Home Blog Page 1692

Penelitian Sosial Bantu Pemerintah Rumuskan Kebijakan di Masa Pandemi

JAKARTA – Berkurangnya mobilitas masyarakat pasca pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama pandemi, juga berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga. Jika melihat perkembangan yang ada, berbagai lembaga internasional masih confident terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Dalam menghadapi pandemi, masyarakat harus dapat merespons dan mempunyai rekomendasi yang tepat untuk mencegah kepanikan. Ilmu sosial dapat berperan penting memfasilitasi kondisi tersebut. Sebab, sering kali perilaku manusia bertentangan dengan standar dan model ilmu pasti yang rasional.

”Di sinilah ilmu sosial penting untuk memberi alasan yang tepat dan mencegah masyarakat tidak panik dalam menghadapi krisis ini,” ucap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat sambutan dalam Konferensi Nasional I Konsorsium Publikasi Bidang Ilmu Sosial 2021 dengan tema ”Solidarity, Creativity and Connectivity” yang berlangsung secara virtual di Jakarta, Rabu (28/7).

Menurut dia, penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Indonesia akan terus diakselerasi dengan memanfaatkan hasil riset dan inovasi. Termasuk juga riset sosial. Peran berbagai stakeholder diperlukan untuk mendorong Indonesia agar dapat keluar dari pandemi serta memulihkan ekonomi dengan cepat.

”Di masa pandemi, penelitian sosial ekonomi diperlukan untuk membantu pemerintah memahami perilaku aktor perekonomian yang terdisrupsi pandemi Covid-19. Melalui berbagai riset dan inovasi, pemerintah selalu merumuskan kebijakan yang berbasis pada research based policy. Sehingga, implementasinya lebih efektif,” tutur Menko Airlangga.

Senada dengan Menko Airlangga, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Nasional Suryono Efendi mengatakan, keberadaan akademisi dan peneliti sangat dibutuhkan di masa pandemi. Hasil kajian dan penelitian yang ilmiah dan mendalam tentang Covid-19 bisa dijadikan referensi dan pertimbangan bagi masyarakat dan pemerintah untuk mengatasi masalah yang muncul.

”Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta konsorsium publikasi bidang ilmu sosial, yang karya-karya penelitiannya berhasil dipublikasikan dalam forum ini. Semoga penelitian yang ada dapat memberi manfaat kepada kita semua. Terutama pada penanganan pandemi dan memulihkan perekonomian kita,” pungkas Airlangga Hartarto. (*/par)

Polres Probolinggo Kota Salurkan Bansos untuk Warga Pulau Gili Ketapang

PROBOLINGGO – Dalam rangka percepatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) PPKM Level IV, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin langsung pelaksanaan penyaluran bantuan sosial bagi 400 Kepala Keluarga di Pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo. Sabtu (31/07/2021)

Pulau Gili Ketapang merupakan satu pulau kecil di Kabupaten Probolinggo dengan luas wilayah 0,61 Km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 9.500 Jiwa, dimana Pulau Gili berjarak 3 Mil dari dermaga Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo.

Kapolres menuturkan bahwa kegiatan penyaluran bantuan sosial berupa 2 Ton Beras diharapkan dapat membantu perekonomian warga masyarakat Pulau Gili ditengah penerapan PPKM Level IV.

“Pandemi Covid dan Penerapan PPKM Level IV sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat, oleh karena itu Kami hadir untuk sedikit meringankan beban ekonomi dengan cara memberikan bantuan sosial,” terang Alumni Akpol Angkatan 2002 ini.

Selain memberikan bantuan sosial berupa paket sembako, Kapolres Probolinggo Kota juga menyempatkan untuk berbincang dengan masyarakat sekitar, membagikan masker dan mengajak warga untuk patuh protokol kesehatan serta ikut vaksin.

“Kami harap semoga bantuan ini bermanfaat dan jangan lupa tetap ikhtiar serta berdo’a agar pandemi segera berakhir dan tatanan kehidupan kembali normal sedia kala,” tutup AKBP Jauhari.

Supariyono selaku Kepala Desa Gili Ketapang menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah di berikan oleh Kapolres Probolinggo Kota dan jajaran kepada warganya.

“Terima kasih atas kepedulian Bapak Kapolres, bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan warga kami sehari-hari, dan semoga sinergitas ini tetap terjaga,” pungkasnya. (*)

Polres Probolinggo Gelar Vaksin Serentak dan Pendistribusian Bansos

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo menggelar Gerai Vaksin dan Pendistribusian Bansos di Mapolres Probolinggo, Sabtu (31/7/2021).

Vaksinasi itu diikuti oleh Ormas, LSM, Satpam dan Nakes. Satu per satu dari mereka mendatangi pos screening dan dilanjut suntik vaksin.

Giat itu dihadiri langsung oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko, Kodim 0820 Letkol Inf, Imam Wibowo dan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suryanto Wibowo.

Polres juga menyempatkan untuk mendistribusikan bansos berupa beras kepada peserta vaksinasi dan diberikan secara simbolis oleh Muspida.

AKBP Teuku Arsya Khadafi menyebut, Polres Probolinggo terus menggalakkan vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. Selain itu giat ini (vaksinasi serentak dan pendistribusian bansos) juga disertai kegiatan peserta vaksinasi dan penerima bansos mengangkat dan mengibarkan bendera merah putih untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI.

“Kami sudah siapkan gerai vaksin di setiap Polsek dan dipantau juga oleh tiap Puskesmas di Kabupaten Probolinggo. Selain itu kami juga akan melakukan vaksinasi door to door kepada masyarakat yang tidak mampu untuk mendatangi gerai vaksin. Ini juga merupakan upaya kolaborasi dari Forkopimda demi mewujudkan Probolinggo menuju Indonesia Kuat,” jelas Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati berpesan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk membantu menekan penularan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.

“Saya juga himbau kepada masyarakat untuk tidak mengshare berita-berita hoax terkait vaksin ini. Banyak masyarakat yang takut divaksin akibat berita hoax itu. Ayo bersama kita terapkan prokes untuk mencegah penularan Covid-19 ini,” himbaunya.

Di Kabupaten Probolinggo sendiri masih tersedia 52 ribu dosis vaksin yang siap disuntikkan kepada masyarakat dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. (tim)

Bupati Bondowoso Salwa Arifin Serahkan Bansos kepada 800 KK Secara Dor Tu Dor

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, Salwa Arifin kembali menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tengah pandemi Covid-19 secara dor tu dor.

“Bantuan ini jangan dilihat besarnya ,namun saya berharap bantuan dari pemerintah bisa membantu,”jelasnyasaat menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah PKL di Alun-Alun KI Bagus Asra Bondowoso.

Dijelaskan realisasi program bantuan bagi warga yang terdampak kebijakan pengetatan harus tepat sasaran. Kerja sama dan dukungan dari OPD terkait termasuk pihak Perum Bulog, camat, pemerintah desa, serta sektor lainnya perlu guna dilakukan mengawasi penyaluran bantuan.

Bupati  juga meminta masyarakat bekerja sama bahu-membahu dalam menangani pandemi Covid-19 yang terjadi dan  tentunya harus menaati prokes.

“Mari kita sukseskan juga tentang vaksinasi agar kita selamat dan sehat di tengah pandemi saat ini,” tegas beliau.

Sementara PLT Kepala Dinas Sosial Saefuddin Suhri memastikan bahwa memastikan bahwa bantuan sosial disampaikan tepat sasaran.

“Kita bagikan kepada 120 tukamg becak,148 pedagang asongan,PKL dan pekerja 259,angkutan desa 95,karyawan cafee 178, jumlah total 800,” paparnya.

“Lanjut Saefudin Suhri, dikatakan bahwa masing-masing menerima bantuan sebesar 300 ribu rupiah kali 1 bulan. “Dalam kesempatan ini bansos kita laksanakan secara dor tu dor.” pungkasnya.(dj).

PPKM Darurat Bikin Popularitas Empon-empon Meroket

JAKARTA – Dilansir ANTARA, empon-empon hingga buah jeruk menjadi komoditas yang cukup laris dibeli secara daring PPKM darurat yang diterapkan di Pulau Jawa dan Bali.

Hal itu disebutkan oleh Head of Marketing Communications Sayurbox Oshin Hernis dalam konferensi pers virtual perayaan empat tahun layanan Sayurbox melayani di Indonesia.

“Ini memang empon-empon yang paling terpopuler. Jadi kita ada siapkan sudah satu paket isinya rempah- rempah semua. Ada jahe, kunyit, sereh itu kita paketkan sehingga bisa mempermudah masyarakat yang cari empon- empon,” kata Oshin dalam acara yang diselenggarakan virtual itu.

Tren populernya empon- empon ini tidak hanya terjadi di masa PPKM darurat, sebelumnya pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) komoditas ini menjadi buruan masyarakat Indonesia.

Selain produk herbal ini, buah jeruk menjadi produk kedua yang paling banyak dicari oleh masyarakat yang tetap berada di rumah saja akibat PPKM darurat.

“Buah jeruk itu dicari mungkin karena kita tahu manfaatnya bisa meningkatkan imunitas. Dia kan mengandung vitamin C ya yang memang bisa memperkuat imun tubuh,” kata Oshin.

Sementara untuk komoditas ketiga yang terpopuler di masa PPKM darurat khusus dari produk Sayurbox adalah paket “Imunne Booster”.

Paket itu terdiri dari pilihan sayur, buah, karbohidrat, protein, dan susu yang bisa dikirim untuk anda yang ingin paket praktis menjaga kesehatan di tengah meningkatkan potensi penyebaran virus SARS-CoV-2.

Tidak hanya untuk dikonsumsi sendiri, paket ini pun bisa berguna untuk diberikan sebagai dukungan logistik bagi keluarga maupun kolega yang harus menjalani isolasi mandiri. *

Satreskrim Polsek Gempol Amankan Terduga Pencuri Kayu Sonokeling

PASURUAN – Satreskrim Polsek Gempol berhasil mengungkap kasus pencurian pohon jenis Sonokeling dengan terduga pelaku adalah Samin (46) alamat Dsn. Dieng 2 RT. RW. Ds. Jeruk Purut, Kec. Gempol, Kab. Pasuruan.

Kapolsek Gempol Polres Pasuruan, Kompol Kamran mengatakan, terungkapnya kasus pencurian ini merupakan hasil penyelidikan petugas di lapangan.

Sebelumnya polisi juga mendapatkan laporan dari masyarakat terkait pencurian kayu di Petak 20 A1 lahan Perhutani, masuk Ds. Watu Kosek, Kec. Gempol, Kab. Pasuruan pada 30 Juli 2021 sekira sekitar pukul 04.30 WIB.

Dalam aksinya, pelaku memotong kayu kayu Sonokeling tersebut menjadi 14 bagian dengan jumlah 0,64 M3.

Terduga pelaku, melakukan aksinya bersama Rohman, yang hingga kini masih buron.

Kronologis penangkapan pelaku pencurian kayu itu, berawal dari kecurigaan anggota Polsek Gempol, yang saat itu, sedang berpatroli.

Samin yang waktu itu sedang mengendarai mobil Pick Up T 120 warna biru dengan Nopol W 9802 XB dihentikan petugas di Dsn. Jurang Pelen.

Karena Samin tidak bisa menunjukkan dokumen kepemilikan kayu, lantas diamankan untuk dimjntai keterangan.

Selanjutnya Kamran dengan Melati satu di pundaknya berkoordinasi dengan KRPH Ngoro untuk pelaksanaan proses penyidikan.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 82 ayat (1) huruf B jo pasal 12 huruf B atau pasal 83 ayat (1) huruf B Jo pasal 12 huruf e UU RI No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara,” katanya. (qomar)

Pemdes Sumbermujur Bagikan BLT DD Bulan Mei

CANDIPURO – Pemerintah Desa Subermujur Kecamatan Candipuro Lumajang kembali melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) tahap V Periode bulan Mei Tahun 2021.

Penyaluran BLT tersebut, bertempat di Balai Desa Sumbermujur dengan mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19 yakni setiap yang hadir diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Kegiatan ini dihadiri oleh Muspika Candipuro, Ketua dan anggota BPD, Pendamping Desa, Bhabinkatibmas dan Babinsa Desa Sumbermujur serta Perangkat Desa setempat.

Adapun pencairan BLT DD Tahap V di Desa Sumbermujur ini menyasar pada 147 keluarga penerima manfaat (KPM) sebesar Rp 300.000 per KPM, dibagikan pada pukul 09.00 WIB, di hari yang sama juga dibagikan BST sekitar pukul 14.30 WIB.

Dengan di bagikannya BLT ini diharapkan warga yang menerima bantuan dapay menggunakan uang tersebut sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Markasan).

Pemdes Tanjung Rejo Gelar Vaksinasi dan Salurkan BLT DD Tahap 5 hingga 7

PROBOLINGGO – Pemerintah Desa Tanjung Rejo Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan vaksinasi saat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap 5, 6 dan 7 sejumlah 900 ribu Rupiah per KPM.

Kegiatan pada Jumat, 30 Juli 2021 itu dilakukan di pendopo Kantor Desa Tanjung Rejo.

Target dari kegiatan itu, keluarga penerima manfaat (KPM) harus mengikuti pemeriksaan kesehatan untuk diketahui kelayakannya sebelum mendapatkan Vaksin.

Mereka yang lolos pemeriksaan kesehatan langsung dimasukkan ke dalam daftar penerima suntikan Vaksin Covid-19.

Vaksinasi dilaksanakan oleh tim medis dari Puskesmas Tongas.

Setelah divaksin dan menjalani observasi selama 15 menit, jika tidak ada gejala, penerima KPM bisa mengantre untuk mendapatkan BLT DD tersebut.

Hadir dalam acara itu, Camat Tongas. Abdul Gofur S.Sos, MSi, anggota Koramil 0820/05 Tongas, Serda Isnandar; Kasi PMD Kecamatan Tongas, Dany Indra S.Sos; Kasi Pemdes Tanjung Rejo; Tunimbar, Anggota Satpol PP, Perangkat Desa, serta pendamping desa.

Camat Tongas, Abdul Gofur menyampaikan, penyaluran BLT DD ini berjalan lancar.

“Para penerima bantuan tampak antusias dan tetap berdisiplin dalam mentaati protokol kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Rejo, Riyanto mengatakan, semoga bantuan ini, bisa meringankan beban KPM untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Saya juga berharap meningkatnya kesadaran masyarakat untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan agar pandemi ini bisa segera dilalui,” pungkas Riyanto. (doko)

Forkopimda Kota Kediri Diskusi Bareng Pengurus PMII Cabang Kediri

KEDIRI – Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H bersama Forkopimda Kota Kediri melakukan audensi dengan Pengurus PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Imdonesia) Cabang Kediri dalam upaya penggalangan guna mencegah adanya rencana aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh elemen mahasiswa sehubungan dengan adanya postingan di media sosial.

Audensi yang berlangsung pada hari Jum’at tanggal 30 Juli 2021, Pukul 10.00 Wib bertempat di ruang joyoboyo Pemkot Kota Kediri tersebut dihadiri oleh Walikota Kediri, Dandim 0809 Kediri, Kajari Kota Kediri, Ketua Umum dan pengurus PMII Cabang Kediri.

Dalam audensi tersebut perwakilan dari PMII menyampaikan bahwa secara prinsip mendukung dalam pelaksanaan PPKM di Kota Kediri dan menghimbau pemerintah maksimal dalam melaksanakan kebijakan dan pihak PMII menyadari pandemi ini bukan salah pemerintah dan pejabat politik akan tetapi covid ini musibah kita bersama.

“Kita rekan-rekan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi PMII, HMI, GMNI dan IMM sudah melaksanakan vaksinasi bersama polres Kediri dan didalam mengajak vaksinasi kepada rekan-rekan mahasiswa itu ada cara atau treatment-treatment khusus dikarenakan banyak berita hoak terkait dengan vaksin.” ungkap perwakilan PMII

Harapan perwakilan dari PMII sebagai mahasiswa ikut berperan didalam menanggulangi pandemi ini, dan alangkah baiknya dimasa yang serba susah ini kita melaksanakan bersama dengan elemen mahasiswa maupun dengan elemen lainnya.

“Kita apresiasi keikut sertaan dari para adek PMII didalam penaggulangan Covid 19. karena masalah covid ini adalah takdir dimana pemerintah tidak bisa bekerja menanggulangi sendiri tanpa keikut sertaan rekan rekan dari semua elemen masyarakat termasuk rekan rekan adek dari PMII ( Pergerakan Mahasiswa Islam Imdonesia ). Dimana dengan adanya keberadaan mahasiswa masyarakat bisa lebih leluasa bercerita.” Ungkap AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H.

Di dalam audensi pijak PMII ( Pengerakan Mahasiswa Islam Indonesia ) Cabang Kediri berkomitmen siap mendukung dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri bersama TNI/POLRI dalam pelaksanaan PPKM Level 4 di Kota Kediri dalam rangka penanganan dan memutus penyebaran Wabah Covid 19. Dan siap membantu dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pentingnya vaksinasi serta kegiatan sosial bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah.(*)

Polsek Grati Bekuk Spesialis Curanmor

PASURUAN – Rabu tanggal 28 Juli 2021 Team Resmob Soerapati Sat Reskrim Polres Pasuruan kota Bersama Unit Reskrim Polsek Grati telah melakukan penangkapan seorang laki-laki bernama M Ginanjar Wisnu alias Wisnu (21) warga Desa Kedawung Wetan Kecamatan Grati Kab Pasuruan.

Tersangka ditangkap karena diduga telah melakukan pencurian sepeda motor di 12 (dua belas) TKP di wilayah Kota/Kab. Pasuruan.

Pencurian tersebut dilakukan oleh tersangka bersama dengan Teguh (30) warga Desa Sumur Waru Kecamatan Nguling yang saat ini juga di tahan dan menjalani proses penyidikan di Mapolsek Bugul Kidul Kota Pasuruan sedang BA masih DPO.

Pencurian yang dilakukan oleh ketiga tersangka tersebut adalah dengan cara berpura pura sebagai pengamen jalanan yang masuk ke kompleks perumahan dan kawasan pemukiman warga, setelah mendapatkan sasaran salah satu pelaku kemudian melakukan pencurian sepeda motor tersebut.

“Jadi ketiga orang tersebut berpura-pura menjadi pengamen, kemudian saat mendapatkan sasaran pencurian ketiganya bergantian bertugas sebagai eksekutor dan sebagai pengawas dilapangan. Setelah berhasil menguasai sepeda motor, ketiganya bertemu di suatu tempat untuk menjual sepeda motor tersebut ” ungkap Kapolsek Grati AKP Wilang Langsung, SH.

Sebelum menjalankan aksinya ketiganya selalu berpura pura menjadi pengamen dan mencari sasaran sepeda motor matic type terbaru. Dari hasil penyidikan polisi didapat keterangan bahwa barang hasil pencurian tersebut kemudian di jual kepada US (DPO), uang hasil penjualan sepeda bodong tersebut kemudian di bagi rata bertiga.

Kapolsek Grati menambahkan, bahwa untuk di wilayah kecamatan grati sendiri tersangka beraksi di 4 (Empat) TKP diantara nya 2 (dua) TKP di Desa Ranuklindungan, 1 (satu) TKP di Pasar Dawe Desa Sumberdawesari dan 1(satu) TKP di Desa Kedawung Kulon kecamatan Grati.

Saat ini tersanga Muhammad Ginanjar Wisnu harus mendekam di sel penjara mapolsek grati untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun penjara. (tofa)