Home Blog Page 1686

MANTAP !! RELAWAN RUBAH PUJASERA JADI DAPUR UMUM PPKM MIKRO, KAPOLRES JEMBER BERI APRESIASI.

Tribratanews Polres Jember : Pencanangan PPKM Mikro di Kabupaten Jember memantik aksi solidaritas sekelompok relawan warga  yang mengubah Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera), jadi dapur umum.

Pembukaan dapur umum di Pujasera Tamara Jalan PB. Sudirman Kecamatan Patrang Kabupaten Jember dilakukan karena tumbuhnya kepedulian dan rasa kebersamaan untuk aksi tolong menolong sesama, agar wabah atau pandemi ini segera berakhir.

Mereka bergotong royong membuat dapur umum untuk mamasok makanan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Corona. Selain itu, Relawan dari beragam latar belakang ini juga membuka donasi berupa bahan pangan untuk bahan baku pembuatan makanan yang akan mereka bagikan.

Para relawan yang terdiri dari warga tempatan pekerja sosial masyarakat dan Satgas Mandiri Mantap Covid-19 Lingkungan Tembaan, mempersiapkan paket makanan siap saji untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan makanan dan nutrisi masyarakat terdampak selama masa PPKM Mikro diberlakukan.

Untuk memotivasi dan mendukung pemberdayaan masyarakat pada aksi-aksi solidaritas kemanusiaan, Kamis (05/08)malam, Kapolres Jember AKBP. Arif Rachman Arifin, S.I.K, M.H bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Laode. M. Noerdin melakukan peninjauan lokasi Dapur Umum Pujasera dan Pos PPKM Mikro.

” Kami sangat mengapresiasi langkah nyata relawan yang turut berpartisipasi membantu Pemerintah dalam penanganan Covid-19 Di Jember”, kata Kapolres.

Pada kesempatan itu, kedua pucuk pimpinan Polres dan Kodim memberikan bantuan stok bahan kebutuhan pangan dan nutrisi multivitamin kepada Relawan Dapur Umum dan Relawan Pos PPKM Mikro Rt 03 Rw 09 Lingkungan Tembaan Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Jember.

Saat kunjungan tersebut, tak luput pula sejumlah PKL di sepanjang Jalan Ahmad Yani mendapat bantuan paket sembako. Pedagang yang ditemui dihimbau tetap mematuhi anjuran Pemerintah disiplin prokes saat berjualan diruang terbuka serta mengikuti aturan batasan-batasan dalam penerapam PPKM Level 3.

“Disiplin prokes yang ketat itu keharusan, Relawan PPKM Mikro juga harus didukung bantuan pemenuhan vitamin demi menjaga kesehatannya. Kalau tidak sehat bagaimana mungkin mereka menjalankan tugas yang sangat berat ini”, tutur Kapolres. (*)

Sumber : Redaksi Humas Polres Jember.

PT. Sung Hyun Dianggap Plin Plan, Keluarga Korban Meninggal Tunjuk Pengacara

PASURUAN, Keluarga besar almarhum Nur Saadah warga Dusun Pajejeran, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, yang meninggal akibat kalalaian serta kecerobohan perusahaan akhirnya menunjuk pengacara.

Hal ini dilakukan karena keluarga besar almarhum dibuat kecewa karena menganggap PT. Sung Hyun plin plan serta tidak bertanggung jawab atas kematian Nur Saadah (34thn).

Perlu diketahui bahwasanya telah terjadi kelalaian serta kecerobohan yang dilakukan oleh manajemen PT. Sung Hyun yang mengakibatkan salah satu karyawan mereka meninggal dunia.

Baik manajemen PT. Sung Hyun maupun kelurga korban telah bertemu dan dilakukan mediasi untuk memberikan hak-hak almarhum, akan tetapi keluarga korban di buat kecewa dan murka lantaran perusahaan dianggap plin plan dan seakan-akan lepas tanggung jawab.

Tidak adanya itikad baik dari PT. Sung Hyun membulatkan tekad keluarga besar korban untuk membawa kasus ini ke ranah hukum serta menunjuk salah satu pengacara kondang Aris Jayadi SH. untuk meminta keadilan serta meminta hak yang harus diberikan kepada almarhum.

Bertempat di kantor Jayashankar and Partner di jalan raya Pandaan-Prigen, pada Hari Kamis (05/08/21) Sabichis suami dari almarhuma Nur Saadah berkonsultasi sekaligus secara resmi meminta bantuan hukum kepada Aris Jayadi SH.

Kedatangan Sabichis sendiri tampak diterima dengan baik oleh Aris Jayadi,. SH, selaku pimpinan Jayashankar and Partner yang di dampingi juga oleh Basuki Widodo, SH., MH.
Yanuar Ade, SH. Saiful Agung, SH.

“Kami akan bantu semaksimal mungkin agar hak-hak dari almarhum Nur Saadah di penuhi oleh perusahaan,” ujar Aris Jayadi,.SH.

Basuki Widodo yang juga diketahui sebagai ketua serikat SPSI Kabupaten Pasuruan menyampaikan “ini masuk dalam kecelakaan kerja tapi dilihat dari penyebabnya ada unsur kelalaian dr pihak menejemen yaitu dalam kondisi karyawati tersebut sakit yg tidak memungkinkan dibawa menggunakan kendaraan roda 2 namun tetap dipaksakan,” papar Basuki.

“Akibat terjadi kecelakaan yg menyebabkan cidera dikepala sehingga karyawati tersebut meninggal dunia, hak-hak normatif karyawati tersebut jg blm diberikan, kita nanti menempuh jalur hukum terkait kelalaian perusahaan dan untuk hak-hak normatifnya kita komunikasikan dengan melibatkan dinas ketenaga kerjaan Kabupaten Pasuruan,” lanjut Basuki Widodo,. SH.

Sementara itu, Sabichis saat dikonfirmasi awak media menyampaikan “Saya sudah menunjuk saudara Aris Jayadi SH. untuk menanganinya, saya serahkan sepenuhnya kepada beliau,” ujar Sabichis. (por)

Polres Kediri Kota Kolaborasi Dengan HMI Kediri Dalam Pendistribusian Bantuan Sosial.

Kediri Kota

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., M.H. terus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19. Polres Kediri Kota bersinergi dan berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Indonesia ( HMI ) Cabang Kota Kediri untuk menyalurkan bantuan sosial kepada Para Pedagang Kaki Lima ( PK5) dan Toko kelontong serta Abang becak Kota Kediri di Kelurahan Singonegaran Kec. Pesantren Kota Kediri.

AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H. mengungkapkan banyak terima kasih atas penyaluran bantuan sosial melalui Himpunan Mahasiswa Indonesia ( HMI ) Cabang Kota Kediri. Sebanyak 525 Kg / 105 Paket Sembako Beras @ 5 Kg beras premium dan 105 paket Masker disalurkan Polres Kediri Kota melalui Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI ) Kota Kediri kepada Pedagang Kaki Lima (PK5) dan Toko Kelontong serta Abang becak Kota Kediri di Kelurahan Singonegaran Kec. Pesantren Kota Kediri.

“Sebagai Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi S.I.K., M.H., merasa bersalah apabila ada masyarakat (“Mohon maaf “) yang kelaparan,” tegas AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H.

Oleh sebab itu Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi meminta bantuan Himpunan Mahasiswa Indonesia ( MHI) Kota Kediri untuk memberikan informasi, siapa saja yang membutuhkan bantuan sosial. Diharapkan bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dalam Kesempatan Tersebut Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., Mengenalkan Duta Vaksin dan Duta Prokes Covid-19 Polres Kediri Kota. Duta Vaksin dan Duta Prokes tersebut diharapkan dapat mengajak generasi muda untuk patuh terhadap protokol kesehatan dan mensukseskan gerakan vaksinasi.

Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Indonesia ( HMI ) Kota Kediri Sdr. Faisal Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota atas Kolaborasi dan terselenggaranya kegiatan Bantuan sosial ini dan semoga bantuan sosial ini dapat bermanfaat dan dapat membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Saya sampaikan terima kasih kepada AKBP Wahyudi atas kepercayaannya kepada Himpunan Mahasiswa Indonesia ( HMI ) Cabang Kota Kediri untuk menyalurkan bantuan sosial kepada warga masyarakat terdampak Covid -19,” ungkap Faisal Kurniawan.

Tradisi Kaum Perempuan Pikul Jenazah ke Pemakaman Diyakini Mampu Usir Pagebluk

SITUBONDO – Prosesi kaum perempuan memikul jenazah dari rumah ke pemakaman umum, menjadi tradisi masyarakat di Situbondo.

Konon, tradisi ini sudah dilaksanakan secara turun temurun untuk mengusir pagebluk.

Ini terjadi di Dusun Nangkaan Desa Jangkar Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Jawa Timur, Selasa (03/8/2021), di masa Pandemi Covid 19.

Selama perjalanan menuju makam, lantunan tahlil juga terus dikumandangkan disusul kaum laki laki mengiringi jenazah dibelakangnya.

Prosesi kaum perempuan memikul jenazah itu di rekam warga setempat dan segera menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman video tersebut, kaum perempuan itu bergotong royong memikul jenazah dari rumah duka menuju pemakaman.

Ketua RT.004 Dusun Nangkaan, Herli menerangkan bahwa tradisi ini diyakini sebagai ritual penolak balak.

“Agar pagebluk dan pandemi covid-19 segera berlalu,” ujarnya.

Dikabarkan, dalam sepekan terakir jumlah warga mereka yang meninggal terjadi secara beruntun. Bahkan, dalam sehari bisa mencapai 3 hingga 5 kematian dengan beragam gejala sakit.

Tradisi kaum perempuan memikul jenasah hingga ke pemakaman juga dilakukan warga Pesisir Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo.

Pada akhir bulan Juni 2021 lalu, kaum perempuan di desa setempat memikul jenazah dari rumah duka hingga ke tempat pemakaman.

Sedangkan, kaum laki-lakinya bertugas memasukkan jenazah ke liang lahat.

“Sambil mengiringi jenazah, mereka juga menggunakan piring dan mangkok untuk dibunyikan. Hal tersebut diyakini bisa mengusir pagebluk,” kata warga Dusun Pesisir. (muh).

Tinjau Vaksinasi Merdeka Candi, Kapolri: Momentum HUT RI Jadi Upaya Percepat Vaksinasi

0

Kapolri : Momentum HUT RI jadi Upaya Percepat Vaksinasi

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, (5/8/2021). Kegiatan ini salah satu upaya akselerasi vaksinasi sebagai hadiah di hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76.

Sigit mengatakan, dari laporan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi target Vaksinasi Merdeka Candi, sampai dengan 17 Agustus 2021 mendatang, kurang lebih sebanyak 608 ribu dosis per hari.

“Artinya dalam satu hari akan dilaksanakan vaksinasi sejumlah 150 ribu dosis satu hari. Ini akan kami lihat pelaksanaannya,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Vaksinasi, kata Sigit, menjadi hal penting mengingat angka Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi. Berbagai upaya dan langkah telah dilakukan oleh Pemerintah. Semua itu, untuk menekan laju pertumbuhan dan menyelamatkan masyarakat dari virus corona.

“Ini dilakukan untuk menekan laju Covid-19 agar bisa dikendalikan,” katanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, di sisi lain ekonomi masyarakat, ekspor impor dan perusahaan kritikal dan esensial bisa berjalan dengan mematuhi dan disiplin protokol kesehatan.

Kemudian strategi lainnya bagaimana melaksanakan 3T yang baik dan langkah ini sedang dilaksanakan di lapangan agar bisa diperbaiki dan ditingkatkan sehingga angka kematian semakin sedikit.

“Ketiga bagaimana akselerasi vaksinasi massal. Pak Presiden beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa target yang harus dicapai di bulan Agustus ini kita mencapai angka 2 juta,” ujar Sigit.

Oleh karena itu, di momen hari kemerdekaan Indonesia ini, mantan Kapolda Banten ini mengharapkan target tersebut tercapai sehingga Herd Immunity segera terbentuk.

“Kita ingin akselerasi vaksinasi ini betul-betul dilaksanakan dengan mengambil momen yang ada di hari Kemerdekaan dan kita harapkan vaksinasi merdeka betul-betul bisa melakukan percepatan dalam kegiatan vaksinasi,” ucap Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta seluruh komponen anak bangsa untuk bersama-sama bersatu melawan COVID-19.

“Kuncinya kebersamaan. Seluruh komponen masyarakat bersama-sama memiliki kesadaran kolektif yaitu disiplin 3M dan 3T,” katanya.

Dalam vaksinasi merdeka candi ini ada sebanyak 951 titik gerai vaksinasi yang tersebar di Polres, Kodim, Puskesmas dan RSUD di Jawa Tengah.

Sebanyak 7.587 vaksinator dilibatkan baik dari TNI, Polri dan relawan tenaga kesehatan. Target hari ini sebanyak 153.800 dosis vaksin disuntikkan ke masyarakat.

Adapun target tanggal 6 hingga 17 Agustus 2021 sebanyak 76.000  dosis/hari dengan target akhir 685.800 dosis vaksin.

Pertamina Targetkan Pemasangan PLTS Berkapasitas 500 MW di Beberapa Wilayah

0

JAKARTA – PT Pertamina New Renewable Energy (PNRE) menargetkan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 500 MegaWatt (MW) di beberapa lokasi operasi Pertamina Grup.

Dalam keterangan resmi pada Senin (2/8/2021), Chief Executive Officer (CEO) PNRE Dannif Danusaputro mengatakan, pembangunan PLTS tersebut sudah dijalankan bertahap sejak akhir tahun 2020 dengan target di akhir tahun 2021 sekitar 50 MW, termasuk di 1.000 Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Pertamina di Pulau Jawa.

“Selain ramah lingkungan, penggunaan PLTS di Pertamina Group juga terkait erat dengan efisiensi yang didapatkan, yaitu lebih menghemat pengeluaran biaya listrik,” kata Dannif.

PNRE telah menyelesaikan pembangunan pembangkit listrik surya di Terminal LNG Badak, Kilang Dumai, Kilang Cilacap, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, serta di sejumlah SPBU.

Pembangunan infrastruktur pembangkit listrik ramah lingkungan itu sejalan dengan target bauran energi serta penurunan emisi gas rumah kaca di Pertamina Grup sebesar 30 persen pada 2030.

Danif menegaskan dampak positif yang dihasilkan dari penggunaan PLTS 500 MW itu akan berpotensi mengurangi emisi karbon sebesar 630 ribu ton karbondioksida per tahun.

Menurutnya, inisiatif itu merupakan salah satu bagian dari peta jalan Environment, Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi dalam bisnis Pertamina untuk mendukung upaya menahan laju perubahan iklim.

“Pengembangan energi baru terbarukan (EBT), termasuk PLTS adalah investasi masa depan bagi siapapun tak terkecuali pelaku bisnis. Transisi energi merupakan keniscayaan dan kebutuhan utama di dunia saat ini demi terwujudnya lingkungan yang sehat melalui penerapan energi bersih,” ujar Dannif.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1,34 megawatt di Kilang Cilacap, Provinsi Jawa Tengah sebagai komitmen perusahaan mendorong perluasan program energi baru terbarukan. (inf)

Menaker: Lindungi Pekerja Perempuan dari Kekerasan, Pelecehan Seksual, dan Diskriminasi

GRESIK – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meminta seluruh stakehokder ketenagakerjaan meningkatkan pelindungan bagi pekerja perempuan dari tindak kekerasan, pelecehan seksual, dan diskriminasi di tempat kerja. Sebab, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap produktivitas kerja dan dapat berdampak pada kelangsungan usaha.

“Oleh karena itu, perlu adanya kepedulian bersama demi mewujudkan kenyamanan bekerja melalui pencegahan Kekerasan dan Pelecehan di tempat kerja,” kata Menaker Ida saat menyampaikan sambutan dalam dialog dengan Pengurus SP/SB Perempuan se-Kabupaten Gresik bertemakan Menghapuskan Pelecehan Seksual dan Diskriminasi di Tempat Kerja yang berlangsung di PT Smelting Gresik, Jawa Timur, Kamis (5/8/2021).

Menaker Ida menjelaskan, untuk meningkatkan pelindungan bagi pekerja perempuan, khususnya terkait pencegahan kekerasan, pelecehan seksual, dan diskriminasi di tempat kerja, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya. Di antaranya bimbingan teknis kepada manajemen perusahaan dan SP/SB, membangun komitmen perusahaan melalui Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), serta integrasi dan koordinasi lintas sektoral dalam penegakan hukum.

Selain itu, pihaknya juga akan menyediakan aturan yang lebih spesifik terhadap Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Tempat Kerja, serta perbaikan regulasi di bidang ketenagakerjaan, di antaranya melalui UU Cipta Kerja.

“Namun begitu, sinergitas, komitmen, dan upaya konkrit tidak hanya dari pemerintah melainkan juga dari stakeholder terkait,” katanya.

Menaker Ida menambahkan, di masa pandemi COVID-19, pekerja perempuan juga mengalami beban tambahan. Pertama, penurunan atau hilangnya pendapatan. Kedua, budaya pengurusan rumah tangga masih dibebankan kepada perempuan.

Ketiga, pengurusan rumah tangga yang masih dibebankan kepada perempuan tersrbut turut menambah beban pekerja perempuan saat Work From Home (WFH). Keempat, kegiatan School From Home (SFH) yang juga memberi tugas kepada perempuan untuk mendampingi anaknya saat belajar di rumah.

“Jadi kita harus ingat, dalam setiap situasi
krisis, kelompok yang paling rentan mengalami kesenjangan, diskriminasi, dan kekerasan, adalah kelompok marjinal di mana pekerja perempuan termasuk di dalamnya,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara ini Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang; Dirjen PHI dan Jamsos, Indah Anggoro Putri; Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani beserta jajaran; dan Presiden Direktur PT Smelting. (red)

Kapolresta Sidoarjo Bagikan Bansos Sembako dan Bendera Merah Putih di Kampung Nelayan

Melalui semangat Dirgahayu Republik Indonesia ke-76, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama pejabat utama dan Forkopimka Sedati mendatangi kampung nelayan di Desa Banjar Kemuning, Sedati, Sidoarjo, Kamis (5/8/2021) siang.

“Kami lihat langsung betapa besar animo masyarakat, seperti warga dan para nelayan di Desa Banjar Kemuning dalam menyambut Dirgahayu Republik Indonesia ke-76. Melalui gerakan kibarkan bendera merah putih semangat nasionalisme mereka begitu tinggi meskipun di tengah situasi pandemi saat ini,” ujarnya.

Pada kesempatan ini pula, Kapolresta Sidoarjo membagikan bantuan sosial pemerintah 200 paket sembako secara door to door dan bendera merah putih bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, yang ada di kampung nelayan Desa Banjar Kemuning, Sedati, Sidoarjo. “Pembagian bansos paket sembako dari pemerintah dan bendera merah putih ini adalah sebagai Bhakti Bhayangkara untuk Negeri, dengan semangat kemerdekaan kami wujudkan kepedulian kepada para nelayan di Desa Banjar Kemuning, dan warga terdampak pandemi Covid-19 yang ada di desa ini,” lanjutnya.

Ia juga mengajak warga Desa Banjar Kemuning, melalui semangat kemerdekaan untuk dapat bersama-sama mentaati peraturan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya adalah terus semangat mematuhi protokol kesehatan agar pandemi segera teratasi.

Sementara Kepala Desa Banjar Kemuning M. Zainul Abidin, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah, TNI dan Polri yang berkenan membagikan bansos dan bendera merah putih ke warganya yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Dengan diterimanya bantuan ini, diharapkan menjadi pemompa semangat warganya yang kebanyakan sebagai nelayan di tengah menghadapi situasi pandemi sekarang.

Mengenai diterimanya bantuan paket sembako dan bendera merah putih dari Kapolresta Sidoarjo, Ahmad Rusdi, 43 tahun, Nelayan Desa Banjar Kemuning, mengatakan bantuan ini begitu bermanfaat baginya di tengah masa pandemi sekarang. “Meskipun situasi sekarang sedang susah merah putih tetap di dada kami, terima kasih senang juga mendapatkan bantuan paket sembako,” ucapnya.

Sumiati, 60 tahun, penjual kerang di Desa Banjar Kemuning, juga mengucapkan terima kasih atas diterimanya bantuan paket sembako. “Jualan agak susah semenjak adanya penyebaran Virus Corona. Alhamdulillah ini dapat bantuan sembako dan bendera merah putih, senang sekali dan sangat membantu,” katanya.

Kapolda Berikan Semangat Masyarakat Ciptakan Herd Immunity di Jatim

Forkopimda Jatim Timur, dalam hal ini Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Kamis siang (5/8/2021) melakukan pengecekan gerai vaksinasi Merdeka, yang disiapkan oleh Polda Jatim, di Taman Bungkul Surabaya.

“Hari ini kami jajaran Polda Jawa Timur beserta Forkopimda, terus melaksanakan program vaksinasi di seluruh wilayah Jawa Timur. Kemarin kami melaksanakan vaksinasi di pesisir kemudian ke universitas dan sekarang kami melaksanakan pengecekan vaksinasi di Taman Bungkul,” tandasnya Kapolda Jatim didampingi Pejabat Utama Polda Jatim.

Vaksinasi di Taman Bungkul ini dilaksanakan mulai tanggal 28 Juni 2021 dan sampai hari ini masih berlangsung, dan selama periode tersebut sudah 7.538 orang yang telah divaksin. Rata-rata semuanya sekarang menginjak ke vaksin yang kedua.

Pelaksanaan vaksinasi Merdeka di Taman Bungkul dengan target capaian sebanyak 300 orang dengan petugas vaksinasi terdiri dari 12 tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda Jatim.

Sementara, masyarakat yang mengikuti vaksinasi ini, mereka rata-rata sudah melakukan vaksinasi tahap satu di Polrestabes Surabaya, dan Stadion 10 November, Tambak Sari Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta terus memberikan semangat kepada masyarakat untuk segera terwujudnya herd immunity di Jatim. Kapolda juga mengajak masyarakat, untuk terus tetap melakukan protokol 5M walaupun sudah divaksin, yakni dengan selalu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas.

“Hal ini merupakan prinsip dasar di dalam hidup di masa pandemi covid dan vaksin hanya salah satu upaya untuk pencegahan dan lebih pokok lagi yaitu tetap melaksanakan 5M,” paparnya.

Tak lupa Kapolda Jatim mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja, dan kepada masyarakat yang mau datang dan vaksin disini.

“Harapan kami, kami akan melaksanakan terus vaksinasi di Taman Bungkul ini sampai dengan program vaksinasi selesai,” ucapnya Kapolda.

Ini merupakan hal yang menggembirakan, pasalnya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi diharapkan herd immunity dapat segera terwujud di Jatim.

“Kami tadi mengecek beberapa peserta yang datang, itu juga sudah memberitahukan kepada keluarganya. Tadi saya lihat ada suami istri kemudian dengan saudara juga datang ke sini,” tambahnya.

“Lalu ke depan kami terus akan melaksanakan vaksinasi, di mana nanti program pemerintah khususnya Jawa Timur juga akan ada penambahan vaksin, yang akan kami laksanakan secara serentak” pungkasnya Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan gerai vaksinasi Merdeka di Taman Bungkul Surabaya.

Sebanyak 35 KPM Desa Tunggakcerme, Dapat Kucuran BLT -DD Tiga Tahap

PROBOLINGGO — Di masa pandemi Covid – 19, pemerintah terus menggelontorkan berbagai macam bantuan yang dikemas dengan berbagai program, hal itu tentu sangat mbantu warga masyarakat, terutama yang terdampak adanya wabah tersebut juga adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Semua yang diupayakan oleh pemerintah semata mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang sampai sekarang masih menjadi momok dan harus diperangi bersama sama secara bergotongroyong dan saling kordinasi.

Salah satu bentuk bantuan yakni Bantuan Langsung Tunai- Dana Desa( BLT-DD), hari ini, Kamis, 5 Agustus 2021, Pemerintah desa Tunggakcerme Kecamatan Wonomerto, menyerahkan sebanyak tiga tahap , yakni tahap 6, 7, dan 8 kepada 35 KPM( Keluarga Penerima Manfaat), yang masing masing tahap sebesar Rp. 300.000,.

Penyerahan langsung dilaksanakan oleh kepala desa Tunggakcerme, Nantu Hermanto, dengan didampingi oleh Camat Wonomerto, H. Mohammad Said, sekcam, Dian Cahyo, Kasibang Titin, Kasi tramtip Homo serta dari dinas kesehatan dr. Nanang serta seluruh perangkat desa setempat.

Dalam uraiannya, Nantu mengharapkan kepada warga penerima bantuan tersebut, dapat menggunakannya sebaik mungkin, terutama untuk menunjang kebutuhan sehari hari.

Juga disampaikan kepada seluruh warga masyarakat, untuk selalu menjaga kesehatan, dengan mematuhi peraturan pemerintah, dengan menjaga protokol kesehatan.

“Saya harapkan warga masyarakat tetap tenang, akan tetapi tolong patuhi semua aturan protokol kesehatan, toh semua juga untuk kepentingan bersama juga,” Ujar Nantu Hermanto.

Disampaikan juga dalam menghadapi pandemi, setiap warga untuk saling berbagi informasi yang mengedukasi masyarakat secara luas, sehingga warga menerima informasi secara benar dan utuh.

Dalam pelaksanaan penyerahan bantuan, pihak pemerintah desa menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, dan sampai pelaksanaan selesai berjalan lancar aman dan kondusif. (Wulan)