raya Desa Boto Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo.

Betapa tidak, di beberapa rumah warga tersebut, tampak ‘dijaga’ oleh boneka berbentuk manusia. Uniknya lagi, boneka itu pun sebesar ukuran manusia pada umumnya.

Bahkan, boneka yang disusun dari bantal, guling dengan rangka bambu serta batok kelapa sebagai tubuh dan kepala boneka itu, didandani lengkap dengan baju.

Menurut Bambang, salah seorang warga, mengatakan boneka berbentuk orang itu merupakan budaya para leluhur untuk menangkal wabah penyakit alias pagebluk.

“Konon, nenek moyang selalu memasang boneka berbentuk manusia ketika ada wabah penyakit,” terangnya, Kamis (12/8/2021)

Senada dengan Bambang, warga lain bernama Ida juga menuturkan pemasangan boneka ini sebagai ikhtiar masyarakat dalam menolak wabah.

Namun demikian, imbuh Ida, meski memasang boneka di depan rumah, warga tetap memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar wabah penyakit covid 19 bisa segera musnah.

“Selain memasang boneka, kita juga memohon kepada Allah SWT serta menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19,” pungkasnya. (wulan)

Wabup Terima Kunjungan Tim Tenaga Ahli Pendamping Satuan Tugas Covid-19 Pusat

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati beserta jajaran tim Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Lumajang menerima kunjungan dari Tenaga Ahli Pendamping Satuan Tugas Covid-19 Pusat, bertempat di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Kamis (12/8/2021).

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Lumajang menjelaskan, upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam penanganan Covid-19 yakni peningkatan testing, penambahan TT ruang isolasi Covid-19 di RSUD dr. Haryoto, RSU Pasirian, RS Islam, RS Bhayangkara, RS Djatiroto, RS Wijaya Kusuma dan RS Muhammadiyah. Serta penambahan TT juga dilakukan pada ruang ICU di 4 rumah sakit rujukan yakni, RSU dr. Haryoto, RSU Pasirian, RS Bhayangkara dan RS Djatiroto.

Selain itu, penegakkan PPKM juga dilakukan hingga ke tingkat RT dengan menerapkan 5 M ke masyarakat, mengefektifkan satgas Covid-19 dari 198 desa dan 7 kelurahan di 21 kecamatan, mengintensifkan penerapan dan penegakkan Prokes, serta pemberian masker kepada masyarakat.

“Penangan Covid-19 di Lumajang dipadukan dengan PD terkait, bahkan yang terdampak Covid-19 dan PPKM telah diupayakan dengan bantuan Sembako yang bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Lumajang,” ungkapnya.

Ditambahkan, upaya memberikan dukungan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri juga dilakukan, dengan menunjukkan bukti rapid test maka akan diberikan bantuan makan 2 kali sehari dengan gerakan dari relawan untuk masyarakat.

Sementara itu, Kolonel Tjatur Pudji selaku Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat menyampaikan, kunjungannya tersebut bertujuan untuk memastikan Pemkab Lumajang dalam melakukan penanganan Covid-19 seperti pencegahan, penanganan dan rencana aksi, serta angka penurunan. Mengingat hal itu sangat penting dalam penanganan Covid-19.

“Kekompakan yang ada di Forkopimda antar PD agar tetap dipertahankan, keselarasan antara situasi dan analisis pada masalah yang ada dan keterpaduan dalam mengambil keputusan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tim Tenaga Ahli Pendamping Satuan Tugas Covid-19 Pusat mengunjungi RSUD dr. Haryoto guna melihat kondisi pelayanan dan persediaan obat-obatan yang harus terus ditingkatkan, serta modifikasi peti jenazah yang saat ini sudah ada kotak pengganjal pada jenazah, sehingga jenazah tidak akan berubah posisi menjadi tengkurap.

Kunjungan juga dilakukan ke Pasar Klojen, dengan tujuan meninjau secara langsung penerapan protokol kesehatan yang sudah diterapkan dan penyediaan layanan belanja online. (ad)

Mal Pelayanan Publik Pemkab Malang Akan Dipindahkan

MALANG – Mal Pelayanan Publik (MPP), Pemkab Malang yang digunakan untuk pengurusan segala macam kebutuhan administrasi bagi masyarakat Kabupaten Malang, direncanakan untuk dipindah.

Pemindahan MPP dilakukan setelah mendapat masukan KemenPAN RB, oleh sebab tata ruang ditempat tersebut tersekat sekat. Rencana pemindahan itu dibenarkan oleh Sekda Kabupaten Malang, Dr Wahyu Hidayat

“Ada masukan dari KemenPAN RB agar tata ruang tidak tersekat sekat. eputi saat itu menyampaikan alangkah baiknya jika tempatnya los atau tanpa sekat,” ujar Wahyu kepada media, Kamis (12/8/2021).

Sebetulnya, MPP ini memanfaatkan rumah dinas Bupati Malang yang berada di Komplek Pendopo, Jalan Panji, Kepanjen, karena tak ditempati.

MPP ini bukan seperti di daerah daerah lainnya, artinya tempat ini mirip rumah tainggal. Baru saja difungsikan untuk pengurusan segala macam administrasi bagi masyarakat Kabupaten Malang.

Wahyu menjelaskan, pihaknya tengah mencari tempat di Kantor Satuan Perangkat Daerah (SKPD), yang dianggap memenuhi sayrat menjadi tempat baru digunakan untuk MPP.

“Kita masih mencari lokasi yang tepat untuk memanfaatkan perkantoran SKPD,sesuai saran KemenPAN RB,” tuturnya. (*/srj).

Bupati Jember Kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera

JEMBER – Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto mengukuhkan 73 orang pelajar sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Jember yang berlangsung di Aula PB Sudirman Gedung Pemkab Jember, Kamis (12/08/2021).

Mereka yang dikukuhkan hari ini merupakan pelajar dari beberapa sekolah tingkat menengah atas (SMA, MA, SMK) baik negeri maupun swasta dari dari 36 lembaga sekolah untuk mengawal dan mengibarkan merah putih pada acara upacara peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021 mendatang.

Upacara diawali dengan pembacaan laporan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga, bahwa penjaringan Paskibraka ini dilaksanakan secara terbuka bagi pelajar sekolah menengah atas yang telah dimulai sejak 1 April 2021 lalu. Dalam penjaringan tersebut sebanyak 75 pelajar dinyatakan lulus seleksi Paskibraka, dimana dua orang pelajar dikirim untuk bertugas menjadi Paskibraka tingkat Provinsi dan 73 orang pelajar bertugas menjadi Paskibraka tingkat Kabupaten Jember.

Mereka yang dikukuhkan hari ini telah dinyatakan melewati seleksi administrasi, tinggi badan, fisik dan pemahaman baris-berbaris, serta telah mengikuti pembinaan tahap 1 dan tahap 2.

Dalam upacara tersebut para paskibraka membacakan ikrar Paskibraka dengan dipimpin oleh Bupati Jember Ir. Hendy Siswanto sebagai janji penghormatan dan pernyataan pengabdian serta kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kalian sebagai anggota Paskibraka adalah siswa-siswi terpilih, tugas kalian bukan hanya sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara HUT ke 76 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, akan tetapi kalian juga harus mampu panutan, keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, displin dan bermoral serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, laksanakanlah tugas kalian sebagai Paskibraka dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi,” pesan Bupati Hendy Siswanto. (son)

Jadi Ujung Tombak Kesuksesan Pemerintah, Bupati Hendy Siap Dukung AKD

JEMBER – Assosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Jember melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (12/08/2021).

Dalam musyawarah tersebut, ditetapkan kepengurusan AKD Kabupaten Jember Masa Bakti 2021-2025 dengan Ketua Kades Bangsalsari, H. Nurkholis dan Wakil Ketua Kades Suren, H. Tahe.

Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto menyampaikan kesediaannya untuk mendukung AKD sebagai ujung tombak kesuksesan pemerintah.

“Dengan adanya AKD ini, kita bersinergi untuk keberhasilan program pemerintah. Saya siap mendukung AKD ke depannya, fasilitas apapun yang dimiliki Pemkab Jember silakan dipergunakan apabila dibutuhkan,” kata Bupati Hendy Siswanto.

Dia juga meminta para kepala desa untuk saling gotong royong dalam memajukan potensi masing-masing desa di Kabupaten Jember demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam musda tersebut, dihadiri secara luring oleh 30 kades sebagai perwakilan dari 226 desa di Kabupaten Jember.

“Semua program dari Pemkab Jember bisa langsung tersampaikan sampai level paling bawah melalui AKD ini, suksesnya Jember ini kuncinya ada di pak Kades, suksesnya desa adalah suksesnya Kabupaten Jember,” pungkasnya. (son)

Pemkab Barut Bersama BPBD Apel Gelar Pasukan Penanganan Karhutla. 

BARITO UTARA-Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Polres Barito Utara,Kodim 1013 Muara Teweh,BPBD,Satpol PP.Menggelar apel dalam rangka pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan(Karhutla).Upacara apel telah dilangsungkan  secara Virtual,dihalaman Kantor Bupati Barito Utara,Kamis(12/8/2021).

Upacara apel Karhutla secara virtual itu,dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H.Edy Pratowo.Dihadiri dari Pemerintah kota Palangka Raya dan Unsur Pemprov Kalteng. 

Saat apel Karhutla dilangsungkan,Edy Pratowo selaku Wakil Gubernur Kalteng,memerintahkan kepada seluruh satgas Karhutla mulai dari Provinsi,Kabupaten dan Kota sampai dengan petugas yang ada ditingkat desa,untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan patroli rutin terhadap daerah yang dianggap rawan bencana kebakaran.

“Dengan meningkatkan sosialisasi,maka setiap peluang kejadian Karhutla dapat dideteksi sejak dini,jika terjadi kebakaran dapat dilakukan pemadaman sedini mungkin,sehingga tidak menjadi kebakaran yang besar dan meluas,”harap Wagub.

Saat mengikuti apel secara virtual,Bupati Barito Utara melalui Wakilnya Sugianto Panala Putra,SH  menyampaikan apel gelar pasukan ini,merupakan langkah kesiapsiagaan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara, bersama Polres Barito Utara,Kodim 1013 dan Manggala Agni Barito Utara dalam menyamakan persepsi,menyatukan tekad untuk menghadapi dan mengantisipasi kontigensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Barito Utara,serta menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan karhutla di Indonesia.

“Saya menekankan kepada rekan-rekan dilapangan agar bekerja keras,bekerja ikhlas dan bekerja tuntas dengan misi pengabdian kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara,”jelas Wabub.  (SS).

Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Jatim dan Sat Reskrim Polres Bangkalan Ringkus 3 Pelaku Penembakan

BANGKALAN – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Dirreskrimum Kombes Totok Suhariyanto, dan pejabat utama Polda Jatim, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino serta Kasubdit Jatanras Polda Jatim Akbp Lintar Mahardono, Kamis (12/8/2021)siang, merilis hasil ungkap tindak pidana percobaan pembunuhan yang direncanakan dengan menggunakan senjata api illegal.

Pelaku melakukan penembakan karena menjalin hubungan asmara dengan Istri Korban dan sakit hati karena masalah pekerjaan dengan Korban.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, jajaran Ditreskrimum Polda Jatim dan Sat Reskrim Polres Bangkalan, menindaklanjuti adanya kejadian penembakan pada hari Sabtu (7/8/2021) di TKP Perum Kailas, Bangkalan Madura.

“Korban atas nama Aswar, seorang teknisi internet, menerima panggilan untuk memperbaiki wifi. Kemudian pada saat mendatangi kejadian dimana adanya kerusakan wifi. Tiba tiba ada seseorang yang tidak dikenal lantas melakukan penembakan yang mengenai bahu dan kepala. Beruntung korban masih hidup dan mencari pertolongan,” jelas Irjen Pol Nico Afinta, Kapolda Jatim, Kamis (12/8/2021) siang.

Ditambahkan Nico, atas dasar adanya kejaduan tersebut, tim gabungan dari Ditreskrimum polda jatim dan sat reskrim polres bangkalan mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Serta mencari keterangan saksi dan mengambil proyektil yang ada di lengan korban.

“Kemudian pada hari Selasa (10/8/2021) polisi akhirnya berhasil menangkap tiga orang pelaku penembakan,” tambahnya.

Ketiga pelaku yang berhasil diringkus yakni, S (33) warga Sawahan, Kota Surabaya. Yang berperan sebagai Pelaku utama yang melakukan penembakan, D, (34) warga Dukuh Pakis, Kota Surabaya. Yang berperan membantu memutuskan kabel wifi disekitar lokasi penembakan yang telah ditentukan agar korban dapat dieksekusi di lokasi tersebut dan F (35) warga Kelurahan Keraton, Kabupaten Bangkalan. Berperan membantu mencari informasi keberadaan korban dan menunjukkan lokasi keberadaan korban pada saat kejadian.

Kronologinya, pada hari Sabtu tanggal 7 Agustus 2021, korban yang merupakan teknisi instalasi wifi (freelance/tenaga lepas) mendapat order untuk memperbaiki jaringan kabel wifi yang rusak di perumahan Kailas, Dusun Karangpandan, Desa Sukolilo Timur, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura.

“Pada pukul 17.30 WIB, korban mulai mengerjakan perbaikan, awalnya korban ditemani 3 (tiga) orang teknisi lainnya dan 2 (dua) orang teman korban. Namun pukul 20.30 WIB, ketiga teknisi mendahului pulang. Kemudian korban melanjutkan perbaikan pada titik kerusakan instalasi berupa kabel yang terputus di posisi pinggir jalan pada akses masuk perumahan Kailas,” lanjutnya.

Sekira pukul 22.00 WIB, ketika proses perbaikan sedang berjalan, secara tiba-tiba datang seorang laki-laki tak dikenal dengan cara jalan kaki dari sisi timur (semak-semak), langsung mendekati korban dan melakukan penembakan sebanyak 2 kali pada jarak 3 (tiga) meter.

“Tembakan pertama mengenai lengan kiri korban dan membuat korban terjatuh, tembakan kedua diarahkan pada kepala korban namun meleset hanya menyerempet dan langsung mengenai tanah, pada saat tembakan kedua korban sempat pura-pura mati, supaya tidak ditembak kembali,” sebutnya.

Sedangkan motif pelaku utama S melakukan penembakan pada jarak 3 (meter) sebanyak dua kali yang diarahkan pada dada korban dan kepala korban. Namun meleset mengenai lengan kiri korban dan menyerempet bagian atas kepala korban, dengan menggunakan senjata api rakitan.

“Pelaku sebelumnya telah merencanakan upaya pembunuhan tersebut, dengan dibantu oleh pelaku D yang sengaja memutus kabel jaringan wifi beberapa hari sebelumnya di akses jalan masuk perumahan dan dibantu pelaku F yang memonitor pergerakan Korban (F merupakan salah satu teknisi yang awalnya sempat menemani korban di lokasi perbaikan),” pungkasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni, 1 (satu) pucuk senjata api rakitan model revolver warna silver (krom), 7 (tujuh) buah butir peluru kaliber 38, satu buah proyektil yang diamankan dari TKP, satu buah proyektil yang diangkat dari badan korban, satu potong kaos yang bekas tembakan, satu potong rompi warna biru dongker, satu unit sepeda motor honda vario warna hitam, satu buah helm warna hitam dan satu unit HP merk realme warna hijau.

Kepada ketiga tersangka akan dijerat Pasal 340 KUHP jo. Pasal 53, 55, 56 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo. Pasal 53, 55, 56 KUHP lebih subsider Pasal 351 ayat 2 KUHP jo. Pasal 56 KUHP dan Pasal 1 ayat (1) UU Drt RI Nomor 12 tahun 1951 yang diancam pidana maksimal 13 tahun penjara dan 20 tahun penjara.

Saat ini Sat Reskrim masih melakukan penyidikan adanya tersangka lain, sedangkan Timsus Subdit III Jatanras polda jatim masih mengembangkan terkait asal usul senjata api rakitan tersebut, yang sementara diakui oleh Pelaku S dibeli secara online. (tim)