Home Blog Page 1717

Masa Pandemi, Ekonomi Daerah Dorong Pertumbuhan Nasional

SOLO – Pandemi Covid-19 menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menghasilkan terobosan dengan memaksimalkan keunggulan yang dimiliki masing-masing daerah untuk menjadi potensi ekonomi baru. Mulai dari pertanian, pertambangan, agribisnis, pengolahan, kerajinan, dan sebagainya.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, Solo memiliki potensi ekonomi yang tinggi dari pembangunan infrastruktur serta kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)-nya, seperti batik, blangkon, keris, dan makanan tradisional.

“Berbagai alternatif pembiayaan dapat digunakan oleh para pelaku usaha, mulai dari perbankan, lembaga pembiayaan, pasar modal, sampai bank wakaf mikro untuk masyarakat yang belum tersentuh lembaga keuangan formal,” ujarnya dalam diskusi dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Sragen Suroto, Perwakilan Kadin Surakarta Gareng S Haryanto serta beberapa perwakilan ekonom maupun akademisi yang ada di Surakarta, Jumat (4/6/2021).

Diskusi itu membahas potensi ekonomi dan pembangunan Solo Raya dan bagaimana sektor keuangan dapat mendukung dalam pembiayaan sektor produktif.

Menurut Wimboh, hal ini didukung dengan mulai melandainya tren restrukturisasi kredit sektor perbankan di Solo yang menandakan bahwa aktivitas ekonomi sudah mulai bergerak.

Potensi ini, kata dia, harus berjalan seiring dengan program vaksinasi serta penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh seluruh pihak agar mobilitas dan aktivitas ekonomi dapat terus bergerak dan menghasilkan efek berganda yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (Syarif Wibowo).

Polres Lumajang dan Jajaran Melaksanakan Gerakan Hening Cipta Indonesia

LUMAJANG – Dalam rangka gerakan Hening Cipta Indonesia PPKM Darurat, Personil Polres Lumajang dan Polsek jajaran yang tersebar di sejumlah titik melaksanakan stop dan berhentikan semua kendaraan dan aktivitas, Sabtu (10/7/2021).

Dalam kegiatan gerakan Hening Cipta Indonesia PPKM Darurat, pengguna jalan dan masyarakat kabupaten Lumajang mematikan kendaraan dan menghentikan aktivitas sejenak untuk menengadahkan tangan dan mendoakan para tenaga kesehatan, relawan, dan pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia.

Tepat Pukul 10.07 WIB semua kendaraan yang melintas di jalan raya PB Sudirman, S. Parman, Yos Sudarso, Kantor Yan Samsat, Kantor Yan Satpas, Pos Pengendali Timbangan Klakah dan Pos Pengendalian Sukosari Jatiroto dihentikan petugas untuk mengheningkan cipta.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta, mengatakan, tepat pukul 10.07 WIB semua pengguna jalan bersama-sama melakukan Gerakan Hening Cipta Indonesia dengan menghentikan dan mematikan kendaraan sejenak untuk melakukan doa bersama.

“Dalam kegiatan tersebut masyarakat berdoa dan mengheningkan cipta serentak selama 60 detik mendoakan yang terbaik untuk para nakes, relawan, masyarakat dan semua yang menjadi korban Covid-19,” kata Shinta.

Ia menambahkan, doa bersama sejenak tersebut sesuai dengan Gerakan Hening Cipta Indonesia yang diinisiasi Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Kita semua berdoa dan berharap agar pandemi segera berlalu. Kami menghimbau bahwa saat ini sedang merebak pandemi Virus Corona untuk bersama-sama saling membantu pencegahan penyebaran virus corona dengan selalu gunakan masker,” imbuh Shinta.

Kegiatan mengheningkan cipta juga dilaksanakan di wilayah Polsek jajaran Polres Lumajang. (Hum)

Forkopimda Jatim Pastikan Efektivitas dan Efisiensi Penyekatan di Mojokerto

MOJOKERTO — Forkopimda Jawa Timur, melakulan pengecekan pos penyekatan PPKM darurat di Trowulan, Perbatasan Jombang dan Mojokerto, Jawa Timur, pada Sabtu (10/7/2021). Hal ini dilakukan guna memastikan dan mengevaluasi efektifitas serta efisiensi pelaksanaan penyekatan, sehingga mobilitas masyarakat bisa dikurangi dalam masa pelaksanaan PPKM darurat.

Setibanya di lokasi Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, serta di dampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Bupati Mojokerto, melakukan pengecekan mekanisme penyekatan di pos PPKM darurat, Trowulan Mojokerto.

Kapolda Jawa Timur mengatakan, hal ini dilakukan lantaran sebelumnya telah mendapatkan informasi bahwa di pos penyekatan ini banyak kendaraan yang masih melintas dan padat.

“Setelah kami melakukan pengecekan, ada dua hal yang menjadi perhatian kami, yaitu yang pertama untuk kendaraan ke roda dua, roda empat dan kendaraan pengangkut atau pick up dan truk. Dari kedua hal ini sudah dipisahkan. Untuk yang pertama yaitu melengkapi dengan surat-surat yang ditentukan, seperti surat keterangan dari kantor, surat keterangan vaksin, dan surat keterangan bebas covid, baik antigen maupun PCR, itu sudah berlangsung dengan baik,” tandasnya.

Sedangkan untuk kendaraan yang tidak melengkapi persyaratan, maka akan diputar balik kembali ketempat asal guna mengurangi mobilitas masyarakat.

“Yang kedua adalah, truk-truk yang mengangkut kebanyakan bahan logistik, sehingga ini akan diatur dengan mekanisme sebagian masuk jalan tol, sehingga jalan arteri yang merupakan jalan nasional ini bisa menjadi lebih lancar khusus untuk kendaraan-kendaraan pribadi. Jadi ada pengaturan baik tempatnya dan waktunya, nanti juga dibagi pada waktu malam hari,” tambahnya Irjen Pol Nico Afinta.

Kapolda Jatim juga memohon kepada masyarakat Jawa Timur, untuk memahami tujuan dari PPKM darurat yang sudah diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 18 tahun 2021.

“Yang tidak termasuk dalam faktor esensial dan kritikal tetap di rumahnya. Saya minta tolong betul ini,” ujar Kapolda Jatim dihadapan awak media.

Selanjutnya, Kapolda Jatim bersama rombongan kembali melakukan pengecekan pelaksanaan pemeriksaan dan pembagian masker kepada pengendara yang melintasi pos penyekatan.(Soleh)

Kapolda Jatim; Satgas Gakkum Polda Menyita 43 Jenis Obat dan Vitamin yang dijual secara tidak sah

SURABAYA,- Satgas Gakkum Polda Jawa Timur, yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II. Yang terisi gabungan, Ditreskrimum, Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba. Telah melakukan penyelidikan hampir seminggu.

Satgas gakkum sendiri telah mendapatkan informasi dari masyarakat. Pertama terkait kelangkaan oksigen, kedua terkait dengan masalah adanya dugaan surat-surat tidak benar yang menyatakan orang bebas Covid-19 yang digunakan perjalanan, ketiga kelangkaan obat obatan yang diperlukan masyarakat.

“Hari ini kami mengungkap adanya tindakan penjualan obat obatan yang dilakukan orang yang tidak benar. Tim melakukan penyitaan 43 jenis obat obatan dan vitamin. Dan tersangka satu orang. Dimana obat dan vitamin ini dijual dan diedarkab bukan oleh orang yang berwenang dalam bidang kefarmasian,” kata Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, usai Konfrensi pers di Bid Humas Polda Jatim, Sabtu (10/7/2021) siang.

Lanjut kapolda, Sehingga kepada tersangka dikenakan ancaman 198 UU Kesehatan. Kemudian kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan hal seperti ini. Obat obatan dan vitamin sekarang dibutuhkan masyarakat yang membutuhkan sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi.

“Saya minta kepada masyarakat, tolong bila bukan apotek atau apoteker atau bukan toko obat yang punya wewenang untuk itu jangan menjual. Kalau ada oknum bukan yang memiliki ijin menjual sediaan farmasi menawarkan itu salah, sekarang masyarakat banyak yang membutuhkan,” tambah kapolda.

Dalam kesempatan Kapolda juga menyampaikan bahwa saat ini, jajaran polda jawa timur terus melakukan operasi yustisi. Dan kami terus mengajak masyarakat, bahwa kita berperang menghadapi Covid-19. Musuh kita tidak kelihatan dan selalu mengancam, pada kelengahan kita. Tidak mengenal batas tempat, waktu dan usia.

“Kami mohon kepada masyarakat untuk satu dua minggu ini tetap tinggal di rumah sehingga menurunkan resiko penyebaran dan penularan covid19,” ujarnya.

Kemudian kepada perusahaan yang bukan sektor kritikal dan esensial mengimbau karyawan untuk tinggal di rumah dulu.

Kami juga meminta kepada alim ulama untuk membantu sosialisai terkait hari raya idul adha dimana ada budaya Toron atau pulang kampung kita sampaikan kepada masyarakat untuk kali ini jangan melaksanakan budaya ini dulu.

“Sabar dulu, kali ini kita harus sabar untuk tetap tinggal di rumah. Ayo bersatu menghadapi Covid dengan menerapkan 5M,” harapnya. (tim)

Pemkab Jember Sosialisasi Inmendagri Bagi Pelaku Bisnis

JEMBER – Pelaksanakan sosialisasi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat terus diterapkan Pemerintah Kabupaten Jember.

Kali ini Bupati Jember Hendy Siswanto,memberi pengarahan kepada pengelola wisata, penginapan dan pelaku bisnis kuliner yang diikuti secara luring di Pendopo Wahyawibawagraha oleh 30 lebih perwakilan, Jumat (09/07/2021).

Bupati Hendy memaparkan beberapa poin dari (Inmendagri) tentang penerapan PPKM darurat. Salah satunya terkait bisnis kuliner yang tidak diperkenankan melayani makan di tempat.

Bupati berharap,agar pelaku bisnis mengerti dan memahami.bahwa penerapan ini dilakukan untuk menekan penyebaran kasus covid-19 di Kabupaten Jember.

“Mereka semua memahami mengenai keputusan ini, dan juga tentang lampu PJU yang kita matikan, semua untuk menekan tingginya kasus Covid-19,” kata Bupati Hendy.

Untuk menekan mobilitas warga Jember, Bupati menerapkan kebijakan untuk mematikan semua lampu PJU,dan mengimbau kepada warga agar menyelesaikan pekerjaan diluar rumah sampai jam 18:00.

“Maka di atas jam 18:00 WIB jangan kemana-mana, silakan berdiam diri di rumah masing-masing,” sambung dia.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan mengenai Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada warga terdampak,masih akan diformulasikan dengan OPD terkait agar tepat sasaran.

Bupati Hendy juga berpesan,agar bantuan ini jangan sampai salah sasaran, mohon bersabar sejenak untuk kami formulasikan.(Sony)

Ketua PMI Ikut Serta, Sembilan Anggota TNI Donor Konvalesen

JEMBER – Upaya PMI Kabupaten Jember untuk mendorong TNI, Polri dan instansi pemerintah dan swasta untuk mendorong anggota dan karyawannya yang menjadi penyintas untuk donor plasma mulai membuahkan hasil. Jumat (9/7) kemarin, Batalyon Raider 509 Jember mengirimkan 9 anggotanya untuk donor plasma konvalesen di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.

Sebelum itu, Ketua PMI Kabupaten Jember yang juga penyintas Covid-19 H EA Zaenal Marzuki SH MH lebih dahulu donor plasma Konvalesen. Ketua PMI Jember sempat terpapar Covid-19 dan sekarang sudah pulih. Ketua PMI Kabupaten Jember yang juga penyintas Covid-19 H EA Zaenal Marzuki SH MH ini para penyintas Covid-19 mengimbau para penyintas Covid-19 untuk donor plasma konvalesen.

Sebab, saat ini banyak pasien Covid-19 yang dalam kondisi sedang dan berat minta sumbangan plasma konvalesen. “Saya kebetulan penyintas Covid-19, setelah discreening ternyata saya boleh donor plasama. Makanya saya langsung donor plasma di UDD PMI Kabupaten Jember,” kata Ketua PMI Kabupaten Jember yang juga penyintas Covid-19 H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia mengimbau kepada para penyintas Covid-19 untuk ikut donor plasma konvalesen. “Saya juga langsung donor karena pernah merasakan bagaimana saat terpapar Covid-19. Saya ingin para pasien Covid-19 segera sembuh, salah satunya melalui donor plasma seperti ini. Ini bagian dari ikhtiar kepada Allah SWT untuk segera sembuh,” terangnya.

Zaenal Marzuki menjelaskan, sudah menerima laporan atas respon surat-surat yang dikirim ke PMI kabupaten Jember ke instansi negeri maupun swasta. “Alhamdulillah, kami ucapkan banyak terima kasih kepada Danyon 509 Raider Jember yang mengirimkan Sembilan anggotanya yang menjadi penyintas Covid-19 untuk menjadi pendonor plasma,” kata Zaenal Marzuki.

Dia menegaskan, donor plasma konvalesen aman bagi pendonor. “Donor plasma konvalesen ini aman bagi pendonor. Juga bagi para pasien Covid-19 yang ditransfusi plasma konvalesen,” imbuhnya. Sebab, para calon pendonor akan discreening secara ketat oleh PMI Kabupaten Jember. Sesuai dengan aturan screening seperti donor darah biasa. Plasma konvalesen akan dites lebih dahulu sebelum ditranfusikan ke pasien Covid-19.

Tidak hanya dari Jember, UDD PMI Kabupaten Jember juga siap menerima pendonor darah dari kabupaten/kota lain seperti Bondowoso, Situbondo, banyuwangi, lumajang, probolinggo, pasuruan atau daerah yang lain. (Gopy)

Masyarakat antusias berdatangan untuk vaksinasi, saat Polres Magetan Buka Gerai Vaksin Presisi

MAGETAN — Sejak dibuka gerai vaksinasi Presisi di wilayah Polres Magetan, nampak animo masyarakat cukup tinggi hingga melebihi kuota atau target yang ditetapkan.

Antusiasme masyarakat ini diapresiasi Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana SIK dan juga Dandim Magetan Lekol Inf Ismulyono triwidodo S.I.P, yang bangga melihat atas kesadaran masyarakat menjalani vaksinasi Covid-19,

“Jumlah peminat sangat besar sehingga melebihi kuota yang ditargetkan,” katanya, saat melakukan kunjungan, peninjauan di salah satu Gerai Vaksin di Aula Pesat Gatra Polres Magetan, Sabtu (10/7/2021).

Pelayanan serbuan vaksinasi di Gerai Vaksin Presisi hari ini di Gerai Vaksin Polres Magetan dengan kuota target 300, namun jumlah masyarakat yang mendaftarkan diri melebihi dari ketersediaan vaksin sehingga banyak yang batal divaksin, dan di himbau untuk datang di kesempatan berikutnya

Yang mana untuk kuota yang disediakan sebanyak 300 vaksin sementara masyarakat yang datang lebih dari kuota tersebut.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana S.I.K, menilai tingginya animo masyarakat untuk menjalani vaksin ini sudah membuktikan mulai tingginya kesadaran untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Saya rasa banyaknya Masyarakat yang datang dan mendaftar ini menjadi bukti bahwa masyarakat sudah sangat sadar begitu pentingnya memutus mata rantai penularan virus corona ini,” imbuhnya.

Masyarakat datang sesuai jadwal yang ditentukan dan membawa persyaratan fotokopi KTP.
Dalam pelaksanaannya wajip sesuai Protokol kesehatan yang ketat mulai dari Memakai masker, Antrean dengan Jaga Jarak, Mencuci Tangan saat memasuki gedung serta Pemeriksa Suhu dan Pemberian Hand sanitizer kepada para peserta Vaksinasi.

Saat ini di jajaran Polres Magetan serentak melaksanakan Serbuan vaksinasi di masing-masing Gerai Vaksin di 17 Kecamatan sewilayah Kabupaten Magetan, dan di masing Gerai vaksin dengan target 50 disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang ada

Pak Suradi 56 th, alamat Sukomoro yaitu salah satu Masyarakat yang ikut vaksinasi sangat berterima kasih atas diselenggarakannya kegiatan Vaksinasi ini, dan berharap kegiatan ini tetap berlangsung hingga menyasar Masyarakat yang belum melaksanakan Vaksinasi.(Tim)

Polres Kediri Kota Bentuk Tim Pemulasaran Covid-19

KEDIRI — Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Kediri terus diantisipasi Polres Kediri Kota. Petugas Polres Kediri Kota membentuk Tim Pemulasaran Covid-19 dan melakukan simulasi, Jumat (9/7). Diharapkan tim bisa membantu Pemulasaran Covid-19.

Kapolres Kediri Kota AKBP. Wahyudi, S.I.K., M.H. mengungkapkan pembentukan tim ini untuk mengantisipasi meningkatnya kasus Covid-19. Anggota Polres Kediri Kota diminta agar siaga apabila diminta bantuan untuk proses Pemulasaran.

“Kita ketahui saat ini angka Covid-19 terus meningkat. Kita bentuk tim ini untuk membantu pemulasaran jenazah apabila dibutuhkan,” ungkap AKBP. Wahyudi, S.I.K., M.H.

Pelatihan diawali dengan memakai alat pelindung diri lengkap terlebih dahulu, lalu petugas mensimulasikan cara pemulasaran jenazah terjangkit Covid-19. Petugas menyemperotkan cairan disinfektan pada setiap tahapannya, seperti proses memandikan dan membungkus jenazah.

Lubang pada tubuh jenazah harus ditutup dengan kapas, yang sudah diberi disinfektan. Selanjutnya jenazah dimasukkan ke dalam kantong plastik berlapis dan dimasukkan ke dalam peti. Cara ini harus dilakukan untuk mencegah cairan droplet keluar dari lubung tubuh.

AKBP. Wahyudi menambahkan setiap Polsek Jajaran diminta untuk bisa melakukan pemulasaran jenazah. Sehingga apabila dibutuhkan warga untuk membantu pemulasaranan jenazah Covid-19, setiap anggota telah memiliki bekal pemulasaranan jenazah.

“Kita bentuk tim untuk pemulasaranan jenazah dan setiap Polsek harus bisa melakukan pemulasaran,” tegas AKBP. Wahyudi, S.I.K., M.H. (Maksum)

Jajaran Pejabat Kabupaten Jember di Forum Konsultasi Publik Ranwal RPJMD

JEMBER —  Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Ranwal RPJMD) Kabupaten Jember, Tahun 2021- 2026 dilaksanakan di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (9/7/2021).Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Penyusunan Dokumen RPJMD Kabupaten Jember Tahun 2021- 2026.

Kegiatan yang dilakukan secara luring (langsung) dan daring (virtual) ini diikuti oleh seluruh lapisan pemerintahan mulai Jajaran forkopimda,Jajaran DPRD Jember, kepala OPD, Camat, Kepala Desa/Lurah dan mitra pembangunan  serta organisasi kemasyarakatan yang ada di Jember.

Tujuan pelaksanakan kegiatan ini, diantaranya meningkatkan peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam proses perencanaan. Mendapatkan masukan, usulan dan saran untuk kelengkapan perbaikan dan penyempurnaan Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Jember Tahun 2021-2026.

Bupati Hendy mengatakan bahwa RPJMD daerah harus selaras dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi agar Pembangunan di Daerah bisa selaras dan bersinergi dengan pembangunan pusat.

“RPJMD Jember harus selaras dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi Jatim sebagai wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, agar program pembangunan yang kita rencanakan didukung dengan maksimal oleh pemerintah pusat dan provinsi,” kata Bupati Hendy.

Prioritas pembangunan di Kabupaten Jember tahun 2021-2026 diarahkan pada bidang pendidikan, kesehatan, pertanian dan infrastruktur. Bupati juga mengajak seluruh warga Jember untuk ikut berkontribusi dalam penyuksesan visi misi Kabupaten Jember agar Kabupaten Jember tidak tertinggal dari daerah lain.

“Sudah saatnya kita harus mengejar ketertinggalan dari daerah lainnya dan mengharumkan nama Kabupaten Jember melalui kontribusi seluruh elemen masyarakat,” pesannya.(Sony)

Hening Cipta Indonesia:
Gerakan Berdoa di Wilayah Hukum Kabupaten Pasuruan

PASURUAN — Kapolres Pasuruan, mengambil Apel Pagi di lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan. Dia mengajak Anggota Polres Pasuruan dan masyarakat melalui Kasat Opsnal dan Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan untuk menggelar ‘Hening Cipta Indonesia’ pada Sabtu 10 Juli 2021.

Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si mengajak masyarakat untuk menggelar ‘Hening Cipta Indonesia’ pada Sabtu 10 Juli 2021.

Dalam pelaksanaannya untuk di Polres Pasuruan dipimpin oleh Kabag Sumda Kompol Dwiko Gunawan, S.H. Anggota berdiri didepan pintu ruangan masing dan di jalan raya depan Penjagaan Polres Pasuruan.

Kapolsek Jajaran juga demikian memimpin di wilayahnya masing-masing. Sedangkan Erick disela sela melakukan pengecekan pelaksanaan penyekatan dan pengalihan PPKM Darurat memimpin Do’a di gelaran tersebut dilakukan untuk mendoakan hal-hal terbaik bagi masyarakat yang meninggal dunia akibat pandemi Covid-19.

Pasalnya, ribuan masyarakat Indonesia yang berasal dari tenaga kesehatan, relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum lainnya tercatat meninggal dunia akibat Covid-19.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, saat ini lebih dari 62.000 masyarakat Indonesia yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Gelaran ‘Hening Cipta Indonesia’ ini akan dilaksanakan secara serentak pada Sabtu, 10 Juli 2021 pukul 10.07 WIB selama 60 detik.

“Pada hari Sabtu, 10 Juli 2021, jam 10.07 WIB, mari kita heningkan cipta selama 60 detik,” kata Erick Frendriz

Dia mengajak masyarakat untuk menghentikan sejenak segala aktivitas, untuk mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat Covid-19.

“Hentikan sejenak segala aktivitas, mendoakan yang terbaik untuk para nakes, relawan, masyarakat, dan semua yang telah mendahului kita,” imbuh Erick Frendriz.(Qomar)