Home Blog Page 1678

Tiga Komunitas Berikan Sembako kepada 4 Warga Isoman di Kelurahan Palangka

PALANGKA RAYA – Tim relawan dari Komunitas Kantong Berbagi Senyum, Lembaga Zakat Yakesma dan Aksi Cepat Tanggap atau ACT Palangka Raya memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada empat warga yang sedang menjalani isolasi mandiri atau Isoman, Jumat (13/8/2021).

Kegiatan Isoman ini juga diikuti oleh Kepala Puskesmas Bukit Hindu, Lurah Palangka, Babinsa, dan bhabinkamtibmas. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban bagi warga yang Isoman, karena selama masa penyembuhan tidak boleh beraktivitas.

Penerima bantuan adalah yang tinggal di komplek Mendawai, Jalan Sakan 1, Jalan Garuda, dan Jalan Kutilang. Semuanya berada di wilayah Kelurahan Palangka.

Sekcam Jekan Raya, Hadriansyah yang juga koordinator Kantong Berbagi Senyum mengatakan kegiatan hari ini dilakukan berbeda dengan Minggu sebelumnya, karena dilakukan kepada warga yang sedang Isoman.

Dalam kesempatan ini dia mengucapkan Terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian rejekinya untuk berbagi kepada sesama yang sedang tahap penyembuhan Covid-19.

Sementara itu Kepala Puskesmas Bukit Hindu, Siti Rofiah berharap melalui kegiatan ini bisa menginspirasi pihak lainnya untuk bisa melakukan kegiatan serupa, karena diakui tanpa bantuan dari berbagai pihak, maka pihak pemerintah juga mengalami keterbatasan dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan di masa pandemi ini. (rz/red)

Kwarcab Gerakan Pramuka Situbondo peroleh bantuan 6.000 dosis vaksin

SITUBONDO – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur memberikan bantuan sekitar 6.000 dosis vaksin COVID-19 ke Pengurus Kwartir Cabang Situbondo untuk melakukan vaksinasi seluruh anggotanya.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Situbondo Khoirani mengatakan setelah menerima bantuan ribuan dosis vaksin dari Kwarda Jatim, pihaknya akan segera melaksanakan kegiatan vaksinasi yang menyasar seluruh anggota Pramuka belum divaksin.

“Vaksinasi untuk anggota Pramuka ini merupakan instruksi dari kwartir daerah (Kwarda) yang rencananya mulai dilaksanakan hari ini hingga 21 Agustus mendatang,” katanya di Situbondo, Sabtu, (14/08/2021).

Menurut dia, ketua Kwarda Jatim menginstruksikan kepada kwarcab untuk vaksinasi, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Situbondo.

“Kami mendapat alokasi sekitar 6.000 dosis vaksin yang menyasar anggota Pramuka. Untuk memenuhi target tersebut, kami bekerja sama dengan lembaga pendidikan, mulai jenjang menengah sampai atas,” tutur Wakil Bupati Situbondo itu.

Nyai Khoi, sapaan wakil bupati, mengatakan sudah berkirim surat ke setiap puskesmas untuk mendukung suksesnya vaksinasi, termasuk meminta bantuan petugas vaksinator.

“Kami juga sudah mengirim surat ke 17 puskesmas di Situbondo untuk mendukung kegiatan vaksinasi Kwarcab Gerakan Pramuka,” katanya. (*)
Pewarta : Novi Husdinariyanto
Editor : Didik Kusbiantoro

Copyright © 2021 ANTARA News Jawa Timur

Bupati Pimpin Renungan Dan Ulang Janji Peringatan Hari Pramuka

PEMALANG – Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pemalang, hari ini Jumat (13/8/2021), memimpin renungan dan ulang janji Hari Pramuka ke-60 tahun 2021, di Pendopo Kabupaten Pemalang, disaksikan oleh anggota Mabicab, Kwarcab, Kwaran, Saka dan Sako secara virtual.

Suasana hening dan penuh hikmat menyelimuti saat Bupati Agung memimpin renungan dan ulang janji pada malam itu, Bupati Agung mengajak warga gerakan pramuka untuk bersyukur dan merenung bersama akan perjalanan perjuangan dan pengabdian sebagai Pandu Indonesia.

“Saudaraku, warga Gerakan Pramuka yang berbahagia, pada malam yang berbahagia ini, marilah kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua,” ajaknya.

Setelah merenungkan bersama akan perjalanan perjuangan dan pengabdian pada kesempatan tersebut, Agung juga mengajak pandu untuk membulatkan tekad mengobarkan semangat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian demi tercapainya tujuan bangsa, yakni masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

“Pada kesempatan yang baik ini marilah kita semua sebagai Pandu Indonesia membulatkan tekad, mengobarkan semangat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian demi tercapainya tujuan bangsa, yakni masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila,” ujarnya.

“Selanjutnya sebelum Ulang Janji marilah kita tundukkan kepala, mohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar apa yang telah kita Satya-kan mendapat Ridho dan bimbingan-Nya. Berdo’a dipersilahkan Aamiin, selesai,” Ajak Agung.

“Saudara – saudaraku sekalian, marilah kita pegang Sang Merah Putih kita lekatkan ke dada kiri dengan tangan kiri kita dengan maksud agar selama jantung kita masih berdetak, kita akan selalu ingat, bahwa di pundak kita, dipercayakan tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan janji Pramuka Indonesia, tangan kanan memberi hormat, sebagai tanda penghayatan kesungguhan janji kita,” lanjut Agung.

Setelah itu Bupati Agung kemudian melanjutkan dengan membacakan Tri Satya. (zen/red)

Pemkab Pasuruan Diduga “Korbankan” Warga Sekitaran DAS Wrati Beji

PASURUAN – Polemik pembuangan limbah oleh beberapa perusahaan yang bandel dengan warga masyarakat yang di buang ke aliran sungai di Kabupaten Pasuruan seakan-akan tiada solusi.

Kian menjamurnya serta banyaknya perusahaan yang membuang limbah ke aliran sungai yang tidak sesuai dengan baku mutu pembuangan limbah seakan-akan ada pembiaran tanpa adanya solusi ataupun kebijakan yang “maslahat” bagi warga masyarakat sekitaran Daerah Aliran Sungai ( DAS ).

Kembali mencuatnya isu pembuangan limbah yang diduga tidak sesuai baku mutu terjadi kembali di DAS Wrati Beji yang diketahui menjadi aliran pembuangan limbah beberapa perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan.

Menanggapi aduan serta temuan masyarakat di sekitaran DAS Wrati beji yang resah akan bau limbah dari beberapa perusahaan di wilayah Kecamatan Beji membuat Ketua DAS Wrati merapatkan barisan dengan menggelar rapat mendadak pada Hari Jumat ( 13/08/21 ) malam hari untuk menyikapi hal tersebut.

Untuk sekedar diketahui, DAS Wrati Beji merupakan gabungan dari warga terdampak dari limbah perusahaan, yakni Desa Cangkringmalang, Desa Kedungringin dan Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Bertempat di Djaja Coffe yang bertempat di jalan raya Desa Legok Gempol, dengan menghadirkan politisi sekaligus anggota komisi 3 dari fraksi PDI-P H. Arifin, Tomas, Toga, serta beberapa masyarakat sekitar DAS Wrati untuk mengambil untuk menyerap serta berkonsolidasi terkait kembali adanya pembuangan limbah berbau serta tidak sesuai dengan baku mutu tersebut.

Dalam sambutannya H. Arifin menyampaikan “persoalan limbah khususnya di wilayah Kecamatan Beji ini sudah berlarut-larut tanpa solusi berarti, saya selaku anggota Dewan tetap akan mengawal aspirasi warga terdampak di sekitaran DAS Wrati untuk saya laporkan pada pimpinan komisi saya,” ujar H. Arifin.

“Saya juga kaget dengan adanya video yang di share di komisi 3 bahwasanya ada pembuangan limbah yang diduga tidak sesuai baku mutu tersebut,” lanjut H. Arifin.

Tokoh masyarakat Viky Aryanto yang biasa di panggil Demang disela-sela acara menyampaikan “masyarakat sekitaran DAS Wrati sudah tersiksa selama bertahun-tahun dari bau pembuangan limbah dari beberapa perusahaan di wilayah Beji, kami berharap ada kemaslahatan untuk semua warga Kabupaten Pasuruan tak terkecuali warga sekitaran DAS Wrati,” papar Viky.

Sementara itu, ketua DAS Wrati Beji Hendri Londo dalam sambutannya menyampaikan “DAS Wrati akan berkirim surat pada Hari Senin esok pada Muspika Kecamatan Beji untuk memanggil semua perusahaan di wilayah Kecamatan beji,” ujar pria berkepala plontos tersebut.

“Harapan kami dari DAS Wrati agar semua perusahaan patuh serta tunduk akan aturan dengan tidak membuang limbah yang tidak sesuai dengan baku mutu ke aliran sungai khususnya di aliran sungai Wrati,” harap Londo. (por)

Klarifikasi Korban Meninggal, Jayashankar Partner Datangi PT. Sung Hyun Indonesia

PASURUAN – Kasus meninggalnya karyawan PT. Sung hyun Indonesia memasuki babak baru setelah kuasa hukum keluarga almarhum Nur Saadah 34thn mendatangi pihak perusahaan untuk meminta keterangan kejelasan terkait hak-hak dari korban.

Kedatangan pengacara dari Jayashankar & partner yang dikomandoi oleh Aris Jayadi SH. pada Hari Jumat (13/08/21) sendiri diketahui setelah kantor hukum tersebut mengirim surat permintaan klarifikasi kepada manajemen perusahaan PT. Sung Hyun atas meninggalnya almarhum Nur Saadah serta menuntut perusahaan agar memberikan hak-hak normatif almarhum.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwasanya keluarga almarhum Nur Saadah melalui suami korban Sabichis akhirnya menunjuk pengacara Aris Jayadi SH ( Jayashankar & partner ) untuk membantu dirinya karena pihak perusahaan dinilai plin plan dan diduga lepas tanggung jawab atas meninggalnya sang istri.

Perlu diketahui bahwasanya telah terjadi kelalaian serta kecerobohan yang dilakukan oleh manajemen PT. Sung Hyun yang mengakibatkan salah satu karyawan mereka meninggal dunia.

Baik manajemen PT. Sung Hyun maupun kelurga korban telah bertemu dan dilakukan mediasi untuk memberikan hak-hak almarhum, akan tetapi keluarga korban di buat kecewa dan murka lantaran perusahaan dianggap plin plan dan seakan-akan lepas tanggung jawab.

Tidak adanya itikad baik dari PT. Sung Hyun membulatkan tekad keluarga besar korban untuk membawa kasus ini ke ranah hukum serta menunjuk salah satu pengacara kondang Aris Jayadi SH. untuk meminta keadilan serta meminta hak yang harus diberikan kepada almarhum.

Pimpinan kantor hukum “Jayashankar & partner” Aris Jayadi SH saat dikonfirmasi melalui melalui pesan aplikasi WhatsApp menyampaikan “kami selaku kuasa hukum dari keluarga alamarhum menekankan kepada management PT Sung Hyun supaya mentaati aturan yang ada,” papar Aris Jayadi SH.

“Seperti melaporkan adanya kecelakaan kerja diperusahaannya baik ke bpjs ketenaga kerjaan dan disnaker,” lanjut Aris.

Demikian juga dengan hak normatif lainnya agar dipenuhi perusahaan, saya yakin PT. Sung Hyun taat hukum sesuai ketentuan yang ada, untuk besarnya pesangon belum ada keputusan karena masih menunggu keputusan pimpinannya yg skrg masih diluar negeri, dan dijanjikan tgl 27 agustus 2021 untuk pemberitahuan selanjutnya.

Sementara itu, HRD PT. Sung Hyun Diana saat dikonfirmasi via aplikasi pesan WhatsApp terkait hasil pertumuan atau mediasi dengan pihak kuasa hukum almarhum tidak memberikan jawaban ataupun statemen apapun hingga berita ini di tayangkan. (por)

CSR BUMN, Berikan Alat Usaha Bagi Peserta WUB di Pamekasan

PAMEKASAN – Bersamaan dengan momentum Hari UMKM, Pemkab Pamekasan memberikan bantuan alat usaha kepada masyarakat yang mengikuti program pelatihan Wira Usaha Baru (WUB).

Bantuan tersebut merupakan Corporate Social Responsibiliy (CSR) dari tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bagi Pemkab Pamekasan berupa alat produksi meliputi 10 unit mesin jahit, 5 unit etalase, serta puluhan paket produksi lainnya.

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, menyampaikan komitmennya dalam rangka upaya menumbuhkan wira usaha baru melalui program Saputangan Biru, membangkitkan semangat para pelaku usaha.

“Komitmen kami dari awal terus menumbuhkan wirausaha baru melalui program Saputangan Biru, hal ini sengaja kami gagas sebagai upaya meningkatkan sektor ekonomi masyarakat di kabupaten Pamekasan,” kata Badrut Tamam, Jum’at (13/8/2021).

Bantuan tersebut diharapkan dapat memotivasi pelaku usaha baru, guna mengembangkan usaha yang mereka miliki. Pihaknya juga mengingatkan agar para pelaku usaha terus membangkitkan semangatnya.

“Jadi ketika UMKM ini bangkit, bangkit itu bukan karena bank jatim, bukan karena pemerintah. Tetapi karena keinginan atau memiliki keinginan untuk bangkit. Fasilitas dari Bank Jatim dan pemerintah itu sifatnya pendukung untuk bisa sukses,” tegasnya.

Sementara salah satu penerima bantuan, Eka Sulistiawati (31), mengaku senang mendapat bantuan untuk pengembangan usaha ‘Steak Keju’ yang baru dirintisnya. Dirinya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badrut Tamam.

“Kami mengakui alat produksi berupa pengering makanan ini sangat mendukung pada usaha yang sedang kami rintis, apalagi kami juga sangat menginginkan usaha yang kami rintis bisa merambah pasar besar,” sambung pengusaha asal Jl Jokotole, Pamekasan.

Tidak hanya itu, program pelatihan WUB yang digagas Pemkab Pamekasan juga sangat membantu warga, khususnya mereka yang memang konsen di bidang usaha sebagai pemula. “Tentunya pelatihan WUB ini sangat membantu, serta membimbing kami dalam merintis usaha,” pungkasnya. (tbt)

Wakapolres Lumajang Dampingi Kunjungan Tim Pakar Kajian Covid-19 BNPB Pusat ke Balai Desa Labruk Kidul

LUMAJANG – Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino, SH.,SIK, MM mendampingi Tim Pakar Kajian Covid-19 BNPB Pusat ke Balai Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jumat (13/8/2021).

Kunjungan Tim Pakar Kajian Covid-19 BNPB Pusat Kolonel Tjatur Pudji Handojo dan Ir. Ichsan Syarifudin, MM ke Balai Desa Labruk Kidul untuk membahas tempat isolasi PPKM Mikro.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Tim Pakar Kajian Covid-19 BNPB Pusat Kolonel Tjatur Pudji Handojo, Ir. Ichsan Syarifudin, MM, Dandim 0821 a.n. Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos, M.I.Pol, Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino, SH., SIK, MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Lumajang dr. Bayu Wibowo Ignasius

Dalam kunjungannya, tim Pakar Kajian Covid-19, BNPB Pusat Kolonel Tjatur Pudji Handojo dan Ir. Ichsan Syarifudin, MM menyampaikan tempat isolasi PPKM Mikro dan mobil ambulance harus stand by di kantor balai Desa Labruk Kidul.

“Karena ini merupakan fasilitas untuk digunakan menampung korban postif Covid-19,” ujarnya.

Jika ada pasien yang positif covid-19 seharusnya dilaksanakan isolasi mandiri di PPKM Mikro yang sudah disiapkan.

“Apabila penanganan isolasi mandiri di PPKM Mikro belum ada perubahan kesehatannya dilanjutkan untuk berobat ke Puskesmas setempat,” ucap Kolonel Tjatur Pudji Handojo.

Dalam kunjungannya,BNPB Pusat Kolonel Tjatur Pudji Handojo dan Ir. Ichsan Syarifudin, MM mengecek ruang isolasi PPKM Mikro dan mobil ambulance yang Stand By di Kantor Desa Labruk Kidul. (hum/Pol)

Polres Lumajang Motori Gerai Vaksin Merdeka Semeru Merah Putih

LUMAJANG – Gerai vaksin merdeka Semeru Merah Putih yang dimotori oleh Polres Lumajang, sejak awal dibuka pada akhir Juni kemarin hingga kini terus gencar beroperasi. Tercatat, total sudah ada 26.377 dosis vaksin yang disuntikkan pada warga Kabupaten Lumajang per hari ini, Kamis (12/8/2021).

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si mengatakan, capaian itu bisa dikata fantastis, karena melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.

Ke depan, terang Kapolres pihaknya akan terus melaksanakan vaksinasi dimana nantinya program pemerintah akan sukses, didorong salah satunya capaian yang tinggi di wilayah hukum Polres Lumajang.

“Hari ini vaksinasi berlangsung kalangan pelajar yakni di SMP Muhammadiyah Lumajang. Kami motivasi mereka, tunas – tunas bangsa yang harus tumbuh dengan daya tahan yang kuat, tidak rentan terpapar virus, dan seyogyanya menjadi generasi yang handal,” kata Kapolres Lumajang, melalui Paursubbag Humas Ipda Andrias Shinta.

Lanjut Shinta, pelajar yang melaksanakan vaksin tentu sebelumnya melalui tahapan skrining dan dinyatakan lolos atau layak vaksin oleh tim kesehatan.

Sebelumnya, Polres Lumajang sudah melakukan vaksinasi pada semua kalangan masyarakat. Kolaborasi polsek jajaran dengan pusat kesehatan masyarakat ( Puskesmas ) setempat, kian menambah paduan, menjadikan vaksinasi yang berjalan tak ubahnya serentak dan merata.

“Kami dalam hal ini Polres Lumajang, berikut melalui polsek jajaran terus memberikan semangat pada masyarakat, untuk tidak ragu mengikuti vaksinasi guna terwujudnya herd immunity,” imbuh Ipda Shinta.

Prinsip dasar hidup di masa pandemi saat ini, juga disambut agar senantiasa terus dilakukan. Prinsip dasar itu sebut Shinta diantaranya selain vaksinasi juga penerapan protokol kesehatan 5 M yakni dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Kami mewakili Kapolres Lumajang mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada semua tim atau semua pihak yang terlibat pada giat vaksinani ini. Terlebih semua lapisan masyarakat juga kalangan pelajar yang senantiasa mengerti dan memahami situasi yang ada, sehingga sama-sama bertekad berjuang mengakhiri pandemi ini dengan antusias menggunakan vaksinasi,” pungkasnya. (hum).

Calon Kandidat Layangkan Protes Tolak Hasil Pemilihan Anggota BPD

0

MALUKU UTARA – Sejumlah calon kandidat layangkan protes menolak hasil pemilihan Anggota BPD Desa Bukit Durian, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Pasalnya, disinyalir adanya kecurangan yang dilakukan oknum panitia.

Atas peristiwa tersebut membuat Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Senen, terpaksa turun tangan menyelesaikan perselisihan pemilihan Anggota BPD Desa Bukit Durian.

Kemudian, ia memerintahkan Kadis PMD Kota Tidore, Abdul Rasid, Camat Oba Utara, Safrudin Gamtohe, menemui para kandidat, panitia, dan masyarakat desa setempat untuk menuntaskan persoalan tersebut bertempat di Kantor Desa Bukit Durian, Selasa (10/8/2021).

“Saya tetap mengarahkan agar persoalan ini secepatnya diselesaikan, agar tidak menimbulkan persoalan lain yang tidak kita inginkan bersama,” ujar Muhammad Senen.

Ia tidak menginginkan warganya saling berselisih hanya ulah oknum yang mementingkan diri sendiri. Oleh karena itu, dirinya berinisiatif turun langsung melakukan mediasi.

Muhammad Senen menuturkan, informasi yang diterima bahwa panitia merubah usulan RT/RW atas delegasi yang dikirim terkait calon anggota BPD, dan tokoh yang memiliki hak suara.

Menurutnya, panitia tidak memiliki hak mengotak-atik rekomendasi RT/RWi, karena rekomendasi tersebut mutlak kewenangan mereka. Sementara panitia wajib melaksanakan usulan dari bawah.

Di samping itu, ada salah satu kandidat yang diketahui bernama Jakson tidak memiliki suara, padahal ayah dari kandidat tersebut juga memiliki hak suara, dan memastikan telah mencoblos Jakson.

“Ini yang kami mau luruskan persoalannya, biar bagaimana pun keadilan harus kita tegakkan. Prinsipnya saya tidak mau terjadi konflik di masyarakat,” tegasnya.

Langkah cepat Wakil Wali Kota Tidore ini mendapat apresiasi dari masyarakat, karena dinilai merespon konflik yang terjadi ditengah masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada pak Wakil Wali Kota yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat desa Durian,” ujar salah satu warga yang enggan namanya disebutkan.

Dia khawatir kalau semakin larut persoalannya, bakal berdampak pada kondisi sosial masyarakat, dan pelayanan publik. Karena pemerintah desa menjadi tidak fokus oleh sebab dirundung persoalan seperti itu.

“Kami berharap kehadiran Pemkot Tidore memberikan solusi terbaik untuk masyarakat,” tandasnya. (kus)

130 Anak Yatim/Piatu Korban Covid 19 Jadi Anak Asuh Polres Pasuruan Kota

PASURUAN – Jumat (13/8/2021) pagi di gedung Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota kedatangan 130 anak yatim/piatu, yang orang tuanya meninggal dunia karena terpapar covid 19.

Mereka datang bersama pendamping masing-masing, dengan dengan ikat kepala merah putih dan membawa bendara merah putih sebagai tanda nasionalisme dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia.

kedatangan anak yatim/piatu tersebut atas undangan Kapolres Pasuruan kota.

Menurut Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.IK M.Si., kegiatan ini sebegai bentuk perhatian Polri kepada anak-anak yang orang tuanya meninggal karena covid 19.

Di acara itu, mereka dihibur dengan pertunjukan sulap, kemudian mereka juga mendapat trauma healing dari tim psikologi Polda Jatim dan Polres Pasuruan Kota.

Adapun tujuan dari trauma healing adalah untuk menstimulan sensor motorik dan sensorik anak2 dan menumbuhkan semangat dan harapan baru agar mental mereka membaik dan dapat melupakan kesedihan akibat di tinggal orang tua mereka.

Setelah itu mereka mendapat bingkisan dari Kapolres Pasuruan Kota dan ketua cabang Bhayangkari berupa makanan, minuman dan sembako serta uang tunai untuk sedikit mengobati kesedihan mereka.

Lebih lanjut Kapolresta menjelaskan bahwa yang tidak kalah pentingnya adalah, anak-anak itu menjadi anak aauh Polres Pasuruan Kota.

Mereka didaftar di bagian Sumda sebagai anak yang mendapat prioritas bila ada program beasiswa dan program lain dari Polri untuk kehidupan mereka ke depan.

Di antara anak-anak tersebut, Siti Rahmaniah, warga Gratitunon kec. Grati Kab Pasuruan yang ditinggal ibunya akibat covid 19. Ironisnya ayah Siti sekarang terbaring sakit karena covid 19 di RSUD Grati.

“Pada kesempatan ini mari kita mendoakan saudara-saudara kita yang masih sakit agar segera diberi kesembuhan,” kata Kapolresta Pasuruan ini.

Sementara itu, Siti Rahmaniah dalam acara itu mengungkapkan terima kasihnya kepada Kapolres Pasuruan Kota yang telah memperhatikan dirinya.

“Kami yang ditinggal orang tua meninggal dunia karena covid 19 hanya bisa mendoakan, semoga anggota Polisi diberi kesehatan dan selalu dapat mengayomi masyarakat,” pungkas Siti. (tofa)