Home Blog Page 1685

166 KPM Warga Desa Tunggakcerme Dapat BST

PROBOLINGGO — Sebanyak 166 Keluarga Penerima Manfaat, warga desa Tunggakcerme Kecamatan Wonomerto, hari ini, sabtu, 7 Agustus 2021 mendapatkan bantuan sosial tunai( BST), berupa beras 10 kilogram per KPM.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh kepala desa Tunggakcerme, Nantu Hermanto yang didampingi oleh seluruh perangkat desa setempat dan didampingi oleh pendamping PKH desa Nurhalimah.

Raut muka para warga penerima terlihat cerah dan merasa bersyukur dengan bantuan tersebut di masa pandemi saat ini.

Kepala desa Tunggakcerme, Nantu Hermanto, disela sela penyerahan bantuan tersebut, menyampaikan pesan kepada warga untuk tetap tenang, menjaga kerukunan dan selalu gotong royong dalam menghadapi semua musibah bersama yakni pandemi Covid 19 tersebut.

Menurutnya, kesadaran warganya dalam mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah sangatlah tinggi, dan hal ini menjadi kebiasaan hidup baru yang menghindari penyebaran wabah Corona.

” Alhamdulillah warga kami sangat paham dan selalu mematuhi aturan pemerintah, yang menyangkut protokol kesehatan,” ujar Nantu Hermanto.

Dalam pelaksanaan penyerahan bantuan sosial tunai tersebut, pihak pemerintah desa setempat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, dan kegiatan tersebut berjalan dengan aman lancar dan kondusif. (Wulan)

Demi Kamtibmas, Forkopimda Malang Raya Gelar Silahturahmi Bersama Arek Malang

POLRES MALANG – Forkopimda Malang Raya menggelar silaturahmi bersama arek-arek Malang demi wujudkan Cipta Kondusifitas (Cipkon) Kamtibmas Malang Raya di Hotel Trio Indah 2 Kota Malang, Sabtu (7/8/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Malang Drs. H. Sutiaji, Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Irwan Subekti, Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadhona, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Kapolres Batu AKBP Catur C. Wibowo, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riyandiana Kartika, Juragan 99 Trans Gilang Widya Pramana, Koordinator Arema Ovan Tobing,

Mengawali sambutan Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengucapkan terimakasih kepada arek-arek Malang yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan nama besar yang dimiliki Arema diharapkan bersama-sama untuk bisa menjaga kesolitan arek-arek Malang Raya dengan meciptakan kondusifitas Kamtibmas wilayah Malang Raya.

“Saya ucapkan terimakasih, besar kecilnya persepak bolaan ada ditangan kawan semua warga arek Malang Raya. Maka dari itu kita bersama harus mampu menjaga kondusifitas dan eksistensi Malang Raya ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta malang kota AKBP Budi Hermanto menambahkan, agar bersama menjaga situasi saat ini, beberapa hari kedepan perayaan hari jadi Arema berlangsung untuk disepakati bersama agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

“Arema sudah mempunyai nama besar, jangan sampai karena kebanggaan kita atas nama Arema ini menjadikan kita tidak taat protokol kesehatan, mengingat keadaan Pandemi ini masih belum reda. kita TNI-Polri senantiasa akan tetap menjaga wilayah bumi Arema agar tetap kondusif,” ucapnya.

Acara diakhirki dengan deklarasi bersama menjaga keamanan, ketertiban serta situasi Kondusif di wilayah Malang Raya. (zd-humasresmalang)

Bupati Bondowoso Lantik 14 Pejabat Hasil Open Bidding

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, melantik 14 pejabat eselon II hasil open bidding, bertempat di Pendopo Bupati Jumat (06/08/2021).

Hadir dalam pelaksanaan pelantikan tersebut, Forkopimda Bondowoso serta beberapa OPD.

“ Kepada para pejabat yang baru , agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru dan bekerja secara profesional,” kata Bupati Bondowoso, atau yang akrab disapa Kyai Salwa.

Sebelum pelantikan digelar beberapa hari sebelumnya, sempat terdengar informasi mengenai tarik-menarik pejabat yang akan dilantik melalui sistem lelang itu, bahkan, ada pejabat yang akan dilantik menjadi Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tertentu, yang kemudian berubah posisi.

Dari 14 nama pejabat yang dilantik, yakni, M Asnawi, sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), yang sebelumnya, Sabil-sapaan Asnawi, menjabat sebagai Sekretaris sekaligus Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bondowoso.

Kemudian, Taufan Restuanto, Kabag Perlengkapan yang kini dipercaya menjadi Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan.

Camat Tamanan, Mahfud Junaidi, diangkat menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Hari Cahyono, dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, kemudian dr. YUS PRIATNA ditingkatkan statusnya menjadi Pj Direktur RSU H. Koesnadi atau sebelumnya berstatus Plt ditempat yang sama.

Kemudian Sugiono Eksantoso, yang kini menjadi Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), sedang Slamet Yantoko, yang ditempatkan pada jabatan lamanya, Kepala satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP).

Acara pelantikan tersebut berjalan aman dan lancar dan tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan. (Ari/dar).

Pelaku Pembunuhan di Pasar Patok Ternyata Anak Dibawah Umur

LUMAJANG – Tiga pelaku pembunuhan dan tindak pidana curas di Pasar Hewan Patok, Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang diringkus Satreskrim Polres Lumajang.

Ironisnya, ketiga tersangka pembunuhan terhadap WSA (15) merupakan anak dibawah umur. Ketiga tersangka masing-masing berinisial AK (15), IBS (17) MAWL (14). Mereka tidak lain teman korban.

“Tiga orang pelaku kami tangkap di rumah masing masing dengan humanis dan tanpa adanya perlawanan,” ujar Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K, M.Si dengan didampingi penerjemah bahasa isyarat ketika menggelar konferensi pers di loby Mapolres Lumajang, Jumat (6/8/2021).

Ia mengatakan, motif pembunuhan dipicu karena pelaku ingin menguasai barang milik korban.

“Untuk motif awal sementara masih keinginan dari tersangka untuk menguasai barang berharga milik korban. Itu dulu motif yang dapat kami simpulkan nanti masih berjalan proses penyidikan,” tuturnya.

Usai melakukan pembunuhan, para pelaku membiarkan korban tergeletak di lokasi kejadian tepatnya di area Pasar Hewan. Kemudian sepeda motor dan Handphone korban dibawa kabur para pelaku.

“Pelaku menjual handphone seharga Rp 450 ribu,” beber Kapolres.

Ia menjelaskan, ketiga pelaku memiliki peran berbeda, AK sebagai orang yg merencanakan dan mempunyai ide melakukan tindak pidana, sebagai eksekutor yang membacok korban hingga tangan korban terputus serta membacok badan korban.

Sedangkan IBS ini perannya ikut merencanakan tindak pidana bersama dengan AK als. F als. S, Sebagai orang mempersiapkan senjata tajam jenis celurit, sebagai eksekutor pembacokan korban pada bagian bahu sebelah kanan.

“Untuk tersangka MAWL perannya adalah sebagai eksekutor yaitu melempar korban menggunakan batu pada bagian dada korban,” terangnya.

Kejadian berawal pada 21 Juli 2021 malam, pelaku memancing korban untuk bertemu untuk mengadakan pesta miras di sekitaran Jalan Wijaya Kusuma. Setelah dibuat teler, para pelaku mengajak korban keliling kota dengan mengendarai sepeda motor.

Akhirnya korban digiring di kawasan sepi yakni tepatnya area Pasar Hewan Jogotrunan. Mereka pun berhenti di teras warung kopi yang dalam keadaan tutup.

“Dilokasi tersebut para pelaku mengeroyok korban dengan menggunakan batu yang dipukul di kepala, kemudian melumpuhkan dengan dua bilah clurit,” ungkap Kapolres.

Kemudian esok harinya, pada Kamis 22 Juli 2021 korban ditemukan oleh warga saat itu melintas di lokasi pasar hewan.

Saat ini para pelaku telah mendekam di sel tahanan Polres Lumajang. Mereka dijerat tindak pidana kekerasan anak di bawah umur yang menyebabkan kematian dan kasus pencurian dengan kekerasan.

“Ketiga tersangka disangkakan Pasal 80 UURI No 17 tahun 2016 dan Pasal 365 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Eka Yekti. (hum)

Vaksin Covid-19 Aman Saat Hamil, Polwan Polres Bangkalan Ajak Ibu Hamil Segera Vaksin

Polres Bangkalan – Tingginya angka ibu hamil yang terkonfirmasi covid-19 di Indonesia terutama di kota kota besar dalam keadaan berat (severe case) serta resiko terhadap kondisi kandungan dan bayi nya, maka Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) merekomendasikan bahwa ibu hamil boleh divaksin. Hal itu pula surat edaran tentang vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil dikeluarkan secara resmi melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Surat Edaran Nomor HK.02.01/I/2007/2021 tentang vakinasi covid-19 bagi ibu hamil dirilis langsung oleh Kemenkes sejak tanggal 02 Agustus 2021.

Sejalan dengan terbitnya surat edaran Kemenkes Republik Indonesia, salah satu Polwan Polres Bangkalan yang tengah hamil kini pun juga melakukan vaksin. Ialah Bripka Vicky Hartinanda Muin, S.H. anggota Urpers Bagsumda Polres Bangkalan ini pun melakukan vaksin tak lama setelah surat edaran kemenkes terbit. Bagi Bripka Vicky, vaksinasi covid-19 tentu sangat penting untuk melindungi si jabang bayi dan juga ibunya.

Meski dalam kondisi yang berbeda, Bripka Vicky tetap menghimbau bagi ibu hamil untuk divaksin. Sang polwan yang namanya melambung setelah video sosialisasi tentang sukseskan vaksinasi covid-19 nya viral di media sosial, kini kembali memberikan himbauan bahwa vaksin bagi ibu hamil tersebut aman dan halal. Hal ini diutarakan langsung dalam kesempatan nya ketika ditemui oleh Humas Polres Bangkalan secara eksklusif, pagi ini Jum’at (06/08/2021) di Mapolres Bangkalan.

“Kondisi saya setelah divaksin alhamdulillah tidak ada kendala apapun yang mengkahwatirkan. Oleh karena itu, saya menghimbau para ibu hamil di Bangkalan untuk tidak takut divaksin. Tapi, jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan atau bidan sebelum divaksin. Harus diingat juga, ibu hamil yang boleh divaksin minimal usia kandungan 13 minggu sesuai dengan anjuran Kemenkes Republik Indonesia yang dirilis sejak tanggal 2 Agustus 2021,” ujar Polwan yang akrab disapa Bripka Vicky ini. “Di 2 kehamilan saya sebelumnya, saya sudah mendapat vaksin TT (Tetanus). Jadi, di kehamilan ketiga kali ini, dokter menyarankan saya untuk vaksin covid-19 karena sifatnya sama untuk melemahkan virus dalam tubuh dan meningkatkan herd immunity kita saat hamil,” tambahnya.

Dukungan ibu hamil untuk divaksin covid-19 ini juga datang dari Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. Perwira yang pernah menjabat di Bareskrim Mabes Polri ini mengutarakan jika Kemenkes telah memberikan surat edaran resmi tentang kemanan vaksin bagi ibu hamil. “Juknis dari Kemenkes tertanggal 2 Agustus 2021 telah resmi dirilis terkait keamanan vaksin bagi ibu hamil. Oleh karena itu, saya berharap ibu ibu hamil tidak takut untuk divaksin, karena vaksin bagi ibu hamil aman dan halal. Tidak hanya ibu hamil, saya juga berharap bahwa masyarakat Bangkalan tidak takut untuk divaksin. Karena memang, vaksinasi covid-19 ini bertujuan untuk meningkatkan herd immunity dalam tubuh,” jelas AKBP Alith pagi ini di Mapolres Bangkalan. (Duwi)

Pandemi Belum Mereda, Para Pendekar di Bojonegoro Diminta Tak Gelar Kegiatan Suroan

Bojonegoro – Tradisi Suroan biasa digelar dalam rangka menyambut 1 Muharram oleh perguruan pencak silat dengan menggelar Suro Aguang atau sasahan warga baru.

Polres Bojonegoro menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa pengurus pencak silat di Bojonegoro terkait pelaksanaan Suro Agung atau sahsahan warga baru. Rakor yang dipimpin oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia da diikuti para pejabat utama Polres Bojonegoro, Ketua PSHT Pusat Madiun Cabang Bojonegoro dan Ketua Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), Wahyu Subakdiono, Ketua PSHW Sasmito, dan juga TNI serta Satpol PP, di Gedung, AP I Rawi Polres Bojonegoro, Jumat (6/8/2021).

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menjelaskan pihaknya mengundang ketua dan para pengurus PSHT, PSHW serta BKP. Rapat Koordinasi ini terkait tradisi Suroan dan Suran Agung yang biasanya diselenggarakan pada bulan Sura diputuskan di tunda pada 2021. Hal ini mengingat kondisi pandemi Covid-19 dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kita sampaikan rakor yang melibatkan TNI juga Satpol PP bahwa untuk kegiatan Suro Agung atau sasahan sementara ditunda,” ujar AKBP EG Pandia.

Hal itu, lanjut Pandia sesuai intruksi dari pengurus pusat mereka. Karena masih pandemi, ini kita juga masih zona merah. Menurut AKBP Pandia, Polres Bojonegoro akan melakukan MoU kepada ketua pencak silat masing-masing atau pernyataan bahwa mereka tidak akan melaksanakan (sasahan). Yang kedua, Polres Bojonegoro mengarahkan agar Ketua Cabang masing-masing untuk segera memberikan perintah atau petunjuk kepada pengurus di bawahnya ketua ranting-ranting agar tidak melaksanakan Suro Agung.

Kapolres mengajak mereka untuk bersama-sama mensosialisasikan protokol kesehatan dengan mentaati 5M, biar masyarakat itu juga patuh, bahwa Covid ini masih ada. Karena untuk menangani Covid-19 tidak cukup hanya tiga pilar, TNI-Polri, pemerintah daerah yang memutus Covid-19.

“Kita butuh kerja sama masyarakat semuanya. Kita butuh kesadaran masyarakat untuk memutus penyebaran Covid-19,” tegasnya. (hms/wf)

‘Ngereng Dulih Avaksinah’ Kibarkan Merah Putih Gelorakan Semangat Pelajar Lewati Pandemi

LUMAJANG – Kapolres Lumajang, Jawa Timur, AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengajak para pelajar di wilayah setempat untuk menyambut HUT RI ke 76, dengan tujuan menggelorakan semangat gotong royong bersama guru dalam melewati pandemi Covid 19.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta membeberkan ajakan itu disampaikan Kapolres saat berkunjung ke selolah SMK Muhammadiyah Lumajang, Kamis (5/8/2021).

“Kapolres mengajak pelajar untuk mengibarkan bendera merah putih guna menggelorakan semangat pantang menyerah, semangat kebersamaan, gotong royong, saling membantu dalam melewati pendemi Covid-19,” kata Shinta.

Dengan kegiatan mengibarkan bendera ini, diharapkan para pelajar membiasakan diri mengisi hari harinya dengan aktivitas yang mentaati protokol kesehatan, dan bahkan menjadi duta vaksin.

Shinta juga mengatakan disamping membiasakan diri taati prokes, para pelajar tersebut bisa mengajak lainnya untuk berpartisipasi mensukseskan herd immunity.

“Sesuai dengan Tema HUT kemerdekaan ini semoga pelaksanaan vaksinasi massal dengan sasaran pelajar ini, Pelajar ini juga mendukung tema hari kemerdekaan RI, dengan tema Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh,” pungkasnya. (d&b)

Sosok Pejuang Sosial, di Era Pandemi Covid 19

Gempurnews – Lumajang – Ribuan relawan di Lumajang bersama sama dalam menjalankan misi kemanusiaan di era pandemi virus Corona, Selasa ( 3/8/2021).
Bencana alam, bencana sosial maupun bencana non alam membuat masyarakat ada rasa kekwatiran, banyak harta benda dan manusia yang sudah menjadi korban, akan tetapi berkat kesabaran dan keikhlasan semua bisa dilalui baik.
Relawan bencana sudah banyak yang dijumpai di Lumajang seperti Banser, PMI,Tagana dan masih banyak lagi, dan semuanya selalu peduli dan tanggap serta saling membantu meringankan beban warga yang terkena musibah.
Cak Eko sebut saja bagian dari relawan taruna siaga bencana kabupaten Lumajang, dimana beliau sekarang sebagai koordinator, dan juga sebagai sekertaris forum jurnalis independen Nasional lumajang serta sekjen komnasdik kabupaten Lumajang.

” Saya sudah hampir 18 tahun bergerak di relawan sosial bencana di Lumajang dan tergabung dalam Tagana, suka duka kita selalu membantu masyarakat yang terdampak baik itu bencana alam,sosial maupun non alam,” tuturnya.
Kegiatan yang dilakukan dengan kebersamaan dan keikhlasan akan menghasilkan hal yang positif dan berguna bagi semuanya.
” Mari kita berdoa agar Lumajang dijauhi segala musibah dan pandemi virus Corona ini bisa cepat selesai dan musnah di bumi Indonesia,” tindasnya.

Tebing di Jalur Piket Nol Longsor, Arus Lalu Lintas Terganggu

LUMAJANG – Tebing di kawasan lereng Semeru bagian tenggara atau jalur Piket Nol Kabupaten Lumajang longsor, menyebabkan arus lalu lintas Malang-Lumajang terganggu.

Posisi longsor berada di KM 56+600 Turen, KM 57+400 Turen dan KM 58+700 Turen. Peristiwa itu terjadi pada Jum’at (6/8/2021) dini hari.

Penyebanya, tekstur tanah tidak kuat menahan guyuran hujan intensitas tinggi beberapa hari sebelumnya.

Hampir separuh material longsor berupa guguran batu tunggal berukuran besar sempat menutup akses jalan di KM 56.

Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Lumajang, Joko Sambang mengatakan, sejumlah personil sudah dilokasi.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, sejumlah relawan dan petugas gabungan sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Joko.

Pihaknya berharap kepada masyarakat yang akan melintasi jalur Piket Nol, bisa menggunakan akses jalan ke arah Probolinggo.

“Untuk sementara ini bagi masyarakat dari Lumajang yang hendak pergi ke Malang, agar menggunakan akses jalan Probolinggo hingga normalisasi penanganan selesai,” terang Joko Sambang. (d&b)

Tinjau Vaksinasi di Kaltim, Kapolri Minta Warga Mau Dirawat di Tempat Isolasi Terpusat

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau program vaksinasi massal di BSCC DOME Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat, (6/8/2021).

Pelaksanaan vaksinasi massal ini kerja sama antara TNI-Polri dengan Balikpapan dengan melibatkan AKBID Borneo Medistra, Ummi Aisiyah dan Politeknik Kesehatan Kemenkes, Balikpapan.

“Baru saja saya bersama pak Panglima melakukan pengecekan langsung terkait dengan kegiatan vaksinasi dimana hari ini ada 3.600 dosis vaksin. 2.000 vaksin pertama dan 1.600 vaksin kedua,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.

Sigit menyampaikan, sampai saat ini Indonesia masih terus berjuang menghadapi pandemi COVID yang angkanya masih cukup tinggi.

Kalimantan Timur, kata Sigit, menjadi wilayah tertinggi angka positif di wilayah Kalimantan. Sehingga perlu strategi dan penanganan yang cukup masif.

“Kaltim posisi tertinggi di wilayah kalimantan sehingga tentunya perlu ada langkah-langkah dan strategis sesuai dengan perintah dari pak Presiden yaitu terkait dengan bagaimana tetap menegakan dan mematuhi secara ketat peraturan prokes,” ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun menuturkan, langkah kedua yakni percepatan vaksinasi. Ia pun mendapatkan informasi bahwa kasus aktif harian di Kalimantan Timur masih tinggi.

“Dari info yang kita dapat 76 persen itu masyarakat dirawat di rumah sakit. Kemudian rata-rata 86-88 persen di rawat di tempat isolasi terpusat. Dan kurang lebih ada 20 ribu masyarakat di rawat secara isoman (isolasi mandiri),” ucap Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten menyarankan kepada masyarakat untuk mau dirawat di tempat isolasi terpadu karena fasilitas kesehatan jauh lebih lengkap, tenaga kesehatan juga ada dan perawatan lebih intensif.

Menurutnya, masyarakat yang belum berani ke tempat isolasi terpadu dan memilih isoman tentunya ada risiko apalagi ada gejala.

“Saya sarankan mau dipindah ke tempat yang sudah disiapkan. Ini untuk menekan agar laju pertumbungan angka COVID bisa diminimalkan,” tutur Sigit.

Untuk itu, jenderal bintang empat itu meminta para Babinsa dan Bhabinkamtibmas meningkatkan edukasi terkait masalah ini agar masyarakat mau ditempatkan di isolasi terpadu yang telah disiapkan.

Kemudian terkait vaksinasi, Sigit menuturkan secara bertahap pada bulan Agustus ada peningkatan distribusi agar akselerasi vaksinasi cepat tercapai. Hal ini dilakukan agar kesehatan masyarakat cepat pulih dan ekonomi kembali bergerak.

Sebagai informasi ada 8 wilayah Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur saat ini sedang menerapkan PPKM level 4. Untuk itu, Kapolri berharap agar hal tersebut bisa diperbaiki dengan menurunkan level sehingga ekonomi masyarakat kembali berjalan.

“Ada 8 wilayah di Kalimantan Timur ada pembatasan-pembatasan. Perlahan-perlahan apabila bisa diperbaiki ada kelonggaran, sehingga aktivitas ekonomi kembali,” kata Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menuturkan strategi yang digunakan untuk menekan angka COVID-19 di Kalimantan Timur dengan tiga langkah.

Pertama laksanakan 3M secara ketat. Kemudian pelaksanaan 3T dan yang ketiga percepatan vaksinasi.

“Kalau ini dilaksanakan dengan baik dan masyarakat ikut dukung program ini maka insyaallah Kaltim segera bebas dari COVID-19,” katanya.

Kegiatan vaksinasi massal yang dihadiri Panglima dan Kapolri ini merupakan kegiatan vaksinasi massal ketiga yang dilaksanakan, setelah sebelumnya juga dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2021 dan 26 Juli 2021 serta telah berhasil memvaksinasi 5.042 orang dengan rincian sebagai berikut pada tanggal 24 Juli 2021 sebanyak 2.173 orang disuntik dosis 1 dan tanggal 26 Juli 2021 sebanyak 2.869 orang disuntik dosis 2.

Sasaran vaksinasi kali ini adalah 3.600 orang yang terdiri dari masyarakat umum, pelayanan publik, komuitas usaha, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, lansia, dan penyandang disabilitas.

Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 3.600 dosis jenis Sinovac yang berasal dari Polri 2.000 dosis dan TNI 1.600 dosis. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 150 orang vaksinator gabungan dari TNI-Polri dan Dinkes.

Dalam kegiatan ini juga akan dilakukan pelepasan 136 personel menggunakan 8 roda empat dan 120 roda dua yang akan membagikan bantuan sosial, dengan rincian 31 orang bhabinsa, 37 orang bhabinkamtibmas, 10 orang bhabinpotdirga (AU), 8 orang bhabinpotmar (AL), 50 orang relawan.

Jumlah bantuan sosial yang akan dibagikan sebanyak 1.120 paket dengan sasaran masyarakat Kota Balikpapan yang terdampak.