Home Blog Page 1709

Bupati Jember Terima Kunjungan Plt Kepala Lapas

JEMBER – Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto menerima kunjungan silaturahmi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Jember, Sarwito di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (17/07/2021).

Plt. Kalapas Jember Sarwito menggantikan Kalapas Jember sebelumnya Yandi Suyandi yang telah memasuki purnatugas.

Sarwito sebelumnya menjabat Kepala Lapas Klas IIB Bondowoso.

Sebagai pejabat baru di Kabupaten Jember, Sarwito memohon petunjuk, arahan serta sinergi kepada Bupati Jember.

“Mohon ijin bapak Bupati, kami sebagai warga baru di Jember memohon dukungan, arahan, serta kolaborasi dari Bapak Bupati supaya ke depannya kami lebih baik,” ungkap Sarwito.

Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto menyambut baik dan menyatakan siap mendukung Lapas Jember lebih baik ke depannya.

Di masa pandemi Covid-19, Bupati Hendy meminta komitmen Lapas untuk turut serta menyukseskan langkah pemerintah dalam memutus rantai penyebaran pandemi ini.

“Kami ingin penghuni Lapas juga vaksinasi,” kata Bupati Hendy.

Bupati Hendy juga berpesan agar kondisi lingkungan Lapas selalu bersih sehingga warga binaan bisa terhindar dari penyakit.

“Mengenai over kapasitas, saya beberapa waktu lalu pernah berpesan kepada pak Yandi agar Lapas bisa dipindahkan ke Sumbersari dengan lokasi yang lebih luas lagi dan Lapas ini akan kami ubah menjadi Museum dan Gedung Seni,” pungkasnya. (son)

Melalui Aplikasi Zoom, Bupati Jember Pimpin Doa Bersama

JEMBER – Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman memimpin doa bersama yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat malam (17/07/2021).

Doa bersama ini diikuti oleh seluruh Kepala OPD, camat, kades dan lurah se-Kabupaten Jember melalui zoom meeting.

Doa bersama juga disiarkan langsung di YouTube sehingga dapat diikuti oleh seluruh warga Kabupaten Jember.

Bupati Hendy menyampaikan, Pemkab Jember akan terus melakukan dua macam ikhtiar agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Pertama ikhtiar insaniyah yakni senantiasa mengatur masyarakat agar patuh protokol kesehatan, menjalankan PPKM darurat sesuai intruksi pemerintah pusat, serta vaksinasi warga Jember.

Kedua ikhtiar ilahiyah yaitu Pemkab Jember senantiasa mengajak seluruh warga untuk berdoa, memohon kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 ini cepat dicabut.

“Pada malam ini mari kita berdoa bersama yang akan dipimpin oleh Wabup Gus Firjaun dan juga salat taubat, semoga permohonan kita kepada Allah SWT supaya pandemi Covid-19 ini cepat dicabut dapat dikabulkan, Amin yarobbal Alamin,” ucap Bupati Hendy dalam sambutannya.

Doa bersama diawali dengan salat taubat kemudian tawassul mendoakan seluruh warga Jember yang meninggal karena Covid-19 semoga khusnul khotimah dan bagi warga Jember yang sedang terpapar Covid-19 semoga cepat diberi kesembuhan.

Doa bersama juga memohon supaya para tenaga kesehatan, pemerintah, TNI-Polri, Satpol PP, para relawan serta seluruh masyarakat Jember senantiasa diberikan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini, serta meminta agar pandemi Covid-19 segera dicabut oleh-Nya. (son)

BPAN — LAI Jember Optimalkan Sifat Kritis dan Kordinasi

JEMBER — Badan Penelitian Aset Negara – Lembaga Aliansi Indonesia ( BPAN – LAI) Jember, bertekad memberikan kontribusi terhadap perkembangan negara ini, dalam semua bidang, baik dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur, pemberantasan narkoba, dan transparansi dalam penggunaan anggaran negara.

Termasuk masalah sosial juga pemberantasan peredaran narkoba, pungutan liar, korupsi, kolusi, nepotisme dan membantu masyarakat yang termarjinalkan.

Termasuk yang terpenting mengawal pejabat publik dalam menjalankan kebijakan, sehingga dapat terkontrol dan tepat sasaran yang bermanfaat terhadap kepentingan masyarakat banyak.

Disamping sisi prioritasnya menyangkut penyelamatan aset negara, menegakkan keadilan dan kebenaran serta menjaga negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

Mujib, SH, selaku ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Jember, menyampaikan optimismenya dalam mengawal birokrasi kedepan lebih baik, lagi dengan selalu berkoordinasi dengan pemangku kebijakan dan selalu menjalin komunikasi yang baik dengan semua stakeholder.

Menurutnya, obsesi yang dijalankan oleh lembaganya fokus pada kinerja dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah dengan bersikap kritis, namun tetap memberikan kontribusi dan solusi,
dengan demikian diharapkan akan menciptakan pemerintah yang bersih dan berwibawa, dan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat yang lebih luas.

Diungkapkan lebih lanjut, timnya akan terus konsentrasi dalam mengkritisi pelaksanaan dan perjalanan negeri ini, terutama dalam penggunaan anggaran negara, dan apabila ditemukan indikasi penyimpangan, selanjutnya melakukan kordinasi dengan aparat hukum, baik itu Kepolisian , Kejaksaan, maupun KPK.

“Kami akan terus kawal perjalanan birokrasi, terutama menyangkut penggunaan anggaran, sehingga dipastikan berjalan secara transparan dan tepat sasaran,” Ungkap Mujib, SH.

Lembaga Aliansi Indonesia – Badan Penelitian Aset Negara yang berkantor di jalan Bungur Nomor 54 RT.04 RW 20 Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember, dengan didampingi sekretaris DPC Mohamad Kholiq, dan Kabid investigasi Junaidi, Mujib, SH, bertekad terus bersikap kritis dan ikut berkontribusi positip terhadap perjalanan bangsa dan negara ini.

“Kami dengan tim akan terus berjuang dalam mengawal negeri ini, dan tetap kritis dan solutif,” tutup Mujib

Diharapkan kepada aparat, pejabat dan semua instansi untuk selalu menanyakan identitas kepada anggota BPAN yang datang melakukan konfirmasi kepada ketua dengan nomor HP. 082228995735. 082255525794.( Red)

TNI-Polri Distribusikan 30.000 Paket Sembako untuk Warga Solo

SOLO – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendistribusikan 30.000 paket sembako PPKM Darurat untuk masyarakat Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Pembagian paket sembako itu dilakukan saat mereka melakukan tinjauan vaksinasi massal di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/7/2021). Bantuan PPKM Darurat tersebut akan menyasar ke seluruh warga yang ekonominya terdampak akibat Pandemi Covid-19 atau virus corona.

“Pemerintah juga memikirkan masyarakat yang terdampak, karena situasi PPKM Darurat, maka hari ini kami akan bagikan bansos kurang lebih 30.000 paket sembako dan kurang lebih 147 ton beras yang akan dibagikan kepada masyarakat oleh rekan-rekan TNI-Polri,” kata Sigit saat melepas distribusi paket bansos tersebut.

Jenderal bintang empat itu berharap, dengan pembagian bansos ini beban masyarakat dapat berkurang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat karena adanya pembatasan mobilitas,” ujar mantan Kapolda Banten ini.

Sementara, vaksinasi massal di Balai Kota Solo sendiri tercipta berkat adanya kolaborasi antara Pemkot Surakarta, TNI, Polri yang bekerjasama dengan Shopee. Kegiatan ini mengusung tema ‘Berjuang Besama Melawan Covid-19’. Adapun, target vaksinasi adalah 1.000 orang masyarakat
umum yang telah mendaftar.

Sigit pun mengapresiasi dan berterima kasih atas antusiasme masyarakat Kota Solo untuk melakukan vaksinasi. Dengan adanya animo warga yang tinggi, kata Sigit, maka target Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona bakal segera terwujud.

“Terima kasih atas antusiasme dari masyarakat Solo dalam hal ikuti kegiatan vaksinasi sehingga percepatan ini kami harapkan bisa segera tercapai. Oleh karena itu bagi masyarakat atau relawan, aktivis, mahasiswa, yang miliki kemampuan untuk jadi vaksinator atau memperkuat kegiatan vaksinasi silahkan untuk bergabung,” ucap eks Kabareskrim Polri tersebut.

Disisi lain, Sigit meyakini dengan adanya kerjasama seluruh elemen masyarakat, maka laju pertumbuhan virus corona kedepannya akan berkurang. “Harapannya supaya kita bersama-sama bisa segera turunkan laju pertumbuhan Covid dengan membatasi mobilitas masyarakat. Oleh karena itu mari kita sama-sama bersinergi, sehingga laju pertumbuhan Covid ini bisa kita turunkan,” tutup Sigit. (tim)

AKBP Abdul Hafidz Lepas Pendistribusian Bansos Darurat Polres Sampang

SAMPANG – Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si dengan didampingi Dandim 0828 Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum S.E, M.Si Sabtu (17/07/2021) pimpin apel pelepasan distribusi Bansos PPKM Darurat Polres Sampang di lapangan apel Wira Manunggal Wicaksana.

Apel yang dilaksanakan pada pukul 08.00 Wib dihadiri Wakapolres Sampang dan PJU Polres Sampang serta diikuti ratusan personil dari TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten Sampang.

Dalam arahannya Kapolres Sampang mengatakan PPKM Darurat dilaksanakan sebagai antisipasi jumlah peningkatan pasien Covid-19 yang semakin meningkat setiap harinya. PPKM Darurat juga berpengaruh dalam pekerjaan, proses belajar mengajar serta kesulitan masyarakat akan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“PPKM Darurat sangat dibutuhkan kita semua dalam mengontrol mobilitas dari pergerakan manusia, mobilitas dari keseluruhan masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia. PPKM Darurat juga berimbas kepada perekonomian masyarakat khususnya para pedagang, para pelaku usaha serta masyarakat yang tidak mampu” kata AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si kepada seluruh peserta apel.

Bapak Kapolri dan Bapak Panglima TNI melakukan inisiasi perbantuan-perbantuan kaitan dengan bagaimana untuk membantu masyarakat untuk meringankan beban hidup mereka ditengah Pandemi Covid-19, Hari ini Sabtu tanggal 17 Juli 2021 seluruh Indonesia serentak mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat lanjut Kapolres Sampang

“Dalam pendistribusian bantuan sosial di Kabupaten Sampang, Bhabinkamtibmas dan Babinsa menjadi ujung tombak keberhasilan dalam penyaluran Bansos kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Mudah-mudahan dengan pendistribusian Bansos, perekonomian masyarakat Kabupaten Sampang bisa terbantu” lanjut AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.

Kapolres Sampang juga mengajak seluruh peserta apel untuk berdoa untuk Pandemi Covid-19 segera berakhir.

Sebelum mengakhiri sambutannya AKBP Abdul Hafidz mengharapkan seluruh peserta apel untuk tidak pernah lelah dan jangan mengenal lelah untuk berbuat baik kepada masyarakat.

Kabagops Polres Sampang Kompol Roycke Hendrik Fransisco B, S.I.P, S.IK selesai pelaksanaan apel mengatakan bahwa Polres Sampang akan mendistribusikan beras sebanyak 5 Ton @10 Kg dan paket sembako kepada masyarakat.

“Dalam penyaluran beras dan paket sembako akan dilakukan para Bhabinkamtibmas dan Babinsa dan di prioritaskan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, para warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dirumah dan para pelaku usaha yang mengalami kesulitan ekonomi selama PPKM Darurat” kata Kompol Roycke Hendrik Fransisco B, S.I.P, S.IK. (tim)

TNI – Polri Berangkatkan Bansos Dalam Rangka PPKM Darurat

KEDIRI – Guna meringankan beban masyarakat dalam massa pandemi Covid19 dan diberlakukannya PPKM Darurat oleh Pemerintah, Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., M.H bersama Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ruly Eko Suryawan, S. Sos pada hari Sabtu tanggal 17 Juli 2021 bertempat di Mapolres Kediri Kota memberangkatkan pembagian paket sembako bantuan sosial (Bansos) kepada Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa untuk disalurkan guna membantu warga yang terdampak Covid 19 serta meringankan perekonomian warga

Pada penyerahan bantuan tersebut yang juga dihadiri oleh para PJU dan Kapolsek Jajaran, Kapolres Kediri Kota menyampaikan agar bantuan paket sembako ini dalam rangka PPKM Darurat TNI-Polri benar benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan tidak mampu, sampaikan kepada masyarakat penerima bahwa jangan dilihat besar kecilnya bantuan namun keikhlasan kami dalam memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat, agar masyarakat di wilayah jajaran Polrea Kediri Kota untuk tetap mematuhi peraturan pemerintah tentang PPKM Darurat, mengurangi mobilitas di luar rumah, sampaikan untuk tetap tetap semangat meskipun saat ini dalam keterbatasan ekonomi dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan, ucap Kapolres Kediri Kota .

Kita harus bersyukur dan saya berharap rekan rekan babinkamtibmas dan babinsa merupakan lini terdepan segala informasi , laporkan situasi real di lapangan, saya yakin rekan rekan babinkamtibmas dan babinsa mengetahui wilayah masing masing , hari ini merupakan pembagian secara simbolis dan nantinya saya berharap program ini harus sampai ke lapisan yang paling bawah sebagai upaya kita dalam meringankan beban saudara saudara kita yang masih kekurangan karena dampak pandemi covid 19 saat ini, imbuh AKBP Wahyudi

Adapun untuk paket sembako Bansos (Bantuan Sosial) yang dibagikan sebanyak 7,5 ton beras atau 1500 paket yang berisi beras @ 5 Kg, Kita bekerja sebagai ladang ibadah yang akan di ganti oleh Allah SWT, dan kita bekerja dengan ikhlas.pungkas Kapolres Kediri Kota (tim)

Kapolres Pasuruan Menghantar Kepergian Sang Formulator

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si, mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Prof.DR. Sukardi, Almarhum, yang meninggal pada hari Jum’at (16/07/2021) sekitar pukul 05.30 WIB pada usia 55 tahun di Rumah Sakit (RSAL) Surabaya.

Erick, mewakili Institusi Polri sangat merasakan kesedian atas kepergian beliau dikarenakan banyak sekali jasanya. Almarhum dikenal sebagai formulator, bagi anggota yang terpapar Covid-19 maupun menjaga Stamina tubuh untuk membentuk Imun yang kuat dikalangan anggota Polri khususnya dimasa Pandemi Covid-19 untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 tersebut.

“Semoga Allah SWT ridlo dengan perjuangan Abah Prof. DR. Sukardi dan menempatkan beliau di Surganya,” katanya.

Sebelumnya almarhum telah melakukan operasi akibat kaki kanannya tertusuk paku sedalam lebih kurang 2,5 Cm.

Ketika paku menusuk kakinya, saat itu almarhum membiarkandan menganggapnya sakit biasa.

Namun, luka tersebut justru memburuk hingga tibdakan operasi perlu dilakukan dokter.

Almarhum merupakan seorang ayah dari 3 anak. Dalam kesehariannya dia dikenal sebagai seorang dermawan.

Dia juga diketahui menjadi donatur bagi Yayasan Pandaan Peduli dan Pemilik Kafe Remen yang berlokasi didepan Smunda Pandaan.

“Semoga almarhum diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” pungkasnya. (qomar)

Para Pengusaha Jasa Kolam Renang Menjerit Imbas PPKM Darurat

CIMAHI – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilaksanakan di seluruh wilayah RI menyisakan banyak masalah yang dihadapi oleh semua lapisan masyarakat. Mulai dari kalangan masyakat menengah ke atas hingga yang lebih miris lagi dari golongan masyarat menengah ke bawah.

Meski maksud dan tujuan pemerintah dengan diadakannya PPKM Darurat tentu saja atas dasar kepedulian yang tinggi kepada rakyatnya, dikarenakan makin meningkatnya jumlah masyarakat yang terjangkit Covid 19. Namun rupanya diduga pemerintah kurang memperhitungkan efek yang timbul ketika PPDB Darurat ini dilaksanakan, mulai dari berkurangnya pendapatan, bahkan tidak sedikit yang tidak mendapatkan penghasilan sama sekali.

Sudah banyak keluhan yang terlontar dari masyarakat, baik masyarakat kalangan menengah keatas apalagi masyarakat kalangan menengah kebawah banyak yang menjerit.

Salah satu sektor yang terkena imbas cukup telak dengan adanya Pandemi Covid 19 serta penerapan PPKM Darurat adalah para pengusaha jasa Kolam Renang.

Betapa tidak! Semua kolam renang yang ada di wilayah Kota Cimahi otomatis tidak boleh beroperasi seperti biasanya, dikarenakan terjadi Cluster baru penyebaran Covid 19. Alhasil penghasilan tidak ada sama sekali.

Hal ini dikeluhkan hampir semua pengusaha jada kolam renang, tak terkecuali pengusaha sekaligus pemilik K
Kolam renang Cempaka Kamarung saat ditemui disela-sela aktifitasnya di Kolam Renang Cempaka sekaligus sebagai Rumah kediamannya, Rully Sujana mengungkapkan situasi yang terjadi semenjak kolam renang sebagai mata pencahariannya ditutup.

“Dampak meningkatnya masyakat yang terkena Covid 19 juga diterapkannya PPKM darurat ini adalah penghasilan atau sumber pemasukan sudah pasti tidak ada termasuk juga pemasukan untuk pegawai hilang. Di kolam renang Cempaka ini ada 12 orang pegawai yang bekerja. Dulu walaupun dalam keadaan Pandemi sebelum PPKM diberlakukan perusahaan masih bisa menggaji dan membayar biaya operasional. Namun saat ini seperti dapat anda lihat kolam renang tidak ada pengunjung seorangpun karena ditutup,” keluh Rully.

Ditambahkannya, jika PPKM yang sekarang ini kabarnya akan diperpanjang selama 6 minggu tentu sangat memberatkan dirinya sebagai pengelola jasa kolam renang karena jelas tidak ada pemasukan sementara pengeluaran sudah barang tentu ada.

“Semoga ada dispensasi jika kebijakan perpanjangan PPKM darurat selama 6 minggu dilaksanakan,” harap Rully.

Saat ditanyakan harapan Rully dengan adanya rencana perpanjangan PPKM selama 6 minggu, Rully menjawab, jika benar wacana perpanjangan PPKM darurat selama 6 minggu dilaksanakan adalah semoga pemerintah mengeluarkan insentif atau dana taktis selama menghadapi PPKM 4 sampai 6 minggu seperti yang direncanakan oleh pemerintah.

“Selama ini kami mengalami kerugian mencapai 30 juta dalam kurun waktu 3 bulan ini. Harapan saya dengan kerugian perbulannya sekitar 10 jutaan idealnya kami mendapatkan bantuan insentif 5 juta tiap bulannya agar para pegawai mendapatkan gajinya walaupun jauh dari yang semestinya,” pungkas Rully.

Reporter: : Achmad S.

Muhadjir Effendy Sebut PPKM Darurat Diperpanjang hingga Akhir Juli

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Joko Widodo telah memutuskan memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga akhir Juli 2021.

Hal itu disampaikan Muhadjir saat mengunjungi Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien COVID-19 di Yogyakarta, Jumat (16/7/2021).

“Tadi Rapat Kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo (Jateng) sudah diputuskan Bapak Presiden dilanjutkan sampai akhir Juli PPKM ini,” kata Muhadjir seperti dilansir Antara, Jumat (16/7/2021).

Presiden Jokowi, kata Muhadjir, juga menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang PPKM darurat ini memiliki banyak risiko.

Adapun, risiko itu termasuk bagaimana menyeimbangkan antara mendisiplinkan warga menaati protokol kesehatan sesuai standar PPKM dengan penyaluran bantuan sosial.

Bantuan sosial, menurut Muhadjir tidak mungkin ditanggung oleh pemerintah sendiri. Akan tetapi, bantuan itu gotong-royong bersama masyarakat dan sejumlah instansi lainnya.

“Bansos ini tidak mungkin ditanggung pemerintah sendiri sehingga gotong royong masyarakat, termasuk civitas academica UGM ini di bawah pimpinan pak rektor membantu mereka-mereka yang kurang beruntung akibat kebijakan PPKM ini,” kata Muhadjir.

Menurut Muhadjir bagi-bagi masker juga perlu menjadi perhatian mengingat tidak sedikit warga yang menganggap masker sebagai barang yang mahal.

Ia menjelaskan apapun istilah yang digunakan, baik PPKM darurat atau PPKM super darurat, selama masyarakatmelanggar protokol kesehatan, maka penanganan Covid-19 tidak akan berhasil.

“Jika tidak menyadari bahwa prokes adalah menjadi yang utama, penanganan Covid-19 ya tidak berhasil,” katanya. **
Sumber : Kompas.com

Perpanjangan PPKM Darurat Diumumkan Senin 19 Juli 2021

JAKARTA – Pemerintah telah menjalankan PPKM Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali sejak 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021. Terdapat skenario bahwa PPKM darurat tersebut akan diperpanjang hingga 6 pekan.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, saat ini pemerintah tengah melakukan evaluasi jalannya PPKM Darurat. Hasil evaluasi ini bakal menjadi landasan perpanjangan PPKM Darurat.

“Diperpanjang atau sampai kapan kita sedang evaluasi,” kata Susiwijono Moegiarso di acara Penguatan UMKM Sebagai Pengungkit Kebangkitan Ekonomi, Jumat (16/7/2021).

Menteri-menteri yang terlibat dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini terus melakukan rapat terbatas (ratas) dan rapat koordinasi (rapor). Rapat tersebut kemudian akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapat keputusan apakah akan ada perpanjangan atau tidak.

“Nanti kita terus rapat dan evaluasi betul,” katanya.

Hasil rapat keputusan tersebut (PPKM Darurat) akan disampaikan pada Senin pekan depan atau pada 19 Juli 2021.

“Kira-kira perpanjangannya seberapa lama dan kita akan lihat sampai hari Senin nanti,” tutur dia.

Penambahan kasus Covid-19 di Indonesia memang membengkak dalam beberapa pekan terakhir. Namun, hal tersebut tidak hanya dialami oleh Indonesia saja.

Berbagai negara di ASEAN juga tengah menghadapi masalah yang sama. Namun memang, jumlah kasus harian di negara lain tidak sebesar Indonesia. Menurut Susiwijono, tingginya angka tersebut karena memang jumlah penduduk Indonesia sangat besar.

“Peningkatan kasus harian ini jauh lebih tinggi dari negara lain, tapi ini karena populasi kita juga tinggi,” katanya.

Peningkatan kasus secara nasional tertinggi masih di Jawa-Bali. Terutama di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur yang saat ini kasus aktifnya sudah di atas 100 ribu. *
Sumber: Liputan6.com