Home Blog Page 1689

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Berbasis Komunitas Pekerja Di PT.Santos Jaya Abadi

SURABAYA,- Pada hari ini (Selasa 3/8/2021) Kapolda Jatim didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jatim melaksanakan pengecekan vaksinasi berbasis komunitas pekerja bertempat di PT. Santos Jaya Abadi, Plant 1, Surabaya. Vaksinasi ditargetkan bagi 2000 orang dalam kegiatan Bhakti Kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri yang didukung oleh Biddokes Polda Jawa Timur bagi karyawan, keluarga serta masyarakat sekitar.

Soedomo Mergonoto, CEO PT. Kapal Api Global, menyampaikan, pihaknya menyambut baik dan berterima kasih atas terselenggaranya program Bhakti Kesehatan Bhayangkara bersama Polda Jawa Timur Bagi karyawan PT Santos Jaya Abadi beserta keluarga dan masyarakat sekitar pabrik.

“Kegiatan hari ini dilakukan sebagai komitmen dari PT SJA untuk memvaksinasi karyawan sebanyak mungkin sebagai upaya mensukseskan program vaksinasi dari pemerintah pusat,” kata Soedomo Mergonoto, CEO PT. Kapal Api Global, Selasa (3/8/2021) siang.

“Langkah ini diharapkan segera membawa Indonesia mencapai kekebalan komunal atau herd immunity. Semoga upaya ini dapat membawa kita bebas dari Covid-19 sekaligus membangkitkan perekonomian Indonesia,” tambahnya.

PT. Santos Jaya Abadi, sebelumnya juga telah melaksanakan berbagai prosedur di tempat kerja, seperti kantor, pabrik dan outlet untuk memastikan kesehatan dan keamanan bagi para karyawan dan konsumen.

“Berbagai langkah tersebut diterapkan dengan mengikuti panduan dan anjuran resmi dari pemerintah setempat. Beberapa kebijakan yang telah kami lakukan adalah Mendorong karyawan untuk mempraktikkan langkah-langkah menjaga kesehatan seperti membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun, menjalankan gaya hidup sehat, melakukan social distancing, juga memberlakukan sistem kerja bergiliran di rumah, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kedepannya, Kapal Api Grup akan terus melakukan langkah-langkah pencegahan seiring dengan perkembangan yang terjadi dan selalu berpedoman pada petunjuk-petunjuk tambahan yang akan dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” tutup dia.

Percepat Vaksinasi, Kapolri Tegaskan Siap Bekerja Sama dengan Semua Pihak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau program vaksinasi massal COVID-19 yang diinisiasi oleh oleh Unit Desa Presisi (UDP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Aktivis Inspira (Ormas Kepemudaan), dan Mabes Polri.

Adapun pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan di di Gedung Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Bogor dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 3 dan 4 Agustus 2021.

“Hari ini saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan pak rektor dan juga rekan-rekan ormas kepemudaan dan juga mahasiswa IPB yang memberikan kesempatan kita bisa bekerja sama dalam rangka mengakselerasi vaksinasi yang merupakan bagian program pemerintah dalam rangka menghadapi pandemi COVID-19,” kata Listyo kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Listyo menuturkan, angka COVID-19 di Indonesia saat ini masih cukup tinggi meskipun ada penurunan secara nasional. Untuk itu, ia menegaskan perlu kerja keras agar Indonesia cepat terbebas dari pandemi COVID-19, salah satunya melalui percepatan vaksinasi.

“Di wilayah bogor yang menjadi penyangga ibu kota menjadi sangat penting untuk segera digarap dengan cepat karena angkanya masih sekitar 16 persen sehingga butuh akselerasi dan kita harapkan dengan memanfaatkan hari kemerdekaan ini maka akselerasi vaksinasi bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap kegiatan vaksinasi semakin hari samakin meningkat. Bagi masyarakat yang masih takut untuk mengikuti vaksinasi, ia meminta untuk tak takut lagi.

“Saya imbau vaksinasi dalam rangka meningkatkan imunitas saudara-saudara dalam menghadapi COVID. Oleh karena itu jangan ragu vaksin karena disemua negara melaksanakan itu. Jadi bagi warga yang ragu-ragu ini untuk kebaikan kita dan bersama,” katanya.

Yang tidak kalah pentingnya selain vaksinasi, ia meminta warga tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) ketat sebagai strategi mencegah penularan. Sebab dengam menggunakan masker, Listyo menyebut akan lebih aman, baik menulari maupun tertular.

Kegiatan lain yang saat ini diberlakukan pemerintah yakni pemberlakuan PPKM level 1 sampai 4. Menurut Listyo, hal itu dilakukan untuk menjaga laju pertumbuhan COVID.

Dengan menjaga prokes dan percepat vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini mengatakan bisa menurunkan level PPKM. Dengan turunnya level PPKM, ia menyebut akan ada fleksibilitas untuk kegiatan masyarakat.

“Dampaknya aktivitas ekonomi meningkat dan pertumbuhan ekonomi meningkat. Ayo kita berbondong-bondong melaksanakan vaksin dan tetap memakai masker,” katanya.

Dalam kesempatan ini, ia mengajak semua pihak baik organisasi kepemudaan, aliansi BEM, ormas maupun komunitas untuk bekerja sama mempercepat vaksinasi.

Adapun target vaksinasi yang digelar di Kampus IPB Bogor yakni masyarakat umum, mahasiswa IPB, dan Granita (pegawai IPB). Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 5.000 dosis jenis Sinovac, menggunakan stok vaksin Polri, Dinkes Kabupaten Bogor, dan IPB.

Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 50 orang vaksinator gabungan dari Pusdokkes Polri, Dokkes Polres Bogor dan Poliklinik IPB.

Selain kegiatan vaksinasi, juga akan dilakukan pembagian 2.000 paket bansos kepada masyarakat umum yang terdampak COVID-19.

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemulasaran Jenazah Muslim Terpapar Covid-19

LUMAJANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur telah mengeluarkan Fatwa Nomor 5 Tahun 2021 tentang pemulasaran jenazah muslim terpapar Covid-19.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menjelaskan, inti dalam Fatwa MUI no 5 tahun 2021 tentang panduan pemulasaran jenazah Muslim terpapar covid 19 berisi hal-hal pokok dalam pemulasaran jenazah muslim covid 19 untuk mencegah aksi pengambilan paksa oleh keluarganya.

“Dengan adanya fatwa MUI tersebut di harapkan dalam pemulasaran jenazah Muslim covid 19 dapat di laksananakan dengan mempedomani syari’at Islam dan mematuhi prokes covid 19,” jelasnya.

Untuk mencegah terjadinya perebutan atau pengambilan paksa jenazah covid-19, Kapolres sudah memerintahkan Kapolsek jajaran untuk mensosialisasikan Fatwa MUI Jatim tersebut kepada tokoh masyarakat, tokoh agama Kepala Desa, dan RT/RW sehingga paham betul pedoman pemulasaran jenazah Muslim terpapar covid 19.

“Dengan sosialiasi itu agar tidak ada lagi perebutan atau pengambilan paksa jenazah,” terang Shinta.

Lanjut dia, MUI juga mendorong para Toga,tomas, ketua Ormas, dan Pimpinan Ponpes untuk membantu sosialisasikan Fatwa MUI Jatim kepada masyarakat dan warga komunitasnya serta ajak mereka menjadi team pemulasaran serta team relawan.

“Untuk membentuk team pemulasaran sesuai dengan Fatwa MUI Jatim dengan melibatkan toga,tomas, ormas dan pimpinan Ponpes di wilayah masing-masing,” pungkasnya. **

Kapolres bersama Satpolair Polres Pasuruan Boat to Boat Distribusikan Sembako Ke Nelayan

Bahan pangan pokok (sembako) bantuan Pemerintah didistribusikan langsung kepada nelayan yang sedang mencari ikan dilaut. Pendistribusian dilakukan dari Prahu ke Prahu. Kegiatan dilakukan oleh Kapolres Pasuruan dan juga anggota Satpolair Polres Pasuruan pada Selasa (03/08/2021).

“Penditribusian diwilayah perairan ini kita lakukan agar nelayan yang terdampak oleh PPKM ini juga bisa memaksimalkan bantuan dari pemerintah, dengan adanya pendistribusian ini diharapkan warga untuk mengurangi mobilitas sehingga dapat memutus penyebaran Covid 19,” kata Kapolres Pasuruan.

AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si selaku Kapolres Pasuruan didampingi Kasat Pol air AKP Winardi, S.H. melakukan pendistribusian secara boat to boat kepada nelayan yang sedang mencari nafkah dilaut.

“Untuk Kelurahan Kalianyar khususnya lingkungan Kalianyar, Satak, Tugusari dan Kalisari, siang ini langsung kita distribusikan ke titik lokasi para Nelayan mencari Ikan semoga kegiatan pembagian Bansos Presisi ini bisa membantu kelangsungan hidup para nelayan dan Keluarganya sehingga terbentuk Herd Ummunity yang diharapkan

“Setelah menurunkan sembako untuk dua Lingkungan kelurahan, kapal kemudian bergerak ke dua Lingkungan kelurahan yang ada di seberang Sungai Kedung Maron, yaitu Lingkungan Kelurahan Tugusari dan Kalisari.,” ucapnya.

Selain membagikan sembako, Kapolres Pasuruan juga membagikan ratusan bendera merah putih kepada para nelayan. Hal ini dilakukan untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke – 76 tahun

Pembagian bendera ini bertujuan untuk menggelorakan Merah Putih dan Semangat nasionalisme kita jelang HUT Kemerdekaan ke-76 RI di Bulan Agustus,” ujar AKBP Erick.
“Situasi pandemi ini membuat masyarakat terpuruk. Oleh karena itu bangkitkan lagi semangat merah putih untuk bersama-sama berjuang melawan COVID-19, dengan tetap patuh terhadap protokol kesehatan,” tambahnya.
Kami akan terus berbagi, Karena kami sadar masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sehingga Kami mohon kepada masyarakat untuk bersabar menunggu bantuan dari pemerintah berikutnya karena keterbatasan jumlah personil kami,” pungkasnya.

Kibarkan Merah Putih Sambut HUT RI dan Semangat Hadapi Pandemi

LUMAJANG – Bendera Merah Putih dikibarkan Satlantas Polres Lumajang bersama relawan sosial menyambut HUT RI ke 76, sekaligus menggelorakan semangat pantang menyerah menghadapi pandemi Corona.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gor Wirabhakti Lumajang, Senin (2/8/2021), yang diikuti anggota Satlantas, Banser, relawan tagana (Taruna Siaga Bencana, dan sagana (santri siaga sagana).

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno melalui Paur Subbag Humas Ipda Andrias Shinta mengatakan, Polisi dan TNI serta relawan sosial ini akan menyalurkan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Bantuan yang distribusikan ini untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi covid-19,” kata Shinta, Selasa (3/8/2021).

Bantuan sembako akan disalurkan kepada warga kurang mampu dan pekerja sektor non formal seperti pedagang kaki lima (PKL), tukang tambal ban, hingga tukang becak.

“Bantuan beras diberikan untuk warga terdampak PPKM seperti warga kurang mampu, dan pekerja harian serta informal,” ujar dia.

Shinta menjelaskan, Aksi ini untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-76 sekaligus simbol semangat pantang menyerah menghadapi pandemi COVID-19 yang mereka gelorakan.

“Kami juga memberikan semangat untuk menyongsong HUT Kemerdekaan RI, dengan semangat merah putih kita bisa bersama-sama menghadapi pandemi COVID-19 dan selalu mematuhi penerapan PPKM,” terangnya. (bbg)

Polres Pamekasan Gandeng PCNU Laksanakan Gerai Vaksin Presisi Door To Door

Pamekasan – Polres Pamekasan melaksanakan giat Vaksinasi Door To Door kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan di Kantor PCNU Pamekasan, di Jl.R. Abdul Aziz No.95 Pamekasan. Hal tersebut sebagai upaya percepatan terbentuknya herd immunity melalui serbuan vaksinasi di tengah pandemi Covid-19, Selasa (3/8/2021).
Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, S.I.K., M.Si mengatakan Gerai Vaksin presisi kali ini Polres Pamekasan bekerjasama dengan PCNU sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat.
Vaksinasi diberikan sesuai SOP vaksin berupa protokol kesehatan, screening awal, pelaksanaan vaksin, dan observasi selama 15 menit. Untuk vaksinator dari Urkes Polres Pamekasan didampingi Dr. Nanang Suswanto.
Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat meskipun sudah divaksin, kita harus tetap mentaati Protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Sementara itu RKH. TaufikHasyim.M.Pd.i selaku Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan mengapresiasi adanya gerai vaksin presisi door to door Polres Pamekasan.
Dalam kegiatan tersebut tampak Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan melakukan Vaksinasi dengan didampingi Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, S.I.K., M.Si dan PJU Polres Pamekasan.

Kapolda Jatim Cek langsung Vaksinasi Merdeka Di atas Kapal

Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi yang belangsung di atas kapal dan di Dermaga. Hal ini dilakukan Direktorat Polisi Air Udara (Polairud) Polda Jatim, dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat nelayan dan pesisir di dermaga Kroman Gresik, pada Selasa (3/8/2021).

“Hari ini kami bersama jajaran Dit Polairud Polda Jatim bersama Polres Gresik, didukung oleh Biddokkes dan jajarannya, melakukan kegiatan vaksinasi Merdeka, dengan sasaran nelayan dan masyarakat pesisir, dengan jumlah 900 orang,” jelasnya Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta di Satpolairud Polres Gresik.

Kapolda Jatim juga mengatakan, telah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi untuk datang dalam rangka hari kemerdekaan ini.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan terus sampai tanggal 17 Agustus, bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksin, silahkan mendaftar ke Kesatuan Kepolisian terdekat, bisa di Polair, bisa di Polres Gresik, Polsek maupun Babinsa, dan Babinkamtibmas,” papar Kapolda Jatim didampingi, Dir Polairud, Kabid Humas, Karoops, dan Karumkit Bhayangkara tingkat II, serta Kapolres Gresik.

Dalam kunjungannya, Kapolda juga membagikan paket bansos kepada warga nelayan dan pesisir serta menyempatkan untuk menyapa warga yang sedang menunggu antrian, dan mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan, walaupun sudah dilakukan vaksinasi.

“Ayo kita semuanya melaksanakan vaksin, Ini merupakan bagian dari pencegahan penyebaran covid. Di luar itu, ayo kita tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan selalu menjaga protokol 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan mengurangi kegiatan,” ajak Kapolda.

Tak lupa Kapolda juga meminta dukungan kepada seluruh pihak, untuk bersama sama-sama mensukseskan kegiatan vaksinasi ini dengan lancar.

” Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah datang. Terima kasih juga seluruh jajaran yang terus bekerja dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, Kapolda Jatim juga menyampaikan, sebelum meninjau pelaksanaan vaksinasi di dermaga, mereka telah melakukan pengecekan vaksinasi di atas kapal nelayan.

“Tadi kita lihat, kita menyusuri bahwa sebagian besar nelayan yang juga melaksanakan pekerjaannya merasa gembira, karena bisa mendapatkan vaksin dengan didatangi langsung oleh Nakes ke dermaga ataupun ke kapal-kapal yang sedang sandar. Saya kira ini penting bagi kita semua untuk selalu sinergi dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta.

Nikmat Sesaat Berakhir Di Penjara

Polres Pasuruan menggelar konferensi pers terkait pencabulan anak dibawah umur, 2/Agus, 15.45
Pasuruan – Seorang pria berinisial M.A Bin A (31) warga Bangil Pasuruan harus menginap di balik jeruji besi atas aksi pencabulan anak dibawah umur di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kepada wartawan, pria yang sehari-hari sebagai marbut masjid tersebut mengaku menyesali perbuatannya lantaran telah melakukan perbuatan cabul itu.

Namun, di tengah pengakuannya kepada wartawan, M.A Bin A mengaku mencabuli anak di bawah umur didasari pengalaman pribadinya. M.A Bin A mengaku khilaf dikarenakan saat ini berstatus Duda

Saya begini karena selama ini merasa kesepian dan mengakuinya perbuatan yang disampaikan petugas Polres Pasuruan ‘benar adanya

Kegiatan Konfrensi Pers dipimpin oleh Waka Polres Pasuruan Kompol Edith Yuswo Widodo. S.I.K didampingi Kasat Reskrim AKP Adhi Putranto, S.I.K, Kasubbag Humas Iptu Gotot Subroto, S.H, Juru Bahasa Isyarat Avita Yulaicha, S.Psi, Dinas Sosial Hj. Mahmuda, S.H, M.M dan Diniel, S.H., M.M dari Lembaga Perlindungan Anak Kab. Pasuruan

Edith, yang mempunyai Melati satu di Pundaknya dalam keterangan persnya menyampaikan ‘bahwa Pelaku melakukan aksinya dengan cara Bujuk Rayu disampikan kepada korban saat bersepeda ‘ ada titipan barang untuk mamanya agar segera mengikutinya selanjutnya setelah sepeda diletakkan korban diajak pergi ke Wilayah Prigen kesebuah penginapan daerah Palembung Ds./ kec. Prigen, Pasuruan
Maksud hati ingin melampiaskan Hasratnya tapi saat melepas hijab korban langsung nangis dan meronta sehingga sepontanitas pelaku ngajak korban untuk kembali pulang sesampai di Bangil korban diturunkan diJalan dekat rumahnya

Teori Kepolisian yang selama ini menjadi salah satu pedoman dimana ada Niat dan Kesempatan maka muncullah perbuatan Jahat dalam kasus ini Pelaku tidak menyadari ada kamera CCTV yang terpasang ditetangga rumah korban ditambah keterangan saksi lainnya maka kuatlah sebagai Bukti Permulaan yang cukup di lakukan Upaya Paksa berupa Penangkapan, maka Unit Jatanras langsung menangkap Pelaku tanpa mengalami kesulitan selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan disimpulkan Bukti kuat Pelaku melakukan Perbuatannya Polres Pasuruan melakukan Penahanan , Imbuhnya

Kegiatan Konfrensi Pers juga dihadiri salah satu Tokoh Agama Gus Ronny,
Beliau berpesan agar didalam musim Pandemi ini jangan melakukan pembuatan yang aneh” ikuti Syariat Agama Islam bagi yang Muslim dan ikuti aturan agamanya bagi yang Non muslim kita fokuskan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan semangat merah Putih, ‘ Ujar Kyai yang selalu ramah ini

Mengakhiri kegiatan Konfrensi Pers semua yang hadir dalam kegiatan tersebut mengangkat Barang Bukti ( pakaian pelaku, pakaian Korban, Helm, Motor Honda PCX ) yang digunakan persyaratan Proses Penyidikan lebih lanjut. (*)

Mengenal Sosok Muhammad Salam, S.kom “Agen Perubahan” Segudang Prestasi

PASURUAN, Kontestasi Pilkades di Kabupaten Pasuruan yang akan dilaksanakan secara serentak akan berjalan dengan dinamika menarik dan unik di tengah pademi covid-19.

Setelah di hantam ombak pademi covid-19 selama 2 tahun perekonomian kian luluh lantak, butuh calon pemimpin Desa yang punya pemikiran imajinatif serta kreatif agar perekonomian di Desanya tetap berjalan.

Masyarakat Desa Banjarsari Kecamatan Pandaan yang juga akan melaksanakan Pilkades serentak tahun ini rupanya menginginkan perubahan yang signifikan setelah merasa terpuruk oleh kepemimpinan sebelumnya.

Seringnya mendapat keluhan serta dorongan dan dukungan dari masyarakat untuk maju sebagai cakades Desa Banjarsari membuat Muhammad Salam, S.kom turun gunung, untuk mengabdi serta menjadi “agen perubahan” untuk Banjarsari yang lebih baik dan unggul di semua bidang.

Sosok milenial Muhammad Salam, S.kom 34thn sendiri menjadi harapan baru dengan segudang prestasi yang dia peroleh baik di organisasi kemasyarakatan, kepemerintahan, kepemudaan dll.

Muhammad Salam, S.kom diketahui pada tahun 2015 sebagai pendamping desa SDHPP,
PHBD pengolaan hutan bersama desa megan puspo dan jatiarjo yang pada akhirnya muncul desa kopi jatiarjo
2017.

Muhammad Salam, S.kom juga sebagai PPK kecamatan Pandaan dari tahun
2018 sampai sekarang, dia juga Ceo MN Bordir Saudara yg di kelola nur khotib, salah satu usaha yg untuk mengentas pengangguran di desanya

Visi misi Muhammad Salam, S.kom untuk menjadi “Agen Perubahan” di Desanya yakni Banjarsari pun sudah di persiapkan dengan baik.

“Dukungan serta permintaan masyarakat untuk saya menjadi pemimpin desa sudah tak terbendung, masyarakat menginginkan perubahan yang signifikan,” ujar Salam saat mendaftarkan diri pada Hari Senin (02/08/21). (por)

DPRD Barut Gelar RDP Pendistribusian LPG 3 Kg Perlu Pengawasan Pemerintah

BARITO UTARA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Barito Utara, menggelar Rapat Dengar Pendapat(RDP)mengenai Harga Eceran Tertinggi(HET)Gas LPG 3 kilogram,telah dilangsungkan pada ruang rapat DPRD,Senin(2/8/2021)

Rapat yang telah dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barito Utara,Parmana Setiawan,ST didampingi oleh tujuh anggota Dewan dari masing-masing Fraksi,dihadiri Asisten I Sekda,Kadis perdagangan dan Perindustrian,Kasat Reskrim Polres Barito Utara.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara,Drs.H.Hajranoor menyebutkan,bahwa perhitungan Kuota Barito Utara untuk tahun 2021 adalah 2203 mt,jadi 2203 mt = 2.203.000 kg.

Bila diisi ke tabung LPG 3 kg = 734.333 tabung pertahun.jadi dalam 1 bulan = 61.195 tabung(perhitungan SPBE 1 bulan harganya 25 kali pengiriman)hingga dalam 1 hari yang beredar = 2.448 tabung.Dengan perhitungan kasar 4 truk mendapatkan jatah 560 tabung kali 4 = 2.240 tabung dan 1 truk mendapatkan 208 tabung dalam satu hari ada 4 truk”ungkap Hajranoor.

Jadi sebenarnaya agen itu menebus di SPBE Pertamina rp.11.550,dijual kembali dipangkalan hanya rp.12.750.Sehingga agen itu mendapat keuntungan 1.200 dalam satu tabung LPG 3 kg,”jelas Disdagrin. 

Asisten I Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan,DR.Ir.H.Rakhmat Muratni.MP mengatakan,dalam hal  distribusi LPG 3 kg bersubsidi kita sepakati,bahwa perlu percepatan penyusunan tim pengawas LPG.Kemudian kita perlu juga menggalakan uasaha di tingkat Desa(Bumdes)yang berhubungan dengan LPG.

Selanjutnya kita akan meningkatkan pengawasan dan penertiban,terhadap distribusi LPG 3 kg bersubsidi mulai dari agen.Kemudian kita turun sampai ke pengecer dibawah agen,”kata Rakhmat.

Pada intinya akan dilakukan pengawasan terhadap distribusi LPG,sehingga masyarakat kita,yang berekonomi lemah dan juga pengusaha mikro,akan menikmati subsidi dari pemerintah,”jelas Asisten I.

Saat rapat telah berlangsung.Kapolres Barito Utara.AKBP.Dodo Hendro Kusuma,SIK melalui Kasat Reskrim,AKP.M.Tommy Palayukan,menyampaikan kami dari Kepolisian khususnya Reskrim Polres Barut.Terkait pengawasan tabung LPG 3 kg,kami selalu siap membantu Pemerintah daerah Barito Utara,untuk menertibkan LPG di wilayah ini agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,memang kita mendengar dan melihat dibeberapa tempat ini harga masih berbeda-beda.

“Dalam forum ini,kata Kasat Reskrim,hari ini kita masih mengumpulkan persepsi diruang rapat DPRD.Terkait persamaan persepsi antara institusi untuk sementara ini,penindakan yang kami lakukan masih tahap tindakan freventif.

Memberikan sosialisasi kepada para agen dan pangkalan,untuk selalu aktif dalam hal kebutuhan warga Barito Utara,tidak untuk Provinsi lain,”tegas kasat Reskrim. 

Saat RDP dilangsungkan Wakil Ketua I DPRD Barito Utara.Parmana Setiawan,ST menjelaskan,salah satu metode yang dilakukan nantinya yaitu penyaluran LPG 3 kg dilakukan tertutup alias terbatas,sehingga tepat sasaran yang diharapkan.Warga yang termasuk kategory rumah tangga miskin dan pelaku usaha kecil menengah, yang boleh membeli serta memegang kartu khusus.

“Biar lebih dipahami semua Warga Muara Teweh bahwa,maksud penyaluran tertutup atau terbatas LPG 3 kg tidak lagi diperjualbelikan secara terbuka atau komersil seperti sekarang ini.Hanya orang yang memiliki kartu khusus saja yang bisa membeli,”kata Parmana Setiawan.  (SS).